p-Index From 2021 - 2026
10.032
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kesehatan Reproduksi Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan WARTA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Surya Medika Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JCES (Journal of Character Education Society) GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA EMBRIO : Jurnal Kebidanan CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kesehatan Global Jurnal Medika Malahayati GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Journal of Health Sciences Jurnal Pengabdian Dharma Laksana J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Jurnal Keluarga Berencana Journal of Public Health Research and Community Health Development (JPH RECODE) Jurnal Medika Cendikia (e-Journal) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Environmental Science and Sustainable Development KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Media Kesehatan Masyarakat Community Empowerment Miracle Journal Of Public Health (MJPH) JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Kesmas Jambi Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Jurnal Penelitian Inovatif Indonesian Journal of Health Science Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Quality : Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Jurnal Kesehatan Marendeng Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Kekerasan Terhadap Anak oleh Orang Tua di Indonesia: Studi Literatur Khairunnisa, Syifa; Herbawani, Chahya Kharin
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 11, No 2 (2023): JKP Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v11i2.817

Abstract

Latar belakang: Kekerasan anak menjadi permasalahan global yang hingga saat ini belum dapat terselesaikan. Ironisnya, kasus kekerasan anak terjadi di dalam ruang lingkup yang kecil seperti keluarga dan dilakukan oleh orang-orang terdekat sang anak, yakni orang tua.Tujuan: mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan (determinan) terjadinya kekerasan terhadap anak oleh orang tua di Indonesia.Metode: literature review dengan menggunakan enam artikel yang diperoleh dari tiga database online yakni Garuda, Google Scholar, dan PubMed .Hasil: Faktor-faktor yang menyebabkan kekerasan terhadap anak oleh orang tua di Indonesia dapat dikelompokkan menjadi dua, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal tersebut di antaranya pengalaman orang tua sebagai korban kekerasan; rendahnya pendidikan orang tua yang menyebabkan minimnya pengetahuan terhadap tumbuh kembang anak; pola pengasuhan atau cara mendidik anak yang cenderung negatif. Di sisi lain, faktor eksternal yang dimaksud adalah kondisi ekonomi keluarga yang kurang; dan faktor budaya yang menempatkan anak di posisi yang lebih rendah daripada orang tua (orang dewasa).Kesimpulan: Berdasarkan faktor-faktor tersebut, orang tua diharapkan dapat meningkatkanpengetahuannya sehingga mampu mengenali bentuk, penyebab, dan dampak kekerasan terhadap anak. Selain itu, upaya pemberdayaan anak, penegakkan hukum, dan penanganan korban kekerasan anak oleh pemerintah juga perlu menjadi priotitas. Kata kunci: Anak-anak, Indonesia, Kekerasan, Orang tua.
Tinjauan Literatur: Dampak Durasi dan Kualitas Tidur yang Buruk Pada Kesehatan Tubuh Usia Produktif Wulansih, Najma Catri; Zharfan, Faza Raisa; Biyang, Anthea Wikrama Aurelia; Anggraini, Mela Ratri; Herbawani, Chahya Kharin
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 12, No 1 (2024): JKP Juni 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v12i1.932

Abstract

Latar belakang: Aspek utama dari kesehatan tidur adalah durasi tidur dan kualitas tidur. Banyaknya aktivitas pada usia produktif menyebabkan kesehatan tidur yang buruk. Durasi tidur yang ekstrem (<7 jam dan >8 jam) dan kualitas tidur yang rendah dapat berdampak buruk pada kesehatan usia produktif. Tujuan: Tujuan kajian literatur untuk mengetahui dampak durasi tidur dan kualitas tidur terhadap kesehatan masyarakat usia produktif.Metode: Metode yang digunakan adalah literature review berdasarkan kriteria inklusi; sejak tahun 2019, terakreditasi nasional, bereputasi internasional, serta relevan dengan tema. Artikel didapatkan dengan kata kunci melalui database online, yaitu: Google Scholar, Researchgate dan Mendeley. Diperoleh 1.375 artikel dan menghasilkan 10 artikel setelah dilakukan proses identifikasi dan screening.Hasil: Semua artikel yang telah di-review menunjukkan adanya dampak dari durasi tidur yang ekstrem dan kualitas tidur yang rendah terhadap tubuh seperti penyakit kognitif, hipertensi, kardiovaskular, dan diabetes melitus. Tidur yang tidak sehat disertai faktor risiko tertentu juga dapat meningkatkan risiko kematian.Kesimpulan: Durasi dan kualitas tidur berhubungan dengan kondisi kesehatan pada usia produktif. Meningkatkan kesadaran dengan mengupayakan pola hidup sehat didukung dengan tidur yang berkualitas penting untuk mendukung kesehatan dan produktivitas jangka panjang.
Dampak Kekerasan dalam Pernikahan Anak: Tinjauan Literatur Ariningrum, Dona Putri; Herbawani, Chahya Kharin
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 11, No 2 (2023): JKP Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v11i2.623

