p-Index From 2021 - 2026
2.198
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) MEDIA ELEKTRIKA Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi JPTK: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan Katalogis MEDIA LITBANG SULTENG Sport and Fitness Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) E-Jurnal Medika Udayana Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana e-GIGI Jurnal Fakultas Ekonomi : OPTIMAL Transmisi: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro NOTARIUS Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota JURNAL HUTAN LESTARI Candi Bioedukasi JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Industrial Engineering Online Journal Jurnal Simetris Jurnal Buana Informatika Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan At-Taradhi: Jurnal Studi Ekonomi Al-Adzka: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan (Indonesian Journal of Animal Science) Program Kreativitas Mahasiswa - Penelitian Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Proceeding SENDI_U Dinika : Academic Journal of Islamic Studies ISM (Intisari Sains Medis) : Jurnal Kedokteran Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Community Development Journal Jurnal Analis Farmasi English Focus: Journal of English Language Education Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara Wellness And Healthy Magazine JAF (Jurnal Analis Farmasi) Jurnal Airaha
Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KASUS: ASPEK ERGONOMI TERHADAP FASILITAS PENYANDANG CACAT DI HOTEL KOMANEKA Pande Nyoman Bayu Tirtayasa; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 6 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.76 KB)

Abstract

Penyandang cacat meliputi suatu individu dengan berbagai tingkat kemampuan yangberbeda dan memiliki suatu persyaratan agar bisa berpergian dengan baik.Orang-orangyang mengalami gangguan fungsi pada tubuh atau penuaan menyebabkan kecacatanakan mencoba untuk melawan cacat tersebut dengan memakai bantuan yang adadisekitarnya. Fasilitas yang tersedia di hotel dibuat untuk pengunjung dengan kondisinormal pada umumnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah hotelKomaneka sudah dilengkapi dengan fasilitas khusus yang memadai dan pengaruh aspekergonomi terhadap wisatawan yang cacat. Penelitian ini menggunakan kuisionermodifikasi dari Westcott Accessibility Factsheet untuk mendapatkan data yangdibutuhkan. Sampel pada penelitian ini adalah 70 orang tamu yang menginap.Sebanyak91,43% merasa nyaman saat memakai meja resepsionis hotel dan 8,57% merasa kurangnyaman. Sebanyak 98,57% mudah mengakses tombol lampu kamar hotel dan 1,43%mengalami kesulitan. Sebanyak 85,71% mengatakan jalan antara kursi satu denganlainnya di restoran sudah cukup lebar dan 14,29% tidak sependapat. Sebanyak 90%mengatakan sudah terdapat jalur khusus dalam keadaan darurat dan 10% mengatakanbelum. Hotel Komaneka sudah membuat fasilitas yang membantu wisatawan cacat fisikuntuk menjalani aktivitas dengan mudah setiap hari tetapi masih kurang maksimal.
HUBUNGAN KONSUMSI KOPI TERHADAP PELUANG KELULUSAN UJIAN BLOK MAHASISWA PSSKPD ANGKATAN 2017 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Ni Luh Gede Ayu Candranita Dharmadi; Susy Purnawati; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 3 (2021): Vol 10 No 03(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i3.P04

Abstract

ABSTRAK Kopi merupakan salah satu minuman yang mengandung kafein dan dipercaya dapat meningkatkan kebugaran, meningkatkan performa kerja serta dapat menambah energi dan dapat menghilangkan perasaan mengantuk, sehingga kopi dikatakan dapat meningkatkan konsentrasi mahasiswa dalam hal belajar untuk mempersiapkan ujian blok. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan peluang kelulusan antara mahasiswa yang meminum kopi pada malam sebelum ujian blok dengan yang tidak meminum kopi. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan pedekatan cross sectional dan dilakukan pada 65 orang mahasiswa PSSKPD angkatan 2017. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa yang meminum kopi sebelum ujian memiliki persentase kelulusan sebsar 57,5% dibandingkan dengan yang tidak meminum kopi dengan persentase sebesar 42,5%. Uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi kopi dengan peluang kelulusan mahasiswa PSSKPD 2017, serta mahasiswa yang meminum kopi memiliki peluang kelulusan 1,4 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak meminum kopi. Kata kunci : kafein, kopi, konsentrasi belajar, peluang kelulusan
HUBUNGAN ANTARA SIKAP KERJA TERHADAP NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENGRAJIN BATIK DI DESA PEJENG, GIANYAR Dewa Made Adi Arsika Widja; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra; I Made Krisna Dinata
E-Jurnal Medika Udayana Vol 8 No 10 (2019): Vol 8 No 10 (2019): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.239 KB)

