Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Puzzle untuk Meningkatkan Fungsi Kognitif pada Lansia Demensia di Panti Jompo Taman Bodhi Asri Gultom, Rumondang; Sinaga, Janno; Zalukhu, Citiek Sundari; Saragi, Estovani Jesica Titania; Sigalingging, Evelyn Ruth Sani; Zega, Fitri Laras Martanti Br.; Zefanny, Glori Feby; Sarumaha, Mae’Ulida; Panjaitan, Manahan Batistuta; Putra, Reza Pratama; Martina, Siska Evi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i2.548

Abstract

Dementia is a condition characterized by a decline in memory and cognitive abilities. If left unaddressed, it can result in behavioral changes in the elderly, such as impaired memory, loss of self-recognition, reduced self-care, and hostility toward others. Puzzle therapy involves assembling images that have been divided into pieces, aiming to stimulate cognitive function, train patience, and foster social skills. This group activity therapy was conducted to assess the memory of elderly individuals with dementia. The intervention involved nine elderly participants diagnosed with dementia. Data were collected using the MOCA INA questionnaire and standard operating procedures for puzzle activities. It is recommended that puzzle therapy be implemented regularly for elderly individuals experiencing dementia.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir Tahun 2024 Sinurat , Arni Wetty; Manurung , Kesaktian; Sembiring, Rinawati; Rochadi, Kintoko; Sinaga, Janno
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 3 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i3.1024

Abstract

Background: Stunting is a health problem resulting from chronic malnutrition over a long period. Although it serves as the district capital, Pangururan Sub-District still has a relatively high stunting prevalence, with 154 out of 2,460 measured toddlers (6.26%) affected. Identifying associated factors is necessary to design targeted interventions. Objective: This study aims to analyse the factors associated with the incidence of stunting in early childhood children in the working area of Buhit Community Health Centre, Pangururan Sub-District, Samosir Regency. Methods: This study used a cross-sectional design conducted in the working area of Buhit Community Health Centre. The study population consisted of mothers with toddlers in the area, with a sample size of 96 mothers selected using accidental sampling. Data were collected through questionnaires and anthropometric measurements and analysed using the Chi-Square test and logistic regression. Results: Bivariate analysis results showed significant relationships between maternal nutritional status (p=0.000), parenting patterns (p=0.000), maternal education level (p=0.000), family income level (p=0.003), and exclusive breastfeeding (p=0.029) with the incidence of stunting. Multivariate analysis indicated that maternal education level was the most dominant variable (p=0.013; OR=12.814), meaning that mothers with low education levels had a 12.8 times higher risk of having stunted children. Conclusion: Maternal nutritional status, parenting patterns, maternal education, family income, and exclusive breastfeeding were significantly associated with stunting, with maternal education level being the dominant factor. Therefore, stunting prevention efforts in this region should prioritise health education targeting mothers with low educational backgrounds.
Hubungan Pengetahuan, Pola Asuh Pemberian Makan Dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting Balita Usia 24-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir Tahun 2025 Siboro , Vinny Aslinar; Rochadi , Kintoko; Sinaga, Janno; Manurung, Kesaktian; Bancin , Dewi
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 3 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i3.1084

Abstract

Background: Stunting is a chronic nutritional problem with profound implications for the quality of human resources. Multiple factors, including parental knowledge, feeding practices, and environmental sanitation, influence this condition. The working area of the Buhit Community Health Center (Puskesmas Buhit) in Samosir Regency continues to face challenges in addressing stunting, making the identification of dominant factors essential for targeted interventions. Objective: This study aims to analyze the relationship between parental knowledge, feeding practices, and environmental sanitation with the incidence of stunting among children aged 24–59 months, and to identify the most influential factor in the Buhit Community Health Center service area, Samosir Regency, in 2025. Methods: This research employed an observational analytic design with a cross-sectional approach. The study population comprised all children aged 24–59 months (n = 577). A total of 88 respondents were selected using simple random sampling and the Slovin formula. Data were collected through questionnaires and anthropometric measurements, and analyzed using Chi-square tests and logistic regression. Results: Bivariate analysis revealed a significant association between parental knowledge (p = 0.000), feeding practices (p = 0.000), and environmental sanitation (p = 0.004) and the incidence of stunting. Multivariate analysis revealed that feeding practices were the most dominant factor (OR = 105.463; 95% CI = 13.888–800.848). This indicates that children with inadequate feeding practices have a 105.463-fold higher risk of stunting compared to those with good feeding practices. Conclusion: A significant relationship exists between parental knowledge, feeding practices, environmental sanitation, and the incidence of stunting. The most dominant factor is feeding practices. Therefore, stunting prevention interventions in this area should focus on improving parents’ understanding and implementation of appropriate feeding practices.
PERBEDAAN BEBAN, LINGKUNGAN DAN TINGKAT STRES KERJA ANTARA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP UMUM DAN RUANG RAWAT INAP COVID-19 DI RSUD DELI SERDANG TAHUN 2020 Rizani, Miftahussak Inah; Purba, Ivan Elisabeth; Sinaga, Janno; Wandra, Toni; Siagian, Mindo Tua
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i1.3445

