Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT SEDERHANA MELALUI MEDIA KARTU KATA PADA SISWA KELAS II DI SDN 1 TALAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Caru, Anggriani; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Katili, Sukri; Monoarfa, Fidyawaty
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8912

Abstract

Writing is a crucial language skill, but the reality in the second grade of SDN 1 Talaga Jaya shows that the majority of students experience difficulties in constructing simple sentences due to limited vocabulary and understanding of sentence structure. Based on initial observations, only 31% of students met the completion criteria, while the rest still struggled. This study aims to improve this competency through the implementation of word cards media that are considered visual and interactive for students. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study involved 19 students as research subjects and was carried out in two cycles. Data collection was carried out comprehensively through tests, observations, interviews, and documentation. The research findings showed a significant and consistent trend of increasing learning outcomes; learning completion in cycle I moved from 43% in the first meeting to 57% in the second meeting. Optimal improvement occurred in cycle II, where the percentage of success jumped from 79% to 90% in the final meeting. This achievement has significantly exceeded the success indicator set at 75%. Thus, it is concluded that the use of word cards media has proven effective in stimulating student activity and significantly improving the ability to write simple sentences. ABSTRAK Kemampuan menulis merupakan keterampilan berbahasa yang krusial, namun realitas di kelas II SDN 1 Talaga Jaya menunjukkan bahwa mayoritas siswa mengalami kendala dalam menyusun kalimat sederhana akibat keterbatasan kosakata dan pemahaman struktur kalimat. Berdasarkan observasi awal, hanya 31% siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan, sementara sisanya masih kesulitan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tersebut melalui implementasi media kartu kata yang dinilai visual dan interaktif bagi siswa. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini melibatkan 19 siswa sebagai subjek penelitian yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan secara komprehensif melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian memperlihatkan tren peningkatan hasil belajar yang signifikan dan konsisten; ketuntasan belajar pada siklus I bergerak dari 43% pada pertemuan pertama menjadi 57% pada pertemuan kedua. Peningkatan optimal terjadi pada siklus II, di mana persentase keberhasilan melonjak dari 79% hingga mencapai 90% pada pertemuan akhir. Capaian ini secara nyata telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan media kartu kata terbukti efektif dalam menstimulasi keaktifan siswa serta meningkatkan kemampuan menulis kalimat sederhana secara signifikan.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MYSTERY BOX PADA SISWA KELAS V SDN 2 LIMBOTO BARAT KABUPATEN GORONTALO Gobel, Shelly Marcelina; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8913

Abstract

The problem statement in this study is: “Can the Mystery Box learning media improve the narrative writing skills of fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo Regency?” The objective of the this study is to enhance narrative writing skills among fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo. Regency, using Mystery Box learning media. The data collection techniques used in this study were observation, tests, and documentation. This is a Classroom Action Research Project, involving fifth-grade students from SDN 2 Limboto Barat as subjects. The results of study show that in the initial observation, out of 13 students, only 2 students, or 15% were able to write narrative essays. After the implementation of the action, in Cycle I meeting 1, the number increased to 3 students, or 23% who were able to write narrative essays. In cycle I meeting 2, the number increased to 5 students, representing 38%. In cycle II meeting 1, the number increased to 9 students, representing 69% of the students who were able to write narrative essays, and in cycle II meeting 2, it increased to 11 students, representing 85% of the students who were able to write narrative essays. Based on the study’s results, it can be concluded that the use of Mystery Box learning media can improve the narrative writing skills of fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo Regency. ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah media Mystery Box Dapat Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Pada Siswa Kelas V di SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi menggunakan media Mystery Box pada siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal yang dilakukan dari jumlah 13 siswa yang mampu menulis karangan narasi hanya 2 siswa atau dengan persentase 15%. Setelah dilakukan tindakan, pada siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 3 siswa atau dengan persentase 23% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Pada siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 5 siswa atau dengann persentase 38% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Pada siklus II pertemua 1 jumlah siswa yang meningkat menjadi 9 siswa atau dengan persentase 69%, dan pada siklus II pertemuan 2 meningkat menjadi 11 siswa atau dengan persentase 85% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Mystery Box dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo.    
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA NYARING MELALUI METODE SHARED READING PADA SISWA KELAS III SDN 1 TELAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Sawal, Nur Afrianti; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyany; Katili, Sukri; Monoarfa, Fidyawati
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8914

