p-Index From 2021 - 2026
8.721
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan manajemen usaha berbasis digital pada pekerja migran indonesia di Malaysia Ibrahim, Ibrahim; Pratama, Inka Nusamuda; Zitri, Ilham; Afandi, Lalu Agus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29859

Abstract

AbstrakProgram pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia melalui pelatihan manajemen usaha berbasis digital. PMI sering menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan keterbatasan keterampilan dalam mengelola usaha mandiri, sehingga pelatihan ini difokuskan pada peningkatan literasi digital dan kewirausahaan. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan peserta, pelatihan interaktif, pendampingan, serta evaluasi untuk mengukur efektivitas program. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 79% peserta memiliki pemahaman yang baik, 16% berada dalam kategori cukup, dan 5% masih mengalami kesulitan dalam memahami materi. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi digital dan keterampilan kewirausahaan PMI, meskipun masih terdapat beberapa kendala terkait akses terhadap perangkat teknologi dan keterbatasan waktu peserta. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan serta pengembangan kurikulum yang lebih adaptif guna memastikan keberlanjutan manfaat program ini. Kata kunci: pekerja migran indonesia; pelatihan digital; manajemen usaha; pemberdayaan ekonomi AbstractThis community service program aims to improve the economic capacity of Indonesian Migrant Workers (PMI) in Malaysia through digital-based business management training. PMI often face financial, social, and skill-limited challenges in managing independent businesses, so this training focuses on improving digital literacy and entrepreneurship. The methods used include participant needs analysis, interactive training, mentoring, and evaluation to measure the program's effectiveness. The results of the community service show that 79% of participants have a good understanding, 16% are in the sufficient category, and 5% still have difficulty understanding the material. This program positively impacts PMI's digital literacy and entrepreneurial skills, although there are still some obstacles related to limited time and access to technological devices for participants. Therefore, ongoing mentoring and the development of a more adaptive curriculum are needed to ensure the sustainability of the benefits of this program. Keywords: indonesian migrant workers; digital training; business management; economic empowerment  
Strategi Pemerintah Desa dalam Pengembangan Obyek Wisata Berbasis Masyarakat (Community Based Toursm) (Studi Kasus Pulau Kenawa di Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat) Zitri, Ilham; Lestanata, Yudhi; Nusamuda Pratama, Inka
INDONESIAN GOVERNANCE JOURNAL : KAJIAN POLITIK-PEMERINTAHAN Vol 3 No 2
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/igj.v3i2.38

Abstract

Pergerakan industri pariwisata di Pulau Sumbawa khususnya di Desa Poto Tano saat ini masih belum begitu menggeliat. Selain lemah di bidang promosi, lesunya industri pariwisata di daerah setempat juga karena lemahnya pemberdayaan dalam keterlibatan masyarakat serta masih kurangnya sarana dan prasarana yang ada di kawasan wisata Desa Poto Tano. Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap mengelola industri pariwisata masih terbatas.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) mengetahui bagaimanakah strategi pemerintah desa dalam pengembangan obyek wisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm); (2) mengetahui apa saja faktor-faktor penghabat strategi pemerintah desa dalam pengembangan obyek wisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive. Data diperoleh menggunakan wawancara mendalam, obsservasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan; (1) pengembangan obyek wisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm) sudah diterapkan dan dilaksanankan sesuai prinsip dari konsep pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm); (2) Dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm) masih terdapat bebrapa hambatan yaitu rendahnya sumber daya manusia (SDM) di Desa Poto Tano sehingga sulit untuk mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Toursm) serta Fasilitas Terbatas (Sarana dan Prasarana).
PELATIHAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA Ibrahim Ibrahim; Inka Nusamuda Pratama; Ilham Zitri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i1.2032