Abstract

ABSTRAK Nyeri pada bagian punggung bawah merupakan suatu keadaan nyeri yang terjadi pada region punggung bagian bawah yang disebabkan oleh berbagai faktor. Gangguan ini paling banyak ditemukan pada lingkungan kerja, terutama pada individu yang beraktivitas dengan sikap kerja yang salah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan hubungan antara sikap kerja terhadap nyeri pada bagian punggung pada pengrajin batik di Desa Pejeng, Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan analytic crossectional dan menggunakan 20 orang sebagai sampel penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara sikap kerja terhadap nyeri punggung bawah pada pengrajin batik di Desa Pejeng, Gianyar. Perubahan menuju sikap kerja yang ergonomis serta perhatian terhadap kesehatan pengrajin sangat dibutuhkan oleh pengrajin batik sehingga menghasilkan kualitas produk yang baik. Kata Kunci : Nyeri Punggung Bawah, Sikap Kerja ABSTRACT Lower back pain is a state of pain that occurs in the lower back region caused by various factors. Lower back pain is most commonly found in the work environment, especially found in individual who work with wrong attitude. The purpose of this study is to describe the relationship between work attitude to pain on the back of batik craftsmen in Pejeng Village, Gianyar Regency. This study used analytic crossectional and used 20 people as research sample. The result of this research is found a significant correlation between work attitude toward lower back pain on batik craftsman in Pejeng Village, Gianyar. batik craftsmen need Changes to ergonomic work attitude and attention to the health of craftsmen. It can make batik craftsmen produce good product quality. Keywords: Lower Back Pain, Work Attitude
GAMBARAN RISIKO TROMBOSIS VENA PROFUNDA (TVP) PADA SALES PROMOTION GIRL (SPG) BERDASARKAN KRITERIA WELLS DI KOTA DENPASAR Shelly Silvia Bintang; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 11(2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.172 KB)

Abstract

Pekerjaan sebagai sales promotion girl (SPG) menuntut berdiri dalam posisi statis dalam waktu kerja yang cukup lama. Dalam sebuah jurnal kesehatan masyarakat tahun 2013 mendapatkan hasil semakin lama SPG bekerja maka semakin lama juga durasi mereka memakai sepatu hak tinggi semakin besar risiko untuk mengalami gangguan kesehatan yang disebabkan sepatu hak tinggi. Gangguan dari aliran darah atau trombosis vena profunda (TVP) merupakan dampak yang ditimbulkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui angka tinggi pemakaian sepatu hak tinggi, angka pemakaian stocking dan gambaran SPG di Kota Denpasar yang memiliki risiko rendah, menengah dan tinggi mengalami TVP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif potong lintang. Subyek penelitian ini adalah 62 pegawai SPG yang bekerja di swalayan di Kota Denpasar. Skor kriteria Wells didapatkan untuk mengetahui gambaran risiko probabilitas TVP. Hasil gambaran risiko TVP pada SPG di Kota Denpasar berdasarkan kriteria Wells didapatkan 30 orang pekerja (48,38%) menunjukan risiko ringan, dan 30 orang pekerja lainnya (48,38%) menunjukan risiko menengah menderita TVP, sedangkan 2 orang pekerja (3,24%) menunjukan risiko tinggi. Sebagian besar pegawai SPG di kota Denpasar memiliki risiko rendah dan sedang probabilitas TVP.
GAMBARAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PERAJIN UKIRAN KAYU DI KECAMATAN MANGGIS KABUPATEN KARANGASEM I Ketut Adi Wiratma; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
E-Jurnal Medika Udayana vol 4 no 10(2015):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluhan muskuloskeletal merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum pada pekerja. Keluhan muskuloskeletal secara signifikan menurunkan produktivitas di tempat kerja, dengan berbagai alasan seperti cuti sakit, absen ataupun berhenti bekerja. Perajin ukiran kayu merupakan contoh pekerjaan yang mempunyai risiko mengalami keluhan muskuloskeletal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran keluhan muskuloskeletal pada perajin ukiran kayu di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 50 orang perajin ukiran kayu yang dipilih secara acak di seluruh wilayah Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem. Peneliti menggunakan kuesioner Nordic Body Map dengan skala Likert. Prevalensi keluhan muskuloskeletal pada perajin ukiran kayu di Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem yaitu pada leher atas 35 orang (70%) , leher bawah 30 orang (60%), punggung 38 orang (76%), pinggang 34 orang (68%), bokong 20 orang (40%),  keluhan pada bahu kiri 19 orang (38%) bahu kanan 23 orang (46%), lengan atas kiri 5 orang (10 lengan atas kanan 11 orang (22%) siku kiri 19 orang (38%), siku kanan 24 orang (48%), lengan bawah kiri 10 orang (20%), lengan bawah kanan 16 orang (32%), pergelangan tangan kiri 25 orang (25%), pergelangan tangan kanan 29 orang (58%), tangan kiri 13 orang (26%), tangan kanan 14 orang (28%), lutut kiri 22 orang (44%), lutut kanan 20 orang (40%).
HUBUNGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIKIDAN KEBIASAAN OLAHRAGA TERHADAP KADAR GULA DARAH PASIEN DIABETES MELLITUS TIPEI2 DI PAGUYUBAN DIABETES PUSKESMAS DENPASAR BARAT I DAN II DENPASAR, BALI Ayu Dilia Febriani Wisnawa; Ida Ayu Priandini; Putu Ayu Savitri; Komang Diah Kurnia Kesumaputri; Ade Sugandhi; I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 4 (2021): Vol 10 No 04(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i4.P09

