p-Index From 2021 - 2026
6.359
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Buletin Agrohorti Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Jurnal Silvikultur Tropika (JST) MEDIA KONSERVASI Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Jurnal Penelitian Hasil Hutan Indonesian Journal of Agricultural Science Buletin Plasma Nutfah AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) agriTECH Jurnal Agro Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Tekstual IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan JURNAL PERTANIAN PRESISI (JOURNAL OF PRECISION AGRICULTURE) Journal of Tropical Crop Science MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Alignment: Journal of Administration and Educational Management JURNAL PANGAN Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Jurnal Agrium Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Jurnal Abdi Insani Jurnal Pendidikan Islam Rabbani Agro Sintesa : Jurnal Ilmu Budidaya Pertanian Dinamika Pendidikan Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual Media Pertanian Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Journal of Engineering Environtmental Energy and Science Tedc Jurnal Sosial dan Humanis Sains Nusantara of Engineering (NOE) Glens: Global English Insights Journal Jurnal Sipakatau Jurnal Archipelago Indonesian Mining Journal Innovations in Language Education and Literature Indonesian Journal of Forestry Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : Buletin Agrohorti

Pertumbuhan dan Produksi Padi Varietas Jatiluhur dan IR64 pada Sistem Budidaya Gogo dan Sawah Andes Prayuda Yunanda; Ahmad Rifqi Fauzi; Ahmad Junaedi
Buletin Agrohorti Vol. 1 No. 4 (2013): Oktober 2013
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.94 KB) | DOI: 10.29244/agrob.1.4.18-25

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi dari dua varietas padi yang berbeda, yaitu IR64 sebagai varietas padi sawah dan Jatiluhur sebagai varietas padi gogo yang dibudidayakan secara sawah dan gogo. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Februari hingga Juni 2012 di rumah plastik Kebun Percobaan Sawah Baru, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan petak terbagi dengan tiga ulangan. Sistem budidaya yang digunakan yaitu sawah dan gogo yang ditempatkan sebagai petak utama; sedangkan varietas IR64 dan Jatiluhur ditempatkan sebagai anak petak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan sistem budidaya berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan produksi padi. Perlakuan varietas berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan padi, namun tidak berpengaruh nyata terhadap produksi. Interaksi perlakuan sistem budidaya dan varietas secara umum berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, namun tidak berpengaruh nyata terhadap produksi padi. Penelitian ini menunjukkan bahwa varietas padi gogo dapat ditanam secara budidaya sawah dengan hasil yang tidak berbeda dengan varietas padi sawah.
Pengelolaan Gulma Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Studi Kasus di Kalimantan Selatan Winda Nufvitarini; Sofyan Zaman; Ahmad Junaedi
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 1 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.065 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i1.14997

Abstract

Kegiatan bertujuan untuk mengetahui manajemen pengendalian gulma kelapa sawit. Kegiatan dilaksanakan dari bulan Februari sampai Juni 2011. Pengumpulan data dilakukan di Angsana Estate, Kalimantan Selatan. Metode tidak langsung dengan melakukan studi pustaka berupa literatur dan laporan kebun. Gulma berdaun lebar banyak mendominasi areal perkebunan. Perbandingan nilai koefisien komunitas gulma tiap tahun tanam tidak homogen, nilai C < 75%. Pengendalian gulma dilakukan di dua tempat yaitu di gawangan dan piringan, secara manual dan kimiawi. Pengendalian secara manual dilakukan pada tanaman yang masih muda (TBM) dan TM. Pengendalian secara kimiawi dengan menggunakan herbisida sistemik sesuai dengan pedoman prinsip dan kriteria kebun yang berkelanjutan dengan Block Spraying System (BSS). Tidak semua gulma di ASE dikendalikan, beberapa jenis gulma dipelihara untuk tujuan tertentu (beneficial plant) seperti menjaga kelembaban tanah, meningkatkan bahan organik dan nutrisi dalam tanah serta dapat mengatasi serangan hama. Beneficial plant tersebut antara lain Euphorbia heterophylla, Cassia cobanensis, Antigonon leptopus dan Turnera subulata.
Manajemen Panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Hatantiring, Kalimantan Tengah Antonio C Situmorang; Sofyan Zaman; Ahmad Junaedi
Buletin Agrohorti Vol. 4 No. 1 (2016): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.282 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v4i1.14999

