Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Psikoanalisis Freud terhadap Tokoh Utama dalam Orang Kasar Saduran WS. Rendra: Penelitian Kadir, Herson; Suge, Firnawati; S. Nani, Sandi; Amu, Aldiyanto; Renaldi Harun, Alit
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tokoh Bilal dan Nyonya Martopo dalam drama satu babak Orang Kasar karya Anton Chekov yang disadur oleh WS. Rendra menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus kajian diarahkan pada dinamika struktur kepribadian tokoh yang mencerminkan tiga aspek utama: id, ego, dan superego. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik kajian teks. Data diperoleh melalui pembacaan mendalam terhadap naskah drama, lalu dianalisis secara interpretatif berdasarkan teori Freud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Bilal memperlihatkan dominasi id melalui sikap impulsif, keras kepala, dan agresif. Sebaliknya, Nyonya Martopo didominasi oleh superego yang kaku, tercermin dari sikap moralistik dan keterikatannya pada nilai kesetiaan. Pertemuan keduanya memunculkan konflik batin dan ketegangan psikologis, yang menjadi cerminan peran ego dalam mengatur kompromi antara dorongan naluriah dan kendali moral. Temuan ini memperkuat relevansi teori psikoanalisis Freud dalam memahami konflik batin dan karakterisasi dalam karya sastra.
Representasi Realisme Sosial Dalam Drama Umang-umang Karya Arifin C. Noer : Kajian Sosiologi Ian Watt: Penelitian Kadir, Herson; Bambang, Sarmila; Kirana Gaga, Diva; Kadir, Wahyuni; Paputungan, Leoni; Nurdin, Nuryana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.896

Abstract

Artikel ini meneliti representasi realisme sosial dalam drama Umang-umang karya Arifin C. Noer dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra Ian Watt. Penelitian kualitatif ini menganalisis teks drama secara deskriptif-analitis, memfokuskan pada struktur naratif, karakter, dialog, dan latar sosial. Analisis didasarkan pada teori realisme sosial Watt, mencakup individualisme tokoh, determinisme sosial, dan refleksi terhadap struktur masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Umang-umang merepresentasikan realisme sosial dengan akurat, merefleksikan kondisi sosial-ekonomi dan dinamika kekuasaan di Indonesia. Tokoh-tokoh dan narasi menggambarkan kemiskinan, ketidakadilan, dan marginalisasi, sekaligus mengkritik kurangnya kepekaan kaum intelektual dan seniman terhadap penderitaan masyarakat. Drama ini berfungsi sebagai kritik sosial, media pendidikan, dan humanisasi, memberikan suara bagi mereka yang tertindas. Penelitian ini memperkaya pemahaman realisme sosial dalam sastra Indonesia dan relevansi teori Ian Watt dalam kajian sastra Indonesia.
Representasi Kepribadian Remaja dalam Naskah Drama Temanku Sayang, Temanku Malang: Kajian Psikologi Erich Fromm: Penelitian Kadir, Herson; Suleman, Fatma; M. Mulusi, Mirna; Hadji, Delvina; Eka Wahyuni Mohamad, Inayah; Febriana, Cindy
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.897

Abstract

This study uses Erich Fromm's psychology theory, this study investigates the personality of adolescents in the drama script of Elsa Pebriyanti "My Dear Friend, My Poor Friend". The focus of the study is the existential conflict experienced by the main character, Ken, because of his parents' divorce. The method used is descriptive analysis, by looking at the dialogue and events in the script to reveal the identity crisis, basic human needs, and emotional responses of the characters. Ken shows in his interactions with his friends how important loving social support is to overcome the emotional difficulties of adolescents. This study emphasizes that building healthy social relationships is very important for adolescents to develop a stable and positive personality. These results are relevant for parents, educators, and the community to create an environment that supports the emotional development of adolescents.
Potret Kehidupan Sosial dalam Puisi Matinya Juara Judi Karya Sitor Situmorang Kajian Sosiologi Ian Watt: Penelitian Erina Putriani Paputungan; Shelvira Mokodongan; Amelia Anastasya Lanti; Herson Kadir; Nurlena Arsadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.954