Abstract

Reading aloud is an essential skill in learning Indonesian, but the reality in grade III of SDN 1 Telaga Jaya shows low student competency in pronunciation, intonation, pauses, and fluency due to monotonous learning methods. This study aims to address this problem by improving reading aloud skills through the application of the Shared Reading method. Using a Classroom Action Research (CAR) design implemented in two cycles, this study involved 20 students as research subjects with stages including planning, implementation, observation, and reflection. The research findings show a significant and consistent trend of increasing learning outcomes. In the initial observation, the student completion rate only reached 25% (5 students). After the action was carried out in cycle I, the percentage of success increased from 30% in the first meeting to 45% in the second meeting. Optimal improvement was achieved in cycle II, where completion jumped from 70% to finally reaching 90% (18 students) in the final meeting. This achievement has clearly exceeded the established success indicators, proving that the Shared Reading method is effective in improving the technical quality of reading, fostering self-confidence, and increasing students' interest in reading in the learning process. ABSTRAK Kemampuan membaca nyaring merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun realitas di kelas III SDN 1 Telaga Jaya menunjukkan rendahnya kompetensi siswa dalam aspek pelafalan, intonasi, jeda, serta kelancaran akibat metode pembelajaran yang cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan kemampuan membaca nyaring melalui penerapan metode Shared Reading. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, studi ini melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Temuan penelitian memperlihatkan tren peningkatan hasil belajar yang signifikan dan konsisten. Pada observasi awal, tingkat ketuntasan siswa hanya mencapai 25% (5 siswa). Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, persentase keberhasilan meningkat dari 30% pada pertemuan pertama menjadi 45% pada pertemuan kedua. Peningkatan optimal tercapai pada siklus II, di mana ketuntasan melonjak dari 70% hingga akhirnya mencapai 90% (18 siswa) pada pertemuan terakhir. Capaian ini secara nyata telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, membuktikan bahwa metode Shared Reading efektif dalam memperbaiki kualitas teknis membaca, menumbuhkan kepercayaan diri, serta meningkatkan minat baca siswa dalam proses pembelajaran.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA FLASH CARD PADA SISWA KELAS I DI SDN 2 LIMBOTO BARAT KABUPATEN GORONTALO Hasan, Annisa Septianingrum; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8915

Abstract

Early reading skills are a crucial foundation in basic education, but problems at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo Regency, indicate the low competency of first-grade students in this aspect due to the lack of varied learning media. Initial observations indicated that out of 13 students, only 2 students (15%) had adequate reading skills. This study focused on efforts to improve these skills through the implementation of flashcard media, which was considered capable of attracting students' visual attention. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study was conducted in two cycles covering the stages of planning, action, observation, and reflection, with data collection through tests and observations. The research findings showed a significant progressive increase; in cycle I, learning completeness moved from 23% in the first meeting to 38% in the second meeting. The positive trend continued optimally in cycle II, where the success percentage jumped from 69% to 85% in the final meeting. This increase proves that flashcard media is effective in helping students recognize letters and syllables more easily and increasing learning enthusiasm. It was concluded that the implementation of flashcard media succeeded in significantly improving students' early reading skills, exceeding the established performance indicators. ABSTRAK Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi krusial dalam pendidikan dasar, namun permasalahan di SDN 2 Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, menunjukkan rendahnya kompetensi siswa kelas I dalam aspek ini akibat kurangnya variasi media pembelajaran. Observasi awal mengindikasikan bahwa dari 13 siswa, hanya 2 siswa (15%) yang memiliki kemampuan membaca memadai. Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan keterampilan tersebut melalui implementasi media flash card yang dinilai mampu menarik perhatian visual siswa. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi , dengan pengumpulan data melalui tes dan observasi. Temuan penelitian memperlihatkan peningkatan progresif yang signifikan; pada siklus I, ketuntasan belajar bergerak dari 23% pada pertemuan pertama menjadi 38% pada pertemuan kedua. Tren positif berlanjut secara optimal pada siklus II, di mana persentase keberhasilan melonjak dari 69% hingga mencapai 85% pada pertemuan terakhir. Peningkatan ini membuktikan bahwa media flash card efektif dalam membantu siswa mengenal huruf dan suku kata dengan lebih mudah serta meningkatkan antusiasme belajar. Disimpulkan bahwa penerapan media flash card berhasil meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa secara signifikan hingga melampaui indikator kinerja yang ditetapkan.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE KATA LEMBAGA PADA SISWA KELAS I SD NEGERI Kasim, Cindy Oktafiani; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Pulukadang, Wiwi Triyanty; Ardini, Pupung Puspa
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i4.8451