Abstract

Kegiatan magang memberikan ilmu dan keterampilan dalam budidaya kelapa sawit baik secara teknis maupun manajerial. Kegiatan magang dilaksanakan mulai bulan Februari hingga Juni 2014 di kebun Hatantiring, Kalimantan Tengah. Aspek pemanenan mencakup rotasi panen, taksasi produksi, sistem panen, pengawasan terhadap kehilangan hasil (losses), dan produktivitas. Pengamatan diuji dengan analisis uji t student dan analisis uji LSD. Berdasarkan analisis uji t diketahui bahwa rotasi panen terlambat akan menambah persentase brondolan sehingga peluang kehilangan hasil (losses) juga akan meningkat. Berdasarkan uji LSD pada pemeriksaan losses pertama dan kedua menunjukkan hasil signifikan begitu juga pada pemeriksaan kedua dan ketiga. Hal ini menunjukkan bahwa arahan dan pengawasan mampu meingkatkan kesadaran karyawan panen dalam menekan losses. Peningkatan produksi juga dapat dicapai dengan melakukan sistem panen yang lebih efektif dan efisien. Sistem panen DOL C1R2 dinilai lebih efektif dan efisien dari pada sistem panen DOL C1R1 karena output pemanen mengalami peningkatan. Hal ini berpengaruh terhadap bertambahnya pendapatan karyawan dan pengurangan jumlah karyawan.
Peremajaan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Seruyan Estate, Minamas Plantation Group, Seruyan, Kalimantan Tengah Wisnu Hari Wibowo; Ahmad Junaedi
Buletin Agrohorti Vol. 5 No. 1 (2017): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.002 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v5i1.15899

Abstract

Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di Seruyan Estate dari Februari hingga Juni 2016. Kegiatan magang ini bertujuan untuk mempelajari aspek teknis dan manajerial peremajaan kelapa sawit dan menganalisis kesesuaiannya dengan kriteria RSPO dan ISPO saat kegiatan replanting. Pengamatan yang dilakukan meliputi tahap-tahap peremajaan yang tepat berdasarkan standar yang telah ditetapkan perusahaan, prestasi kerja alat, dan prestasi kerja karyawan. Hasil pengamatan tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan standar yang berlaku pada kegiatan peremajaan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tahap peremajaan dibagi menjadi dua tahap, yaitu tahap persiapan lahan yang meliputi sensus pokok, pancang rumpuk, penumbangan, pencincangan, merumpuk pokok, deboling, tutup lubang deboling, pembuatan jalan kontur; dan tahap penanaman yang meliputi pemancangan titik tanam, penanaman kacangan penutup tanah, pembuatan lubang tanam, dan penanaman tanaman kelapa sawit. Seruyan Estate telah memenuhi kriteria RSPO dan ISPO dikarenakan adanya kewajiban mengelola area Nilai Konservasi Tinggi di dalam kebun. Selain itu, kegiatan peremajaan di Seruyan Estate juga tidak menggunakan api saat melakukan persiapan lahan.
Manajemen Pengendalian Gulma Kelapa Sawit Berdasarkan Kriteria ISPO dan RSPO di Kebun Rambutan Sumatera Utara Fernando Sormin; Ahmad Junaedi
Buletin Agrohorti Vol. 5 No. 1 (2017): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.277 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v5i1.15902

