Claim Missing Document
Check
Articles

Inventarisasi dan Identifikasi Tumbuhan Bryophyta dan Pteridophyta di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan Wulandari, Anggun; Sholihah, Fatikhatun Nikmatus; Putri, Rossanita Truelovin Hadi
Exact Papers in Compilation (EPiC) Vol. 7 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/epic.v7i2.1526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi dan identifikasi tumbuhan Bryophyta (lumut) dan Pteridophyta (paku-pakuan) di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan. Tujuan spesifiknya adalah untuk mengidentifikasi spesies Bryophyta dan Pteridophyta yang paling banyak dan paling sedikit ditemukan berdasarkan habitatnya, serta mengetahui manfaat dan potensi kedua kelompok tumbuhan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah inventarisasi eksploratif dengan teknik survei jalur (transect sampling), di mana area penelitian dibagi menjadi beberapa zona habitat, seperti hutan, tepi sungai, dan area berbatu. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi morfologi menggunakan kamera, serta pencatatan hasil observasi pada tabel pengamatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui jumlah spesies, persebaran, dan keanekaragaman Bryophyta dan Pteridophyta di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 2 jenis Bryophyta dan 10 jenis Pteridophyta di Kebun Raya Purwodadi Pasuruan. Jenis Bryophyta yang paling banyak ditemukan adalah Leucobryum glaucum (lumut bantalan) dengan 72 spesimen, sedangkan yang paling sedikit adalah Ceratodon purpureus (lumut api) dengan 21 spesimen. Sementara itu, jenis Pteridophyta yang paling banyak ditemukan adalah Nephrolepis cordifolia (paku acel) dengan 28 spesimen, dan yang paling sedikit adalah Angiopteris evecta (paku gajah) dengan 7 spesimen. Kedua kelompok tumbuhan ini memiliki peran penting dalam ekosistem, seperti pencegahan erosi, stabilisasi tanah, serta penyediaan habitat mikro. Selain itu, Bryophyta dan Pteridophyta memiliki potensi besar dalam bidang farmasi dan konservasi Keanekaragaman Hayati. Namun, beberapa spesies menghadapi ancaman berupa perubahan habitat dan tekanan lingkungan, sehingga diperlukan upaya konservasi yang lebih intensif untuk memastikan keberlanjutan populasinya.
OPTIMALISASI WEBSITE SISTEM INFORMASI DESA UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK DI DESA PESANTREN JOMBANG Prihatiningtyas, Suci; Sholihah, Fatikhatun Nikmatus; Wulandari, Anggun; Roziqin, Mohamad Khoirur; Rozaq, Mutrofin; Husna, Asiyah Lu'lu'ul
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/25engh55

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali serta mengembangkan Website Sistem Informasi Desa (SID) guna menunjang pelayanan publik di Desa Pesantren, Jombang. SID sendiri merupakan sistem berbasis komputer yang dirancang untuk mengelola data, dan dapat dijalankan secara daring maupun luring oleh aparatur desa. Pemanfaatan SID diharapkan dapat mempercepat proses dokumentasi data, distribusi informasi, serta pelayanan kepada masyarakat secara lebih efisien dan akurat. Melalui website ini, data desa dapat disajikan secara lebih sistematis dan informatif, mencakup antara lain kinerja perangkat desa dan potensi wilayah desa. Program pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan utama: perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pemanfaatan website mendapat respon positif dari perangkat desa karena dinilai mampu meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data kependudukan serta pelayanan kepada masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Herbarium sebagai Media Penunjang Pembelajaran Materi Klasifikasi Biologi Putri, Rossanita Truelovin Hadi; Meishanti, Ospa Pea Yuanita; Sholihah, Fatihatun Nikmatus; Huda, Moch. Faizul; Wulandari, Anggun
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i1.6052

Abstract

The topic of classification of living organisms at the high school level still necessitates practical activities to foster students' kinesthetic skills, in addition to their critical and creative thinking abilities. Utilizing herbarium as a learning medium offers a solution to this challenge. The herbarium-making training aims to enable students to apply their theoretical knowledge through hands-on practical engagement. This approach is expected to provide students with diverse learning experiences throughout the educational process. Furthermore, students can also hone their creative thinking skills by participating in this herbarium-making training. This research employed a multi-stage methodology, including preparation, interviews, training, and evaluation. The findings of this study were derived from student response questionnaires regarding their learning experience with the herbarium-making training. The results showed that 100% of students found learning through herbarium creation to be highly enjoyable, and 87% of students indicated that this herbarium-making activity enhanced their hard skills and creative abilities
Sosialisasi Pembuatan Aquaponik untuk Mendukung Ketahanan Pangan Keluarga Wardani, Dian Kusuma; Wulandari, Anggun; Widyaningsih, Bekti
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20977

