Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi pada Penyalahguna Napza dalam Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Penyalahguna Napza di Stakoetoe Medan Plus Padang Bulan Martina, Siska Evi; Gultom, Rumondang; Sinaga, Janno; Hartoyo, Riska; Suniasih, Ni Wayan; Hia, Agustina; Halawa, Mirnasari; Zebua, Maria
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v3i3.203

Abstract

Narcotic, psychotropic, and addictive substance abuse (NAPZA) is a serious problem that affects the quality of life of many people at various levels of society.  Good quality of life is a state or state of life for an individual or group of people in a particular place and time in which they can experience positive emotions in the form of happiness and satisfaction.  One way to help drug addicts maintain a good quality of life is through rehabilitation programs. One of the rehabilitation facilities that plays an important role in this is Stacoetoe Medan Plus Rehabilitation. However, the success of this rehabilitation also depends on a holistic approach that includes educational aspects. General Goal: 4,444 drug addicts will be able to perform and optimize activities that will improve their quality of life and increase their productivity.  Specifically: Know the basic principles for improving quality of life (understanding, goals, characteristics of people who already have a good quality of life) and understand the supporting factors for improving quality of life and take steps to improve their quality of life.  Quality of life.  The method used is qualitative method.  Conducted at Stakoetoe Medan Plus, Jamin Pinting Street, and Pasar VII Street No. 45, Padang Bulan.  The number of participants in this consultation was 36 people.
Terapi Genggam Bola Karet Pada Lansia yang Mengalami Stroke di Taman Bodhi Asri Binjai Martina, Siska Evi; Gultom, Rumondang; Sinaga, Janno; Yonggiana; Rahmadani, Fitria; Marbun, Kesia Lina Uli; Annisa; Febrianda, Nuriasma
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v4i2.337

Abstract

Muscle weakness in the upper extremities is a common consequence of stroke that can impede daily activities such as eating, bathing, dressing, and controlling incontinence. Stroke patients with muscle weakness are highly dependent on assistance from others for their daily routines. An effective intervention to enhance muscle strength in stroke patients is the use of rubber ball grasping therapy. This therapy involves using an elastic rubber ball that can be easily compressed with minimal force, making it safe and user-friendly. The primary objective of this therapy is to stimulate hand motor skills by repeatedly clenching the rubber ball. This method aims to increase muscle strength by stimulating muscle fibers to contract. The advantage of using a rubber ball for this therapy lies in its availability and the ease with which it can be conducted in various settings, offering flexibility for implementation. This study aims to evaluate the effectiveness of rubber ball grasping therapy for elderly stroke patients at Taman Bodhi Asri Binjai.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM BERASTAGI Nababan, Donal; Ginting, Isa Harpika; Sinaga, Janno
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 1 (2024): Edisi Januari
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i1.4979

Abstract

A preliminary study by conducting interviews with inpatients turned out that the patients were dissatisfied with going to the hospital for treatment. Today's society tends to demand better, friendlier and higher quality public services. The aim of this research is to analyze the influence of health service quality (physical evidence, reliability, responsiveness, assurance, empathy) on the satisfaction of inpatients at Efarina Etaham Berastagi Hospital. This research is a survey research with explanatory research type to explain the influence of health service quality on patient satisfaction for inpatient treatment at Efarina Etaham Berastagi Hospital in 2023. The population is all 74 patients hospitalized at Efarina Etaham Hospital during June-July 2023. Samples were taken from the entire population (total sampling). The research results showed that the majority of respondents were in the early adulthood age group, namely 61 people (82.5%). The majority of respondents were female, namely 69 people (93.2%). Respondents had moderate education, namely 37 people (50.0%). The results of statistical tests show that there is an influence of reliability, responsiveness, assurance and empathy on inpatient satisfaction. Doctors need to be punctual, nurses can provide help quickly, and provide the facilities that patients need. Keywords: Quality of service, patient satisfaction, inpatient care
Dampak konsumsi biskuit kelor dan plasebo pada siswi dengan kebiasaan konsumsi teh sesudah makan terhadap peningkatan kadar hemoglobin Hasugian, Debora Katarina; Handini, Myrnawati Crie; Sembiring, Rinawati; Ketaren, Otniel; Sinaga, Janno; Sitorus, Mido Ester J
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3835

