Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN STATUS GIZI BALITA DI ACEH SELATAN Rossi Aulia Pratiwi; Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Dhiya Salsabila
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5601

Abstract

HUBUNGAN POLA ASUH DENGAN STATUS GIZI BALITA DI ACEH SELATAN
FORMULASI dan UJI AKTIVITAS SEDIAAN KRIM EKSTRAK BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) SEBAGAI PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Monica Suryani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5705

Abstract

Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit akibat trauma panas. Biji alpukat (Persea americana Mill.) mengandung flavonoid yang bersifat antiinflamasi, antioksidan, dan berperan dalam penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas ekstrak biji alpukat serta formula krim yang optimal untuk pengobatan luka bakar. Pengujian dilakukan pada tikus jantan dengan empat formula: F0 (kontrol), F1 (5%), F2 (10%), dan F3 (15%). Hasil menunjukkan seluruh krim memenuhi standar SNI dan mempercepat penyembuhan luka bakar, dengan aktivitas terbaik pada formula F3 (15%). Kata kunci: Krim, Luka Bakar, Biji Alpukat.
STUDI DIFUSI OBAT SECARA IN VITRO PADA BERBAGAI SEDIAAN FARMASI TRANSDERMAL Nurhayati Nurhayati; Syarifah Yanti Astrina; Silmi Kaffah; Syarifah Asyura
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5746

Abstract

Pengembangan sistem penghantaran obat melalui rute transdermal terus menunjukkan peningkatan signifikan seiring kemampuannya dalam menyediakan pelepasan obat yang lebih terkontrol, meningkatkan kepatuhan terapi, serta meminimalkan efek metabolisme lintas pertama di hati. Meskipun demikian, keberagaman desain formulasi dan variasi metode evaluasi menyebabkan hasil uji difusi in vitro antarpenelitian sulit dibandingkan secara setara. Kajian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan berbagai pendekatan sistem transdermal berdasarkan parameter difusi in vitro guna mengidentifikasi determinan utama yang memengaruhi permeasi obat melalui kulit. Penelitian disusun dalam bentuk narrative literature review terhadap publikasi periode 2020–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, ScienceDirect, SpringerLink, DOAJ, dan Google Scholar. Artikel yang diikutsertakan merupakan studi yang melaporkan parameter fluks, koefisien permeabilitas, lag time, serta pelepasan kumulatif menggunakan metode Franz diffusion cell. Sebanyak 22 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif-komparatif dengan mempertimbangkan jenis sediaan, komposisi formulasi, metode pengujian, dan karakteristik membran. Hasil telaah menunjukkan bahwa sistem vesikular dan nanoformulasi seperti etosom, transfersom, nanoemulgel, nanopartikel, dan solid lipid nanoparticle cenderung menghasilkan peningkatan fluks dan penurunan lag time yang lebih nyata dibandingkan sistem patch matriks konvensional, yang berkaitan dengan ukuran partikel yang lebih kecil dan fleksibilitas struktur pembawanya. Teknologi microneedle menunjukkan laju difusi paling cepat, meskipun implementasinya masih dibatasi oleh aspek biaya dan kompleksitas manufaktur. Secara keseluruhan, performa difusi dipengaruhi oleh berbagai faktor formulasi dan metodologis, sehingga diperlukan harmonisasi metode uji, studi komparatif langsung, serta verifikasi in vivo dan uji stabilitas untuk memperkuat relevansi klinis dan aplikabilitas industrinya. Kata Kunci: Sistem transdermal, difusi in vitro, permeasi kulit, nanoformulasi.
PENTINGNYA PERAN GIZI SEIMBANG BAGI REMAJA DALAM MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Rossi Aulia Pratiwi; Ibrahim Ibrahim; Rauzatun Nisa
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5770