Abstract

Ecopreneurship merupakan kemampuan mengelola dan memanfaatkan peluang yang diberikan alam secara kreatif dan inovatif untuk menjadi produk yang memberikan keuntungan secara financial. Budidaya sistem aquaponik merupakan metode inovatif yang menggabungkan budidaya ikan dengan tanaman secara bersamaan. Sistem ini memanfaatkan interaksi antara ikan, tanaman, dan bakteri untuk menciptakan suatu ekosistem yang seimbang dan berkelanjutan. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah sebagai altrenatif pemanfaatan limbah botol plastik dan sebagai salah satu sumber pendapatan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guna meningkatkan ketahanan pangan secara mandiri.  Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu ceramah, demonstrasi dan praktek. Bahan dan peralatan yang digunakan pada kegiatan ini adalah botol bekas ukuran 1,5 liter, gelas plastik bekas, sistem irigasi (selang dan kran), pompa air, paralon rangka kolam, terpal kolam, kabel ties, lem tembak, bibit tanaman, tanah humus dan cocpeat, bibit ikan dan pakan ikan, paranet sedangkan peralatannya adalah gunting, gergaji, palu, tang, solder listrik, dan alat lem tembak. Angket terlebih dahulu di uji validtas dan uji reliabilitas hasil uji validitas menunjukkan bahwa semua item pernyataan telah valid nilai r-hitung>0,369 sedangkan uji reliabiltas menunjuukan hasil 0,751 >0,6 dapat dikatakan bahwa semua item pernyataan telah reliabel. Respon mitra setelah dilaksanakannya kegiatan ini adalah terdapat rata-rata 4 orang menjawab dengan pilihan jawaban setuju dan 21 memilih jawaban dengan pilihan jawaban sangat setuju. Hal ini memberikan indikasi bahwa peserta (mitra) sangat puas dan antusias dengan adanya kegiatan ini.
Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan Pelecehan Seksual Untuk Murid Perempuan Kelas 6 Di SD Negeri Karang Setia 03 Wulandari, Anggun; Nurhalimah, Caci; Rosalia, Cica; Sari, Cinta; Indriani, Devi; Simanjutak, Herlina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelecehan seksual terhadap anak perempuan merupakan permasalahan serius yang membutuhkan penanganan sejak dini melalui edukasi dan pemberdayaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan murid perempuan kelas 6 SD Negeri Karang Setia 03 dalam mengenali dan mencegah pelecehan seksual. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi kelompok kecil, simulasi situasi, serta pembagian media edukasi cetak yang menarik dan sesuai usia. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan mahasiswa kebidanan, guru, dan dosen pembimbing dalam suasana partisipatif dan komunikatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual, keberanian untuk berkata "tidak", serta kesiapan melaporkan tindakan yang tidak pantas. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran perlindungan diri di kalangan murid perempuan dan direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.
Applying Milgram’s Theory and Health Belief Model in Understanding Compliance to Health Protocols of Covid-19 Pandemic Ernawaty, Ernawaty; Rochmah, Thinni Nurul; Afro, Rahmafika Cinthya; Dewi, Maya Sari; Wulandari, Anggun
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.181 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.897