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kebun Rambutan Sumatera Utara dari Februari sampai Juni 2016. Tujuan kegiatan ini adalah menambah pemahaman, meningkatkan keterampilan dan kemampuan bekerja secara langsung mengenai budidaya kelapa sawit khususnya pada pengendalian gulma kelapa sawit. Pengamatan yang dilakukan meliputi gulma dominan di piringan dan pasar pikul dengan parameter pengamatan yang terdiri atas spesies, frekuensi, kerapatan dan bobot kering. Pengamatan lain adalah pengkajian kinerja pengendalian gulma berdasarkan kriteria ISPO dan RSPO. Data gulma dominan dianalisis dengan menggunakan analisis nisbah jumlah dominansi (NJD), sedangkan pengamatan lain dianalisis secara deskriptif. Gulma pada piringan dan pasar pikul di kebun Rambutan adalah Melastoma malabathricum, Ottochloa nodosa, Colocasia sp., Clidemia hirta dan Displazium esculentum. Pengendalian gulma yang dilakukan secara terpadu yaitu manual, kimiawi, kultur teknis, hayati dan mekanis. Pengendalian gulma dikelola sesuai dengan ketentuan dan kriteria ISPO dan RSPO tentang pemeliharaan kelapa sawit.
Manajemen Panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Berdasarkan Kriteria ISPO dan RSPO di Kebun Sei Batang Ulak, Kabupaten Kampar, Riau Yuanda Pangi Harahap; Ahmad Junaedi
Buletin Agrohorti Vol. 5 No. 2 (2017): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.7 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v5i2.16796

Abstract

Kegiatan penelitian yang dilaksanakan di kebun Sei Batang Ulak (SBU), PT.Ciliandra Perkasa ini bertujuan untuk mempelajari aspek teknis dan manajerial dalam Pengelolaan perkebunan kelapa sawit, dan secara khusus mempelajari aspek pemanenan kelapa sawit. Aspek khusus pemanenan dipelajari dengan cara ikut melaksanakan kegiatan panen dan melaksanakan pengamatan pada beberapa komponen panen di kebun untuk mengetahui keefektifan dan keefisienan kegaitan panen di kebun SBU. Pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa manajemen panen yang sudah ada cukup baik, akan tetapi perlu ditingkatkan agar didapatkan produksi tandan buah segar (TBS) yang optimal. Beberapa hal yang perlu dievaluasi meliputi tenaga kerja panen yang masih kurang, penggunaan alat pelindung diri yang masih minim, target panen yang belum terpenuhi, dan mutu buah yang kurang baik. Berdasarkan hasil pengamatan juga menunjukkan bahwa aspek  panen  belum  sesuai  dengan  prinsip  Indonesian  Sustainable  Palm  Oil (ISPO)  dan  Roundtable Sustainable Palm Oil (RSPO). Belum diterapkannya kriteria ISPO dan RSPO ditunjukkan dari kurangnya sosialisasi dan mewajibkan kepada tenaga kerja untuk menggunakan alat pelindung diri ketika bekerja, membawa anak-anak pada saat kerja di lapangan. Oleh karena itu, kebun SBU belum mendapat sertifikasi ISPO maupun RSPO.
Manajemen Pemangkasan Tanaman Teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) di Unit Perkebunan Tambi, Jawa Tengah Ika Ari Safitri; Ahmad Junaedi
Buletin Agrohorti Vol. 6 No. 3 (2018): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1242.726 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v6i3.21098

