p-Index From 2021 - 2026
10.569
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Masyarakat Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Jurnal Kesehatan Reproduksi Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan WARTA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes Jurnal Surya Medika Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) JCES (Journal of Character Education Society) GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA EMBRIO : Jurnal Kebidanan CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Dunia Kesmas Jurnal Kesehatan Global Jurnal Medika Malahayati GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan Journal of Health Sciences Jurnal Pengabdian Dharma Laksana J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia / Indonesian Health Scientific Journal Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Abdimas UNWAHAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat UNWAHAS Jurnal Keluarga Berencana Journal of Public Health Research and Community Health Development (JPH RECODE) Jurnal Medika Cendikia (e-Journal) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Environmental Science and Sustainable Development Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Media Kesehatan Masyarakat Community Empowerment Miracle Journal Of Public Health (MJPH) JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Diversity: Disease Preventive of Research Integrity Jurnal Kesmas Jambi Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Muhammadiyah Journal of Nutrition and Food Science (MJNF) Jurnal Penelitian Inovatif Indonesian Journal of Health Science Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Quality : Jurnal Kesehatan SEHAT : JURNAL KESEHATAN TERPADU DUNIA KEPERAWATAN: JURNAL KEPERAWATAN DAN KESEHATAN Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai Jurnal Kesehatan Marendeng Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Keluarga, Jenis Kelamin, Budaya dan Persepsi Remaja tentang Pernikahan di Bawah Umur Zahra Gita Disayang; Chahya Kharin Herbawani; Agustina Agustina; Novita Dwi Istanti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk349

Abstract

Underage marriages have continued to increase since the Covid-19 pandemic in Indonesia, including in Bogor Regency. The impact of underage marriage becomes a long-term problem including health and economic problems. This study aims to determine the relationship between family, gender and culture with adolescent perceptions of underage marriage. The study design used was cross-sectional. This study involved 282 junior high school students selected by purposive sampling technique. Data was collected through filling out questionnaires, then analyzed by Chi square test and multiple logistic regression. The results showed that the p-value for gender = 0.008, family = 0.000 and culture = 0.000, so it was concluded that it was related to adolescents' perceptions of underage marriage. Meanwhile, the variables age, pandemic situation, parents' education, parents' income, ethnicity, peers and social media were not related to adolescents' perceptions of underage marriage. Family is the most related variable in this study. Families are expected to be able to provide attention and supervision to adolescents and provide adolescents with the opportunity to carry out positive activities.Keywords: underage marriage; perception; teenager; family ABSTRAK Pernikahan di bawah umur terus meningkat sejak pandemi Covid-19 di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bogor. Dampak dari pernikahan di bawah umur menjadi permasalahan jangka panjang meliputi masalah kesehatan dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara keluarga, jenis kelamin dan budaya dengan persepsi remaja tentang pernikahan di bawah umur. Desain studi yang digunakan adalah cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 282 siswa SMP yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis dengan uji Chi square dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai p untuk jenis kelamin = 0,008, keluarga = 0,000 dan budaya = 0,000, sehingga disimpulkan berhubungan dengan persepsi remaja tentang pernikahan di bawah umur. Sementara itu variabel umur, situasi pandemi, pendidikan orang tua, penghasilan orang tua, suku, teman sebaya dan media sosial tidak berhubungan dengan persepsi remaja tentang pernikahan di bawah umur. Keluarga menjadi variabel yang paling berhubungan pada penelitian ini. Keluarga diharapkan dapat memberikan perhatian dan pengawasan pada remaja serta memberikan remaja kesempatan untuk melakukan kegiatan positif.Kata kunci: pernikahan di bawah umur; persepsi; remaja; keluarga
Risk Factors of Acute Respiratory Infection in Children Aged 6-12 Years in Urban Areas: A Literature Review Study Rajebta, Nikita Alia; Arvian, Shenia Rully; Astuti, Winda Dwi; Tanca, Chendy Yugu; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v18i02.6126

