Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SERTA KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMA PADA MATERI HUKUM NEWTON Sulviana, Sulviana; Pasaribu, Marungkil
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 1 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i1.791

Abstract

This study aims to identify the level of critical thinking skills of high school students in Newton's Law material. To determine the level of learning independence of high school students. To determine the relationship between student learning independence and critical thinking skills of class XI high school students on Newton's Law material. The subjects of this study consisted of 20 high school students of class XI. The data collection research instruments used were critical thinking essay tests, independent learning questionnaires and interviews. The essay test is a question of describing critical thinking skills in Newton's law material. The essay test consists of 5 items given to the research subject. Then, interviews were conducted with 6 respondents who were randomly selected. Based on the results of research and data analysis, it shows that the students 'critical thinking skills are in the sufficient category with an average presentation of 59%, while the students' learning independence is in the good category. Then based on the results of the analysis of the two variables using the Spearman rank test using SPSS, it was found that the two variables did not have a significant relationship. This is indicated by the r count value of 0.256 then compared with the r table value of 0.450. The correlation value is in the weak category.
IDENTIFIKASI KONSISTENSI ILMIAH SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH TUMBUKAN DENGAN MENGGUNAKAN TES MULTIREPRESENTASI Wijana, Made; Pasaribu, Marungkil; Darmadi, I Wayan
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 2 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i2.1206

Abstract

Students' consistency can increase when they gain more experience in learning physics. Multi-representation is a representation of a concept that is done using many ways. Giving multi-representation tests to students can be used to determine the level of consistency of students to a concept in different contexts. This study was a qualitative descriptive study aimed to identifying the level of scientific consistency of students in solving collision problems using multirepresentation tests. The research subjects were students of SMA Negeri 3 Palu, garde 11th MIA 7 for the 2018/2019 academic year which consisted of 27 students who took part in the consistency test and 3 students were selected in the interview activities according to the respondent's category. The research instrument consisted of 21 multiple choice questions with different forms of representation which were divided into 4 themes. The results showed that the level of scientific consistency of students in solving collision problems was generally at level 3 or inconsistent which indicated that students' understanding of concepts in collision material was still low.
ANALISIS DIMENSI PROSES KOGNITIF KATEGORI (C4) SISWA SMP KELAS IX TENTANG MATERI LISTRIK Rahmawati; Darsikin; Pasaribu, Marungkil
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 3 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i3.1510

Abstract

This study aims to describe the dimensions of the cognitive process category (C4) about the Electrical material in students. This research is a descriptive-qualitative type of research. The research subjects amounted to 31 students who were then given a test in the form of an essay to determine the respondents as many as 6 people. The data was obtained from the cognitive process dimension test category (C4) about electrical material with thinking-aloud settings. From the results of the research conducted, the results show that the achievement of the cognitive process dimension analysis of students at the level (C4) can be classified as low category, namely 51.09%. Overall, the percentage of the results of the analysis of the dimensions of cognitive processes in the C4 category in class IX students, namely the combined descriptor obtained a value of 66.67%, the descriptor combined coherence of 55%, the descriptor made an outline of 55%, the descriptor chose 50.83%, and deconstructing descriptor is 79.16%.
PEMAHAMAN MAHASISWA CALON GURU FISIKA DALAM MENGINTERPRETASIKAN GRAFIK PADA KONSEP TERMODINAMIKA Farhana, Widad; Pasaribu, Marungkil; Syamsu
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 9 No. 3 (2021): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v9i3.1651

