Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN STATUS SOSIAL EKONOMI ORANGTUA DALAM PENYUSUNAN ORIENTASI MASA DEPAN ANAK Ratna Nurmasari; Hari Wahyono; Agung Haryono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.11, Nopember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.136 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i11.8130

Abstract

Children are the future generation that their quality must be maintaied. The quality of the next generation can be realized through a quality education as well. The role of parent to bring the next generation qualified is very important. This research focus on parent’s socioeconomic status. Socio-economic status of parents can affect children behavior because of their jobs, income, and education will affect how to educate their children and organize the fulfillment of the needs of the children. All of the indicators that I have mentioned will affect the children in preparing its future orientation certainly.Anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga kualitasnya. Kualitas generasi penerus bangsa dapat diwujudkan melalui pendidikan yang berkualitas pula. Peran orangtua dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas sangat penting. Peran orangtua di sini dapat dilihat dari status sosial ekonominya. Status sosial ekonomi orangtua dapat memengaruhi anak dalam berperilaku karena dari sisi pekerjaan dan pendapatan yang diperoleh orangtua akan memengaruhi bagaimana orangtua mengatur pemenuhan kebutuhan sang anak. Selain itu, pendidikan yang dijalani orangtua juga memengaruhi dalam memberikan pendidikan kepada anak. Semua hal tersebut tentu akan memengaruhi anak dalam menyusun orientasi masa depannya.
Pengembangan Skenario Pembelajaran Ekonomi Pancasila Berbasis Proyek melalui Metode Experiential Learning M. Thoha Ainun N; Mit Witjaksono; Hari Wahyono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 8: AGUSTUS 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.333 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i8.11404

Abstract

Abstract: The purpose of the development of Pancasila economic learning scenario are (1) the systematic learning process with the change of knowledge, attitudes and skills of the participants in Pancasila and the 1945 Constitution article 33 and (2) Developing activities as the basis of learning and daily life process based on Pancasila and the 1945 Constitution article 33 involves interaction, real learning outcomes and lessons learned in project activities. This research uses a qualitative approach with design based research (DBR) method. Data were collected by document analysis, interview through (FGI), and group discussions through FGD. The results of developing economic learning scenarios are (1) creating an atmosphere of economic learning based on Pancasila and the 1945 Constitution article 33 and (2) creation of economic learning results that change the knowledge, attitude, and skill. Abstrak: Tujuan dari pengembangan skenario pembelajaran ekonomi pancasila adalah (1) mengubah pengetahuan/cara berpikir, sikap, dan keterampilan peserta didik berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 pasal 33 dan (2) pengembangan kegiatan eksperimen sebagai pendekatan pembelajaran dan proses praktik ekonomi dalam kehidupan sehari-hari yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 pasal 33, meliputi interaksi pembelajaran, hasil belajar nyata, dan evaluasi pembelajaran yang diwadahi dalam kegiatan proyek. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode Design Based Research (DBR). Data dikumpulkan dengan analisis dokumen, observasi, wawancara melalui FGI, dan diskusi kelompok melalui FGD. Hasil pengembangan skenario pembelajaran ekonomi adalah (1) menciptakan suasana belajar ekonomi yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 pasal 33 dan (2) penciptaan hasil belajar ekonomi yang mengubah pengetahuan, sikap, dan keterampilan.   
Pendidikan Ekonomi Informal Masyarakat Adat Loona Alfridus Mau Manek; Agung Haryono; Hari Wahyono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 1: JANUARI 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v5i1.13136

