Claim Missing Document
Check
Articles

MEMAHAMI POLA KOMUNIKASI SINGLE MOTHER TERHADAP PERKEMBANGAN KONSEP DIRI ANAK PEREMPUAN Astifah Asdir; Sri Budi Lestari; Agus Naryoso; Dwi Purbaningrum
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.026 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah fenomena single mother yang berperan ganda dalam keluarga membuat tugas utamanya sebagai seorang ibu menjadi terabaikan, sehingga tidak sedikit anak menjadi korban dari keadaan keluarga yang tidak utuh. Potret ibu yang dapat memberikan kontribusi positif berperan besar bagi perkembangan konsep diri sebagai pribadi yang positif.Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi antara single mother dalam perkembangan konsep diri anak perempuan. Penelitian ini merujuk pada paradigma interpretif dan teknik analisa data yang mengacu pada fenomenologi. Subyek penelitian ini ialah dua pasang informan dengan ibu yang berperan sebagai single mother dan memiliki anak perempuan 12-21 tahun (usia remaja). Teori yang digunakan adalah teori skema hubungan dalam keluarga, teori kebohongan interpersonal, dan self-disclosure.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang berorientasi pada conversation orientation dan conformity orientation memberikan dampak pada perkembangan konsep diri anak. Hubungan ibu dan anak perempuannya terlihat dari komunikasi yang terjalin dan pengambilan keputusan yang tidak berpusat pada satu pihak semata. Feedback positif dari ibu memunculkan sikap keterbukaan bagi anak sehingga hubungan keduanya semakin intim. Dalam suatu hubungan yang intim, seseorang cenderung memercayai apa yang dikatakan oleh lawan bicaranya. Keterbukaan yang terjalin membuat kedua belah pihak dapat saling memahami satu sama lain meskipun anak pada pasangan kedua terkadang masih ada hal yang ditutupi. Komunikasi yang efektif antara ibu dan anak akan memberikan dampak pada perkembangan konsep diri yang positif pada anak.
POLA KOMUNIKASI KELUARGA PRASEJAHTERA DALAM PENGASUHAN PENDIDIKAN FORMAL DAN PEMAHAMAN NORMA SOSIAL ANAK Azka Tsania Yahdini; Agus Naryoso; Muchamad Yuliyanto
Interaksi Online Vol 10, No 2: April 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Communication between parents and children is important in the family as well as parenting. There is a need for stable economic conditions to support good communication and parenting. However, not all families have stable economic conditions. Many children from pre-prosperous families deviate because of the lack of formal education and understanding of social norms from their parents. However, not all children from pre-prosperous families are like that. Few of them manage to get an education and a good understanding of social norms. This study aims to understand the communication patterns of underprivileged families in formal education parenting patterns and understand children's social norms with qualitative research methods. This research refers to the interpretive paradigm with a phenomenological approach. The data collection technique used is an in-depth interview. The theories used in this research are Family Communication Pattern Theory, Non-Verbal and Verbal Communication Concepts, Relationship Maintenance Theory, and Differential Association Theory. The results of this study indicate that each family has a different pattern of communication. These are laissez-faire, consensual, and pluralistic types. In addition, to strengthen the relationship in the family, parents and children apply such as assurance, positivity, openness, sharing network, and sharing tasks. This study also found that informal education parenting and understanding social norms, parents apply different parenting patterns, including uninvolved, permissive, and authoritative. And based on this care, children can already understand well about formal education and understand social norms taught by their parents
PERAN INTERNAL PUBLIC RELATIONS DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS ATLET DI LINGKUNGAN ORGANISASI KONI JATENG Denta Iswara Kiranasari Setiaji; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 7, No 2: April 2019
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.886 KB)

