Claim Missing Document
Check
Articles

VCT Mobile dan Test Rapid HIV Dalam Pendeteksian Dini Virus HIV Mobile VCT and HIV Rapid Test for Early Detection of the HIV Virus Sinaga, Janno; Evi Martina, Siska; Gultom, Rumondang; Sinaga, Taruli Rohana; Awidiyah; Gultom, Tiur Y.M
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit yang ditularkan melalui perilaku, antara lain perilaku berhubungan seks berganti – ganti pasangan, penggunaan jarum suntik yang sudah terinfeksi secara bergantian, transfusi darah yang mengandung HIV, penularan dari ibu hamil pada janin yang dikandungya melalui cairan ASI ketika menyusui bayinya dan melalui alat tato ataupun tindik telinga yang tercemar HIV dan digunakan secara bergantian.Berbagai upaya telah dilakukan, salah satu upaya untuk mengetahui status seseorang sudah terinfeksi HIV atau belum melalui yaitu dengan deteksi dini atau Tes/Pemeriksaan dan Konseling HIV (TKHIV). Tujuan umum : mempromosikan perubahan perilaku yang dapat mengurangi resiko penyebaran infeksi HIV ; Khusus : Menurunkan jumlah ODHA, Mempercepat diagnosa HIV, Meningkatkan Penggunaan layanan kesehatan dan mencegah infeksi lain, Meningkatkan perilaku hidup sehat. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian gabungan yaitu metode penelitian dengan mengkombinasikan antara penelitian kuantitatif dengan penelitian kualitatif dan berupa wawancara dengan informan. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 25 orang informan yang terdiri dari 6 orang informan pelaksana. 19 orang informan klien dari luar.
Peningkatan Pemahaman Masyarakat tentang Pencegahan Penanganan ISPA Damanik, Rani Kawati; Janno Sinaga; Normi Parida Sipayung
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah salah satu masalah kesehatan yang utama dan penyakit menyebabkan kesakitan, kematian bayi dan balita. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini dengan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan ISPA dengan memberikan penyuluhan pada masyarakat. Melalui peningkatan pengetahuan masyarakat dapat melakukan upaya preventif dalam mengatasi ISPA. Dilakukan Pencegahan ISPA dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat yang dilakukan dengan cara Cuci tangan secara teratur terutama setelah beraktivitas di tempat umum, kemudian hindari menyentuh wajah, terutama bagian mulut, hidung, dan mata, selanjutnya menggunakan sapu tangan atau tisu untuk menutup mulut ketika bersin atau batuk, sehingga penyakit tidak menyebar ke orang lain. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14-16 Maret 2023 dengan mengundang tokoh masyarakat aparat keamanan dan warga. Beberapa tahapan kegiatan yang dilaksanakan sebagai yaitu: 1). Melakukan Pembukaan, 2). Pembagian leaflet, 3). Penyuluhan dan diskusi tentang ISPA, 4) Evaluasi dan penutup. Pengetahuan merupakan hasil dari suatu hal yang terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu dapat juga berkaitan dengan sehat, sakit ataupun kesehatan. Setiap individu memiliki pengetahuan yang berbeda-beda tergantung pada penginderaan masing-masing terhadap suatu hal yang dirasakannya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pemahaman masyarakat mengalami peningkatan tentang pencegahan ISPA melalui penyuluhan yang diberikan.
