Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Santri TPQ Darussalam dalam Upaya Peningkatan Ketrampilan Menghafal Asmaul Husna menggunakan Metode Brain Based Learning Suci Prihatiningtyas; Dian Kusuma Wardani; Anggun Wulandari; Siti Lailatul Mahfudhoh; Ainul Yaqin
Jumat Keagamaan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Desember
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini dilakukan di TPQ Darussalam desa Mojokambang Jombang. Santri di TPQ Darussalam masih mengalami kekurangan pengetahuan di bidang agama dalam penerapan dikehidupan sehari hari. Karena banyaknya santri dan kurangnya tenaga pengajar, membuat santri menjadi tidak fokus dalam belajar. Masih banyak kekurangan dalam membaca al qur’an dengan baik dan benar. Yang pada akhirnya, kesalahan pelafalan huruf dan tajwidnya menjadi sama dan tidak ada perubahannya, selain itu juga banyak dari santri yang masih belum mengerti do’a-do’a dalam kehidupan sehari hari dan juga bacaan sholat lima waktu. Metode pendekatan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah metode brain based learning. Metode brain based leraning dilaksanakan pada kegiatan pembelajaran setelah membaca al qur’an. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu observasi, sosialisasi, bimbingan dan evaluasi. Adapun respon Peserta terhadap kegiatan sosialisasi yaitu dalam aspek pemahaman, sebanyak 87,4% santri sudah lebih paham tentang asmaul husna, doa sehari-hari dan surat-surat pendek. Aspek pengetahuan, sebanyak 83,7% santri sudah mengetahui dan mempraktikkan asmaul husna, doa sehari-hari dan surat-surat pendek sesuai apa yang sudah disosialiasikan. Secara keseluruhan sebanyak 82,6% santri merasa sangat senang dengan adanya pembelajaran dengan menggunakan metode brain based learning. Kegiatan ini dapat memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan tentang asmaul husna serta memberikan inovasi baru kepada pengajar dan santri dengan pendekatan brain based learning.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PEMBUATAN TEH CELUP KULIT JERUK SEBAGAI DIVERSIVIKASI PRODUK PERTANIAN Umi Kulsum Nur Qomariah; Anggun Wulandari
Jurnal Agriovet Vol. 2 No. 2 (2020): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pasca panen komoditas jeruk selama ini hanya berfokus pada buah jeruk, sementara kulit buah jeruk dibuang dan belum dimanfaatkan dengan baik oleh para petani jeruk. Kulit jeruk sesungguhnya memiliki kandungan yang bermanfaat sebagai obat dan ini dapat menjadi hasil samping bagi petani serta meningkatkan nilai ekonomi jeruk. Perlu dilakukan penerapan teknologi tepat guna terhadap kulit jeruk. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan obat herbal instan dalam bentuk teh celup sebagai satu bentuk diversivikasi produk pertanian jeruk. Metode penelitian yaitu deskriptif eksperimental. Sampel bahan tumbuhan berkhasiat obat ada dua jenis yaitu cortice citrus dan folium camelia sinensis kemudian dibuat menjadi simplisia melalui proses pengeringan, selanjutnya dijadikan serbuk dan dikemas dalam tea bag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi 50:50 cortice citrus : Camellia sinensis menghasilkan kualitas teh celup terbaik, dan penerapan teknologi tepat guna pembuatan sediaan obat herbal instan sebagai teh celup dapat diterima dan diterapkan oleh masyarakat sasaran. Kata Kunci : Teknologi tepat guna, pasca panen, teh celup, cortice citrus, produk pertanian
Invertebrate Diversity at Gunung Kidul Beach Yogyakarta as an Effort to Conserve Aquatic Ecosystems Angela Mara Mardiana; Anggun Wulandari
AGARICUS: Advances Agriculture Science & Farming Vol. 2 No. 2 (2022): October
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marine invertebrates are animals that do not have a spine, which live almost throughout the marine water area, but most species of marine invertebrates are numerous in coastal areas such as coral reef areas, This study aims to determine the type of invertebrates, diversity index, aquatic ecosystem conservation efforts. This research was conducted at Krakal Beach and Kukup Beach Gunung Kidul Yogyakarta. Data retrieval is carried out 2 times with a time differentiating system. The method used is a survey method with 3 stations on each beach, the total number of the two beaches is 6 stations. The results of the data collection of invertebrate types found were from the phylum Coelenterata, Arthropods, Mollusca, and Echinodermata. The diversity index on Krakal Beach in the morning is around 1.82 and at noon it is around 1.9 while at Kukup Beach in the morning it is around 1.72 and at noon it is around 1.71 so on both beaches it is still classified as a moderate diversity index, for ecosystem conservation efforts on both beaches are almost the same, namely by cleaning the beach, planting sea pandanus trees and sea cypress trees and establishing POKDARWIS security for the care of animals classified as almost extinct. Keywords: Aquatics, Ecosystems, Invertebrates, Conservation, Krakal and Kukup Beaches
Inovasi Masyarakat Desa Kalikejambon dalam Pembuatan Hand Sinitizer dengan Menerapkan Teknologi Tepat Guna Fatikhatun Nikmatus Sholihah; Ospa Pea Yuanita Meishanti; Mucharommah Sartika Ami; Anggun Wulandari
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Agustus
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimas_ekon.v3i2.2616