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas fisik dan kebiasaan olahraga terhadap kadar gula darah sewaktu pasien diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) pada sampel populasi masyarakat Bali. Desain penelitian ini adalah cross-sectional analitik dengan consecutive sampling pada pasien DMT2 di Paguyuban Diabetes, Wilayah Pelayanan Puskesmas Denpasar Barat I dan II. Seluruh responden diminta untuk mengisi kuesioner mengenai tingkat aktivitas fisik dan kebiasaan olahraga yang merupakan adaptasi dari kuesioner Baecke serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu. Penelitian ini menemukan 43 responden yang mengalami DMT2 dengan rerata usia 64 tahun. Dari 43 responden tersebut, 67,4% merupakan perempuan dengan pendidikan terakhir, yaitu sekolah menengah atas (SMA). Terdapat 51,2% responden memiliki penghasilan di atas atau sama dengan 4 juta rupiah per bulan dan 65,1% memiliki riwayat DM dalam keluarga. Melalui analisis chi-square, ditemukan terdapat hubungan signifikan secara statistik antara tingkat aktivitas fisik dan kebiasaan olahraga terhadap kadar gula darah pasien DMT2, masing-masing p=0,004 dan p=0,001. Kata kunci : DMT2, Aktifitas Fisik, Kebiasaan Olahraga, Kadar Gula Darah.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION DIBANDINGKAN AROMATHERAPY MASSAGE UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA PEKERJA PEREMPUAN DI RUMAH SAKIT BALI ROYAL DENPASAR Ni Made Nuari Diahputri; Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dewi; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 2 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.426 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2017.v05.i02.p01

Abstract

ABSTRACT Sleeping quality is someone’s satisfaction about his or her sleeping to rest their body and mind in order to reduce fatigue. The Progressive Muscle Relaxation (PMR) and Aromatherapy Massage are some of the therapy relaxation used to improve the sleeping quality. The Wilcoxon Sign Rank Test showed significant results with p value=0,007 (p<0,05) in Progressive Muscle Relaxation (PMR) group and p value=0,006 (p<0,05) in Aromatherapy Massage group, that means there was significance difference of the increase of sleeping quality before and after intervention. The result of Mann-Whitney U-test revealed there was no difference on mean of sleeping quality score improvement between Progressive Muscle Relaxation (PMR) and Aromatherapy Massage group, with p value=0.738 (p>0.05). It can be concluded that Progressive Muscle Relaxation (PMR) is as good as Aromatherapy Massage in improving sleeping quality of women employees in Bali Royal Hospital Denpasar. Keyword: Sleeping quality, Progressive Muscle Relaxation, Aromatherapy Massage, Pittsburgh Sleep Quality Index Questioner.
PERBEDAAN PERMAINAN ORIGAMI DAN MEWARNAI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK PEREMPUAN PRASEKOLAH DI TK GRAND BALI BEACH SANUR Ni Made Ameondari; Made Niko Winaya; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra; I Wayan Gede Sutadarma
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 4 No 3 (2016): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.415 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2016.v04.i03.p10

