Claim Missing Document
Check
Articles

PROFIL LITERASI SAINS MAHASISWA PGSD DI MALANG Muslihasari, Adzimatnur; Susilo, Herawati; Ibrohim, Ibrohim; Lukiati, Betty
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 2 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/primed.v2i2.1615

Abstract

Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik sampling digunakan adalah random sampling. Instrumen penilaian literasi sains diperoleh dengan tes pilihan ganda yang mengacu pada indikator literasi sains menurut Gormally (2012). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata literasi sains mahasiswa PGSD adalah 58,31% dengan kriteria cukup. Literasi sains mahasiswa PGSD pada indikator mengidentifikasi pendapat ilmiah yang valid memiliki rerata skor 41,05%, melakukan penelusuran literatur yang efektif 49, 14%, memahahami elemen-elemen desain penelitian dan bagaimana dampaknya terhadap temuan/kesimpulan 59,32%, membuat grafik secara tepat dari data 57,34%, memecahkan masalah menggunakan keterampilan kuantitatif 63, 22%, memahami dan menginterpretasikan statistik dasar 65, 04%, serta melakukan inferensi, prediksi dan penarikan kesimpulan berdasarkan data kuantitatif sebesar 73, 06%.
POTENSI EKSTRAK ETANOL LABU SIAM (Sechium edule) UNTUK PERBAIKAN KERUSAKAN SEL BETA PANKREAS DAN KADAR NITROGEN OKSIDA PADA TIKUS YANG MENGALAMI DIABETES MELITUS (The Potenty of Sechium edule Ethanolic Extract to Repair Beta Pancreas Cells and Nitrogen Oxide Concentration in Streptozotocin-induced Diabetic Rat) Lukiati, Betty; Maslikah, Siti Imroatul; N, Nugrahaningsih
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 10, No 1 (2016): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v10i1.3365

Abstract

The objectives of this research were to examine the effect of Sechium edule ethanolic extract to repair beta pancreas cells damage and tomeasure nitrogen oxide (NO) concentration in streptozotocin-induced rats. Type I diabetic rats were obtained by intraperioneally injected therats with multiple low dose streptozotocin (MLD-STZ) for 5 days. In this research, rats were assigned into 5 treatment groups: untreated rats ingroup 1 were considered as negative control, while MLD-STZ induced type 1 diabetic rats in group 2 were considered as positive control. Inanother 3 groups, type 1 diabetic rats were orally treated with three doses of Sechium edule ethanolic extract (14, 28, 42 mg/kg bw) respectivelyfor 7 consecutive days. Repairing of beta pancreas cells were analyzed descriptively whereas concentration of NO were analyzed using one wayANOVA and continued with LSD test (= 0.01). The result showed that the administration of Sechium edule ethanolic extract significantlydecreased NO concentration (P0.01) up to 67.9 M and repaired beta pancreas cells damage. Dose of 42 mg/kg bw of Sechium edule ethanolicextract is the effective dose for diabetic rat therapy. Key words: Sechium edule extract, diabetic mellitus, rat, beta pancreas cells
Saponin Pada Bawang Putih Lokal Indonesia dan Potensi Biologinya (Saponins in Indonesian Local Garlic and Their Biological Potential) Balqis; Betty Lukiati; Mohammad Amin; Agus Muji Santoso; Jeni; Widodo
Jurnal Jamu Indonesia Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Jamu Indonesia
Publisher : Tropical Biopharmaca Research Center, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jji.v7i2.234

Abstract

This study aims to determine the various kinds of compounds from the saponin group found in local Indonesian garlic and map the biological potential of these compounds, especially the potential in the health sector. Saponins are a group of compounds characterized by the presence of foam. Saponins have various benefits both in the health, agriculture, animal husbandry, and also in the food and cosmetic industries. Fifteen compounds from the saponin group were identified from local Indonesian garlic obtained from West Papua, using Liquid Chromatography Mass Spectrometry (LCMS) and validated based on their similarity with the NCBI PubChem database. Saponin compounds in local Papuan garlic, then, their biological potential was mapped using the PASS Server and showed that there were seventeen kinds of biological potential in the saponin compound group from Indonesian local garlic. The three most dominant potencies are as anticancer, antifungal, and hypolipemic. Based on this research, it can be concluded that Indonesian local garlic has great potential to be developed and applied in the health sector, especially as an anticancer related to the saponin content in tubers.
Analisis Protein Target Senyawa Alami Anti Aging Flavan-3-Ol dari Theobroma Cacao L. Puspitasari, Dianing Eka; Amin, Mohammad; Lukiati, Betty
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.004 KB)