Abstract

Abstract: Education is a necessity that must be owned by everyone both individually and in groups and society at large. Education can be obtained from formal channels, besides education also arises from knowledge based on experience that comes from interaction with nature and the social environment. Economic education in the family holds an irreplaceable position with existing learning at school because the learning process in the family will occur consciously or not and continue to be given by parents to children about various matters related to household and social activities. In this study, the author wants to explain the process of informal education in the culture of the Loona Indigenous People which is carried out as a process of transferring cultural values concerning attitudes and morals to the younger generation.Abstrak: Pendidikan merupakan suatu keharusan yang wajib dimiliki oleh semua orang baik secara individu maupun kelompok dan masyarakat secara luas. Pendidikan dapat diperoleh dari jalur formal. Selain itu, pendidikan juga muncul dari pengetahuan berdasarkan pengalaman yang hadir dari interaksi dengan alam dan lingkungan sosial. Pendidikan ekonomi dalam keluarga memegang posisi yang tak tergantikan dengan pembelajaran yang ada di sekolah karena proses pembelajaran dalam keluarga akan terjadi secara disadari atau tidak dan berlangsung terus menerus yang diberikan orangtua kepada anak tentang berbagai hal yang terkait dengan aktivitas rumah tangga dan sosial. Dalam penelitian ini penulis ingin memaparkan proses pendidikan informal dalam budaya Masyarakat Adat Loona yang dilakukan sebagai proses transfer nilai budaya yang menyangkut sikap dan moral kepada generasi muda.
EFISIENSI PENGAMBILAN KEPUTUSAN SUMBER DAYA EKONOMI KONSUMSI PRODUKSI MAHASISWA Andika Putranta Utama; Hari Wahyono; Mit Witjaksono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.4, April 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.367 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i4.6230

Abstract

Economic efficiency can be interpreted as a measure of the level of resource use in a process. More efficient / less use of resources then the process is said to be more efficient Decision-making is an encouragement both from within and from outside oneself to do activities. The study was performed by students who incidentally got learning about resource utilization, this study uses qualitative research method with phenomenological approach. The results of this study that most students have a pattern of behavior where the economy is good enough in ten respondents selected randomly discovered that three of them have economic efficiency is quite complete. Knowledge includes the value of goods and the priorities in his life; Budgeting, saving and how to manage money; taking a decision to buy goods; The basics of investment; Utilization of shopping and comparing products.Efisiensi ekonomi dapat diartikan  sebagai ukuran tingkat penggunaan sumber daya dalam suatu proses. Semakin hemat/sedikit penggunaan sumber daya, maka prosesnya dikatakan semakin efisien. Pengambilan keputusan merupakan suatu dorongan dari dalam maupun dari luar diri seseorang untuk melakukan aktivitas.Penelitian ini dilakukan mahasiswa yang notabene mendapat pembelajaran tentang pemanfaatan sumber daya, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebanyakan mahasiswa memiliki pola perilaku ekonomi yang cukup baik dimana dari sepuluh responden yang dipilih secara acak ditemukan bahwa tiga di antaranya memiliki efisiensi ekonomi yang terbilang cukup lengkap, meliputi pengetahuan nilai suatu barang dan skala prioritas dalam hidupnya; penganggaran, tabungan dan bagaimana mengelola uang; mengambil keputusan dalam membeli barang; dasar-dasar investasi; pemanfaatan dari belanja dan membandingkan produk. 
Pembelajaran Ekonomi Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila dan Pasal 33 UUD’45 melalui Pembelajaran Proyek Kholidya Khulafaur Rosidah; Sugeng Hadi Utomo; Hari Wahyono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 9: SEPTEMBER 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.533 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v4i9.12706

Abstract

Abstract: This article aims to develop the learning design of Pancasila Economics in the form of learning scenarios that contain the values of Pancasila values and Article 33 UUD '45 in high school. Field trials were carried out in the Cross-Interest Class of the SMAN 1 Turen Malang Regency. The approach in this study uses Design Based Research. The development products compiled have gone through expert team validation stages of 93% and practitioners of 88%, which means that the product of this learning scenario is very feasible to use. The results of the study on students gave positive results seen from three aspects of assessment, knowledge, attitudes and skills that showed an average yield above 70%.Abstrak: Artikel ini bertujuan untuk menyusun dan mengembangkan desain pembelajaran Ekonomi Pancasila berupa skenario pembelajaran yang mengandung nilai nilai-nilai Pancasila dan Pasal 33 UUD’45 di SMA. Uji coba lapangan dilakukan di kelas Lintas Minat Ekonomi SMAN 1 Turen kabupaten Malang. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan Design Based Reseach. Produk pengembangan yang disusun sudah melalui tahap validasi tim ahli sebesar 93% dan praktisi sebesar 88% yang artinya produk skenario pembelajaran ini sangat layak untuk digunakan. Hasil penelitian terhadap siswa memberikan hasil positif yang dilihat dari tiga aspek penilaian, yaitu pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang menunjukkan hasil rata-rata diatas 70%.
PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS NILAI BUDAYA JAWA Siti Maimunah Purnamasari; Hari Wahyono; Dwi Wulandari
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.2, Februari 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.264 KB) | DOI: 10.17977/jp.v2i2.8530