Abstract

Abstarct : The Creative Economy Development Training for Indonesian Migrant Workers in Malaysia addresses participants' lack of understanding and skills in marketing strategies and developing creative ideas essential for inclusive economic growth. Group discussions, simulations, and practical sessions are at the heart of this training, allowing participants to share experiences, develop thinking, and apply learned concepts in authentic contexts. Apart from improving individual skills, the main aim of the training is to strengthen awareness of the vital role of the creative economy in driving inclusive growth. The results of this program were that most participants needed more knowledge in marketing and developing creative ideas. Therefore, an interactive and participatory approach was used in preparing activities. Participants develop a deep understanding of effective marketing strategies and creative idea development techniques. At the end of the program, participants will not only be able to become active agents of change in advancing the creative economy in Malaysia. Still, they can also improve the welfare of the Indonesian migrant worker community. This training not only functions as a source of knowledge but also as a forum for building sustainable capacity and awareness in the context of the creative economy. Keywords : Training; Creative Economy; Indonesian Migrant Workers; Malaysia                                                                                           Abstrak : Pelatihan Pengembangan Ekonomi Kreatif bagi Pekerja Migran Indonesia di Malaysia dirancang untuk mengatasi kekurangan pemahaman dan keterampilan peserta dalam strategi pemasaran dan pengembangan ide kreatif yang esensial bagi pertumbuhan ekonomi inklusif. Diskusi kelompok, simulasi, dan sesi praktis menjadi inti dari pelatihan ini, memungkinkan peserta untuk berbagi pengalaman, mengembangkan pemikiran, dan menerapkan konsep yang dipelajari dalam konteks nyata. Selain meningkatkan keterampilan individu, tujuan utama pelatihan adalah memperkuat kesadaran akan peran vital ekonomi kreatif dalam menggerakkan pertumbuhan yang inklusif.metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah dan diskusi. Hasil program ini yaitu, mayoritas peserta teridentifikasi belum memiliki pengetahuan yang memadai dalam pemasaran dan pengembangan ide kreatif, oleh karena itu pendekatan interaktif dan partisipatif digunakan dalam penyusunan kegiatan. Peserta mengembangkan pemahaman yang mendalam tentang strategi pemasaran yang efektif dan teknik pengembangan ide kreatif. Diakhir program, peserta tidak hanya mampu menjadi agen perubahan aktif dalam memajukan ekonomi kreatif di Malaysia, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan komunitas pekerja migran Indonesia secara keseluruhan. Pelatihan ini bukan hanya berfungsi sebagai sumber pengetahuan, tetapi juga sebagai wadah untuk membangun kapasitas dan kesadaran yang berkelanjutan dalam konteks ekonomi kreatif. Kata Kunci : Pelatihan; Ekonomi Kreatif; Pekerja Migran Indonesia; Malaysia
Public-Private Partnerships: In the Development of the Mandalika Circuit, Indonesia Ilham Zitri; Cahyadi Kurniawan; Theresia Octastefani
Journal of Governance and Public Policy Vol. 11 No. 2 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jgpp.v11i2.17714

Abstract

When the government is constrained regarding human and financial resources, a public-private partnership (PPP) is often considered the most effective method of providing infrastructure. As a result, the government can work with the private sector to promote the successful implementation of infrastructure projects. This study examined how the public and private sectors worked together to build the Mandalika Circuit. In addition, this investigation utilized a descriptive method combined with a qualitative approach, as well as literature, online news, and interviews as data. NVivo 12 Plus was employed to analyze the data. The results unveiled the implementation of development programs through regulations, such as Presidential Regulation (Perpres) No. 38 of 2015, Minister of Finance Regulation (Permenkeu) No. 260/PMK.08/2016, Minister of Home Affairs Regulation (Permendagri) No. 96 of 2016, and Governor Decree of West Nusa Tenggara No. 050.13-326 of 2022. Second, the readiness of the PPPs to construct the Mandalika Circuit was considered successful in terms of institutional coordination, which ran well between the regional government, central government, and the private sector. Players could boost productivity and adaptability. Moreover, the presence of non-governmental parties was based on a need for more human and financial resources to manage public services in the government sector strategically.
Addressing Poverty in Industrial Zones: An Agile Governance and Zoning-Based Approach Inka Nusamuda Pratama; Ilham Zitri; Izmy Ratih Azizah
Journal of Governance and Public Policy Vol. 12 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jgpp.v12i1.22339

