Claim Missing Document
Check
Articles

Teaching Skills for Students in a Practical Teaching Microteaching Course Kusmiyati, Kusmiyati; Merta, I Wayan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 7 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i7.8291

Abstract

The Microteaching course trains students to understand basic teaching skills and apply them in teaching practice with fellow students. The purpose of this study was to determine students' explanation skills during teaching practice in the microteaching course. The study was conducted with Biology Education students enrolled in the Microteaching course, class A, during the 2024/2025 academic year. Data were collected using observation sheets during student teaching practice through peer teaching. The instrument used was derived from indicators' explanation skills, with answer choices on a 1-5 Likert scale. The data were analyzed descriptively by calculating the scores obtained by each indicator on the observed explanation skills, then 5 categories were created: very poor, less good, quite good, good, and very good. The results of observations on all observed explanation skills indicators showed that, on average, students were able to apply explanation skills in teaching practice in micro teaching courses with a good category. However, there were still students with very poor and poor presentations, with an emphasis on important points, and feedback indicators. It can be concluded that, on average, students were able to apply explanation skills in teaching practice; however, they still need to continue practising so that, later, when facing school field practice or when becoming real teachers in schools, they become accustomed to using these skills.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Potensi Ekowisata Bagek Kembar Sebagai Upaya Pelesatarian Lingkungan Di SMAN 1 Sekotong I Wayan Merta; I Putu Artayasa; Aa Sukarso; setiawan, heru; Nurafianah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 3 (2025): Juli-September 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i3.12885

Abstract

Rendahnya literasi lingkungan menjadi salah satu penyebab terjadinya perusakan lingkungan. Upaya peningkatan pemahaman literasi lingkungan dapat dilakukan melalui pembelajaran yang mengintegrasikan lingkungan. Hal tersebut akan mengajak siswa berfikir kritis tentang peran lingkungan dalam kehidupan. Kawasan Ekowisata Bagek Kembar yang terletak di Desa Persiapan Empol Kabupaten Lombok Barat menyimpan potensi keanekaragaman hayati melimpah. Kawasan Ekowisata Bagek Kembar memainkan 3 fungsi sekaligus yaitu fungsi ekologis, ekonomi dan edukasi. Ancaman kerusakan lingkungan di kawasan tersebut makin meningkat, sehingga dirasa perlu diadakan pengenalan keanekaragaman hayati kawasan melalui media pembelajaran sehingga berdampak pada timbulnya rasa cinta lingkungan dan kontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan. Program pelatihan media pembelajaran ini melibatkan guru-guru di SMAN 1 Sekotong Lombok Barat. Hasil analisis awal menunjukkan bahwa sebanyak 65% guru telah menemukan dan melihat keanekaragaman hayati di kawasan namun hal tersebut bertolak belakang dalam pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai media pembelajaran. Sebanyak 96% peserta pelatihan menunjukkan ketertarikan dalam pembuatan media pembelajaran dan akan menggunakan dalam pembelajaran sehingga mampu meningkatkan literasi lingkungan kepada siswa dan menumbuhkan kesadaran pelestarian lingkungan. Guru mitra juga menunjukkan kepuasan terhadap penyampaian materi dan isi materi dalam kegiatan pengabdian.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X pada Pokok Bahasan Keanekaragaman Hayati dan Klasifikasi Makhluk Hidup di SMAN 1 Narmada Tahun Ajaran 2017/2018 Lalu Sunarya Amijaya; Agus Ramdani; I Wayan Merta
Indonesian Journal of STEM Education Vol. 1 No. 1 (2019): Edisi Januari-Juni 2019
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X pada pokok bahasan keanekaragaman hayati dan klasifikasi makhluk hidup di SMAN 1 Narmada tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X IPA di SMAN 1 Narmada tahun ajaran 2017/2018. Jumlah peserta didik dalam populasi ini adalah 180 yang tersebar dalam 5 kelas. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling dan terpilih kelas X MS 2 (kelas eksperimen) dan kelas X MS 1 (kelas kontrol). Instrumen yang digunakan untuk memperoleh hasil belajar adalah soal pilihan ganda sedangkan soal essay digunakan untuk mengumpulkan hasil kemampuan berpikir kritis. Analisis statistik data dengan menggunakan uji t pada taraf kesalahan 5%. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil belajar kelas eksperimen meningkat sebesar 35,16 (32,53 ke 67,69) sedangkan hasil belajar kelas kontrol meningkat sebesar 26,16 (34,67 ke 60,83). Data kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa kelas eksperimen meningkat sebesar 27,49 (38,14 ke 65,63) sedangkan data kemampuan berpikir kritis kelas kontrol meningkat sebesar 18,56 (36,03 ke 54,59). Analisis statistik hasil belajar peserta didik menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,67 > 1,99) dan kemampuan berpikir kritis menunjukkan bahwa thitung > ttabel (2,88 > 1,99). Hasil analisis statistik tersebut berarti hasil belajar peserta didik dan kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih baik secara signifikan daripada kelas kontrol. Disimpulkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh positif secara signifikan terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X pada pokok bahasan keanekaragaman hayati dan klasifikasi makhluk hidup di SMAN 1 Narmada tahun ajaran 2017/2018.
The Effect of Different Doses of Compost and Urea Fertilizer on the Growth of Pak Choi (Brassica rapa L.) Merta, I Wayan; Raksun, Ahmad
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 7 (2025)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i7.7543