Abstract

KONI merupakan organisasi olahraga yang bertugas untuk membina dan mengkoordinasi atlet untuk mencapai prestasi di level Nasional dan Internasional. Kurang maksimalnya upaya KONI Jawa Tengah dalam menunjang kebutuhan atlet dapat mempengaruhi keloyalitas atlet dan berdampak penurunan prestasi pada kontingen Jawa Tengah. Oleh sebab itu, dibutuhkan peran Internal PR dalam membantu menjembatani aspirasi atlet agar dapat tersampaikan kepada KONI Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah mendiskripsikan peran internal PR dalam mempertahankan loyalitas atlet di lingkungan organisasi KONI Jawa Tengah. Penelitian menggunakan teori keterbukaan diri, komunikasi organisasi kepemimpinan, harapan dan motivasi serta konflik. Metode ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dari hasil penelitian adalah PR KONI Jawa Tengah melakukan gathering dengan upaya membangun motivasi atlet dalam meningkatkan prestasi, PR KONI Jawa Tengah sebagai communication facilitator untuk menyampaikan aspirasi antara atlet dengan kepengurusan organisasi, serta PR KONI Jawa Tengah memberikan apresiasi dengan wujud mengekspos capaian prestasi atlet melalui media cetak dan media social.
KOMUNIKASI INTERPERSONAL LINTAS GENERASI UNTUK MENGHADAPI STRES AKADEMIK PADA ANAK Alif Ardhi Wijaya; Agus Naryoso, S.Sos, M.Si
Interaksi Online Vol 5, No 2: April 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.574 KB)

Abstract

Perbedaan genesai pada orang tua X, Y dengan anak di generasi Z dapat menimbulkan perbedaan dan kesalahpahaman dalam memandang pendidikan di antara keduanya, hal ini yang menjadi tekanan tersendiri bagi anak di generasi Z.. Tekanan tersebut tidak dapat ditampung oleh anak pada generasi Z dan berdapak pada stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal dalam menghadapi stres akademik pada anak di generasi Z, dengan pendekatan deskriptif kualitatif, paradigma Interpretif dan teknik analisis fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah orang tua yang berada di Kota Semarang dengan anak dengan usia 6-11 tahun dan masih menempuh pendidikan sekolah dasar kelas 3-6. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menangani stres pada anak di generasi Z, orang tua dapat melibatkan anak dalam diskusi dan dipersilahkan untuk.memilih apa yang ia senangi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya untuk meningkatkan prestasi belajar anak adalah dengan membangun komunikasi interpersonal secara tatap muka dan meningkatkan jarak intim dengan anak. Upaya tersebut dilakukan agar orang tua lebih mengetahui kondisi emosi anak serta menciptakan keterbukaan siantara keduanya sehingga mudah terjadi diskusi dari kesalahpahaman dan perbedaan pendapat.
Hubungan Terpaan Berita COVID-19 di Industri Penerbangan Pada Media Online dan Tingkat Kecemasan Tertular COVID-19 dengan Pengambilan Keputusan Menggunakan Jasa Transportasi Udara Masa New-Normal Widya K. Siahaan; Joyo Nur Suryanto Gono; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 9, No 3: Juli 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Before making a decision, the individual needs related information. Online media becomes the fastest means of finding information. In addition to cognitive aspects, individual affectives are also influential in the decision-making process. This study aims to find out the relationship between the exposure of COVID-19 news in the aviation industry in online media and the level of anxiety of contracting COVID-19 with decision making using new-normal air transportation services. Use the Theory of Persuasion "Drive Model" and Theory of Emotions to explain the correlation between variables. Non-random sampling technique by purposive sampling. The sample was studied by 50 people, with the criteria of air transportation service users during the new-normal, aged 18-55 years and had been hit by news of COVID-19 transmission in the aviation industry from online media. Kendall tau-b hypothesis test shows a value of 0.509 meaning that there is no relationship between COVID-19 news exposure and decision making using air transportation services, while the level of anxiety of contracting COVID-19 is closely related to decision making using air transportation services with a significance value of 0.000. Through these findings, it is recommended that health protocols be improved again by tightening flight requirements/rules and the public is more aware of the compliance of health protocols and reducing mobility of travel to minimize transmission of COVID-19 transmission
Faktor-Faktor Penyebab Kecemasan dalam Menyampaikan Pidato pada Mahasiswa Peserta Kuliah Public Speaking Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro Yuliani Khoirun Nisaa; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 6, No 3: Juli 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.573 KB)