Abstract

COVID19 pandemic has significantly changed the world and human's normal life into a new normal life. World Health Organization had recommended early in the pandemic for the people to wear a face mask, keep a distance at a minimum of 1 meter between individuals and practice frequent handwashing with soap. Compliance with health protocols in the COVID-19 pandemic may be influenced by external factors and internal factors i.e., individual perception, knowledge, attitude, beliefs and intentions. This study aimed to compare Milgram's compliance theory and HBM concerning the community’s compliance to the health protocols of COVID-19 prevention. An online survey for a cross-sectional study had been conducted among the community in East Java province in 2020 which had obtained a total of   350 respondents. The results showed some internal factors in Milgram Theory such as region status, personal responsibility, support between communities, and relationship of heads of villages with the community had significantly influenced compliance to health protocols. Meanwhile, internal factors in HBM Theory which include perceived benefits, perceived barriers, self-efficacy, and cues to action had also a significant influence on the community’s compliance with health protocols. The internal factors in HBM Theory were more influential on the community's compliance compared to the external factors in Milgram Theory. Based on this, the government and other related parties who are responsible for improving community awareness and understanding on the need to comply with health protocols could apply the internal factors as stipulated in the HBM. The community awareness on the internal factors could also be a success factor in declining the case fatality rate (CFR) from Covid 19 infection.
Analisis Vegetasi Tumbuhan Liar Yang Berpotensi Sebagai Refugia Di Area Pertanian Padi Kecamatan Jombang Untuk Penyusunan E-Katalog Achmad, Nora Iffatul Maula; Wulandari, Anggun; Meishanti, Ospa Pea Yuanita
Jurnal Sains dan Teknologi (JSIT) Vol. 3 No. 2 (2023): Mei - Agustus
Publisher : CV. Information Technology Training Center - Indonesia (ITTC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jsit.v3i2.771

Abstract

There are several agricultural areas in Denanyar Village, Jombang District. large distribution of refugia The purpose of this research is to explain the types of plants. wild, which has the potential to be a refugia in the rice farming area of Jombang District, explain relative density (KR), relative frequency (FR), relative dominance (DR), and important value index (INP) of refugia in the rice farming area of Jombang District and find out the results of the preparation of the e-catalog from the results of the analysis of plant vegetation. wild, which has the potential to be a refugia in the rice farming area of Jombang District. This study uses a quadratic sampling method with a plot size of 10 m x 10 m, which totals 10 plots. Results of research on plant vegetation analysis wild, which has the potential to be a refugia in the rice farming area of Jombang District. For the development of e-catalog teaching materials, 338 individuals, consisting of 11 plants, including: Mimosa pudica (Embarrassed Daughter), Eleusine indica (Grass reeds), Ricardia scarbra (coarse clover), Digitaria ciliaris (kebo grass), Ipomoea quamiochit (Earth detail), Amaranthus (Spinach thorn), Euphorbia hirta L. (Patikan seeds), green poinsettia (Green Kastuba), Bidens pilosa (Ajeran), and Ipomoea obscura (star white kale), and Ipomoea aquatica (Kangkung). The refugia Dominating the rice farming area is Eleusine indica (Grass Lulangan). Because in each plot there are these plants, so the relative density 100%, and the highest important value index (INP) at the weed level is 132.366%, while the level of shrubs is 88.145%. Research results later developed into an e-catalog that explains the types of wild plants that are potential as a refugia consisting of 11 plants consisting of Mimosa pudica (Embarrassed Daughter), Eleusine indica (Palm Grass), Ricardia scarbra (coarse clover), Digitaria ciliaris (kebo grass), and Ipomoea quamiochit (detailed earth), Amaranthus (spinach spines), Euphorbia hirta L. (patikan seeds), Green poinsettia (green Kastuba), Bidens pilosa (Ajeran), and Ipomoea obscura (Kale) white star), Ipomoea aquatica (Kangkung), along with its classification and description Morphologically, the e-catalog was developed with Wordpress.
Tingkat Ploidi Paku Sayur (Diplazium esculentum) pada Ketinggian yang Berbeda di Gunung Semeru Wulandari, Anggun; Dian Rahmawati, Rina
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 3 No. 02 (2018): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v3i02.547

Abstract

Polyploidy is a condition when the individual has more than two genomes, this polyploidy phenomenon is common in fern plants and one of the causes that is suspected to cause polyploidy events is cold temperatures. Therefore, this research aims to determine the level of ploidi fern vegetables (Diplazium esculentum) at different altitude in Semeru Mountain. This research is an experimental research using Completely Randomized Design (CRD). The object used is the Diplazium esculentum taken from different altitude (500 masl, 1500 masl, and 2500 masl) in Semeru Mountain. The next step is making the preparatory and chromosomal counts were then calculated on 5 root hood cells and each cell was counted for 3 repetitions. The data obtained were analyzed by one way Anova analysis with SPSS. The research results showed that there were differences in ploidy levels of Diplazium esculentum at different altitude indicated by F count (126.849) > F table 0,05 (3.885). Diplazium esculentum located at an heights of 500 masl showed the result of diploid cytological type (2n) which has an average number of chromosomes was 62.934; at an heights of 1500 masl indicated the result of triploid cytological type (3n) which has an average number of chromosomes was 80.334; while at an heights of 2500 masl has an average number of chromosomes as much as 106.4 with tetraploid cytological type results (4n). Thus it can be concluded that there is a difference in ploidy level of Diplazium esculentum at each altitude in Semeru Mountain.
Development of a Minimum Competency Assessment (AKM ) Based on a Computer Based Test ( CBT ) to Measure Scientific Literacy and Numeracy Abilities Wulandari, Anggun; Sudarmin, Sudarmin; Subali, Bambang; Saptono, Sigit
Unnes Science Education Journal Vol. 13 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v13i1.350

