p-Index From 2021 - 2026
7.888
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences JURNAL ILMIAH PLATAX ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Jurnal Natur Indonesia Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir Tengkawang : Jurnal Ilmu Kehutanan Aquacoastmarine Jurnal Harpodon Borneo Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Sumatra Journal of Disaster, Geography and Geography Education Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan International Journal of Agricultural Sciences JOURNAL OF INDONESIAN TROPICAL FISHERIES (JOINT-FISH) : Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu Kelautan PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Science and Environmental Journals for Postgraduate Zona Laut : Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi Kelautan Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan (Biotik) Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Journal of Climate Change Society AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic & Fisheries Sciences Journal of Innovative and Creativity Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Depik Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir, dan Perikanan Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Jurnal Perikanan
Claim Missing Document
Check
Articles

Kelimpahan Mikroplastik pada Perairan Sumatera Barat: Literature Review Harmedi Yulian Saputra; Eni Kamal; Abdul Razak
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v3i6.4517

Abstract

The environment is a unity of space that includes all natural elements, including living things and the interactions between these elements. In recent decades, waste pollution, especially microplastics, has become a major threat to aquatic ecosystems and human health. Microplastics are small plastic particles that are dispersed in various aquatic ecosystems and can accumulate in the food chain. This study aims to assess the abundance of microplastics in West Sumatra waters, especially in coastal areas, rivers and lakes. The method used in this research is literature review. Based on the literature review, microplastics were found in sediments and marine organisms, such as fish contaminated by microplastics, with the dominant type being fibers. Some areas, such as Carocok Beach, Bungus Bay and Purus Beach, show high abundance of microplastics, which is associated with human activities and poor waste management. These findings emphasize the importance of better waste management to reduce microplastic pollution. This study also provides a clearer picture of the distribution of microplastics, their impacts on aquatic ecosystems and human health, and suggests more effective plastic waste management policies in West Sumatra to maintain the sustainability of aquatic ecosystems and public health.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Beban Pencemaran Sungai Di Indonesia Dilihat Dari Sumber Pencemarannya Kurniawan, Jefri; Kamal, Eni; Razak, Abdul; Prarikeslan, Widya
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1113

Abstract

Artikel ini membahas faktor-faktor yang memengaruhi beban pencemaran sungai di Indonesia dengan fokus pada sumber pencemarnya. Dengan menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini menganalisis data dari berbagai sungai selama periode 2020-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas antropogenik seperti limbah domestik, limbah industri, dan limbah dari aktivitas pertanian serta limbah rumah sakit merupakan penyebab utama pencemaran sungai. Sebaliknya, faktor alami seperti debit sungai dan proses hidrologi juga berkontribusi. Artikel ini menyoroti dampak pencemaran terhadap ekosistem sungai, risiko kesehatan manusia, dan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang terintegrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan situasi kualitas air sungai di Indonesia serta merekomendasikan langkah-langkah strategis untuk pengendalian dan peningkatan kualitas air sungai. Kata Kunci: Beban Pencemaran, Sungai, Sumber Pencemaran, Kajian Literatur
Kemiskinan Di Wilayah Pesisir : Penyebab Dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Lokal (Literature Review) David Ramadi; Eni Kamal; Abdul Razak; Widya Prarikeslan
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1127

Abstract

Kawasan pesisir dan kelautan memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, tetapi sering kali masyarakat yang tinggal di daerah ini menghadapi kemiskinan yang kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kemiskinan di wilayah pesisir serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mencakup berbagai sumber akademik dan laporan terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemiskinan di kawasan pesisir disebabkan oleh kombinasi faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan, termasuk degradasi ekosistem, akses terbatas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, serta dampak perubahan iklim. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan yang inklusif dan partisipatif untuk mengatasi masalah kemiskinan di kawasan pesisir, dengan fokus pada penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan
Analisis Potensi Dan Strategi Pengelolaan Ekowisata Mangrove Di Pantai Pariaman Syafarman; Eni Kamal; Abdul Razak; Widya Prarikeslan
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1129