Abstract

Kecemasan merupakan hal yang sering sekali terjadi diberbagai tempat. Kecemasan juga dapat terjadi pada siapapun. Salah satu contoh kecemasan yang sering kita temui adalah kecemasan berbicara didepan umum khususnya pada saat menyampaikan pidato. Mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro dituntut untuk dapat menyampaikan materi dengan baik pada saat berpidato, hal ini dibuktikan dengan adanya mata kuliah Public Speaking yang wajib untuk diambil oleh mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro, tetapi masih belum seluruhnya mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro dapat menyampaikan pidato dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan masih adanya 36% mahasiswa yang mendapatkan nilai tidak maksimal di kelaspublic speaking.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab kecemasan pada saat menyampaikan pidato, dengan populasi sebanyak 98 mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi jurusan Ilmu Komunikasi angkatan 2015 dengan menggunakan teknik total sampling dan dengan alat dan teknik pengumpulan data berupa kuesioner. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan, menggunakan uji analisis faktor, menunjukan bahwa : pertama, dari 22 faktor penyebab kecemasan yang ada, sudah direduksi menjadi 5 faktor dengan total nilai varians sebanyak 69,266%, dimana diartikan bahwa 5 faktor tersebut dapat menjelaskan ke 22 faktor lainnya sebanyak 69,266%. Kedua, kelima faktor tersebut yakni : Faktor 1 terdiri dari variabel : waktu siang, waktu pagi, waktu sore, dan presentasi indoor. Faktor 2 terdiri dari variabel : pikiran buruk, yakin dengan diri, gangguan alat, pengalaman buruk masa lalu, kurang percaya diri, kurang pengalaman, dan presentasi outdoor. Faktor 3 terdiri dari variabel : kurang berdiskusi dengan ahli, takut dievaluasi, kesadaran menjadi pusat perhatian, dan jumlah audiens.Faktor 4 terdiri dari variabel : kurang persiapan, kurang penguasaan topik, perbedaan umur, dan kesehatan buruk. Faktor 5 terdiri dari variabel : perbedaan agama, perbedaan suku, dan kurangnya kedekatan dengan audiens. Kesimpulan dari penelitian ini, dari 22 faktor yang ada, dapat dijelaskan bahwa faktor terbesar yang menjadi penyebab responden mengalami kecemasan adalah faktor kurangnya kepercayaan diri, dan faktor terkecil yang menjadi penyebab responden mengalami kecemasan adalah faktor presentasi di siang hari. Saran dari peneliti adalah pihak pengajar melakukan pelatihan dan memberikan kiat-kiat untuk menaiki tingkat kepercayaan diri mahasiswa.
Communication experiences of Female Legislator DPRD Central Java Province Period of 2014/2019 in Committee Meeting Mia Michaela; Agus Naryoso, S.Sos, M.Si
Interaksi Online Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.017 KB)

Abstract

Legislators have the role as puclic speakers representing the public in the government. Being the minors in the legislature, female legislators’ public speaking ability would be severely tested if they want to make sure their voices are heard during the decisions making. This research used a qualitative approach and constructivism paradigm which is aimed to describe how the communication experiences of female legislator DPRD Provinsi Jawa Tengah period of 2014/2019 in committee meeting. The theories used consist of: Aristoteles Rhetoric Theory and Gender Communication Theory. Unit analysis of this research was three female legislators of DPRD Provinsi Jawa Tengah. The result of this research are that the difference of public speaking style wasn’t only found in the context of male and female legislators of DPRD Provinsi Jawa Tengah only, but even the female legislators have different style of public speaking. Moreover the stereotype about female communication style wasn’t found anymore on female legislator of DPRD Provinsi Jawa Tengah, but the culture of Central Java which is rich of courteousy, manners and rather not using high intonacy and tones, and also the formal procedures and informal etiquettes influence the public speaking style of all of the legislators, not only the females. Both the male and female legislators are positioned on the same position during the comitte meetings, without discriminations. But, the stereotype about women itself and the lack of recognition of their ability indeed put the female legislators in unstrategic position, such as the lack of female leaders on the leadership structures inside the legislature. This research concludes that female legislators of DPRD Provinsi Jawa Tengah still have some troubles to do their role as a public speaker in the legislature from the stereotype and the Central Java cultures about females, that demand politeness and softness in their behaviours and also yet to recognize female’s abilities as leaders.
Karya Bidang Program Tayangan Gitaran Sore-Sore PROTV (Divisi Business and Communication, dan Dokumentasi) Nadia Dwi Agustina; Tandiyo Pradekso; Agus Naryoso; M Bayu Widagdo
Interaksi Online Vol 3, No 1: Januari 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.959 KB)

