p-Index From 2021 - 2026
6.804
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Buletin Agrohorti Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Jurnal Silvikultur Tropika (JST) MEDIA KONSERVASI Indonesian Journal of Forestry Research Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Jurnal Penelitian Hasil Hutan Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Indonesian Journal of Agricultural Science Buletin Plasma Nutfah AGRIVITA, Journal of Agricultural Science Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) agriTECH Jurnal Agro Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Tekstual Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan JURNAL PERTANIAN PRESISI (JOURNAL OF PRECISION AGRICULTURE) Journal of Tropical Crop Science MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Alignment: Journal of Administration and Educational Management JURNAL PANGAN Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Jurnal Agrium Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Jurnal Penelitian Hasil Hutan Jurnal Pendidikan Islam Rabbani Agro Sintesa : Jurnal Ilmu Budidaya Pertanian Dinamika Pendidikan Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual Media Pertanian Jurnal Teknik Mesin Mechanical Xplore Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat Tedc Jurnal Sosial dan Humanis Sains Nusantara of Engineering (NOE) Innovations in Language Education and Literature Indonesian Journal of Forestry Research Biodiversitas Journal of Biological Diversity
Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Karakter Pengisian Biji dan Hasil terhadap Pemberian Pupuk Urea pada Empat Varietas Padi Iskandar Lubis; Ahmad Junaedi; Renica Nurhermawati
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 49 No. 3 (2021): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.149 KB) | DOI: 10.24831/jai.v49i3.37655

Abstract

Unsur nitrogen (N) memainkan peran penting pada tanaman padi termasuk dalam meningkatkan hasil tanaman. Terdapatnya perbedaan hasil gabah pada masing-masing varietas padi sangat erat kaitannya dengan karakter pengisian biji. Dengan demikian, respon karakter pengisian biji dan hasil dari varietas padi yang berbeda terhadap kondisi N di dalam tanah sangat relevan untuk dikaji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji respon karakter pengisian biji dan hasil empat varietas padi terhadap pemberian pupuk urea. Penelitian ini dilaksanakan di lahan persawahan Desa Petapahan, Kampar, Riau pada bulan September sampai Desember 2020. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan petak terbagi dalam rancangan acak kelompok. Dosis pupuk urea (0 kg ha-1 dan 250 kg ha-1) merupakan faktor pertama sebagai petak utama, sedangkan varietas (Hipa 18, IPB 3S, Ciherang dan Way Apo Buru) merupakan faktor kedua sebagai anak petak. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa Hipa 18 merupakan varietas padi yang melakukan remobilisasi asimilat dalam jumlah yang paling banyak selama fase pengisian biji. Selain itu, Hipa 18 juga menggunakan N dalam persentase yang paling tinggi untuk pembentukan dan perkembangan malai dibandingkan varietas lainnya. Respon tertinggi untuk semua komponen hasil juga diperoleh dari Hipa 18 kecuali bobot 100 biji. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam merakit varietas padi yang memiliki karakterisik hasil tinggi. Disamping itu, pemupukan yang presisi untuk masing-masing varietas padi dapat direkomendasikan. Kata kunci: bobot kering, fotosintesis, indeks luas daun, kandungan N daun, remobilisasi asimilat
Peranan GA3 terhadap Kerontokan dan Kualitas Buah Jeruk Pamelo Berbiji dan Tidak Berbiji Kalsum, Ummu; Slamet Susanto; Ahmad Junaedi; Nurul Khumaida; Heni Purnamawati
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 49 No. 3 (2021): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.413 KB) | DOI: 10.24831/jai.v49i3.38306