Pelaksanaan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Banjir Di Kecamatan Medan Maimun, Kelurahan Aur, Kota Medan Alyakin Dachi, Rahmat; Johansen Hutajulu; Janno Sinaga
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir termasuk kejadian yang sering terjadi pada setiap datangnya musim penghujan. Banjir disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu faktor hujan, faktor hancurnya retensi Daerah Aliran Sungai (DAS), faktor kesalahan perencanaan pembangunan alur sungai, faktor pendangkalan sungai dan faktor kesalahan tata wilayah dan pembangunan sarana dan prasarana. Meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterlibatan warga dalam mengenali potensi risiko banjir di Kecamatan Medan Maimun, Kelurahan Aur. Mengadopsi praktik-praktik ramah lingkungan, serta berpartisipasi dalam pengelolaan drainase dan pengendalian banjir di Kecamatan Medan Maimun, Kelurahan Aur. Tempat Pemberdayaan masyarakat dilaksanakan di Kecamatan Medan Maimun, Kelurahan Aur, Kota Medan disalah satu rumah kader puskesmas pada tempat biasa posyandu dilaksanakan. Waktu Pemberdayaan masyarakat dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2023. Setelah dilaksanakan pemberdayaan masyarakat dan juga sosialisasi didapatkan masyarakat terlibat aktif dalam serangkaian kegiatan yang kami lakukan. Mulai dari menyimak dan memahami materi sampai dengan mempraktekkan. Harapannya ketika masyarakat mereka dapat mengaktualisasikan ilmu dan pemahaman yang mereka dapat selamat mengikuti kegiatan ini. Adapun kesimpulan dari pengmas ini yaitu tTerjadinya peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang pencegahan dan penanggulangan risiko banjir dalam mitigasi banjir di Kecamatan Medan Maimun, Kelurahan Aur. Masyarakat membentuk kelompok siaga becana banjir juga diwilayah mereka masing-masing sebagai relawan dalam mengantisipasi banjir. Masyarakat berkomitmen aktif terlibat dalam program pencegahan banjir yang digulirkan oleh pemerintah kota, seperti partisipasi dalam kampanye pembersihan drainase atau program penanaman pohon di sekitar sungai. Disarankan kepada masyarakat untuk meningkatkan peran serta masyarakat, khususnya kelompok rentan, dalam pengelolaan sumber daya untuk mengurangi risiko bencana. Disarankan kepada pihak ditingkat kelurahan aur untuk konsisten memberikan sosialisasi terkait penanggulangan bencana dan mengajak masyarakat untuk rutin melaksanakan gotong royong agar mencegah terjadinya bencana khususnya banjir. Disarankan kepada pemerintah Kota Medan untuk melakukan penerapan upaya peningkatan pemberdayaan masyarakat yang telah dikaji serta memfokuskan penanganan permasalahan banjir dengan membedakannya dengan permasalahan infrastruktur lainnya supaya penanganannya lebih tepat sasaran dan dapat menjangkau seluruh wilayah
PEMERIKSAAN JAMUR PENYEBAB TINEA UNGUIUM PADA KUKU KAKI PETANI DI DESA BLANG PANAS KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH Purba, Yunita; Janno Sinaga; Sheli B Ayu; Denrison Purba; Erlan Aritonang
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tinea unguium adalah kelainan pada kuku yang disebabkan oleh infeksi jamur. Infeksi ini menyebabkan kuku menjadi lebih tebal, terangkat dari tempat perlekatannya, pecah-pecah, tidak mengkilat dan berubah warna menjadi kuning hingga hitam serta dapat mengeluarkan bau busuk dan dapat terjadi infeksi sekunder oleh bakteri. Tinea unguium umumnya disebabkan oleh jamur golongan Dermatofita genus Trychophyton, Microsporum dan Epidermophyton. Infeksi ini menyerang seseorang yang bekerja dilingkungan yang kotor dan lembab seperti petani. Petani bekerja disawah yang selalu bersentuhan dengan tanah, air, lumpur dalam waktu yang lama tanpa menggunakan pelindung diri seperti sepatu boots untuk melindungi kaki dan kurang memerhatikan kebersihan kuku sehingga kotoran akan mengendap pada kuku. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa jamur penyebab Tinea unguium pada kuku kaki petani di desa Blang panas, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah. Jenis penelitian ini yaitu Deskriptif Kualitatif dengan metode kultur pada media Saboroud Dextrose Agar (SDA). Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas Sari Mutiara Indonesia pada bulan Januari 2024 - Juni 2024. Populasi penelitian ialah 20 orang petani. Sampel penelitian sebanyak 10 orang petani. Hasil pemeriksaan ditemukan 60% penderita positif terinfeksi oleh jamur Tricophyton mentagrophytes dan Epidermophyton floccosum dari golongan jamur dermatofitadan 2 orang penderita terinfeksi dengan jamur kontaminan yaitu Aspergillus niger dan Penicillium sp.Disarankan kepada para pekerja untuk lebih memperhatikan kebersihan kuku setelah bekerja membersihkannya dengan sabun atau cairan desinfcktan lainnya dan menggunakan alat pelindung diri pada saat bekerja.