Abstract

Gizi merupakan zat atau elemen yang terkandung di dalam makanan dan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh tubuh. Agar kebutuhan gizi itu bisa terpenuhi maka perilaku mengkonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi oleh para remaja harus teratur. Masa remaja merupakan masa transisi yang ditandai dengan adanya perubahan fisik, emosi dan psikis. Masa ini merupakan periode peralihan dari masa anak ke masa dewasa. Seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan tersebut, remaja sangat membutuhkan gizi seimbang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Gizi seimbang merupakan susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dengan jenis dan jumlah yang sesuai kebutuhan tubuh, serta menerapkan prinsip pangan beraneka ragam, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih, dan menjaga berat badan ideal. Adapun tujuan penelitian ini agar mengetahui peran gizi seimbang bagi remaja dalam meunjang proses pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode literatur review, yaitu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber untuk mencari literatur seperti jurnal, buku, artikel koran, internet atau website. Peran gizi seimbang bagi para remaja dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah sangatlah penting karena Peran gizi bagi perkembangan dan pertumbuhan pada masa balita sangatlah penting, karena asupan nutrisi yang cukup dan bervariasi serta tidak melewatkan sarapan sebelum berangkat ke sekolah terbukti dapat meningkatkan konsentrasi, daya ingat, serta mencegah kelelahan fisik di sekolah. Selain itu, kebiasan anak hebat Indonesia adalah makan-makanan yang sehat dan bergizi. Makanan yang sehat dan bergizi yang mengandung nutrisi yang seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak yang sehat, vitamin, mineral untuk energi dan imunitas .
PENGEMBANGAN FORMULA MINUMAN FUNGSIONAL BERBASIS SENYAWA ORGANIK ALAMI UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nanda Fitriana; Rossi Aulia Pratiwi; Ibrahim Ibrahim; Silmi Kaffah; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5783

Abstract

Anemia defisiensi besi masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi tinggi pada remaja putri, wanita usia subur, ibu hamil, dan anak-anak. Menurut World Health Organization, anemia berkontribusi terhadap penurunan produktivitas, gangguan kognitif, serta peningkatan risiko komplikasi kehamilan. Pendekatan berbasis pangan melalui pengembangan minuman fungsional merupakan strategi preventif yang lebih praktis dan berkelanjutan dibandingkan suplementasi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengembangkan formula minuman fungsional berbasis senyawa organik alami untuk mendukung pencegahan anemia. Formulasi mengombinasikan sumber zat besi nabati, vitamin C sebagai enhancer penyerapan besi non-heme, serta senyawa bioaktif antioksidan seperti flavonoid dan polifenol. Tahapan pengembangan meliputi seleksi bahan, optimasi komposisi, analisis kandungan zat besi dan vitamin C, pengujian sifat fisikokimia, serta uji aktivitas antioksidan dan organoleptik.
KONTROL DIRI SEBAGAI PREDIKTOR PERILAKU DELINKUENSI PADA REMAJA DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) Kurnia Rahmayanti; Widya Arfani Purba; Melda Sofia; Herawati Herawati; Syarifah Asyura
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.5835

Abstract

Perilaku delinkuensi pada remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) merupakan fenomena kompleks yang sering dikaitkan dengan kegagalan kontrol diri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh kontrol diri terhadap perilaku delinkuen pada remaja binaan di LPKA. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan dari remaja binaan berusia 15–19 tahun melalui skala kontrol diri dan skala perilaku delinkuensi. Teknik analisis data menggunakan regresi linear dengan pendekatan bootstrapping (5.000 sampel) untuk mendapatkan estimasi parameter yang robust. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri memiliki koefisien regresi negatif (beta = -0,140), namun secara statistik tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku delinkuen (p = 0,228). Temuan ini mengindikasikan bahwa perilaku delinkuen pada remaja di lingkungan LPKA bersifat multifaktorial, di mana faktor eksternal seperti pengaruh teman sebaya dan lingkungan sosial mungkin memiliki peran yang lebih dominan dibandingkan kontrol diri internal. Implikasi penelitian menyarankan agar program pembinaan di LPKA mengadopsi pendekatan holistik yang mencakup penguatan moral, dukungan keluarga, dan modifikasi lingkungan sosial.Kata
Identifikasi Senyawa Antioksidan dalam Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Kandidat Pangan Fungsional Untuk Meningkatkan Status Gizi Anak Sekolah di Banda Aceh Syarifah Asyura; Ruri Widyasari; Cut Nora Humaira
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.5872