Abstract

ABSTRACTIncrease motor development can be done by providing a stimulus. Good stimulus will stimulate children's development in various aspects. With the aim to know the difference between origami and coloring in improving fine motor development of children. Draft Pre and Post Test Two Group Design. Sampling using simple random sampling. These samples included 32 people and data collection is done with Fine Motor Skills Tests. The results showed an increase fine motor development in group 1 amounted to 70.31±3.754 and in group 2 an increase of 71.44±5.046. Independent Sample test showed no significant difference between group 1 and 2 p = 0.894 (p> 0.05). It was concluded that the origami and coloring equally well to improving fine motor development of children. Keywords : Fine motor, origami, coloring.
EFEKTIVITAS MULLIGAN MOBILIZATION DAN INFRARED DENGAN MYOFASCIAL RELEASE TECHNIQUE DAN INFRARED TERHADAP PENINGKATAN LINGKUP GERAK SENDI NYERI LEHER NON SPESIFIK PADA PENJAHIT DI KECAMATAN KUTA Ni Wayan Wahyuningsih; Nila Wahyuni; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 6 No 3 (2018): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.026 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2018.v06.i03.p04

Abstract

ABSTRACT Non-spesific neck pain is one of disorder among general population including tailors in Subdistric Kuta. Therefore the need for a therapy that can be given as myofascial release technique, mulligan mobilization, and infrared. The design of this study was experimental with pre-test and post-test group design. The technique sampling was purposive sampling technique. The samples were divided into 2 groups. Group 1 was given Myofascial Release Technique and Infrared, while Group 2 was given Mulligan Mobilization and Infrared. The range of motion is measured by goniometer. The result showed no significant difference between Group 1 and Grpu[ 2 in which p value = 0.250 (p>0.05) with 56.8% in the Group 1 and 60.8% in the Group 2. Based on result , it can be concluded that Myofascial Release Technique and Infrared show no significant difference with Mulligan Mobilization and Infrared to increase range of motion of the neck on the non-spesific neck pain. Keywords : non-spesific neck pain, myofascial release technique, mulligan mobilization, infrared.
EFEKTIVITAS MULLIGAN MOBILIZATION DAN INFRARED DENGAN MYOFASCIAL RELEASE TECHNIQUE DAN INFRARED TERHADAP PENINGKATAN LINGKUP GERAK SENDI NYERI LEHER NON SPESIFIK PADA PENJAHIT DI KECAMATAN KUTA Ni Wayan Wahyuningsih; Nila Wahyuni; Luh Made Indah Sri Handari Adiputra
Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia Vol 5 No 2 (2017): Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia
Publisher : Bachelor of Physiotherapy and Physiotherapy Profession Study Program, Faculty of Medicine, Udayana University in collaboration with Indonesian Physiotherapy Association (IPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.841 KB) | DOI: 10.24843/MIFI.2017.v05.i02.p07