Abstract

Penuaan pada kulit (skin aging) adalah proses perubahan dermatologis yang terjadi secara alami seiring dengan perkembangan usia manusia dan atau karena paparan radiasi UV yang tidak diimbangi dengan treatment penyembuhan maupun pencegahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi protein target dari senyawa flavan-3-ol dalam kaitannya dengan penuaan (aging) pada kulit manusia (skin aging). Senyawa flavan-3-ol yang digunakan pada penelitian in silico ini diperoleh dari database PubChem (Pubchem CID 3707243), kemudian kandidat protein target senyawa flavan-3-ol diprediksi menggunakan PharmMapper, SwissTargetPrediction, dan SuperPred web server. Kandidat protein target senyawa flavan-3-ol (CID 3707243) pada penelitian ini hanya diperoleh melalui PharmMapper dan SwissTargetPrediction web server. Protein yang muncul di kedua web server adalah CA1(Carbonic Anhydrase 1) dan CA2 (Carbonic Anhydrase 2). Hasil kandidat protein yang diperoleh dari PharmMapper dan SwisTarget Prediction web server kemudian dilakukan prediksi proteinprotein networks analysis melalui String-db web server. Berdasarkan kajian literatur, proteinprotein yang berinteraksi sebagai kandidat protein target senyawa flavan-3-ol (CID 3707243) adalah MMP3 yang bertanggung jawab pada pembentukan skin aging.
Analisis Pemanfaatan Kulit Buah Naga untuk Pembuatan Yoghurt dari Kulit Buah Naga sebagai Usaha Penganekaragaman Pangan bagi Masyarakat Hanzen, W.F Edi; Hastuti, Utami Sri; Lukiati, Betty
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.317 KB)

Abstract

Buah naga merupakan buah yang sangat diminati oleh masyarakat karena kandungan gizinya yang cukup tinggi dan berkhasiat obat. Bagian buah naga yang dikonsumsi adalah daging buah, sedangkan kulit buah terbuang sebagai limbah. Kulit buah naga memiliki kandungan gizi berupa protein, lemak, karbohidrat (glukosa, maltosa dan fruktosa). Walaupun memiliki Kandungan gizi yang cukup tinggi namun pemanfaatannya masih terbatas. Kulit buah naga sering kali hanya dibuang menjadi limbah yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Kulit buah naga berpotensi untuk diolah menjadi bahan produk olahan pangan, salah satu diantaranya adalahdiolah menjadi dari yoghurt dari kulit buah naga. Pembuatan yoghurt dari kulit buah naga merupakan salah satu bentuk upaya diversifikasi pangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman masyarakatat desa wandanpuro terhadap pemanfaatan kulit buah naga untuk pembuatan yoghurt dari kulit buah naga, khususnya pada petani buah-buahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi yang diambil ialah seluruh masyarakat desa Wandanpuro kota Malang. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah masyarakat yang berprofesi sebagai petani buahbuahandidesa Wandanpuro Kabupaten Malang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket. Hasil angket dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis angket, didapatkan 93% petani buah-buahan menginginkan produk olahan kulit buah naga dalam bentuk yoghurt dan bersedia mengikuti pelatihan membuat yoghurt dari kulit buah naga, oleh karena itu maka perlu informasi bagi para petani buah-buahan dalam bentuk booklet.
Perkembangan Konsentrasi Hormon Pertumbuhan untuk Metamorfosis Ulat Sutera (Bombyx Mori L.) Putro, Sulistyo Dwi Kartining; Lestari, Umie; Lukiati, Betty
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.58 KB)