Abstract

Masalah gizi pada anak sekolah masih menjadi perhatian penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama terkait kekurangan zat gizi mikro dan paparan stres oksidatif. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai salah satu bahan pangan lokal yang kaya akan senyawa bioaktif, khususnya antioksidan, yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pangan fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa antioksidan dalam ekstrak daun kelor serta mengevaluasi potensinya dalam mendukung peningkatan status gizi anak sekolah di Banda Aceh. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium dengan proses ekstraksi daun kelor menggunakan pelarut etanol, diikuti dengan analisis kandungan fenolik total menggunakan metode Folin-Ciocalteu dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor mengandung senyawa fenolik dalam jumlah yang signifikan serta memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa daun kelor berpotensi sebagai bahan pangan fungsional yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif serta mendukung perbaikan status gizi anak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ekstrak daun kelor memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai intervensi berbasis pangan lokal dalam upaya peningkatan status gizi anak sekolah. Disarankan adanya penelitian lanjutan terkait formulasi produk pangan berbasis daun kelor dan uji efektivitasnya secara klinis. Kata Kunci: Daun kelor; Antioksidan; Senyawa fenolik; Pangan fungsional; Status gizi anak
Analisis Kandungan Flavonoid dan Efek Hipoglikemik Ekstrak Kulit Buah Mangga Lokal (Mengifera indica) Terhadap Penderita Pra Diabetes di Banda Aceh Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nazilatul Munawwarah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 9 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.5873

Abstract

Penelitian ini menganalisis kandungan flavonoid pada ekstrak kulit mangga lokal serta efek hipoglikemiknya pada penderita pra-diabetes di Banda Aceh. Metode yang digunakan meliputi analisis flavonoid dan uji klinis dengan pengukuran kadar glukosa darah. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak kulit mangga mengandung flavonoid tinggi dan mampu menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Temuan ini menunjukkan potensi kulit mangga sebagai pangan fungsional untuk pencegahan diabetes tipe 2. Kata kunci: Kulit buah mangga, flavonoid, hipoglikemik, pra-diabetes, pangan fungsional, Banda Aceh
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTING DI WILAYAH PESISIR KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Rury Widyasari; Yulisyo Ningsih
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v10i1.5874

Abstract

Abstrak Kebijakan penggunaan dana desa dalam upaya penanganan stunting Nomor 16 tahun 2018 tentang penggunaan dana desa tahun 2019 Pasal 6. Upaya peningkatan gizi masyarakat serta pencegahan anak kerdil (stunting). Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis (menahun) sehingga menyebabkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya. Hasil studi status gizi Indonesia (SSGI) prevalensi status gizi balita stunted (TB/U dan PB/U) nasional sebesar 24,4% sedangkan provinsi aceh sebesar 33.2% dan kabupeten aceh besar prevalensinya sebesar 32,4. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah pesisir Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Metode Penelitian: Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan menggunakan desain case control. Pengumpulan data di lakukan pada tanggal 22-27 Juni tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak balita yang di wilayah pesisir kecamatan Lhoong yang berjumlah 834 orang anak balita. sampel menggunakan rumus minimal sampel lameshow, pengambilan sampel dengan cara acak sistematis dengan hasil 42 orang anak balita. yang status gizi katagori Stunting 21 orang dan anak balita normal 21 orang. Instrument penelitian menggunakan kuesioner, pengukuran TB/PB menggunakan mikrotoice dengan pengolahan data statistik yaitu uji Chai-Square. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji statistik diperolah bahwa ada hubungan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting (p-value =0.0504) , tidak ada hubungan antara riwayat sanitasi dengan kejadian stunting (p-value= 0.350) dan tidak ada hubungan antara riwayat pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting (p-value=0.504). Kesimpulan dan saran: Adanya hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting, Tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat sanitasi dengan kejadian stunting dan Tidak ada hubungan yang signifikan antara riwayat pemberian imunisasi dasar lengkap dengan kejadian stunting di wilayah pesisir Kecamatan Lhoong Kabupaten Aceh Besar. Kata Kunci: Riwayat Penyakit Infeksi, Riwayat Sanitasi dan Riwayat Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap dengan kejadian stunting.
KUALITAS GIZI MAKANAN SIAP SAJI YANG DIKONSUMSI REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 9 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.5875