Abstract

Remaja putri yang mengalami penurunan hemoglobin (Hb) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Kebiasan konsumsi biskuit kelor merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan kadar Hb pada remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak konsumsi biskuit kelor dan placebo pada siswi dengan kebiasaan konsusmi teh sesudah makan terhadap peningkatan kadar Hb. Studi ini menggunakan metode quasy experiment dengan rancangan non randomized pretest-postest control group design. Lokasi penelitian dilakukan di kelas 2 SMP Negeri 1 Siatas Barita, Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanulis Utara, Maret 2023. Subjek penelitian adalah seluruh siswi kelas 2 SMP Negeri 1 Siatas Barita sebanyak 100 orang yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 50 orang dan kelompok kontrol sebanyak 50 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi penelitian berupa pemberian biskuit kelor dan placebo. Pengumpulan data dilakukan dengan tahap pre-test dan post-test dengan menggunakan Quik Check Hb untuk mengukur kadar Hb sebelum dan sesudah intervensi konsumsi biskuit kelor dan plasebo selama 1 bulan. Analisis data menggunakan uji T-Dependent dan T-Independent. Hasil penelitian melaporkan bahwa rerata kadar Hb yang mengkonsumsi biskuit kelor dengan kebiasaan tidak suka minum teh, mengalami perubahan kadar Hb yang signifikan. Terdapat perbedaan kadar Hb pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah konsumsi biskuit kelor antara siswi yang suka dan tidak suka minum teh (p < 0,001). Tidak terdapat perbedaan kadar Hb pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah konsumsi biskuit plasebo antara siswi yang suka dan tidak suka minum teh (p > 0,05). Konsumsi biskuit kelor dapat meningkatkan kadar Hb remaja putri yang tidak suka minum teh setelah makan.
Studi kualitatif: Rendahnya capaian kinerja SPM Pelayanan Kesehatan Balita Sibuea, Murni; Handini, Myrnawati Crie; Sitorus, Friska; Ketaren, Otniel; Sinaga, Janno; Sitorus, Mido Ester J.; Nababan, Donal
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3887

Abstract

Kinerja pelayanan kesehatan balita dapat diukur dengan melihat capaian SPM, sehingga dapat menjustifikasi mutu pelayanan kesehatan yang diberikan pada kelompok sasaran program pada kategori baik atau kurang baik. Selama tiga tahun terakhir terlihat bahwa pelayanan kesehatan bagi balita di Puskesmas Simarmata Kabupaten Samosir tidak mencapai target 100%. Penelitian ini berfokus untuk menggali lebih dalam penyebab rendahnya capaian SPM serta upaya yang sudah dilakukan agar target kinerja SPM Pelayanan Kesehatan Balita di Puskesmas Simarmata Kabupaten Samosir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan fenomenologi yang dilakukan pada bulan September 2021 sampai Maret 2023. Informan pada penelitian ini terdiri dari kepala puskesmas, pengelola Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Simarmata, pengelola Program Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, dan bidan desa. Sedangkan informan triangulasi terdiri dari ibu balita, kader posyandu dan guru PAUD. Pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Sebelum mengumpulkan data penelitian, peneliti telah melakukan observasi awal ke Puskesmas Simarmata dan mendapatkan data capaian SPM KIA. Selanjutnya data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Dari hasil analisis data terlihat bahwa capaian SPM pelayanan kesehatan balita di Puskesmas Simarmata Kabupaten Samosir hanya berada pada 74,71% dan dapat dikatakan masih jauh dari standar nasional. Berbagai penyebab yang bersifat teknis dan non teknis ditemukan pada riset ini yaitu rendahnya kunjungan ibu dan balita ke posyandu, pemantauan perkembangan tidak terdokumentasi dengan baik karena belum tersedianya formulir Data Dini Tumbuh Kembang (DDTK), petugas kesehatan masih merangkap jabatan, anggaran kegiatan yang terbatas dan jumlah kader yang terbatas.
GLUKOSA DAN MORTALITAS PASIEN CEDERA KEPALA Simanjuntak, Galvani Volta; Amila, Amila; Sinaga, Janno
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32419/jppni.v6i2.308