STANDARISASI MANAJEMEN PENGELOLAAN OBAT DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH Girsang, Vierto Irennius; Maharani, Maharani; Sinaga, Janno; Purba, Ivan Elisabeth
Jurnal Farmanesia Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jf.v9i1.3432

Abstract

Medicine management is a cycle in providing medicines which has four stages: selection, planning and procurement, distribution, and use. The objective of the research was to find out the standardization of medicinal managementin the IFRS of RSUD H. Sahudin, Kutacane, Aceh Tenggara regency. Quantitative and qualitative data were gathered from observation on documents and inteviews with IFRS personal. All stages of medicine management in the IFRS were measured by using an indicator of Depkes and WHO and compared with the result of the research. The results of the study showed that the drug management system according to the standard drug selection stage was in accordance with the standards set by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia (2008). The planning stage has not met the standards set by WHO. The procurement stage has not met the standards set by the Indonesian Ministry of Health (2008). The distribution stage has not met the standards set by WHO (1993). The use stage has not met the standards set by WHO (1993). In order to increase the knowledge of officers about the calculation of drug management standards in hospitals.
FAKTOR RISIKO HIPERTENSI Purnama Ria Sihombing, Esther; Hidayat, Wisnu; Sinaga, Janno; Nababan, Donal; Ester J. Sitorus, Mido
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.19199

Abstract

Hipertensi masih menjadi bahaya kesehatan karena merupakan penyakit yang bersifat 'silent killer' Hipertensi dapat meningkatkan tekanan didalam pembuluh darah di atas normal dan menempatkan pasien pada risiko penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Faktor risiko Riwayat keluarga/keturunan, tingkat pendidikan, stress, kebiasaan minum kopi, kebiasaan merokok berhubungan dengan peningkatan risiko hipertensi Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko yang paling dominan mempengaruhi kejadian Hipertensi Masyarakat Usia Produktif Diatas Umur >40 Tahun di wilayah Kecamatan Nainggolan Periode 2021-2022. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain studi kasus-kontrol (case-control study). Responden dalam penelitian ini masyarakat usia > 40 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sirait dengan jumlah kelompok kasus sebanyak 50 responden dan kelompok kontrol sebanyak 50 responden. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Penelitian ini menggunakan  uji Chi –Square dan selanjutnya  menggunakan regresi logistik untuk melihat faktor yang paling berpengaruh. Hasil Uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan Riwayat Keluarga/ keturunan hipertensi (p=0,002 OR=4,89 95%CI=1,76 - 13,69,) dan Kebiasaan merokok (p=0.047,  OR=1,54 95%CI=1,00 - 2,37)  terhadap kejadian hipertensi dan tidak ada hubungan  tingkat pendidikan responden (p=0,294 OR=0,727 95%CI=0,40 - 1,32), Tingkat stress (p=0.500 OR=1,36 %CI=0,55 - 3,29), kebiasaan Minum kopi(0.872 OR=0,95 95%CI=0,50 - 1,78) terhadap kejadian hipertensi faktor yang paling dominan adalah faktor keluarga/ keturunan (p=0.002) OR=5,246  95%CI=1.846-14.910 yang artinya responden dengan riwayat keluarga/keturunan mempunyai risiko terkena hipertensi 5,246 kali dibanding responden yang tidak memiliki riwayat keluarga/keturunan  Disarankan agar Puskesmas dapat membuat program pencegahan dan penurunan angka kejadian hipertensi melalui kegiatan Deteksi dini/Skrining ifaktor risiko penyakit hipertensi di setiap desa secara rutin setiap bulan serta melakukan edukasi tentang penyakit hipertensi dan faktor-faktor risiko terjadinya hipertensi iterutama pada masyarakat yang memiliki riwayat keluarga/keturunan. Hipertensi dan riwayat merokok.
