Claim Missing Document
Check
Articles

The Role of Indonesian Language Education in Facing the Society 5.0 Era: Curriculum Readiness to Face Technology and Innovation Muh. Safar; Grace Citra Dewi; Loso Judijanto; Khalid Rahman
Journal of Pedagogi Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Pedagogi - February
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/d2rmzk13

Abstract

The Society 5.0 era requires education to adapt to technological developments in order to improve the quality of learning, including in Indonesian language education. Digital literacy is a crucial aspect in the curriculum so that students are able to think critically, filter information, and communicate effectively in the digital space. This study aims to analyze the readiness of the Indonesian language education curriculum in facing the challenges of Society 5.0 through a literature review study. Data sources were obtained from scientific journals, books, and education policy reports in the period 2014–2024. The results of the analysis show that the integration of technology in language learning has great potential in increasing student engagement and learning effectiveness through e-learning, artificial intelligence (AI), and interactive digital media. However, its implementation still faces challenges in the form of digital infrastructure gaps, lack of readiness of educators, and a curriculum that is not fully adaptive to technological developments. Therefore, a comprehensive strategy is needed, including improving digital infrastructure, training for educators, and collaboration between the government, educational institutions, and the technology industry sector. With these steps, Indonesian language education can become a main pillar in building a literate, critical, and innovative generation in the Society 5.0 era.
Effectiveness of STEM Based Differentiated Learning on Students Critical Thinking Skills In Higherd Education Loso Judijanto; Yohanis Hukubun; Muh Safar; Fryan Sopacua; Yosep Heristyo Endro Baruno; R Nurhayati; Tomi Apra Santosa; Baktiar Nasution; Via Yustitia; Sukini Sukini; ilwandri ilwandri
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 1 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i2.8333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran differensiasi berbasis STEM untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada perguruan tinggi. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan meta-analysis. Sampel penelitian berasal dari 12 jurnal nasional dan internasional terbitan 2022-2024 terindeks SINTA, Web of Science dan Scopus. Kriteria inklusi adalah penelitian harus relevan; penelitian diperoleh dari database Mendeley, ScienceDirect, Google Scholar dan ERIC, Penelitian harus metode eksperimen; penelitian memiliki data yang lengkap untuk menghitung nilai effect size serta ukuran sampel > 25 mahasiswa. Analisis data adalah analisis statistik kuantitatif dengan bantuan sofware JSAP. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembelajaran differensiasi berbasis STEM memnerikan dampak positif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada perguruan tinggi dengan nilai Hedge’s (d)= 1.07dengan kategori effect size tinggi. Temuan menunjukan bahwa pembelajaran differensiasi efektif untuk diterap pada mahasiswa diperguruan untuk mendorong kemampuan berpikir kritisnya dalam proses pembelajaran.
Analisis Kesalahan Berbahasa Pada Penulisan Makalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Bone Nurwakia Nurwakia; Muh. Safar; Andi srimularahmah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2235