Abstract

Kerontokan buah sering terjadi dan menyebabkan rendahnya panen buah. Informasi penggunaan hormon GA3 dalam menekan kerontokan buah pada jeruk pamelo masih belum tersedia. Riset ini bertujuan untuk mengkaji peranan GA3 terhadap kerontokan dan kualitas buah jeruk pamelo berbiji dan tidak berbiji. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2019 sampai Juni 2020 di Desa Tambakmas, Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan. Desain percobaan menggunakan rancangan tersarang, dimana faktor utama adalah kultivar (Bali Merah 1 dan Bali Merah 2) dan faktor tersarang adalah penyemprotan GA3 (tanpa disemprot GA3, penyemprotan GA3 pada 1 minggu setelah antesis (MSA) dan penyemprotan GA3 pada 1 dan 3 MSA). Bali Merah 1 tergolong pada pamelo berbiji, sedangkan Bali Merah 2 adalah pamelo tidak berbiji. Peubah pengamatan meliputi konsentrasi GA3 buah pada 4, 5, dan 6 MSA, final set, jumlah buah rontok, bobot dan diameter buah, bagian dapat dimakan (BDD), padatan terlarut total (PTT), asam tertitrasi total (ATT), rasio PTT/ATT dan vitamin C. Hasil menunjukkan bahwa penyemprotan GA3 meningkatkan final set namun tidak memberikan pengaruh nyata pada bobot buah, diameter buah, ATT, rasio PTT/ATT dan kandungan vitamin C. Penyemprotan GA3 pada 1 dan 3 MSA menekan jumlah buah rontok serta meningkatkan konsentrasi GA3 buah pada 4, 5, dan 6 MSA, BDD dan PTT buah. Kata kunci: asam tertitrasi total, final set, padatan terlarut total, Vitamin C
Optimizing cultivation system and pest management in different types of rice varieties Andryan, Ricky; Junaedi, Ahmad; Purwono; Prasetyo , Lilik Budi; Izzawati Nurrahma, Arinal Haq
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 52 No. 2 (2024): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v52i2.54078

Abstract

Improving rice productivity and efficiency is the main goal of cultivation techniques to meet the demand for rice production. The aim of this research was to evaluate the suitability of rice varieties in cultivation systems, namely: organic cultivation + biological pest management (BPM), inorganic cultivation + BPM, and conventional cultivation. Different types of rice varieties, namely New Superior Varieties (NSV: INPARI-30, INPARI-32), New Plant Type (NPT: IPB-3S), and Superior Varieties from West Sumatra (Batang Piaman, Anak Daro), may exhibit differences in agronomic performance across various cultivation systems. This research was conducted at the Sawah Baru Babakan Experimental Farm, IPB University, Dramaga Bogor, using a factorial nested design with 4 replications. The results based on yield per hill and plot showed that Batang Piaman and INPARI-30 varieties were suitable for all organic + BPM, inorganic + BPM, and conventional cultivational systems. The INPARI-32 and IPB-3S varieties were more suitable for conventional cultivation and inorganic + BPM; while the Anak Daro variety was better in organic cultivation + BPM. Utilizing varieties with different characteristics for better yield performance could be considered with obtaining the suitability of the cultivation system, whether organic + BPM, inorganic + BPM, or conventional. Keywords: Chemical pest control; conventional cultivation; organic cultivation; integrated pest management
Manajemen Pemupukan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Labuhanbatu, Sumatera Utara Tambunan, Elsass Riela; Ahmad Junaedi; Agusta, Herdhata
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 1 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i1.51535

Abstract

Kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan penting yang potensial untuk dibudidayakan. Pemeliharaan pada tanaman kelapa sawit khususnya pemupukan memerlukan biaya yang tinggi sehingga perlu diperhatikan peningkatan efisiensi dan efektivitas pada penerapannya. Penelitian dilaksanakan di Labuhanbatu, Sumatera Utara yang berlangsung dari Januari–Mei 2022. Penelitian bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen pemupukan kelapa sawit yang efektif dan efisien. Pengamatan pemupukan dilakukan pada penerapan kaidah 5T (tepat jenis, tepat dosis, tepat cara, tepat waktu dan tepat tempat). Data dianalisis menggunakan uji t-student. Berdasarkan hasil pengamatan, manajemen pemupukan sudah dijalankan dengan baik sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh kebun. Penerapan sistem tempat pengeceran pupuk meningkatkan kualitas pemupukan dan mempermudah proses pelangsiran pupuk. Ketepatan dosis aplikasi pupuk pada pemupukan HGFB mencapai persentase 95.5% dan pada pemupukan MOP mencapai persentase dan 92.8%. Realisasi aplikasi pupuk sudah sesuai dengan rekomendasi waktu pemupukan. Cara pengaplikasian pupuk juga sudah baik, rata–rata presentasi cara pemupukan HGFB dan MOP yaitu 95.5% dan 92.1%. Tempat pemupukan juga sudah diaplikasikan sesuai standar kebun (50 cm), rata–rata jarak aplikasi pupuk dari pokok pada pemupukan HGFB yaitu 54.9 cm dan MOP yaitu 52.9 cm. Kata kunci: efisiensi, keefektifan, kelapa sawit, ketepatan, pemupukan
EARLY GROWTH OF JABON (Anthocephalus cadamba Miq) IN A DRAINED PEATLAND OF PELALAWAN, RIAU Junaedi, Ahmad; Mindawati, Nina; Rochmayanto, Yanto
Indonesian Journal of Forestry Research Vol. 8 No. 1 (2021): Indonesian Journal of Forestry Research
Publisher : Association of Indonesian Forestry and Environment Researchers and Technicians