Abstract

This study aims to improve early Reading skills through the “Kata Lembaga” method in Indonesian language learning. The study employed a Classroom Action Research (CAR) approach to address and resolve problems emerging in the classroom. Data were collected through observation sheets and tests. The findings indicate that teacher activity in Cyle I encompassed several aspects categorized as positive. However, in Cyle II, an improvement was observed, with teacher activity classified as very good. Regarding student activity, several aspects in Cyle I required improvement and were generally categorized as fair. In Cycle II, student activity improved significantly and reached the very good category. The use of the “Kata Lembaga” method was found to enhance students’ early Reading skills. In Cycle I, Meeting I, early Reading proficiency had not yet increased, with a percentage score of 25%. In Cycle I Meeting II, the percentage increased to 43%. In Cyle II, Meeting I, the percentage rose substantially to 81%. These findings demonstrate that the implementation of the “Kata Lembaga” learning method can effectively improve the early Reading skills of Grade 1 students at SDN 47 Dumbo Raya. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui metode kata lembaga pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK digunakan sebagai upaya untuk menguasai permasalahan yang muncul di dalam kelas. Data terkumpul melalui lembar observasi dan tes. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa aktivitas guru pada siklus I terdapat beberapa aspek kegiatan termasuk pada kategori baik. Tetapi pada siklus II sudah terlihat adanya peningkatan penilaian termasuk pada kategori baik sekali. Untuk hasil aktivitas siswa pada siklus I terdapat beberapa yang perlu ditingkatkan dan masih dalam kategori cukup. Akan tetapi pada siklus II meningkat menjadi lebih baik dan masuk dalam kategori baik sekali. Melalui metode kata lembaga dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Pada siklus I pertemuan I belum meningkat dengan nilai presentase 25%. Pada siklus I pertemuan II meningkat dengan nilai presentase 43%. Sedangkan pada siklus II pertemuan I meningkat dengan nilai presentase 81%. Hasil ini menujukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran kata lembaga dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SDN 47 Dumbo Raya.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA BIG BOOK PADA SISWA KELAS III DI SDN 16 DUNGINGI KOTA GORONTALO Aprilianti, Nurwindi; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa; Wiwy Triyanti Pulukadang; Rustam I Husain
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4399

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk “ meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan melalui media Big Book di kelas III di SDN 16 Dungingi.”  Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan teknik pengumpulan data observasi, tes membaca dan dokumentasi dengan subjek penelitian siswa kelas III di SDN 16 Dungingi Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal bahwa dari 30 siswa yang mampu membaca hanya 13 siswa atau 43% dan tidak mampu 17 siswa atau 57%. Pada siklus I pertemuan pertama berjumlah 9 siswa atau 45% yang mampu membaca dan ada 11 orang siswa atau 55%  yang belum mampu membaca. Pada siklus I pertemuan kedua siswa yang mampu membaca berjumlah 15 atau 65% dan 8 atau 35% terdapat siswa yang belum mampu membaca. Pada siklus II pertemuan kepertamana mengalami peningkatan secara signifikan yaitu siswa yang mampu berjumlah 16 siswa dengan presentase 76% dan terdapat 5 siswa dengan presentase 24% yang belum mampu membaca. Pada siklus II pertemuan kedua berjumlah 19 siswa atau 95% mampu membaca dan terdapat 1 siswa atau 5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui Media Big Book dapat meningkat kemampaun membaca siswa teks bacaan di kelas III SDN 16 Dungingi Kota Gorontalo
MENINGKATAKAN KEMAMPUAN OPERASI HITUNG BILANGAN DESIMAL MENGGUNAKAN METODE DRILL PADA SISWA KELAS V SD Adam, Rahman Andika Apriyanto K.; Husain, Rusmin I; Aries, Nur Sakinah; Marshanawiah, Andi; Kudus, Kudus
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i1.9374

