Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK CERITA BERGAMBAR UNTUK KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS III SDN NO. 59 KOTA TIMUR KOTA GORONTALO RAHMA MODEONG, LUSIANA; HALIDU, SALMA; TRIYANTY PULUKADANG, WIWY; HUSAIN, RUSMIN; MONOARFA, FIDYAWATI
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i1.4665

Abstract

This study aims to develop a Flipbook learning media for Picture Story to enhance reading skills in Grade III students at SDN 59 Kota Timur, Gorontalo City. The study used the research and development (R&D) method, employing the ADDIE model, which included Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Expert carried out validation on the feasibility of the Flipbook Picture Story media, and data were collected through a questionnaire, interviews, and documentation to asses the feasibility of the Flipbook Picture Story media.  The validation shows the following feasibility percentages: media expert 95% (very feasible), language expert 95.83% (very feasible), and user expert 90% (very feasible). The overall average percentage from the recapitulation of the scores is 93.61%. Furthermore, the trial conducted in Grade III at SDN 59 Kota Timur showed an average reading ability score of 91.5, classified as excellent. Student responses to the Flipbook Picture Story media for reading skills showed an average score of 98.97%, categorized as excellent. Based on these findings, it can be concluded that the developed Flipbook Picture Story media is feasible to be used as a learning tool for enchancing reading skills among Class III of elementary school students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Flipbook Cerita Bergambar yang layak digunakan untuk kemampuan membaca siswa kelas III di SDN 59 Kota Timur, Kota Gorontalo. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research & Development) dengan menggunakan model penelitian ADDIE yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Untuk menguji kelayakan media Flipbook Cerita Bergambar dilakukan validasi oleh para ahli, serta pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil dari validasi menunjukkan tingkat kelayakan dengan persentase sebagai berikut: ahli media 95% (sangat layak), ahli bahasa 95,83% (sangat layak), dan ahli pengguna 90% (sangat layak). Dengan demikian, presentase memperoleh hasil rekapitulasi nilai rata-rata persentase keseluruhan 93,61%. Adapun hasil uji coba yang dilaksanakan di kelas III SDN No. 59 Kota Timur memperoleh hasil kemampuan membaca dengan nilai rata-rata siswa 91,5 dengan klasifikasi sangat baik. Dari respon siswa terhadap media Flipbook Cerita Bergambar untuk kemampuan membaca pada siswa mendapatkan skor rata- rata 98,97% dan masuk pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media Flipbook Cerita Bergambar yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk kemampuan membaca siswa di kelas III sekolah dasar.  
PENGEMBANGAN MEDIA PECAHAN EDUKATIF CERDAS AKRILIK HARIAN (PECAH) PADA SISWA KELAS V SD NEGERI Pratiwi, Ni Putu Citra; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Aries, Nur Sakinah; Husain, Rusmin; Marshanawiah, Andi
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6135

Abstract

This research is motivated by students' low understanding of the concept of fractions, which is abstract and difficult to visualize, especially in the material of multiplication and division of fractions. This research aims to develop an innovative learning media called PECAH Media (Pecahan Edukatif Cerdas Acrylic Harian) to help students understand the concept of fractions concretely. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results of the feasibility test showed that the media was classified as very feasible with a feasibility score of 94.1%, then the practicality test showed that the media was classified as very practical with a practicality score of 100% from teachers and 88.96% from students. From the effectiveness aspect, this media was able to improve student learning outcomes significantly, with an N-Gain value of 0.96 (high category) and an effectiveness of 96.77% with an effective category. These findings indicate that PECAH Media is a feasible, practical, and effective learning media in improving students' understanding of the operation of multiplication and division of fractions. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep pecahan yang bersifat abstrak dan sulit divisualisasikan, khususnya pada materi perkalian dan pembagian pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran inovatif bernama Media PECAH (Pecahan Edukatif Cerdas Akrilik Harian) guna membantu siswa memahami konsep pecahan secara konkret. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa media tergolong sangat layak dengan skor kelayakan 94,1%, kemudian uji kepraktisan menunjukkan bahwa media tergolong sangat praktis dengan skor kepraktisan 100% dari guru dan 88,96% dari siswa. Dari aspek efektivitas, media ini mampu meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, dengan nilai N-Gain sebesar 0,96 (kategori tinggi) dan efektivitas sebesar 96,77% dengan kategori efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa Media PECAH merupakan media pembelajaran yang layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pengoprasian materi perkalian dan pembagian pecahan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT MAJEMUK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING KELAS IV SDN Eato, Meisti Fani; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6534