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem penyusun wilayah pesisir dan memiliki peranan penting di wilayah tersebut dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan diwiyah pesisir dapat berjalan dengan baik. Kawasan wisata hutan mangrove Apar Pariaman memiliki ekosistem mangrove yang di manfaatkan sebagai kawasan wisata dan dikelola oleh masyarakat sekitar.Tujuan penelitian ini adalah menentukan potensi ekosistem mangrove sebagai kawasan ekowisata dan merumuskan strategi pengelolaan ekowisata mangrove Apar di Kota Pariaman. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman dilaksanakan dua tahap, yaitu bulan Oktober 2020 dan periode bulan febuari-Maret untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisa kualitatif yakni dengan melakukan pengamatan, dan wawancara secarala langsung. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman Waktu penelitian direncanakan dua tahap yakni bulan Desember 2024 dan bulan februari 2025. Mangrove di Kota Pariaman yang semula dicetus oleh kaum melinial maka perlu dilakakukan manajemen yang terstruktur dengan melibatkan masyarakat sekitar dan tujuan wisata bukan hanya sebagai tempat kunjungan untuk wisata keluarga namun harus dirancang sebagai pusat pembelajaran baik bagi sekolah maupun perguruan tinggi, mulai dari pengenalan lingkungan tapak, pengembangan bibit sampai ke teknik penanaman dan bahkan pengolahan panen dan pasca panen sehingga tujuan wisata dari aspek wisata keluarga, edukasi dan sumber ilmu bagi pelajar dan mahasiswa serta akademisi oleh perguruan tinggi dapat tercapai. Jika hal ini tercapai maka pengembangan potensi akan sangat mudah dilakukan baik secara pendanaan maupun secara perencanaan dan pengelolaan dapat dilakukan dengan baik dengan adanya kolaborasi dan para pakar dan ahli yang terlibat. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka analisis potensi harus dilakukan terlebih dahulu agar perencanaan dan strategi pengelolaan dapat dilakukan, tanpa analisis potensi maka pengelolaan tidak dapat dilakukan dengan baik, karena belum didapatkan pemetaan potensi secara menyeluruh sehingga pengelolaan yang dibuat tidak mendapatkan hasil yang baik dan bahkan bisa menjadikan suatu kasalahan yang berakibat menghambat kemajuan dalam pengembangan ekowisata.
Pengaruh Kerusakan Ekosistem Terhadap Sumber Pendapatan Nelayan: Literature Review Sy, Asmalinda; Kamal, Eni; Razak, Abdul; Prarikeslan, Widya
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1132

Abstract

Kerusakan ekosistem pesisir, terutama terumbu karang dan mangrove, memiliki dampak signifikan terhadap pendapatan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara degradasi ekosistem pesisir dan keberlanjutan ekonomi nelayan melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penurunan kualitas terumbu karang dan mangrove mengurangi hasil tangkapan ikan hingga 40% dalam satu dekade, serta mengancam stabilitas ekonomi masyarakat pesisir. Faktor utama penyebab kerusakan ini meliputi perubahan iklim, polusi, dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. Beberapa program restorasi ekosistem, seperti di Bali dan Filipina, berhasil meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan nelayan melalui pendekatan berbasis masyarakat. Studi ini menekankan pentingnya konservasi dan pengelolaan berkelanjutan untuk memitigasi dampak kerusakan ekosistem terhadap sektor perikanan. Diperlukan kolaborasi lintas sektoral dalam mengimplementasikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam untuk mendukung keberlanjutan ekonomi nelayan.
Strategi Adaptasi Lingkungan Dan Pengelolaan Terpadu Di Pesisir Penjaringan Jakarta Utara Haryeni; Eni Kamal; Abdul Razak; Widya Prarikeslan
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1139

