Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Cair Sebagai Solusi Ipteks Pengolahan Limbah Rumah Tangga Karim, Hilda; Ali, Alimuddin; Rachmawaty, Rachmawaty; Syamsiah, Syamsiah; Suryani, Andi Irma
Jurnal IPMAS Vol. 2 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.2.3.2022.271

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian PNBP bagi masyarakat yaitu Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga menjadi Pembuatan Pupuk Organik Cair yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Takalar. Target luaran yang akan dihasilkan dari kegiatan ini adalah (1) Memanfaatkan limbah rumah tangga dan limbah pertanian dalam pembuatan pupuk organik cair sehingga tidak terjadi penimbunan limbah yang dapat menimbulkan permasalahan lingkungan. (2) Meningkatan pengetahuan bagi ibu rumah tangga dalam memanfaatkan limbah rumah tangga dan limbah sayuran dipasar untuk dijadikan pupuk organik cair siap pakai, dan (3) pupuk organik cair yang telah dibuat dapat dikemas dalam berbagai ukuran untuk dipasarkan dalam menambah pendapatan ibu rumah tangga. Respon Peserta Pelatihan sangan antusiasme dan sangat senang menerima pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah rumah tangga selama ini dianggap tidak bermanfaat dan menimbulkan bau busuk, ternyata limbah dapat dijadikan pupuk untuk kesuburan tanah, peserta sangat termotivasi karena selama musim pandemik ini lebih banyak dirumah. Peserta sudah dapat mengemas pupuk organik cair di botol yang dapat bertahan hingga dua tahun.
PELATIHAN BERSAMA MELESTARIKAN LINGKUNGAN “PENGENALAN BUAH LERAK (Sapindus rarak) SEBAGAI BAHAN ALAMI PEMBUATAN SABUN PADA MASYARAKAT DI KOTA MAKASSAR” Arsal, Andi Faridah; Adnan, Adnan; Karim, Hilda; Syamsiah, Syamsiah; Suryani, Andi Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v3i1.62516

Abstract

Abstrak  Pelatihan Bersama melestarikan lingkungan dalam hal “Pengenalan Buah Lerak Sapindus rarak sebagai Bahan Alami Pembuatan Sabun” untuk meningkatkan pengetahuan, mempopulerkan, dan menggugah masyarakat di Kota Makassar dalam memanfaatkan kembali lerak sebagai bahan alami sabun. Pelatihan kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan dapat memanfaatkan kembali bahan  alami dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Metode yang telah dilakukan dalam kegiatan ini secara bertahap yaitu pemaparan materi dengan pengenalan bahan-bahan dan cara kerja pengelolaan, demostrasi, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat sudah mengetahui pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun serta manfaat lainnya. Selain pemanfaatan lerak sebagai bahan sabun, secara mandiri masyarakat dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan dan penerapannya. Seluruh peserta telah memiliki keterampilan dan pengetahuan sehingga peluang untuk pemanfaatan lerak semakin terbuka lebar hingga pada usaha budidaya tumbuhan lerak. Selama kegiatan berlangsung seluruh peserta menunjukkan antusiasme sangat tinggi terhadap kegiatan pelatihan ini.                                                                                                                                        Kata Kunci: Buah Lerak, Bahan Alami, Sabun  Abstract Training to preserve the environment Together in terms of "Introduction of Sapindus rarak Lerak Fruit as a Natural Ingredient for Making Soap" to increase knowledge, popularize and inspire people in Makassar City to reuse lerak as a natural soap ingredient. This training for the community is to increase knowledge and be able to reuse natural materials in their application in everyday life. The method that has been carried out in this activity is in stages, namely presentation of the material with an introduction to the materials and how management works, demonstration and discussion. The results of the activity show that the community already knows about the use of lerak as a soap ingredient and other benefits. Apart from using lerak as a soap ingredient, people can independently use it according to their needs and application. All participants have the skills and knowledge so that opportunities for the use of lerak are increasingly wide open in the business of cultivating lerak plants. During the activity, all participants showed very high enthusiasm for this training activity. Keywords: Lerak Fruit, Natural Ingredients, Soap
Pelatihan Praktikum Biokimia Konsep Uji Kandungan Urine pada Mahasiswa Program Studi Kebidanan Stikes Tanawali Persada Kabupaten Takalar Taiyeb, Mushawwir; Hartono, Hartono; Ismail, Ismail; Junda, Muhammad; Suryani, A. Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 1, No 1 (2022): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v1i1.34239