Abstract

This research aims to develop an economy based teaching materials Javanese cultural values. This research is the development of the development model DBR (Design-Based Research). This research method is used to produce a particular product, and test the efficacy of the resulting product. There are six phases in this study, namely (1) Identify the problem 2) Formulate product development and collaboration with practitioners, (3) design and development of teaching materials based economic value of Javanese culture, (4) The test prototypes of learning, (5) Evaluate the feasibility of the prototype of learning, (6) Completion of the prototype and communicate. The results of the questionnaire validation by expert content and media experts as well as the responses of teachers teaching materials to be eligible, and has been able to provide added insight and knowledge and self-actualization in students about the values of Javanese culture in the learning economy.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu bahan ajar ekonomi yang berbasis nilai budaya Jawa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan DBR (Design Based Research). Metode penelitian ini digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk yang dihasilkan. Terdapat 6 fase dalam penelitian ini, yaitu (1) indentifikasi masalah, (2) merumuskan produk pengembangan dan berkolaborasi dengan praktisi, (3) desain & pengembangan bahan ajar ekonomi berbasis nilai budaya Jawa, (4) uji coba prototipe pembelajaran, (5) evaluasi kelayakan prototipe pembelajaran, dan (6) penyempurnaan prototipe dan mengkomunikasikannya. Hasil penelitian dari angket validasi oleh pakar ahli materi dan ahli media serta tanggapan guru bahan ajar dinyatakan layak, dan telah telah mampu memberikan pengetahuan dan menambahkan wawasan serta aktualisasi pada diri siswa tentang nilai-nilai budaya Jawa dalam pembelajaran ekonomi.
LF2OH: Learning Program in Enhancing Financial Literacy for Students Hari Wahyono
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i8.14975

Abstract

Abstract: Financial technology advancement has both positive and negative impacts on society. For generation Z who have not worked, financial technology's convenience may create financial problems, both for themselves and their families, considering that their financial source comes from their parents. Therefore, there is a need to provide a learning program for financial literacy and concern for the family's financial condition. The learning program is packaged in a Learning Management System (LMS) with the name Learning Financial Literacy from Our Home (LF2OH). This study is aimed at examining the effectiveness of the learning program and testing by using the experimental method of Solomon’s four group model on 281 high school students. The test results indicate that the average gain score and post-test financial literacy of students treated with the LF2OH program are higher and significantly different than students who are taught classically without involving learning in the family environment. This proves that the learning program using LF2OH effectively improves the financial literacy of high school students.Abstrak: Kemajuan teknologi keuangan memiliki dampak positif dan negatif bagi masyarakat. Bagi generasi Z yang belum bekerja, kemudahan teknologi keuangan dapat menimbulkan masalah keuangan, baik bagi dirinya maupun keluarganya, mengingat sumber keuangannya berasal dari orang tuanya. Oleh karena itu, perlu adanya program pembelajaran literasi keuangan dan kepedulian terhadap kondisi keuangan keluarga. Program pembelajaran tersebut dikemas dalam Learning Management System (LMS) dengan nama Learning Financial Literacy from Our Home (LF2OH). Penelitian ini menguji keefektifan program pembelajaran dan pengujian dengan menggunakan metode eksperimen model empat kelompok Solomon pada 281 siswa SMA. Hasil tes menunjukkan bahwa rata-rata peningkatan nilai dan post-test financial literacy siswa yang diberi program LF2OH lebih tinggi dan berbeda dibandingkan siswa yang diajar secara klasikal tanpa melibatkan pembelajaran di lingkungan keluarga. Hal ini membuktikan bahwa program pembelajaran menggunakan LF2OH efektif meningkatkan literasi keuangan siswa SMA.
Pengembangan Desa Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Aditya Eka Trisnawati; Hari Wahyono; Cipto Wardoyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 1: JANUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.827 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i1.10356