Abstract

The problem in this research is whether the Problem-Based Learning model can improve the ability to write compound sentences in Grade IV of SDN No. 94 Kota Utara, Gorontalo City. This study aims to improve the ability to write compound sentences through the Problem-Based Learning model in Grade IV of SDN No. 94 Kota Utara, Gorontalo City. This research is a Classroom Action Research (CAR). The data collection techniques used in this research include written tests, observation, and documentation. Initial observation results showed that out of 15 students, only 1 student (7%) was categorized as proficient, 4 students (27%) as less proficient, and 10 students (67%) as not yet proficient. In Cycle I, Meeting 1, improvement occurred with 2 students (13%) categorized as proficient, 5 students (33%) as less proficient, and 8 students (53%) still not proficient. More significant progress was seen in Cycle I, Meeting 2, with 10 students (67%) categorized as proficient, 3 students (20%) as less proficient, and only 2 students (13%) still not proficient. In Cycle II, the final results showed that 13 students (87%) were categorized as proficient, 2 students (13%) as less proficient, and no students remained in the not proficient category. ABSTRAKMasalah dalam penelitian ini adalah apakah melalui model pembelajaran Problem Based Learning kemampuan menulis Kalimat Majemuk Di Kelas IV SDN No. 94 Kota Utara Kota Gorontalo dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis Kalimat Majemuk melalui model pembelajaran Problem Based Learning Di Kelas IV SDN No. 94 Kota Utara Kota Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes tertulis, observasi, dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa dari 15 siswa, hanya 1 siswa (7%) tergolong mampu, 4 siswa (27%) kurang mampu, dan 10 siswa (67%) belum mampu. Pada siklus I pertemuan 1, peningkatan terjadi dengan 2 siswa (13%) tergolong mampu, 5 siswa (33%) kurang mampu, dan 8 siswa (53%) masih tidak mampu. Kemajuan terlihat lebih signifikan pada siklus I pertemuan 2, dengan 10 siswa (67%) tergolong mampu, 3 siswa (20%) kurang mampu, dan hanya 2 siswa (13%) masih belum mampu. Pada siklus II, hasil akhir menunjukkan bahwa 13 siswa (87%) sudah tergolong mampu, 2 siswa (13%) kurang mampu, dan tidak ada lagi siswa yang tergolong tidak mampu.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) PADA SISWA KELAS II SD NEGERI Hasan, Trianita; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i3.6541

Abstract

This study aims to improve the ability to write procedural texts through the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model among second-grade students at SDN 99 Kota Utara, Gorontalo City. The research employed a Classroom Action Research (CAR) approach, conducted in two cycles. Data were collected using observation, writing tests, and documentation techniques. Initial observations showed that only 4 out of 20 students (20%) demonstrated the ability to write procedural texts effectively. In the first meeting of Cycle I, 6 students (30%) met the success criteria, which increased to 12 students (60%) in the second meeting. However, this result had not yet reached the predetermined success indicator, which required 75% of students to score at least 75. Therefore, the research continued to Cycle II. In the first meeting of this cycle, 17 students (85%) successfully met the indicator, while the remaining 3 students received additional guidance based on their individual challenges. The findings indicate that the PjBL model is effective in enhancing procedural text writing skills among second-grade elementary students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas II SDN 99 Kota Utara, Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes menulis, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil observasi awal, dari 20 siswa hanya 4 siswa (20%) yang menunjukkan kemampuan menulis teks prosedur dengan baik. Pada siklus I pertemuan pertama, jumlah siswa yang mencapai indikator keberhasilan meningkat menjadi 6 orang (30%), dan pada pertemuan kedua meningkat lagi menjadi 12 siswa (60%). Namun, capaian tersebut belum memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan, yaitu 75% siswa memperoleh nilai minimal 75. Oleh karena itu, dilanjutkan ke siklus II, dan pada pertemuan pertama siklus tersebut, sebanyak 17 siswa (85%) telah mencapai kriteria keberhasilan. Sementara itu, 3 siswa yang belum mencapai indikator diberikan bimbingan lanjutan sesuai permasalahan yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks prosedur pada siswa kelas II.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) SISWA KELAS IV Lasimpala, Ainsa; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Monoarfa, Wiwy Triyanty; Katili, Sukri
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i3.6542