Abstract

Wilayah pesisir Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sedang dihadapkan pada masalah lingkungan yang besarkarena dampak perubahan iklim dan urbanisasi. Masalah utama di daerah ini meliputi turunnya permukaan tanah,banjir rob, rusaknya ekosistem mangrove, dan sanitasi yang buruk di permukiman kumuh. Penelitian ini bermaksudmenganalisis kelemahan lingkungan di daerah pesisir Penjaringan, menilai strategi adaptasi yang sudah digunakan,dan menetapkan rencana manajemen adaptif untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Ini melibatkan analisis dokumen kebijakan, jurnalilmiah, dan laporan teknis yang relevan. Analisis dilakukan dengan membandingkan untuk menemukan faktor-faktorrentan dan tekanan dari aktivitas manusia di daerah pantai. Penelitian menemukan bahwa usaha adaptasi saat ini masihmengalami hambatan dalam hal keterlibatan masyarakat dan dukungan kebijakan, seperti pembangunan tanggul,rehabilitasi mangrove, dan program perbaikan permukiman kumuh. Model manajemen adaptif yang direkomendasikanmencakup pembangunan infrastruktur adaptif, pelestarian hutan mangrove oleh masyarakat, pemberdayaan ekonomilokal, dan sistem pemantauan serta evaluasi yang melibatkan partisipasi semua pihak.
The Function Of Spatial Planning In Maintaining The Environmental Preservation Of West Pasaman District Rahmadani Siregar, Dewi; Azzahra, Nabila; Fajri, Muhammad; Amini, Aisyah; Hari Asri, Hazqan; Setiawan, Arif; Oktavia, Elfitri; Suhendrinal; Haryeni; Jelibseda; Nurhasan Syah; Heldi; Catri, Indra; Dewata, Indang; Barlian, Eri; Umar, Iswandi; Kamal, Eni
Jurnal Ilmiah Platax Vol. 13 No. 1 (2025): ISSUE JANUARY-JUNE 2025
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.v13i1.56208

Abstract

Abstract: This research examines the role of spatial planning in preserving the environment in West Pasaman Regency. The main aim of this research is to evaluate how the implementation of spatial planning can support environmental conservation efforts. The method used is qualitative descriptive analysis with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews, field observations, and analysis of spatial planning documents. The research results show that good and well-planned spatial planning can reduce pressure on natural resources and improve the quality of the living environment. However, challenges such as weak law enforcement and low public awareness are still the main obstacles. In conclusion, the integration of spatial planning policies that pay attention to environmental aspects is very crucial to achieving sustainable development in West Pasaman Regency. Keywords: Environment; Spatial; Continuity;   Abstrak Penelitian ini menelaah peran tata ruang dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Pasaman Barat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana implementasi tata ruang dapat mendukung upaya pelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen perencanaan tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata ruang yang baik dan terencana dapat mengurangi tekanan terhadap sumber daya alam dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Namun, tantangan seperti lemahnya penegakan hukum dan rendahnya kesadaran masyarakat masih menjadi hambatan utama. Kesimpulannya, integrasi kebijakan tata ruang yang memperhatikan aspek lingkungan sangat krusial untuk mencapai pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pasaman Barat. Kata Kunci : Lingkungan; Tata Ruang; Keberlanjutan;
Analysis of water quality in mangrove areas around vanname shrimp ponds in Pesisir Selatan Regency, West Sumatra Kamal, Eni; Lubis, Amelia Sriwahyuni; Yuspardianto, Yuspardianto; Bukhari, Bukhari; Desmiati, Ira
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 12: No. 1 (April, 2025)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v1i1.18468

Abstract

This research aims to analyze the condition of the mangrove ecosystem due to the activities of Vaname shrimp ponds in the Tarusan area, Pesisir Selatan, West Sumatra. This research was conducted in Tarusan, Pesisir Selatan Regency, West Sumatra. The sampling location points are three stations. The method used is survey and field observation. Physical sampling procedures using water quality tools. Chemical sampling is carried out using a sterile sample bottle and then filled completely with water. The data analysis used in this research is descriptive data analysis, which is a data analysis technique for analyzing data by creating pictures or tables from the results of the data that has been collected. Based on this data, there are indications of significant water pollution in the mangrove areas adjacent to vaname shrimp ponds, mainly caused by high concentrations of organic matter, copper, lead and zinc.Keywords: Mangroves; Shrimp; Vanname; Water Quality
STRATEGI PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT TERHADAP REHABILITASI KAWASAN HUTAN MANGROVE DI TIRAM TAPAKIH, KABUPATEN PADANG PARIAMAN Kamal, Eni; Fitri, Yulia; Yuspardianto, Yuspardianto; Lubis, Amelia Sriwahyuni
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 18, No 4 (2022): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijfst.18.4.212-217