Abstract

ABSTRACT Non-spesific neck pain is one of disorder among general population including tailors in Subdistric Kuta. Therefore the need for a therapy that can be given as myofascial release technique, mulligan mobilization, dan infrared. The design of this study was experimental with pre-test and post-test group design. The technique sampling was purposive sampling technique. The samples were divided into 2 groups. Group 1 was given Myofascial Release Technique and Infrared, while Group 2 was given Mulligan Mobilization and Infrared. The range of motion is measured by goniometer. The result showed no significant difference between Group 1 and Group 2 in which p value = 0.250 (p>0.05) with 56.8% in the Group 1 and 60.8% in the Group 2. Based on the result, it can be concluded that Myofascial Release Technique and Infrared show no significant difference with Mulligan Mobilization and Infrared to increase range of motion of the neck on the non-spesific neck pain. Keywords : non-spesific neck pain, myofascial release technique, mulligan mobilization, infrared.
Co-Authors . Suhadi Abdul Hafiz Haqqi Ade Sugandhi Adi Saputra Junaidi Adi Widarma Adi, Deshtyan Erlangga Agus Aulung, Agus Agus Nuryatin ahmad yani Alex Pangkahila Andreas Raditya Wirawan, Andreas Raditya Andreas Sutanto, Felix Andy Wicaksono, Galuh Aprillia, Aprillia Ari Wibawa Asshiddiqie Chirac Sepakat Purba Ayu Dilia Febriani Wisnawa Ayu Indriyani Utami Ayu, Dwi Gusti Bagus Arrasyid Bagus Komang Satriyasa Berliana Dara Jati Cahyaningrum, Salsabila Mayori D.M. Ari Dwi Jayanti Darminto Pujotomo Desak Made Wihandani Desyandri Desyandri Dewa Made Adi Arsika Widja Dewa Putu Gede Purwa Samatra Dewi, Anak Ayu Nyoman Trisna Narta Dicki Kharisma, Dicki Dina Amalia Putri Lubis Dita Permatasari Djihad Hisyam Dwi Suryadi Nugroho Dyah Esti Pranwengrum Dyah Ika Rinawati Edjeng Suprijatna Edy Kurnianto Eka Nurul Ilahiyyah, Eka Nurul Eka Oktafianti Enny Fauziah Enny Wulandari Faqih Udin Ferina Septiani Damanik Firmansyah, Nurhadi Eko Gde Ngurah Idraguna Pinatih Hendi Rengga Akhsani Hendri Opod, Hendri Herista Novia Widanti I D A P Inten Primayanti I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Dewa Putu Sutjana I Gusti Ngurah Nugraha Agung I Gusti Ngurah Priambadi I Kadek Dwi Arta Saputra I Ketut Adi Wiratma I Ketut Suada I Made Krisna Dinata I Made Muliarta I MADE MULIARTA . I Made Niko Winaya I Made Purwa Damita I Made Sutajaya I Made Wahyu Palguna I Nyoman Adi Putra I Nyoman Mangku Karmaya I Putu Adiartha Griadhi I Putu Gede Adiatmika I Putu Prisa Jaya . I Wayan Gede Sutadarma I Wayan Yogi Swara I.A. Pascha Paramurthi Ida Ayu Priandini Ida Bagus A. Swamardika Ida Bagus Adnyana Manuaba Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Ngurah ida bagus, agastya brahmana w IM Suyana Utama Indra Lesmana Inna Fachrina Yuliana Iskandar Lubis Iswandharu, Aditya Dimas J. A. Pangkahila James W H Manik Jimmy Maryono, Jimmy K. Tirtayasa Kamil Yusuf Kariman, Kariman Ketut Tirtayasa Khresna Putra, Putu Bayu Klaudius H. M. Meti Komang Diah Kurnia Kesumaputri Leandra Erdina Usmany Lestari, Kadek Shanti Dewi Dwi Kanti Lilik Evitamala Lubis, Nadar Sukri Luh Putu Ratna Sundari M Widnyana M. Dirhamsyah M. Irfan M.Ali Imron Made Hendra Satria Nugraha Made Indra Prasetya Permana Made Wirga Wirgunatha Maduma, Lia Maftuhatin, Via Mahardika Makbullah - Maria Imaculata Date Md Ayu Puspita Citra Novelia Melaluca Leuca Dendron Kadarnis Mohammad Syahroni Muh Irfan Muh. Ali Imron Muh. Ali Imron Muh. Irfan Muh. Irfan Muh. Irfan Muhammad Ali Imron Muhammad Dedi Irawan Muhammad Ikhsan Wamnebo Muhammad Irfan Muhammad Saleh Muhammad Tohirin Munawwarah, Muthiah Muthiah Munawaroh Mutiah Munawaroh N. Adiputra Ni Kadek Yuni Lestari Ni Komang Ari Sepriyanti Ni Komang Ayu Juni Antari Ni Luh Gede Ayu Candranita Dharmadi Ni Luh Nopi Andayani Ni Luh Putu Gita Karunia Ni Luh Putu Gita Karunia Saraswati Ni Luh Putu Mia Lestari Devi Ni Made Ameondari Ni Made Nuari Diahputri Ni Made Suasti Wulanyani Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Ayu Dewi Ni Nyoman Suratmiti Ni Putu Sri Arnita Ni Putu Sriyusielani Ni Wayan Tianing Ni Wayan Wahyuningsih Nila Wahyuni Novtiyas Maria Pombu Oktovianus Fufu Pande Nyoman Bayu Tirtayasa Putra Utama Putu Ayu Savitri Putu Dede Asta Wiguna Putu Dharma Putri Mahastuti Putu Gede Ery Suardana Putu Gupta Arya Gumilang Putu Intan Noviyanti Putu Satyakumara Upadhana Putu Sukedana Putu Wandari Pranitha Radho Al Kausar Rahayuningtyas, Wening Raisatun Nisa Sugiyanto Rani Riska Hediya Putri Rizal Subahar Rustono, Mr S Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. Indra Lesmana S. P. Dedy Darma Yasa Saraswaty, Dhian Sari A, Dewi Ratna Selviani, Iit Setiawan Putra, Widhi Adwitya Setiowati, Farhania Aisyah Shelly Silvia Bintang Shofy Rahmadani Putri Sidiq Leonanda Widhianto, Sidiq Leonanda Siti Hardiyati Suadnyana, Ida Ayu Astiti Suartana, Kadek Agus Subur Sugijanto - Sugijanto - Sugijanto - Suhardi Suminto A. Sayuti Susy Purnawati Sutarto Edisono, Sutarto Syafrudin, Ruddy Syamsyul - Tjokorda Gde Bagus Mahadewa Trisakti Handayani Triwoelandari, Retno Triyanto Nugroho Wahyuddin, Wahyuddin Wiwik Budiawan Yanis Kartini Zakiyah Khalilah Daulay