Abstract

Latar belakang: Pernikahan anak memiliki berbagai dampak buruk, salah satunya adalah kekerasan karena berbagai sebab, seperti faktor ekonomi, Pendidikan, dan lingkungan. Wanita yang menikah sebelum usia 18 tahun lebih mungkin terkena IPV. Adanya kekerasan dalam pernikahan anak tidak dapat dilepaskan dari budaya patriarki masyarakat.Tujuan: Mengumpulkan beberapa dampak kekerasan anak dalam pernikahan yang telah dipelajari untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak tersebut.Metode: Penelitian ini menggunakan metode pencarian literatur yang bersumber dari jurnal internasional dan nasional dari Google Scholar, Garuda dan Pubmed, dengan periode publikasi tahun 2013-2023. Sebanyak 120 artikel teks lengkap dikumpulkan, yang disaring dampak kekerasannya dengan menggunakan kriteria yang difokuskan pada pernikahan anak, sehingga direview sebanyak 7 artikel.Hasil: Dampak kekerasan terhadap pernikahan anak meliputi kekerasan fisik, verbal, seksual, finansial dan sosial. Perempuan yang menikah sebelum usia 18 tahun lebih mungkin terkena dampak kekerasan dalam rumah tangga dan IPV. Ibu yang menikah dini memiliki risiko kekerasan yang lebih tinggi terhadap anak prasekolahnya.Kesimpulan: Pernikahan anak berdampak kekerasan bagi pelakunya dan seringkali tidak dilaporkan karena sering dinormalisasikan. Pendidikan seksualitas yang komprehensif dapat menjadi salah satu sarana penting untuk mengurangi pernikahan anak.  
PEMBERDAYAAN ANAK DALAM PENINGKATAN KESEHATAN GIGI DAN GIZI Rifa'i, Fadya Apriliza; Marwah, Diaz Syahidah; Herbawani, Chahya Kharin
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 3 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i3.15766