Abstract

The development of the tourism sector is one of the efforts in improving the economic community both locally and globally. The management of a local tourism-based village requires the attention and participation of the community to constantly innovate and creatively in developing the village area used as a tourist village. Undang-Undang No. 12 of 2008 on Regional Government has provided an opportunity for local governments to manage and optimize the potential of their region independently including the interests of the tourism sector. Year 2015 is the first year of implementation of Undang-Undang No. 6 Year 2014 about Village. Therefore, a module book was created on the development of tourist villages and community empowerment based on local potential as a medium to increase the added value of the community.Pembangunan sektor pariwisata merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat baik di tingkat lokal maupun global. Pengelolaan desa wisata yang berbasis potensi lokal memerlukan kepedulian dan partisipasi masyarakat untuk senantiasa berinovasi dan kreatif dalam mengembangan wilayah desa yang dijadikan sebagai desa wisata. Melalui implementasi Undang-Undang No 12 tahun 2008 tentang Pemerintah Daerah telah memberikan peluang bagi pemerintah daerah untuk mengelola dan mengoptimalkan potensi daerahnya secara mandiri termasuk mengelola sektor pariwisata. Tahun 2015 merupakan tahun pertama dilaksanakannya UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa. Oleh karena itu, dibuat satu perancangan buku modul mengenai pengembangan desa wisata dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal sebagai media untuk meningkatkan added value masyarakat.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN EKONOMI KELUARGA SUKU SELAYAR Nur Astaman Putra; Hari Wahyono; Cipto Wardoyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.11, Nopember 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.132 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i11.8069

Abstract

This study aimed to describe the values of the local culture in the economic behavior of Selayar tribal family in Selayar Islands. This research is a qualitative ethnographic approach. Sources of data in this research that the community leaders/local traditional leaders. The data collection was done by in-depth interviews, participant observation, and documentation. The results show two things as the focus of research to be achieved, namely (1) the values of the local culture in economic behavior Selayar tribal family, and (2) the implications of the values of the local culture in the process of economic education Selayar tribal family.Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan nilai-nilai budaya lokal dalam perilaku ekonomi keluarga suku Selayar di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data dalam penelitian ini yaitu tokoh masyarakat/tokoh adat setempat. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dua hal sebagaimana fokus penelitian yang ingin dicapai, yaitu (1) nilai-nilai budaya lokal dalam perilaku ekonomi keluarga suku Selayar dan (2) implikasi nilai-nilai budaya lokal pada proses pendidikan ekonomi keluarga Suku Selayar.
BAHAN AJAR BERBASIS CERITA UNTUK MENANAMKAN LITERASI EKONOMI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Bayu Permata; Hari Wahyono; Cipto Wardoyo
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.2, No.3, Maret 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.584 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i3.8610

