Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : CHI JOURNAL OF Community Health Issues

Hubungan Pengetahuan Dan Keterjangkauan Dengan Kepemilikan Rumah Sehat Di Kelurahan Pasir Gintung Tanjung Karang Pusat Tahun 2021 Hidayat, Rian; Nuryani, Dina Dwi; Aryastuti, Nurul
JOURNAL OF Community Health Issues Vol. 1 No. 2 (2024): April Edition 2024
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/chi.v1i2.1111

Abstract

Pendahuluan : Masalah tidak terpenuhnya kriteria rumah sehat harus segera diatasi untuk menghindari dampak dan bahaya yang lebih besar dimasa mendatang. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik tahun 2020 jumlah rumah yang telah memenuhi syarat rumah sehat di Indonesia memiliki persentase (59,54%), Provinsi Lampung (53,22%), Kota Bandar Lampung (67,49%). Puskesmas Rawat Inap Simpur (48,42%). Lokasi penelitian yakni kelurahan pasir gintung dengan persentase (60,2%). Tujuan : Penelitian ini untuk diketahui hubungan pengetahuan dan keterjangkauan dengan kepemilikan rumah sehat di Kelurahan Pasir Gintung Tanjung Karang Pusat Tahun 2021. Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desai penelitian cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 320 rumah.Teknik sampling dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil : Penelitian ini menunjukan diketahuinya hubungan pengetahuan dengan kepemilikan rumah sehat (p value = 0,035) dan Keterjangkauan dengan kepemilikan rumah sehat (p value = 0,000). simpulan : Disarankan bagi masyarakat Kelurahan Pasir Gintung lebih meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan rumah, sarana sanitasi dengan cara menjaga kebersihan rumah seperti menyediakan tempat pembuangan sampah yang memadai atau membayar retribusi atau jasa yang telah disediakan oleh pengelola serta lebih memperhatikan limbah hasil rumah tangga dengan cara mengolah sebelum disalurkan ke saluran umum dan melakukan pemeliharaan terhadap jamban. Kata kunci : Pengetahuan, Keterjangkauan, Kepemilikan Rumah sehat. ABSTRACT Background The problem is not fullest criteria healthy home must be addressed immediately to avoid the impact and even greater dangers in the future. Based on Data from the Central bureau of Statistics 2020 the number of homes that have qualified for the healthy home in Indonesia have a percentage (59,54%), the Province of Lampung (53,22%), Bandar Lampung (67,49%). Inpatient Centers Simpur (Of 48.42%). The location of the research, namely pasir gintung with the percentage (of 60.2%). Objective :The purpose of this research is to know the relationship of knowledge and affordability with possession of a healthy home in the Village of Pasir Gintung Tanjung Karang Pusat 2021. Method :This type of research is quantitative research with desai cross-sectional study. The number of samples in this study were 320 of the house.Sampling technique in this research is using purposive sampling. Data collection was done by interview and observation. Analysis of univariate and bivariate by using chi square test. Result :The results of this study show knowing the relationship of knowledge with homeownership healthy (p value = 0,035) and Affordability with home ownership healthy (p value = 0.000). Concusion : It is advisable for the people of the Village Pasir Gintung is increasing awareness and concern for the cleanliness of the house, sanitation facilities by maintaining the cleanliness of the house such as providing landfills adequate or pay the levy or services that have been provided by the management as well as pay more attention to the waste of the results of the household by way of processing before distributed to the public channel and perform maintenance on the sewer. Keywords : Knowledge, Affordability, Home Ownership healthy.
Hubungan sanitasi dasar dengan kejadian stunting Mariana, Rani; Nuryani, Dina Dwi; Angelina, Christin
JOURNAL OF Community Health Issues Vol. 1 No. 2 (2024): April Edition 2024
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/chi.v1i2.1119