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk kesalahan berbahasa pada penulisan makalah mahasiswa program studi pendidikan bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Bone. Data yang terkumpul berjumlah lima makalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi makalah mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan afiksasi merupakan jenis kesalahan yang paling dominan, yaitu sebesar 35% dari total kesalahan yang ditemukan. Kesalahan ini meliputi penggunaan prefiks, sufiks, dan konfiks yang tidak sesuai dengan kaidah baku, seperti penulisan awalan ke-, me-, dan di- yang seharusnya dipisah, penggunaan sufiks -an dan -nya yang berlebihan, serta kesalahan konfiks di-kan dan me-. Selanjutnya, kesalahan penulisan kata ulang (reduplikasi) mencapai 15%, dengan kesalahan umum berupa penulisan tanda hubung yang tidak sesuai dan penggunaan reduplikasi yang tidak tepat. Kesalahan kata majemuk (komposisi) sebesar 10%, ditemukan pada penulisan kata majemuk yang seharusnya dipisah, seperti terima kasih dan mata kuliah. Kesalahan penulisan kata mencapai 20%, berupa kesalahan ejaan, huruf tertukar, dan penghilangan huruf yang menunjukkan kurangnya ketelitian dalam penulisan. Kesalahan penggunaan kata baku sebesar 12%, ditemukan pada penggunaan kata tidak baku seperti jaman, nggak, dan bamboo yang seharusnya diganti dengan bentuk baku. Terakhir, kesalahan penggunaan kata dan kalimat tidak lengkap masing-masing sebesar 6% dan 2%, yang mempengaruhi kejelasan makna dan kesesuaian konteks kalimat. .
Efektivitas Penggunaan Media Aplikasi Tiktok Terhadap Kemampuan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas XI SMAN 18 Bone Suarnita Suarnita; Muh. Safar; Muhammad Asdar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media aplikasi TikTok terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas XI di SMAN 18 Bone. Latar belakang dari penelitian ini adalah munculnya kebutuhan akan inovasi media pembelajaran yang mampu menarik minat dan meningkatkan motivasi siswa dalam belajar, terutama dalam keterampilan menulis yang selama ini dianggap sebagai aktivitas yang membosankan dan sulit. TikTok sebagai salah satu platform media sosial populer berbasis video pendek dinilai memiliki potensi sebagai sarana edukatif yang efektif, karena mampu menyajikan informasi secara visual, kreatif, dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen posttest-only control group, yang melibatkan dua kelas sebagai sampel: satu kelas eksperimen yang menggunakan TikTok sebagai media pembelajaran, dan satu kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes menulis teks prosedur untuk mengukur kemampuan siswa sebelum dan sesudah perlakuan, serta lembar observasi dan pedoman wawancara untuk mendukung data kualitatif. Penilaian difokuskan pada aspek struktur teks, kaidah kebahasaan, kejelasan langkah, dan kreativitas. Hasil dari penelitian ini diharapkan menunjukkan bahwa penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur secara signifikan dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan aplikasi TikTok dalam proses pembelajaran. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan karakteristik generasi digital saat ini, serta menjadi referensi bagi pendidik dan peneliti lain dalam pemanfaatan media sosial sebagai sarana pendidikan yang efektif.
Pengaruh Model Pembelajaran Listening Teams Terhadap Keterampilan Menyimak Berita Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani Nur Lilis; Muh. Safar; Andi Srimularahmah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Listening Teams terhadap keterampilan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani. Latar belakang dari penelitian ini yaitu proses pembelajaran yang memfokuskan pada keterampilan menyimak berita memerlukan pendekatan yang tepat, yang tidak hanya mengandalkan teknik mendengarkan secara pasif, tetapi juga menstimulasi siswa untuk aktif dalam memahami dan mendiskusikan berita yang mereka dengar. Jenis penelitian ini adalah Pre-Eksperimental dengan menggunakan desain one group Pretest-Posttest design. Instrumen dalam penelitian ini yaitu tes dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani yang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ialah sampel total. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes plihan ganda yang berjumlah 20 butir soal. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keterampilan menyimak teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani sebelum penggunaan model pembelajaran Listening Teams berada pada kategori cukup terampil dengan nilai rata-rata 65.75. 2) Keterampilan menyimak teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani setelah penggunaan model pembelajaran Listening Teams berada pada kategori terampil dengan nilai rata-rata 84.5. 3) Terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Listening Teams terhadap keterampilan menyimak berita siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Bontocani dengan nilai tthitung 9.971 > nilai ttabel 1.72913 yang menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak.
Fostering Empathy and Innovation: Implementing Arts-Based Methods (ABMs) within Student-Centered Learning Frameworks in Higher Education Eneng Martini; Didi Sudrajat; A. Fitriani; Armita Permatasari; Muh. Safar
International Journal of Educational Research Excellence Vol. 5 No. 2 (2026): July-December
Publisher : PT Inovasi Pratama Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55299/ijere.v5i2.1851