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59465/ijfr.2021.8.1.59-72

Abstract

The desirability to explore other tree species that can be used to substitute Acacia crassicarpa in forest plantation has increased. One of the early insights that must be known is the growth performances of tree species candidates, especially in planting conditions (site and silviculture) similar to A. crassicarpa plantation. This study evaluated the growth performance of jabon (A. cadamba Miq.) and its relationship with soil properties in a drained peatland. The research was conducted by establishing experimental plots of jabon in a drained peatland (DP) using a randomised complete block design with three spacing (2m x 3m, 2.5m x 3m, 3m x 3m) as treatment and three blocks as replications. The study observed survival, growth and soil chemical properties. At 24 months after planting (MaP), since the toxicity of soil micronutrients was excessive as one of the main factors; the mortality rate of jabon was high (62%), while its growth was poor (height = 259 cm and DBH = 3.74 cm) in drained peatland. However, the study observed that 7% of jabon had good growth, with a range of height growth at 24 MaP of 401–660 cm. These results indicated that though overall jabon did not show good growth in DP, however, it was found that 7% of jabon had promising growth; therefore, it was suggested that through tree improvement program and certain treatments to overcome micronutrient toxicity and weed suppression, the possibility of jabon was able to be developed in a DP for forest plantation is still.
GROWTH PERFORMANCE OF THREE NATIVE TREE SPECIES FOR PULPWOOD PLANTATION IN DRAINED PEATLAND OF PELALAWAN DISTRICT, RIAU Junaedi, Ahmad
Indonesian Journal of Forestry Research Vol. 5 No. 2 (2018): Indonesian Journal of Forestry Research
Publisher : Association of Indonesian Forestry and Environment Researchers and Technicians

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59465/ijfr.2018.5.2.119-132

Abstract

The productivity of exotic species developed in pulpwood plantations in Indonesia (HTI-pulp) has been continuously decreasing. On the other side, there is a possibility to develop several promising native tree species in peatland HTI-pulp plantations. However, less information is available on the performance of those native tree species for planting in peatland pulpwood plantation. This study evaluates the performances (survival rate, growth and yield) of three native trees [mahang (Macaranga pruinosa), skubung (Macaranga gigantea) and geronggang (Cratoxylum arborescens)] in drained peatland, in terms of suitability for pulpwood plantation. An experiment plot was established by planting three native tree species and krasikarpa (Acacia crassicarpa) in drained peatland at Pelalawan District, Riau. Survival, growth and yield variables were monitored frequently until 5.5 years after planting (YAP) and then were analyzed. Geronggang (survival rate = 80.0%) and mahang (survival rate = 65.6%) showed good survival rates at 5.5 YAP which were significantly (p<0.05) higher than that of krassikarpa (22.4%). Geronggang and mahang are relatively promising growth and yield in which height, diameter and yield increment until 5.5 YAP were 1.96 m/year and 2.31 m/year; 2.08 cm/year and 2.59 cm/year; 13.1 m3/ha/year and 21.4 m3/ha/year, respectively. Yet, those growths and yields were still significantly (p<0.05) lower than those of krasikarpa, probably due to unequal seedling quality. These results indicated the potential of mahang and geronggang to be developed in peatland pulpwood plantations. However, tree improvement program is necessarily required for mahang and geronggang to initiate the development.
PENGARUH (INTENSOR) INDUKTOR HEATER MENGGUNAKAN THERMAL SENSOR BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO NANO DALAM MENGOLAH LOGAM Junaedi, Ahmad; Junaedii, Ahmad; Puspitasari, M. Dewi Manikta; Maulidina, Miftakhul
Nusantara of Engineering (NOE) Vol 4 No 2 (2021): Volume 4 No 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1533.077 KB) | DOI: 10.29407/noe.v4i2.16754

