Claim Missing Document
Check
Articles

Crossing the Boundaries: Challenging Witches’ Stereotypical Marginalization in Multimedia Fiction and Nonfiction Texts Rahayu, Nurhadianty; Pahlevi, Reza; Rahmawanti, Movi Riana
ENGLISH Vol 18 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/english.v18i1.16657

Abstract

This study attempts to critically explore the representation of witches in two genres of text, i.e. popular animated movie Spirited Away and a historical essay published on history.com. Critical Discourse Analysis and Critical-feminist Approach to Marx’s ‘primitive accumulation’ are incorporated as the guiding framework in the data analysis process. Findings showcase that the representation of witches in animated movie highlights the criticism of capitalist disruption of Japanese gender roles as can be seen from the ambivalent characters of the movie’s main witch antagonist, Yubaba and her twin sister Zeniba. Furthermore, in the historical essay, findings portray that witches’ representation in historical article does not guarantee that they are free from marginalizing and stereotypical accusation. Even though the highlight is on the severe state-sponsored punishment and disciplining toward women’s body during the great witch hunt, the actors exerting power are made invisible, resulting in the perpetuation of unjust power balance within the society. Keywords: critical discourse analysis, critical feminist perspective, Marx’s primitive accumulation, witches’ representation
DIPLOMASI BUDAYA INDONESIA KE THAILAND Zaman, Ali Noer; Effendi, Cecep; Ridwan, Wachid; Pahlevi, Reza
Kajian Ilmu Sosial (KAIS) Vol. 4 No. 1 (2023): KAIS : Kajian Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/kais.4.1.1-12

Abstract

Riset ini tentang kebijakan, strategi dan kegiatan diplomasi budaya Indonesia di Thailand. Indonesia dan Thailand sebagai negara yang terletak di wilayah yang sama, yaitu Asia Tenggara, dan memiliki hubungan bilateral di kedua belah pihak, baik bidang sosial, ekonomi ataupun kebudayaan, termasuk berkontribusi dalam keanggotaan ASEAN. Thailand merupakan salah satu negara di wilayah Asia Tenggara yang menarik untuk dikaji sebagai fenomena hubungan internasional. Kebudayaan dalam seni tari terutama menjadikan Thailand menjadi penting sebagi patner kerjasama bilateral dengan Indonesia, terlihat dari beberapa event yang diadakan oleh Indonesia dan Thailand yang berlangsung baik. Riset ini bertujuan mendokumentasikan kebijakan, strategi dan upaya diplomasi budaya yang telah dilakuka oleh pemerintah Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, maka data diperoleh dari dokumen pemerintah seperti dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kantor Presiden. Data lain diperoleh dari sektor swasta yang membantu kegiatan diplomasi budaya Indonesia di Thailand seperti para agensi budaya dan pendidikan, organisasi masyarakat, serta para pengusaha yang mensponsori kegiatan diplomasi tersebut. Data-data yang ada kemudian dikonfirmasi dengan data lain, seperti data pemberitaan dan pandangan para ahli. Teori yang digunakan adalah teori diplomasi yang mencakup diplomasi bilateral antar pemerintah dan diplomasi dengan sector non pemerintah. Riset ini berkesimpulan bahwa diplomasi budaya Indonesia di Thailand telah dilakukan secara aktif melalui berbagai bentuk kerjasama seperti pameran, beasiswa pendidikan, dan pertunjukan seni.
Isu-isu Aliran Konseling Posmoderen Narative Therapy : Kajian dalam Perspektif Multibudaya Pahlevi, Reza; Manuardi, Ardian Renata
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2020): VOLUME 4, NUMBER 1, JANUARY 2020
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v4i1p38-43.1708

