p-Index From 2021 - 2026
10.761
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Dasar JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik AlphaMath: Journal of Mathematics Education Jurnal Elemen EDUCARE MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Surya Masyarakat Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Journal on Education Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) JURNAL PENDIDIKAN MIPA SIGn Jurnal Hukum Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA AL-Ishlah : Jurnal Ilmiah Hukum Jurnal Wahana Pendidikan Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika (MIMS) Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Surya Masyarakat Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Educational Review and Research Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Griya Journal of Mathematics Education and Application Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Tsaqila Jurnal Pendidikan dan Teknologi Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Didactical Mathematics Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research DZURRIYAT : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Asian Journal of Social and Humanities Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan MIPA Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Mathema: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika Realistik
Claim Missing Document
Check
Articles

ASSESSMENT OF MATHEMATICS LEARNING BASED ON BANYUMASAN ART CULTURE Kusno, Kusno; Setyaningsih, Eka; Gunawan, Gunawan; Kusuma, Jaka Wijaya
Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Vol. 1 No. 3 (2023): Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/tess.v1i3.15

Abstract

Learning assessment based on local wisdom is essential in interpreting cultural diversity. This Science and Technology for the Community (IbM) activity aims to socialize ethnomathematics-based mathematics learning assessments, especially Banyumasan art culture. The target of this activity is UMP elementary school teachers in general and UMP elementary mathematics teachers in particular, totaling 22 people. The methods and strategies used in implementing this IbM are starting with a preetest to determine the initial ability of participants, given treatment through book review, discussion, question and answer, simulation and ending with postest and reflection. This activity results in the increasing insight of UMP elementary school teachers on ethnomathematics-based learning assessment, especially Banyumasan art with an average gain of as much as possible. 17.85. The participants' responses to the implementation of this activity were adding insight (59%), valid (19%), welcoming positively and expressing pleasure (22%).
Mengukur Rasa Ingin Tahu Siswa SMP Terhadap Pembelajaran Matematika Studi Analitis Rahmah, Latifah Fitriana; Nurfitriani, Dian Ageng; Kusno, Kusno
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4011

Abstract

Rasa ingin tahu merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis dirujuk sebagai kemampuan untuk mengajukan pertanyaan yang mendalam, mencari jawaban, dan mengeksplorasi konsep-konsep baru secara aktif. Dalam konteks pembelajaran matematika, rasa ingin tahu menjadi penggerak utama bagi siswa untuk lebih memahami konsep dan menyelesaikan masalah dengan pendekatan yang inovatif dan kritis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data melalui angket di SMP/MTs di Kabupaten Panican, Purbalingga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki rasa ingin tahu terhadap pembelajaran matematika. Analisis menunjukkan bahwa sikap bertanya, eksplorasi lebih lanjut, dan ketertarikan mendalam dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa. Dengan demikian, pembelajaran matematika yang mendorong siswa untuk aktif bertanya dan menunjukkan ketertarikan yang mendalam dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa terhadap matematika. Sebagian besar siswa menunjukkan sikap rasa ingin tahu terhadap pembelajaran.
ETHNOMATHEMATICS: LEARNING GEOMETRY FROM HOK TEK BIO TEMPLE IN PURWOKERTO, INDONESIA Kusno, Kusno; Setyaningsih, Eka; Gunawan, Gunawan; Kusuma, Jaka Wijaya
Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Vol. 3 No. 1 (2025): Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/tess.v3i1.21

Abstract

Hok Tek Bio Temple in Purwokerto, Central Java, Indonesia as one of the cultural sites rich in symmetrical architectural elements, carved ornaments, and geometric shapes, offers a unique opportunity for students to visualize various types of geometric transformations. However, so far it has not been widely used as a medium in mathematics learning. This study aims to explore Hok Tek Bio Temple in Purwokerto as a medium for mathematics learning through ethnomathematics studies. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach. Data collection techniques use in-depth interviews, observations and document studies. The results of the study show that most of the Hok Tek Bio Temple ornaments are built using geometric transformation patterns, both reflection, translation, dilation, and symmetry, which have various philosophical meanings in life. The results of this study can be recommended as a medium for learning geometry based on local wisdom and at the same time character education
Problematika Berpikir Kreatif siswa Sekolah Dasar pada materi Pola Bilangan Fatikhah, Findi Auliya; Kusno, Kusno
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 8 No 2 (2025): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v8i2.7106