Abstract

Induction heater salah satu teknik pemanas logam dengan memanfaatkan induksi elektromagnetik dari gelombang AC frekuensi tinggi, yang lebih efisien. Logam yang dihasilkan dengan proses pemanas logam dengan cara manual ini memiliki beberapa kekurangan, yaitu: (1) proses pengolahan membuang banyak tenaga karena proses pembakaran masih menggunakan arang, (2) waktu pemanasan yang lama, (3) kurang efektif. Maka dalam hal ini untuk mengatasi permasalah tersebut peneliti mengembangkan alat induktor heater menggunakan thermal sensor berbasis Arduino nano untuk mengolah logam (INTENSOR) yang dapat menghasilkan logam dengan kualitas baik dengan sistem pembakaran yang modern, praktis, efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1). Untuk membandingkan antara pemanas logam dengan cara manual dengan alat INTENSOR; (2). Untuk mengetahui sistem kerja alat INTENSOR. Model pengembangan penelitian ini yaitu menggunakan model prosedural. Penelitian menyimpulkan, (1) Pengembangan alat INTENSOR yaitu segi kecepatan dalam pemanasan logam dapat lebih cepat dibanding dengan pemanas logam secara manual; (2) Sistem kerja alat INTENSOR menggunakan sistem pemanasan yang lebih modern, pengontrolan panas menggunakan system otomatis dan tidak menimbulkan polusi udara sisa proses pembakaran.
Pengelolaan Pemeliharaan Tanaman Teh (Camellia sinensis (L.) O. Kuntze) dengan Aspek Khusus Pemangkasan di Unit Produksi Pagilaran Aryaprasetya, Salsabila Putri; Hariyadi; Junaedi, Ahmad
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 3 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.13.3.67099

Abstract

Teh merupakan salah satu tanaman perkebunan bernilai ekonomis dengan umur produktif yang sangat dipengaruhi oleh teknik budidaya. Pengelolaan pemeliharaan berperan penting dalam mempertahankan dan meningkatkan produksi pucuk teh. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan pemangkasan untuk peningkatan produksi teh di kebun Pagilaran. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tanaman teh pada blok yang diamati telah memenuhi beberapa syarat dasar pemangkasan, seperti tinggi tanaman (112.63 cm) dan penurunan produktivitas (persentase pucuk burung 62%-80%). Umur pangkas kedua blok pengamatan belum mencapai standar (48 bulan), tetapi sudah mendekati (44-46 bulan). Tinggi pangkasan tanaman teh belum sesuai dengan standar kebun (40-45 cm). Kerusakan cabang yang terjadi berkisar 10%-14%. Berdasarkan uji t-student, lama kerja dan usia pemangkas berpengaruh nyata terhadap keterampilan tenaga pangkas. Pengawasan lebih lanjut dari pembimbing (mandor) sangat diperlukan untuk menghindari timbulnya kesalahan di lapangan. Luas areal pangkas yang dilakukan pada tahun 2019 melebihi luas areal yang disarankan, yaitu 25%. Tenaga pangkas yang digunakan telah memenuhi jumlah pemangkas standar dan kapasitas pemangkas sudah mencapai target yang ditetapkan. Pertumbuhan tunas sangat penting diperhatikan untuk menghitung gilir petik. Laju pertumbuhan tunas paling cepat terjadi pada cabang kecil dengan jenis bahan tanam KIARA. Tanaman yang berasal dari biji/seedling mengalami laju pertumbuhan paling lambat dibandingkan jenis bahan tanam lainnya. Kata kunci: kerusakan cabang, klon, laju pertumbuhan, pemangkasan, pucuk burung
LINGUISTIC DEVICES OF STANCE AND DISAGREEMENT IN A POLITICAL INTERVIEW Ikhsan, Ikhsan; Junaedi, Ahmad; Ahyadi, Ahyadi; Ridwan, Ridwan
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7810