Abstract

Latar Belakang: Cedera kepala merupakan jenis trauma yang paling sering menyebabkan kematian dan kecacatan sehingga pengenalan indikator prognostik sangat penting untuk meningkatkan hasil.  Namun masih terdapat perbedaan hasil penelitian mengenai kadar glukosa dan peningkatan risiko mortalitas pada pasien cedera kepala.  Tujuan: studi pendahuluan ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan kadar gula darah dengan kematian pasien cedera kepala. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian case-control dengan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian adalah rekam medis pasien dewasa yang mengalami cedera kepala pada Januari-Desember 2018 di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik Medan.  Sampel penelitian sebanyak 88 rekam medis. Uji statistik yang digunakan adalah chi square test. Hasil: Hasil penelitian didapatkan 68,2% berjenis kelamin laki-laki, 79,5% berusia <45 tahun, mortalitas pasien dengan kadar gula darah >200 mg/dL sebesar 70%, sedangkan mortalitas pasien dengan kadar gula darah ≤200 mg/dL sebesar 33,3%. Ada hubungan kadar gula terhadap mortalitas pasien cedera kepala (p=0,001, OR=1,654). Diskusi: Peningkatan kadar gula darah dapat menyebabkan kerusakan otak yang luas dan berkaitan dengan prognosis buruk.  Simpulan. Kadar gula darah tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko kematian pasien cedera kepala. Disarankan untuk melakukan penelitian dengan kelompok pasien yang lebih besar sehingga manfaat potensial dari kontrol glukosa pada cedera kepala dapat diketahui dengan benar.Kata Kunci: Cedera Kepala, Glukosa, MortalitasGlucose and Mortality in Patients with Head InjuryABSTRACTBackground: Head injury is a type of trauma that most frequently causes mortality and disability, so it is essential to introduce prognostic indicators to improve outcomes. However, there are still differences in studies regarding glucose levels and increased risk of mortality in patients with head injury. Objective: This preliminary study aims to identify the correlation between blood sugar levels and mortality in patients with head injury. Methods: This study is a case-control study using a retrospective approach. The population was medical records of adult patients who suffered head injuries in January-December 2018 at the H. Adam Malik Central General Hospital of Medan. The research samples were 88 medical records. Data were analyzed using the chi-square test. Results: The study results indicated that 68.2% were male, 79.5% were aged <45 years, mortality of patients with blood sugar levels of >200 mg/dL was 70%, while mortality of patients with blood sugar levels ≤200 mg/dL was 33.3%. There was a correlation between blood sugar levels and mortality in patients with head injury (p=0.001, OR=1.654). Discussion: Elevated blood sugar levels may cause extensive brain damage and are associated with a poor prognosis. Conclusion: High blood sugar levels are correlated with an increased risk of mortality in patients with head injury. It is recommended to conduct further studies with a larger group of patients to properly identify the potential benefits of glucose control in head injury.Keywords: Head Injury, Glucose, Mortality
PENGARUH FAKTOR KARAKTERISTIK, PSIKOLOGIS DAN ORGANISASI TERHADAP KINERJA DOKTER DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TEBING TINGGI TAHUN 2021 Kacaribu, Adelia Pratiwi; Nababan, Donal; sinaga, Janno; ., Zulfendri; Tarigan, Frida Lina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1597