Abstract

ABSTRAKSejarah manusia telah mengenal tiga era atau zaman yang memiliki ciri khasnya masing-masing yaitu pra-moderen, moderen dan posmoderen. Zaman moderen ditandai dengan manusia yang dibimbing oleh rasionya sebagai subjek yang berorientasi pada dirinya sendiri sehingga rasional atau akal budi manusia menjadi pengendali manusia terutama tingkah lakunya. Dalam dunia konseling, pendekatan Narative Therapy (Konseling Naratif). mempunyai pandangan konstruktionist sosial, naratif, posmoderen yang menyoroti bagaimana kekuatan, pengetahuan dalam lingkungan dan kebenaran serta sosial lainnya. Dalam hal ini, penulis mencoba menelisik dari perspektif multi budaya dimana selain melahirkan berbagaimacam kemajuan, posmoderen juga melahirkan beberapa pendekatan konseling diantaranya konseling naratif yang memandang sebuah permasalahan sebagai sesuatu yang dapat diperdebadkan karena permasalahan sejatinya teletak pada diri individu apabila tidak dapat melakukan sesuatu sebagai kebutuhannya. 
Hubungan Beban Kerja Dengan Stres Kerja Pegawai Pada Badan Perencana Pembangunan Daerah Kabupaten Pesawaran Aditama, Yogi; Dekasari, Yessy Dekasari; Gunawan, Tedi; Pahlevi, Reza
JMMS - JURNAL MANAJEMEN MANDIRI SABURAI Vol 7, No 3 (2023): JMMS-JURNAL MANAJEMEN MANDIRI SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jmms.v7i3.2806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik tentang hubungan varibel beban kerja dengan variabel stres kerja. Beban kerja adalah sejumlah aktivitas/pekerjaan yang diberikan organisasi/perusahaan kepada karyawan yang harus diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Sedangkan stres kerja adalah suatu keadaan atau kondisi di mana individu mendapatkan tekanan ataupun ketegangan dalam lingkungan kerjanya yang dikarenakan adanya ketidaksesuaian antara beban kerja dengan kemampuan individu dalam melaksanakan atau menyelesaikan pekerjaan yang menjadi kewajibannya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dan merupakan penelitian studi populasi yang berarti bahwa seluruh anggota populasi menjadi sampel penelitian yang berjumlah 29 pegawai. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu adanya hubungan beban kerja dengan stres kerja pegawai pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pesawaran. Beban kerja yang diterima pegawai berhubungan dengan timbulnya stres kerja yang dialami pegawai dan sebaliknya stres kerja yang dialami pegawai bersumber dari beban kerja yang diterima pegawai. Data penelitian yang digunakan dikelompokkan menjadi dua jenis, yaitu data primer dan data skunder. Data primer diperoleh melalui pelaksanaan kegiatan dokumentasi, observasi dan pemberian kuisioner (angket). Sedangkan data Sekunder dikumpulkan melalui pelaksanaan kegiatan studi kepustakaan yang bersumber dari berbagai sumber buku, jurnal, artikel, situs internet dan literatur lainnya.Pengujian dilakukan menggunakan analisis Uji Korelasi Pearson Product Moment menunjukan nilai r hitung lebih besar dari nilai r tabel yaitu 0,878 lebih besar dari 0,3673 dan nilai signifikansi lebih kecil dari alpha yaitu 0,000 lebih kecil dari 0,05 yang artinya adanya hubungan antara beban kerja dengan stres kerja. Koefisien korelasi berada pada interval 0,80 sampai dengan 1,000 yang menunjukan bahwa tingkat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja kuat.
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI STUDI KASUS LRT JABODEBEK Pahlevi, Reza; Nahry
Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi Vol. 1 No. 3 (2023): Berkala Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi
Publisher : Prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Jember dan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/berkalafstpt.v1i3.601

Abstract

According to data from the Department of Transportation, trips to and from Jakarta reached 36,578,671 trips/day with 44% using buses, 31.6% using private cars, 18.2% using motorcycles, and 6.3% using rail. To serve the mobility of the Jabodebek population, the government provides BRT TransJakarta, KRL, MRT, and LRT facilities. However, those who use private cars are still very much causing traffic jams. One of the government's efforts is to provide LRT facilities with a ticket price of IDR15,000 per passenger for the Dukuh Atas to Cibubur route, this fare has increased from the initial planned operation of IDR12,000. The purpose of this analysis is to determine the characteristics of individual travel patterns in using LRT as an alternative mode and to validate the level of Willingness-to-Pay (WTP) and potential demand from choosing the mode using LRT. The research method uses a logit model which states that the probability of choosing a particular mode for a particular trip is based on the relative value of a number of cost factors, service levels, and travel time. With this analysis, it is hoped that this will be a reference for determining LRT rates so that people can switch to using LRT. ABSTRAK Menurut data Dinas Perhubungan perjalanan dari dan menuju Jakarta mencapai 36.578.671 perjalanan/hari dengan 44% menggunakan bus, 31,6% menggunakan mobil pribadi, 18,2% menggunakan sepeda motor, dan 6,3% menggunakan rail. Untuk melayani mobilitas penduduk Jabodebek pemerintah menyediakan sarana BRT Transjakarta, KRL, MRT, dan LRT. Meskipun demikian yang menggunakan mobil pribadi masih sangat banyak mengakibatkan kemacetan. Salah satu upaya pemerintah yaitu dengan menyediakan sarana LRT dengan harga tiket Rp 15.000,00 per penumpang untuk rute Dukuh atas sampai Cibubur, tarif ini mengalami kenaikan dari awal rencana pengoperasian Rp 12.000,00. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui karakteristik pola perjalanan individu dalam menggunakan LRT sebagai moda alternatif dan memvalidasi tingkat Willingness-to-Pay (WTP) dan potensi demand dari pemilihan moda menggunakan LRT. Metode penelitian dengan membuat model logit yang menyatakan bahwa probabilitas memilih moda tertentu untuk perjalanan tertentu didasarkan pada nilai relatif dari sejumlah faktor biaya, tingkat layanan, dan waktu tempuh. Dengan adanya analisis ini diharapkan menjadi acuan untuk penentuan tarif LRT sehingga masyarakat dapat beralih menggunakan LRT.
The Implementation of Multicultural Education Values: Strategies for Building a Moderate Attitude in Madrasahs Tuala, Riyuzen Praja; Ilham, Muhammad; Pahlevi, Reza
The Future of Education Journal Vol 3 No 5 (2024): December
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v3i5.249