Abstract

The specific objective of this study was to investigate linguistic device of stance and disalignment markers used by politician in a political interview. This study use a qualitative approach by employing discourse analysis methodology. Data for this study were collected using a transcribed political interview and analysed using the the conventions developed by Du Bois, Schuetze- Coburn, Cumming, and Paolino. The source material for this study consists of a video downloaded from YouTube, which has a total run time of 37 minutes and 54 seconds. The video displayed Jonathan Swan, an Australian political contributor for Axios, conducts interview with President Donald Trump touching various domestic issues in the U.S. The findings show that speakers predominantly express disagreement using negative stance markers ("no," "not," "never"), posing yes/no questions, introducing a third-party to justify a statement, and offering evasive responses. Additional finding is that when they are challenged, the politician tend to change his stance.
Performance of Multi-Canopy Rice Combinations Based on Tillering Capacity and Plant Architecture Across Seasons and Nitrogen Levels Dwi Arizna Arofah; Willy Bayuardi Suwarno; Natasya Nafila; Ahmad Junaedi; Hajrial Aswidinnoor
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 41, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v41i2.108932

Abstract

The growing challenge of ensuring global food security encourages innovative approaches to rice cultivation. One novel innovation is the multi-canopy cropping system, involving planting 2 rice genotypes with different plant heights at close spacing. This study aimed to evaluate the effect of the tillering capacity of tall rice genotypes and the plant architecture of short genotypes on yield and agronomic traits in a multi-canopy system under different environmental conditions. The genetic materials were 24 combinations of multi-canopy rice genotypes belonging to 3 groups, namely T1-S1, T2-S2, and T3-S3, each consisting of 8 combinations. The T1, T2, T3 groups are the tall genotypes with different tillering ability, namely low, medium, and high; whereas the S1, S2, S3 groups are the short genotypes with different plant architecture, namely green revolution type, dwarf type, and stay green. These combinations were evaluated with 4 checks in 4 environments, i.e., 2 planting seasons and 2 nitrogen treatments. The combined analysis involving 3 factors (genotype combination, nitrogen, and season) was performed. The grain yield of all multi-canopy combinations was significantly higher than that of the check varieties in monoculture. Group T3-S3 had a significantly higher average total number of grains than the other groups. Selection based on Multi-trait Genotype-Ideotype Distance Index (MGIDI) at 20% pressure produced the desired selection differential for all selection traits. Four selected lines belonged to the T3-S3 group. The interaction between genotype combination and nitrogen fertilizer was significant for the number of total and productive tillers. This study provides insight for identifying suitable combinations of the tall and short genotypes in breeding multi-canopy rice varieties.