Abstract

The people of Kalikejambon Village, Tembelang District, Jombang have several kinds of potential in the fields of agriculture, animal husbandry and natural resources. Therefore, during the Covid-19 pandemic, people must always maintain their health and hand hygiene. One of the things to maintain cleanliness is by using hand sanitizer. During the pandemic, the need for hand sanitizers continues to increase so that solutions are needed, one of which is by making hand sanistizers using natural ingredients. The ingredients used are betel leaves and lime. One of the uses of these materials is a bacterial killer substance. Both ingredients contain essential oils and anti-bacterial substances. The purpose of this service is to invite the community to innovate in using appropriate technology (TTG). The discussion and lecture method is carried out in this activity with intensive assistance. The results of the questionnaire for making hand sanistizers are that 70% of this activity can improve the community's economy, 10% of residents consider hand sanitizers as natural disinfectants and as community innovations, 8% practice skills, and 2% as experiences. However, in reality on the ground, it turns out that residents still need to learn and continue to practice their skills in making betel leaf extract and lime hand sinitizers. After this service activity, it is hoped that the community can practice skills in making the hand sinitizer. The public knows the importance of making hand sinitizer and can be made using natural materials so that people do not need expensive costs in using hand sinitizers.
Intensifikasi Botanipreneur sebagai Upaya Konservasi Lingkungan pada Siswa Da'watul Khoir Nganjuk Moch. Faizul Huda; Rossanita Truelovin Hadi Putri; Ospa Pea Yuanita Meishanti; Fatikhatun Nikmatus Sholihah; Anggun Wulandari; Rasyadan Taufiq Probojati
JATIMAS : Jurnal Pertanian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): MEI
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jatimas.v3i1.4562