Abstract

The poem Matinya Juara Judi by Sitor Situmorang is a critical portrait of the social life of society, especially regarding moral decadence, family crisis, and the construction of pseudo-heroism. Through Ian Watt's sociology of literature approach, which emphasizes the relationship between literary works and the social reality of the society in which they were born, the poem reflects complex social dynamics. The character “Juara Judi” in the poem symbolizes a masculine figure who is glorified for his worldly skills such as gambling, hunting, dancing, and sculpting, but on the other hand reflects a total failure in carrying out social and family functions. The character's life is filled with power and fear, but does not present kindness or exemplary values. The method in this research uses a qualitative descriptive method. The data collection technique is done with note-taking technique. The data source is the poem Matinya Juara Judi by Sitor Situmorang. The data analysis technique is done by describing and analyzing the portrait of social life in society and family. Overall, the poem Matinya Juara Judi by Sitor Situmorang is a reflection of the social conditions of a society filled with family conflicts, patriarchal domination, and deviant behavior. Furthermore, the poem also describes the negative consequences of the gambling and drinking habits of the main character
Persoalan Sosial dalam Puisi 'Apa Yang Berharga Dari Puisiku' Karya Wiji Tuku: Kajian Sosiologis Sastra Swingewood: Penelitian Rahmawati Mokodompit; Chairunnisa Mantu; Karsum K.Talib; Andi Hersya Nur Azizah; Rahman Apadu; Herson Kadir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.956

Abstract

Literature is a manifestation of human expression delivered through written and spoken form, which is based on opinions, thoughts, life experiences, and personal emotions. This research aims to find out the social issues contained in the poem “apa yang berharga dari Puisiku” by Wiji Thukul. The data used is in the form of stanzas from the poem “apa yang berharga dari Puisiku” by Wiji Thukul. The data source used is the book of Wiji Thukul's poetry collection entitled “Aku Ingin Jadi Peluru”.The collection technique used by the researcher is note-taking technique. The data analysis technique used is an interactive technique that is carried out through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The theory used is Alan Swingewood's Sociology of Literature Theory as the basis of research. This research found that the poem “What is valuable about Puisiku” by Wiji Thukul contains meaning or social issues in it. These aspects are economic injustice and social conflict. This poem does not only describe the process of socialization and role allocation in a particular social structure. This poem actively challenges the inequality and injustice embedded in that structure, revealing the social conditions that perpetuate poverty
Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce dalam Drama Panggoba Karya La Ode Gusman Nasiru: Penelitian Kadir, Herson
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanda-tanda semiotika dalam naskah drama Panggoba karya La Ode Gusman Nasiru berdasarkan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yaitu mendeskripsikan tanda-tanda yang muncul dalam bentuk ikon, indeks, dan simbol pada teks drama. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca dan mencatat bagian-bagian naskah yang memuat tanda-tanda semiotik. Sementara analisis data dilakukan dengan mengklasifikasikan, mendeskripsikan, menganalisis, menafsirkan, dan menyimpulkan makna tanda-tanda dalam drama tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ikon dalam drama berupa rapalan mantra dan lagu Hulondalo Lipu’u yang merepresentasikan budaya Gorontalo; (2) indeks mencakup kegagalan panen, ritual Panggoba, tangisan tokoh Titin, serta kecelakaan yang dialami Fatma, yang semuanya menunjukkan hubungan sebab- akibat.
Analisis Makna Puisi “Penunggu Gunung Berapi” Karya W.S. Rendra: Kajian Semiotik Barthes: Penelitian Kadir, Herson
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1041