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Unit Perkebunan Tambi, PT Tambi, Wonosobo, Jawa Tengah pada bulan Februari hingga Juni 2017. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi tanaman teh pada waktu menjelang dan setelah pemangkasan, serta aspek teknis pelaksanaan dan pengelolaan pemangkasan. Kriteria-kriteria sebelum dilaksanakan pemangkasan yaitu tinggi tanaman > 110 cm, diameter bidang petik ± 120 cm, dan persentase pucuk burung > 70%. Pengamatan saat pemangkasan yaitu tinggi pangkasan, alat pangkas, tipe/jenis pangkasan, persentase kerusakan cabang, waktu pemangkasan, luas areal pangkasan, jumlah tenaga kerja dan kapasitas pemangkas, serta daur/gilir pangkasan. Pengamatan setelah pemangkasan yaitu pertumbuhan tunas baru. Hasil pengamatan tinggi tanaman sebelum pemangkasan adalah < 110 cm dengan diameter bidang petik < 120 cm, dan persentase pucuk burung > 70%. Produktivitas tertinggi dicapai pada tahun pangkas III dan menurun pada tahun pangkas IV. Tipe atau jenis pangkasan yang dilakukan di UP Tambi adalah pemangkasan bersih menggunakan sabit pangkas. Gilir pangkas di UP Tambi adalah 4-5 tahun. Kerusakan cabang akibat pemangkasan tidak dipengaruhi oleh lama bekerja dan usia tenaga kerja.
Manajemen Produksi Terung (Solanum melongena L.) Hidroponik dalam GH dengan Aspek Khusus Pemupukan di Belanda Heru Setiawan; Ahmad Junaedi; M. Rahmad Suhartanto
Buletin Agrohorti Vol. 7 No. 1 (2019): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.334 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v7i1.24750

Abstract

Terung (Solanum melongena L.) merupakan salah satu tanaman tropis yang dibudidayakan menggunakan rumah kaca di Belanda. Rumah kaca ini dapat mengatur faktor lingkungan tumbuh tanaman seperti suhu, kelembaban, cahaya dan kadar CO2. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mempelajari proses manajemen pemupukan di rumah kaca. Manajemen pemupukan meliputi perencanaan kebutuhan pupuk, pengorganisasian pemupukan, pelaksanaan pemupukan, dan pengawasan pemupukan. Budidaya terung di rumah kaca menggunakan soilless culture system yang menggunakan rockwool sebagai media tanamnya. Pemupukan di dalam rumah kaca menggunakan metode fertigasi. Fertigasi adalah metode pemupukan yang dilakukan bersamaan dengan irigasi. Sistem irigasi di rumah kaca yaitu irigasi tetes. Irigasi tetes memungkinkan larutan hara diberikan kepada tanaman dalam jumlah yang kecil dan terukur jumlahnya melalui drip emitter. Metode fertigasi melalui sistem irigasi tetes memberikan banyak manfaat diantaranya efisiensi penggunaan air dan pupuk, hemat tenaga kerja, mengurangi terjadinya pencemaran lingkungan dan menghasilkan produksi yang berkualitas. Faktor penting dalam pembuatan larutan hara fertigasi yaitu pH, EC, dan kompatibilitas pupuk. Nilai pH dan EC larutan hara untuk tanaman terung berturut-turut yaitu 5.2-5.5 dan 1.6-3.0 mS cm-1. Kompatibilitas pupuk perlu diperhatikan untuk mencegah pengendapan yang dapat berakibat terjadinya penyumbatan pada sistem irigasi tetes. 
Manajemen Pemanenan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Rambutan, Serdang Bedagai, Sumatera Utara . Fackrurrozi; Ahmad Junaedi; Deden Derajat Matra
Buletin Agrohorti Vol. 7 No. 3 (2019): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.758 KB) | DOI: 10.29244/agrob.v7i3.30259

