Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatakan Hasil Belajar dengan Pendekatan Pembelajaran Culturally Responsive Teaching Model Probem Based Learning Lasminawati, Endang; Kusnita, Yen; Merta, I Wayan
Journal of Science and Education Research Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v2i2.49

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang dilakukan pada tahun 2023 di SMAN 9 Mataram khususnya di kelas XI MIA 1 pada materi Sistem Pertahanan Tubuh Manusia. Penelitian ini didasrkan oleh beberapa pertimbangan real yang ditemukan oleh guru Biologi saat melaksanakan pembelajaran di kelas tersebut. Adapun permasalahan yang ditemukan adalah masih rendahnya hasil belajar siswa yang ditandai oleh beberapa siswa tidak memperoleh nilai di atas KKM 75. Dalam pembelajaran Biologi, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Beberapa faktor tersebut meliputi kurangnya pemahaman konsep, kurangnya motivasi siswa, kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, dan ketidakrelevanan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa. p Tujuan utama penelitian ini adalah meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Biologi. Dengan menerapkan pendekatan pembelajaran Culturally Responsive Teaching dan model Problem Based Learning, diharapkan siswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik, meningkatkan penguasaan konsep, dan meraih prestasi yang lebih tinggi dalam mata pelajaran Biologi. Melalui kombinasi pendekatan pembelajaran Culturally Responsive Teaching dan model Problem Based Learning, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang memperhatikan keberagaman siswa, merangsang keterlibatan mereka, dan meningkatkan pemahaman serta prestasi belajar dalam mata pelajaran Biologi. Penelitian Tindakan kelas ini ini dilakukan sebanyak 2 siklus yang mana hasilnya pada siklus 1 yakni hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 88% dan pada siklus 2 mencapai ketuntasan 91% yang mana sebelum dilakukan penelitian Tindakan kelas hasil belajar siswa mencapai ketuntasan 61%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran Culturally Responsive Teaching dan Problem-Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Biologi. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan yang melibatkan siswa secara aktif dan mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks budaya dan kehidupan mereka dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan konsep-konsep Biologi.
Pelatihan Pembuatan Preparat Mitosis Pada Guru-Guru Biologi Di Kabupaten Lombok Tengah Mertha, I Gde; Bachtiar, Imam; Merta, I Wayan; Bahri, Syamsul
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6445

Abstract

Pembelajaran genetika dan biologi sel masih dilaksanakan secara teoritis oleh guru-guru biologi di Kabupaten Lombok Tengah. Konsep yang disampaiak guru pada kedua materi tersebut belum ditunjang praktikum berbasis kromosom. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan mikroteknik preparasi sediaan (preparat) kromosom mitosis dan teknik pengamatannya dibawah mikroskop. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMA Negeri 1 Praya pada tanggal 21 Juli 2023. Peserta pelatihan adalah guru mitra yang tergabung dalam MPMP Biologi Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah praktikum dan pendampingan, yang dikombinasikan dengan ceramah, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan praktikum yang dilakukan, yaitu (1) pembuatan sediaan squash ujung akar, (2) observasi fase-fase mitosis kromosom, (3) observasi bentuk kromosom anafase, dan (4) dokumentasi fase-fase mitosis dan bentuk kromosom anafase dibawah mikroskop. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru mitra yang tergabung dalam MGMP Biologi Kabupaten Lombok Tengah sangat antusias mengikuti praktikum pada pelatihan ini yang ditandai dengan keterlibatan dan ketekunan mereka dalam membuat sediaan squash ujung akar, pengamatan fase mitosis, dan pengamatan bentuk kromosom. Melalui kegiatan pelatihan ini transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan mikroteknik pembuatan sediaan mitosis ujung akar dari tim pengabdian kepada guru biologi berjalan dengan baik berkat minat dan motivasi yang tinggi semua peserta pelatihan. Produk pelatihan sediaan kromosom yang dihasilkan dapat dijadikan bahan praktikum untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sel dan genetika di sekolah.
Pendampingan Kegiatan Pengembangan Profesionalisme Guru Dalam Melakukan Penelitian Tindakan Kelas Pada Guru IPA SMP Negeri 11 Mataram Merta, I Wayan; Sukarso, AA; Rasmi, Dewa Ayu Citra; Artayasa, I Putu; Raksun, Ahmad
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.7625

