Claim Missing Document
Check
Articles

Modeling Optimism with Positive affect Mediation: SEM Analysis in Surakarta Vocational Schools' Students Aditya Nanda Priyatama; Sekar Ayu Jenar Mahesa; Dona Alloydya Shafira; Shofia Nur Izzati; Safira Nur A’yuni Damayanti
Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol. 10 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/indigenous.v10i2.11502

Abstract

Abstract. Optimism is a positive expectation within individuals shaped by various internal and external factors. This study aims to examine the Optimism Model with positive affect as a mediator in the relationship between self-esteem, proactive personality, school connectedness, and parental attachment toward optimism among vocational high school students. The research was conducted quantitatively on 896 twelfth-grade students in Surakarta using simple random sampling. Data were collected using six standardized psychological scales: Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), Proactive Personality Scale (PPS), Measurement of School Connectedness (MOSC), Parental Attachment Scale, Life Orientation Test-Revised (LOT-R), and the Positive and Negative Affect Schedule (PANAS). Data analysis was carried out using Structural Equation Modeling (SEM) with Lisrel 9.10. The result indicate that the proposed model demonstrated good fit across several indices, supporting its structural validity. All four exogenous variables significantly influenced positive affect. However, positive affect did not significantly mediate optimism (t=0.53). optimism was more strongly influenced directly by self-esteem, proactive personality, and parental attachment. Although school connectedness showed no significant direct or indirect effects, its total contribution remained meaningful. These findings suggest that positive emotional experience is not the only pathway to optimism and highlight the direct role of psychosocial factors in fostering optimism among vocational students.Keywords: optimism; parental attachment; positive affect; proactive personality; school connectedness; self-esteem Abstrak. Optimisme merupakan ekspektasi positif pada individu yang dibentuk oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Studi ini bertujuan menguji Model Optimisme dengan afek positif sebagai mediator dalam hubungan antara self-esteem, kepribadian proaktif, school connectedness, dan parental attachment terhadap optimisme siswa SMK. Penelitian dilakukan secara kuantitatif pada 896 siswa kelas XII di Surakarta dengan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data terdiri dari enam skala psikologis terstandar: Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES), Proactive Personality Scale (PPS), Measurement of School Connectedness (MOSC), Skala Kelekatan Orang Tua, Life Orientation Test-Revised (LOT-R), dan Positive and Negative Affect Schedule (PANAS). Analisis data dilakukan dengan Structural Equation Modeling (SEM) menggunakan Lisrel 9.10. Hasil menunjukkan bahwa model optimisme yang diajukan fit dengan beberapa kriteria pendukungnya sehingga layak secara struktural untuk menjelaskan hubungan antar konstruk dalam model. Keempat variabel eksogen berpengaruh signifikan terhadap afek positif, tetapi afek positif kurang berperan sebagai mediator dalam pembentukan optimisme (t=0.53). Optimisme lebih dipengaruhi secara langsung oleh self-esteem, kepribadian proaktif, dan parental attachment. Sementara itu, school connectedness tetap memberikan kontribusi total yang bermakna meskipun tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara langsung maupun tidak langsung. Temuan ini menegaskan bahwa pengalaman emosional positif bukan satu-satunya jalur pembentuk optimisme, serta pentingnya memperhatikan faktor-faktor psikososial yang bekerja secara langsung dalam mendukung optimisme siswa vokasional.Kata kunci: afek positif; kepribadian proaktif; optimisme; parental attachment; school connectedness; self-esteem
Pengaruh konseling sebaya terhadap pengetahuan dan asupan zat gizi pada remaja putri anemia: studi kuasi-eksperimen Cahyani, Fitria Fahma Nur; Priyatama, Aditya Nanda; Sukamto, Ika Sumiyarsi
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2026): April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v7i1.2960