Abstract

This study aims to determine the understanding of prospective physics teacher students in interpreting graphs on the concept of thermodynamics. Respondents in this study consisted of 18 students of third-semester physics teacher candidates, Physics Education Study Program, Department of Mathematics and Natural Sciences, Faculty of Teacher Training and Education, Tadulako University. The instrument used is an essay test that consists of 6 questions. The data obtained were analyzed through a descriptive-qualitative approach by referring to the results of the answers using the Thinking-aloud method and student interviews with questions in interpreting graphs on the concept of thermodynamics. The results showed that the understanding of prospective physics teacher students was still relatively low with an average percentage of 24.53%. Student understanding is measured by 3 descriptors, the ability to translate descriptors is in a low category, namely 42.36%, the ability to interpret descriptors is in the very low category of 27.77% while the predictor ability descriptors are also very low at 3.47%. In general, prospective physics teacher students are still lacking in understanding graphs on thermodynamic concepts.
HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA PADA MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE Maryam, Maryam; Pasaribu, Marungkil
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 11 No. 2 (2023): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v11i2.2380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika pada materi elastisitas dan hukum hooke. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel dalam peneltian ini adalah siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 9 Palu yang dipilih berdasarkan pertimbangan tertentu yang sesuai dengan kebetuhan penelitian. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes kemampuan berpikir kritis dan tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil analisis hubungan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah menunjukan bahwa nilai korelasi yang diperoleh sebesar r = 0,532 berada pada kategori sedang dengan kontribusi kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 36,8%. Hubungan antara indikator kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah pada indikator ke-1 diperoleh korelasi sebesar 0,496 dengan koefisien determinasi sebesar 24,63%, indikator ke-2 diperoleh korelasi sebesar 0,622 dengan koefisien determinasi sebesar 38,66%, indikator ke-3 diperoleh korelasi sebesar 0,397 dengan koefisien determinasi sebesar 15,76% dan indikator ke-4 diperoleh korelasi sebesar 0,139 dengan koefisien determinasi sebesar 1,94%.Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan positif antara kemampun berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS CASE METHOD PADA MATA KULIAH DASAR – DASAR FISIKA LANJUT UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINGKING SKILL (HOTS) MAHASISWA Pasaribu, Marungkil; Paramita, Ielda; Fihrin, Fihrin
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 10 No. 3 (2022): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (a) menghasilkan perangkat pembelajaran Dasar – dasar fisika Lanjut berbasis case method yang valid dan efektif digunakan guna meningkatkan kemampuan Higher Order Thingking Skills (HOTS) Mahasiswa; dan (b) untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kemampuan HOTS mahasiswa melalui penggunaan perangkat pembelajaran dasar-dasar Fisika lanjut berbasis case method. Pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada pengembangan model Addie. Untuk mengetahui kelayakan Perangkat yang dikembangkan maka dilakukan uji kelayakan materi, uji kelayakan media, dan uji coba terbatas pada subjek penelitian untuk mengetahui peningkatan kemampuan HOTS mahasiswa dari penggunaan perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan. Uji coba terbatas tersebut dilakukan dengan menggunakan desain penelitian yaitu kelompok tunggal one group pretest-posttest design. Berdasarkan hasil validasi aspek media menunjukkan bahwa nilai rerata aspek media dari modul yang dikembangkan adalah 3,67 pada kategori sangat valid, dengan koefisien reabilitas 100% atau 1,0. Sedangkan hasil validasi aspek materi