Abstract

Pak Choi is a widely cultivated plant species in Indonesia. To grow optimally, Pak Choi requires a growing medium containing sufficient nutrients. To ensure adequate nutrient levels in the growing medium, fertilization is necessary. Research on the effect of compost and urea fertilizer applications on Pak Choi growth was conducted from March to June 2025. This study aims to analyze the vegetative growth of Pak Choi after being given compost and urea fertilizer treatments. In this study, a completely randomized design with 2 factors was used. The compost application was 0 kg, 0.8 kg, 1.6 kg, and 2,4 kg for 8 kg of soil in a polybag. The urea fertilizer treatment was 0 grams, 0.5 grams, 1 gram, and 1.5 grams for each plant. Each treatment combination was performed with three replications. The results showed that the compost treatment had a significant effect on the fresh weight, number of leaves, plant height, and leaf length of Pok choy. The application of urea fertilizer can increase the fresh weight, number of leaves, plant height, and leaf length of Pak Choi. The interaction between compost and urea fertilizer had no significant effect on fresh weight, leaf number, plant height, or leaf length. The optimal dose of compost was 1.2 kg. The 1.5-gram urea fertilizer treatment resulted in better growth than the other doses.
The Relationship Between School Environment Factors and Students Biology Learning Outcomes Nathania, Elga Amelinda; Mahrus, Mahrus; Merta, I Wayan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i8.10549

Abstract

Education quality is fundamentally influenced by various factors, with the school environment playing a crucial role in shaping student learning outcomes. The school environment encompasses physical, social, and academic aspects that collectively affect students' comfort and motivation to learn. This study aims to determine the relationship between school environmental factors and biology learning outcomes of grade VII MTsN 3 Mataram students. The school environment encompasses physical, social, and academic aspects that collectively impact students' comfort and motivation to learn. This study employs a correlational, quantitative, descriptive method. The population consisted of all students of grade VII, with samples taken from grades VII-4 and VII-5 using purposive sampling techniques. Data collection techniques include questionnaires and documentation of student learning outcomes. The questionnaire instrument was validated using Aiken's V formula and tested for reliability with Cronbach's alpha, both of which yielded valid and reliable results. The normality test indicates that the data are normally distributed, and the linearity test reveals a linear relationship between the variables. Correlation analysis yielded a coefficient of r = 0.608, indicating a strong and significant relationship at a 5% significance level (r calculated exceeds the r table value). Thus, it is concluded that there is a positive and significant relationship between school environmental factors and students' biology learning outcomes. These findings can serve as input for teachers and schools in creating a supportive learning environment to enhance the educational process.
Reproductive Aspects of Scad Fish (Selar crumenophthalmus) Landed at the Fish Landing Base of PPI Tanjung Luar, East Lombok Aldauria, Suciq; Karnan, Karnan; Yamin, M.; Merta, I Wayan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 20 No. 8 (2025): Special Issue
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v20i8.11185