Abstract

Kehadiran televisi lokal memberikan tayangan yang berbeda dari tayangan televisi nasional yaitu dengan konten acara yang menitik beratkan kepada potensi budaya lokal yang ada di setiap daerah sehingga bisa menumbuhkan kedekatan antara penonton dengan sebuah tayangan.Hal ini merupakan kekuatan tersendiri dari Televisi lokal. Namun nyata-nya hal itutidak mampu membuat televisi lokal seperti PROTV dengan Tayangan Gitaran Sore Soremenjadi pilihan utama tontonan bagi masyarakat Semarang karena belum adanya jembatan antara masyarakat dengan Gitaran Sore Sore. Karya Bidang ini bertujuan untuk membangun sebuah jembatan dengan tujuan meningkatkan behavior menonton acara Gitaran Sore Sore dengan membawa pesan “Jelajah Dunia Semarang Lewat Obrolan”..Dengan memiliki pemahaman tentang kondisi psikografis dari masyarakat, kemampuaan berkoordinasi dengan baik, menjalin relasi dengan para stake holder maupun hal lainnya yang dilaksanakan secara tepat, Tugas yang dibebankan kepada penulis dapat dikatakan berhasil.Berdasarkan hasil riset yang dilaksanakan setelah kegiatan berlangsung goals frekuensi menonton (1 kali dalam seminggu) tayangan Gitaran Sore-Sore di jam tayang yang baru mampu mencapai 64% dari yang semula 31%. Berarti kenaikan yang dicapai yaitu 33%, melebihi target yang berjumlah 20%.Sedangkan biaya yang dikeluarkan untuk Divisi Produksi bisa dipenuhi serta mendapatkan surplus dari Sponsor yang di dapat oleh divisi promosi. Beberapa pengiklan pun tertarik untuk beriklan Maka dapat dikatakan Produksi Program Tayangan Gitaran Sore Sore berhasil, Kata Kunci : Media, Sponsor, Televisi lokal.
Hubungan antara Tingkat Pemanfaatan Path, Frekuensi Face to Face Communication, dengan Eskalasi Hubungan Pertemanan Jarak Jauh. Adi Sukma Waldi; Agus Naryoso; Sri Budi Lestari; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.372 KB)