Abstract

Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Administrasi Kepegawaian Negara No. 0433/P/1993 dan No.25 Tahun 1993 tentang petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya mengharuskan adanya poin pengembangan profesi guru melalui kegiattindakan kelas (PTK). Disisi lain para guru belum terbiasa melakukan hal tersebut, sehingga berakibat pada terhambatnya karier guru terutama setelah mereka mencapai pangkat/golongan IVa ke atas. Sejalan dengan fenomena tersebut maka permasalahan dalam pengabdian pada masyarakat ini adalah: Bagaimana tehnik menjadikan kegiatan penelitian di kalangan guru menjadi suatu kebutuhan dan kebiasaan yang terus menerus ? Untuk menjawab persoalan tersebut maka digunakan metode kegiatan berupa pendampingan dengan cara diskusi, tanya jawab dan tutorial pada guru-guru, dengan mengambil lokasi kegiatan SMP Negeri 11 Mataram. Kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat bagi para peserta (para guru) dalam memunculkan ide-ide baru bagi kegiatan penelitian yang dapat dikembangkan guru, menambah pemahaman tentang cara menulis proposal PTK serta meningkatkan kepercayaan diri untuk dapat melakukan penelitian di sekolah. Berdasarkan atas keberlangsungan pelaksanaan dan evaluasi yang telah berjalan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil dengan baik dengan manfaat sangat besar. Guru semakin menyadari pentingnya melakukan kegiatan penelitian sebagai bentuk pengembangan karya ilmiah yang menjadi kewajiban dan tugas pokoknya. Kegiatan pendampingan ini juga bermanfaat bagi guru-guru IPA SMP Negeri 11 Mataram dalam pengembangan prose belajar mengajar.
Melalui Pengenalan Lapangan persekolahan (PLP) Kita Tingkatkan Profesionalisme Guru Biologi SMA Negeri 1 Gerung Dalam Pengembangan Modul Ajar dan Perangkat Pendukung Merta, I Wayan; Nuradilia, Debby; Seftiyani, Ditayara; Pebrianti, Hasita; Wardani, Heny
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8015

Abstract

Kurikulum merdeka memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar peserta didik. Capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka menanamkan nilai-nilai Pencasila. Pendidikan Pancasila adalah mata pelajaran yang berisi muatan pendidikan Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan bertujuan membentuk peserta didik menjadi warga negara yang cerdas, amanah, jujur, dan bertanggung jawab. SMA Negeri 1 Gerung pertama kali menerapkan Kurikulum Merdeka pada tahun 2023. Disisi lain kebanyakan guru-guru terutama guru Biologi belum memahami seutuhnya Kurikulum Merdeka, untuk meningkatkan pemahaman guru Biologi tentang Kurikulum Merdeka maka perlu dilakukan diskusi untuk menyamakan persepsi terutama menyusun modul ajar dan perangkat pendukung sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyampaian materi, diskusi, tanya jawab dan pendampingan menyusun modul ajar dan perangkat pendukung pembelajaran. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa guru-guru Biologi SMA Negeri 1 Gerung telah menunjukkan peran aktifnya dalam menghasilkan modul ajar dan perangkat pendukung pembelajaran berupa : media pembelajaran, LKPD, instrument penilaian, dan uraian materi ajar.
Pemanfaatan Kotoran Sapi Sebagai Bahan Pembuatan Kompos untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Oleh Kelompok Ternak Terpadu Pade Pacu Desa Montong Are Raksun, Ahmad; Merta, I Wayan; Handayani, Baiq Sri; Ilhamdi, Mohammad Liwa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8021