Abstract

Berdasarkan survey yang dilakukan Persatuan Perawat Indonesia menyatakan bahwa terdapat 50,9% perawat Indonesia diketahui mengalami stres kerja dikarenakan adanya beban kerja yang tinggi dan penghasilan yang diangggap tidak memadai, serta keadaan lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan beban, lingkungan dan tingkat stres kerja antara perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19 di Rumah Sakit Deli Serdang (RSUD) Tahun 2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di RSUD Deli Serdang yang berjumlah 296 orang, besar sampel adalah 82 orang yang terdiri dari 41 orang perawat rawat inap dan 41 orang perawat Covid-19 dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Metode pengumpulan data dengan menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari subjek penelitian berupa kuesioner. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan beban kerja yang tidak signifikan antara perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19 secara statistik (p=1,00), perbedaan lingkungan kerja yang tidak signifikan antara perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19 secara statistik (p=0,679) dan perbedaan tingkat stres kerja yang tidak signifikan antara perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19 secara statistik (p=0,533). Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara beban kerja, lingkungan kerja dan tingkat stres kerja pada perawat di ruang rawat inap umum dan di ruang rawat inap Covid-19. Perlu dilakukannya peninjauan kembali mengenai rasio perawat dan pasien yang ada serta edukasi kepada masyarakat mengenai Covid-19 dan penularannya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT MELAKUKAN 3M DALAM MENCEGAH INFEKSI COVID-19 DI RSUD ACEH SINGKIL Siterisno, Edi; Siagian, Mindo Tua; Ketaren, S. Otniel; Tarigan, Frida Lina; Sinaga, Janno; Warouw, Sonny Priajaya; Ginting, Daniel
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i2.5920

Abstract

Angka kematian akibat virus corona di Indonesia  tertinggi di Asia setelah Cina, meninggal 181 orang, persentase kematian 9,11%, jumlah kasus virus corona 1.986 kasus, sembuh 134 orang.  Sampai tanggal 5 April 2020 terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 2.273 orang, sembuh 164 orang dan meninggal 198 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menjelaskan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan perawat melakukan 3M dalam mencegah infeksi covid-19 di RSUD Aceh Singkil. Penelitian ini merupakan penelitian survey bersifat analitik menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Desain penelitian cross sectional merupakan jenis survei yang mengamati sebuah objek penelitian, baik satu maupun beberapa variabel, dengan cara menghimpun data pada suatu masa yang sama. Hasil analisis bivariat diperoleh hasil Pengetahuan Perawat tentang Covid-19 dan 3M dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah Infeksi Covid-19   didapat nilai p = 0,000 < 0,05, Hubungan Sikap  Perawat tentang Covid-19 dan 3M dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah  Infeksi Covid-19 didapat nilai p = 0,011 < 0,05, Hubungan Ketersediaan fasilitas atau sarana yang mendukung pelaksanaan 3M tentang Covid-19 dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah Infeksi Covid-19 didapat nilai p = 0,039 < 0,05, Disimpulkan bahwa semua variabel independen berhubungan dengan Kepatuhan Perawat  melakukan 3M dalam Mencegah  Infeksi Covid-19   di RSUD Aceh Singkil
KAJIAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN WISATA TONGGING KABUPATEN KARO TAHUN 2022 Hesarika, Ayudia; Ketaren, Otniel; Nababan, Donal; Sinaga, Janno; Sitorus, Mido Ester J.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v6i3.8844

