Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk kesalahan berbahasa pada penulisan makalah mahasiswa program studi pendidikan bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Bone. Data yang terkumpul berjumlah lima makalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi makalah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan afiksasi merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, yaitu sebesar 35% dari total kesalahan yang ditemukan. Kesalahan ini meliputi penggunaan prefiks, sufiks, dan konfiks yang tidak sesuai dengan kaidah baku, seperti penulisan awalan ke-, me-, dan di- yang seharusnya dipisah, penggunaan sufiks -an dan -nya yang berlebihan, serta kesalahan konfiks di-kan dan me-. Selanjutnya, kesalahan penulisan kata ulang (reduplikasi) mencapai 15%, dengan kesalahan umum berupa penulisan tanda hubung yang tidak sesuai dan penggunaan reduplikasi yang tidak tepat. Kesalahan kata majemuk (komposisi) sebesar 10%, ditemukan pada penulisan kata majemuk yang seharusnya dipisah, seperti terima kasih dan mata kuliah. Kesalahan penulisan kata mencapai 20%, berupa kesalahan ejaan, huruf tertukar, dan penghilangan huruf yang menunjukkan kurangnya ketelitian dalam penulisan. Kesalahan penggunaan kata baku sebesar 12%, ditemukan pada penggunaan kata tidak baku seperti jaman, nggak, dan bamboo yang seharusnya diganti dengan bentuk baku. Terakhir, kesalahan penggunaan kata dan kalimat tidak lengkap masing-masing sebesar 6% dan 2%, yang mempengaruhi kejelasan makna dan kesesuaian konteks kalimat. .