Abstract

This study examines the socio-economic conditions in Jereweh and Maluk Districts, industrial regions associated with PT. Amman Mineral Nusa Tenggara, focusing on the economic disparities among various community groups. The research aims to analyze these gaps and propose context-specific policies and poverty alleviation programs. Grounded in Agile Governance theory, which emphasizes Responsiveness, Adaptability, Collectivity, and Innovativeness, the study employs a qualitative methodology. Informants include the Regional Government, PT. Amman Mineral Nusa Tenggara, local communities, and NGOs, selected through purposive sampling. Data collection methods encompass observation, interviews, and documentation, while data analysis involves reduction, presentation, and conclusion drawing, supported by NVivo 12 Plus software. The findings reveal significant economic disparities within the communities of Jereweh and Maluk Districts, particularly among economically disadvantaged groups who have not fully benefited from the industrial activities. This has exacerbated economic inequality in the region. To address these issues, the study introduces a novel approach that integrates Agile Governance with a zoning system. It offers actionable policy recommendations, such as enhancing access to information, providing skills training, facilitating access to capital for micro, small, and medium enterprises (MSMEs), and strengthening community participation in decision-making processes. Additionally, the study proposes innovative solutions like the sharing economy and crowdfunding to foster inclusive economic growth. The insights and recommendations from this research provide practical guidance for stakeholders and can serve as a model for addressing similar challenges in other industrial areas. By combining theoretical frameworks with actionable strategies, this study contributes to the broader discourse on reducing economic inequality and promoting sustainable development in resource-rich but economically divided regions.
Moving Public Opinion by Politicians: Action Study #AyoMoveOn2024 Through Social Media X Zitri, Ilham; Kurniawan, Cahyadi; Rifaid, Rifaid
Jurnal Pemerintahan dan Politik Lokal Vol 7 No 1 (2025): JGLP, MAY 2025
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jglp.v7i1.1608

Abstract

The use of social media as a channel for political communication has an influence in determining a person's political behavior, so that it can form public opinion among the community. The reason X is called an information disseminator is because most of the trending topic hashtags that are trending on X become headlines. This is due to the power of X as a mouthpiece for conventional media news, so that many people use it, especially politicians. Therefore, it is not surprising that public opinion is easily formed and is often found on social media X. X is a form of social media that allows its users to express their opinions on various topics effectively. The focus of this study is how politicians influence public opinion. This study explores the intensity of conversations on the @fahrihamzah account and issues related to the #AyoMoveOn2024 action on social media. This study uses a qualitative method with the Qualitative Data Analysis (QDA) Miner approach, which helps network, content, and cloud analysis using Nvivo 12 Plus software. The results of this study indicate that being a consistent medium for spreading public opinion campaign actions through the @Fahrihamzah account network through the #AyoMoveOne2024 public opinion campaign with high conversation intensity. In addition, public opinion accompanying the #AyoMoveOn2024 action campaign shows that the Geloraid party made the most mentions with an intensity of 12.70%. Then the most prominent hashtag is #ayomoveon2024, with an intensity of 10.34%. Furthermore, there were 3013 tweets sent by the @Fahrihamzah account in the #AyoMoveOn2024 action, with seven retweets. This study can illustrate how social media X is effective as a means of disseminating information and campaigning for action by X social media users.
Pengembangan Wisata Halal Di Wisata Alam Gunung Jae Terhadap Perekonomian Masyarakat, Di Desa Sedau Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Silmi, Hayatus; Zitri, Ilham; Lestanata, Yudhi; Amil, Amil; Abdurrahman, Abdurrahman; Subandi, Azwar
Jurnal Ranah Publik Indonesia Kontemporer (Rapik) Vol. 5 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rapik.v5i1.83