Abstract

Kagiatan ini telah dilaksanakan di Desa Montong Are Kecamatan Kediri kabupaten Lombok Barat. Mitra kegiatan adalah anggota Kelompok Ternak Terpadu Patuh Pacu yang ada di Dusun Montong Are Tengah Desa Montong Are. Ada dua masalah yang dihadapi mitra yaitu: (1) timbulnya bau tak sedap dan menurunnya estetika lingkungan yang disebabkan oleh banyaknya kotoran ternak di sekitar kandang ternak kolektif. (2) mahalnya biaya usaha pertanian khususnya biaya pemupukan tanaman yang disebabkan oleh tingginya harga pupuk kimia. Dalam upaya penyelesaian masalah pertama maka tim pelaksana pengabdian melakukan transfer pengetahuan teoritis dan teknis kepada masyarakat tentang pemanfaatan kotoran sapi sebagai bahan baku dalam memproduksi kompos. Dalam rangka penyelesaian masalah yang kedua maka tim pelaksana pengabdian memberikan solusi dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia seperti pupuk urea dan pupuk NPK dalam budidaya tanaman. Pengurangan aplikasi pupuk kimia dilakukan dengan mengkobinasikannya dengan pupuk kompos. Dalam pelaksanaan kegiatan ini yang berlangsung mulai dari pemberian pengetahuan teoritis pembuatan kompos, praktik pembuatan kompos sampai dengan aplikashi kompos pada lahan pertanian, diketahui bahwa masyarakat sasaran kegiatan memiliki komitmen yang kuat untuk mendapatkan pemahaman teoritis dan teknis mengenai metode pembuatan kompos serta bagaimana mengaplikasikannya pada budidaya tanaman.
Penyuluhan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Proyek Biopreneurship untuk Siswa SMP Di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Artayasa, I Putu; Merta, I Wayan; Sukarso, AA.; Kusuma, Anindita Suliya Hangesti Mandra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9148

Abstract

Pengembangan bahan ajar yang relevan dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika masih minim dilakukan di KEK Mandalika. Bahan ajar yang telah digunakan berupa buku paket yang disediakan oleh sekolah, namun bahan ajar yang memfasilitasi siswa belajar secara mandiri dan berorientasi pada pengembangan kewirausahaan belum tersedia. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan penyuluhan guru mengembangkan bahan ajar berbasis proyek biopreneurship. Pengabdian masyarakat dilakukan di SMPN 1 Pujut sebagai sampel SMP di KEK Mandalika Lombok dengan tahapan kegiatan mulai dari persiapan, pra-pelaksanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan di sekolah mitra, dilakukan penyuluhan pengembangan bahan ajar berbasis proyek biopreneurship. Pelaksanaan penyuluhan dilakukan bulan Agustus 2024, diikuti oleh 20 orang guru SMPN 1 dan SMPN 7 Pujut. Metode pelaksanaan pengabdian adalah ceramah, demonstrasi, dan diskusi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru sekolah mitra sebelumnya menggunakan buku cetak yang disediakan sekolah, namun buku tersebut belum sepenuhnya relevan dengan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) terutama pada tema kewirausahaan sehingga guru harus menambahkan sumber bacaan lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan guru pengetahuan tentang tahapan pengembangan bahan ajar IPA berbasis proyek biopreneurship yang mendukung penerapan kegiatan P5 Kurikulum Merdeka. Kesimpulannya adalah pelaksanaan pengabdian memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pengetahuan guru membuat bahan ajar IPA berbasis proyek biopreneurship yang relevan dengan kegiatan P5 pada tema gotong royong, berpikir kritis, kreatif dan kewirausahaan.
Peningkatan Keterampilan Publikasi Ilmiah Guru Di SMP Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Melalui Pengembangan Best Practice Pembelajaran Merta, I Wayan; Artayasa, I Putu; Sukarso, AA; Setiawan, Heru; Arsi, Maftah Al
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.9333

Abstract

Penerapan berbagai model dan metodologi pembelajaran merupakan salah satu bentuk praktik berbasis pedagogi yang dilakukan oleh guru SMP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah. Pengalaman ini perlu disebarluaskan sebagai acuan bagi guru di daerah lain. Salah satu cara penyebarluasan pengalaman tersebut adalah melalui publikasi karya ilmiah di jurnal terakreditasi yang merupakan salah satu bentuk kompetensi profesional guru. Salah satu kendala yang dihadapi adalah rutinitas mengajar di sekolah yang membuat guru kurang memiliki waktu untuk melakukan kegiatan publikasi ilmiah. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru SMP di KEK Mandalika dalam mempublikasikan karya ilmiahnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dibagi menjadi tiga tahap utama. Tahap pertama adalah menginventarisasi praktik terbaik yang telah dilakukan oleh guru SMP di KEK Mandalika melalui diskusi kelompok terarah (FGD). Tahap kedua adalah memberikan penyuluhan dan pendampingan dalam penyusunan artikel dan publikasi ilmiah. Tahap terakhir adalah evaluasi kegiatan. Hasil evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pengelolaan layanan dinilai sangat baik oleh rata-rata 69% guru, sedangkan narasumber dinilai sama oleh 67% responden, terdapat peningkatan jumlah artikel yang siap untuk diserahkan.
Analysis of Purple Eggplant Growth After Vermicompost and NPK Fertilizer Treatment Merta, I Wayan; Raksun, Ahmad
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4883