Abstract

One disease that affects school-aged children is Acute Respiratory Infections (ARI). Acute Respiratory Infections (ARI) can be caused by various causative agents, such as viruses, bacteria, or even fungi; air pollution from smoke or gas can also cause Acute Respiratory Infections (ARI). The method used in preparing this article is a literature review. Article or journal searches were conducted on five databases: Mendeley, PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, and Garuda. The keywords used in Mendeley, Google Scholar, and Garuda were "Faktor Risiko ISPA” AND “Anak", while PubMed and ScienceDirect used "risk factor" AND "acute respiratory infection" AND "child". Several risk factors exist for Acute Respiratory Infections (ARI) in children in urban areas. Environmental factors such as roofing, ventilation, and occupancy density are the risk factors for Acute Respiratory Infections (ARI) in urban school-aged children. Then, there are individual factors where age, gender, and other congenital diseases also affect the occurrence of ARI in children.
Analisis Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Obesitas pada Remaja: Studi Literatur Karimah, Amani Shofi; Niarto, Zaskia Reihan Amanda; Lesmana, Dinda Annisa Putri; Faris, Ahlam; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v8i1.207

Abstract

The prevalence of obesity in adolescents has significantly increased from 8% in 1990 to 20% in 2022. The World Health Organization (WHO) reports that more than 390 million children and adolescents aged 5 to 19 years are affected by obesity. This study aims to identify risk factors contributing to obesity in adolescents and is expected to help them avoid behaviors that could potentially lead to obesity. This literature review study utilizes the PRISMA guidelines and databases such as Google Scholar, Garuda, MDPI, PubMed, and ScienceDirect. Articles were searched using keywords in both Indonesian and English, such as "risk factors for adolescent obesity," "risk factor," "obesity," and "adolescent," for publications from 2021 to 2024, in accordance with predefined inclusion and exclusion criteria. Based on the review of 10 articles, it was found that risk factors influencing obesity in adolescents include genetic factors, gender, physical activity, parental income, eating habits, knowledge, and stress levels. Physical activity is the dominant factor influencing obesity in adolescents. Therefore, optimal interventions are needed to prevent obesity in adolescents, including programs to increase physical activity and family support to promote healthy eating habits.
Gambaran Umum Asupan Gizi Remaja Perempuan terhadap Peningkatan Fenomena Terjadinya Dismenore Primer: General Description of Nutritional Intake of Adolescent Girls on Increasing the Phenomenon of Primary Dysmenorrhea Herlambang, Adinda Kurnia; Safitriani, Vyrza Aristya; Azahra, Sabrina; Aziza, Dhiya Iman; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v11i2.9759

Abstract

Dismenore atau yang lebih dikenal dengan nyeri saat menstruasi sampai saat ini prevalensinya masih cukup tinggi, khususnya dismenore primer. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran hubungan antara dismenore primer dan status gizi. Penelitian ini menggunakan metode systematic review dan didapat sepuluh artikel. Dengan menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses) dalam proses pengumpulan artikel penelitian. Selain itu, pencarian artikel penelitian yang relevan menggunakan tiga database yaitu Google Scholar, PubMed dan ResearchGate. Artikel yang dipilih berdasarkan periode publikasi dalam rentang 5 tahun terakhir (2019-2024), populasi target remaja perempuan, serta berbahasa Indonesia dan Inggris. Simpulan yang didapat yaitu menyatakan bahwa status gizi dapat memicu dismenore primer. Remaja dengan status gizi baik akan kecil kemungkinan mengalami dismenore. Makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh remaja juga dapat memicu dismenore primer. Makanan tersebut seperti junk food, kafein dan alkohol. Perilaku tidak sehat seperti melewatkan sarapan, kurangnya kesadaran serta pengetahuan akan pentingnya pola makan dan ketersediaan nutrisi yang kurang memadai juga menjadi faktor pemicu dismenore primer. Dalam mencegah dismenore primer, disarankan khususnya remaja perempuan untuk lebih memperhatikan status gizinya. Seperti tidak melewatkan sarapan, mengurangi makanan junk food, kafein dan lebih memperhatikan pola makan serta jajanan yang dibeli.
Pengaruh Praktik Pemberian ASI Terhadap Risiko Stunting di Indonesia: Studi Literatur Karima, Ulya Qoulan; Herbawani, Chahya Kharin; Puspita, Ikha Deviyanti
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 9 No 1 (2021): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.274 KB)