menunjukkan bahwa nilai rerata aspek materi dari modul yang dikembangkan adalah 3,70 pada kategori sangat valid, dengan koefisien reabilitas 100% atau 1,0. Hasil uji coba terbatas pada subjek penelitian diperoleh data bahwa terdapat peningkatan kemampuan HOTS mahasiswa sebelum (pre-test) dan sesudah (posttest) penerapan perangkat pembelajaran Dasar – dasar Fisika Lanjut berbasis case method. Peningkatan tersebut sebesar 0,42 atau 60,2% berada pada kategori sedang. Serta persentase rerata respon mahasiswa terhadap penggunaan perangkat pembelajaran dasar - dasar Fisika Lanjut berbasis case method untuk meningkatkan kemampuan HOTS Mahasiswa adalah 84,76% dengan interpretasi sangat baik.
Identifikasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four Tier Diagnostic Test Pada Materi Gelombang Bunyi Untuk SMP Kelas VIII Kabupaten Tolitoli Azahra, Hafidza; Pasaribu, Marungkil; Haeruddin, Haeruddin; Zaky , Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 11 No. 3 (2023): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v11i3.3745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan miskonsepsi yang terjadi pada materi gelombang bunyi pada siswa di SMP Kelas VIII Kabupaten Tolitoli dengan menggunakan four-tier diagnostic test. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 60 orang siswa dari kelas VIII SMP Negeri 2 Tolitoli, SMP Negeri 5 Tolitoli, dan SMP Negeri 8 Tolitoli. Penentuan responden menggunakan Teknik purposive sampling yaitu dengan mengambil responden yang mengalami miskonsepsi tertinggi sebanyak 10 orang siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata persentase siswa paham konsep (SC) sebesar 29% yang termasuk dalam kriteria rendah, rata-rata persentase siswa yang kurang pengetahuan (LK) sebesar 33% yang termasuk dalam kriteria sedang, rata-rata persentase siswa yang mengalami miskonsepsi (MSC) sebesar 27% yang termasuk kriteria rendah, rata-rata persentase siswa yang mengalami false positive (FP) sebesar 6% yang termasuk kriteria rendah, rata-rata siswa yang mengalami false negative (FN) sebesar 3% yang termasuk dalam kategori rendah. Adapun hasil identifikasi menunjukan bahwa siswa SMP Negeri di Tolitoli telah memahami dengan baik konsep gelombang dan bunyi sehingga hasil yang dicapai yaitu pada kriteria miskonsepsi yaitu rendah.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Etnosains Kaili Pada Materi Getaran Dan Gelombang Lisdawati, Lisdawati; Syamsuriwal, Syamsuriwal; Pasaribu, Marungkil; Sani, Nurul Kami
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 2 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i2.4702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis etnosains Kaili yang layak dan efektif pada materi getaran dan gelombang. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau R&D (Research and Development), dengan desain penelitian menggunakan model ADDIE yang dibagi menjadi lima tahapan, yakni tahap analisis (Analysis), tahap perancangan (Design), tahap pengembangan (Development), tahap implementasi (Implementation), dan tahap evaluasi (Evaluation). Subjek penelitian ini adalah guru IPA dan peserta didik kelas VIII SMP Negeri 4 Palu. Penelitian ini menggunakan angket sebagai instrumen pengumpulan data. Kualitas atau kelayakan e-modul yang dikembangkan berdasarkan validasi ahli materi menunjukkan skor rata-rata 3,72 dengan kategori sangat baik, validasi ahli media menunjukkan skor rata-rata 3,48 dengan kategori sangat baik, hasil penilaian guru menunjukkan skor rata-rata 4,0 dengan kategori sangat setuju, dan hasil angket respon peserta didik menunjukkan skor rata-rata 3,35 dengan kategori sangat setuju. Produk yang dihasilkan berupa e-modul interaktif yang mengintegrasikan konsep getaran dan gelombang dengan alat musik tradisional Kaili yaitu Kakula dan Gimba. Hasil menunjukkan bahwa e-modul berbasis etnosains Kaili pada materi getaran dan gelombang yang telah dikembangkan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar alternatif yang kontekstual dan bermakna dalam pembelajaran fisika.
Pengembangan E-Modul Ajar Fisika Bermuatan CHATGPT Pada Materi Gerak Lurus Fajrin, Moh; Pasaribu, Marungkil; Paramita, Ielda; Santoso, Rudi
Al-Khazini Vol 5 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-khazini.v5i2.60163