Abstract

Preserving the environment is a form of love for the environment. Environmental conservation efforts can be carried out through various activities such as botanical exploration and the creation of botanical collections with economic value and their use for economic improvement. The community service activity program is expected to provide knowledge and skills to partners, namely MA Da'watul Khoir, in carrying out botanical exploration techniques and making botanical collections and can increase partner awareness in efforts to preserve the surrounding environment. This service activity also supports conservation measures and efforts to accommodate community needs regarding botanical collections that have economic value. In addition, this service activity also provides knowledge to partners about the introduction of types of trees in the partner school environment that can be used for making botanical collections. This counseling activity contains material on the importance of making botanical collections that have economic value using interactive two-way lecture, discussion and question-and-answer methods. This form of knowledge transfer is not only socialization but also practice. The results obtained from this activity are in the form of an understanding of partners in efforts to explore and conserve botany through the introduction of botanical collections that have economic value.   Menjaga kelestarian lingkungan merupakan salah satu bentuk cinta terhadap lingkungan. Upaya konservasi lingkungan dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti eksplorasi botani dan pembuatan koleksi botani yang bernilai ekonomi serta pemanfaatannya dapat meningkatkan perekonomian. Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra. Mitra yang dituju ialah MA Da’watul Khoir, mitra tersebut diajarkan dalam melakukan teknik eksplorasi botani dan pembuatan koleksi botani agar dapat meningkatkan kesadaran mitra dalam upaya pelestarian lingkungan di sekitar. Kegiatan pengabdian ini memiliki tujuan dalam menunjang langkah pelestarian dan upaya mengakomodir kebutuhan masyarakat tentang koleksi botani yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian ini juga memberikan pengetahuan kepada mitra tentang pengenalan jenis-jenis pohon yang ada di lingkungan sekolah mitra yang dapat digunakan untuk pembuatan koleksi botani. Kegiatan penyuluhan berisi materi tentang pentingnya pembuatan koleksi botani yang bernilai ekonomi menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab yang bersifat interaktif dari dua arah. Bentuk transfer ilmu ini tidak hanya sosialisasi namun juga praktik. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah berupa pemahaman mitra dalam upaya eksplorasi dan konservasi botani melalui pengenalan koleksi botani yang bernilai ekonomi.  
Pembuatan Boneka Horti untuk Mendukung Pembelajaran Sains Berbasis Eksperimen Dian Kusuma Wardani; Anggun Wulandari; Fitri Umardiyah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i3.1583

Abstract

Media pembelajaran sains eksperimen merupakan salah satu media pembelajaran yang membutuhkan alat dan bahan yang sedikit lebih sulit didapatkan. Akan tetapi ternyata hal ini dapat disiasati dengan memanfaatkan limbah yang berada di lingkungan sekitar contoh limbah kaos kaki bekas yang dapat digunakan menjadi media pembelajaran sains eksperimen. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi guru MI Madinatul Ulum untuk bisa memanfaatkan limbah sekitar yaitu kaos kaki bekas untuk dijadikan media pembelajaran berbasis eksperimen. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berlangsung selama 2 hari mulai 15 Agustus 2023 sampai 16 Agustus 2023 bertempat di MI Madinatul Ulum Mojokrapak Tembelang Jombang. Metode pelaksanaan dengan cara ceramah dan disertai praktek pembuatan boneka horti. Berdasarkan hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah boneka horti sebagai media pembelajaran berbasis eksperimen dengan memanfaatkan kaos kaki bekas ynag dapat meningkatkan keterampilan guru.Hasil jawaban 33 peserta dari 12 soal kuisioner bahwa rata-rata 1,515% memilih jawaban netral, 42,42% memilih jawaban setuju dan 56,06% memilih jawaban sangat setuju. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh mitra dalam mengembangkan media pembelajaran yang memanfaatkan limbah sekitar dan  memberikan alternatif pembelajaran sains eksperimen yang mudah, murah dan ramah lingkungan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digital Marketing Dalam Meningkatkan Penjualan Produk UMKM Di Desa Pesantren Suci Prihatiningtyas; Fitri Umardiyah; Anggun Wulandari; Aisyah Lu'lu'ul Husna; Dian Kusuma Wardani; Wahyu Setyo Ningsih; Ilham Agus Mufajar; Muhammad Abu Wildan
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v5i1.4495