Abstract

This study aims to improve students' descriptive writing skills through the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model. The method used was Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consisted of two meetings designed to give students the opportunity to creatively develop ideas through real-life projects related to the learning material. The subjects of this study were 15 fourth-grade students at SD Integral Hidayatullah, Kota Barat District, Gorontalo City. Data collection techniques included observation, writing tests, and documentation. Initial observations showed that only 3 students (20%) were able to write descriptive essays that met the minimum completeness criteria (KKM) of 75. After implementing the PjBL model, a significant improvement was observed. In the first cycle, the number of students who met the KKM increased to 10 students (67%), and in the second cycle, it increased to 12 students (80%). Therefore, the application of the Project Based Learning model proved effective in enhancing the descriptive writing skills of elementary school students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa dalam mengembangkan ide secara kreatif melalui proyek nyata yang berkaitan dengan materi pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Integral Hidayatullah Kota Barat, Kota Gorontalo, yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes menulis, dan dokumentasi. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa hanya 3 siswa (20%) yang mampu menulis karangan deskripsi sesuai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan, yaitu 75. Setelah penerapan model PjBL, terjadi peningkatan signifikan. Pada siklus I, jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 10 siswa (67%), dan pada siklus II mencapai 12 siswa (80%). Dengan demikian, penerapan model Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan deskripsi pada siswa sekolah dasar.
Meningkatkan Kemampuan Membaca melalui Media Bundaran Bahasa Sulawesi pada Siswa Kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo Nusi, Sutriyanti A.; Halidu, Salma; Monoarfa, Fidyawati; Pahrun, Ratnarti; Husain, Rusmin
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4763

Abstract

Masalah dalam penelitian setelah dilakukan hasil pra observasi dilapangan, diperoleh keterangan bahwa siswa kelas II SDN 47 dumbo raya masih banyak siswa-siswi yang belum memperoleh hasil yang maksimal dalam membaca, masih ada siswa yang kurang konsentrasi saat pembelajaran, masih terdapat beberapa siswa yang belum pandai dalam membaca, kebanyakan siswa-siswi masih kurang percaya diri dalam mengungkapkan idenya atau berbicara di depan kelas, dan dalam kegiatan menulis, siswa masih menulis berdasarka teks dan membaca juga masi melihat isi teks.Tujuan peneilitian ini adalah untuk meningkatakan kemampua membaca siswa melalui media bundaran Bahasa Sulawesi pada siswa kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian tindakan kelas dua siklus, siklus I dna siklus II. Metode penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan melalui empat tahap yakni: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pemantauan dan evaluasi serta tahap analisi dan refleksi, dengan jumlah 20 siswa. Hasil observasi awal menunjukan kemampuan membaca siswa masi rendah dengan 6 orang siswa yang mampu atau 30% sedangkan siswa yang tidak mampu 14 siswa atau 70%. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa kemampuan membaca siswa dapat ditingkatkan melalui media pembelajaran bundaran bahasa sulawesi, pada siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 9 orang yang mampu atau 45% yang tidak mampu 11 orang atau 55% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 13 orang yang mampu atau 65% yang tidak mampu 7 orang atau 34 % sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 18 orang yang mampu atau 90% yang tidak mampu 2 orang atau 10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media bundaran bahasa Sulawesi kemampuan membaca siswa di kelas II SDN 47 Dumbo Raya Kota Gorontalo meningkat.
KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE SHOW AND TELL PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Kilo, Nurcahayani Usman; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Halidu, Salma; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4592

Abstract

This research aims to improve the speaking skills of fourth-grade students at SDN 1 Telaga, Gorontalo Regency, through the technology-assisted Show and Tell method. The problems faced include difficulties in pronunciation, flat intonation, inappropriate word choices, and a lack of facial expressions and eye contact. The dominant lecture method resulted in students rarely practicing speaking. Therefore, the integration of technology such as interactive media, video recordings, and digital learning applications was implemented to increase student participation. This research used the Classroom Action Research (CAR) method with data collection techniques through observation, tests, and documentation. The research subjects consisted of 20 fourth-grade students. The results showed that students' speaking skills improved gradually. In the initial observation, only 3 students (15%) had good speaking skills. After Cycle I, this number increased to 50%, and in Cycle II, it reached 85%, meeting the success indicators. The conclusion of this study indicates that the technology-assisted Show and Tell method is effective in improving students' speaking skills. The integration of technology not only increased students' confidence but also helped them in aspects of pronunciation accuracy, intonation, diction, sentence structure, and focus on the interlocutor. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas IV di SDN 1 Telaga Kabupaten Gorontalo melalui metode Show and Tell berbantuan teknologi. Permasalahan yang dihadapi meliputi kesulitan dalam pengucapan, intonasi datar, pemilihan kata yang kurang tepat, serta kurangnya ekspresi wajah dan kontak mata. Metode ceramah yang dominan menyebabkan siswa jarang berlatih berbicara. Oleh karena itu, integrasi teknologi seperti media interaktif, rekaman video, dan aplikasi pembelajaran digital diterapkan untuk meningkatkan partisipasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa meningkat secara bertahap. Pada observasi awal, hanya 3 siswa (15%) yang memiliki kemampuan berbicara baik. Setelah Siklus I, angka ini meningkat menjadi 50%, dan pada Siklus II mencapai 85%, memenuhi indikator keberhasilan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa metode Show and Tell berbantuan teknologi efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Integrasi teknologi tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri siswa, tetapi juga membantu mereka dalam aspek ketepatan lafal, intonasi, diksi, struktur kalimat, dan fokus pada lawan bicara.
PENGEMBANGAN MEDIA WORDLY CARDS BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) MELALUI APLIKASI ASSEMBLR EDU PADA MATERI KOSAKATA KELAS IV DI SDN Umar, Nurfatima; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.; Halidu, Salma; Katili, Sukri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4605