Abstract

Berkembangnya kawasan hutan mangrove menjadi tempat wisata akan berpengaruh terhadap kerusakan ekosistem mangrove. Kerusakan tersebut disebabkan oleh aktivitas manusia dan faktor alam. Pengelolaan ekosistem mangrove masih belum selesai, akan tetapi aktivitas manusia terus dilaksanakan di kawasan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis strategi kebijakan guna meningkatkan partisipasi masyarakat di Tiram Tapakih terhadap rehabilitasi hutan mangrove. Penelitian ini  dilaksanakan di daerah pariwisata Tiram Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman pada bulan November 2019– Januari 2020. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data Sekunder yang digunakan berupa peta desa, profil desa, monografi desa, kondisi geografis, peraturan-peraturan daerah, artikel, jurnal literatur, laporan dan publikasi. Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung berdasarkan data yang diinginkan melalui metode survey, wawancara dan observasi. Penentuan responden dilakukan secara purposive sampling yang terdiri dari pengelola kawasan wisata dan penduduk sebanyak 92 responden. Analisis data menggunakan analisis SWOT untuk strategi dalam menentukan arah pengelolaan, mengetahui implikasi kebijakan yang tepat dan meningkatkan paertisipasi masyarakat pada kegiatan rehabilitasi hutan mangrove.  .  Kawasan hutan mangrove di Tiram Tapakih merupakan salah satu objek wisata alam dan rehabilitasi ekosistem pesisir. Kawasan ini juga berfungsi sebagai kawasan edukasi dan kegiatan sosial.. Strategi yang yang dihasilkan dari penelitian ini adalah dengan meminimalkan kelemahan pada faktor internal untuk menghadapi ancaman pada faktor eksternal (Strategi WT). strategi tersebut meliputi (1) Pelarangan alih fungsi lahan menjadi kegiatan ekonomi yang menganggu terdampaknya kawasan pesisir seperti pembangunan tambak udang. (2) Adanya koordinasi antara dinas perikanan dan dinas pariwisata dalam penetapan kawasan terutama kawasan konservasi. (3) Perlu adanya peraturan nagari tentang kawasan yang dijadikan pemeliharaan ternak liar seperti sapi dan kerbau.The development of mangrove forest areas into tourist attractions will affect the damage to the mangrove ecosystem. The damage is caused by human activities and natural factors. Mangrove ecosystem management is still not finished, but human activities continue to be carried out in the area. The purpose of this study was to analyze policy strategies to increase community participation in Tiram Tapakih in the rehabilitation of mangrove forests. This research was conducted in the Tiram Tapakih tourism area, Padang Pariaman Regency in November 2019–January 2020. The data collected in this study were primary and secondary data. Secondary data used in the form of village maps, village profiles, village monographs, geographical conditions, regional regulations, articles, literature journals, reports and publications. Primary data is data obtained directly based on the desired data through survey methods, interviews and observations. Determination of respondents was done by purposive sampling consisting of managers of tourist areas and residents as many as 92 respondents. Data analysis used SWOT analysis for strategies in determining the direction of management, knowing the implications of appropriate policies and increasing community participation in mangrove forest rehabilitation activities. . The mangrove forest area in Tiram Tapakih is one of the natural attractions and rehabilitation of coastal ecosystems. This area also functions as an area for education and social activities. The strategy resulting from this research is to minimize weaknesses in internal factors to deal with threats from external factors (WT Strategy). The strategy includes (1) Prohibition of land conversion into economic activities that disrupt the impact of coastal areas such as the development of shrimp ponds. (2) There is coordination between the fisheries service and the tourism office in determining the area, especially conservation areas. (3) It is necessary to have a nagari regulation regarding areas that are used as the maintenance of wild livestock such as cows and buffalo.
PENGELOLAAN PESISIR DAN KELAUTAN DALAM STUDI KASUS DAMPAK REKLAMASI PANTAI DAN TAMBANG PASIR TERHADAP EKOSISTEM LAUT DAN MASYARAKAT PESISIR Fadel Ikrar Jamika; Fitrya Monica; Abdul Razak; Eni Kamal
JURNAL AKUAKULTUR, TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN PERIKANAN TANGKAP, ILMU KELAUTAN Vol 6 No 1 (2023): JOINT-FISH - Jurnal Akuakultur, Teknologi Dan Manajemen Perikanan Tangkap, Ilmu K
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia Makassar, Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/joint-fish.v6i1.162