Abstract

Teknik budidaya hidroponik merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hasil dan kualitas tanaman tomat. Kegiatan magang di PT Amazing Farm dilakukan bulan Maret hingga Juli 2018. Tujuan umum dari kegiatan magang ini adalah untuk mempelajari dan meningkatkan kemampuan dalam aspek teknis dan aspek manajerial dalam budidaya sayuran, khususnya tanaman tomat. Tujuan khusus dari magang ini adalah untuk menentukan laju pertumbuhan dua varietas tomat berbeda yang ditanam di rumah kaca yang sama. Metode langsung diterapkan untuk mendapatkan data yang terkait dengan aspek teknis dan manajemen. Aspek teknis terdiri dari beberapa kegiatan yaitu: persiapan lahan, persiapan bahan tanam, persiapan penanaman dan penanaman, pemeliharaan, panen, dan pascapanen. Untuk mempelajari aspek manajerial, penulis telah aktif terlibat sebagai karyawan harian lepas, asisten mandor, dan pengawas. Metode tidak langsung dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder dan data pendukung dari perusahaan seperti informasi umum perusahaan, arsip taman dan studi literatur. Secara umum, PT Agrikultura Amazing Farm telah menerapkan praktik pertanian yang baik. Uji coba melibatkan dua varietas yaitu varietas umagna dan levanso. Percobaan dilakukan dengan 3 ulangan dan unit pengamatan terdiri dari 5 sampel tanaman. Praktek budidaya yang diberikan terdiri dari penyiraman tanaman sebanyak 5 kali setiap hari dengan dosis setiap penyiraman pada 1 - 2 MST dengan larutan nutrisi 100 ml AB mix dan kadar EC 2 ms / cm, pada 3 - 4 MST dengan 150 ml AB mix dan kadar EC 2 ms / cm, pada 5 -7 MST dengan 200 ml AB mix dan kadar EC2,2 ms / cm, dan pada 8-24 MST dengan 300 ml AB mix dengan kadar EC 2,2 ms / cm. Hasil menunjukkan bahwa teknik budidaya tunggal dapat diterapkan untuk dua varietas yang berbeda dan menghasilkan hasil yang sama baiknya.
Ketepatan Taksasi dan Realisasi Produksi Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Aek Nabara, Sumatera Utara Nurjannah Rambe; Shandra Amarillis; Ahmad Junaedi
Buletin Agrohorti Vol. 10 No. 3 (2022): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v10i3.46453