Abstract

This study aimed to improve fifth-grade students’ ability in performing decimal number operations at SDN 2 Telaga, Telaga District, Gorontalo Regency. The ability to perform decimal operations is an essential competency in elementary mathematics learning; however, in practice, many students still experience difficulties in understanding and applying these concepts. This research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in a gradual and continuous manner, involving 19 students as research participants. Data were collected through learning achievement tests to measure improvements in students’ decimal operation skills and observations to examine teacher and student activities during the learning process. The collected data were analyzed using descriptive quantitative and qualitative analysis techniques. The results indicated that the implementation of the drill method significantly improved students’ ability to perform decimal operations. Learning mastery increased from 63.2% in Cycle I to 89.5% in Cycle II, with the class average score reaching 82. In addition to improved learning outcomes, student learning activities also increased from a fair category to a very good category. Therefore, the drill method was proven to be effective in enhancing elementary school students’ decimal arithmetic skills. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan desimal pada siswa kelas V SDN 2 Telaga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo. Kemampuan operasi hitung bilangan desimal merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, namun dalam praktiknya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami dan menerapkannya. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan subjek penelitian sebanyak 19 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi tes hasil belajar untuk mengukur peningkatan kemampuan operasi hitung bilangan desimal siswa serta observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Drill mampu meningkatkan kemampuan operasi hitung bilangan desimal siswa secara signifikan. Ketuntasan belajar siswa mencapai 63,2% pada siklus I dan meningkat menjadi 89,5% pada siklus II, dengan rata-rata nilai kelas mencapai 82. Selain peningkatan hasil belajar, aktivitas siswa selama pembelajaran juga mengalami peningkatan, dari kategori cukup menjadi kategori sangat baik. Dengan demikian, metode Drill terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berhitung bilangan desimal siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK MATERI ASAL USUL NENEK MOYANG ORANG GORONTALO KELAS IV SD Duawulu, Miqdad; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9606

Abstract

This study was motivated by the limitations of Indonesian language teaching materials in elementary schools, which are still conventional and do not optimize digital technology. The focus of this study is the low level of student engagement and motivation in learning local history narrative material because learning resources are limited to printed textbooks without interactive media variations. The purpose of this study is to develop a Flipbook-based E-Module on the Origin of the Gorontalo Ancestors for fourth-grade students at SDN 19 Limboto. The research method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes five important stages: needs analysis, product design using Canva and Heyzine, product development through expert validation, implementation on 23 students, and final evaluation. Data collection instruments included validation sheets and response questionnaires for teachers and students. The results showed that expert validation of the material, language, and media gave an average score of 92.91%, which is categorized as “Very Suitable.” In the practicality test, 96.87% of teachers and 96.71% of students responded that it was “Very Practical.” The main conclusion of this study is that the Flipbook-based E-Module on the Origin of the Gorontalo Ancestors has been tested for feasibility and practicality, making it highly relevant for use as an innovative learning medium to improve the quality of literacy based on local wisdom in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar yang masih bersifat konvensional dan belum mengoptimalkan teknologi digital. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan dan motivasi belajar siswa pada materi narasi sejarah lokal karena sumber belajar yang hanya terpaku pada buku teks cetak tanpa variasi media interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-Modul berbasis Flipbook pada materi Asal Usul Nenek Moyang Orang Gorontalo untuk siswa kelas IV SDN 19 Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan penting: analisis kebutuhan, perancangan produk menggunakan Canva dan Heyzine, pengembangan produk melalui validasi ahli, implementasi pada 23 siswa, serta evaluasi akhir. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi, bahasa dan media memberikan nilai rata-rata 92,91% dengan kategori "Sangat Layak". Pada uji kepraktisan, diperoleh persentase sebesar 96,87% dari respon guru dan 96,71% dari respon siswa, yang keduanya termasuk dalam kategori "Sangat Praktis". Simpulan utama penelitian ini adalah E-Modul berbasis Flipbook materi Asal Usul Nenek Moyang Orang Gorontalo telah teruji kelayakan dan kepraktisannya, sehingga sangat relevan digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas literasi berbasis kearifan lokal di sekolah dasar.    
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MEDIA AMPLOP MISTERI PADA MURID KELAS IV SEKOLAH DASAR Reyhani, Delia Putri; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9871