Abstract

Multicultural education in Indonesia has become an essential need amidst the diversity of ethnicity, culture, and religion. Madrasahs, as Islamic educational institutions, play a strategic role in integrating multicultural values to shape students' moderate attitudes. This study aims to explore the implementation of multicultural education values at Madrasah Imbos in Pringsewu and identify its impact on developing students' moderate attitudes. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was collected through observation, in-depth interviews, and documentation to gain comprehensive insights into the educational process. The results of the study show that the integration of multicultural values into the curriculum, dialogue-based teaching methods, and student participation in extracurricular activities focused on diversity have successfully enhanced students' understanding of cultural differences. Approximately 80% of students demonstrated an improved moderate attitude after participating in the multicultural program, indicating the program's effectiveness. However, challenges in implementation include resistance from some students who struggle to accept these values and limited teaching resources that may hinder the program's sustainability. This study highlights the importance of continuous teacher training and competency development to address these challenges and ensure the successful implementation of multicultural education. By illustrating effective strategies in fostering moderate attitudes through multicultural practices, this research makes a significant contribution and can serve as a reference for other madrasahs in developing inclusive education policies. The findings are expected to strengthen educational efforts in nurturing harmony, understanding, and tolerance within a diverse society, thus promoting peaceful coexistence and mutual respect.
Inovasi Playbook dalam Peningkatan Pengetahuan mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa SDN Sumbersih 01 Kabupaten Blitar Paramita, Farah; Rachmawati, Windi Chusniah; Rahmawati, Indana Tri; Katmawanti, Septa; Samah, Dea Aflah; Wahyuni, Oktavia Sri; Kriscahyanti, Sila; Fitriani, Amelia Salsabila; Pahlevi, Reza
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i4.2227