Abstract

Berpikir kreatif adalah keterampilan esensial dalam pembelajaran matematika karena memungkinkan siswa mengeksplorasi berbagai solusi dan menyelesaikanmasalah dari berbagai sudut pandang. Akan tetapi, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam berpikir kreatif, khususnyasaat menghadapi soal matematika berbasis pola bilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan problematika berpikir kreatif siswa kelas IV SD dalam menyelesaikan soal pola bilangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptifkuantitatif dengan subjek sebanyak 10 siswa kelas IV SD Negeri 01 Beluk yang dipilih melalui teknik random sampling. Kriteria pemilihan subjek mencakup siswa yang telah mempelajari materi pola bilangan dan bersediamengikuti tes berpikir kreatif. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis yang dirancang berdasarkan indikatorberpikir kreatif menurut Torrance, yaitu kelancaran, kelenturan, elaborasi, dan orisinalitas. Data dikumpulkanmelalui pemberian soal pola bilangan, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan melihat distribusifrekuensi tiap kategori kemampuan berpikir kreatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya 2 siswa yang mencapai tingkat berpikir sangat kreatif, sedangkansebagian besar siswa berada pada kategori cukup kreatifhingga tidak kreatif. Permasalahan yang ditemukanmeliputi kesulitan mengenali pola, ketidakteraturan dalam menyampaikan strategi penyelesaian, serta rendahnyakemampuan elaborasi dan justifikasi logis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah dan memerlukan pendekatan pembelajaran yang lebih variatif dan mendalam. Oleh karena itu, hasilpenelitian ini direkomendasikan untuk guru sekolah dasaragar dapat merancang strategi pembelajaran yang dapat menstimulasi kreativitas siswa sejak dini, khususnya pada materi pola bilangan.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa Kelas IV SDN Ledug Melalui Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran IPAS Astuti, Novi; Kusno, Kusno
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v24i.1613

Abstract

Berdasarkan observasi awal, penelitian ini didasari oleh keterampilan kolaborasi siswa kelas IV C SD Negeri Ledug yang masih tergolong rendah. Dengan demikian, penelitian tindakan kelas ini diarahkan untuk menganalisis peningkatan kemampuan kolaborasi peserta didik kelas IV C SD Negeri Ledug. Analisis tersebut dilakukan dengan mengamati dampak penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlandaskan model Kemmis dan Mc. Taggart. Peserta didik kelas IV C SD Negeri Ledug, berjumlah 12 siswa, menjadi subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan ditetapkan pada pencapaian ketuntasan keterampilan kolaborasi minimal 75% dari seluruh siswa. Studi ini membuktikan efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL) dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV C SD Negeri Ledug pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Terdapat peningkatan rata-rata keterampilan kolaborasi dari skor 77 di siklus pertama menjadi 84 di siklus kedua. Secara signifikan, persentase siswa yang mencapai ketuntasan juga meningkat, dari 71% di siklus I menjadi 88% di siklus II.
Implementasi Media Sosokmaspras pada Pembelajaran Matematika Model PJBL Materi Diagram di Kelas 2 SD Lawnia, Vika; Kusno, Kusno
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v24i.1660

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering kali menghadapi kendala dalam menyampaikan konsep-konsep abstrak, seperti materi diagram. Minimnya media konkret kontekstual menjadi salah satu penyebab rendahnya pemahaman siswa. Penelitian ini mengkaji penerapan media Sosokmaspras—miniatur prasmanan soto khas Sokaraja—sebagai media berbasis budaya lokal yang dipadukan dengan model Project Based Learning (PJBL). Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa dan melalui kreativitas proyek pembuatan diagram secara kolaboratif. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan signifikan: nilai rata-rata pemahaman konsep diagram naik dari 65,02 (pra-siklus) menjadi 94,00 (evaluasi akhir), dengan peningkatan kreativitas pada dimensi kefasihan (2,27?3,54), fleksibilitas (2,88?3,94), dan kebaruan (2,14?3,60). Sinergi media berbasis budaya dan pendekatan proyek memfasilitasi pembelajaran kontekstual, memicu diskusi aktif, serta mengembangkan keterampilan analisis data dan berpikir inovatif. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dalam media pembelajaran matematika mendorong keterlibatan siswa secara holistik.
Mathematical Literacy Problems in Exponential Material Based on Vocational Students’ Self-Regulated Learning Pratiwi, Yolanda; Kusno, Kusno; Subekti, Fitrianto Eko
Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JUPITEK)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/jupitekvol8iss1pp17-34