Abstract

Selar crumenophthalmus, known as the bigeye scad, is a commercially important small pelagic fish widely exploited in East Lombok waters. This study aims to examine the reproductive characteristics of the species, including gonadal maturity stages (GMS), gonadosomatic index (GSI), sex ratio, length–weight relationship, and length–fecundity relationship, based on samples collected at PPI Tanjung Luar from June to August 2025. This study employed a descriptive exploratory research design, with samples collected using quota sampling consisting of 90 individuals who landed at PPI Tanjung Luar from June to August 2025, and the data were analyzed descriptively. The species designated GMS I–V, with GMS II and III being the most dominant stages across months. The highest GSI values for both sexes occurred in June, indicating the peak spawning period, with female GSI reaching 2.34% and male GSI 0.80%. Monthly sex ratios shifted from 2.13:1 (June) to 0.64:1 (July) and 1:1 (August). The length–weight relationship showed positive allometric growth in males (b = 3.05) and negative allometric growth in females (b = 2.189). Fecundity ranged from 9,312–11,843 eggs in June and 8,495–15,006 eggs in July, with a strong positive correlation to body length in mature females. These findings indicate that reproduction peaks in June, providing essential information for the sustainable management of the species in Tanjung Luar.
Effect of the Problem-Based Learning Model on Critical Thinking Skills and Biology Learning Outcomes Yanti, Risma; Jamaluddin, Jamaluddin; Merta, I Wayan
Jurnal Pijar Mipa Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v21i1.11311

Abstract

Biology learning requires the development of critical thinking skills and learning outcomes through meaningful and contextual processes; however, classroom instruction is often still dominated by conventional approaches. This study aimed to analyze the effect of implementing the Problem-Based Learning (PBL) model on the critical thinking skills and Biology learning outcomes of Grade XI students at SMA Negeri 4 Praya. This research employed a quasi-experimental design with a pre-test–post-test control group. The participants were Grade XI students, divided into an experimental and a control class. The research instruments included a critical thinking skills test based on Ennis' (1996) indicators and a Biology learning outcomes test based on curriculum competencies. The results showed that students in the experimental class achieved significantly higher improvements in both critical thinking skills and learning outcomes compared to the control class. Statistical analysis indicated that implementing the Problem-Based Learning model had a positive, significant effect on student performance. These findings suggest that the PBL model promotes active and meaningful learning, making it an effective approach for enhancing critical thinking skills and Biology learning outcomes among Grade XI students.
Pelatihan Pengamatan Kromosom Profase I Meiosis dan Analisis Crossing Over Pada Guru-Guru Biologi di Lombok Tengah Mertha, I Gde; Agil Al Idrus; Syamsul Bahri; I Wayan Merta; Mohammad Liwa Ilhamdi; Lira Sari Alfathin; Miswatun Anggraini
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.14034