Abstract

Background: Anemia is a condition in which hemoglobin (Hb) levels are below the normal level. In Sukoharjo Regency, 36.9% of the population suffers from anemia. The main cause of anemia is iron deficiency. A lack of dietary variety is also associated with poor eating habits, which contribute to anemia. Lack of knowledge leads to inappropriate food choices. One way to reduce anemia is through peer counseling. Peer counseling was chosen as an intervention because the peer-led approach has been shown to be more effective in increasing knowledge and changing nutritional behavior in adolescents than conventional educational methods.Objectives: To examine the effect of peer counseling on nutritional intake and knowledge level of adolescent girls with anemiaMethods: This study was conducted at SMAN 1 Mojolaban and SMAN 1 Kartasura from June to August 2025. A sample of 136 adolescent girls with anemia was selected using purposive sampling. Data on knowledge levels were collected through questionnaires, and nutrient intake was assessed using SQ-FFQ interviews. The study employed a quantitative (quasi-experimental) design with a pre-post-test control group. Data were analyzed using the paired-sample t-test, Wilcoxon test, and Mann–Whitney U test.Results: The intervention group showed significant increases in knowledge (57.87±5.94→90.44±6.95) and all nutrient intakes (p<0.05). The control group showed limited improvement, significant only in protein intake (p<0.05). Significant differences were found between groups in knowledge and nutrient intake (p<0.05).Conclusion: Peer counseling has an impact on the knowledge levels and nutrient intake of anemia adolescent girls
Edukasi Keuangan untuk Meningkatkan Literasi Keuangan Mahasiswa di Surakarta Renanita, Theda; Anggarani, Fadjri Kirana; Liem, Andrian; Setyowati, Rini; Fitriana, Afia; Priyatama, Aditya Nanda; Setyanto, Arif Tri; Karyanta, Nugraha Arif
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.89933

Abstract

Literasi keuangan menjadi isu global dan menjadi program nasional di berbagai negara termasuk Indonesia. Literasi keuangan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, data menunjukkan literasi keuangan perlu ditingkatkan. Mahasiswa merupakan kelompok yang perlu mendapat perhatian karena masa perkembangan mahasiswa adalah masa mempersiapkan kemandirian keuangan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan melibatkan pengetahuan dan perilaku keuangan. Untuk meningkatkan literasi keuangan maka diselenggarakan kegiatan edukasi keuangan keuangan dengan perspektif psikologi ekonomi. Kegiatan ini menekankan pada aspek psikologis keuangan. Peserta edukasi keuangan ini sebanyak 32 mahasiswa. Metode yang digunakan adalah ceramah dan aktivitas aktif peserta dengan menggunakan lembar kerja. Efektivitas program juga dianalisis dengan membandingkan rata-rata efikasi keuangan, pengetahuan keuangan subjektif, pengetahuan keuangan objektif, dan perspektif keuangan masa depan pada saat pre-test dan post-test. Selain itu, peneliti juga membandingkan rata-rata keempat variabel dari kelompok peserta program edukasi dengan non peserta program (N=33). Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata keempat variabel setelah mengikuti program. Kelompok yang mengikuti program menunjukkan rata-rata keempat variabel lebih tinggi daripada non peserta. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa bahwa materi yang disampaikan relevan dengan kehidupan mereka, meningkatnya pemahaman mengenai keuangan, dan merasa menjadi lebih percaya diri dalam mengelola keuangan. Mereka juga akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini dalam kehidupan keuangan mereka sehari-hari. Kegiatan ini dapat dilakukan secara rutin dan masif untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan keuangan. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai produk dan jasa keuangan dan menggunakannya dengan bijaksana. Kata kunci: edukasi keuangan; literasi keuangan; mahasiswa; perilaku keuangan 
Pendampingan Regulasi Emosi dalam Mengatasi Stress Akademik sebagai Usaha Peningkatan Kesehatan Mental Mahasiswa Setyowati, Rini; Fitriani, Afia; Anggarani, Fadjri Kirana; Priyatama, Aditya Nanda; Karyanta, Nugraha Arif; Setyanto, Arif Tri
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 12, No 2 (2023): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v12i2.68952