Abstract

Empathy and innovation are increasingly recognized as core graduate attributes in higher education, yet conventional lecture-centered pedagogies often struggle to cultivate these complex capacities. This quantitative study investigates the effectiveness of integrating Arts-Based Methods (ABMs) within a student-centered learning framework to foster empathy and innovation among undergraduate students in a social sciences program. Drawing on prior research that demonstrates the potential of arts and humanities education to enhance empathic skills and perspective taking, the study employs a quasi-experimental pretest–posttest control group design in a compulsory semester-long course. A total of 182 students were assigned to either an ABM-integrated, student-centered condition or a conventional student-centered condition without arts integration. Standardized instruments were used to measure multidimensional empathy and self-reported innovative behavior. Descriptive statistics, independent samples t-tests, and multiple regression analyses were conducted. Results indicate that students in the ABM condition showed significantly greater gains in perspective taking, empathic concern, and self-reported innovation than peers in the comparison group, even after controlling for gender, prior artistic engagement, and baseline scores. Findings suggest that ABMs, when systematically embedded within student-centered learning, can create participatory, reflective, and emotionally rich learning environments that support the development of empathic and innovative dispositions in higher education
INTEGRATION OF SOCIO-CULTURAL EDUCATION VALUES IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Muh. Safar
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 2 (2024): International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL)
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One way used to introduce local cultural values to the younger generation is through learning at school. Learning in schools needs to take a role that can optimize the inheritance of cultural values to the young generation of Indonesia, so that the young generation knows and has a sense of belonging to their national culture and integrates it in their lives to form their unique identity as a dignified Indonesian nation. The shift in language culture which is increasingly decreasing in society is a serious problem that must be addressed. This shift is the widespread use of harsh language in community interaction activities. What is even more worrying is that people consider it a normal and normal thing to use. This is the basis for integrating various educational values in PBI learning to create an academic society that is polite and intelligent in language. Examples in the language sub-discussion relate to society and culture. The discussion can be directed to PSB values in the form of social and cultural values, meaning that the language process is part of the culture of a community. It is not limited to this, but explains that language can represent a person's culture and vice versa, community culture can be seen from the community's language patterns.
Representasi Hubungan Manusia dan Alam dalam Antologi Puisi “Kemarau di Surga” (Analisis Ekokritik Sastra) Triyani Triyani; Muh. Safar; Irna Fitriana
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (April - Juni 2026)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i2.653

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menemukan representasi hubungan manusia dan alam, bentuk kerusakan alam, serta bentuk perlindungan terhadap alam yang terdapat dalam antologi puisi “Kemarau di Surga” berdasarkan analisis ekokritik sastra. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain content analysis. Teknik pengumpulan data menggunakan prosedur telaah pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Sementara validasi data menggunakan teknik triangulasi teori dan analisis data menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi hubungan manusia dan alam meliputi hubungan yang harmonis dan hubungan yang tidak harmonis. Sementara itu, representasi kerusakan alam berdasarkan analisis ekokritik sastra Greg Garrard meliputi 6 jenis yaitu: pertama, pencemaran (pollution)yang diakibatkan polusi. Kedua, Hutan belantara (wilderness) seperti penebangan secara liar, pembakaran hutan, alih fungsi lahan. Ketiga, bencana (apocalypse) antara lain gempa bumi, tanah lonsor, tsunami, dan gunung meletus. Keempat, Perumahan/tempat tinggal (dwelling) dengan bentuk kerusakan pada perumahan yang dijadikan alih fungsi untuk pendirian bangunan demi kemajuan pembangunan modern yang semu karena merusak alam. Kelima, Binatang (animals) terkait spesies laut yaitu ikan hiu yang terancam punah sebagai akibat praktik shark finning atau perburuan sirip hiu. Keenam, Bumi (earth) seperti aktivitas penambangan. Sementara itu untuk representasi bentuk perlindungan terhadap alam meliputi: pertama, sikap hormat terhadap alam direpresentasikan melalui rasa kagum dan syukur terhadap ciptaan Tuhan, bukan hanya kerena takut pada hukum maupun aturan yang berlaku. Kedua, prinsip tanggung jawab direpresentasikan melalui kesadaran untuk merawat, menghormati, dan tidak merusak alam. Ketiga, sikap solidaritas terhadap alam yang direpresentasikan dalam penentuan sikap dalam kehidupan sehari-hari seperti penolakan terhadap konsumerisme khususnya menu sajian “sup sirip ikan hiu”. Keempat, prinsip hidup sederhana dan selaras dengan alam yang direpresentasikan dengan menerapkan prinsip “cukup”. Kelima, prinsip keadilan yang direpresentasikan melalui menerima alam seutuhnya dalam segala keadaan tanpa syarat dengan segala risikonya.
Pengaruh  Metode  Shared  Reading  Berbasis Deep Learning terhadap Kemampuan Literasi Peserta Didik Sekolah Dasar Kabupaten Bone St. Maryam Aras; A. Muh. Taufiq; Muh. Safar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Dua (2) Negara: Indonesia dan Turki
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/ssgp2b74

