p-Index From 2021 - 2026
7.571
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmu Dasar JURNAL DERIVAT: JURNAL MATEMATIKA DAN PENDIDIKAN MATEMATIKA AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik AlphaMath: Journal of Mathematics Education Jurnal Elemen PAEDAGOGIA EDUCARE JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Journal on Education Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) JURNAL PENDIDIKAN MIPA JURNAL ILMIAH ADVOKASI SIGn Jurnal Hukum Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika (JMP) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA AL-Ishlah : Jurnal Ilmiah Hukum Jurnal Wahana Pendidikan Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika (MIMS) Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Journal of Educational Review and Research Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Postulat : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Jurnal Didactical Mathematics Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat International Journal of Science and Environment Innovative: Journal Of Social Science Research Enrichment: Journal of Multidisciplinary Research and Development Nabla Dewantara : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Literasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Asian Journal of Social and Humanities Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication)
Claim Missing Document
Check
Articles

CONTINUOUS IMPLEMENTATION OF CRIMINAL LAW FOR PERPETRATORS OF SEXUAL VIOLENCE AGAINST CHILDREN (STUDY OF DECISION NUMBER 670/PID.SUS/2022/PN KIS) Jannah, Maya; Kusno, Kusno; Ritonga, Muhammad Khairul; Hikmah, Nur; Siregar, Putri Habibah
Jurnal Ilmiah Advokasi Vol 12, No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Advokasi
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jiad.v12i3.7013

Abstract

This study aims to find out about the Continuous Implementation of Criminal Law for Perpetrators of Sexual Violence Against Children (Study of Decision Number: 670/PID.SUS/2022/PN KIS). This study is expected to help us understand how the application of criminal law for perpetrators of sexual violence is continuously applied to children as victims of sexual violence, so that the public can understand whether or not the application of criminal penalties for perpetrators of crimes is in accordance with applicable laws and regulations. This study uses a normative legal method and uses a type of legislative approach, and case studies. The type of data used is secondary data. Discussion Results: The Continuous Implementation of Criminal Law for Perpetrators of Sexual Violence Against Children based on Decision Number: 670/PID.SUS/2022/PN KIS is in accordance with what applies in the Law of the Republic of Indonesia Number. 23 of 2002 as amended by Law No. 35 of 2014 concerning Child Protection in conjunction with Article 64 paragraph (1) of the Criminal Code which states: “If several acts constitute a crime or violation and are related, then only one criminal rule shall be applied. And if the criminal rules are different, then the criminal rule with the most severe principal criminal threat shall be applied.”Keywords: Implementation, Criminal Law, Perpetrators, Sexual Violence, Continuously, Children
Problematika Proses Berpikir Kritis Siswa SMK Pada Pembelajaran Matematika Materi Sinus Dan Cosinus Putri, Ika Septiani; Kusno, Kusno; Jazuli, Akhmad
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i2.3965

Abstract

Proses berpikir kritis merupakan kemampuan yang esensial dalam menghadapi era modernisasi. Namun tidak sedikit siswa yang menghadapi kesulitan dalam proses berpikir kritis terutama pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika berpikir kritis siswa SMK dalam menyelesaikan soal matematika pada materi aturan sinus dan cosinus. Penelitian dilakukan di SMK Arya Singasari Larangan Kabupaten Brebes dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara terhadap siswa yang dikategorikan dalam tiga kelompok: tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan hasil belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kategori tinggi memiliki kemampuan proses berpikir kritis dalam menafsirkan informasi dan menerapkan strategi penyelesaian masalah namun menghadapi problematika dalam mengevaluasi kekuatan metode yang diterapkan serta tidak dapat menarik kesimpulan dengan jelas dan rinci. Siswa dengan kategori sedang dan rendah dapat menafsirkan informasi, tetapi keduanya mengalami problematika dalam proses berpikir kritis pada tahap menerapkan strategi, evaluasi, dan menarik kesimpulan. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa problematika proses berpikir kritis siswa disebabkan karena kurangnya latihan dalam menyelesaikan masalah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan minimnya pembelajaran berbasis pemecahan masalah menjadi faktor utama yang menghambat perkembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan pembelajaran berbasis STEM dan Problem-Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami dan menyelesaikan masalah trigonometri.
ASSESSMENT OF MATHEMATICS LEARNING BASED ON BANYUMASAN ART CULTURE Kusno, Kusno; Setyaningsih, Eka; Gunawan, Gunawan; Kusuma, Jaka Wijaya
Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Vol. 1 No. 3 (2023): Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/tess.v1i3.15

