p-Index From 2021 - 2026
11.19
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia BASASTRA Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) Bahtera Sastra: Antologi Bahasa dan Sastra Indonesia BAHASA DAN SASTRA Semantik : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Lakon : Jurnal Kajian Sastra dan Budaya Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial budaya KEMBARA Jurnal Gramatika Indonesian Language Education and Literature Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Diglosia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) IJoLE: International Journal of Language Education Jurnal Ilmiah Lingua Idea al-Afkar, Journal For Islamic Studies Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) Voices of English Language Education Society Deiksis SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra TLEMC (Teaching and Learning English in Multicultural Contexts) Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Journal of English Education and Teaching (JEET) Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat METABASA Jurnal Kadera Bahasa Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Studies in Learning and Teaching Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) International Journal of Community Service Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Edusentris: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pengajaran Journal of Pragmatics and Discourse Research Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Language and Literature Studies JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Proceeding International Conference on Malay Identity Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran REFEREN International Journal of Community Service (IJCS) DIMASATRA Jurnal Ekonomi, Teknologi dan Bisnis Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia @Artikulasi Jurnal Sastra Indonesia Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Fon

GINOKRITIK TERHADAP NOVEL TANAH TABU KARYA ANINDITA S. THAYF (GYNOCRITICISM AGAINST TANAH TABU NOVEL BY ANINDITA S. THAYF) Sofiatin; Dadang Sunendar; Sumiyadi; Andoyo Sastromiharjo
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/t5s73771

Abstract

Penelitian berjudul Ginokritik terhadap Novel Tanah Tabu Karya Anindita S. Thayf bertujuan mengkaji tulisan perempuan yang menceritakan perempuan dengan menggunakan teori ginokritik dari Showalter (1981) hanya melalui model penulisan perempuan dan psikologi perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian ini berupa teks dari isi cerita novel Tanah Tabu. Intertekstual tulisan laki-laki dalam tulisan perempuan telah hadir sejak permulaan abad 20. Namun, sejumlah besar pengarang perempuan pada Angkatan 2000 menunjukkan kemandirian mereka dalam menggunakan penulisan biologi, bahasa, psiklogi, dan budaya perempuan. Intertekstual feminisme laki-laki dalam novel pengarang perempuan Angkatan 2000 mulai menghilang. Hal ini adalah entitas dari kemandirian feminisme pengarang perempuan. Itu artinya, pengarang perempuan mampu menghasilkan teks sendiri yakni, tidak mengadopsi kembali ciri khas tulisan laki-laki ke dalam karya mereka. Salah satu kemandirian tersebut terdapat pada novel Tanah Tabu karangan Anindita S. Thayf. Sebagai penyampai pesan, Thayf banyak menghasilkan teks bermuatan psikologi pada karyanyanya. Berdasarkan kajian, ditemukan 75 buah teks lisan dan tulisan bermuatan psikologi pada beberapa tokoh perempuan. Hal itu merupakan cerminan dari psikologi Thayf sebagai pengarangnya. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan dosen dan mahasiswa pada mata kuliah kajian prosa fiksi, dan dapat dijadikan rujukan bagi para peneliti lain dengan sumber data berbeda namun pendekatan serupa.
RELASI SAKRAL MANUSIA–ALAM DALAM CERITA RAKYAT PANJALU: KAJIAN STRUKTURAL TERHADAP TRADISI NYANGKU SEBAGAI MEDIA TRANSMISI NILAI BUDAYA Budi Riswandi; Sumiyadi; Dadang Sunendar
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 22 No 1 (2026)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/nfgj1h83