Abstract

           Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas V SD di Kecamatan Tanete Riattang Barat Kabupaten Bone antara peserta didik yang dibelajarkan menggunakan metode Shared Reading berbasis Deep Learning dan peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional; (2) perbedaan minat baca peserta didik antara kedua kelompok tersebut; dan (3) pengaruh signifikan metode Shared Reading berbasis Deep Learning terhadap kemampuan membaca pemahaman dan minat baca peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen dan dilaksanakan di SD Inpres 12/79 Jeppe’e dan SDN 23 Jeppe’e dengan peserta didik kelas V sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan tes, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Shared Reading berbasis Deep Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman dan minat baca peserta didik (Sig. = 0,000 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa metode tersebut efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi dan motivasi membaca peserta didik.
Analisis Deiksis Pada Novel Love Line Nambyull (Kajian Paragmatik) Nuraini; Muh. Safar; A. Nurhabibi Marwil
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan deiksis dalam novel Love Line Karya Nambyull. Skripsi ini merupakan penelitian sastra yang menggunakan kajian pragmatik. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Laporan penyajian data disajikan dengan menggunakan huruf, bukan dalam bentuk angka. Metode penelitian disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat, ataupun paragraf. Data penelitian ini adalah semua bentuk kata, klausa, kalimat, paragraf, maupun dialog dalam novel Love Line Karya Nambyull. Sumber data penelitian adalah novel Love Line Karya Nambyull, dengan jumlah halaman 346 lembar, tahun terbit 2018 diterbitkan oleh PT Bukune Kreatif Cipta, Cianjur. Hasil penelitian pada novel love line karya Nambyull terdapat 179 data jenis deiksis yang berhasil diidentifikasi. Data keseluruhan tersebut kemudian diklasifikasi menjadi 3 jenis. Jenis deiksis tersebut antara lain deiksis persona (98 data), deiksis tempat (38 data), dan deiksis waktu (43 data). Deiksis persona ditentukan oleh tiga peran peserta. Deiksis tempat pada novel tersebut adalah kata ganti di sana dan di sini. Deiksis waktu menggunakan kata ganti malam ini, tahun lalu, dua hari lalu, kemarin malam, malam ketiga, malam itu, semalam, pagi ini, dan pagi itu. Berdasarkan bentuknya, deiksis yang dominan digunakan adalah deiksis kata. Kesimpulan yang berdasarkan hasil tersebut, deiksis persona dan deiksis wacana merupakan deiksis yang paling dominan digunakan dalam sebuah karya sastra khususnya novel karena memudahkan pengarang dan pembaca dalam memahami alur cerita.
Co-Authors A. Fitriani A. Fitriani A. Muh. Taufiq A. Nurhabibi Marwil Agus Mukholid Agusalim Agusalim Agustinus Lewerissa Akmal Hamsa Almira Ulimaz Ambarita, Monica Roito Andi Srimularahmah Arief Setyo Nugroho Armita Permatasari Arum Putri Rahayu AUGUSTA DE JESUS MAGALHAES Baktiar Nasution Baso Intang Sappaile Cindi Citra Siwi Hanayanti Corolina Sasabone Debi Febianto Diana Sartika Didi Sudrajat Dini Anggraheni Dwi Syukriady Emanuel Bai Samuel Kase Endang Fatmawati Eneng Martini Faisal Kemal Fakhry Amin Fryan Sopacua Fujiono Fujiono Grace Citra Dewi Idrus Idrus Ihramsari Akidah Ilwandri Ilwandri Indra Tjahyadi Irna Fitriana Jasiah Jasiah Jihan Jihan Kaniah Kaniah Khalid Rahman Laros Tuhuteru Lestari Budianto Loso Judijanto Luis Santos M. Saufi Mas'ud Muhammadiah Mas’ud Muhammadiyah Mihrab Afnanda Moza Suzana MS. Viktor Purhanudin Muhammad Asdar Muhammad Ihsan Dacholfany Nina Anis Novelti Nur Indah Sari Nur Lilis Nuraini Nuramila Nuramila Nurmaya Medopa Nurwakia Nurwakia Peni Susapti R. Nurhayati Ratna Susanti Ria Agustina Ridayani Ridayani Rulik Endarwati Rustiyana, Rustiyana Sabil Mokodenseho Samuel Mamonto Sarniyati Sarniyati Sasabone, Carolina Sembiring, Darmawanta Septiana Wulandari Siti Shofiah Sitriah Salim Utina Solissa, Everhard Markiano Sri Yunita Ningsih St. Maryam Aras Suarnita Suarnita Sudadi Sukini Sukini Sumarni Rumfot Suud Sarim Karimullah Suwarni Suyatmo Suyuti Suyuti Syafruddin Syafruddin syahrul, muhammad Tabelessy, Novita Thrisia Monica Tomi Apra Santosa Tri Amanat Triyani Triyani Usmaedi Usmaedi Wahyu Windayanti Yoesoep Edhie Rachmad Yohanis Hukubun Yosep Heristyo Endro Baruno Yustina Sri Ekwandari