Abstract

Kawasan wisata Tongging merupakan salah satu objek wisata paling diminati oleh wisatawan yang terletak di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. Di lokasi ini terpusat berbagai aktifitas manusia yang secara langsung dan tidak langsung menyebabkan adanya timbulan sampah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek hukum, kelembagaan, pembiayaan, aspek peran serta masyarakat dan pemerintah, dan aspek teknis pengelolaan sampah di kawasan wisata Tongging Kabupaten Karo. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif  dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum tidak berjalan dengan baik, aspek kelembagaan pengelolaan sampah adalah Dinas Lingkungan Hidup, namun kurangnya SDM baik ASN dan petugas kebersihan yang mengurusi persampahan dirasa masih kurang. Sementara aspek pembiayaan bersumber dari pemerintah daerah kabupaten Karo, perolehan retribusi sampah belum dapat mencapai kondisi full cost recovery. Aspek peran serta masyarakat, sebagian masyarakat dapat mengolah sampah dan sebagian masyarakat masih membakar sampahnya. Aspek teknis, tidak tersedianya pewadahan berdasarkan karakteristik sampah, jauhnya TPS dari rumah warga, jadwal pengangkutan yang lama, dan TPA yang masih memakai sistem open dumping. Disarankan agar pemerintah menambah personil petugas kebersihan apalagi saat puncak libur, memberikan fasilitas berupa sosialisasi, pelatihan pengelolaan sampah kepada masyarakat dan pendidikan massal berupa baliho dan media-media lainnya yang mudah dicerna, menambah pewadahan berdasarkan karakteristik khususnya di tempat yang menjadi mascot di Tongging dan menyediakan lahan TPA dengan status kepemilikan pemerintah agar pengelolaan sampah di kawasan wisata Tongging menjadi lebih baik.
PENATALAKSANAAN NUTRISI UNTUK PASIEN COVID 19 DI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA TK II MEDAN Pasaribu, Dormaulina; Nababan, Donal; Sinaga, Janno; Ginting, Daniel; Sipayung, Rosetty; Sitorus, Mido Ester J.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i1.12624

Abstract

Nutrition management for COVID-19 patients at the hospital. Bhayangkara TK II Medan is not happy with the nutritional management guidelines for COVID-19 patients. Bhayangkara TK II Medan. The type of Ingkang Panaliten is supported by a high level of marriage with the qualitative Kanthi Panaliten with a phenomenological approach. Informant ing panliten iki dumadi saka key informant (key informant), main informant and informant of triangulation/additional cacah 9 wong. Data collection through interviews/direct interviews with informants and the results of the Panliten Nuduhake on nutritional management of COVID-19 patients in hospitals. Bhayangkara TK II Medan adhedhasar needs energy, macronutrients, micronutrients and isotonic requirements not in accordance with the COVID 19 nutritional management guidelines, and the management of electrolyte needs increases with the COVID 19 nutrition management guidelines. go to hospital. Bhayangkara TK II Medan is trying to take care of nutritional management for Covid patients with the guidelines for nutritional management for Covid patients, preventing the immunity of Covid 19 patients from dropping and taking the healing process to the hospital for Covid 19 patients. Bhayangkara Kindergarten II Medan Kanggo adds to the nutritional needs of independent Kanthi, Saliyane Kanggo, to meet the nutritional needs of Saliyane Sing Wis, visited the hospital. Bhayangkara TK II Medan so that the immunity of COVID-19 patients is reduced and the healing process takes place.
ANALISIS PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RENGAS PULAU Andri, Andri; Kataren, Otniel; Sinaga, Janno; W, Sonny Priajaya; Sipayung, Rosety
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.26284

Abstract

Pandemi Covid-19 memberi tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia dan berdampak terhadap sistem kesehatan Indonesia yang terlihat dari penurunan kinerja pada beberapa program kesehatan sehingga kegiatan vaksinasi Covid-19 harus dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Rengas Pulau. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan pada penelitian ini sebanyak 19 orang informan (kepala puskesmas 1 orang, Petugas PIC 3 orang, petugas pelaporan vaksinasi 3 orang, petugas skrining 3 orang, masyarakat kategori remaja 3 orang, dewasa 3 orang, dan lansia 3 orang). Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk kebijakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 telah sesuai dengan SOP dalam pelaksanaan kebijakan vaksinasi Covid-19 dan untuk Sumber daya manusia dalam implementasi vaksinasi Covid-19 sudah sesuai dan mencukupi. Kendala yang dihadapi adalah masalah pelaporan data vaksinasi yang sering tidak valid, dan masyarakat yang kurang peduli dan kurang percaya akan manfaat vaksinasi, sedangkan untuk capaian vaksinasi di Puskesmas Rengas Pulau masih rendah, mulai dari remaja, dewasa, dan lansia. Saran pada penelitian ini ditujukan untuk pihak puskesmas agar mendata ulang dan memonitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19.
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGELOLAAN OBAT DI UPTD INSTALASI FARMASI KABUPATEN NIAS BARAT TAHUN 2023 Daeli, Indah Kasih Putri Permata Hati; Hakim, Lukman; Sitorus, Mido Ester J.; Ketaren, Otniel; Sinaga, Janno
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27697