Abstract

Education curriculum D3 Midwifery Stikes Tanawali Persada Kab. Takalar has basic courses such as biochemistry courses which provide knowledge about the ability to perform screening and analysis, however, it is not accompanied by giving practicums to equip students with basic skills. Therefore, basic training related to screening and diagnosis skills, such as urine biochemical examination, was carried out. The community groups that were used as partners in this training were students majoring in midwifery, Stikes Tanawali Persada, Takalar Regency. The training method planned in this training activity consists of three stages. The first stage is in the form of providing material and information regarding the technique of analyzing the content of chemical compounds in urine samples. The second stage is the implementation of the practical analysis of the content of chemical compounds in urine samples. The third stage is discussion and evaluation. The result of this training activity was successful and smooth. Participants' understanding also increased based on the results of the evaluation given at the end of the training. This success was achieved due to careful preparation and support from various parties, especially the manager and teaching staff of Stikes Tanawali Persada Takalar Regency who have provided adequate training facilities and infrastructure and support from experienced presenters and practicum assistants.
Pengolahan Minyak Kelapa Murni pada Masyarakat Di Kabupaten Bone Hartati, Hartati; Pagarra, Halifah; Suryani, A.Irma
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v2i2.38297

Abstract

Minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO) mempunyai nilai tambah yang besar karena dapat digunakan sebagai bahan baku berbagai produk seperti kosmetik, sabun, makanan dan obat- obatan. Virgin Coconut Oil (VCO) harganya bisa mencapai tiga sampai empat kali minyak kelapa biasa. Adapun permasalahan adalah Masyarakat dan kelompok PKK di Desa Malimongeng membutuhkan upaya pelatihan pembuatan VCO sehingga dapat meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan pendapatan masyarakat. Tujuan Program Kegiatan Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengolahan kelapa menjadi minyak kelapa murni (VCO) pada masyarakat khususnya kelompok ibu-ibu PKK Desa Malimongeng Kecamatan Salomekko Kabupaten Bone. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan pelatihan dengan pemberian materi cara mengolah kelapa menjadi minyak kelapa murni dan memberi penjelasan tentang manfaat minyak kelapa murni. Tahap kedua mempraktikan pembuatan minyak kelapa murni (VCO) serta cara pengemasannya kepada ibu-ibu PKK di Desa malimongeng. Tahap ketiga melakukan refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui respon masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dan mengevaluasi produk hasil PKM dengan memberi angket untuk menilai produk berdasarkan hasil organoleptik rasa, aroma dan tekstur. Serta pengemasan produk minyak kelapa murni yang dihasilkan. Berdasarkan hasil pelaksanaan PKM diperoleh bahwa ibu-ibu PKK sangat antusias, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Selain itu dihasilkan produk VCO yang telah dikemas dalam botol plastik diberi label.
OPTIMALISASI KELOMPOK TANI PARANGREA DALAM MEMANFAATKAN LIMBAH KOTORAN WALET MENJADI PAKAN IKAN DI KECAMATAN BAJENG KABUPATEN GOWA Muflihunna, Andi; Syamsu, Andi Mu'nisa; Kurnia, Nani; Palennari, Muhiddin; Suryani, A. Irma
Jurnal Abdi Negeriku Vol 4, No 2 (2025): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v4i2.79982