Abstract

The Minimum Competency Assessment (AKM) is a measure of literacy and numeracy achievements, which is used to map the quality of education in Indonesia against international standards. To achieve the demands of the 21st century, one important aspect is assessment. Computer Based Testing (CBT) can be used as a solution for conducting digital assessments. This research aims to determine the quality and feasibility of the AKM instrument for scientific literacy and numeracy. This research method is R&D with the ADDIE type. This research sample used a purposive sampling technique with a sample of 100 students. Expert Validation is carried out by 5 validators. The results of the research show that the development of CBT-based A K M to measure scientific literacy and numeracy skills has very good quality with the average result obtained for scientific literacy being 4.66 and numeration obtaining an average validation score of 4.77. with the "very good" category. The results of the analysis of scientific literacy question types for the average multiple choice question type were 4.8, complex multiple choice 4.7, matching 4.7, description 4.9, and short essay 4.8 with statements of very good/valid quality. Meanwhile, the results of the analysis of numeracy question types for multiple choice question types averaged 4.6, complex multiple choice 4.4, matching 4.6, description 4.7, and short essay 4.7 with a statement that the quality of the five question types was very good/ valid. The feasibility of the AKM Scientific Literacy and Numeracy Instrument was obtained from the validity analysis of the 25 items. The results of the analysis using SPSS show that the number of valid questions is 21 questions in the Eligible category.
Ayah Garda Depan: Program Pemberdayaan Keluarga Berbasis Edukasi dan Mentoring Kolaboratif dalam Pencegahan Stunting di Desa Sungai Alang: Ayah Garda Depan: A Family Empowerment Program Based on Collaborative Education and Mentoring for Stunting Prevention in Sungai Alang Village Laily, Nur; Putri, Andini Octaviana; Zwagery, Rika Vira; Rahman, Fauzie; Wulandari, Anggun; Anggraini, Lia; Navijay, Ahmad; Jannah, Alya Miftahul; Agusetiawan, Muhammad Andrian; Filsahani, Nuraida Keisya; Ridhani, Gusti Al Azmi Akhmad
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.778