Abstract

Pertemanan jarak jauh bukan lagi menjadi hal yang asing saat ini. Seseorang bisa saja berpisah atau tidak lagi berdomisili di daerah yang sama dengan teman mereka dikarenakan oleh berbagai hal, salah satunya pendidikan. Namun, hubungan pertemanan jarak jauh tergolong rapuh dan membutuhkan usaha lebih untuk mempertahankannya karena menurunnya frekuensi face to face communication secara drastis. Berkat perkembangan teknologi, kini mempertahankan hubungan pertemana jarak jauh dapat terbantu dengan adanya sosial media, salah satunya Path.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan dengan menggunakan paradigma positivisktik. Populasi dari penelitian ini adalah Alumni SMA 1 Batusangkar angkatan 2011 yang terlibat hubungan pertemanan jarak jauh, menjadi pengguna aktif sosial media Path minimal 1 tahun dan berusia antara 21 – 23 tahun. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan responden sejumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya hubungan antara tingkat pemanfaatan Path, frekuensi face to face communication, dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh. Teori yang digunakan adalah CMC dan Teori Penetrasi sosial. Hipotesis dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat pemanfaatan Path, frekuensi face to face communication, dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh.Berdasarakan hasil temuan dalam penelitian ini, terbukti bahwa adanya korelasi positif antara tingkat pemanfaatan Path dengan eskalasi hubungan pertemana jarak jauh. Semakin tinggi tingkat pemanfaatan Path maka semakin eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh juga semakinnaik. Dengan memanfaatkan Path, seseorang bisa tetap terhubung dan berinteraksi dengan teman mereka sehingga mereka tetap dapat saling mengetahui perkembangan kehidupan satu sama lain. Selain itu juga terbukti adanya korelasi positif antara frekuensi face to face communication dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh. Semakin tinggi frekuensi face to face communication maka eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh juga semakin naik. Saat melakukan komunikasi face to face, informasi yang dipertukarkan lebih luas dan lebih dalam dan personal. Dengan memanfaatkan sosial media Path dan face to face communication, akan dapat tercipta hubungan pertemanan jarak jauh yang harmonis dan menurunnya kemungkinan terjadinya konflik.
BRANDING MEDIA ONLINE AWAL.ID SEBAGAI MEDIA PENGABAR BERITA TERPERCAYA Bintang Diega Pratama; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 10, No 3: Juli 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Awal.id merupakan perusahaan media yang berdomisili di Semarang, portal berita yang memiliki informasi serta menjadikan media yang dibutuhkan masyarakat pada masa kini serta menjadi media yang dipercaya. Awal.id merupakan media yang tergolong sebagai media baru dalam hal ini masih tergolong sedikit masyarakat yang mengakses informasi yang disajikan Awal.id serta masih belum bisa menjadi media yang dipercaya. Kemudian dalam menetapkan haluan tersebut Awal.id melakukan kegiatan branding untuk memposisikan image sebagai media pemberitaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat melihat dan mengetahui strategi branding yang dilakukan awal.id, kemudian selanjutnya menjadi bahan untuk dievaluasi. Kegiatan merencanakan branding yang dilakukan oleh Awal.id guna memperkuat brand sebagai landasan evaluasi branding media online Awal.id sebagai media pengabar berita terpercaya. Oleh sebab itu, dalam hal ini peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif serta menggunakan pendekatan positivistik. Branding yang dilakukan Awal.id melalui perencanaan branding berdasarkan perkembangan digital sudah sesuai namun ada beberapa catatan yang harus dibenahi terkait kinerja team dari Awal.id agar mendapatkan hasil yang maksimal dengan tujuan utama awal.id bisa menjadi wadah informasi bagi semua masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari upaya Awal.id dalam membangun branding sebagai media pengabar berita memperhatikan setiap kebutuhan masyarakat dan program yang disajikan baik online maupun offline.
Co-Authors Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Saputro, Topo Adi Sukma Waldi Adita Nicko Besari, Adita Afny Khotiatina Afrida Renindyana Putri Agnesya Putri Winanda Ahmad Jailani Siregar Ahmad MAULANA Ahmad Mulyadi Ahyar Yuniawan Aini Fathuningtyas, Maghfira Ainurizaq Putri Aria Santi Al Ghifari, Rafdil Alam Tonggak Amarta Aldha Wulan Nugraheni Aldi Atwinda Jauhar Aldiansyah, Duvit Aldila Leksana Wati Alif Ardhi Wijaya Alifati Hanifah Alisha Mumtaz, Farah Ambar Rakhmawati Amelia Monica Amida Yusriana Amida Yusriana Aminuyati Amrina, Afrilla Anastasia Betsy Palupi Andhika Putra Nugraha Andika Al Hakiem, Muhammad Angelika Putri Ariyani Anggia Anggraini Anggita Muti Arani Zulaikho Anggita Primartiwi Anindhita Puspasari Anindya Ratna Pratiwi Anis Kurniasih Anisa Citra Mahardika Annisa Aulia Mahari Anugrah Beta Familio Anunsiata Vanda Sanderiana Apriani Rahmawati Apriliansyah, Dimas Arbi Azka Wildan, Arbi Azka Ardelia Fitriani, Neysa Arditya Drimulrestu Arifa Rachma Febriyani Arifa Rachma Febriyani Arum Fatimah, Zahra Arum Putri Anjaly Asri Rachmah Mentari Astifah Asdir Atasa Yudha Ergana Atina Primaningtyas Audrey Marsanda, Marchella Audrey Nathania Priscilla Karundeng AULIA NURHASANAH, LISTIA Auralia Wahyu Pradipta Aurisa Hangesti Putri Ayu Emilia Kurniawati Azalea Puspa Sessarina Azka Tsania Yahdini Bagas Satria Pamungkas Basir, Rafi Usman Bayu Bagus Panuntun Bayu Vita Al Hayuantana, Bayu Vita Beta Himawan Putra, Beta Himawan Bintang Diega Pratama Budi Adityo Budiansyah, Dadan Charisma Rahma Dinasih Chykla Azalika Cipta Uli Mediana, Cipta Danieta Rismawati David Fredy Christiyanto David Fredy Christiyanto, David Fredy Debi Astari Decyana Ristiani Deni Arifiin Denta Iswara Kiranasari Setiaji Desy Nurulita Devi Yuhanita Qorina, Devi Yuhanita DHEARAMA FITRI, DHEARAMA Dimas Luky Endra Sadewo, Dimas Dimas Muhammad Dinda Dwimanda Wahyuningtias Djoko Setiabudi Djoko Setyabudi Dubha Kaldota Diptapramana Dwi Candra Rini Dwi Purbaningrum Dwi Purbaningrum, Dwi Dyah Pitakola, Dyah Dyah Woro Anggraeni Egi Famela Elbert Adinugraha Christianto, Anthony Elisabeth Diana Tindarana Elisabeth Naome, Elisabeth Elisabeth Putri Widasari Elisabeth Sianturi Endang Retnowati Endivi Reksi Novrinta Reksi Novrinta Eryke Pramestaningtyas Fajrina Aulia Arumdhani Fajru Akbari Putra Sinik, Fikri Falah, Moh. Imam Fajrul Febriyanti, RT Annisa feby mangireta . Felisitas Yolandita Suryo Kinasih Fetiyana Luthfi Prihandini Feyza Syifa Ashila Fitri Kaniyah Fitri Nur Hidayat Gabryella, Cathrine Gebiya Efriman Putri Ghaisani, Shabrina Ghozi Garbo Sumarsono Hafiz Maulana Sadiq Hanan Hauzan, Muhammad Hapsari Dwiningtyas Harry Vidita Eka Putra Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hendrianto Noor Ikhwan Henny Novita Rumono Hesti Rahmawati, Widiastri Hilal Al Roshid, Fhatwa Hosa Abirama Kalandara Hutauruk, Bagas Ilman Mursid Andaru Imam Dwi Nugroho Indah Pratiwi Intan Murni Handayani Irawati Sri Wulandari Irfan Zuldi Irine Rachmitasari, Irine IVON BAHARANI, IVON Jana Miani Ulfah Jaza Akmala