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengembangan pariwisata halal di kawasan alam Gunung Jae, yang terletak di Desa Sedau, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, serta dampaknya terhadap ekonomi masyarakat lokal. Dulu, lokasi wisata ini merupakan area tambang yang telah dialihkan menjadi destinasi alam yang menarik, mengusung prinsip wisata halal yang menyenangkan bagi pengunjung Muslim. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan infrastruktur (seperti fasilitas, akses, dan atraksi) serta aspek non-fisik (seperti promosi daring dan keterlibatan komunitas) dapat mendongkrak jumlah wisatawan dan menciptakan peluang ekonomi baru. Keterlibatan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan dukungan dari BUMDes sangat penting dalam pengelolaan serta pemerataan manfaat ekonomi, termasuk penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan melalui usaha lokal seperti penyewaan tenda, serta penjualan produk olahan gula aren dan tuak manis. Pariwisata Gunung Jae menunjukkan bahwa wisata halal dapat menjadi strategi untuk memajukan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA HALAL AIK NYET SESAOT TERHADAP EKONOMI MASYARAKAT DESA BUWUN SEJATI, LOMBOK BARAT Muhammadiyah, Riansyah; Zitri, ILham; Lestana, Yudhi
JURNAL PARIWISATA VOKASI Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pariwisata Vokasi
Publisher : Akademi Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60038/jpv.v6i1.135

Abstract

Studi ini menggambarkan strategi untuk pengembangan pariwisata halal Aik Nyet di desa Buwun sejati, Kabupaten lombok Barat. Pendekatan yang terdegradasi secara kualitatif digunakan untuk memeriksa dua aspek utama pengembangan pariwisata: aspek fisik dan non-fisik. Dari aspek fisik, pengembangan mencakup daya tarik pariwisata alam, penyediaan lembaga dukungan, dan aksesibilitas infrastruktur. Sementara itu, aspek non-fisik termasuk dimasukkannya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan penggunaan teknologi digital untuk mempromosikan masyarakat dan memperkuat ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja. Prinsip -prinsip pariwisata halal diintegrasikan dengan menyediakan fasilitas yang cocok untuk Syariah dan mempertahankan nilai -nilai budaya dan kebijaksanaan lokal. Hasilnya menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata Aik Nyet memiliki dampak positif pada pertumbuhan ekonomi regional, peningkatan pendapatan lokal, peningkatan peluang kerja dan promosi sektor ekonomi lainnya. Namun, untuk memastikan keberlanjutan, pendekatan manajemen pariwisata diperlukan yang memperhatikan keberlanjutan ekologis dan untuk mendiversifikasi masyarakat dan ekonomi. Studi ini merekomendasikan pengembangan model pariwisata halal berkelanjutan sebagai strategi adaptasi untuk tantangan global dan kebutuhan lokal.
Disaster Resilient Villages: a systematic review in social science disciplines Zitri, Ilham; Amil, Amil; Subandi, Azwar; Pratama, Danur Wenda; Oktriani, Elisa; Akbar, Arya
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p

Abstract

Disasters in Indonesia are inevitable. Disasters occur due to unpreparedness for the risks and impacts of hazards. Understanding hazards and disaster risk reduction needs to be socialized to the community in an effort to reduce vulnerability and increase capacity. The community is the party directly affected, physically, mentally, and socially, by loss, damage, and loss due to disasters. This study aimed to analyze Disaster Resilient Villages: a systematic review in social sciences. The research method used in this study is descriptive qualitative. The results of the study showed five significant problems of disaster resilient villages. These problems include Local, Disaster, Community, Management, and Risk. This study also involved disaster resilient villages. This study adds something new to the theory by mapping the idea of disaster-resilient villages and looking for relationships between ideas and other important ideas. This study also provides the following practical steps: (1) villages can use knowledge about disaster resilience to assess their resilience through a comprehensive model. (2). The government can adopt the model to measure disaster resilient villages. (3). As a means for villages to behave resiliently in facing disastersKeywords: Disaster; Study; Preparedness; Model; Response
Pentingnya Collaborative Governance Dalam Pengembangan Wisata Pantai Lakey Di Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu Sabrina, Nadia; Hidayat, Rahmad; Zitri, Ilham
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58707/jipm.v6i1.1349