Abstract

This study explores the mathematical literacy challenges faced by students at SMK Negeri 2 Bawang, Banjarnegara Regency, in learning exponential concepts, which are analyzed through the lens of the Independent Regular Learning (SRL) level. Using a descriptive qualitative approach, this study involved three student subjects representing high, medium, and low SRL categories. Data was collected through mathematical literacy tests, SRL questionnaires, and interviews. The research findings indicate that variations in SRL levels significantly influence the types of difficulties students experience. Students with low SRL face various challenges, including understanding the context of the problem, building mathematical models, and interpreting results. Students with moderate SRL demonstrate the ability to understand problems but have difficulty selecting appropriate problem-solving strategies and accurately representing contextual situations in mathematical form. Meanwhile, students with high SRL exhibit systematic and reflective thinking but encounter obstacles connecting mathematical outcomes to real-life contexts. These findings underscore the role of SRL in shaping students' mathematical literacy challenges. Further research is recommended to investigate additional internal factors that influence mathematical literacy in order to develop more adaptive and targeted teaching strategies
Challenges in Solving Contextual Problems in Statistics Using the TEFA Approach Among Vocational Students Nurbaiti, Idhata; Kusno, Kusno; Jazuli, Akhmad
Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mtk/v13i2.pp94-108

Abstract

This study explores the challenges faced by vocational students in solving contextual problems in statistics using the TEFA (Teaching Factory) approach, aimed at enhancing their analytical and problem-solving skills—competencies that are highly valued in the industrial world. The purpose of this research is to analyze the difficulties students encounter when solving TEFA-based contextual problems in statistical topics. The subjects of this study were 38 tenth-grade students from class X TO 9 at SMK Kesatrian Purwokerto, selected based on their even semester daily test scores. The students were categorized into three groups: high (HC), medium (MC), and low (LC), based on the class average and standard deviation. This research employed a qualitative descriptive method. The findings revealed that students in the high category were generally able to understand statistical concepts and accurately calculate the mean, median, and mode. However, some students in this group did not sort the data from smallest to largest when calculating the median. Students in the medium category had difficulty recalling how to compute the mean, often resulting in incorrect answers; although the mode was correct, the median was not. Meanwhile, students in the low category acknowledged that they lacked understanding of how to calculate the mean, median, and mode.
Geometric transformation and cultural values in traditional batik of Banyumas and Pekalongan: An ethnomathematics study Kusno, Kusno; Gunawan; Nalim; Eka Setyaningsih; Furqon, Miftahul; Faiz, Mohd
Jurnal Elemen Vol 11 No 3 (2025): July
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jel.v11i3.30721

Abstract

Banyumas and Pekalongan batik are local cultural heritages of Central Java that contain philosophical values, regional identity, and geometric patterns. Although batik has been widely known as a uniform, its use as a medium for learning mathematics, especially transformation geometry, is still limited. This study aims to examine the relationship between Banyumas and Pekalongan batik motifs with the concept of transformation geometry and the cultural values ​​contained. A qualitative approach with ethnographic methods was used through observation, documentation, in-depth interviews, and field notes. The subjects of the study included cultural figures, batik craftsmen, and tour guides at the Anto Jamil Batik Center (Banyumas) and the Pekalongan Batik Museum. The study focused on the Jahe Srimpang and Babon Angrem motifs (Banyumas), as well as Jlamprang Gunungan and Jlamprang Seamless (Pekalongan). The results showed that these motifs contain elements of geometric transformation such as translation, rotation, symmetry, reflection, and dilation. This study recommends the use of batik as a source of mathematics learning based on local wisdom.
Problems of Mathematical Problem Solving for Grade VIII Students in Circle Material Triyana, Evi; Kusno, Kusno
Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/postulat.v6i1.9621