Abstract

ABSTRAKKinerja dokter merupakan faktor penentu dalam keberhasilan pencapaian tujuan rumah sakit. Jika kinerja dokter baik, maka clinical govermance rumah sakit dapat menjamin masyarakat akan mendapatkan pelayanan klinis yang terbaik . Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor karakteristik, psikologis dan organisasi terhadap kinerja dokter di Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi tahun 2021.          Jenis penelitian ini dengan pendekatan kuantitatif dan desain penelitian ini cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh dokter umum dan dokter spesialis yang berjumlah 30 orang dengan sampel merupakan total populasi sebanyak 30 orang. Pengumpulan data melalui kuesioner dengan variabel independen faktor karakteristik (umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan alama bekerja), faktor psikologis dan faktor organisasi (kepemimpinan dan budaya organisasi) diisi oleh responden. Analisa data secara univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan uji statistik regresi logistik berganda.          Hasil penelitian menunjukkan variabel karakteristik umur (p=0,001) terdapat pengaruh signifikan terhadap kinerja dokter . jenis kelamin p=0,765 , pendidikan terakhir p=0,544 dan lama bekerja p=0,464 tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja dokter. Faktor psikologis p=0,001 adanya hubungan signifikan. Organisasi kepemimpinan p=0,011, Budaya organisasi p=0,000 berpengaruh signifikan terhadap kinerja dokter.Perlu adanya sosialisasi atau upaya untuk meningkatkan komitmen kepada organisasi dan pemahaman dokter terhadap visi dan misi rumah sakit sebagai cita-cita yang akan dicapai sehingga dokter dapat sama- sama menjalankan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan. Sosialisasi dapat disampaikan dalam bentuk pengumuman dengan menggunakan teknologi komunikasi yang ada.  Kata Kunci : Karakteristik, Psikologis, Organisasi, Kinerja Dokter 
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPATUHAN PASIEN TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI PUSKESMAS SIMALINGKAR MEDAN TAHUN 2021 Iriana Purba, Imelda; Nababan, Donal; Rohana Sinaga, Taruli; Sinaga, Janno
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1751