Abstract

Perubahan pola pembelajaran konvensional tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (dalam jaringan) dan hybrid dapat berpotensi menjadi sumber stress akademik bagi mahasiswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pendampingan regulasi emosi dalam mengatasi stres akademik pada mahasiswa.Kegiatan pendampingan regulasi emosi ini dilakukan berpedoman pada modul pendampingan regulasi emosi dengan metode aktivitas komunikasi, konferensi, studi kasus, simulasi dan games, sharing, tayangan video, dan berlatih relaksasi yang kepada 16 peserta yang yang mengalami stres akademik.Acara berjalan selama 240 menit dengan lancar dan penuh dengan partisipasi aktif dari para peserta yang hadir. Pengabdian ini mengimplementasikannya disesuaikan dengan permasalahan yang sedang dialami mahasiswa saat ini, yaitu stres akademik yang diakibatkan oleh perubahan pola pembelajaran.Pendampingan regulasi emosi ini dapat dikatakan telah membantu peserta dalam mengembangkan kemampuan regulasi emosi sehingga bermanfaat dalam menangani stres akademik dan meningkatkan kesehatan mental dengan didasarkan dari data pengalaman, worksheet, simulasi yang didapatkan dari peserta dan hasil evaluasi yang telah diisi oleh peserta.
Hubungan Antara Identitas Sosial dengan Perilaku Prososial pada Aktivis Komunitas Info Cegatan Jogja (ICJ) Indra Setiawan, Antonius; Nanda Priyatama, Aditya; Abdul Hakim, Moh
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 7, No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v7i1.55992

Abstract

Abstract. Helping behavior has a positive impact on other people or society in general. Helping behavior is also referred to as prosocial behavior, which is a voluntary and intentional behavior that has positive consequences for the welfare of another person or group. Social identity factors can influence prosocial behavior in individuals in a community. The purpose of this study was to determine the relationship between social identity and prosocial behavior in the Info Cegatan Jogja (ICJ) community activists. The population in this study were members of the Info Cegatan Jogja (ICJ) community. Sampling using a simple random sample method with a total sample of 64 people. This study uses two psychological scales, namely the social behavior scale and the social identity scale. Hypotheses were tested using regression analysis. This study shows a positive and significant relationship between social identity and prosocial behavior on Info Cegatan Jogja (ICJ) activists. (p < 0.05; r = 0.719). The R2 value of 0.517 indicates that 51.7% of prosocial behavior in the Info Cegatan Jogja community activists is influenced by social identity.
KEEFEKTIFAN PELATIHAN KEBERMAKNAAN HIDUP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI PANTI WREDHA DHARMA BAKTI SURAKARTA Edwin Trisnapati, I Kadek; Yuliadi, Istar; Priyatama, Aditya Nanda
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jip.v1i1.71942