Abstract

Abstrak: Masalah gizi, serta gizi mulut pada anak ialah salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian. Sebagian besar anak-anak masih memiliki tingkat kesadaran yang rendah untuk menjaga kesehatan gigi serta mulut mereka sendiri. Salah satu penyebabnya ialah minimnya edukasi yang mereka dapatkan terkait kesehatan gigi dan gizi mereka. Padahal, tingkat kebersihan gigi dan mulut anak akan semakin baik jika pengetahuan mereka tentang kesehatan gigi dan mulut semakin baik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini ialah pemberdayaan anak dalam peningkatan gizi dan kesehatan gigi melalui edukasi kepada anak-anak di Asrama Yatim Mizan Amanah Bukit Cinere mengenai gizi serta kesehatan gigi serta mulut. Metode yang digunakan ialah diskusi melalui focus group discussion terkait gizi dan kesehatan gigi, demonstrasi cara menyikat gigi yang baik dan benar, serta evaluasi dengan pre-test dan post-test. Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah 14 anak. Hasil rata-rata nilai pre-test ialah 82.85 dan mengalami peningkatan pada post-test menjadi 96,42. Terdapat peningkatan pada pengetahuan anak-anak di Asrama Yatim Mizan Amanah Bukit Cinere sebelum dan sesudah pemberdayaan anak dalam peningkatan gigi dan gizi. Selain itu, melalui kegiatan ini, peserta juga dapat mendemonstarikan cara menyikat gigi dengan baik dan benar.Abstract: Nutritional problems, as well as oral nutrition in children, are one of the health problems that need attention. Most children still have a low level of awareness about maintaining the health of their teeth and mouth. It can happen because they need for more dental health and nutrition education. The story of dental and oral hygiene of children will be better if their knowledge about dental and oral health improves. This community service aims to empower children in improving dental health and nutrition by educating children at Mizan Amanah Bukit Cinere Orphanage about nutrition and dental and oral health. The method used is education through focus group discussions on dental health and nutrition, demonstrating how to brush your teeth properly, and evaluation with a pre-test and post-test. The number of participants in this activity was 14 children. The average pre-test score was 82.85, which increased in the post-test to 96.42. There was an increase in the children's knowledge at the Mizan Amanah Bukit Cinere Yatim Dormitory before and after, empowering children to improve their teeth and nutrition. In addition, through this activity, participants also can demonstrate how to brush their teeth properly and correctly.
Faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Tidak Aman pada Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Tunda PT. X Indonesia Andini, Rifa Mahira; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Kesehatan Global Vol 6, No 3 (2023): Edisi September
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jkg.v6i3.5796

Abstract

Meskipun kondisi keselamatan pelayaran yang diharapkan adalah mewujudkan zero accident, nyatanya pada tahun 2022 masih terjadi kenaikan kasus kecelakaan kerja yang disebabkan oleh tindakan tidak aman pada kapal tunda PT. X Indonesia sebesar 0,25% dibandingkan tahun sebelumnya. Tindakan tidak aman disebabkan oleh faktor individu dan faktor pekerjaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang hubungan dengan tindakan tidak aman pada Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Tunda PT. X Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 160 pekerja dan sampel berjumlah 100 pekerja yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner penelitian terdahulu yang telah diuji validitas dan realibilitasnya. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara umur (p=0,029), tingkat pendidikan (p=0,003), sikap (p=0,000), pengawasan K3 (p=0,000), dan sosialisasi K3 (p=0,000) dengan tindakan tidak aman, sedangkan tidak ditemukan hubungan antara masa kerja (p=0,094), pengetahuan (p=0,072), dan pelatihan K3 (p=0,094) dengan tindakan tidak aman. Disarankan ABK bekerja mengikuti prosedur yang berlaku, saling mengingatkan dan menegur sesama pekerja untuk bertindak aman, serta rajin mengikuti pelatihan dan sosialisasi K3. Perusahaan dapat melakukan sosialisasi K3 dengan melakukan safety morning setiap hari dan melakukan pengawasan K3 secara intensif dan menyeluruh
Edukasi Pencegahan DBD Melalui 3M dan Penggunaan Bubuk Abate di Kampung Muka Anwari Zahra, Asy Syifa; Tiffani, Mikha; Anjani, Farah Namira; Aulia, Shafa Adzkia; Antarja, Allya Putri; Annajah, Safinah; Rahma, Ummi; Salsabila, Zafira; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4249

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama, terlebih pada negara beriklim tropis seperti Indonesia. Kasus penyakit ini terjadi di berbagai wilayah (pedesaan maupun perkotaan) termasuk DKI Jakarta. Kampung Muka merupakan salah satu kawasan padat penduduk di Jakarta Utara yang memiliki kasus DBD. Dengan adanya kasus DBD di Kampung Muka, dibutuhkan intervensi pada masyarakat Kampung Muka. Selain itu, kondisi lingkungan dan tingkat pengetahuan masyarakat memegang peranan penting dalam pencegahan dan pengendalian penyakit DBD. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan tempat perkembangbiakan nyamuk dan pencegahan peningkatan kasus DBD di Kampung Muka. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, demonstrasi, serta evaluasi dengan pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan kepada 23 warga Kampung Muka dan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat yang semula pada pre-test sebesar 16,39 menjadi 18,43 pada post-test. Hal tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta setelah dilakukan sosialisasi dan demonstrasi terkait DBD.
Providing Gender Responsive Work Facilities To Support Women's Empowerment And Child Protection Agustanti, Rosalia Dika; Sugiyono, Heru; Herbawani, Chahya Kharin; Samodro, Dewanto
DE LEGA LATA: JURNAL ILMU HUKUM Vol 9, No 1 (2024): January-June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/dll.v9i1.18052