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan fasilitas kesehatan dapat terpenuhi salah satunya dengan pengelolaan obat yang baik. Hal ini dapat menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan obat. Berbagai kendala dapat timbul dalam pengelolaan obat, sehingga menghambat mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan obat di UPTD Instalasi Farmasi Kabupaten Nias Barat. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode wawancara, kuesioner, observasi, dan analisis dokumen. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan beberapa faktor yang tidak berhubungan dengan pengelolaan obat, yaitu tahap seleksi (p=0,443), tahap perencanaan (p=0,254), tahap pengadaan (p=0,565), dan tahap penyimpanan (p=0,730). Sedangkan faktor yang berhubungan dengan pengelolaan obat, yaitu tahap pendistribusian (p=0,007), penghapusan (p=0,030), dan tahap evaluasi (p=0,012). Kesimpulan dan saran: Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan obat berada di tahap pendistribusian, tahap penghapusan, dan tahap evaluasi. Faktor yang sangat dominan adalah tahap pendistibusian. UPTD Instalasi Farmasi dapat melakukan pelatihan kepada petugas kesehatan tentang prosedur pengelolaan obat yang baik dan terus melakukan pemantauan sehingga kualitas pelayanan kesehatan terus meningkat.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS IMUNISASI DASAR PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUHIT KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2024 Itoleleng Naibaho, Nursyah; Dakhi, Rahmat Alyakin; Sinaga, Taruli Rohana; Manurung, Kesaktian; Sinaga, Janno; Silitonga, Evawani M.; Brahmana, Nettietalia br.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27719

