p-Index From 2021 - 2026
7.537
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMALISASI SERTIFIKASI BACA QUR'AN SEBAGAI UPAYA MEMBEBASKAN MAHASISWA DARI BUTA HURUF AL-QUR'AN Mappanyompa Mappanyompa; Rukimin Rukimin; Sahwan Sahwan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 2 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i2.33657

Abstract

Abstrak: Tingginya angka mahasiswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar menunjukkan perlunya intervensi sistematis guna mendukung visi kampus yang religius dan literat terhadap kitab suci. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar membaca Al-Qur’an di kalangan mahasiswa, khususnya keterampilan dalam melafalkan huruf hijaiyah, mengenali tanda baca (harakat), serta membaca ayat-ayat Al-Qur’an secara lancar dan tartil. Program ini dirancang untuk mewujudkan kampus bebas buta huruf Al-Qur’an melalui kegiatan sertifikasi baca Qur’an. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari satu malam dan melibatkan 50 orang mahasiswa sebagai peserta, satu orang pemateri utama, dan lima orang pendamping dari organisasi IMM. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pelatihan intensif dan pendampingan berjenjang yang diakhiri dengan sertifikasi baca Qur'an sebagai bentuk pengakuan kompetensi. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui penilaian rutin terhadap perkembangan kemampuan membaca sesuai jadwal yang ditentukan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan baca Qur’an peserta dengan tingkat keberhasilan sebesar 75%. Temuan ini menegaskan bahwa program sertifikasi baca Qur’an merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an di kalangan mahasiswa dan layak diimplementasikan secara berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.Abstract: The high number of students who have not been able to read the Qur'an properly and correctly shows the need for systematic intervention to support the vision of a religious and literate campus towards the holy book. This service activity aims to improve the basic ability to read the Qur'an among students, especially skills in pronouncing hijaiyah letters, recognizing punctuation marks (harakat), and reading Qur'anic verses fluently and tartil. This program is designed to realize a campus free of Qur'an illiteracy through Qur'an reading certification activities. The implementation of the activity lasted for two days and one night and involved 50 students as participants, one main speaker, and five assistants from the IMM organization. This activity is carried out through intensive training methods and tiered mentoring which ends with Qur'an reading certification as a form of competency recognition. Monitoring and evaluation is carried out through regular assessments of the development of reading skills according to a specified schedule. The results of the activity showed an increase in participants' Qur'an reading ability with a success rate of 75%. This finding confirms that the Qur'an reading certification program is an effective approach to improve Qur'an literacy among students and deserves to be implemented in a sustainable manner in the university environment.
Implementation of Deep Learning on Improving Emotional Intelligence and Learning Motivation of Fifth Grade MI Students Lira Virdayasa; Mappanyompa Mappanyompa; Aqodiah aqodiah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3979

Abstract

This study is limited by the lack of empirical research examining the application of deep learning in madrasahs with an emphasis on the emotional and motivational aspects of students. Previous studies have generally focused more on cognitive learning outcomes, so the effects of deep learning on emotional intelligence and learning motivation have not been widely explored. This study aims to examine the relationship and influence of deep learning on emotional intelligence and learning motivation. The method used is a quantitative approach with a correlational design. The research subjects involved 31 respondents consisting of students and teachers as supporting respondents. Data collection was carried out using a five-point Likert scale questionnaire with 18 statements. Data analysis was performed using JASP software through descriptive statistics and multiple linear regression techniques. The results showed that deep learning had a significant effect on emotional intelligence and learning motivation, as indicated by a significance value of < 0.05 and an R² value of 0.897. These findings confirm the novelty of the research in integrating deep learning with the strengthening of emotional and motivational dimensions in the context of madrasahs, and provide implications for the development of more comprehensive learning.
Penguatan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui program Baitul Arqam bagi Dosen Universitas Muhammadiyah Mataram Mappanyompa Mappanyompa; Najamudin Najamudin; Aqodiah Aqodiah; Sahwan Sahwan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.39561