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat serius di Indonesia dengan prevalensi nasional 21,5% pada tahun 2023. Angka lebih tinggi tercatat di Kalimantan Selatan dan Kabupaten Banjar, bahkan mencapai 32,43% di Desa Sungai Alang pada Desember 2024. Faktor risiko utama meliputi rendahnya pengetahuan gizi, pemberian ASI yang tidak optimal, minimnya partisipasi di posyandu dan Bina Keluarga Balita, serta tingginya paparan asap rokok. Masalah mendasar terletak pada pola asuh yang kurang optimal akibat minimnya keterlibatan ayah, yang umumnya masih dipandang sebatas pencari nafkah. Sebagai upaya solutif, Program Ayah Garda Depan dilaksanakan di Desa Sungai Alang dengan tujuan mentransformasi peran ayah menjadi mitra aktif dalam pengasuhan anak. Program ini mencakup sosialisasi, konseling, KIE, pembentukan Komunitas Ayah Berkelas, pemilihan role model ayah, mentoring, serta monitoring dan evaluasi. Intervensi difokuskan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan komitmen ayah dalam mendukung ibu dan pengasuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan mayoritas peserta telah memiliki pengetahuan baik sejak awal, sehingga tidak terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest pengetahuan (p=0,625). Hal ini mengindikasikan bahwa tantangan utama bukan terletak pada aspek pengetahuan, melainkan pada transformasi sikap dan perilaku nyata dalam praktik pengasuhan. Oleh karena itu, intervensi yang lebih intensif, berulang, dan berbasis komunitas masih sangat diperlukan agar tercapai perubahan perilaku yang berkelanjutan. Rekomendasi diarahkan pada pendampingan berkelanjutan, integrasi dengan posyandu dan BKB, penyediaan media edukasi praktis, serta kolaborasi lintas sektor, agar program ini berkelanjutan dan berkontribusi pada penurunan stunting.
Co-Authors Achmad, Nora Iffatul Maula Afro, Rahmafika Cinthya Agusetiawan, Muhammad Andrian Ainul Muslimatul Jannah Ainul Yaqin Aisyah Lu'lu'ul Husna Akbar, Alfito Dodi Forsatama Ali Faisal, Muhammad Alifa Nayla, Nurul Alkamaliah, Fitrya Hayati  Ami, Mucharommah Sartika Andini Octaviana Putri, Andini Octaviana Andrea, Siti Nur Venes Andriani, Nia Angela Mara Mardiana Ardiani, Hidayah Wika Assyaida, Muhammad Abdus Salam Azmiyannoor, Muhamad Azmiyannoor, Muhammad Bambang Subali Bekti Widyaningsih Billa, Lisa Salsa Dewi, Intan Kartika Dian Kusuma Wardani Dian Kusuma Wardani Dian Kusuma Wardani Dian Rahmawati, Rina Digdayani, Amanda Ernawaty Ernawaty Fadhilatus Syarifah Faisal, Muhammad Ali Fatikhatun Nikmatus Sholihah Fauzie Rahman Filsahani, Nuraida Keisya Firdaus, Alfina Ni’matul Fitriyah, Isda Nur Hadiannor, Hadiannor Hanifah, Elsa Ummi Hidayah, Wahyu Nurul Husna, Aisyah Lu'lu'ul Husna, Asiyah Lu'Lu'ul Husna, Asiyah Lu’lu’ul Ilham Agus Mufajar Ino Angga Putra Jannah, Alya Miftahul Jannah, Nidaul Kamilah, Maisy Kartika Wulandari Keisya Filsahani, Nuraida Lia Anggraini Lukluil Maknun, Lukluil M. Bagus Ardianto Mafazatul Ilma Marlena, Saeni Maya Sari Dewi, Maya Sari Meishanti, Ospa Pea Yuanita MOCH. FAIZUL HUDA Mohammad Badrut Tamam Mucharommah Sartika Ami Mufajar, Ilham Agus Muhammad Abu Wildan Muhammad Arifin Muhammad Rudiansyah Mulia Wati, Ratna Navijay, Ahmad Neka Erlyani Ningsih, Wahyu Setyo Nisa’, Izzatin Nur Laily Nuralpisah, Nuralpisah Nurhalimah, Caci Octaviana Putri, Andini Ospa Pea Yuanita Meishanti Putri, Aura Salsabila Yunizar Putri, Rossanita Truelovin Hadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahma, Amelia Rahmawati, Rina Dian Rasyadan Taufiq Probojati Ridhani, Gusti Al Azmi Akhmad Ridwan, Agus Muhammad Rifani, Rizqi Rina Dian Rahmawati Rizki, Shofa Yulia Robby Irkham Abdi Rosalia, Cica Rossanita Truelovin Hadi Putri rozaq, mutrofin Roziqin, Mohamad Khoirur RR. Ella Evrita Hestiandari SANTOSO SANTOSO Sari, Cinta Sholihah, Fatihatun Nikmatus Sigit Saptono Simanjutak, Herlina Siti Lailatul Mahfudhoh Siti Maimunah Siti Sukowati Wanafaktu Miruki Sri Wulandari Suci Prihatiningtyas Sudarmin Sudarmin Thinni Nurul Rochmah Umardiyah, Fitri Umi Fadilah Umi Kulsum Umi Kulsum Nur Qomariah Umi Kulsum Nur Qomariyah Verawati, Ika Wahyu Setyo Ningsih Wahyuni, Nur Indah Wati, Ratna Mulia Wenda, Yonesi Wibowo, Yoga Putra Wildan, Muhammad Abu Yati Ludiana Yolanda, Zuhrufa Wanna Yuantina, Yurin Yuniarti, Dinda Hafifah Yustikasari, Intan Zainal Khadafi, Muhammad Zulfikar Zwagery, Rika Vira