Abstract

This study aims to determine the process of developing a teaching e-module, its feasibility, and student responses to the use of a teaching e-module containing ChatGPT as a teaching material. The type of research used is Research and Development (R&D) with the ADDIE model, which includes five stages: (1) analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. This study used a questionnaire as the research instrument. The resulting product is an interactive teaching e-module that integrates ChatGPT in learning on straight-lead motion. Validation results by material experts showed an average score of 3.85 (categorized as "very good"), validation by media experts showed an average score of 3.50 (categorized as "very good"), and validation by practitioners (teachers) showed an average score of 3.29 (categorized as "very good"). Limited implementation was conducted with 29 students of grade XI MIPA with an average score of 3.31 (categorized as "strongly agree"). This study concluded that the ChatGPT-based e-learning module is suitable for use as a contextual, effective, and interactive alternative learning material in connecting physics concepts to everyday life, thereby creating more meaningful learning for students.
Pengaruh Media berbasis Game Kahoot Terhadap Hasil Belajar IPA Peserta Didik Dulahi, Nofa; Abd. Syukur, Muh. Syarif. S; Pasaribu, Marungkil; N. Laratu, Wahyuni
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 13 No. 3 (2025): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpft.v13i3.5070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran berbasis game Kahoot terhadap hasil belajar IPA peserta didik di SMPN 8 Palu. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini ditentukan menggunakan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII A dan VIII B SMPN 8 Palu yang masing-masing 20 peserta didik per kelasnya. Instrumen yang digunakan merupakan instrument evaluasi media Kahoot melalui pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelis tian mengenai pengaruh media pembelajaran berbasis game Kahoot dan pembelajaran berbasis konvesional terhadap hasil belajar IPA peserta didik, peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar dengan bantuan media evaluasi Kahoot. Hal ini ditunjukkan oleh perhitungan menggunkan SPSS 25 for Windows. Nilai Sig (2-Tailed) yaitu 0.006 < 0,05. dinyatakan H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada pengaruh media evaluasi Kahoot pada pembelajaran IPA untuk mengukur hasil belajar IPA peserta didik. Perbedaan kedua kelas dalam pada pengaruh media pembelajaran hanya terdapat pada nilai mean. Nilai mean hasil belajar kelas yang menggunakan media pembelajaran berbasis game Kahoot sebesar 75,65 sedangkan mean hasil belajar pembelajaran berbasis konvesional 63,40. Selisih rata-rata 12,25 poin menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.
Co-Authors Abd. Rasyid Abd. Syukur, Muh. Syarif. S Abdullah, Rudi Alam Anshary Amiruddin Hatibe Amiruddin Hatibe Amiruddin Kade Amram Rede Amram Rede, Amram Amran Rede Amran Rede Amran Rede Amuntu, Santje Andriani Andriani Aniar, Aniar Ardiana, I Gusti Putu Artini Artini Atrin Maariwuth Aurelly Savitry Azahra, Hafidza Az’zahra, N. F. Azizah S. Pairunan Baehaqi Basonggo, Hikmah Bonitalia Budy Wiryawan Danu Jadmiko Darsikin Darsikin Darsikin Daud Karel Walanda Dita Puspitasari Dulahi, Nofa Eka Dewi Endang Ratna Sari Fadli, Moh. Fajrian Fajrian Farhana, Widad Febri Riansah Fihrin Fihrin Finta Amalinda Fitrah Nur Syafitri Fitrah Nur Syafitri H. Kamaluddin Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hendrik Arung Lamba I Komang Werdhiana I Wayan Darmadi I Wayan Gede Sutirta Ielda Paramita Jumarni Jumarni Kadir, Nurhaisah Kamaluddin Kamaluddin Ketut Alit Adi Untara Khair, Fathul Kurniawan, Moh Kusnaeni Kusnaeni Lisdawati Lisdawati Made Wijana Made Wijana, Made Madina, Siti Maguna, Amrullah Mangendre, Fazri Margaretha Dhera Marissa Faradilla Maryam Maryam Mery Napitupulu Mikran Mikran Moh Fajrin, Moh Moh Syarif Moh. Risqa Mohammad Jamhari MUHAMMAD ALI Muhammad Jarnawi Muhammad Zaky Muhsina Muhsina Murdiyah, Murdiyah Muslim, Airul Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin Muslimin N. Laratu, Wahyuni Ni Wayan Yudani, Ni Wayan Noviyanti, Dwi NUR ALMI Nurasyah Dewi Napitupulu Nurjannah Nurjannah Nurjannah Nurlia, Siti Nursefriani Nursefriani, Nursefriani Nurul Fitriana Poba, Detris Putri, Sry Dewi Rafika Rafika Rahmat, Sayid Ali Rahmawati Rahmawati Ratna Arifin Djana Ratnaningtyas, Delthawati Isti Ratniati, Ratniati Reny, Reny Risa Umami Risa Umami Riska Riska Risky Eka Saputra Risky Mbayowo Risma Ganda Hutabarat Risma Rawanti Risnawati Risnawati Rudi Santoso, Rudi Ruslan H. Bindiab S., M. Ashad Sahrul Saehana Saini, Siti Magfirah Salfina Salfina Salsabila, Unik Hanifah Sani, Nurul Kami Santje Amuntu Sarina Sarina Sarjan M. Husain Selly Safitri Selvianur, Selvianur Siarni Siarni Siarni Siarni Silva Agustina, Silva Sisriawan Lapasere Siti Nuryanti Srifujiyati, Srifujiyati Sry Ariyanti A. Muthalib Suhardi Suhardi Sulviana Sulviana Sulviana, Sulviana Sulviani, Ovel Sunartih Sunartih Supriyadi, Supriyadi Supriyatman, Supriyatman Sutirta, I Wayan Gede Suwaningsih, Niluh Syamsu Syamsu Syamsu Syamsu Syamsu Syamsu Syamsu Syamsu Syamsuriwal, Syamsuriwal Syuhudi, Moh. Astiar Taufik Kurahman, Taufik Trisno Trisno Uki, Riyan Setiawan Unggul Wahyono Wancenowati, Wancenowati Wibowo, Sugeng Widad Farhana Worku, Hassen Yusuf Kendek Yuwarti, Yuwarti Zaidah Zaidah