Abstract

This research uses normative juridical methods. The research technique begins by sorting the laws and regulations governing Gender, and this is done to find out how available work facilities are in the Depok City Government. PPPA Ministerial Regulation No. 5 of 2015 concerning Providing Gender Responsive Work Facilities and Caring for Children in the Workplace, the aim is to fulfil the right to protection for women and children; Fulfillment of children's rights and guarantee children's growth and development; Environmental responsibility in the care and protection of children; Increase work productivity. The unavailability of lactation rooms, the availability of special waiting rooms for children in the workplace, and the implementation of curfews for female workers are the main focus, and this certainly supports SDS5, namely Gender Equality. Thus, workplaces must provide facilities and infrastructure that take into account the principles of gender equality and the best interests of children. The provision of gender-responsive facilities and infrastructure is intended to increase work productivity and pay attention to the best interests and growth and development processes of children. Apart from fulfilling and protecting the rights of women and children, this includes fulfilling the rights and protection of people with disabilities and the elderly. The result is that the Depok City Government has not yet demonstrated work facilities that have a gender perspective. Therefore, to accelerate this fulfilment, the Government should be able to utilize old, habitable buildings to fulfil work facilities with a gender perspective.
Prediktor Faktor Menstruasi dan Asupan Fe terhadap Peningkatan Kejadian Anemia pada Remaja Putri Riyanto, Riyanto; Lestari, Gangsar Indah; Dayani, Tiara Rica; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Vol. 16 No. 1 (2023): Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jkmsaw.v16i1.3879