Abstract

Background: Stunting that occurs at the age of under two years will predict poor cognitive function in thefuture, so as this period is very important to maintain the child’s growth and development. One of which is theoptimal nutritional intake from breastfeed and complementary breastfeeding. Objective: To determine theeffect of breastfeeding practices on stunting in Indonesia based on literature searches. Methods: Literaturestudy of scientific articles in published journals in Indonesia with a population of children aged 6-23 months.Literature search was carried out through three data portals: Google Scholar, Garuda Portal, andResearchGate by using keywords: “stunting”, “ASI”, “6-23 months” and combine the keyword withcombination of (“”) and (AND). Results: 13 journals were appropriate to research topics. There are 10variables related to breastfeeding practices: early initiation of breastfeeding, colostrum, pralacteal feeding,exclusive breastfeeding, time of first complementary breastfeeding, diversity of complementary foods,frequency of complementary foods, status, duration, and length of breastfeeding. Conclusion: Most studiesfound a significant relationship between exclusive breastfeeding and stunting. However, the size of theassociation regarding how much the protective effect of exclusive breastfeeding still shows different numbers.Most of the studies found a significant association between the first time of complementary feeding andstunting.
Determinants of Work Fatigue in Damri Bus Drivers in The Jakarta Metropolitan Area (Jabodetabek) Basse, Dinda Mariella La; Herbawani, Chahya Kharin; Susanto, Agus Joko; Utari, Dyah
Jurnal Kesmas Jambi Vol. 9 No. 2 (2025): VOLUME 9 - NUMBER 2 - July 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jkmj.v9i2.46918

Abstract

Bus drivers are among the occupational groups at high risk of experiencing work-related fatigue, which is a major contributing factor to traffic accidents. This study aims to identify factors associated with work fatigue among urban Damri bus drivers in the Jabodetabek area. A cross-sectional design was used in this study. This study included 98 drivers who met the eligibility criteria. There were two factors that caused fatigue examined in this study, namely internal factors (age, marital status, education level, smoking habits, nutritional status, alcohol consumption, caffeine consumption, and sleep quality) and external factors (mental workload, length of service, working hours, and work stress). Data were collected using standardized instruments: the Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI) to measure fatigue levels, the Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) for work stress, NASA-TLX for mental workload, and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) for sleep quality. Bivariate analysis was conducted using the chi-square test. The results showed that 45.9% of respondents experienced moderate levels of work fatigue. Caffeine consumption (p=0.042) and work stress (p=0.001) were significantly associated with work fatigue. Meanwhile, factors such as age, marital status, education level, nutritional status, alcohol consumption, smoking habits, sleep quality, mental workload, working hours, and years of service were not significantly associated. Caffeine consumption and work stress were key contributors to work fatigue among drivers, while other factors showed no significant association. It is recommended that the company implement stress management programs and regulate caffeine consumption among drivers.
Barriers to Implementing Comprehensive Sexuality Education as a Strategy to Prevent Adolescent Pregnancy in Indramayu District, Indonesia Kurnaesih, Een; Herbawani, Chahya Kharin; Febriani, Nelly
Kesmas Vol. 20, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of comprehensive sexuality education (CSE) is not optimal. This qualitative study aimed to identify and contextualize barriers to CSE implementation, specifically in Indramayu District, Indonesia. Conventional content analysis procedures were used. Seven participants, consisting of relevant authorities, were interviewed. A purposive sampling technique was employed to select participants. Data were collected through in-depth, semi-structured interviews. All interviews were recorded and transcribed verbatim. Data were analyzed using conventional qualitative content analysis. The barriers to CSE implementation in Indramayu District were identified across five themes: advocacy, technical considerations, coordination and collaboration, integration with other sexual and reproductive health projects, and access beyond school, highlighting the need for improved coordination, targeted outreach, and curriculum development to address these challenges and enhance program effectiveness.
Systematic Literature Review: Dampak Perilaku Seksual Berisiko terhadap Kejadian HIV/AIDS pada Kelompok Lelaki Seks dengan Lelaki Alia, Syafina Dwi Putri; Zahida, Raissa Amira; Nurhaliza, Dhia Azhar; Maulida, Syakira Auly; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 13 No 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3378