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH UPTD PUSKESMAS LOTU KABUPATEN NIAS UTARA TAHUN 2023 Gea, Warisman; Nababan, Donal; Sinaga, Janno; Marlindawani, Jenny; Anita, Surya
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.20706

Abstract

Permasalahan stunting yang terjadi pada masa kanak-kanak berdampak pada kesakitan, kematian, gangguan pertumbuhan fisik, gangguan perkembangan mental, kognitif dan gangguan perkembangan motorik. Beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya stunting, salah satunya adalah karena sanitasi lingkungan yang kurang baik. Sanitasi lingkungan merupakan status kesehatan suatu lingkungan yang mencakup perumahan, pembuangan kotoran, penyediaan air bersih dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah UPTD Puskesmas Lotu Kabupaten Nias Utara Tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah case control dengan perbandingan kasus dan kontrol yaitu 1:2. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu anak balita dengan besar sampel sebanyak 54 orang dengan teknik consecutive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan jamban (p= 0,004:OR=17,5;95%CI 1,908-160,519), kebiasaan cuci tangan (p=  0,016:OR=5,5;95%CI 1,503-20,133), ketersediaan tempat pembuangan sampah (p= <0,001:OR=16;95%CI 3,150-81,264) signifikan terhadap kejadian stunting pada balita. Ketersediaan air bersih tidak signifikan terhadap kejadian stunting. Variabel yang dominan berhubungan terhadap kejadian stunting pada balita berdasarkan analisis regresi logistik adalah variabel ketersediaan tempat pembuangan sampah (p= 0,020;OR=8,2;95%CI 1,399-42,768) artinya variabel ketersediaan tempat pembuangan sampah signifikan terhadap kejadian stunting pada balita. Ketersediaan tempat sampah yang tidak memenuhi syarat 8,2 kali kecenderungan balita berisiko mengalami stunting dibanding dengan ketersediaan tempat sampah yang yang memenuhi syarat. Sanitasi lingkungan yang buruk merupakan salah satu faktor terhadap kejadian stunting pada balita.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENERIMAAN ORANG TUA PADA PEMBERIAN IMUNISASI nOPV2 (NOVEL ORAL POLIO VACCINE TYPE 2) ANAK USIA 0-59 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANDREHE KABUPATEN NIAS BARAT Dharma Putra Waruwu, Eka; Priajaya Warouw, Sonny; Sinaga, Janno; Alyakin. Dakhi, Rahmat; Irennius Girsang, Vierto
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35236

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor – faktor  yang berhubungan dengan penerimaan orang tua pada pemberian imunisasi nOPV2 (Novel Oral Polio Vaccine Type 2) anak usia 0-59 bulan diwilayah kerja Puskesmas Mandrehe Kabuapten Nias Barat. Penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif dengan desain studi potong lintang (cross sectional) dikarenakan penelitian ini dilakukan dalam satu waktu pengukuran yang sama untuk variabel dependen dan variabel independent. Jumlah Sampel dalam penelitian ini adalah 95 orang tua yang mempunyai anak usia 0-59 bulan, dengan teknik probability sampling arti semakin banyak jumlah populasi semakin banyak juga jumlah sampel yang diambil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki nilai sig-p 0,000 < 0,05, sikap sig-p 0,001 < 0,05, kepercayaan sig-p 0,007 < 0,05, peran Petugas kesehatan sig-p 0,000 < 0,05 dan dukungan keluarga sig-p 0,002 < 0,05, Yang artinya memiliki hubungan dengan penerimaan orang tua pada pemberian imunisasi nOPV2. Untuk Variabel pekerjaan nilai sig-p 0,651 > 0,05 dan keterjangkauan sig-p 0,381 > 0,05, Yang artinya tidak memiliki hubungan dengan penerimaan orang tua pada pemberian imunisasi nOPV2. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan pengetahuan, sikap, kepercayaan, dukungan keluarga serta peran petugas Kesehatan yang menjadi faktor dominan dengan penerimaan orang tua pada pemberian Imunisasi nOPV2, sedangkan pekerjaan dan keterjangkauan tidak memiliki hubungan dengan penerimaan orang tua pada pemberian imunisasi nOPV2. Dinas Kesehatan diharapkan berperan dalam pengembangan mutu dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta memfasiltasi petugas kesehatan sehingga membantu menjaga dan memperkuat kepercayaan orangtua terhadap kualitas pelayanan kesehatan.