Abstract

Background: Data on the prevalence of stunting according to the World Health Organization (WHO), Indonesia is the third country with the highest prevalence in the Southeast Asia/South-East Asia Regional (SEAR) region. Currently, more than a third of children under five (37.2%) in Indonesia suffer from stunting. Lampung is the fifth province with the highest stunting (42.63%), in Metro City as many as 751 toddlers (9.57%) experience stunting and Central Metro District has the largest number of stunting cases as many as 306 toddlers. Purpose: To determine the relationship between basic sanitation and the incidence of stunting in the Yosomulyo Health Center Work Area, Metro District, Metro City Center in 2021. Method: This type of research is quantitative with a cross sectional design. The population of all children's homes in the Yosomulyo Health Center's Working Area is 1,692 toddlers. Samples were taken as many as 119 people. Data collection by observation and checklist sheets. The statistical test used is the chi square test. Results: The study showed that there was a relationship between healthy latrines (p value = 0.006; OR = 3.895), clean water facilities (p value = 0.015; OR = 3.574), waste disposal (p value = 0.004; OR = 4.884) and SPAL (p value = 0.041; OR = 2.854). Conclusion: All variables are related to the incidence of stunting because the p-value < 0.05. Furthermore, the puskesmas should always pay attention to and promote the importance of environmental health both inside and outside the home. Keywords: Stunting; Basic sanitation; Toddler Pendahuluan: Data prevalensi stunting menurut World Health Organization (WHO), Indonesia termasuk negara ketiga dengan prevalensi tertinggi di regional Asia Tenggara/South-East Asia Regional (SEAR). Saat ini lebih dari sepertiga jumlah balita (37,2%) di Indonesia menderita stunting. Lampung menjadi provinsi kelima tertinggi stunting sebesar (42,63%), di Kota Metro sebanyak 751 balita (9,57%) mengalami stunting dan Kecamatan Metro Pusat memiliki angka kasus stunting terbesar sebanyak 306 balita. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sanitasi dasar dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat Kota Metro Tahun 2021. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi seluruh rumah balita di Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo sebanyak 1.692 balita. Sampel diambil sebanyak 119 orang. Pengumpulan data dengan observasi dan lembar ceklist. Uji statistik yang digunakan adalah uji uji chi square. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan jamban sehat (p value = 0,006; OR = 3,895), sarana air bersih (p value = 0,015; OR = 3,574), pembuangan sampah (p value = 0,004; OR = 4,884) dan SPAL (p value = 0,041; OR = 2,854). Simpulan: Semua variabel berhubungan dengan kejadian stunting karena nilai p-value < 0.05. Selanjutnya pihak puskesmas untuk selalu memperhatikan dan mempromosikan pentingnya kesehatan lingkungan di dalam rumah maupun di luar rumah. Kata kunci: Stunting; Sanitasi dasar; Balita
Co-Authors Adelita, Audrey Afrida Afrida Agung Aji Perdana Agusman, Gilang Ahcmad Farich Amelia , Nur Aminah, Mina Angelina, Christin Anggi, Anggi ani ani Anna Dian Puspitasari Aprina, Aprina Ardana, Veronika Arwanti Arwanti Aryastuti, Nurul Asedki, Muhammad Andika Aditya Atmojo, Guntur Tri Aulia Aulia Auliyani, Vievie Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Febriani Citra, Citra Wahyu Desty Monica Ramadayanti Dewi Astuti Dias Dumaika Dinarti, Wita Dwiyanti, Dea Okta Easter Yanti, Dhiny Eka Yuliana Ekasari, Fitri Eko Kurniawan Erna Listyaningsih Evayanti, Yulistiana Fatmawaty , Desy Fazirah, Aldy Febri Anandita Suralag Febriani Putri, Devita Fesliria, Eka Fitriani Fitriani Forcepta, Chania Gewang, Annissa Achmadsyah Ghozali, Derby Haq, Zam Zam Abdul Harisman Harisman Herwan Dinata I Gusti Made Yoga Astawa Ima Yustitia Indah Ismalia Indriyani, Jelita Hanan Inpantri, Karista Putri Irianto, Torry Duet Islalia, Indah Karbito Karbito, Karbito Kartini, Maharani Khoidar Amirus Kurniati, Mala Lestari, Enti Lolita Sari Lolita Sary Mahendra, M. Reza Mardiansyah Mardiansyah, Mardiansyah MARIA BINTANG Mariana, Rani Marina Susanti Masdiana Masdiana Mawardi, Qholik Meli Maulina Sari Melisah Melisah Meliyana, Rossy Muhammad Fazar Sidiq Alhayat Muhani, Nova Mulyanto, Hendra Natalina Natalina Navila, Navila Nina Sopiyana Nova Muhani Novita Sari Nugroho Nugroho Nurhalina Sari Nurul, Aryastuti Oktarina, Devi Oktavia, Melin Pasha, Ketut Indah Ayu Pratama, Muhammad Putra Prima Dian Furqoni Purnama, Ade Sinta Putra, Gilang Ramadhan Putri, Bella Tania Putri, Delima Selviyani Putri, Govindha Putriani, Eliana Rafika, Echa Retno Pinarsih Rian Hidayat Rizqy, Muhammad Alva Romadon, Fiqri Ardiansyah Rossy Meliyana Safitri, Devi Nilam Laila Saleh Saleh Salsabilla, Shifa Samino Samino Samino Santoso, Angga Bayu Sari, Fitri Eka Sari, Lolita Sastini, Ketut Sativa, Rizki Rozha Sembiring, Rinawati Setiawati Setiawati SETIAWATI, ENDANG Silfy Adelia Slamet Riyadi Sulistiyani, Sulistiyani Sundari Sundari Suralaga, Febri Anindita Suwito Suwito Syamsiar, Syamsiar Syarifah, Dinda Rachma Tambunan, Bella Aldamar Taupiqurrahman, R. M. Titin Septina Tretilia, Putu Rara Triranti, Asih Ulfa Nurullita Ulfa, Ade Maria Utami, Vida Wira Wibisono , Chandra Wijaya, Lintang Tri yani, cindri Yanti, Dhiny Easter Yanti, Dhiny Ester Yolandha, Vivi Yulyani, Vera