Abstract

Perilaku seksual berisiko yang dilakukan oleh kelompok homoseksual karena sering berganti pasangan dan berhubungan seksual secara anal maupun oral tanpa kondom merupakan faktor risiko yang dapat berkontribusi terhadap penularan infeksi HIV/AIDS di kelompok laki-laki melakukan hubungan seks sesama gender (LSL). Artikel ini bertujuan untuk membahas terkait dampak perilaku seksual berisiko serta strategi pencegahan dan penanganan kejadian infeksi HIV/AIDS akibat hubungan perilaku seks berisiko pada kelompok LSL. Metode penelitian dari artikel ini adalah Systematic Literature Review dengan menggunakan database Google Scholar, Science Direct dan PubMed sesuai dengan PECO serta menggunakan Newcastle Ottawa Scale (NOS) untuk menilai risiko bias. Rentang waktu artikel studi kuantitatif observasional yang dipilih mulai dari tahun 2021–2024 dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia serta memuat kata kunci Perilaku Seksual Berisiko, HIV/AIDS, dan LSL dalam Bahasa Indonesia dan memuat kata kunci Sexual Risk Behaviour, HIV/AIDS, dan MSM dalam Bahasa Inggris yang terdapat naskah lengkap. Artikel diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi sesuai standar berlaku sehingga diperoleh 10 artikel yang menyatakan perilaku seksual berisiko tanpa pengaman seperti sering berganti pasangan seksual, melakukan hubungan seks anal serta oral tanpa kondom berdampak signifikan terhadap kejadian HIV/AIDS pada kelompok LSL. Oleh sebab itu, diperlukan strategi guna meminimalisir risiko penyebaran infeksi HIV/AIDS untuk kelompok LSL meliputi promosi penggunaan PrEP, penggunaan kondom secara konsisten, tes HIV rutin, intervensi perilaku melalui konseling dan pendidikan, keterlibatan dengan komunitas LSL, serta mengatasi hambatan struktural seperti stigma dan diskriminasi.
Systematic Literature Review: Dampak Perilaku Seksual Berisiko terhadap Kejadian HIV/AIDS pada Kelompok Lelaki Seks dengan Lelaki Alia, Syafina Dwi Putri; Zahida, Raissa Amira; Nurhaliza, Dhia Azhar; Maulida, Syakira Auly; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.3378

Abstract

Perilaku seksual berisiko yang dilakukan oleh kelompok homoseksual karena sering berganti pasangan dan berhubungan seksual secara anal maupun oral tanpa kondom merupakan faktor risiko yang dapat berkontribusi terhadap penularan infeksi HIV/AIDS di kelompok laki-laki melakukan hubungan seks sesama gender (LSL). Artikel ini bertujuan untuk membahas terkait dampak perilaku seksual berisiko serta strategi pencegahan dan penanganan kejadian infeksi HIV/AIDS akibat hubungan perilaku seks berisiko pada kelompok LSL. Metode penelitian dari artikel ini adalah Systematic Literature Review dengan menggunakan database Google Scholar, Science Direct dan PubMed sesuai dengan PECO serta menggunakan Newcastle Ottawa Scale (NOS) untuk menilai risiko bias. Rentang waktu artikel studi kuantitatif observasional yang dipilih mulai dari tahun 2021–2024 dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia serta memuat kata kunci Perilaku Seksual Berisiko, HIV/AIDS, dan LSL dalam Bahasa Indonesia dan memuat kata kunci Sexual Risk Behaviour, HIV/AIDS, dan MSM dalam Bahasa Inggris yang terdapat naskah lengkap. Artikel diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi sesuai standar berlaku sehingga diperoleh 10 artikel yang menyatakan perilaku seksual berisiko tanpa pengaman seperti sering berganti pasangan seksual, melakukan hubungan seks anal serta oral tanpa kondom berdampak signifikan terhadap kejadian HIV/AIDS pada kelompok LSL. Oleh sebab itu, diperlukan strategi guna meminimalisir risiko penyebaran infeksi HIV/AIDS untuk kelompok LSL meliputi promosi penggunaan PrEP, penggunaan kondom secara konsisten, tes HIV rutin, intervensi perilaku melalui konseling dan pendidikan, keterlibatan dengan komunitas LSL, serta mengatasi hambatan struktural seperti stigma dan diskriminasi.
Dampak Penggunaan Gadget Berlebih terhadap Speech Delay Pada Anak Usia Dini (0-6 tahun): Systematic Review Oktaviyani, Innes; Putri, Donna Ndari Santoso; Zahri, Fara Anindia; Sjawaloedin, Johannes Braven Azarel; Kusumah, Jelita Ratna; Herbawani, Chahya Kharin
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i4.20947