Abstract

Abstrak Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk menjawab urgensi penguatan pemahaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di kalangan dosen sebagai bagian dari penguatan identitas ideologis di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman dosen terhadap konsep Islam berkemajuan menurut Muhammadiyah; (2) menginternalisasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan akademik; (3) memperkuat komitmen dosen dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam tridharma perguruan tinggi; (4) membangun kesadaran kolektif sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah; serta (5) mengembangkan budaya akademik yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Metode pelaksanaan PKM meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan refleksi nilai yang dilaksanakan di Jayakarta Hotel Lombok pada tanggal 21–23 April 2026, bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) dengan jumlah peserta sebanyak 60 dosen (35 laki-laki dan 25 perempuan). Evaluasi dilakukan melalui pengukuran pemahaman peserta dan keterlibatan selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan capaian keberhasilan sebesar 75% terhadap tujuan program.  Kata kunci: baitul arqam; al-islam dan kemuhammadiyahan; penguatan nilai; internalisasi nilai; pendidikan islam. AbstractThis Community Service Program (PKM) was conducted to address the urgency of strengthening the understanding of Al-Islam and Muhammadiyah values among lecturers as part of reinforcing ideological identity within Muhammadiyah higher education institutions. The program aims to: (1) enhance lecturers’ understanding of progressive Islamic concepts according to Muhammadiyah; (2) internalize Al-Islam and Muhammadiyah values in academic life; (3) strengthen lecturers’ commitment to implementing these values in the tridharma of higher education; (4) build collective awareness as part of Muhammadiyah’s charitable enterprise; and (5) develop an academic culture based on Islamic values. The implementation methods included lectures, interactive discussions, and value reflection sessions held at Jayakarta Hotel Lombok from April 21–23, 2026, in collaboration with Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), involving 60 lecturers (35 male and 25 female). Evaluation was conducted through participant understanding assessment and engagement during the program. The results indicated a 75% achievement rate of the program objectives. Keywords: baitul arqam; islam and the muhammadiyah movement; strengthening values; internalizing values; islamic education.
History of Muhammadiyah: An Islamic Reform Movement in Indonesia Rudy Herlambang; Mappanyompa
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) - January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i1.6674

Abstract

Muhammadiyah is one of the largest Islamic organizations in Indonesia founded by K.H. Ahmad Dahlan in 1912. This organization emerged as a response to the religious practices of Muslims at that time that were mixed with local traditions that were not in accordance with the principle of tawhid. This article discusses the background of the establishment of Muhammadiyah, its vision and mission as a tajdid movement, and its contributions in education, social, and religious affairs in Indonesia. Utilizing a historical approach, this paper shows that Muhammadiyah is not only a religious movement but also plays an important role in the social reform of society.
Pengembangan Mata Kuliah Elektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam program Pendidikan Profesi Guru di Universitas Muhammadiyah Mataram Mappanyompa Mappanyompa
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v3i2.41336

Abstract

Penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan globalisasi pendidikan yang semakin kompleks. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa integrasi nilai ideologis dalam pembelajaran masih belum optimal, sehingga diperlukan upaya pengembangan kurikulum yang lebih kontekstual dan aplikatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan Mata Kuliah Elektif Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta meningkatkan kapasitas dosen dalam merancang pembelajaran berbasis nilai. Metode yang digunakan berupa workshop dengan pendekatan partisipatif yang dilaksanakan pada 09 Mei 2026 di Golden Palace Hotel Lombok dengan melibatkan 35 dosen AIK dan FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram. Kegiatan berlangsung melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pembelajaran, serta praktik penyusunan Rencana Pembelajaran Semester. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, angket, serta penilaian produk berupa draft kurikulum. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan dosen dengan capaian keberhasilan minimal 75%. Peserta mampu menyusun rancangan mata kuliah yang terintegrasi nilai AIK secara sistematis. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kurikulum PPG yang berorientasi pada pembentukan guru profesional dan berkarakter.Strengthening the values of Islam and Muhammadiyah in the Teacher Professional Education (PPG) program is a critical need amid the increasingly complex challenges of educational globalization. Conditions on the ground indicate that the integration of ideological values into learning is still suboptimal, necessitating efforts to develop a more contextual and practical curriculum. This community service activity aims to develop the elective course on Islam and Muhammadiyah values and to enhance faculty members’ capacity in designing values-based instruction. The method employed was a workshop using a participatory approach, held on May 9, 2026, at the Golden Palace Hotel in Lombok, involving 35 faculty members from the Faculty of Islamic Studies (AIK) and the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) at Muhammadiyah University of Mataram. The activity consisted of interactive lectures, group discussions, teaching simulations, and hands-on practice in drafting Semester Lesson Plans. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests, observations, questionnaires, and an assessment of the curriculum draft. The results showed an increase in lecturers’ understanding and skills, with a minimum success rate of 75%. Participants were able to systematically develop course designs that integrate AIK values. This activity made a tangible contribution to strengthening the PPG curriculum, which is oriented toward developing professional teachers with strong character.
Baitul Arqom sebagai Model Pembinaan Ideologi bagi Dosen Muda di Universitas Muhammadiyah Mataram Mappanyompa Mappanyompa; Sahwan Sahwan; Karwiani Karwiani; Miratun Lisa
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v3i1.39506