Abstract

Derajat kesehatan masyarakat merupakan aspek penting dalam mencapai tujuan pembangunan nasional dalam bidang kesehatan. Salah satu upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam membangun derajat kesehatan masyarakat ialah melalui program PHBS. Data Riset Kesehatan Dasar menunjukkan bahwa proporsi rumah tangga yang menerapkan PHBS di Indonesia mengalami peningkatan dalam selama sepuluh tahun terakhir. Meski terjadi peningkatan, angka tersebut berselisih cukup jauh dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan yaitu 71%. Dari 22 kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar, Kecamatan Panggungrejo memperoleh persentase akses sanitasi layak yang terendah yaitu 56,49% kepala keluarga yang memiliki akses fasilitas sanitasi yang layak. Selain itu, dari 18.997 keluarga di Kecamatan Panggungrejo, sebanyak 7.624 keluarga belum menerapkan CTPS. Rendahnya penerapan PHBS di Kecamatan Panggungrejo juga mencakup sekolah-sekolah di dalamnya. Hingga saat ini, pendidikan kesehatan belum secara masif diberikan dan ketersediaan fasilitas sanitasi belum memadai dari segi jumlah seperti yang dialami oleh SDN Sumbersih 01. Oleh karena itu, perlu adanya edukasi terkait PHBS di sekolah melalui kegiatan edukasi PHBS pada siswa dengan menggunakan media interaktif playbook PHBS. Kegiatan dilakukan dengan tahapan perencanaan, persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon dari data pretest dan posttest diperoleh nilai signifikansi sejumlah 0,03 dengan nilai positive ranks sejumlah 17 dari 31 data dan nilai negative ranks sejumlah 9 dari 31 dar. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut < 0,05 dimana menunjukkan adanya perbedaan antar variabel, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media playbook PHBS terhadap peningkatan pengetahuan siswa di SDN Sumbersih 01. Innovation Playbook in Enhancing Knowledge of Clean and Healthy Living Behavior among Students at SDN Sumbersih 01, Blitar Regency  Abstract The level of public health is a crucial aspect in achieving national development goals in the health sector. One of the efforts made by the government to improve public health is through the PHBS program (Kurnianingsih et al., 2023). Basic Health Research data shows that the proportion of households implementing PHBS in Indonesia has increased over the past ten years. Despite this increase, the figure is still significantly below the target set by the Ministry of Health, which is 71% (Ministry of Health RI, 2021). Among the 22 sub-districts in Blitar Regency, Panggungrejo Sub-district has the lowest percentage of households with access to adequate sanitation, with only 56.49% of households having access to proper sanitation facilities. Furthermore, out of 18,997 families in Panggungrejo Sub-district, 7,624 families have not yet practiced proper handwashing with soap (CTPS). The low implementation of PHBS in Panggungrejo Sub-district also extends to the schools within the area. To date, health education has not been widely provided, and the availability of sanitation facilities is still inadequate in terms of quantity, as experienced by SDN Sumbersih 01. Therefore, it is necessary to provide PHBS education in schools through PHBS education activities for students using an interactive PHBS playbook. The activities were carried out through planning, preparation, implementation, and evaluation stages. Based on the Wilcoxon test results from pretest and posttest data, a significance value of 0.03 was obtained, with 17 positive ranks out of 31 data points and 9 negative ranks out of 31 data points. The obtained significance value of <0.05 indicates a difference between the variables, leading to the conclusion that the use of the PHBS playbook has a significant impact on increasing students' knowledge at SDN Sumbersih 01.
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMAN 5 CIMAHI Kustiana, Refina Latifah Juni; Rohaeti, Euis Eti; Pahlevi, Reza
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Vol 7, No 6 November 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v7i6.16163

Abstract

Emotional intelligence is an individual's ability to manage emotional problems with the intelligence they have and can maintain the expression of their emotions well. Individuals who are emotionally intelligent can be seen from how these individuals understand their emotions, are able to manage their emotions well, are able to motivate themselves, are sensitive to others and can build good relationships with others. The purpose of this study was to test the effectiveness of group counseling services using role playing techniques in increasing the emotional intelligence of class XI students at SMAN 5 Cimahi. This study uses a quantitative approach. The research method used was a quasi-experimental non-equivalent control group design in the experimental group and the control group. Data was collected using an emotional intelligence questionnaire referring to Goleman's theory. The sample for this research was students of class XI at SMAN 5 Cimahi who were selected through a random sampling technique. The data was then analyzed using the N-gain score and obtained an average score of 71.3% in the experimental group which was in the "Quite Effective" category and in the control group obtained an average value of 1.4% and was in the "Not Effective" category. Effective". This study concluded that group guidance using role playing techniques had a positive and quite effective effect on increasing emotional intelligence in class XI students at SMAN 5 Cimahi.
GAMBARAN SELF-ESTEEM PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMPN 5 CIMAHI Anisa Oktavia; Sobari, Teti; Pahlevi, Reza
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Vol 7, No 6 November 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem that often occurs in students is that they are unable to understand the extent to which they consider themselves worthy, valuable and believe in their abilities or competencies that lead to self-esteem. This study aims to represent the profile of the level of self-esteem in class VIII students at SMPN 5 Cimahi. This study used a descriptive quantitative approach. The sample used was 135 class VIII, sampling using simple random sampling. The data collection method uses a self-esteem questionnaire that refers to the theory of Christopher J. Mruk. Data were analyzed based on overall profile, self-esteem aspects, and gender. The results showed that the self-esteem profile of VIII grade students at SMPN 5 Cimahi was in the moderate category with a total of 89 students, in the high category of 21 students, and in the low category of 25 students. The conclusion of the study found that the competence aspect of students in the high category is more than the worthiness aspect. Meanwhile, based on gender, it shows that low self-esteem is experienced more by female students.
The Effect Of Circuit Training On Cardiovascular Endurance In The Rasoex Cikarang Basketball Team Pahlevi, Reza; Setiawan, Muhammad Arief; Dewi, R. Retna Kinanti; Wijaya, Habibi Hadi; Aulia, Dany
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 16, No 3 (2024): October
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v16i3.67807