Abstract

Abstrak: Kemajuan teknologi digital yang pesat saat ini telah mendorong peningkatan penggunaan gadget pada anak usia dini. Meskipun dapat memberikan manfaat edukatif, penggunaan gadget yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan bicara anak. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi dan intensitas penggunaan gadget dengan kejadian keterlambatan bicara serta faktor risiko lain seperti pola asuh, pengetahuan orang tua dan interaksi sosial pada anak usia dini 0-6 tahun . Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah melihat literatur dengan pedoman PRISMA (Preferred Reporting Item for Systematic Review and Meta-Analysis). Penelitian ini fokus pada artikel yang diterbitkan dalam rentang tahun 2021-2025 dan dapat diakses secara terbuka. Kriteria inklusi yang diterapkan meliputi artikel yang membahas paparan gadget dan teknisnya dengan keterlambatan bicara pada anak usia dini, termasuk faktor risiko yang mempengaruhi kondisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan gadget selama lebih dari 2 jam sehari dapat menyebabkan keterlambatan bicara pada anak usia dini. Faktor lain yang mempengaruhi adalah pola asuh orang tua yang permisif terhadap penggunaan gadget sehingga menghambat perkembangan anak dan memicu tantrum, serta kurangnya interaksi sosial pada anak.Kata Kunci : Masa Emas, Pola Asuh Orangtua, Interaksi Sosial, Durasi Gadget
Co-Authors Abiyyunanda, Arya Fawwaz Adelia Putri Mahardhika Adelia Putri Mahardika Adinda Pramesthi Riadyani Agus Joko Susanto, Agus Joko Agustanti, Rosalia Dika Agustina . Agustina Agustina Ahid Nur Hidayati Ahid Nur Hidayati Ahid Nur Hidayati Ahmad Aryo Wibowo Aisyah Putri Amanda Aisyah, Weni Nur Alia, Syafina Dwi Putri Allya Putri Antarja Ambrita Estuningtyas Andini, Gita Andini, Rifa Mahira Anggraini, Mela Ratri Aninda Nurul Lita Anisa, Fitri Anjani, Farah Namira Annajah, Safinah Annisa Juliandari Annisa Silmy Amalia Annisa, Putri Annisaa Mawardani Antarja, Allya Putri Anwari Zahra, Asy Syifa Apriningsih, Apriningsih Apriningsih Ardani, Ilyasa Divanri Wisa Arga Buntara Ariesta, Haura Inas Arimurti, Jazzy Dwi Ariningrum, Dona Putri Arnur Oktafiyanti Arnur Oktafiyanti Arvian, Shenia Rully Assyifa Ramadhani Astuti, Winda Dwi Asy Syifa Anwari Zahra Aulia, Shafa Adzkia Ayu Anggraeni Dyah Purbasari Ayu Magdalena Natalia Situmeang Azahra, Sabrina Aziza, Dhiya Iman Azizah Musliha Fitri AZZAHRA ATHYAHANNA HARAHAP Azzahra, Fitria Bustan Nurfianty Bagus Aprianto Bagus Aprianto Bagus Aprianto Base, Dinda Mariella La Basse, Dinda Mariella La Batrisyia, Dayini Bella Aprilia Zahra Biyang, Anthea Wikrama Aurelia Cahyaningtyas, Fanira Calista, Aatifah Dihyan Carlos Piero Martua Chaya Arbitera Ciptaningrum, Anggraeni Dian Dadan Erwandi Dayani, Tiara Rica Defitria Nabilla Dhea Julia Lestari Dian Pertiwi Dimas Heryunanto Dina Nurseptiani Dinanti, Denisya Marshaluna Diva Anita Churiana Sudrajat Dona Putri Ariningrum Een Kurnaesih Elisabeth Kristina Ari Nugrahanti Fanira Cahyaningtyas Farah Namira Anjani Farahdina Bachtiar Farhaeni, Annisa Faris, Ahlam Fauziyyah, Inayah Dzikra Febriani, Nelly Firda Muthia Firda Syafitri Nurani Fithri, Nayla Kamilia Fitri, Asti Elysia Rahmatul Fridya Syavina Putri Ginawang, Asto