Co-Authors . Fackrurrozi A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdullah, Buang Achirul Rahman Ade Wachjar Ade Wachjar Adi Isma Adrian, Fahrul Agus Astho Pramono Ahmad Ramadhani Ahmad Rifqi Fauzi Ahmad Rojidin, Ahmad Ahyadi, Ahyadi Amrang, Amrang Amrullah Amrullah Andes Prayuda Yunanda Andes Prayuda Yunanda Andi Muhammad Syakir Andryan, Ricky Angelita P. Lestari Angelita Puji Lestari Angelita Puji Lestari Angelita Puji Lestari Antonio C Situmorang Arif K Wijayanto Arif Kurnia Wijayanto Arinal H.I. Nurrahma Arinal Haq Izzawati Nurrahma Aryaprasetya, Salsabila Putri Asdar Asdar Asep Hidayat Atika Puspitarini Atika Romalasari Azizah, Renata Lintang Bambang Sapta Purwoko Baran Wirawan Baskoro Tri Julianto Buang Abdullah Buang Abdullah Buang Abdullah Buang Abdullah Cahyani, Gesa Nur Chiharu Hongo, Chiharu Choirul Huda Choirul Huda Chusnul Arif Danial, Muhammad Danial Danu Dede J. Sudrajat Deden Derajat Matra Desta Wirnas Destika Cahyana Dian Herawati Dida Syamsuwida Didi Darmadi Didi Darmadi, Didi Didy Sopandie DIDY SOPANDIE Dodi Frianto, Dodi Dwi Arizna Arofah Dwi Guntoro Dwi Rachmina Edi Santosa Eka Maulidiya, Sherly Eko Sutrisno, Eko Erwin Hermawan Fadillah, Arvin Muhammad Fahim Muchammad Taqi Faisal Faisal Faqih Udin Fernando Sormin Fitrianingrum Kurniawati, Fitrianingrum Fitriansyah, Muhammad Ramdhani Ghulamhdi, Munif Gusmaini Gusmaini HAJRIAL ASWIDINNOOR Hajrial Aswidinnoor Hajrial Aswidinnoor Harahap, Adiansyah Harahap, Yuanda Pangi Hariyadi Heni Purnamawati Herdhata Agusta Herman Wafom Tubur Heru Setiawan Heru Setiawan Hifzil Kirmi Hiroshi Ehara Hiroshi Ehara Homma, Koki Husna Husnul Khotimah HY, Mclean Ida Widiyawati Idiatsyah, Rully Amelia Ika Ari Safitri Ikhsan Ikhsan Irdika Mansur Irdika Mansur Iskandar Lubis ISKANDAR LUBIS Istiqomah Samal Iswari Saraswati Dewi Izzawati Nurrahma, Arinal Haq Jun-Ichi Sakagami Junaedii, Ahmad Kartika Sari Khairani Khairani Khoirudin Khoirudin, Khoirudin KOKI HOMMA Kurniawan, Dede Yudo Kurniawati Purwaka Putri KWANG HO KIM Lestari, Angelita Puji Lestari, Nur Annisa Indah LILIK BUDIPRASETYO Luh Putu Ratna Sundari M A Chozin M. Dewi Manikta Puspitasari Mahendra Wibawa Maisura Maisura Maman Mulya Karnama Maria Paulina Maya Melati Miftahul B.R. Khamid Miftakhul Bakhrir Rozaq Khamid Miftakhul Maulidina Miska, Moch. Ega Elman Mohamad Rahmad Suhartanto Muh. Taufik Muhamad Ahmad Chozin Muhammad Ahmad Chozin Muhammad Prama Yufdy Muhammad Syukur Muhammad Zanzibar Mulyawan, Zidane Munif Ghulamahdi Naning Yuniarti Natasya Nafila Nina Mindawati Nina Mindawati Nina Mindawati Nufvitarini, Winda Nugroho, Dwi Adi Nurafifah, Aulia Nurhasybi NURIL HIDAYATI Nurjannah Rambe Nurmiati Nurmiati Nurul Khumaida Nurul Khumaida Ospa Pea Yuanita Meishanti Oteng Haridjaja Pratama, Raka Widi Pratidiana, Deni Purwono Purwono Purwono, Purwono Putri, Andi Mega Januarti Putri, Lystiana Dewi Rafiqa RAHAYU WIDYASTUTI Rahman, Mumammad Arif Ratna Uli Damayati Sianturi Renica Nurhermawati Ridwan, Ridwan Rosdianwinata, Eka Sabrina Aulia Zahra Safitri, Ika Ari Sahid Agustian Hudjimartsu Sarah Najma Salimah Saraswati Saraswati Satyanto Krido Saptomo Shaleha Istiqamah Samal Shandra Amarillis Sherly Eka Maulidiya Situmorang, Antonio C Slamet Susanto Sofyan Zaman Sopandie, Didie Sormin, Fernando Sudradjat Sudradjat Sugianta Sugianta Sugianta, Sugianta Sugiyanta , Sugiyanta . Sukarman Sukarman Sukmawati, Riska Supijatno SUPIJATNO Suroso Suroso Suryo Wiyono Suswanta Suwarno, Punjung Medaraji Tambunan, Elsass Riela Thiyana, Thyana Titi Candra Sunarti Titin Budi Wahyuti Tjahja Muhandri Trikoesoemaningtyas Umi Kulsum Ummu Kalsum Ummu Kalsum Wibowo, Wisnu Hari Willy Bayuardi Suwarno Winda Nufvitarini Wisnu Hari Wibowo Y. M.M. Anita Nugraheni Yamamoto, dan Yoshinori Yanto Rochmayanto Yanto Rochmayanto Yati Astuti Yuanda Pangi Harahap Yudi Setiawan Yulianti Yuti Giamerti, Yuti Zulnely Zulnely