STRES PADA DOKTER PRAKTEK : STUDI KUALITATIF PADA DOKTER UMUM DI FKTP BIDDOKKES POLDA SUMUT TAHUN 2023 Octavianus Panjaitan, Triwil; Nababan, Donal; Mariani Siregar, Laura; Tua Siagian, Mindo; Sinaga, Janno; Hutajulu, Johansen
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.35242

Abstract

Penelitian ini menyelidiki stres pada dokter FKTP Biddokkes Polda Sumut. Penelitian ini bersifat kualitatif. Sifat subjektif peneliti menjadi instrumen penelitian, oleh karena itu digunakan perpanjangan waktu, triangulasi sumber, dan triangulasi metode pengumpulan data untuk memverifikasi data. Dokter, Kasubbag Kespol Biddokkes, dan keluarga menjadi informan. Data dianalisis menggunakan Miles dan Hubberman. Penelitian menunjukkan dokter FKTP Biddokkes Polda Sumut stres. Karena padatnya beban kerja, kelelahan cukup besar. Gejala stres berkisar dari ringan hingga berat. Dokter bersantai dengan menonton TV, istirahat, bercerita, berlibur, serta merawat tanaman dan hewan peliharaan. Kapolda Sumut yang membawahi seluruh FKTP di tingkat yang sama, berupaya mengurangi stres para dokternya dengan menambah jumlah dokter honorer untuk membantu mereka dalam memberikan pelayanan di FKTP maupun dalam kegiatan kepolisian. Dengan lebih banyak dokter, dokter praktik seharusnya memiliki lebih banyak waktu istirahat dan meminimalkan stres.
ANKLE BRACHIAL INDEX DAN SENSITIFITAS KAKI PADA PASIEN DM TIPE II Simanjuntak, Galvani Volta; Sinaga, Janno; Simamora, Marthalena
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3 No 2 (2020): JURNAL MUTIARA NERS
Publisher : Program Studi Ners UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ankle brachial Index (ABI) is an examination to determine of vascularization in the lower leg in T2DM patients. Vascular disorders in the lower legcan predicted nerve function problem in the legs (peripheral diabetic neuropathy). The purpose study was to exploration the ankle brachial index in T2DM patiens and its correlation with foot sensory. This study was an observational analytic with cross sectional design with population was type II DM patients in diabetic clinic Sari Mutiara Hospital. The number of samples was 65 respondents taken by accidental sampling with inclusion criteria did not have diabetic ulcers, heart or kidney disease and exclusion criteria were ABI values> 1.3. Conclusion: The lower of ABI values indicate a problem of foot sensory in T2DM patients.It is recommended for T2DM patients to routinely to assest of ABI and leg sensitivity and control glikemic levels.