Abstract

Pemasaran digital adalah proses pemasaran produk dan layanan menggunakan media digital secara online atau internet, baik menggunakan e-commerce, atau media sosial yang bertujuan untuk mempromosikan produk. Pemasaran digital yang digunakan termasuk e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia, sedangkan media sosial yang digunakan adalah Instagram. Pemasaran digital diperlukan untuk memperluas promosi produk yang dijual oleh pelaku UMKM, sehingga mereka dapat meningkatkan pendapatan dan mengundang lebih banyak konsumen potensial untuk memesan produk yang mereka produksi. Metode yang akan digunakan dalam layanan ini dibagi menjadi beberapa tahap, termasuk: observasi, sosialisasi, implementasi, evaluasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner respons sosialisasi. Pelatihan dan sosialisasi tentang pemasaran digital, khususnya yang terkait dengan pemasaran digital untuk UMKM A-AZ makanan ringan di dusun Kedung Lempuk Pesantren Tembelang Jombang memiliki dampak positif bagi pelaku UMKM sehingga mereka dapat mengelola bisnis mereka dengan lebih baik dan memperluas pasar sehingga dapat mendukung perkembangan dan kemajuan bisnis yang pada gilirannya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Discovery Learning to Improve Student Learning Outcomes for Class X Waste Material at SMK Negeri 1 Jombang Wulandari, Anggun; Firdaus, Alfina Ni’matul; Santoso, Santoso
APPLICATION: Applied science in Learning Research Vol. 3 No. 3 (2024): February
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/application.v3i3.4844

Abstract

Education is very important for developing the potential of human resources (HR) through high-quality teaching activities by maximizing discovery learning models that can be used as a bridge to encourage changes in teaching and learning activities more effectively because this learning requires students to be able to construct their knowledge with their experiences so that students can build their knowledge through discovery in learning experiences by interacting directly with objects and phenomena that exist around their environment. This study aims to determine the increase in student learning outcomes on waste material by applying the discovery learning model for class X SMKN 1 Jombang. The research method used was quasi-experimental research or quasi-experimental research with data collection techniques in the form of test instruments (pretest and posttest) which were tested using a paired sample t-test (t-test) using SPSS. The results showed that the paired sample t-test statistical test (t-test) showed that the sig (2-tailed) value was 0.005, so it could be concluded that there was a significant difference between learning outcomes in the pretest and post-test data in class X students of SMKN 1 Jombang. In general, the average pretest score for class X students was 82.193 and the score increased by 14.167 with a posttest score of 96.36. A high post-test score for students could indicate that the learning process was going well.
Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Proses Berbasis Sains Pada Materi Sistem Indra Sholihah, Fatikhatun Nikmatus; Wulandari, Anggun; Hidayah, Wahyu Nurul
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 4 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v4i1.684

Abstract

Science based process skills are those that involve the use of tools and materials and interact in learning activities. The research was back to back by needs analysis questionnaire that science teacher and biology teacher never did a skill assessment but not yet applied a science based process skill assessment and the science teacher has applied science but hasn’t practice. The research aims to describe the feasibility of a science based process assessment instrument on the material of the sensory system developed. This development has been using the 4D model namely Define, Design, Develop, Disseminate. but at this stage of disseminate of cost limitations and time. The data collection instruments used included a questionnaire on the needs of educators, an expert validation questionnaire and an expert validation questionnaire. The results of the expert validation of the assessment instrument obtained a percentage of the feasibility of the science based process skills assessment instrument is 72.72% with feasible criteria, and the results of the material expert’s validation percentage of eligibility is 93.75% with worth it criteria. The research conclusion describes the feasibility of a science based process assessment instrument on the developed sensory system material that is worthy of use.
Inventarisasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Sebagai Kandidat Elemen lansekap di Area Terdampak Inisiasi Bandara Kediri di Desa Bulusari Qomariah, Umi Kulsum Nur; Wulandari, Anggun
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 4 No. 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v4i3.781