Abstract

Poetry is a poet's interpretation of life, the use of diction rich in meaning in poetry is an important element that gives aesthetic value to literary works. One poem that describes a deep meaning and deserves to be explored in a complex way is "Volcano Guardian" by W.S. Rendra. W.S. Rendra's poem, "Volcano Guardian," offers an exploration of significant values, such as the relationship between humans and nature, power, and death. This study uses a qualitative approach using a descriptive approach. Roland Barthes' semiotic theory offers a very relevant analytical framework for studying the poem "Volcano Guardian" by W.S. Rendra. identification and recording of relevant data, especially elements of the text that can be interpreted based on Barthes' five codes (hermeneutic, semic, symbolic, proairetic, and gnomic). This study proves that Roland Barthes' semiotic approach is effective in revealing the depth of meaning and theme in the poem "Penunggu Gunung Berapi". The poem not only depicts the physical landscape, but also explores universal themes such as alienation, longing, the search for meaning, and the relationship between humans and nature. The use of the five semiotic codes provides a comprehensive and multi-dimensional interpretation of this literary work.
Proses Toponimi Desa dan Dusun di Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo: Penelitian Zulkifli Wolionelo; Sayama Malabar; Herson Kadir
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1116

Abstract

The objective of this research is to classify and describe the names of villages and hamlets based on three main aspects: physical manifestation, social structure, and cultural values. The theory used to analyze these issues is Sudaryat’s (2009) toponymy theory. This study employs an anthropolinguistic approach and adopts a qualitative descriptive research design. The research was conducted in the villages and hamlets located within Pulubala District, Gorontalo Regency, Gorontalo Province.The data in this study consist of the historical origins of the place names of villages and hamlets, obtained from both oral and written sources. Data collection was carried out through semi-structured interviews using elicitation techniques, face-to-face conversations, audio recordings, and note-taking. In addition, documentation techniques were also employed. The results of the study show that out of 11 villages and 37 hamlets examined, the toponymic processes reflect the community’s close relationship with geographical conditions (physical), social structure (founders, professions, migration), as well as cultural values and folklore (legends, myths). For instance, the name Titileya Hamlet refers to its geographical location between two rivers (physical aspect), while Pulubala Village derives its name from the history of a local royal organization (cultural aspect).
Childfree, Kebebasan Manusia, dan Alienasi dalam Novel Ours: Tinjauan Filsafat Eksistensialisme Jean-Paul Sartre: Penelitian Deviana Rasyid; Herson Kadir; La Ode Gusman Nasiru
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1536