Abstract

Taksasi produksi sebelum panen kelapa sawit diperlukan untuk menentukan kebutuhan tenaga kerja dan fasilitas yang berkaitan dengan kegiatan panen. Penelitian dilaksanakan di Kebun Aek Nabara, Sumatera Utara yang dimulai dari bulan Januari sampai Mei 2021. Kegiatan bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan taksasi terhadap hasil nyata produksi tandan buah segar. Taksasi produksi dipengruhi oleh populasi tanaman per ha, angka kerapatan panen, dan bobot janjang rata-rata. Hasil taksasi produksi menunjukkan nilai sebesar 27.085 kg dan realisasi produksi sebesar 27.577 kg dengan persentasi ketepatan sebesar 95%. Nilai taksasi yang akurat dipengaruhi oleh ketepatan dalam pengamatan kerapatan panen. Kehilangan hasil dalam kegiatan pemanenan masih dialami oleh perusahaan, yaitu sebesar 1.57 – 5.23 bondolan per pohon dan masih berada di bawah standar ketentuan perusahaan. Kata kunci: estimasi produksi, kehilangan hasil, kerapatan panen
Co-Authors . Fackrurrozi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdullah, Buang Achirul Rahman Ade Wachjar Adi Isma Adrian, Fahrul Ahmad Rifqi Fauzi Ahmad Rojidin, Ahmad Ahyadi, Ahyadi Amrang, Amrang Amrullah Amrullah Andes Prayuda Yunanda Andes Prayuda Yunanda Andhika Silva Yunianto Andryan, Ricky Angelita P. Lestari Angelita Puji Lestari Angelita Puji Lestari Antonio C Situmorang Arif K Wijayanto Arif Kurnia Wijayanto Arinal H.I. Nurrahma Arinal Haq Izzawati Nurrahma Aryaprasetya, Salsabila Putri Asdar Asdar Asep Hidayat Atika Puspitarini Atika Romalasari Avry Pribadi Azizah, Renata Lintang Bambang Sapta Purwoko Baran Wirawan Buang Abdullah Buang Abdullah Buang Abdullah Cahyana, Destika Cahyani, Gesa Nur Chiharu Hongo, Chiharu Choirul Huda Choirul Huda Danial, Muhammad Danial Deden Derajat Matra Desta Wirnas Didi Darmadi Didi Darmadi, Didi Didy Sopandie Dodi Frianto, Dodi Dwi Guntoro Dwi Rachmina Edi Santosa Eka Maulidiya, Sherly Eko Sutrisno, Eko Erwin Hermawan Fadillah, Arvin Muhammad Faisal Faisal Faqih Udin Fernando Sormin Fitrianingrum Kurniawati, Fitrianingrum Fitriansyah, Muhammad Ramdhani Ghulamhdi, Munif GUSMAINI GUSMAINI, GUSMAINI HAJRIAL ASWIDINNOOR Harahap, Adiansyah Harahap, Yuanda Pangi Hariyadi Hattamurrahman, M. Putra Sani Herdhata Agusta Herman Wafom Tubur Heru Setiawan Heru Setiawan Hery Kurniawan Hifzil Kirmi Hiroshi Ehara Hiroshi Ehara Homma, Koki Husna Husnul Khotimah HY, Mclean Ida Widiyawati Idiatsyah, Rully Amelia Ika Ari Safitri Ikhsan Ikhsan Irdika Mansur Irdika Mansur Iskandar Lubis Istiqomah Samal Iswari Saraswati Dewi Izzawati Nurrahma, Arinal Haq Jayawarsa, A.A. Ketut Jun-Ichi Sakagami Junaedii, Ahmad Khairani Khairani Khoirudin Khoirudin, Khoirudin Kurniawan, Dede Yudo KWANG HO KIM Lestari, Angelita Puji Lestari, Nur Annisa Indah LILIK BUDIPRASETYO Luh Putu Ratna Sundari M A Chozin M, Musdar M. Dewi Manikta Puspitasari Mahendra Wibawa Maisura Maisura Maman Mulya Karnama Maria Paulina Maulidiya, Sherly Eka Maya Melati Ma’rif, Samsul Michael Daru Enggar Wiratmoko Miftahul B.R. Khamid Miftakhul Bakhrir Rozaq Khamid Miftakhul Maulidina Miska, Moch. Ega Elman Mohamad Rahmad Suhartanto Muhamad Ahmad Chozin Muhammad Prama Yufdy, Muhammad Prama Muhammad Syukur Mulyawan, Zidane Munif Ghulamahdi Nina Mindawati Nufvitarini, Winda Nugroho, Dwi Adi Nurafifah, Aulia Nurjannah Rambe Nurmiati Nurmiati Nurul Khumaida Nurul Khumaida Ospa Pea Yuanita Meishanti Oteng Haridjaja Pratama, Raka Widi Purwono Purwono Purwono, Purwono Putri, Andi Mega Januarti Putri, Lystiana Dewi Rafiqa RAHAYU WIDYASTUTI Rahman, Mumammad Arif Ramadhani, Ahmad Renica Nurhermawati Ridwan, Ridwan Rosdianwinata, Eka Safitri, Ika Ari Sahid Agustian Hudjimartsu Sarah Najma Salimah Shaleha Istiqamah Samal Shandra Amarillis Siti Wahyuningsih Situmorang, Antonio C Slamet Susanto Sofyan Zaman Sopandie, Didie Sormin, Fernando Sudradjat Sudradjat Sugianta Sugianta Sugianta, Sugianta Sugiyanta , Sugiyanta . Sukarman Sukarman Sukmawati, Riska Sunardi Supijatno Suroso Suroso Suryo Wiyono Suswanta Suwarno, Punjung Medaraji Syakir, Andi Muhammad Tambunan, Elsass Riela Thiyana, Thyana Titi Candra Sunarti Titin Budi Wahyuti Trikoesoemaningtyas Ummu Kalsum Ummu Kalsum Wibowo, Wisnu Hari Winda Nufvitarini Wisnu Hari Wibowo Yamamoto, dan Yoshinori Yanto Rochmayanto Yati Astuti Yuanda Pangi Harahap Yudi Setiawan Yuti Giamerti, Yuti Zahra, Sabrina Aulia