Abstract

This research aims at developing economic literacy learning materials. This development research employed Design Based Research (DBR) which have particular characteristics. It aims at developing product based on the necessity and collaborateing with development result user (practitioners). Descriptive quantitative analysis was used to analyze the data regarding material validation score. The analysis was conducted to determine whether the learning material developed fulfills the criteria of validity. The validity was obtained from expertise validator. Validity data were analyzed using descriptive quantitative. The result of trials analysis obtained 80.25%. It indicates that picture based learning materias developed is appropariate. In addition, the learning material could improve the learning motivation of the students. It was showed by the result students’ response which obtained 78.91% (categorized as good). Supplementary, picture story based learning materials could improve students understanding on economic literacy. It indicated by the result of students’ response which obtained 75.35% and categorized as good.Pengembangkan bahan ajar pada mata pelajaran IPS tentang literasi ekonomi, peneliti menggunakan pendekatan Design Based Research (DBR) yang memiliki ciri khusus, yaitu sebuah model penelitian pengembangan produk berdasarkan kebutuhan dan berkolaborasi dengan pengguna hasil pengembangan (praktisi). Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menganalisis data berupa skor dari hasil lembar validasi materi. Analisis dilakukan untuk menilai apakah bahan ajar beserta instrumen penilaian yang telah disusun memenuhi kriteria kevalidan. Validitas diperoleh dari validator ahli. Data kevalidan bahan ajar akan dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis uji coba lapangan memiliki tingkat kevalidan sebesar 80,25%. Hal ini berarti produk bahan ajar berbasis bergambar pada uji coba lapangan masuk kategori layak digunakan. bahwa bahan ajar cerita bergambar dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktitan dengan tingkat persentase angket respon siswa mencapai 78,91% yang termasuk dalam kategori baik. Selanjutnya, bahan ajar bercerita bergambar dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar tentang literasi ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan tingkat persentase angket respon siswa mencapai 75,35% yang termasuk dalam kategori baik.
Co-Authors A.A.Ketut Budiastra Achmad Maulana Adyaksa Aditya Eka Trisnawati Agung Haryono Ahmad Noviyanto ANANDA SETIAWAN Andika Putranta Utama Andreansyah, Vicky Ivan Anisa, Ade Rifka Annisa Istiqomah, Annisa Arif Setyawan Aryani Purwaningrum Astari, Nadia Puti Bagus Shandy Narmaditya Bambang Sugeng Barokah, Ahmad Irfan Bayu Permata Budi Eko Soetjipto Cahyo Yusuf Candra Wahyu Arif Adani Cipto Wardoyo Delfiyan Widiyanto Dewi Widiana Rahayu Dewi, Liana Sinta Dhiah Fitrayati Dihqi Alif Setyanto Djoko Dwi Kusumajanto Dwi Hasmidyani Dwi Wulandari Dwiasa Sambhawa Dharma Dzikrina Dian Cahyani Endang Sri Andayani Endras Try Agustina Erma Septiani Ery Tri Djatmika RWW Farida Rahmawati Hadi Sumarsono Hamdani, Rifki Hardining Estu Murdinar Hasyim Ibnu Abbas, Muhammad Heri Pratikto Herpindo Hety Mustika Ani Imam Mukhlis Januar Kustiandi Karolus Suban Waikelak khoirunnisa ayu Kholidya Khulafaur Rosidah Kustitik Kustitik Laurentius Saptono Liana Shinta Dewi Lisa Rokhmani Listyarini, Sri Ludi Wishnu Wardana Luthfiya Fathi Pusposari M. Thoha Ainun N Manek, Alfridus Mau Manik, Yuni Mariani Mashud Syahroni Masnurul Hidayat Mazidah, Nur Mimi Mulyani Mit Witjaksono Muhammad Daniel Fahmi Rizal Mujahidin Farid Nabilah, Ayu Ni'matul Istiqomah Novita Erliana Sari, Novita Erliana Novitasari Novitasari Nur Anita Yunikawati Nur Astaman Putra Nurhaliza, Julia Najma Oxana Jayawardani PRASETYO, RIYAN Pratama Dewi, Dian Pratiwi, Mareta Bunga Puji Handayati Putra Hilmi Prayitno Putri Rachmadyanti Ragil Retno Palupi Rahma Sandhi Prahara Ratna Nurmasari Ravinesh Rohit Prasad, Ravinesh Rohit Restya Dwi Amalia Riska Pristiani Rizki Listyono Putro Ro'ufah Inayati Rosita Herawati Rustam AR. Selang Sa'dun Akbar Saputri, Pramita Yun Sari, Vina Budiarti Mustika Satrio, Yogi Dwi Setiyowati, Yani Shalima, Irsyadi Siti Maimunah Purnamasari Siti Rosnita Sakarji Sofiah Nada Fauziah Sri Andayani, Endang Sri Handayani Sri Umi Mintarti Sri Untari Subandiyah Azis Sugeng Hadi Utomo Suhartono SULIYONO Sumarmi Surhayanti, Surhayanti Suyadi Syahrul Munir Syifana, Sulthan Taufik Hana Hidayat Titin Kartini Tutik Pujiyati Ulfi Andrian Sari Umi Mintarti Widjaja, Sri Vionita Agustyaningtias Wahjoedi Wahjoedi Wahjoedi Winasti Rahma Diani Yohanes Hadi Soesilo Yuda Kristanti Yulita, Fika Tri Zetti Finalli Zhenyu Li