Abstract

Pantai Lakey dikenal sebagai salah satu destinasi selancar kelas dunia yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian lokal. Namun, pengelolaan kawasan ini memerlukan sinergi berbagai pihak untuk menjamin keberlanjutan dan manfaat maksimal bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi collaborative governance dalam pengembangan destinasi wisata Pantai Lakey, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktor-aktor kunci seperti pemerintah daerah, pelaku usaha pariwisata, masyarakat lokal, dan LSM berperan penting dalam proses kolaboratif tersebut. Meski telah terjadi kerja sama, tantangan seperti koordinasi lintas sektor, kesenjangan informasi, dan kepentingan yang berbeda masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas komunikasi antar aktor serta penyusunan regulasi yang mendukung kolaborasi berkelanjutan guna mengoptimalkan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di kawasan Pantai Lakey.
Co-Authors -, Ibrahim - Abdul Sakban Abdurahman Abdurrahman Achmad Noerkhaerin Putra Adiman Fariadin Afandi, Lalu Agus Ahmad Fitra Baiti Rahman Ahmad Harakan Aisyah Aisyah Akbar, Arya Alpiana Alpiana Amil Amil Amil Amil Amil, Amil Amniatin Naqiah Andayani, Safirah Ardyawin, Iwin Arfy Rosiastawa Ashari, Widya Karisma Astuti, Puja Azizah, Izmy Ratih Azwar Subandi Cahyadi Kurniawan Darmansyah Darmansyah DARMANSYAH . Diah Rahmawati Fatmawati Fatmawati Gushadi, Artim Hadi, Ayatullah Haerul Walad Hartiani , Dina Hidayati Hidayati Hidayati Hidayati Hidayatullah Hidayatullah Hudri, M. Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ilham Ilham Indra Afriansyah Indra Bangsawan, Lalu Dimas Inka Nusamuda Pratama Irawan, Muhamad Fikri Irma Setiawan, Irma irwand irwandi Iskandar Iskandar Islami, Jihadul Isnaini Isnaini Iwan Tanjung Sutarna Iwin Ardyawin Izmy Ratih Azizah Joni, Mishan juniati Kurniawan, Cahyadi Lalu Sopan Tirta Kusuma Lestana, Yudhi M Taufik Rachman M. Ulfatul Akbar Jafar Mardiah, Faijah MUHAMMAD ALI Muhammad Aprian Jailani Muhammad Hudri Muhammad, Rio Eza Nur Muhammadiyah, Riansyah Nabilah Bahri Oktriani, Elisa Ouktafia, Famira Pratama, Danur Wenda Pratama, Fery Rizki Rahmad Hidayat Rahman, Nanang Rahmaniah, Rima Rahmat, Al Fauzi Rifaid Rifaid Rifaid Rifaid Rifaid, Rifaid Rima Rahmaniah Rio Eza Nur Muhammad Rizal Umami Rossi Maunofa Widayat Sabrina, Nadia Saddam Saddam salsabila, elvira hilwa Silmi, Hayatus Sintayana Muhardini St Yulaiha Sudarta Sudarta Suheldi, Rizki Sukamto, Ika Sumiyarsi Sulfardin Susiana Susiana Theresia Octastefani Theresia Octastefani UMAMI, RIZAL WAHYUDI, DIKI Yudhi Lestanata Yulaiha, St Zedi Muttaqin