Abstract

The initiation of the Kediri airport has had a direct impact on the availability of space in Bulusari village. Bulusari Village has a variety of medicinal plants which are still widely used by the community in their daily lives. However, the initiation of Kediri Airport has reduced the ecosystem space for medicinal plants. Conservation efforts need to be made to protect endemic species that can be synergized with the existence of Kediri Airport through the cultivation of medicinal plants as landscape elements. Inventory is the first step in conserving the diversity of medicinal plants in Bulusari village. The purpose of this study to conduct an inventory of medicinal plants that can be used as landscape elements in areas affected by the initiation of Kediri Airport in Bulusari Village. The method used is literature study, survey, observation and identification of medicinal plant names. Determination of the research location was done by purposive random sampling. Observations were made at three types of locations, namely telajakan, gardens and fields. Each sampling plot has an area of ​​10 x 10 m2. The inventory is focused on medicinal plants that just grow in nature or are not directly cultivated by humans. The results showed that there are 45 species of medicinal plants that have the potential as landscape elements with details of the functions as follows; 1) sunscreen, 2) pollutant absorber 3) privacy barrier, 4) wall, 5) space builder, 6) animal habitat, 7) erosion control, 8) aesthetic value, 9) physical barrier to movement of organisms and 10) ground cover.
Co-Authors Achmad, Nora Iffatul Maula Afro, Rahmafika Cinthya Agusetiawan, Muhammad Andrian Ainul Muslimatul Jannah Ainul Yaqin Aisyah Lu'lu'ul Husna Aisyah Lu'lu'ul Husna Akbar, Alfito Dodi Forsatama Alifa Nayla, Nurul Ami, Mucharommah Sartika Andini Octaviana Putri, Andini Octaviana Andrea, Siti Nur Venes Andriani, Nia Angela Mara Mardiana Ardiani, Hidayah Wika Asiyah Lu’lu’ul Husna Assyaida, Muhammad Abdus Salam Azmiyannoor, Muhammad Bambang Subali Bekti Widyaningsih Cendy Dwi Aulia Dewi, Intan Kartika Dian Kusuma Wardani Dian Kusuma Wardani Dian Kusuma Wardani Digdayani, Amanda Ernawaty Ernawaty Fadhilatus Syarifah Fatikhatun Nikmatus Sholihah Fauzie Rahman Filsahani, Nuraida Keisya Firdaus, Alfina Ni’matul Fitriyah, Isda Nur Hanifah, Elsa Ummi Hidayah, Wahyu Nurul Husna, Asiyah Lu'Lu'ul Ilham Agus Mufajar Ino Angga Putra Jannah, Alya Miftahul Kamilah, Maisy Keisya Filsahani, Nuraida Kurnia Sugiharti, Rosi Lia Anggraini Lukluil Maknun, Lukluil M. Bagus Ardianto Mafazatul Ilma Marlena, Saeni Maya Sari Dewi, Maya Sari Meishanti, Ospa Pea Yuanita MOCH. FAIZUL HUDA Mohammad Badrut Tamam Mucharommah Sartika Ami Muhammad Abu Wildan Muhammad Ali Faisal Muhammad Rudiansyah Mulia Wati, Ratna Navijay, Ahmad Neka Erlyani Nisa’, Izzatin Nur Laily Nurhalimah, Caci Ospa Pea Yuanita Meishanti Putri, Aura Salsabila Yunizar Putri, Rossanita Truelovin Hadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Amelia Rasyadan Taufiq Probojati Ridhani, Gusti Al Azmi Akhmad Ridwan, Agus Muhammad Rifani, Rizqi Rina Dian Rahmawati Rizki, Shofa Yulia Robby Irkham Abdi Rosalia, Cica Rossanita Truelovin Hadi Putri rozaq, mutrofin Roziqin, Mohamad Khoirur RR. Ella Evrita Hestiandari SANTOSO SANTOSO Sari, Cinta Sholihah, Fatihatun Nikmatus Sigit Saptono Simanjuntak, Herlina Simanjutak, Herlina Siregar, Rohani Siti Lailatul Mahfudhoh Siti Sukowati Wanafaktu Miruki Suci Prihatiningtyas Sudarmin Sudarmin Thinni Nurul Rochmah Umardiyah, Fitri Umi Fadilah Umi Kulsum Nur Qomariah Umi Kulsum Nur Qomariyah Verawati, Ika Wahyu Setyo Ningsih Wahyuni, Nur Indah Wati, Ratna Mulia Wenda, Yonesi Yati Ludiana Yolanda, Zuhrufa Wanna Yuantina, Yurin Yuniarti, Dinda Hafifah Yurin Yuantina Yustikasari, Intan Zainal Khadafi, Muhammad Zulfikar Zwagery, Rika Vira