Hafrisa, Nadia Haifa, Nida Wafiq Handayani, Dwi Septia Herlambang, Adinda Kurnia Heru Sugiyono Husniyah, A'idah Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Indah Kusuma Wardani Intan Muzdhalifa Maulana ISNAINI NUR HASANAH Izzati, Najla Malihah Jasmine, Devrina Jaudah, Hanadia Amani Junus Pritanto, Bryan Kamilina, Luthfia Zalfa Kania Rizqita Dewi Karimah, Amani Shofi Keumalahayati, Nahra Kharisma Wiati Gusti Kristianingrum , Ika Ayu Kusumah, Jelita Ratna Laily Hanifah Larasati, Anindita Lesmana, Dinda Annisa Putri Lestari, Gangsar Indah Lintang Tyas Pramesti LOVIA GINDHA PUSPITA Lusyta Puri Ardhiyanti Luthfiya Ramadhania Maharani, Andi Annisa Maharani, Talitha Dwi Maharanti Maharanti Maharanti, Maharanti Marwah, Diaz Syahidah Maulida, Syakira Auly Meidy Wiradati Mikha Tiffani Mizaniah, Silmi Monalisa, Agathista Ester Muhamad Iqbal Muhammad Ichsan Muhammad Nur Hasan Syah Muntaz, Maharani Nabila Daniyah Zahrah Nabila Fenelia Nada Adinda Irhamna Nadia Putri Untiami Nadia Ramadhanty Nadia Ramadhanty Nadya Audina Fadilah Nadya, Winda Natasha Putri Ayu Kayla Natasya Ezra Hotnida Natasya Nazla Prasetyo Niarto, Zaskia Reihan Amanda Nourmayansa Vidya Anggraini Novita Dwi Istanti Nufikha Nayazsa Aulia Nugrahanti, Elisabeth Kristina Ari Nugroho, Amanda Permadi Putri Nurannisa, Nabilah Shafa Nurhaliza, Dhia Azhar Nurhaliza, Putri Oktafiyanti, Arnur Oktaviyani, Innes Pratiwi, Agnis Ika Pristya, Terry Y. R. Pristya, Terry Y.R. Pristya, Terry Yuliana Rahadian Pulungan, Rafiah Maharani Purbasari, Ayu Anggraeni Dyah Purnamadyawati, Purnamadyawati Puspita, Ikha Deviyanti Putri PERMATASARI Putri, Donna Ndari Santoso Putri, Fridya Syavina Putri, Ineuke Rizky Putri, Sekar Ayu Qurrotul 'Aini, Navisyah Dwi Rahayu, Amrita Cahyani Rahma, Ummi Rahmah Hida Nurrizka Rajebta, Nikita Alia RAMADANI, PUTRI AQILAH Ramadhan, Mochtar Ghaffar Ramadhania, Luthfiya Ramadhanti, Ismaya Ramadhanty, Nadia Raudina Izzah Regina Putri Cahyani Suseno Rifa'i, Fadya Apriliza Risma Pertiwi Riyanti, Febilla Dwinanda Riyanto Riyanto Rizki Amalia Rizma Aulya Rizqita Dewi, Kania Ruthin, Zefanya Geraldine Sabrina Putri SABRINA, REYNANDA Safarina Kartika Sari Safinah Annajah Safitri, Novia Jasmine Cecillia Safitriani, Vyrza Aristya Salsabila, Zafira Salshabiyla Naura Almamira Cukarso Salvira, Indira Khaznati Samodro, Dewanto Saputra, Narendra Wirahadi Saputri, Jasmine Ayunda Sarah Geofanni Sayyidah Rahmah Sekar Ayu Putri Shafa Adzkia Aulia Sinaga, Rismauli Romaito Sintha Fransiske Simanungkalit Situmeang, Ayu Magdalena Natalia Sjawaloedin, Johannes Braven Azarel Suci Wahyu Ismiyasa Suparni Suparni Syifa Khairunnisa, Syifa Synthia Celesta Tanca, Chendy Yugu Tania, Lutfi Zahra Terry Y.R. Pristya Terry Y.R. Pristya Terry Yuliana Rahadian Pristya Tiffani, Mikha Tirza Grenluisa Ulya Qoulan Karima Ummi Rahma Utari, Dyah Vionita Apriliana W.A, Sudarningayuti Lintang Wiarfa, Nisrina Ananda Widayani Wahyuningtyas Wikamto, Rajiv Fadillah Winda Nadya Wulansih, Najma Catri Yehezkiel Gabriel Yuliana, Terry Yully Ariyani Yuri Nurdiantami Zafira Salsabila Zahida, Raissa Amira Zahra Gita Disayang Zahra, Bella Aprilia Zahranita Inasya Sondana Zahratun Nazihah Zahri, Fara Anindia Zanuba, Elsya Aghna Zefanya Geraldine Ruthin Zharfan, Faza Raisa