Abstract

Introduction: Anaemia in adolescent girls is a major public health problem. Menstruation is the main cause. Fe tablet programmes have been introduced, but the incidence of anaemia is still high. Purpose: This study was to determine the prevalence of anemia and estimate the relationship between major menstrual factors and other covariate variables: BMI, knowledge, tea drinking patterns and Fe tablet intake with the incidence of anemia in adolescent girls. Methods: A cross sectional study was conducted on 69 adolescent girls from 3 schools in an Islamic boarding school in the Metro city area to analyse menstrual patterns by involving other confounding variables. Questionnaires were used to measure menstrual pattern, knowledge level, iron intake, and drinking the after meal. Anthropometry of respondents was measured to determine their BMI and nutrition and haemoblobin was checked using Hb Digital (easy touch) to determine anaemia status. Data analysis used multivariate analysis with multiple logistic regression test estimation model with a significance level (α) of 0.05. Results: We found the incidence of anaemia in adolescents was 68.1%. The results of bivariate analysis showed there was a significant association of the incidence of anaemia among adolescent girls with menstrual pattern disorder (p-value 0.001; OR 6.250 CI 95% 2.057-18.987), nutritional status (BMI) with p-value 0.032 (OR 3.960; CI 95% 1.163-13.488), knowledge (p-value 0.050; OR 3.083 CI 95%: 1.035-9.188), while the tea drinking factor showed no association. Multivariate analysis obtained a large factor of menstrual pattern disorder with ORadjusted 6.679) and lack of Fe tablet intake with ORadjusted 3.025. Conclusion: The incidence of anaemia in adolescent girls is at risk of increasing six times, when experiencing abnormal menstrual patterns. Fe intake, lack of knowledge and poor nutritional status are other triggering factors for adolescent girls to experience anaemia. It is importance to reduce and prevent anaemia in adolescents by eliminating these factors. Latar Belakang: Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat utama. Menstruasi menjadi penyebab utamanya. Program pemberian tablet Fe sudah diberikan, Namun kejadian anemia masih tinggi. Tujuan: Studi ini untuk mengetahui prevalensi anemia dan mengestimasi hubungan faktor utama menstruasi dan variabel kovariat lain: IMT, pengetahuan, pola minum teh dan asupan tablet Fe dengan kejadian anemia pada remaja putri. Metode: Studi cross sectional study dilakukan pada 69 remaja putri dari 3 sekolah di pondok pesantren islam di wilayah kota Metro untuk menganalisis pola menstruasi dengan melibatkan variabel confounding lainnya. Kuesioner digunakan untuk mengukur pola menstruasi, tingkat pengetahuan, asupan zat besi, dan minum the setelah makan. Antropometri responden diukur menentukan dan gizi (IMT) mereka dan haemoblobin diperiksa menggunakan alat Hb Digital (easy touch) untuk menentukan status anemia. Analisis data digunakan analisis multivariat dengan uji multiple regresi logistik model estimasi dengan tingkat kemaknaan (α) 0,05. Hasil: Kami menemukan kejadian anemia pada remaja berjumlah 68,1%. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan signifikan kejadian kejadian anemia remaja putri dengan gangguan pola menstruasi (p-value 0,001; OR 6,250 CI 95% 2,057-18,987), status gizi (IMT) dengan p-value 0,032 (OR 3,960; CI 95% 1,163-13,488), pengetahuan (p-value 0,050; OR 3,083 CI 95%: 1,035-9,188), sedangkan faktor minum teh tidak menunjukkan ada hubungan. Analisis multivariat diperoleh hasil besar faktor gangguan pola menstruasi dengan ORadjusted 6,679) dan kurang asupan tablet Fe dengan ORadjusted 3,025. Simpulan: Kejadian anemia remaja putri berisiko meningkat enam kali, bila mengalami pola menstruasi yang tidak normal. Asupan zat fe, pengetahuan kurang dan status gizi tidak baik menjadi faktor pemicu lain remaja putri mengalami anemia. Pentingnya upaya menurunkan dan encegah anemia pada remaja dengan mengelinasi faktor-faktor tersebut.
Risky Sexual Behavior among Men Who Have Sex with Men (MSM) in Indonesia: A Literature Review Putri, Fridya Syavina; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Vol 7, No 1 (2024): JKPBK Juni 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/j.kes.pasmi.kal.v7i1.11865

Abstract

Background: Men Who Have Sex with Men (MSM) is a phenomenon where men have sex with other men. MSM behavior puts them at risk for STIs or HIV/AIDS. Globally, gays and MSM account for about 17% of new cases of HIV infection, including 30% in Asia and the Pacific. Meanwhile, according to the Ministry of Health, the MSM population group will be the highest HIV contributor group in 2021 (quarter 1). Objectives: This literature review aims to determine the description of risky sexual behavior among MSM in Indonesia. Method: This study uses a literature review method sourced from Google Scholar, ScienceDirect, and Garuda in the range of 2013-2023. Result: From 8 journals that have passed the inclusion and exclusion process, it was found that MSM often have risky sexual relationships such as having anal sex, not using condoms, not doing VCT, and sexual positions as receptive (bottom). The determinants of MSM behavior were influenced by environmental, psychological, economic, behavioral, and parental factors. Conclusion: The sexual behavior of MSM is more risky for virus transmission including HIV. Meanwhile, the most dominant determinant of MSM behavior in this literature is parental factors.
Determinan yang Memengaruhi Penerimaan Metode Kontrasepsi Vasektomi pada Pria di Indonesia Saputri, Jasmine Ayunda; Safitri, Novia Jasmine Cecillia; Jaudah, Hanadia Amani; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.533