Abstract

Eggplant growth rate is determined by genetic and environmental factors. Environmental factors that affect eggplant growth include the availability of nutrients on agricultural land. Research on analysis of purple eggplant growth after vermicompost and NPK fertilizer treatment was carried out from March to July 2023. This study aims to analyze the effect of the application of vermicompost on the growth of purple eggplant. The application of NPK fertilizer on the growth of purple eggplant. The interaction effect of vermicompost and NPK fertilizer treatment on purple eggplant growth. Growth parameter data were analyzed using the F test. The results showed that: Vermicompost application increased stem height, total leaves and leaf length but did not increase leaf width and stem diameter of purple eggplant. The application of NPK fertilizer was effective in increasing stem height, total leaves, leaf length, leaf width and stem diameter of purple eggplant. The interaction of vermicompost treatment and NPK fertilizer was not effective in increasing all measured growth parameters.
The Effect of Different Doses of Vermicompost and Urea Fertilizer on Vegetative Growth of Corn (Zea mays L.) Raksun, Ahmad; Ihamdi, Moh. Liwa; Merta, I Wayan; Mertha, I Gde
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 3 (2025): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i3.10583

Abstract

This study aims to determine the effect of vermicompost, urea fertilizer and the interaction of vermicompost and urea fertilizer treatments on corn vegetative growth. The research design used was a 2-factor design. The first factor was the application of vermicompost and the second factor was the application of urea fertilizer which was carried out with 3 replications. The doses of vermicompost were 0, 0.5, 1.0, 1.5, and 2.0 kg. The doses of urea fertilizer were 0, 0.6, 1.2, and 1.8 g. The research data were analyzed using Anova. The results of the study were: Vermicompost treatment had a significant effect on stem height, number of leaves and leaf length but had no significant effect on leaf width and corn stem diameter; application of urea fertilizer could increase all measured corn growth parameters; interaction between urea fertilizer and vermicompost treatment had no significant effect on all measured corn growth parameters.
Praktikum Creative Mini-Project Open Inquary-Based Dalam Membangun Keterampilan Kerja Ilmiah dan Produk Kreatif Mahasiswa Calon Guru Biologi Merta, I Wayan; Sukarso, AA.; Rasmi, Dewa Ayu Citra
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.2489