Abstract

Imunisasi merupakan pelayanan kesehatan yang bersifat preventif dengan tujuan untuk melindungi individu dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan status  imunisasi dasar pada anak balita di wilayah Kerja Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir. Jenis penelitian adalah penelitian analitik korelasional. Ranvangan penelitian yang digunakan adalah pendekatan potong-lintang. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Buhit pada November 2023 s/d Maret 2024. Populasi penelitian adalah seluruh anak usia di bawah lima tahun (balita) di wilayah kerja Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir dan sebagai responden adalah ibu balita itu sendiri dengan unit analisisnya status imunisasi balita. Sampel berjumlah 95 anak balita yang dipilih secara proporsional random sampling. Variabel penelitian meliputi variabel bebas dan variabel terikat. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan dengan status imunisasi dasar pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit. Ada hubungan pekerjaan ibu dengan status imunisasi dasar pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit. Ada hubungan dukungan suami dengan status imunisasi dasar pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit. Ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan status imunisasi dasar pada anak balita di Wilayah Kerja Puskesmas Buhit. Oleh sebab itu sebagai saran penelitian ini adalah agar hasil penelitian ini menjadi referensi ilmiah dalam upaya meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap di Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir. Selain itu, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan tentang imunisasi terutama kepada orang tua balita melalui komunikasi, informasi dan edukasi
Co-Authors ., Zulfendri Amila Amila Amila Amila Amila Amila Ananda, Ernasya Urmila Andri Andri Andri Baedowi Anggi Lestari Anggi Lestari Anisa Amanda Sutrisna Anita, Surya Annisa Anugrah, Teguh Asima Sirait Aulia Zikra Awidiyah Bancin , Dewi Br Tarigan, Frida Lina Brahmana, Nettietalia Br. Citiek Sundari Zalukhu Daeli, Indah Kasih Putri Permata Hati Damanik, Elsarika Damanik, Rani Kawati Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Daniel Ginting Denrison Purba Dewi Gayatri Dharma Putra Waruwu, Eka Donal Nababan DONAL NABABAN Donal Nababan Dormaulina Pasaribu Elisabeth Purba, Ivan Elly Nurachmah Erlan Aritonang Evarina Sembiring Evawani Martalena Silitonga Evawani Martalena Silitonga Evawani Silitonga Evi Martina, Siska Exaudi Telaumbanua Fahmi, Mulia Farah Lutfia Febrianda, Nuriasma Flora Sijabat Frida Lina Tarigan Frida Tarigan Galvani Volta Simanjuntak Galvani Volta Simanjuntak Gea, Warisman Ginting, Isa Harpika Glori Feby Zefanny Tampubolon Gulo, Mery Kristinawati Gultom, Rumondang Gultom, Rumondang Gultom, Tiur Y.M Halawa, Mirnasari Hartoyo, Riska Hasugian, Debora Katarina Hesarika, Ayudia Hia, Agustina Hidayat, Wisnu Hutahaean, Sri Hartati Rahayu Lambok Hutajulu, Johansen Icce Triwani Sitompul Irennius Girsang, Vierto Iriana Purba, Imelda Itoleleng Naibaho, Nursyah Ivan Elisabeth Purba Jasmen Manurung Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Jek Amidos Pardede Juang Putra Telaumbanua Kacaribu, Adelia Pratiwi Kataren, Otniel Keren Keren Kesaktian Manurung Ketaren, Otniel Ketaren, S. Otniel Ketaren, Sinar Otniel Laia, Hisikia Laowo, Oktorisman Lasma Rina Efrina Sinurat Lasrina E. Tambun Leny Renova Lumbantobing Lukman Hakim Lumbantobing, Leny Renova Maharani Maharani, Maharani Manurung , Kesaktian Manurung, Kesaktian Marbun, Kesia Lina Uli Marbun, Serepina Mariani Siregar, Laura Marlina, Supina Juni Marlindawani, Jenny Marthalena Simamora Martina, Siska Evi Masdalina Pane Masdalina Pane Melda Parapat Meylani Meylani Mido Ester J. Sitorus Mido Ester J. Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mido Ester. J. Sitorus Mindo Tua Siagian Mutiara, Grace MYRNAWATI CRIE HANDINI Nababan, Donal Naftalia Keliat, Fani Neateku, Pinta Ni Wayan Suniasih Niateku, Pinta Normi Parida Sipayung Octavianus Panjaitan, Triwil Oscar Telaumbanua Otniel Ketaren Otniel Ketaren Panjaitan, Manahan Batistuta Parlaungan Siregar Pasaribu, Dormaulina Priajaya Warouw, Sonny Purba, Yunita Purnama Ria Sihombing, Esther Putra Jaya Hulu Putra, Reza Pratama R.Kintoko Rochadi Rahmadani, Fitria Rahmat Alyakin Dakhi Rinco Siregar Riska Wardani Rizani, Miftahussak Inah Rochadi , Kintoko Rohana Sinaga, Taruli Rosetty R Sipayung Rosetty Sipayung S. Otniel Ketaren Saragi, Estovani Jesica Titania Sarumaha, Mae’Ulida Sembiring, Evarina Sembiring, Rinawati Sheli B Ayu Siagian, Mindo Tua Siahaan, Eka Siboro , Vinny Aslinar Sibuea, Murni Sigalingging, Evelyn Ruth Sani Silalahi, Hotnida Estirawaty Silitonga, Evawani M. Silitonga, Rosita Simamora, Doni Pacarella Simamora, Marthalena Simanjuntak, Bobby Simanjuntak, Edriyani Yonlafado Simanjuntak, Hermanto Simanjuntak, Yunida Turisna Sinaga, Taruli Sinaga, Taruli Rohana Sinurat , Arni Wetty Sipayung, Normi Sipayung, Rosetty Sipayung, Rosety Siregar, Laura Mariati Siska Evi Martina Siska Evi Martina Siterisno, Edi Siti Aisyah Safrul Sitorus, Friska Sitorus, Mido Ester Sry Nofita Sari Hutagalung Syapitri, Henny Tarigan, Fridalina Tarigan, Sada Perarih Taruli Rohana Sinaga Telaumbanua, Natalia Toni Wandra Toni Wandra Tua Siagian, Mindo Vierto Vierto Irennius Girsang W, Sonny Priajaya Warouw, Sonny Priajaya Winda Fatika Sari Wiratama Nugraha Mokoagow Wisnu Hidayat Yonggiana Zalukhu, Citiek Sundari Zebua, Maria Zefanny, Glori Feby Zega, Fitri Laras Martanti Br. Zulfendri Zulfendri