Abstract

This research explored the representation of the childfree lifestyle in the novel Ours by Adrindia Ryandisza through the lens of Jean-Paul Sartre's existentialism The novel narrates the story of a protagonist who consciously chooses not to have children and illustrates how this decision impacts her relationships with her partner, family, and social environment. This research focused on two main issues: (1) the portrayal of childfree decisions in relation to the concept of human freedom, and (2) the perspective of alienation. It employed a descriptive qualitative method, with data collected through close reading and note-taking, followed by stages of identification, classification, analysis, description, and conclusion drawing. The results revealed that the decision to be childfree reflects individual freedom, emphasizing awareness, responsibility, and control over one's own life However, this freedom also leads to feelings of alienation rooted in societal norms and stigmatization. This research concluded that Ours offers a clear representation of how the childfree choice is an existential act of freedom that demands full responsibility, while also highlighting the challenges faced by individuals whose life choices deviate from social conventions.
Pengaruh Metode Resitasi Terhadap Keterampilan Menulis Teks Cerpen pada Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 1 Momunu Tahun Pelajaran 2024/2025 Umar, Asni; Supriyadi, Supriyadi; Kadir, Herson
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 6 Issue 2 July 2025
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v6i2.2539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh keterampilan teks cerpen dilihat dari sebelum dan sesudah diterapkanya metode resitasi kelas XI SMA Negeri 1 Momunu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif mengikuti pendekatan positivisme dengan melibatkan pengunaan intrumen tes keterammpilan serta menghasilkan sebuah tulisan cerpen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berada dikelas XI a. Analisis penelitian ini menggunakan desain Pra-eksperimen dengan desain penelitian One-group Pretest-Posttets dan analisis data menggunakan uji t test dengan bantuan SPSS tipe 27 nilai signifikan 0,05. Hasil yang didapatkan sebelum diterapkanya metode resitasi terhadap keterampilan menulis teks cerpen memperoleh nilai rata-rata 30,47 dan nilai yang diperoleh peserta didik setelah diterapkanya metode resitasi dengan nilai rata-rata 74,80. Sehingga didapatkan nilai t hitung 0,01 lebih kecil dari nilai t tabel 0,05, maka disimpulkan bahwa terdapat pengaruh metode resitasi terhadap keterampilan menulis teks cerpen kelas XI SMA Negeri 1 Momunu.
Co-Authors Abas, Dwi Anggriani Abdullah, Ainun Adeliya Ibrahim Agustin, Puspita Dian Ali, Ayu Hidayanti Ali, Magvira Amelia Anastasya Lanti Amu, Aldiyanto Andi Hersya Nur Azizah Apriliani S. Mamu Ariyanti Daud, Olvi Dwi Ayu Hidayanti Ali Ayu Nahumpang Bambang, Sarmila Baruadi, Karmin Blongkod, Sri Winanda Chairunnisa Mantu D. Hulopi, Nursella Darliani Darliani Datau, Maryam Daud, Erik Daud, Rolan K. Destira Abd Rahman, Tria Deviana Rasyid Djeijun, Wanda Djua, Nurain Dunggio, Sri Juliana Mul’afaida Duslan, Nur Halizah Egam, Ahmad Syahdan Eka Sartika, Eka Eka Wahyuni Mohamad, Inayah Ellayana Hinta Ellyana Hinta Elya Nusantari Erina Putriani Paputungan Fatmah AR Umar Febriana, Cindy Fitri Lamusu Fitri Yanuar Misilu Guzali, Yurnaningsih H. Saledaa, Sri Mulyani Habibie, Nur Ainsyah Hadji, Delvina Halaa, Siti Salsadila Hanapi, Serliyani Harun, Alan Harun, Witrian Herman Didipu Hidayanti Ali, Ayu Hulantu, Nurain Humokor, Hikma Nurcahyani I. Sahur, Syamsurizal Indah Zain Jafar Lantowa Jannah, Firdha Fadhilatul Jein Palilati juni triantoko Justevani, Sri Kadir, Wahyuni Karsum K.Talib Kaune, Yulistiani Kirana Gaga, Diva Kuga, Mersiranda La Ode Gusman Nasiru Lalu, Sri Sulistiawati Liputo, Moh. Giat Lisnawati Palongo M. Mulusi, Mirna Maele, Helmin Masyhur, Putri Syahra Mawar H. T. Datunsolang Meiska Van Gobel Meriyanti Lakoro Moh. Karmin Baruadi Mohamad Karmin Baruadi Mohamad, Hawaria Mokodompit, Rahmawati Mokodompit, Sarapina Muhammad Arfan MUSLIMIN N. Djou, Dakia Neno, Kartika Amalia Nenta Mamonto Nihali, Sri Ririn Nikomang Mahatmadevisy Niranda Oki Noho, Destilawati Ntelu, Nurfirawati Nur Alin Benta Nur Fadila Kueno Nur'ain Lakoro Nuraini, Lian Nurdin, Nuryana Nurjuliati Salsabila Y. Rahman Nurlena Arsadi Nuruji, Arni Oky Octaviani Pakaya Paputungan, Erina Putriani Paputungan, Leoni Patrian Pakaya Pobela, Julianti Anamira Pobela, Siti Nurhalisa Pontoh, Sri Wahyuni Potabuga, Nur Atika Prasetia, Udin Rahman Apadu Rahmawati Mokodompit Rahmiyati Sumba Renaldi Harun, Alit Reynol Moha Ricky Daliuwa Rusdi, Safna S. Nani, Sandi Sadapu, Nurain Sahari, Sella Salam Sayama Malabar Setyanegara, Agus Shelvira Mokodongan Sitti Rachmi Masie Sri Vingki Binti Yudin Sudarno, Tri Wahyuni Suge, Firnawati Sukma Wati, Ni Gusti Ayu Suleman, Erlinda A. Suleman, Fatma Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Taumbung, Nuwafiqah S. Tayeb, Nuriyanci S. Udin Prasetia Umar, Asni Usman, Meylan Utina, Siti Nurgian Uyan Saipi Wa Ode Irawati Yulinda Otoluwa Zahabi, Ayu Zilfa Achmad Bagtayan Zulkifli Wolionelo Zulkipli Taliki Zulkipli Zulkipli