Abstract

Problem yang umum terjadi pada lansia adalah depresi. Insidensi depresi paling tinggi terjadi pada lansia yang menjadi penghuni panti rawat wredha. Depresi merupakan satu masa terganggunya fungsi perasaan manusia yang sedih dan murung disertai dengan beberapa gejala. Salah satu bentuk keterampilan yang diharapkan mampu menurunkan tingkat depresi pada lansia adalah melalui penemuan makna hidup. Makna hidup merupakan sesuatu yang dianggap penting dan berharga, serta memberikan nilai khusus bagi seseorang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelatihan kebermaknaan hidup dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta. Pelatihan kebermaknaan hidup merupakan suatu proses pendidikan jangka pendek yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisir, guna membantu individu untuk mencapai dan memenuhi tujuan hidup sehingga mampu menurunkan tingkat depresi menuju pada hidup yang lebih berkualitas dan bahagia.Subjek penelitian ini adalah lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta berjumlah 10 orang. Desain penelitian ini adalah desain eksperimen pretest-posttest control group design dengan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol masing-masing sebanyak 5 orang. Kelompok eksperimen diberikan pelatihan kebermaknaan hidup sebanyak tiga kali pertemuan menggunakan  metode ceramah dan diskusi, studi kasus, role play ,simulasi dan permainan , dan latihan. Metode pengumpulan data dilakukan melalui modul pelatihan dan Geriatric Depression Scale (GDS). Teknik analisis data menggunakan  analisis statistik nonparametrik uji 2 Sampel Independen Kolmogorov-Smirnov dan uji Wilcoxon dengan bantuan komputer program SPSS for MS windows versi 16.0.Berdasarkan hasil perhitungan uji 2 Sampel Independen Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai z sebesar 1,581 dan probabilitas (p) sebesar 0,013 (p<0,05). Sedangkan hasil perhitungan uji Wilcoxon diperoleh nilai z sebesar -2,060 dan probabilitas (p) signifikansi 0,039 (p<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan kebermaknaan hidup efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia di Panti Wredha Dharma Bakti Surakarta
Co-Authors . Hardjono Aan Nurfitrianan Abdan Ghifari Akhyar Abdul Hakim, Moh Adhisty June Ertyastuti Afia Fitriani Afia Fitriani, Afia Akhyar, Abdan Ghifari Amalia, Zuliana Amanda Ayu L Angela Irena Sindoro Dahzuki Anik Lestari Anjini Sutampi Annisa Nursanti Ardhina Aprilia, Nugraini Arif Tri Setyanto Arista Adi Nugroho Arjuni, Rifka Fadhiilah Asra Faiza Khairunnisa Ayu Setyowati Aziza Rahma BAGUS WICAKSONO Bagus Wicaksono BAGUS WIJANARKO Cahyani, Fitria Fahma Nur Dany Permana Dany Permana Deabeata Gena Emily Dian Kumalasari Kumalasari Dona Alloydya Shafira Dwi Puspa, Mita Dyah Pratitha, Aurelia Dyandra Firdha Sari Ekshalanty Permata Ema Rafika Rahmi Eti Poncorini Pamungkasari Fadhilah Khairunnisa Fadjri Kirana Anggarani Finna Okta Maulina Fithatue Amalia Fatla Aini Fithatue Amalian FA Fitriana, Afia Gannis Eka Pramita Sari Habibah Nugraheni L Hapsari, Atyantari Esti Hardjono . Hentyn Drajad Rudyarwaty Hilda Rosa Ainiyah Hutami, Nindita Devirahma I Kadek Edwin Trisnapati I.G.B. Indro Nugroho Ichsan Nur Hidayat Ika Puspitasari Indra Setiawan, Antonius Istar Yuliadi Istar Yuliadi Izzati, Shofia Nur Jenny Nugraheni Irawan Kadek Widya Gunawan Khabibah Solikhah Solikhah Krisna Susilowati Kusumawati, Rafika Nur Kuzana Alpra Lina Putri Rachmawati Lina Putri Rachmawati, Lina Machmuroch . Mahrorani, Siti Rizkina Martha Ratnawati Mohammad Khasan Mufna Rahmaini Millatina Muhamad Zainudin Mulia, Florine Munawir Yusuf Ni’matussholihah, Nadyah Noor Fitriana Annisa P Novia Asmaradita Novia Sari Novia Sari Nugraha Arif Karyanta Nugraha Arif Karyanta Nugroho Pamungkas Nur Hafidha Hikmayani Nurasih Widyo Retno Nurfitriana, Aan Pasaribu, Aisyah Pertiwi Paulina Wijayanti Setiawan Piti Pitayani Piti Pitayani, Piti Pratista Arya Satwika Pratiwi Putri, Vicka Purwi Sundari Purwoko, Agus Putri, Azzahra Nadya Putri, Nawangsari Indah Kusuma Rafika Nur Kusumawati Rafika Nur Kusumawati Rafika Nur Kusumawati Ramadhanti, Hanin Dhiya Redydian Adhitya Nugraha Resta Maharani Adila Putri Retno Dewi Utami Reviono , Revka Novia Intan Putri Rini Setyowati Rini Setyowati, Rini Risa Suryanti Safira Nur A’yuni Damayanti Safira, Flaviana Ursula Nadia Gusti Yunan Salmah Lilik Sapja Anantanyu Sapja Anantanyu, Sapja Sebayang, Jessica Segendig Kurniawan Seger Handoyo Sekar Ayu Jenar Mahesa Sekar Mayasakti Selly Astriana Selly Astriana Selly Astriana Septi Kusumadewi Setyanto, Arif Tri Setyawan, Endika Rachel Setyowati, Rini Shafira, Dona Alloydya Shofia Nur Izzati Shofwan Muis, Ahmad Stya Wati Ningrum Suci Murti Karini Suci Murti Karini Sukamto, Ika Sumiyarsi Suni, Syahrizal Rahman Tamaulina Br Sembiring Theda Renanita Tri Rejeki Andayani Tri Rejeki Andayani Tuti Hardjajani Tuti Hardjajani Widhi Nugrahaningtyas Widiantama, Luhuring Budi Wiwaha, Garneta Prameswari Yoshinta Enggar Sutra Yosy Wijaya Yulia Lanti Retno Dewi Yuliana, Nada Citra Zahrina Mardhiyah