Abstract

ABSTRAK: Cerita rakyat dan tradisi Nyangku merupakan warisan budaya penting masyarakat Panjalu yang merepresentasikan hubungan sakral antara manusia, alam, dan leluhur. Namun, kajian sebelumnya cenderung memusatkan perhatian pada aspek deskriptif ritual dan nilai religius tanpa menelaah secara sistematis bagaimana relasi manusia–alam dikonstruksikan melalui struktur naratif cerita rakyat. Kesenjangan ini menunjukkan perbedaan antara teori folklor yang menekankan pentingnya struktur cerita dan praktik penelitian yang masih bersifat tematik. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara struktural relasi sakral manusia–alam dalam cerita rakyat Panjalu yang melandasi tradisi Nyangku serta menjelaskan fungsinya sebagai media transmisi nilai budaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan Structural-Based Analysis terhadap cerita rakyat yang diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, juru kunci, dan warga Panjalu, serta observasi tradisi Nyangku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Panjalu memiliki struktur naratif yang sistematis dengan pola sebab–akibat yang menempatkan keharmonisan manusia–alam–leluhur sebagai inti cerita. Relasi manusia–alam dikonstruksikan sebagai relasi relasional-sakral, bukan utilitarian, dan memuat nilai religius, sosial, moral, serta historis yang terintegrasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerita rakyat dan tradisi Nyangku membentuk suatu Sistem Nilai Relasional-Sakral Alam yang menjaga keberlanjutan identitas budaya masyarakat Panjalu melalui narasi dan praktik ritual. KATA KUNCI: cerita rakyat Panjalu; tradisi Nyangku; relasi sakral manusia–alam; transmisi nilai budaya   SACRED HUMAN-NATURE RELATIONS IN PANJALU FOLKTALES: A STRUCTURAL ANALYSIS OF THE NYANGKU TRADITION AS A MEDIUM FOR TRANSMITTING CULTURAL VALUES     ABSTRACT: Folktales and the Nyangku tradition constitute an important cultural heritage of the Panjalu community, representing a sacred relationship between humans, nature, and ancestors. However, previous studies have tended to focus on descriptive aspects of rituals and religious values without systematically examining how human–nature relations are constructed through the narrative structures of folktales. This gap reveals a discrepancy between folkloristic theory, which emphasizes the importance of narrative structure, and existing research practices that remain largely thematic. This study aims to structurally analyze the sacred human–nature relationship embedded in Panjalu folktales that underlie the Nyangku tradition and to explain their function as a medium for transmitting cultural values. The study employed a qualitative descriptive-interpretative approach using Structural-Based Analysis of folktales collected through in-depth interviews with traditional elders, custodians, and Panjalu community members, as well as observations of the Nyangku tradition. The findings indicate that Panjalu folktales possess a systematic narrative structure with cause–effect patterns that place harmony among humans, nature, and ancestors at the core of the stories. Human–nature relations are constructed as relational-sacred rather than utilitarian, integrating religious, social, moral, and historical values. This study concludes that Panjalu folktales and the Nyangku tradition form a Relational–Sacred System of Nature Values that sustains the cultural identity of the Panjalu community through narrative and ritual practices. KEYWORDS: Panjalu folktales; Nyangku tradition; sacred human–nature relations; cultural value transmission  
Co-Authors Abdul Latif Abdul Latif Abdullah, Annisa Vitriya Ahmad Maskur Subaweh Andoyo Sastromiharjo Andri Noviadi Anindya Putri Lesmana Anindya Putri Lesmana Anise Nudianti Annisa Vitriya Abdullah Apriliyani, N. Yeffa Afnita Ari Kartini Asep Nurjamin Asra, Nurul Hafidzah Bafirman HB Berlian Ocsis Berliana Alvionita Pratiwi Berliana Alvionita Pratiwi Budi Riswandi Choirul Asari Choirul Asari Dadang S Anshori Dadang Sunendar Denny Iskandar Desti Fatin Fauziyyah Dewi Kusuma Dewi Kusuma Een Nurhasanah Encep Kusumah Engkos Kosasih Erlinda Nofasari Fathina Karima Arun Fiky Zarya Fitra Youpika Fitri Kurniasih Gasanti, Rosi Halimah Halimah Halimah . Halimah Halimah Halimah Halimah Halimah, H. Halimah, Halimah Hani Ledina Harahap, Safinatul Hasanah Harras, Kholid A HENDRA KURNIA PULUNGAN, HENDRA KURNIA Henni Julia Citra Sitorus Hera Wahdah Humaira Ilhamida, Julika Lissa Indri Pangastuti Irawati Irawati Isah Cahyani Iskandar Wassid Iskandar Wassid Iskandar, Ramadhan Attalarik Iskandarwassid Iskandarwassid ISKANDARWASSID ISKANDARWASSID, ISKANDARWASSID Jasril Jasril Jaya Saputra, Yusuf Jenny Yandryati Kartini, Ari Kholid Abdullah Harras Laksmita, Laksmita Ma'mur Saadie Masduki Zakaria Maulana, Cepri Mimin Sahmini, Mimin Mingga Ratih Mingga Ratih Mochamad Whilky Rizkyanfi Muna Aljamaliah , S. Nailul Mutiarani Zahra, Rastya N. Yeffa Afnita Apriliyani Nabila Nufaiza Yusuf Nabila Nufaiza Yusuf Nugraha, Eggie Nugroho, Rudi Adi Nuphanudin, Nuphanudin Nurul Hafidzah Asra Permadi, T. Pujayantie, Lenie Nuraeni Pulungan, Hendra Puspitaloka, Nina Puspitasari, Nur Aini Qalbi, Syifa Ul Ramadhan Attalarik Iskandar Ramadhan Attalarik Iskandar Ria Saputri Ria Saputri, Ria Rini Utari, Rini Riswandi, Budi Rois Abdul Haris S Nailul Muna Aljamaliah Syifa S, A. Maskur Saidiman Satyadharma, Maudhy Setiawan, Fiki Sigit Widiyarto Sigit Widiyarto Sigit Widiyarto Siti Sofiah Fitriyani Sitorus, Henni Julia Citra Sofiatin Sofiatin Sofiatin Sofiatin Sofiatin Solly Aryza Sri Ulina Br Sembiring Sri Wahyuni Subaweh, Ahmad Maskur Syahru Ramadan Syaputra, Juni Syihabuddin Syihabuddin Syihabuddin Taiman Taiman Taiman, Taiman Tedi Parmadi Tedi Permadi Tiara Rizkina Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wardah Laeli Wasniah Wasniah Wulan Fajrideani Wulan Fajrideani Yandryati, Jenny Yoga Prima Yulia Puspita, Yulia Yulianeta Zuhro, Putri Fatimatuz