Abstract

Environmental problems in Indonesia are very diverse, including those related to coastal and marine management. The main problem in coastal and marine management is that beach reclamation and sand mining activities are likely to have an impact on the environment, especially marine ecosystems and coastal communities. The existing problem of sand mining and beach reclamation has had a negative impact on coastal ecosystems and communities around the coast. The purpose of this study is to describe (1) Coastal and Marine Management in a Case Study of the Impact of Beach Reclamation and Sand Mining on Marine Ecosystems and Coastal Communities. (2) Knowing the management efforts that can be carried out in minimizing the negative impacts of sand mining and beach reclamation activities. The research location was carried out in coastal areas in Indonesia through observations from case studies of previous journals. This observation was carried out from September 2021 to December 2021. The research methodology is based on previous literature studies. The type of research used in this research is Literary Study or Library Research. The data source comes from Google Scholar and the data collection method is a qualitative method in the form of literature review (document analysis). The results of this study indicate that the existence of an overview of environmental management in the presence of mine reclamation activities has an impact on the damage caused by reclamation. The problems of sand mining and beach reclamation have had a negative impact on coastal ecosystems and communities around the coast. It also contains efforts that can be made in overcoming and minimizing environmental problems.
Co-Authors ., Harminto ., Tashwir Abdul Razak Abdul Razak Abdul Razak Abdullah Munzir Adnal Yeka Adnan Yelka Agustian, CH. Akbarullah, Akbarullah Aldri Frinaldi Alya, Alya Fariani Amini, Aisyah Ananda Pratama andi, febriandi Angreini Oktarina, Angreini Aprizon Putra Arif Rahman Hakim Arif Setiawan Arungla’bi, Yora Aswin, Zeus Marullah Athosra Athosra Atika Zaryaningsih Azwar Rasyidin Azzahra, Nabila Bismihayati Bismihayati boby rahman, boby Bukhari Bukhari Bukhari Bukhari Catri, Indra Dafikri, Muhammad Damanhuri, Harfiandri David Ramadi Dedi Agustanto Deni Sarianto Dharma, Selvi Setia Dinda Tri Pangesti Edwin Edwin Elsa Yuniarti Eri Barlian Fadel Ikrar Jamika Fadhilah, Lamis Tharra Fadila Fadila, Fadila Fardilla, Midratul Fatmawati Fatmawati Fevria, Resti Firmansyah, Raja Muhammad Fitriyani Fitrya Monica Gunansyah Gunansyah Gunansyah, Gunansyah Handayuni, Linda Harfiandri Damanhuri Hari Asri, Hazqan Harmedi Yulian Saputra Haryeni Hasibuan, Juni Rahmad Hasmi Raharini Hasnil Haris Heldi Heldi Heldi, Heldi Hidayat S, Syaiful Indang Dewata Indira Karina Ira Desmiati Irda Irda Irvanda, Rico Isril Berd Japar Sidik Bujang Jefri Kurniawan, Jefri Jelibseda Jelibseda, Jelibseda Junaidi Junaidi Lisa Anisa Lismomon Nata Lubis, Amelia Sriwahyuni Marten, Threo Wanda Mayzuri, Zavira Mery Delvina Meuraksa, Irawati Mhd Ridha Mona Gusfira Muhammad Fajri Muhayatul, Muhayatul Mustapha, Muzzneena Ahmad Muta Hara Zakaria nanda putra, Heria Novitri, Awinda Nurlaeli Rachmawati Koerniawan, Rina Oktavia, Elfitri Petrizal Petrizal Prarikelan, Widya Pratama, Ananda Putra, Cenigo Putra, Rahmat Wahyudi Rahayu, Lisa Rahayu, Youngky Gerre Rahmadani Siregar, Dewi Rahmat Wahyudi Putra Rahmi Putri Wirman Raja Muhammad Firmansyah Rembrandt Rusdi Dasril Salsabila, Ilham Sandi Perdani, Agung Sari, Indri Gus Permata Sarianto, Deni Siti Aisyah Skunda Diliarosta Suhendrinal Suparno . Suparno Suparno Sy, Asmalinda Syafarman Syamsuardi Syamsuardi Tebay, Selvi Triyatno, . Ujang Sudiartono Umar, Iswandi Vadila, Adisti Wagianto Wagianto Wagianto Wagianto Widya Prarikeslan Wulandari, Dwieke Putri Yeka, Adnal Yuli Susanti Yulia Fitri Yuliarti Yuliarti Yulkar Pramilus Yuspardianto, Yuspardianto Zalni, Artika Zaryaningsih, Atika Zuldani, Irwan ZURIANA SIREGAR Zuriana Siregar