Abstract

Peranan hormon dalam metamorfosis meliputi proses pengelupasan kulit larva, dan pembentukan pupa pada serangga holometabola. Hormon Juvenil menjadi salah satu kunci hormon yang berperan dalam mengatur aktivitas pertumbuhan serangga.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan isolasi 10kDa yang merupakan hormon juvenil sebagai pengatur utama hormon pertumbuhan dan prekursor utama diapause hormon.Penelitian ini merupakan penelitian eksploratif. Materi hormon 10kDa diisolasi dari hemolympha ulat sutera (Bombyx mori L.) fase Instar 3, instar 4, instar 5, serta fase pupa menggunakan phosphate buffered saline kemudian di running menggunakan SDS-PAGE dan dikoleksi dengan elektroelusi. Karkterisasi hormon 10 kDa pada instar 3, 4, 5 dan pupa meliputi penentuan berat molekul melalui SDS-PAGE dan kandungan protein dengan metode nanodrop spectrophotometer.Hasil running isolat hormon menggunakan metode SDS-PAGE diperoleh pita protein hormon yang terdiri atas 5 pita dengan berat molekul 62,42; 39,10; 30,94; 15,34; dan 10,3 kDa. Kadar Isolat protein hormon 10 kDa diperoleh dengan purifikasi menggunakan metode elektroelusi. Kandungan protein dalam isolate protein hormon 10 kDa pada instar 3 sebesar sebesar 0,121 mg/ml, instar 4 sebesar 0,012 mg/ml, dan instar 5 sebesar 0,117 mg/ml.
Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa pada Mata Kuliah Evolusi di Universitas Sulawesi Barat Tahir, Jirana; Amin, Mohammad; Suarsini, Endang; Lukiati, Betty
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.792 KB)

Abstract

Mata kuliah evolusi merupakan salah satu mata kuliah yang dianggap sulit oleh mahasiswa, sulitnya pemahaman mahasiswa terhadap konsepevolusi disebabkan oleh beberapa masalah sehingga perlu dilakukan beberapa observasi terhadap komponen-komponen dalam proses pembelajaran Evolusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Keterampilan Berpikir mahasiswa terhadap Mata Kuliah Evolusi di Penelitian ini menggunakan metode survey dengan cara penyebaran angket dan pemberian tes untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa tentang konsep evolusi. Berdasarkansurveiyang dilakukanterhadapmahasiswa Unsulbar Program Pendidikan Biologi pada tanggal 30 Maret 2016dengan 30 orang responden menunjukkan bahwa Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat pada dasarnya dalam kategori rendah dimana pada indikator dalam memberikan penjelasan sederhana dengan persentase 67,5%, Indikator dalam membangun keterampilan dasar dengan persentase 70,6%, indikator dalam menyimpulkan 50,1%, indikator dalam penjelasan lanjut sebanyak 56% dan indikator pada mengatur strategi dan taktik sebanyak 53,7%. Indikator menyimpulkan, penjelasan lanjut, dan indikator pada mengatur strategi dan taktik berada pada kategori rendah yaitu dengan persentase di bawah 60%. Pada pemberian tes, nilai yang didapatkan oleh 30 mahasiswa sebagai responden berada dalam kategori sedang dengan nilai tertinggi 73,33 dan nilai terendah 40. Dari hasil analisis yang didapatkan, maka dapat disimpulkan bahwa keterampilan berpikir mahasiswa biologi Universitas Sulawesi Barat terhadap mata kuliah Evolusi masih rendah. Olehkarenaitu perlu dilakukanpembenahan dalam penelitian lanjutan.
REVIEW: PENYEBAB GANGGUAN AUTIS MELALUI JALUR NEUROINFLAMASI Putri Purnama Sari, Alvina; Amin, Mohamad; Lukiati, Betty
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 3, No 2: September 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v3i2.5177