Abstract

Kegiatan budidaya dengan pemenuhan pakan ikan adalah hal yang perlu diperhatikan secara serius. Menekan biaya pakan yang terus meningkat perlu dicarikan solusinya. Salah satu solusi alternatifnya adalah membuat pakan secara mandiri dengan bahan baku lokal yaitu dengaan memanfaaatkan limbah kotoran walet. Desa Maccini Baji, Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa memiliki potensi pertanian, perternakan, dan perikanan yang sangat bagus. Salah satu usaha peternakan masyarakat  adalah beternak burung walet. Tapi kotoran walet belum dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga menumpuk sebagai limbah di sekitar Desa. Untuk pemanfaatan limbah kotoran walet menjadi pakan ikan dilakukan dengaan metode pembuatan pakan ikan dengan memanfaatkan kotoran burung walet yang dikembangkan melalui beberapa tahap yaitu: pengeringan bahan; pemasakan bahan; penggilingan bahan; pencetakan bahan menjadi butiran pellet dan pendinginan. Adapun mitra pengabdian masyarakat ini adalah Kelompok Tani Parangrea. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini  maka terbentuknya keterampilan masyarakat lebih kreatif dan inovatif dalam mengolah limbah kotoran walet yang semula hanya sebagai bahan yang tidak termanfaatkan. Selain itu, terbentuk kemandiran masyarakat dalam meningkatkan pendapatan masyarakat selain menjual sarang burung walet, karena dapat dimanfaatkan sendiri, produk pakan ikan berbahan kotoran walet yang bernutri tinggi serta dapat dipasarkan baik secara offline maupun secara online.  Kata kunci: Desa Maccini Baji, Pakan Ikan, Kotoran Walet AbstractFish farming activities with adequate fish feed are a matter that needs to be taken seriously. Finding a solution to reduce the cost of feed, which continues to increase, is necessary. One alternative solution is to produce feed independently using local raw materials, namely by utilizing swallow droppings. Maccini Baji Village, Bajeng District, Gowa Regency has excellent potential for agriculture, livestock, and fisheries. One of the community's livestock businesses is swallow farming. However, swallow droppings have not been utilized to their full potential, resulting in waste accumulation around the village. To utilize swallow droppings as fish feed, a method of fish feed production was developed through several stages, namely: drying the material; cooking the material; grinding the material; molding the material into pellets; and cooling. The community service partner for this project was the Parangrea Farmer Group. Through this community service activity, the community has developed more creative and innovative skills in processing swallow droppings, which were previously only considered as unused material. In addition, the community has become more independent in increasing their income beyond selling swallow nests, as they can now utilize the high-nutrient swallow droppings themselves to produce fish feed that can be marketed both offline and online. Keywords: Maccini Baji Village, Fish Feed, Swallow Feces 
PELATIHAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN REFUGIA UNTUK PENGENDALIAN HAMA PADA KELOMPOK TANI DESA KA'BA, KABUPATEN PANGKEP Suryani, A Irma; Hala, Yusminah; Karim, Hilda; Majid, Ahmad Fudhail; Sadriani, Andi; Muliana; Daud, Itji Diana; Elsa
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v3i1.10574

Abstract

Tanaman refugia merupakan salah satu metode agroekologis yang dapat digunakan untuk pengendalian hama secara alami melalui pelestarian musuh alami. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait manfaat tanaman refugia dalam sistem pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Ka'ba, Kabupaten Pangkep, dengan mitra sasaran Kelompok Tani setempat. Metode pelaksanaan terdiri atas pemberian angket awal (pre-test), penyampaian materi melalui metode ceramah, pembagian bibit refugia, serta evaluasi melalui angket akhir (post-test). Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman petani mengenai fungsi ekologis tanaman refugia, dengan 95% peserta menunjukkan peningkatan skor angket setelah sosialisasi. Selain itu, peserta menyatakan kepuasan terhadap materi, metode, dan manfaat kegiatan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan distribusi tanaman refugia efektif dalam membangun kesadaran petani terhadap pengendalian hama ramah lingkungan.
PENGUATAN KOMPETENSI MAHASISWA KEDOKTERAN MELALUI PELATIHAN ANALISIS SPEKTROSKOPI UNTUK IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF TANAMAN OBAT Muharram; Aida Ayu; Ichsan, Rayhani; Abdul Halik; Suryani, A Irma
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Edisi Desember
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/abdi.v3i1.10825

Abstract

Pemahaman mengenai analisis struktur senyawa bioaktif merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa kedokteran, khususnya terkait perkembangan ilmu biomedis dan pemanfaatan tanaman obat sebagai sumber kandidat obat baru. Identifikasi senyawa bioaktif berbasis bahan alam sangat bergantung pada teknik spektroskopi, seperti UV-Vis, FTIR, dan NMR, yang memungkinkan karakterisasi struktur molekul secara akurat. Namun, mahasiswa Kedokteran Universitas Negeri Makassar (UNM) masih menghadapi keterbatasan dalam penguasaan teori maupun keterampilan praktis terkait teknik ini, baik karena kurangnya paparan instrumen laboratorium maupun minimnya pelatihan terstruktur di bidang spektroskopi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pelatihan intensif analisis struktur senyawa bioaktif menggunakan metode spektroskopi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif evaluatif yang mencakup sosialisasi, pelatihan teori, praktik laboratorium, penerapan teknologi spektroskopi, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dasar spektroskopi, keterampilan dalam mengoperasikan instrumen UV-Vis dan FTIR, serta kemampuan menginterpretasi spektrum untuk mengidentifikasi gugus fungsi senyawa bioaktif. Pelatihan ini juga meningkatkan minat mahasiswa terhadap penelitian bahan alam dan memperkuat kesiapan mereka dalam melakukan analisis ilmiah berbasis laboratorium. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan spektroskopi efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi biomedis mahasiswa dan relevan untuk mendukung riset berbasis tanaman obat dalam aplikasi medis