Abstract

Makanan cepat saji memiliki kandungan tinggi kalori, lemak, kolesterol, garam dan rendah vitamin, mineral serta serat. Semakin sering dikonsumsi, maka semakin tinggi risiko terhadap kejadian gizi lebih dan obesitas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gizi makanan siap saji yang dikonsumsi remaja di sekolah menengah atas. Metode penelitian ini yaitu cross sectional dengan melibatkan responden yang berjumlah 204 subjek di kota Banda Aceh yang diambil dengan metode multistage random sampling. Data konsumsi makanan cepat saji diperoleh dari formulir FFQ (Food Frequency Questionnaire) 1 bulan terakhir. Data status gizi remaja diperoleh dari pengukuran tinggi badan menggunakan stadiometer dan berat badan dengan timbangan injak, kemudian dilakukan analisis menggunakan aplikasi WHO Anthroplus. Uji statistik untuk analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata responden mengonsumsi dengan frekuensi 7 kali dalam 1 bulan. Responden yang sering mengonsumsi makanan cepat saji memiliki status gizi lebih dengan persentase sebesar 22,3% dan status gizi obesitas sebesar 13,6%. Kata Kunci: Kualitas Gizi, Makanan Siap Saji, Remaja
Co-Authors ,, Munar Abdul Mukti Abdul Mukti Alfian, Fariz Rizky Alfinda Novi Kristanti Ali Hanafiah Rambe Andi Syahputra Andika, Fauziah Andriani, Rika Ani Margawati Anwar, Chairanisa Armia Armia Aura Reza Ayu Bancin, Ratnawati Chairanisa Anwar Cut Nora Humaira Cut Nursadrina Cut Nursadrina Damayanti Iskandar Daratu Kusuma Eviana Putri Dhirah, Ulfa Husna Dhiya Salsabila Dina Keumala Sari Br Ginting Dini Rahmawati ELFINA ELFINA Ella Frisella Ella Frisella Ella Frissella Endang S Taurina Ersa Rahayu Eva Susanna Eva Susanna Finaul Asyura Finaul Asyura Fitria Fitria Fitria Fitria Fitriana, Nanda Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriliana Fitriyanti Freity Freity Haq, Kautsar Ul Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Herawati Hery Suwito Humaira, Cut Nora Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ida Mukhlisa Ilham Guspika Away Indah Novita Intan Saumi Irhamna Irhamna Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Ismiati Jamil, Sri Mulyani Jernih Rizkia Putri Junaidi Junaidi Kamarullah Kamarullah Kamsia Kamsia Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati Kesumawati, Kesumawati Kurnia Rahmayanti Kurnia Rahmayanti Laksono Trisnantoro Lena Hati Lisda Yanti M. Aqil M. Rizki Fazli M. Zakky Dhiya Ulhaq Maghfirah, Ruhul Makruf, Hafizul Maulidella Maulidella Meilina, Rulia Melda Sofia Melda Sofia Melia Riska Mellya Ernita Merida Putri Wulan Sari Merlin Maulidiyah Miftahussyifa Miftahussyifa Monica Suryani Muhammad Afrizal Muhammad Naufal Muhammad Rizki Muhammad Yahya Mukti, Abdul Munawwarah, Nazilatul Murnia Suri Mutiawati Mutiawati Mutmainah Mutmainah Najwa Magfirah Melala Nanda Fitriana Nanda Fitriana Nanda Fitriana Nanik Siti Aminah Nargaza, Juanda Nazilatul Munawwarah Ningsih, Yulisyo Novi Yanti Novia Suryani Nurdin Nurdin Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nursadrina, Cut Nurul Anjelini Nurul Salwa Pardi Pardi Pardi Pardi Pardi Pardi, Pardi Periskila Dina Kali Kulla Picha Maudina Nasution Putri Serianti Putri Serianti Rafni Fajriati Rahmansah Rahmansah Rahmat Akbar Rahmat Alimin Rahmat Fajri Rahmayanti, Kurnia Ratna Wilis Rauhdatun Nuzul Za Rauzatun Nisa Refita Maulia Rika, Erlia Rosita Rina Kurniaty Rizani, Fitri Rossi Aulia Pratiwi Rossi Aulia Pratiwi Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Rouzatun Nisa Ruri Widyasari Rury Widyasari Rusdipoetra, R. Aryabraga Sabirin Matsjeh Sahbainur Rezeki Said Ashlan, Said Samsidar Samsidar Serianti, Putri Silmi Kaffah Silmi Kaffah Siti Samaniyah Sofia Rubia Sofia, Melda Suci Rahma Amjusfa Syafriadi Syarifah Yanti Astrina Syarifah Yanti Astryna Ulla Putri Safrina warni, Eva Widya Arfani Purba Widyasari, Ruri Widyasari, Rury Yulisyo Ningsih Zahra Kesuma Zulfadhli Zulfadhli ZURAIDA ZURAIDA