Abstract

Autis merupakan gangguan perkembangan yang kompleks pada anak yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor penyebab autis diantaranya genetik, lingkungan, gangguan sistem imun, dan inflamasi. Inflamasi terjadi karena adanya mediator yang mengganggu kerja suatu jaringan sehingga menimbulkan respon terhadap mediator tersebut. Salah satu mediator inflamasi adalah sitokin (IL-6 dan TNF-α).  IL-6 dan TNF-α dengan jumlah tinggi dalam otak mengakibatkan gangguan atau penurunan  adhesi dan migrasi sel saraf yang mengakibatkan terganggunya kerja dari Blood Brain Barrier (BBB) atau sawar darah otak yang berfungsi menjaga normalitas homeostasis sistem saraf pusat.  Inflamasi yang terjadi pada sel otak atau neuroinflamasi yang sudah  kronis menjadi salah satu penyebab terjadinya gangguan autis pada anak.
Identification of Student Misconceptions in General Biology Courses using Four Tier Multiple Choice Tests Containing High Order Thinking Skills Mariana Ade Cahaya; Mimien Henie Irawati Al Muhdhar; Betty Lukiati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 7 (2024): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i7.7907

Abstract

This research aims to identify misconceptions of biology education students in the General Biology course. The method used in this research uses quantitative descriptive. The sample used in this research was Biology education students who had taken General Biology courses consisting of students in semesters 3, 5, and 7. Data collection was carried out using a test in the form of General Biology questions in a four-tier multiple-choice diagnostic format containing high-order thinking skills, totaling 35 questions. The research results showed that the percentage of misconceptions in each class was 43.80% (semester 3), 33.93% (semester 5), and 29.46% (semester 7). The highest percentage of misconception categories among third-semester students was found in the digestive system material (57.78%), fifth-semester students in ecology material (56.67%), and seventh-semester students in ecological material (40.00%). Misconceptions in students could be caused by students not being used to working on this type of question HOTS. To be able to answer correctly, students must be able to analyze and relate the data or information in the question to existing concepts
Co-Authors Abda Abda Abdul Fattah Noor Abdul Gofur Abdul Gofur AD. Corebima Agus Muji Santoso Alif Rofiqotun Nurul Alimah Alvina Putri Purnama Sari Alvina Putri Purnama Sari Anindya Nirmala Permata Anindya Nirmala Permata Arwinda Probowati Atik Kurniawati balqis Balqis Bayu Guruh Binangkit Dian Eka A. F. Ningrum Dianing Eka Pupitasari Dina Aribah Dina Maulina DYAH ASTRIANI Eko Sri Sulasmi Endang Suarsini Fatchur Rohman Fathul Zannah Fitriani, Rita Frida Kunti Setiowati Hadi Suwono Hanzen, W.F Edi Hendra Susanto Hera Adiwijaya Herawati Susilo Ibrohim Ida Rahmawati Ihya Fakhrurizal Amin Jeni Jeni Jeni Jirana, Jirana Khaq, Rizki Amalia Nurul Kurniawan Setia Putra Liah Badriah M. Amien Rais M. Saiful Fahmi M. Saiful Fahmi, M. Saiful Fahmi Mariana Ade Cahaya Miftahul Mufinadiroh Mimien Henie Irawati Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohamad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Mohammad Amin Muhamad Khoirul Anwar, Muhamad Khoirul Muhammad Khalil Muhammad Saefi Muhammad Shobirin Mumun Nurmilawati Murni Sapta Sari Muslihasari, Adzimatnur Nanda Earlia Nazilatul Khoiroh Nelda Anasthasia Serena Ningrum, Dian Eka A. F. Novia Sigma Amalina Nugrahaningsih N, Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nur Fitriana Nur Fitriana Nursyahbani Saraha Poppy Rahmatika Primandiri Puspitasari, Dianing Eka Putri Diyah Anggraini Putri Purnama Sari, Alvina Putri Purnama Sari, Alvina Risanti Dhaniaputri Serena, Nelda Anasthasia Siti Aisyah Firdani Siti Imroatul Maslikah Siti Nur Arifah Sitoresmi Parabaningtyas Sitoresmi Prabaningtyas Sitorus, Mido Ester Solly Aryza Sri Rahayu Lestari Sulistiono Sulistyo Dwi Kartining Putro Sulistyo Dwi Kartining Putro, Sulistyo Dwi Kartining Susriyati Mahanal Sutiman Bambang Sumitro Tahir, Jirana Triastono Imam Prasetyo Umi Hasanah, Umi Umie Lestari Utami Sri Hastuti W. F. Edi Hanzen W.F Edi Hanzen Widodo Widodo Yayoi Kodama Yessi Hermawati Zauhara Faiqohtun Wuriana