Ramada Jeffry Septian Putra Jehovani Ratna Mourina, Stella Jessica Inez Indriani, Febronia Joyo Nur Suyanto Gono Juita Putri Tristanti, Juita Junelsa Panggalo Kaloka, Rintulebda A. Karina Desi Hariyanto Kartika Ayu Pujamurti Kevin Surya Laksmana, Muhammad Khairunnisa Azizah Khalwah Nabilah Ustushfia Khansa Faadilah Kiky Rizkiana Laeis, Zuhdiar Lintang Ratri Rahmiaji Lintang Ratri Ramiaji Lizzatul Farhatiningsih Lovegi David Sanjaya, Lovegi David Lutfi Oktavia Dewi M Bayu Widagdo M Yulianto M. Ikhlasul Amal Maghfira Ainun F. Maharani Harris, Marsya Manggala Hadi Prawira Maria Elgyptya Assegaff Marlia Rahma Diani Marshanda Putri, Tyara Martha Caesarin Putri Yulinta Maya Puji Lestari Melinda Ayu Santosa Mellisa Indah Purnamasari Mia Michaela Michael Lucky Ananda Mj Rizqon Hasani Mj Rizqon Hasani, Mj Rizqon Much Yulianto Much Yulianto M.Si Much Yulianto M.Si, Much Yulianto Much. Yulianto Muchamad Yuliyanto Muchamad Yuliyanto Muchamad Yuliyanto Muhammad Haikal, Khan Muhammad Hasan Atqiya Muhammad Kholis Nuha Muhammad Raihan Alifiardy Muhammad Rizki Maulana Mujahidah Amirotun Nisa Mustika Berlinda, Lisa Nabila Rezki, Anisa Nabila, Nisrina Laila Nadhif Zufar Faizal, Sulthan Nadia Audy Janatun Adn Nadia Dwi Agustina Nadin Khairun Nisa Nadya Putri Arnolia Naili Farida Nanda Immanuella Natasya Elizabeth Nimas Sintha Naurisma Ninda Nadya Nur Akbar Novia Widiastuti Novita Wulandari Nurayyan, Amanda D Nurist Surayya Ulfa Nuriyatul Lailiyah Nurrist Suraya Ulfa Nurriyatul Lailiyah Nurul Hasfi Oithona Gracelia R. Hutabarat, Oithona Gracelia R. Phopy Harjanti Bulandari Pinondang Caroline, Andrea Primada Qurrota Ayun Putri Susiandi, Alya Radhityo Ryandhika Rakadiputra Rahmanuz Zidan, Aimar Rahmi Hayati Rakanita Oktaviani Hadi Saputri Rakasiwi Oktaviana Hadi Saputri Rasyid Farhan Taufik, Mohammad RATIH KHOIRUNNISA Raynaldo Faulana Pamungkas Razan Fathantra, Ryan Renindyana Putri, Afrida Retno Wulandari Retno Wulandari Reza Andriana Dewanti Rian Irmawan Ribka Minatisari Sekeon Rifka Ayu Pertiwi Rintulebda A.K Rintulebda Anggung Kaloka Rismiyati Rismiyati Rizki Nuriandini Rizky F, Annisa Rizky Johanuari Putri Rony Kristanto Setiawan Rr Ratri Feminingrum Rukti Rumekar S Rouli Manalu Saiful Imron Sakinah KP, Dianti Santoso, Hedi Pudjo Saskia Elvira Saundra Centauria Selo Pangestu Imawan Sembiring, Rinawati Shabrina Farahzatu Ghassania Shahnaz Natasha Anya Shinta Maheswari, Irene Silvia Kartika C Dewi Silviana, Resy Siska Nofianti . Siti Ahmaniar Cahya Lestari Siti Ahmaniyar Siti Hawa . Somadi, Ayunda Fitria Sri Ageng Wirdhana Sri Budi Lestari Sri Budi Lestari Sri Widowati Sri Widowati Herieningsih Sri Widowati Herieningsih Stephany Alamanda Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Surya Prabhaswara, Fauzan Sutandi, Richard Jeremy Suwanto Adhi Tandiyo Pradekso Tantri Puji Widyasari Tatia Ridho Ramadhanti Taufik Suprihartini Tegar Tuanggana Teresia Kinta Wuryandini Tiur Agata, Elisa Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo U Simanullang, Friska Ulya Saida Velina Prismayanti Susanto Vinna Dewi Haryanti Wafda Afina Dianastuti Wahyu Tri Oktaviani Wening Jiwandaru Pradanari Wibisono, Andika Widya K. Siahaan Williams Wijaya Saragih Wiwid Noor Rakhmad Wiwied Noor Rakhmad Wiwied Noor Rakhmad Wulan Ferra Safitri Xavera A, Patrick Yanuar Luqman Yekholia Maoureenth Priharjanto Yeni Setyowati Yenny Puspasari Yenny Puspitasari Yolan Enggiashakeh Soemantri yossie Christy Thenu Yossie Chrity Thenu Yuaristi Ekantina Yuliani Khoirun Nisaa Yulistra Ivo Azhari Yuliyanto, Muh. Zahra Natty Fakhrana Zamratul Khairani Z, Zamratul Khairani Zulinda Vidiatama