Abstract

Learning assessment based on local wisdom is essential in interpreting cultural diversity. This Science and Technology for the Community (IbM) activity aims to socialize ethnomathematics-based mathematics learning assessments, especially Banyumasan art culture. The target of this activity is UMP elementary school teachers in general and UMP elementary mathematics teachers in particular, totaling 22 people. The methods and strategies used in implementing this IbM are starting with a preetest to determine the initial ability of participants, given treatment through book review, discussion, question and answer, simulation and ending with postest and reflection. This activity results in the increasing insight of UMP elementary school teachers on ethnomathematics-based learning assessment, especially Banyumasan art with an average gain of as much as possible. 17.85. The participants' responses to the implementation of this activity were adding insight (59%), valid (19%), welcoming positively and expressing pleasure (22%).
Mengukur Rasa Ingin Tahu Siswa SMP Terhadap Pembelajaran Matematika Studi Analitis Rahmah, Latifah Fitriana; Nurfitriani, Dian Ageng; Kusno, Kusno
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4011

Abstract

Rasa ingin tahu merupakan salah satu aspek penting dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis yang sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran. Kemampuan berpikir kritis dirujuk sebagai kemampuan untuk mengajukan pertanyaan yang mendalam, mencari jawaban, dan mengeksplorasi konsep-konsep baru secara aktif. Dalam konteks pembelajaran matematika, rasa ingin tahu menjadi penggerak utama bagi siswa untuk lebih memahami konsep dan menyelesaikan masalah dengan pendekatan yang inovatif dan kritis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data melalui angket di SMP/MTs di Kabupaten Panican, Purbalingga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki rasa ingin tahu terhadap pembelajaran matematika. Analisis menunjukkan bahwa sikap bertanya, eksplorasi lebih lanjut, dan ketertarikan mendalam dapat meningkatkan motivasi belajar matematika siswa. Dengan demikian, pembelajaran matematika yang mendorong siswa untuk aktif bertanya dan menunjukkan ketertarikan yang mendalam dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa terhadap matematika. Sebagian besar siswa menunjukkan sikap rasa ingin tahu terhadap pembelajaran.
ETHNOMATHEMATICS: LEARNING GEOMETRY FROM HOK TEK BIO TEMPLE IN PURWOKERTO, INDONESIA Kusno, Kusno; Setyaningsih, Eka; Gunawan, Gunawan; Kusuma, Jaka Wijaya
Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics Vol. 3 No. 1 (2025): Tesseract: International Journal of Geometry and Applied Mathematics
Publisher : Nindikayla Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57254/tess.v3i1.21

Abstract

Hok Tek Bio Temple in Purwokerto, Central Java, Indonesia as one of the cultural sites rich in symmetrical architectural elements, carved ornaments, and geometric shapes, offers a unique opportunity for students to visualize various types of geometric transformations. However, so far it has not been widely used as a medium in mathematics learning. This study aims to explore Hok Tek Bio Temple in Purwokerto as a medium for mathematics learning through ethnomathematics studies. This study uses a qualitative method with an ethnographic approach. Data collection techniques use in-depth interviews, observations and document studies. The results of the study show that most of the Hok Tek Bio Temple ornaments are built using geometric transformation patterns, both reflection, translation, dilation, and symmetry, which have various philosophical meanings in life. The results of this study can be recommended as a medium for learning geometry based on local wisdom and at the same time character education
Problematika Berpikir Kreatif siswa Sekolah Dasar pada materi Pola Bilangan Fatikhah, Findi Auliya; Kusno, Kusno
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 8 No 2 (2025): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v8i2.7106