Abstract

ABSTRACT Language learning in elementary schools is closely related to the development of writing skills, one of which is the ability to compose descriptive essays. Field observations indicate that there are still students who are not yet able to develop and express their ideas optimally in written form. A similar condition was also found among fourth-grade students at SDN 1 Batudaa, Gorontalo Regency, where the students’ ability to write descriptive essays has not yet developed optimally. Efforts to improve students’ ability to write descriptive essays therefore became the main focus of this study, which was carried out through the implementation of the Mystery Envelope learning media in the classroom. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted through two cycles of action. Each cycle consisted of the stages of planning, action implementation, observation, and reflection, which aimed to improve the learning process. The research subjects consisted of 20 fourth-grade students. To obtain the research data, the researcher used several data collection techniques, namely observation, interviews, tests, and documentation. The students’ ability to write descriptive essays showed gradual improvement along with the implementation of actions in each research cycle. In Cycle I, the number of students who achieved mastery increased from 4 students (20%) at the first meeting to 10 students (50%) at the second meeting. In Cycle II, the number of students achieving mastery increased from 14 students (70%) at the first meeting to 17 students (85%) at the second meeting. The implementation of the Mystery Envelope media in learning demonstrated positive results, namely an improvement in the ability of fourth-grade students at SDN 1 Batudaa, Gorontalo Regency, to write descriptive essays. ABSTRAK Pembelajaran bahasa di sekolah dasar tidak terlepas dari pengembangan kemampuan menulis, salah satunya melalui keterampilan menyusun karangan deskriptif. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang belum mampu mengembangkan serta menyampaikan gagasan mereka secara optimal dalam bentuk tulisan. Pada siswa kelas IV SDN 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo juga ditemukan kondisi yang serupa, yaitu kemampuan menulis karangan deskripsi yang masih belum berkembang secara optimal. Upaya peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi menjadi fokus utama dalam penelitian ini, yang dilaksanakan melalui penerapan media Amplop Misteri dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus tindakan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV. Untuk memperoleh data penelitian, peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, tes, serta dokumentasi. Kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi menunjukkan perkembangan yang semakin baik seiring dengan pelaksanaan tindakan pada setiap siklus penelitian. Pelaksanaan Siklus I menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan, dari 4 siswa (20%) pada pertemuan pertama menjadi 10 siswa (50%) pada pertemuan kedua. Pelaksanaan Siklus II memperlihatkan peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan, yaitu dari 14 siswa (70%) pada pertemuan pertama menjadi 17 siswa (85%) pada pertemuan kedua. Penerapan media Amplop Misteri dalam pembelajaran menunjukkan hasil yang positif, yaitu meningkatnya kemampuan siswa kelas IV SDN 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo dalam menulis karangan deskripsi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN CANGKANG KERANG MATERI SENI RUPA PADA SISWA KELAS V SDN 24 DUNGINGI Shinta Oktavia; Wiwy Triyanty Pulukadang; Rustam I Husain; Rusmin Husain; Fidyawati Monoarfa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46768