Abstract

Kemampuan guru dalam menganalisis kromosom profase I meiosis melalui pengamatan mikroskopis dan simulasi dapat sangat membantu dalam meningkatkan indikator pencapaian kompetensi belajar genetika di sekolah. Tujuan pengabdian ini adalah melatih keterampilan guru-guru mitra yang tergabung dalam MGMP Biologi Lombok Tengah untuk melakukan (1) pengamatan kromosom profase I meiosis dibawah mikroskop, (2) analisis crossing over kromosom profase I meiosis dibawah mikroskop, dan (3) simulasi proses crossing over dan pembentukan gamet. Pengabdian ini telah dilaksanakan di SMAN 1 Praya. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, praktikum, dan simulasi. Sebelum kegiatan dimulai dilakukan pre-test dan pada akhir kegiatan dilakukan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa guru-guru mitra (1) dapat membedakan leptoten, zigoten, pakiten, diploten, dan diakinensis dalam profase I meiosis, (2) dapat membuat visualisasi secara skematis subfase diploten dan menunjukkan lokasi kiasmata dengan benar, dan (3) dapat membuat simulasi proses crossing over subfase diploten dengan media plastisin. Kemampuan kognitif guru mitra meningkat signifikan dari 55,50 (pretes) menjadi 91,98 (postes).
Penyuluhan Tentang KB (Keluarga Berencana) Sistem Kalender Terhadap Pasangan Suami Istri Masa Subur (Masa Fertil) Di Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat Merta, I Wayan; I Wayan Mudiarsa Darmanika; Rauh Jaril Gifari
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14559

Abstract

Populasi penduduk Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong berjumlah 5875 jiwa, dengan rincian laki-laki 2924 orang dan perempuan 2951orang. Pasangan suami istri masa subur sebanyak 238 dari 454 KK. Pasangan suami isteri tersebut sudah cukup anak, dan tidak lagi menghendaki keturunan, namun mereka tidak paham bagaimana caranya. Salah satu bentuk untuk meningkatkan pemahaman meraka denga cara menerapkan KB (Keluarga Berencana) Kalender atau Pantang Berkala. KB kalender adalah salah satu metode kontrasepsi alami, tanpa menimbulkan efek samping terhadap kesehatan. Metode KB kalender dapat digunakan sebagai cara untuk mencegah kehamilan atau kontrasepsi alami. Dengan membantu menentukan hari terbaik untuk menghindari hubungan intim tanpa kondom. Metode pelaksanaan pengabdian dibagi menjadi 3 tahapan. Tahap pertama adalah persiapan menginventarisis pasangan suami istri masa subur. Kegiatan kedua adalah melaksanakan penyuluhan dengan cara menyampaikan materi, diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ketiga adalah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pengabdian. Pada tahap ini dilakukan dengan cara mengajukan beberapa pertanyaan secara langsung pada peserta pengabdian. Kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan pasangan suami istri peserta pengabdian telah memiliki pemahaman secara baik dan komprehensif tentang struktur anatomi reprudksi dan menentukan masa-masa subur pada wanita serta menerapkan sistim KB kalender atau pantang berkala.
Sosialisasi Stunting Dan Pencegahan Di Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat Merta, I Wayan; Ahmad Raksun; I Wayan Mudiarsa Darmanika
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14560