Abstract

Vasektomi merupakan salah satu metode kontrasepsi yang memungkinkan pria berkontribusi dalam program Keluarga Berencana (KB). Sayangnya, jumlah penggunaannya masih minim. Data tahun 2017 menunjukkan bahwa penggunaan vasektomi oleh pria masih kurang dari 1%. Rendahnya keterlibatan pria dalam program KB berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi perempuan dalam hal kesehatan reproduksi, seperti timbulnya efek samping dan komplikasi hingga dapat menghambat upaya pengendalian pertumbuhan penduduk di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan penerimaan metode kontrasepsi vasektomi pada pria di Indonesia. Penelitian menggunakan metode literature review. Artikel/jurnal ilmiah diambil dengan cara pencarian melalui database menggunakan kata kunci “Determinan penerimaan kontrasepsi dan metode vasektomi” pada Google Scholar dan “Contraception acceptance determinant and vasectomy method” pada PubMed. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan, kemudian proses seleksi dilakukan menggunakan PRISMA Flowchart. Dari 318 artikel yang ditemukan, setelah melakukan seleksi artikel dihasilkan 7 artikel untuk ditinjau. Hasil menunjukkan bahwa penerimaan vasektomi pada pria dipengaruhi oleh berbagai determinan, antara lain dukungan istri, pengetahuan yang baik, pelayanan kesehatan, ekonomi dan sosial budaya. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa determinan yang paling banyak dibahas adalah dukungan istri dan pengetahuan, sedangkan budaya merupakan determinan paling dominan yang berhubungan dengan pemilihan vasektomi.
Co-Authors Abiyyunanda, Arya Fawwaz Adelia Putri Mahardhika Adelia Putri Mahardika Adinda Pramesthi Riadyani Agus Joko Susanto, Agus Joko Agustanti, Rosalia Dika Agustina . Agustina Agustina Ahid Nur Hidayati Ahid Nur Hidayati Ahid Nur Hidayati Ahmad Aryo Wibowo Aisyah Putri Amanda Aisyah, Weni Nur Alia, Syafina Dwi Putri Allya Putri Antarja Ambrita Estuningtyas Andini, Gita Andini, Rifa Mahira Anggraini, Mela Ratri Aninda Nurul Lita Anisa, Fitri Anjani, Farah Namira Annajah, Safinah Annisa Silmy Amalia Annisa, Putri Annisaa Mawardani Antarja, Allya Putri Anwari Zahra, Asy Syifa Apriningsih, Apriningsih Apriningsih Ardani, Ilyasa Divanri Wisa Arga Buntara Ariesta, Haura Inas Arimurti, Jazzy Dwi Ariningrum, Dona Putri Arnur Oktafiyanti Arnur Oktafiyanti Arvian, Shenia Rully Astuti, Winda Dwi Asy Syifa Anwari Zahra Aulia, Shafa Adzkia Ayu Anggraeni Dyah Purbasari Ayu Magdalena Natalia Situmeang Azahra, Sabrina Aziza, Dhiya Iman Azizah Musliha Fitri AZZAHRA ATHYAHANNA HARAHAP Azzahra, Fitria Bustan Nurfianty Bagus Aprianto Bagus Aprianto Bagus Aprianto Bambang Waluyo Base, Dinda Mariella La Basse, Dinda Mariella La Batrisyia, Dayini Bella Aprilia Zahra Biyang, Anthea Wikrama Aurelia Cahyaningtyas, Fanira Carlos Piero Martua Chaya Arbitera Ciptaningrum, Anggraeni Dian Dadan Erwandi Dayani, Tiara Rica Defitria Nabilla Dhea Julia Lestari Dian Pertiwi Dimas Heryunanto Dina Nurseptiani Dinanti, Denisya Marshaluna Diva Anita Churiana Sudrajat Dona Putri Ariningrum Een Kurnaesih Elisabeth Kristina Ari Nugrahanti Fanira Cahyaningtyas Farah Namira Anjani Farahdina Bachtiar