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using seashells as a learning medium in improving the ability of fifth-grade students to create visual art at SDN 24 Dungingi, Gorontalo City. The main problem addressed in this research is the low level of students’ creativity and skills in producing art works. The research employed a Classroom Action Research (CAR) method conducted in two cycles, with data collection techniques including observation, interviews, documentation, and creativity tests. The research subjects were fifth-grade students of SDN 24 Dungingi. The results of the study indicate a significant improvement in students’ ability to create visual art after the implementation of seashell-based learning media. In the first cycle, 11 students achieved the Minimum Mastery Criteria (KKM), representing 59%. In the second cycle, the number increased to 18 students, equivalent to 95%. These findings suggest that the use of natural materials such as seashells provides contextual learning experiences, enhances students’ creativity, and encourages active participation in the learning process. Therefore, the use of seashells as a learning medium is proven to be effective in improving students’ learning outcomes in visual arts.
Co-Authors Abdul Rahman Ibrahim Abdul Rahmat Abdullah, Fatra Yuliana Adam, Rahman Andika Apriyanto K. Ade Mahniar Afriani Putri Timbowo Agista Ariyani Saripudi Alamri, Sri Fidya Alfareza Thaib Amain, Putri Jahwana Amaliya Ladju Amin Otoni Harefa Andi Marshanawiah Anton Kaharu Aprilianti, Nurwindi Asep Saepudin Asludin, Nur Indriani Ayu Bouato, Nur Fratiwi Buhohang, Sayekti Cakranegara, Pandu Adi Candra Cuga Caru, Anggriani Damulawan, Afriani Devitasari Darwis, Friskawaty Datuela, Nadia Amalia Deyana Manapo Ditya Ibrahim Djafar, Siti Rahmatiah Djamil, Fatmah Duawulu, Miqdad Dumbela, Suci Rahmawati Dunggio, Regita F. Dwi Erninda Puspita Eato, Meisti Fani Emmy Tirta Aviqi Evi Hasim Evi Hasim Fadilla, Dwi Badriyatul Fauzia, Nailah Fidiawati Monoarfa Fidyawati Monoarfa Fidyawati Monoarfa Framesti, Tiyas Ayu Futri Mohamad Gobel, Arifah Azhara Gobel, Jovita Putri Gobel, Shelly Marcelina H. IBRAHIM, NATALIYA Hakim, Inda Rahmawati Halidu , Salma Halik, Sintiya Hamida Ombili Hamzah B Uno Hasan, Annisa Septianingrum Hasan, Trianita Hasim, Evi Hijayah, Nur Husain, Ernawati S. Husain, Fauzia Putri Meylan Ibrahim, Yuniar Marhamah S. Icam Sutisna Idrus, Nur Asma Ifana Lumayo Ismail, Reska Putri ISMAWATI, KOMANG Kadir, Alfin Vitariyani T. Kadoli, Nurnaningsih I KADU, DWI NOVITA Karim, Amna Kartini Marzuki Kasim, Cindy Oktafiani Kilo, Nurcahayani Usman Korompot, Zulfan Kudus, Kudus Lasimpala, Ainsa Lasulika, Nurwahidah Riana Lia, Dina Mei Litami Cahyani Maida Lumayo, Ifana MAHMUD, PUTRI MAHMUD, SRI NOVITA Maksum, Miranda Mardatilla, Sri Mawar Maharani Meylan Saleh Miftahul Jannah Mimy Astuty Pulukadang Moh. Dehiyo, Sofiyanti Mohamad Iqbal Paudi Mohamad Zubaidi Mohamad, Natalia Mokoagow, Sri Nora Aulia Monoarfa , Fidyawati Monoarfa, Fidyawati Monoarfa, Fidyawaty Monoarfa, Wiwy Triyanty Muhammad Ibrahim Muhammad Zubaidi Mulyawan Safwandy Nugraha Mumammad Sarlin Mutala, Mutiara P. Mutiara Damayanti Doloan Nadia Alzahra Dondo Nanda, Ni Luh Ray Satya Nanue, Nur’ayin U. Ngabito, Siti Nur Rahayu K. Ni Luh Rini Puspita Ni Nyoman Dewi Asih Ni Putu Ayu Lestari Niken Ayu, Niken Ningrum, Crika Fuji Widya Novianty Djafri Novita Abdullatief Novita Hulopi Nur Anisa Ali Nur Bahagia Nur Sakinah Aries Nur, Rizka Rafiastika S. Nuraini Nurchalis Mokoagow Nurhuda Kumeri Nurul Afidah Nurul Azmi Pakaya, Idan I. Patamani, Tri Yulianti Podungge, Pratiwi Poha, Cici Andri Yani Poiyo, Gita Triputri Danial Pratiwi, Ni Putu Citra Pulukadang, Wiwi Triyanty Pulukadang, Wiwy T. Pulukadang, Wiwy Trianty Pulukadang, Wiwy Triyanti Pulukadang, Wiwy Triyany Pulukandang, Wiwy Triyanty PUPUNG PUSPA ARDINI Puspita Lamalundu RAHMA MODEONG, LUSIANA Rahman, Fatma Rahmat Putra Lasena Ratnarti Pahrun Regina Anggraini Darise Regita Halid RENALDY BULANGO, MOHAMAD Reyhani, Delia Putri Riski Nabius Rizka Rafiastika S. Nur Rouf, Mardiana Farida Rusdin Djibu Rustam I. Husain Rustam I. Husain Salma Halidu Saripa Topaju Sawal, Nur Afrianti Sekar Sari Wulandari Shinta Oktavia Simbala, Alivia Adenia Siti Hadija Ngadi Siti Rahmatia Tuki Sitti Rahmatia Y. Hilumalo Sri Amelia Thalib Srisusanty Srisusanty SUGIANTI, NI KADEK Sukri Katili Sukri Katili Sunarti Rauf supriadin supriadin Sutasi Manggopa Sutriyanti A. Nusi T. PULUKADANG, WIWY Thalib, Sri Amelia Tolinggi, Yolanda TRIANTY PULUKADANG, WIWY Tue, Aprinanda K. Ul'Fah Hernaeny Umama, Niawati Umar, Nurfatima Usman, Fadilah S Usman, Zuliyaningsi WAYAN RUSMINI, NI Widiyastuti, Vita Wiwy T. Pulukadang Wiwy T. Pulukadang Wiwy Trianty Pulukadang Wiwy Triyanti Pulukadang Wiwy Triyanty Pulukadang Yanti S. Lihu Yenti Juniarti Yolanda Yolanda Yusuf, Ismiawati U. Zenab S Yantu Zulkarnain Anu Zuriyati Yahya