Co-Authors ., Zulfendri Amila Amila Amila Amila Amila Amila Ananda, Ernasya Urmila Andri Andri Andri Baedowi Anggi Lestari Anggi Lestari Anisa Amanda Sutrisna Anita, Surya Annisa Anugrah, Teguh Asima Sirait Aulia Zikra Awidiyah Bancin , Dewi Br Tarigan, Frida Lina Brahmana, Nettietalia Br. Citiek Sundari Zalukhu Daeli, Indah Kasih Putri Permata Hati Damanik, Elsarika Damanik, Rani Kawati Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Denrison Purba Dewi Gayatri Dharma Putra Waruwu, Eka Donal Nababan Donal Nababan DONAL NABABAN Dormaulina Pasaribu Elisabeth Purba, Ivan Elly Nurachmah Erlan Aritonang Evarina Sembiring Evawani Martalena Silitonga Evawani Martalena Silitonga Evawani Silitonga Evi Martina, Siska Exaudi Telaumbanua Fahmi, Mulia Farah Lutfia Febrianda, Nuriasma Flora Sijabat Frida Lina Tarigan Frida Tarigan Galvani Volta Simanjuntak Galvani Volta Simanjuntak Gea, Warisman Ginting, Isa Harpika Glori Feby Zefanny Tampubolon Gulo, Mery Kristinawati Gultom, Rumondang Gultom, Rumondang Gultom, Tiur Y.M Halawa, Mirnasari Hartoyo, Riska Hasugian, Debora Katarina Hesarika, Ayudia Hia, Agustina Hidayat, Wisnu Hutahaean, Sri Hartati Rahayu Lambok Hutajulu, Johansen Icce Triwani Sitompul Irennius Girsang, Vierto Iriana Purba, Imelda Itoleleng Naibaho, Nursyah Ivan Elisabeth Purba Jasmen Manurung Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Juang Putra Telaumbanua Kacaribu, Adelia Pratiwi Kataren, Otniel Keren Keren Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laia, Hisikia Laowo, Oktorisman Lasma Rina Efrina Sinurat Lasrina E. Tambun Leny Renova Lumbantobing Lukman Hakim Lumbantobing, Leny Renova Maharani Maharani, Maharani Manurung , Kesaktian Manurung, Kesaktian Marbun, Kesia Lina Uli Marbun, Serepina Mariani Siregar, Laura Marlina, Supina Juni Marlindawani, Jenny Marthalena Simamora Martina, Siska Evi Masdalina Pane Masdalina Pane Melda Parapat Meylani Meylani Mido Ester J. Sitorus Mido Ester J. Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mindo Tua Siagian Mutiara, Grace MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Naftalia Keliat, Fani Neateku, Pinta Ni Wayan Suniasih Niateku, Pinta Normi Parida Sipayung Octavianus Panjaitan, Triwil Oscar Telaumbanua Otniel Ketaren Otniel Ketaren Panjaitan, Manahan Batistuta Parlaungan Siregar Pasaribu, Dormaulina Priajaya Warouw, Sonny Purba, Yunita Purnama Ria Sihombing, Esther Putra Jaya Hulu Putra, Reza Pratama R.Kintoko Rochadi Rahmadani, Fitria Rahmat Alyakin Dakhi Rinco Siregar Riska Wardani Rizani, Miftahussak Inah Rochadi , Kintoko Rohana Sinaga, Taruli Rosetty R Sipayung Rosetty Sipayung S. Otniel Ketaren Saragi, Estovani Jesica Titania Sarumaha, Mae’Ulida Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sheli B Ayu Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Siboro , Vinny Aslinar Sibuea, Murni Sigalingging, Evelyn Ruth Sani Silalahi, Hotnida Estirawaty Silitonga, Evawani M. Silitonga, Rosita Simamora, Doni Pacarella Simamora, Marthalena Simanjuntak, Bobby Simanjuntak, Edriyani Yonlafado Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Taruli Sinaga, Taruli Rohana Sinurat , Arni Wetty Sipayung, Normi Sipayung, Rosetty Sipayung, Rosety Siregar, Laura Mariati Siska Evi Martina Siska Evi Martina Siterisno, Edi Siti Aisyah Safrul Sitorus, Friska Sitorus, Mido Ester Sry Nofita Sari Hutagalung Syapitri, Henny Tarigan, Fridalina Tarigan, Sada Perarih Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Natalia Toni Wandra Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Vierto Vierto Irennius Girsang W, Sonny Priajaya Warouw, Sonny Priajaya Winda Fatika Sari Wiratama Nugraha Mokoagow Wisnu Hidayat Yonggiana Zalukhu, Citiek Sundari Zebua, Maria Zefanny, Glori Feby Zega, Fitri Laras Martanti Br. Zulfendri Zulfendri