Abstract

Coronavirus merupakan keluarga besar virus bersifat zoonotik. Virus ini menyebabkan penyakit dari hewan ke manusia dan kini sudah bertransmisi dari manusia ke manusia. Virus corona yang baru ditemukan ini merupakan penyebab dari penyakit COVID-19. Tujuan Penelitan ini adalah Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi tingkat kepatuhan pasien terhadap protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 di Puskesmas Simalingkar Medan  tahun 2021. Jenis penelitian adalah survey korelasi analitik (penelitian analitik) dengan rancangan penelitian cross sectionaly. Populasi adalah Masyarakat yang berkunjung ke  Puskesmas Simalingkar Medan yang berjumlah sekitar 4.918 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling sehingga jumlah sampel yaitu 98 orang. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Analisa data menggunakan pendekatan bivariat dan multivariat.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan, sikap, sarana dan prasarana serta persepsi dengan tingkat kepatuhan pasien terhadap protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 di Puskesmas Simalingkar Medan berdasarkan hasil analisis uji statistik chi-square diperoleh nilai p = 0,000 < 0,05.Faktor  yang paling dominan mempengaruhi  tingkat kepatuhan pasien terhadap protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19 di Puskesmas Simalingkar Medan adalah sikap. Saran bagi masyarakat perlu mencari informasi yang benar terkait Covid-19,sehingga lebih patuh terhadap protokol kesehatan dan perlu lebih memanfaatkan sarana prasarana yang disiapkan oleh Pemerintah agar terhindar dari  penularan Covid-19Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Sarana dan Prasarana, Persepsi, Kepatuha    Pasien, Protokol Kesehatan, Covid 19
EDUKASI PENTINGNYA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN ANAK SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING Simamora, Marthalena; Sinaga, Janno; Silitonga, Rosita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting or short is a condition of failure to thrive in children under five years of age (toddlers) due to chronic malnutrition and repeated infections, especially in the first 1,000 days of life (HPK), from fetus to child aged 23 months. Children are classified as stunted if their length or height is below minus two standard deviations of length or height of children their age. Stunting is a major threat to the quality of Indonesia's Human Resources (HR), as well as a threat to the nation's competitiveness. This is because children who fail to grow are not only disturbed by their physical growth, but also have impaired brain development, which of course will greatly affect their ability and achievement in school, as well as productivity and creativity in productive ages. The purpose is to prevent an increase in the incidence of stunting in toddlers. This activity is carried out in the form of health promotion through education about the first 1000 days of a child's life using the lecture method. The target of this activity is pregnant women. This activity was attended by 33 pregnant women and mother of toddler. The results of the evaluation showed that the knowledge of the activity participants increased after the education was carried out. Increased knowledge is in line with increasing public awareness of the importance of the 1000 HPK period so that it is expected that the prevalence of stunting increases can be prevented.
Pemberian Pangan Lokal Menjadi Bubur Jagung Terhadap Status Gizi Anak Usia Toddler Di Desa Tanjung Gusta Martina, Siska Evi; Gultom, Rumondang; Sinaga, Janno; Ananda, Ernasya Urmila; Niateku, Pinta
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :Status gizi memiliki pengaruh yang besar dalam mewujudkan sumber daya manusia berkualitas yang berhubungan dengan kecerdasan anak. Anak usia toddler mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehingga membutuhkan suplai makanan dan gizi dalam jumlah yang cukup dan memadai. Apabila konsumsi gizi makanan pada seseorang tidak seimbang makan akan terjadi kesalahan akibat gizi (malnutrition) yang mencakup kelebihan gizi disebut gizi lebih dan kekurangan gizi, kekurangan gizi dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pangan lokal menjadi bubur jgung terhadap status gizi anak pada usia toddler di desa tanjung gusta . Desain penelitian ini adalah penelitian one group pretest-post test design. Populasi dalam penelitian ini yaitu 30 anak usia toddler yang ada di desa tanjung gusta . Sampel penelitian sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 anak usia toddler . Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian dengan uji paired sample t test menunjukkan mayoritas responden sebelum dilakukan pemberian bubur jagung status gizi kurang (26,6%) sedangkan status gizi baik (43,4%). Sedangkan mayoritas responden yang mengalami perkembangan sesudah dilakukan pemberian bubur jagung mengalami penurunan gizi kurang (10%) sehingga gizi baik meningkat sebesar (76,7%). Dan terdapat perbedaan perkembangan kognitif sebelum dan sesudah dilakukan permainan papan pintar dengan Pvalue = 0,001 (<0,05). Penelitian ini memberikan pengetahuan baru bagi orangtua yang memiliki anak usia toddler, petugas kesehatan, atau bagi desa untuk meningkatkan pangan lokal jagung agar dapat menjadi makanan MPASI untuk anak usia toddler, dan peneliti selanjutnya mampu mengembangkan penelitian ini dengan melibatkan responden dalam jumlah yang lebih besar dan menggunakan kelompok control sebagai pembanding sehingga hasil penelitian lebih representatif.
Co-Authors ., Zulfendri Amila Amila Amila Amila Amila Amila Ananda, Ernasya Urmila Andri Andri Andri Baedowi Anggi Lestari Anggi Lestari Anisa Amanda Sutrisna Anita, Surya Annisa Anugrah, Teguh Asima Sirait Aulia Zikra Awidiyah Bancin , Dewi Br Tarigan, Frida Lina Brahmana, Nettietalia Br. Citiek Sundari Zalukhu Daeli, Indah Kasih Putri Permata Hati Damanik, Elsarika Damanik, Rani Kawati Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Denrison Purba Dewi Gayatri Dharma Putra Waruwu, Eka Donal Nababan Donal Nababan DONAL NABABAN Dormaulina Pasaribu Elisabeth Purba, Ivan Elly Nurachmah Erlan Aritonang Evarina Sembiring Evawani Martalena Silitonga Evawani Martalena Silitonga Evawani Silitonga Evi Martina, Siska Exaudi Telaumbanua Fahmi, Mulia Farah Lutfia Febrianda, Nuriasma Flora Sijabat Frida Lina Tarigan Frida Tarigan Galvani Volta Simanjuntak Galvani Volta Simanjuntak Gea, Warisman Ginting, Isa Harpika Glori Feby Zefanny Tampubolon Gulo, Mery Kristinawati Gultom, Rumondang Gultom, Rumondang Gultom, Tiur Y.M Halawa, Mirnasari Hartoyo, Riska Hasugian, Debora Katarina Hesarika, Ayudia Hia, Agustina Hidayat, Wisnu Hutahaean, Sri Hartati Rahayu Lambok Hutajulu, Johansen Icce Triwani Sitompul Irennius Girsang, Vierto Iriana Purba, Imelda Itoleleng Naibaho, Nursyah Ivan Elisabeth Purba Jasmen Manurung Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Juang Putra Telaumbanua Kacaribu, Adelia Pratiwi Kataren, Otniel Keren Keren Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laia, Hisikia Laowo, Oktorisman Lasma Rina Efrina Sinurat Lasrina E. Tambun Leny Renova Lumbantobing Lukman Hakim Lumbantobing, Leny Renova Maharani Maharani, Maharani Manurung , Kesaktian Manurung, Kesaktian Marbun, Kesia Lina Uli Marbun, Serepina Mariani Siregar, Laura Marlina, Supina Juni Marlindawani, Jenny Marthalena Simamora Martina, Siska Evi Masdalina Pane Masdalina Pane Melda Parapat Meylani Meylani Mido Ester J. Sitorus Mido Ester J. Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mindo Tua Siagian Mutiara, Grace MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Naftalia Keliat, Fani Neateku, Pinta Ni Wayan Suniasih Niateku, Pinta Normi Parida Sipayung Octavianus Panjaitan, Triwil Oscar Telaumbanua Otniel Ketaren Otniel Ketaren Panjaitan, Manahan Batistuta Parlaungan Siregar Pasaribu, Dormaulina Priajaya Warouw, Sonny Purba, Yunita Purnama Ria Sihombing, Esther Putra Jaya Hulu Putra, Reza Pratama R.Kintoko Rochadi Rahmadani, Fitria Rahmat Alyakin Dakhi Rinco Siregar Riska Wardani Rizani, Miftahussak Inah Rochadi , Kintoko Rohana Sinaga, Taruli Rosetty R Sipayung Rosetty Sipayung S. Otniel Ketaren Saragi, Estovani Jesica Titania Sarumaha, Mae’Ulida Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sheli B Ayu Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Siboro , Vinny Aslinar Sibuea, Murni Sigalingging, Evelyn Ruth Sani Silalahi, Hotnida Estirawaty Silitonga, Evawani M. Silitonga, Rosita Simamora, Doni Pacarella Simamora, Marthalena Simanjuntak, Bobby Simanjuntak, Edriyani Yonlafado Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Taruli Sinaga, Taruli Rohana Sinurat , Arni Wetty Sipayung, Normi Sipayung, Rosetty Sipayung, Rosety Siregar, Laura Mariati Siska Evi Martina Siska Evi Martina Siterisno, Edi Siti Aisyah Safrul Sitorus, Friska Sitorus, Mido Ester Sry Nofita Sari Hutagalung Syapitri, Henny Tarigan, Fridalina Tarigan, Sada Perarih Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Natalia Toni Wandra Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Vierto Vierto Irennius Girsang W, Sonny Priajaya Warouw, Sonny Priajaya Winda Fatika Sari Wiratama Nugraha Mokoagow Wisnu Hidayat Yonggiana Zalukhu, Citiek Sundari Zebua, Maria Zefanny, Glori Feby Zega, Fitri Laras Martanti Br. Zulfendri Zulfendri