Abstract

Abstrak: Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek dari standar usianya, serta dapat memengaruhi perkembangan otak dan kesehatan anak secara keseluruhan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan masyarakat, permasalahan yang ada di desa Taman Baru kecamatan Sekotong termasuk desa stunting. Dengan demikian perlu dilakukan sosialisasi, agar masyarakat desa khususnya para ibu muda, ibu hamil ataupun yang memiliki bayi/balita paham akan pentingnya pemenuhan asupan gizi untuk mencegah stunting. Selain asupan gizi, masih ada faktor lain yang menjadi penyebab stunting yaitu terkait dengan sanitasi. Pendekatan yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini yaitu dengan memberikan penyuluhan dengan menjelaskan stunting dan pencegahannya, akibat penderita sunting, dan pentingnya menjaga sanitasi lingkungan. Kesimpulannya adalah pelaksanaan pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stunting, akibat stunting, faktor penyebab dan pencegahan stunting. Stunting merupakan masalah serius yang berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup anak, serta memiliki implikasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Penanganan stunting memerlukan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat. Dengan upaya pencegahan dan penanganan yang tepat, stunting dapat dicegah dan diatasi, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Co-Authors A. Wahab Jufri A.A. Ketut Agung Cahyawan W AA Sukarso AA. Sukarso Abdul Wahab Jufri Aditya Pratama Afriatmei, Feny Agil Al Idrus Agus Ramdani Ahmad Raksun Ahmad Raksun Raksun Ahmad Raksun, Ahmad Ahyar Hamid Aini, Jannatul Akalili, Dina Akbar, Zulfikar Ibnu Ali Aldauria, Suciq Almaheran, Sundus Sepia Amaliah Febrianti Anak Agung Gede Sugianthara Aniza Muaffiani Anjarwati, Detik Apriana, Riza AR Syachruddin Arsi, Maftah Al Astuti, Julya Baiq Sri Handayani Dadi Setiadi Delisa Julita Delphi, Syakila Gita Dewa Ayu Citra Rasmi Endang Lasminawati ERLINA Eva Anggraini Faozah, Sri Rauhul Febrianti, Amaliah Fitri, Dea Nirmala Fitrianiningsih Gde Mertha Gito Hadiprayitno Hadi, Asrorul Hadijah Hadijah Hamid, Ahyar Heru Setiawan I Gde Mertha I Gde Mertha I Gusti Ayu Tari Diva Pradnya Dewi I Nyoman Kanca I Wayan Koyan I Wayan Mudiarsa Darmanika Ilham, Rusdi Bastian Ilhamdi, Liwa Ilhamdi, M. Liwa Ilhamdi, Mohammad Liwa Ilmi, Muhamad Yazid Mizanul Imam Bachtiar Imam Mujahid Jamaluddin Jamaluddin Jamí’’yyah, Shafro’Khuluq Jihan Juliastari Julita, Delisa Karnan Karnan Khairuddin Khairuddin - Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati Kusnita, Yen Kusuma, Anindita S.H.M. Kusuma, Anindita SHM Kusuma, Anindita Suliya Hangesti Mandra Lalu Sunarya Amijaya LALU ZULKIFLI Latifah, Yana Lia Savitri Romdani Lianto Lianto Lira Sari Alfathin M. Afyadi Perwira M. Khaerul Anwar M. Liwa Ilhamdi M. Yamin M.Alhafizin Mahrus Mahrus Mahrus, Mahrus Manzulina, Manzulina Marlina, Dea MELATI, PUPUT Melenia Lestari Putri Miftahul Hasanah Miswatun Anggraini Moh. Liwa Ilhamdi, Moh. Liwa Mohammad Liwa Ilhamdi Muhammad Liwa Ilhamdi Muhlis Muhlis Muhlis Mukhlis Mukhlis Mukhlis Muslihatun, Fitri Mutiaratri, Riza Laksitadevi Nabilatussujaah, Aliefina Nathania, Elga Amelinda Ni Luh Putu Pebri Artayani . Niarni, Baiq Gina Amalia Nisak, Sri Hidayatun Novita Safitri Nur Lestari Nuradilia, Debby Nurafianah Nursiah Nyoman Mastra Pebrianti, Hasita Perwira, M. Afyadi Prapti Sedijani Puji, Evilya Suraning Putri, Hermaya Sura Rasmi, Dewa Ayu Citra Rauh Jaril Gifari Rohani Rohani Ropidah, Risky Riyyatul Rubiana, Andini Rusyda, Mentari Tatsbita Seftiyani, Ditayara Sri Hidayatun Nisak Sukarso, Aa Sukarso, AA. Suryadin Suryadin Syamsul Bahri Syamsul Bahri Bahri Utami, Ulya Febria Wardani, Heny Wijayanti, Tri Sari Yanti, Risma Yasmin, Ira Yuniartin, Rahmatul Aulani Zulfikar Ibnu Ali Akbar Zulpiani, Ira