Abstract

Basketball is a sport that relies on individual skills and teamwork in attack and defence. One important component in the success of a basketball game is physical condition, especially cardiovascular endurance. Good cardiovascular endurance allows an athlete to maintain optimal physical performance in high-intensity matches. This study aims to examine the effect of Circuit Training on increasing cardiovascular endurance in the Rasoex Cikarang basketball team. The research method used is a quantitative approach with a Purposive Sampling technique involving 13 participants. The training program was carried out for 4 weeks with 16 training meetings carried out routinely. Before and after the training program, cardiovascular endurance was measured to determine the effect of training on its improvement. The data obtained were analyzed using SPSS 24 with the Paired T-Test to see the difference in cardiovascular endurance scores before and after training. The results showed that there was a significant increase in the cardiovascular endurance of participants, with an average increase of 7.43% after participating in Circuit Training. These findings indicate that Circuit Training can increase cardiovascular endurance capacity, which has a positive effect on the performance of basketball athletes, especially in facing high intensity during matches. Thus, Circuit Training can be an effective training method for improving the physical endurance of basketball athletes
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adisa, Meyralda Dara Aditama, Yogi Agung Kurniawan al- Gozi, Ahmed Ali Noer Zaman Amanda, Putri Andika Setiawan, Andika Anisa Oktavia antika sari, sindy Arief Syaichu Rohman, Arief Syaichu Arum, Lenia Nawang Aulia, Dany Ayu Nabila, Rina Azrilia, Siti Baruna, Arys Hasta Berliana, Farida Bustomi, Yazid Cecep Effendi Dea Aflah Samah Dedi Junaedi, Dedi Dekasari, Yessy Dekasari Dewi Kurniawati Dewi, R. Retna Kinanti Dwi Yuwono Puji Sugiharto, Dwi Yuwono Puji Edi Surya Negara Elysia, Jennie Fredella Euis Eti Rohaeti Faisal, Daffa Fathullah, Dzulham Fauzianty Putri Salvatianty Febrian, Revi Fitri Annisa, Dona Fitriani, Amelia Salsabila Ghaisani, Annisa Gunawan, Tedi Gupron, Mochamad Alfin Hafizhah, Nabila Alifatus Hartanti, Sri Hartono Hartono Hasibuan, Anni Aisyah Herdiwijaya, Dhani Herdiwijaya, Dhani Hikmawati, Dinda Indana Tri Rahmawati izky, Alfaroel Khaerani, Izzah Faizah Siti Rusydati Khaerani, Izzah Faizah Siti Rusydati Kriscahyanti, Sila Kustiana, Refina Latifah Juni Kusuma Hati, Kusuma Leby, Arrasyifah Linna Oktaviana Sari Madihah Syahnevi, Salwa Manuardi, Ardian Renata Masyita Suherman , Maya Maya Masyita Suherman Movi Riana Rahmawanti Muhammad Ilham Muhammad Izman Herdiansyah Muhammad Jafar, Muhammad Nahry Nahry Nasution, Andra Nurfauziah, Ula Nurul Fauzia, Azni Okta Sari, Resti Oktavia, Anisa Paramita, Farah Putra, Candra Galang Gemilang Rachmawati, Windi Chusniah Rahayu, Nurhadianty Rahman Indra Kesuma Ramadhani Muliaqalbi, Putri Ramadhani, Susan Ridwan, Wachid Rima Irmayanti, Rima Risani, Annisa Riyadhul Fajri Riyuzen Praja Tuala Rusmin, Pranoto Hidaya Rusmin, Pranoto Hidaya Saeful Mujab Salsabila, Aprilianti Samsudin, Asep Septa Katmawanti, Septa Setiawan, Muhammad Arief Siddik, Riesa Siddik, Riesa Rismawati Siti Fatimah Sri Hastuti Sri Mulyati Syafitri, Dhiya Syarifuddin Syukur, Syarifuddin Tata Sutabri Teti Sobari, Teti Ulfa M. , Mahdalena Ummu Salma Al Azizah Vianaza, Vianaza Wahyuni, Oktavia Sri Wijaya, Habibi Hadi Williya Novianti Zahro, Nimas Dewi Aninatus Zulkifli Zulkifli Zulpahmi, Zulpahmi ‎, Suyitno