Abstract

Tren yang berkembang saat ini praktikum dijadikan sebagai metode pengembangan sains berorientasi inkuiri terbuka guna mengembangkan kreativitas secara mendalam. Rendahnya kreativitas mahasiswa seperti kemampuan menghasilkan produk kreatif akan dikembangkan dengan pendekatan mini project open inquiry-based dengan tujuan membekali mahasiswa keterampilan kerja ilmiah dan membangun kreativitasnya guna bisa menghasilkan produk kreatif. Penelitian ini dilakukan pada 49 orang mahasiswa calon guru Biologi yang memprogramkan mata kuliah Mikrobiologi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Quasi Eksperiment One Group Pre-test Post-test Design. Data penelitian diolah menggunakan Uji beda rata-rata (Uji Mann-Whitney) dan uji N-gain untuk melihat peningkatan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran praktikum Mikrobiologi berbasis Mini-Project dapat meningkatkan kecakapan bekerja ilmiah (N-gain, sedang) mahasiswa calon guru Biologi. Berdasarkan hasil asesmen formatif melalui asesmen proses dan produk dapat disimpulkan bahwa implementasi praktikum mini-project memengaruhi perkembangan keterampilan membuat dan menyelesaikan proyek, pemahaman teori praktikum, keterampilan laboratorium, sikap ilmiah dan kemampuan komunikasi verbal calon guru Biologi. Karakteristik sintak pedagogi Praktikum Mini-Project dapat membekali mahasiswa keterampilan dasar laboratorium, melatih bekerja ilmiah dan membekalkan kemampuan membuat rencana/rancangan proyek dalam bentuk Mini-Project. Selama implementasi Praktikum Creative Mini-Project mahasiswa bekerja dengan didasarkan pada rasa ingin tahu yang tinggi yang mendasari munculnya ide-ide kreatif untuk mengembangkan proyek. Berdasarkan temuan dalam penelitian ini, model praktikum mini-project berpotensi baik untuk digunakan sebagai model praktikum inovatif dengan didahului oleh guided inquiry sebagai scafolding action sehingga mahasiswa benar-benar siap untuk melakukan mini-project.
Co-Authors A. Wahab Jufri A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sukarso AA. Sukarso Abdul Wahab Jufri Aditya Pratama Afriatmei, Feny Agil Al Idrus Agus Ramdani Ahmad Raksun Ahmad Raksun Raksun Ahmad Raksun, Ahmad Ahyar Hamid Aini, Jannatul Akalili, Dina Akbar, Zulfikar Ibnu Ali Aldauria, Suciq Almaheran, Sundus Sepia Amaliah Febrianti Anak Agung Gede Sugianthara Aniza Muaffiani Anjarwati, Detik Apriana, Riza AR Syachruddin Arsi, Maftah Al Astuti, Julya Baiq Sri Handayani Dadi Setiadi Delisa Julita Delphi, Syakila Gita Dewa Ayu Citra Rasmi Endang Lasminawati ERLINA Faozah, Sri Rauhul Febrianti, Amaliah Fitri, Dea Nirmala Fitrianiningsih Gde Mertha Gito Hadiprayitno Hadi, Asrorul Hadijah Hadijah Hamid, Ahyar Heru Setiawan I Gde Mertha I Gde Mertha I Gusti Ayu Tari Diva Pradnya Dewi I Nyoman Kanca I Wayan Koyan Ihamdi, Moh. Liwa Ilham, Rusdi Bastian Ilhamdi, Liwa Ilhamdi, M. Liwa Ilhamdi, Mohammad Liwa Ilmi, Muhamad Yazid Mizanul Imam Bachtiar Imam Mujahid Jamaluddin Jamaluddin Jamí’’yyah, Shafro’Khuluq Jihan Juliastari Julita, Delisa Karnan Karnan Khairuddin - Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusnita, Yen Kusuma, Anindita S.H.M. Kusuma, Anindita Suliya Hangesti Mandra Lalu Sunarya Amijaya LALU ZULKIFLI Latifah, Yana Lia Savitri Romdani Lianto Lianto Lira Sari Alfathin M. Afyadi Perwira M. Khaerul Anwar M. Liwa Ilhamdi M. Yamin M.Alhafizin Mahrus Mahrus Mahrus, Mahrus Manzulina, Manzulina Marlina, Dea MELATI, PUPUT Melenia Lestari Putri Miftahul Hasanah Miswatun Anggraini Moh. Liwa Ilhamdi, Moh. Liwa Mohammad Liwa Ilhamdi Muhammad Liwa Ilhamdi Muhlis Muhlis Muhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Mutiaratri, Riza Laksitadevi Nathania, Elga Amelinda Ni Luh Putu Pebri Artayani . Niarni, Baiq Gina Amalia Nisak, Sri Hidayatun Novita Safitri Nur Lestari Nuradilia, Debby Nurafianah Nursiah Nyoman Mastra Pebrianti, Hasita Perwira, M. Afyadi Prapti Sedijani Puji, Evilya Suraning Putri, Hermaya Sura Rasmi, Dewa Ayu Citra Rohani Rohani Ropidah, Risky Riyyatul Rubiana, Andini Rusyda, Mentari Tatsbita Seftiyani, Ditayara Sri Hidayatun Nisak Sukarso, Aa Sukarso, AA. Suryadin Suryadin Syamsul Bahri Syamsul Bahri Bahri Utami, Ulya Febria Wardani, Heny Wijayanti, Tri Sari Yanti, Risma Yasmin, Ira Yuniartin, Rahmatul Aulani Zulfikar Ibnu Ali Akbar Zulpiani, Ira