Farhaeni, Annisa Faris, Ahlam Fauziyyah, Inayah Dzikra Febriani, Nelly Firda Muthia Firda Syafitri Nurani Fithri, Nayla Kamilia Fridya Syavina Putri Ginawang, Asto Hafrisa, Nadia Haifa, Nida Wafiq Handayani, Dwi Septia Handoko Handoko Herlambang, Adinda Kurnia Heru Sugiyono Husniyah, A'idah Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indah Kusuma Wardani Intan Muzdhalifa Maulana ISNAINI NUR HASANAH Jasmine, Devrina Jaudah, Hanadia Amani Junus Pritanto, Bryan Kamilina, Luthfia Zalfa Kania Rizqita Dewi Karimah, Amani Shofi Keumalahayati, Nahra Kharisma Wiati Gusti Kusumah, Jelita Ratna Laily Hanifah Larasati, Anindita Lesmana, Dinda Annisa Putri Lestari, Gangsar Indah Lintang Tyas Pramesti LOVIA GINDHA PUSPITA Lusyta Puri Ardhiyanti Luthfiya Ramadhania Maharani, Andi Annisa Maharani, Talitha Dwi Maharanti Maharanti Maharanti, Maharanti Marwah, Diaz Syahidah Maulida, Syakira Auly Meidy Wiradati Mikha Tiffani Mizaniah, Silmi Monalisa, Agathista Ester Muhamad Iqbal Muhammad Ichsan Muntaz, Maharani Nabila Daniyah Zahrah Nabila Fenelia Nada Adinda Irhamna Nadia Ramadhanty Nadia Ramadhanty Nadya Audina Fadilah Natasha Putri Ayu Kayla Natasya Ezra Hotnida Natasya Nazla Prasetyo Niarto, Zaskia Reihan Amanda Nourmayansa Vidya Anggraini Novita Dwi Istanti Nugrahanti, Elisabeth Kristina Ari Nugroho, Amanda Permadi Putri Nurannisa, Nabilah Shafa Nurhaliza, Dhia Azhar Nurhaliza, Putri Oktafiyanti, Arnur Oktaviyani, Innes Pratiwi, Agnis Ika Pristya, Terry Y. R. Pristya, Terry Y.R. Pristya, Terry Yuliana Rahadian Pulungan, Rafiah Maharani Purbasari, Ayu Anggraeni Dyah Purnamadyawati, Purnamadyawati Puspita, Ikha Deviyanti Putri PERMATASARI Putri, Donna Ndari Santoso Putri, Fridya Syavina Putri, Ineuke Rizky Qurrotul 'Aini, Navisyah Dwi Rahayu, Amrita Cahyani Rahma, Ummi Rahmah Hida Nurrizka Rajebta, Nikita Alia RAMADANI, PUTRI AQILAH Ramadhan, Mochtar Ghaffar Ramadhania, Luthfiya Ramadhanty, Nadia Raudina Izzah Regina Putri Cahyani Suseno Rifa'i, Fadya Apriliza Risma Pertiwi Riyanto Riyanto Rizki Amalia Rizma Aulya Ruthin, Zefanya Geraldine Sabrina Putri SABRINA, REYNANDA Safarina Kartika Sari Safinah Annajah Safitri, Novia Jasmine Cecillia Safitriani, Vyrza Aristya Salsabila, Zafira Salshabiyla Naura Almamira Cukarso Samodro, Dewanto Saputra, Narendra Wirahadi Saputri, Jasmine Ayunda Sarah Geofanni Sayyidah Rahmah Sekar Ayu Putri Shafa Adzkia Aulia Sinaga, Rismauli Romaito Sintha Fransiske Simanungkalit Situmeang, Ayu Magdalena Natalia Sjawaloedin, Johannes Braven Azarel Suci Wahyu Ismiyasa Suparni Suparni Syah, Muh Nur Hasan Syifa Khairunnisa, Syifa Synthia Celesta Tanca, Chendy Yugu Tania, Lutfi Zahra Terry Y.R. Pristya Terry Y.R. Pristya Terry Yuliana Rahadian Pristya Tiffani, Mikha Tirza Grenluisa Ulya Qoulan Karima Ummi Rahma Utari, Dyah Vionita Apriliana Wiarfa, Nisrina Ananda Widayani Wahyuningtyas Wikamto, Rajiv Fadillah Winda Nadya Wulansih, Najma Catri Yehezkiel Gabriel Yuliana, Terry Yully Ariyani Yuri Nurdiantami Zafira Salsabila Zahida, Raissa Amira Zahra Gita Disayang Zahra, Bella Aprilia Zahranita Inasya Sondana Zahratun Nazihah Zahri, Fara Anindia Zanuba, Elsya Aghna Zefanya Geraldine Ruthin Zharfan, Faza Raisa