Abstract

Terbatasnya pemahaman ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di kalangan dosen muda, sehingga berdampak pada kurang optimalnya integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman ideologis, meningkatkan keterampilan pedagogik berbasis nilai Islam, serta menumbuhkan komitmen dakwah dosen muda di Universitas Muhammadiyah Mataram. Metode yang digunakan adalah workshop dan pelatihan melalui program Baitul Arqom yang dilaksanakan selama tiga hari, dengan mitra sebanyak 55 dosen muda serta didukung mahasiswa PGMI. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, refleksi nilai, dan simulasi pembelajaran. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, observasi, angket, serta monitoring Rencana Tindak Lanjut (RTL). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ideologi dan keterampilan pedagogik sebesar 85%, yang ditunjukkan melalui kenaikan nilai post-test dan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran. Selain itu, terjadi peningkatan softskill berupa komitmen dakwah, kemampuan refleksi diri, dan kerja kolaboratif peserta. Dengan demikian, program ini efektif sebagai model pembinaan ideologi bagi dosen muda.The main problem addressed in this community service program is the limited understanding of Al-Islam and Muhammadiyah ideology among young lecturers, which affects the integration of Islamic values in teaching practices. This program aims to strengthen ideological understanding, improve value-based pedagogical skills, and enhance lecturers’ commitment to Islamic propagation in Universitas Muhammadiyah Mataram. The method used was a workshop-based training through the Baitul Arqom program conducted over three days, involving 55 young lecturers and supported by PGMI students. Activities included interactive lectures, group discussions, case studies, value reflection, and teaching simulations. Evaluation was conducted using pre-test and post-test, observation, questionnaires, and follow-up action plan monitoring. The results indicate an 85% improvement in participants’ ideological understanding and pedagogical skills, reflected in increased post-test scores and the ability to implement Islamic values in teaching. Additionally, participants showed improvement in soft skills such as commitment, self-reflection, and collaborative ability. Therefore, this program is effective as an ideological development model for young lecturers
Implementasi Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Anti-Bullying di Lingkungan Perguruan Tinggi Mappanyompa Mappanyompa; Rukimin Rukimin; Sahwan Sahwan
El-Khidmat Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/kjpm.v2i2.33252

Abstract

Bullying di lingkungan perguruan tinggi merupakan persoalan serius yang memerlukan pendekatan berbasis nilai keagamaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membentuk karakter anti-bullying mahasiswa melalui implementasi Pendidikan Agama Islam. Metode pelaksanaan meliputi seminar, pelatihan karakter Islami, mentoring, dan konseling. Mitra kegiatan adalah mahasiswa PGMI Fakultas Agama Islam sebanyak 55 orang. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket, dan diskusi reflektif. Hasil menunjukkan bahwa 78% peserta mengalami peningkatan kesadaran, empati, dan sikap anti-bullying. Program ini membuktikan bahwa pendekatan Islami efektif dalam membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Bullying in higher education is a serious issue that requires an approach based on religious values. This community service activity aims to build anti-bullying character among students through the implementation of Islamic Religious Education. The methods used include seminars, Islamic character training, mentoring, and counseling. The partners in this activity are 55 PGMI students from the Faculty of Islamic Studies. Evaluation was conducted through observation, questionnaires, and reflective discussions. The results showed that 78% of participants experienced an increase in awareness, empathy, and anti-bullying attitudes. This program demonstrates that an Islamic approach is effective in shaping students' character to be morally upright and uphold humanistic values.
Co-Authors Affandi, Shabibah Bint Shaufit Affandi, Shabibah Binti Shaufit Ahadiah Agustina AHMAD HELWANI Aidah Mifta Ainayah Alfatihah Al azmi Azmi Aisah Aisah Ali , Mustapa Aqodiah Aqodiah Aqodiah Aqodiah Aqodiah, Aqodiah Ariani, Zaenafi Arifin, Muhammad Anugrah Baiq Ida Astini Edi Yanto ENDANG RAHMAWATI Hayati, Madiyah Hermansyah, David Hidayanti, Nur Fitri Hidayatussaliki Hidayatussaliki Hidayatussaliki Hidayatussaliki Hidayatussaliki Hidayatussaliki Hijratul Hasri Husnan Husnan Husnan Husnan Ilham Ilham Imawanto Imawanto Ishanan Ishanan Karwiani Karwiani Khaeruddin Said Lira Virdayasa M. Musfiatul Wardi M. Syahrul Izomi Madiyah Hayati Mardiyah Hayati Mardiyah Hayati Miratun Lisa Mufti Rizky Muhammad Muhlis Muhammad Musfiatul Wardi Mustafa Ali Mustapa Ali Mustapa Ali Mustapa Ali Mustapa Ali N.Rohmah, Nurliya Najamudin Najamudin Nasarudin Nasarudin Noel Jimbai Balang Novi Yanti Sandra Dewi Nur Fitri Hidayanti Nuraini Nuraini Nurjannah Nurjannah Palahuddin Palahuddin, Palahuddin Pardi, M. Habib Husnial Rahmat Hidayat Rudy Herlambang Rukimin Rukimin Rukimin Rukimin Rukimin Rukimin, Rukimin Saba Mansoor Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan Sahwan, Sahwan Said, Khaeruddin Said, Khaerudin Saleh, Surfiani Saprun Saprun Saprun, Saprun Shabibah Binti Shaufit Affandi Slamet Sugeng Listyo Prabowo Suhadah Suhadah Sukarta Sukarta Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Syaharuddin Vera Mandailina, Vera Wardi , Muhammad Musfiatul Wati, Salma Zaenafi Ariani