Abstract

Berpikir kreatif adalah keterampilan esensial dalam pembelajaran matematika karena memungkinkan siswa mengeksplorasi berbagai solusi dan menyelesaikanmasalah dari berbagai sudut pandang. Akan tetapi, kenyataannya masih banyak siswa sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam berpikir kreatif, khususnyasaat menghadapi soal matematika berbasis pola bilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan problematika berpikir kreatif siswa kelas IV SD dalam menyelesaikan soal pola bilangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptifkuantitatif dengan subjek sebanyak 10 siswa kelas IV SD Negeri 01 Beluk yang dipilih melalui teknik random sampling. Kriteria pemilihan subjek mencakup siswa yang telah mempelajari materi pola bilangan dan bersediamengikuti tes berpikir kreatif. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis yang dirancang berdasarkan indikatorberpikir kreatif menurut Torrance, yaitu kelancaran, kelenturan, elaborasi, dan orisinalitas. Data dikumpulkanmelalui pemberian soal pola bilangan, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan melihat distribusifrekuensi tiap kategori kemampuan berpikir kreatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya 2 siswa yang mencapai tingkat berpikir sangat kreatif, sedangkansebagian besar siswa berada pada kategori cukup kreatifhingga tidak kreatif. Permasalahan yang ditemukanmeliputi kesulitan mengenali pola, ketidakteraturan dalam menyampaikan strategi penyelesaian, serta rendahnyakemampuan elaborasi dan justifikasi logis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa masih rendah dan memerlukan pendekatan pembelajaran yang lebih variatif dan mendalam. Oleh karena itu, hasilpenelitian ini direkomendasikan untuk guru sekolah dasaragar dapat merancang strategi pembelajaran yang dapat menstimulasi kreativitas siswa sejak dini, khususnya pada materi pola bilangan.
Legal Study Of Criminal Acts Of Electricity Theft Reviewed Based On Law No. 30 Of 2009 Concerning Electricity Kalman, Rinaldi; Kusno, Kusno; Ansyari Siregar, Ahmad
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 5 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v5i3.128

Abstract

The purpose of this study is to find out and understand the Regulations on Electricity Reviewed Based on Law No. 30 of 2009 Concerning Electricity and Criminal Liability for Perpetrators of Electricity Theft. The type of research used is normative research, with an approach method through legislation. Discussion Results: First, the Regulations on Electricity Reviewed Based on Law No. 30 of 2009 Concerning Electricity are regulated in CHAPTER I to CHAPTER XVII. The Regulations regulate: General Provisions; Principles and Objectives; Control and Business; Management Authority; Utilization of Primary Energy Sources; General Electricity Plan; Electricity Business; Land Use Permits; Selling Prices, Network Rentals, and Electricity Tariffs; Environment and Engineering; Guidance and Supervision; Investigation; Administrative Sanctions; Criminal Provisions, Transitional Provisions; Closing Provisions. Second, Criminal liability for perpetrators of electricity theft is regulated in Article 51 paragraph (3) and Article 53 of Law Number 30 of 2009 concerning Electricity. Article 51 Paragraph (3) which reads "Any person who uses electricity that is not his right unlawfully shall be punished with imprisonment of a maximum of 7 (seven) years and a maximum fine of Rp2,500,000,000.00 (two billion five hundred million rupiah). And Article 53 which states: "Any person who carries out business activities supporting electricity services without a permit as referred to in Article 25 paragraph (1) shall be punished with imprisonment of a maximum of 5 (five) years and a maximum fine of Rp2,000,000,000.00 (two billion rupiah)."
Legal Review Of The Implementation Of Castration Law On Sexual Crime Perpetrators In Indonesia Nainggolan, Randa; Kusno, Kusno; Ansyari Siregar, Ahmad
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 5 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v5i3.143

Abstract

The purpose of this study is to analyze the Implementation of Castration Law Against Sexual Crime Perpetrators in Indonesia. The type of research used in this writing is Normative Research, namely legal research conducted by examining library materials or secondary data. Discussion Results: The Implementation of Castration Law Against Sexual Crime Perpetrators in Indonesia has not been effectively implemented. This can be seen from the many cases of sexual crimes decided by judges, not containing additional criminal penalties in the form of castration for perpetrators of sexual crimes. In addition, the implementation of castration punishment for perpetrators of sexual crimes is still a pro and con for the community. Where the punishment is not in accordance with the criminal system regulated in the Criminal Code. Another reason that the implementation of castration punishment is unnecessary is because it clearly violates Law Number 39 of 2009 concerning Human Rights. Where perpetrators of crimes still have the opportunity to live and continue their descendants. Castration punishment is considered very cruel and cruel, and inhumane, even violating medical ethics.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa Kelas IV SDN Ledug Melalui Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran IPAS Astuti, Novi; Kusno, Kusno
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v24i.1613