Abstract

The ability to solve mathematical problems is one of the main competencies that need to be mastered in mathematics learning. However, a number of studies reveal that students still experience obstacles in solving math problems, especially on the topic of circles. The purpose of this study is to explore the various causes of difficulties of grade VIII students in solving mathematical problems related to circle material and offer alternative solutions that can be used in the learning process. This research was conducted with a descriptive qualitative approach through a case study of several junior high school students in grade VIII. The findings of this study show that the main obstacles for students lie in the lack of understanding of the basic concept of circles, errors in the use of formulas, and limitations in designing problem-solving steps. Therefore, problem-based learning strategies and contextual learning approaches are recommended to be implemented to support improved student understanding.
Co-Authors A. Sulaeman agustina setyaningrum, agustina Ahmad Ahmad Ahmad Ahmad Kamsyakawuni Ahmad Sulaeman Ainun Mardliyyah Aisyah Aisyah Akhamad Jazuli Akhmad Jazuli Alam, Md. Mahmudul Anton Jaelani Apriliana, Reynata Tri Putri Arif Wisnuadi Erhatmono Arifudin, Imam Armando, Fadli Aruni Faza Astuti, Novi Ayu Wulandari, Siti Buana, Indra Tri Budi Wahyu Pertiwi Butar-Butar, Kornelius Darodjat, Darodjat Desi Afriani Desyandri Desyandri dianlestari Dwi Andriyani Dyah Ayu Fatmawati Eka Setyaningsih Eka Setyaningsih Eka Setyaningsih Elsa Ajeng Fatmala Endang Murihani Faiz, Mohd Faozan, Dani Farah, Syafira Ibtisa Farda Nugroho, Yogi Fatikhah, Findi Auliya Fatiya, Ifti Ferdiansyah Ferdiansyah Findi Auliya Fatikhah Fiola Cerda Peragrina Fitrianto Eko Subekti Fitriyani Fitriyani Fitriyani Furqon, Miftahul Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hanifah Dwi Sulistiowati Hanifah Dwi Sulistiowati Havidz Cahya Pratama Helmy Wahyu Widiarti Hendi Mustofa Henik, Elsha Hermanto Hermanto Hermanto N, Nestor Hidayati, Litsa Arfi Ignasia Imannurzaky Ozora Ika Septiani Putri Ika Septiani Putri, Ika Septiani Iqbal Restu Aji Irmawati Nur Farachdila Islamiyati, Benita Ivan Dwi Saputra, Ivan Dwi Saputra Jaka Wijaya Kusuma Joko Purwanto Joko Purwanto Juliyanto, Bagus Kiswara Agung Santoso Kusuma, Anggun Badu Latifah Fitriana Rahmah Lawnia, Vika Lia Afiani Lia Afiani Litsa Arfi Hidayati Lukmanul Akhsani M, Makhful M, Makhful Mahdia Silmi Aziz Malim Muhammad Marsigit Marsigit Md. Mahmudul Alam Md. Mahmudul Alam Muhammad Naufal Mukarromah, Safitri Muna Zahro Ramadhina Musodiqoh, Ummu Atiyatul Muvida Indah Kusuma Nalim Nalim Nalim Nalim Nalim Nanang Suparyono, Nanang Nasywa Alya Syafitri Nayara Adya Nugroho, Wanda Nurbaiti, Idhata Nurfitriani, Dian Ageng Nurulazkia, Fatira Zahra Panjaitan, Bernat Pratiwi, Yolanda Puji Astuti Pujiyanti, Heni Purba, Didin Alberto Purba, Josua Sotarduga Putri, Nurika Heidianti Rahma Arifin, Arelia Rahmah, Latifah Fitriana Rahmasari, Shafira Meiria Ramadhani, Revana Ramadhina, Muna Zahro Ratna Dewi Rosyida Restu Tera Astria RIKI RIKI, RIKI Rusli Hidayat Safitri Mukarromah Safitri, Linda SAUDAH SAUDAH Saudah Saudah Selvi Ghina Permadani Setiyaningsih, Eka Shafira Meiria Rahmasari Sihombing, Rikky Pranata Siregar, Ahmad Ansyari Siregar, Risdalina Sri Ratnawati Sri Supiyati, Sri Srizona, Firela Bilqis Stevany Angel Reswi Saputi Sugiono Sugiono Suyadi, Suyadi Tanti Neliana Toni, Toni Triyana, Evi Uswatun Khasanah Yolanda Pratiwi Yusuf Nalim, Yusuf z, Zakiyah Zabrina Bianqi Zakiyah Zakiyah Zaskia Husna Maharani