Abstract

Berdasarkan observasi awal, penelitian ini didasari oleh keterampilan kolaborasi siswa kelas IV C SD Negeri Ledug yang masih tergolong rendah. Dengan demikian, penelitian tindakan kelas ini diarahkan untuk menganalisis peningkatan kemampuan kolaborasi peserta didik kelas IV C SD Negeri Ledug. Analisis tersebut dilakukan dengan mengamati dampak penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlandaskan model Kemmis dan Mc. Taggart. Peserta didik kelas IV C SD Negeri Ledug, berjumlah 12 siswa, menjadi subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan ditetapkan pada pencapaian ketuntasan keterampilan kolaborasi minimal 75% dari seluruh siswa. Studi ini membuktikan efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL) dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa kelas IV C SD Negeri Ledug pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Terdapat peningkatan rata-rata keterampilan kolaborasi dari skor 77 di siklus pertama menjadi 84 di siklus kedua. Secara signifikan, persentase siswa yang mencapai ketuntasan juga meningkat, dari 71% di siklus I menjadi 88% di siklus II.
Implementasi Media Sosokmaspras pada Pembelajaran Matematika Model PJBL Materi Diagram di Kelas 2 SD Lawnia, Vika; Kusno, Kusno
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v24i.1660

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering kali menghadapi kendala dalam menyampaikan konsep-konsep abstrak, seperti materi diagram. Minimnya media konkret kontekstual menjadi salah satu penyebab rendahnya pemahaman siswa. Penelitian ini mengkaji penerapan media Sosokmaspras—miniatur prasmanan soto khas Sokaraja—sebagai media berbasis budaya lokal yang dipadukan dengan model Project Based Learning (PJBL). Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman konseptual siswa dan melalui kreativitas proyek pembuatan diagram secara kolaboratif. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan signifikan: nilai rata-rata pemahaman konsep diagram naik dari 65,02 (pra-siklus) menjadi 94,00 (evaluasi akhir), dengan peningkatan kreativitas pada dimensi kefasihan (2,27?3,54), fleksibilitas (2,88?3,94), dan kebaruan (2,14?3,60). Sinergi media berbasis budaya dan pendekatan proyek memfasilitasi pembelajaran kontekstual, memicu diskusi aktif, serta mengembangkan keterampilan analisis data dan berpikir inovatif. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dalam media pembelajaran matematika mendorong keterlibatan siswa secara holistik.
Co-Authors agustina setyaningrum, agustina Ahmad Ahmad Ahmad Kamsyakawuni Ahmad Sulaeman Ahmad Sulaeman Akhmad Jazuli Ansyari Siregar, Ahmad Anton Jaelani Arifudin, Imam Aruni Faza Astuti, Novi Darodjat Darodjat Darodjat, Darodjat Desi Afriani Desyandri Desyandri dianlestari Eka Setyaningsih Eka Setyaningsih Elsa Ajeng Fatmala Endang Murihani Faiz, Mohd Faozan, Dani Farah, Syafira Ibtisa Fatikhah, Findi Auliya Ferdiansyah Ferdiansyah Fitrianto Eko Subekti Fitriyani Fitriyani Furqon, Miftahul Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Hanifah Dwi Sulistiowati Helmy Wahyu Widiarti Hendra Syahputra Henik, Elsha Hermanto Hermanto Hidayati, Litsa Arfi Ika Septiani Putri, Ika Septiani Ivan Dwi Saputra, Ivan Dwi Saputra Jaka Wijaya Kusuma Jannah, Maya Jazuli, Akhamad Joko Purwanto Joko Purwanto Juliyanto, Bagus Kalman, Rinaldi Kiswara Agung Santoso Latifah Fitriana Rahmah Lawnia, Vika Lukmanul Akhsani M, Makhful Mahendra, Yusril Aldi Makhful Makhful Malim Muhammad Marsigit Marsigit Muhammad Naufal Muhammad Ramadhan Mukarromah, Safitri Musodiqoh, Ummu Atiyatul Muvida Indah Kusuma Nainggolan, Randa Nalim Nanang Suparyono, Nanang Nugroho, Wanda Nur Hikmah Nurbaiti, Idhata Nurfitriani, Dian Ageng Panjaitan, Bernat Pertiwi, Budi Wahyu Pratiwi, Yolanda Puji Astuti Putri, Nurika Heidianti Rahmah, Latifah Fitriana Restu Tera Astria RIKI RIKI, RIKI Ritonga, Muhammad Khairul Rusli Hidayat Safitri Mukarromah Satria, Dewi Setiyaningsih, Eka Sihombing, Rikky Pranata Siregar, Ahmad Ansyari Siregar, Putri Habibah Siregar, Risdalina Sri Ratnawati Sri Supiyati, Sri Triyana, Evi Widiarti, Helmy Wahyu Yusuf Nalim, Yusuf Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zakiyah Zaskia Husna Maharani