Abstract

Digital-based learning technology is rapidly advancing, one of which is the application of Augmented Reality (AR) in educational media.  The purpose of this research is to develop Wordly Cards Based on Augmented Reality (AR) as a learning media, which are AR-based vocabulary cards designed using the Assemblr Edu application, making them suitable for use in Indonesian language learning on the topic of Loanwords. The research method used is the Research and Development method, employing the ADDIE development model, which includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The analysis stage is conducted to understand user needs, followed by the design and development of cards containing AR content using the Assemblr Edu application.  Implementation was carried out with a trial of the developed product.  Evaluation is conducted by dividing pre-test and post-test questions to measure the effectiveness of the media. Media Wordly Cards Based on Augmented Reality (AR) as a learning medium for fourth-grade students at SDN 8 Kabila, is declared very suitable for use as a teaching medium.  Based on the results of media expert validation, it received a percentage of 100% with the category "Very Feasible," material expert validation received a percentage of 90.7% with the category "Very Feasible," and language expert validation received a percentage of 95.8% with the category "Very Feasible."  The assessment by the fourth-grade homeroom teacher as a user expert of the developed Wordly Cards Based on Augmented Reality (AR) media received a percentage of 98.2% with the category "Very Feasible."  The recapitulation of the expert validation results obtained a percentage of 96.1%, thus the Wordly Cards Media Based on Augmented Reality (AR) is declared very feasible to use. ABSTRAK Teknologi pembelajaran berbasis digital semakin berkembang pesat, salah satunya melalui penerapan Augmented Reality (AR) dalam media edukasi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran Wordly Cards Berbasis Augmented Reality (AR) yaitu kartu kosakata berbasis AR yang dirancang menggunakan aplikasi Assemblr Edu sehingga layak untuk digunakan pada pembelajaran Bahasa Indonesia materi Kosakata Serapan. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan (Research and   Development) dengan menggunakan model penelitian pengembangan ADDIE yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tahap analisis dilakukan untuk memahami kebutuhan pengguna, diikuti dengan perancangan dan pengembangan kartu yang memuat konten AR menggunakan aplikasi Assemblr Edu. Implementasi dilakukan dengan uji coba produk yang dikembangkan. Evaluasi dilakukan dengan membagi soal pre test dan post test untuk mengukur keefektifan media. Media Wordly Cards Berbasis Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran untuk peserta didik kelas IV SDN 8 Kabila, dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media ajar. Berdasarkan hasil validasi ahli media, mendapatkan presentase 100% dengan kategori “Sangat Layak”, validasi ahli materi mendapatkan presentase 90,7% dengan kategori “Sangat Layak”, validasi ahli Bahasa mendapatkan presentase 95,8% dengan kategori “Sangat Layak”. Penilaian oleh wali kelas IV sebagai ahli pengguna terhadap media Wordly Cards Berbasis Augmented Reality (AR) yang dikembangkan mendapatkan presentase 98,2% dengan kategori “Sangat Layak”. Rekapitulasi hasil validasi ahli mendapatkan persentase 96,1% sehingga Media Wordly Cards Berbasis Augmented Reality (AR) dinyatakan sangat layak digunakan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MENGGUNAKAN MODEL TEAMS GAME TOURNAMENT PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Lasulika, Nurwahidah Riana; Husain, Rustam I.; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy T.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i1.4742

Abstract

The problem presented in this study is: “Does the use of the Teams Game Tournament (TGT) model improve Reading comprehension skills in grade IV students at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency?” This study aimed to improve reading comprehension skills using the Teams Game Tournament (TGT) model in grade IV student at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency. The method used in this study was classroom action research. The research results show that, in the initial observation, only 2 out of 16 students, or 13%, demonstrated Reading comprehension skills. In Cycle I, Meeting 1, the number of students who could comprehend Reading increased to 4 or 25%. While 12 students, or 75%, were still struggling. In Cycle I, Meeting 2, the number of students with reading comprehension skills rose to 8 or 50%, with the remaining 8 students or 50% still facing difficulties. In Cycle II, Meeting 1, comprehension skills improved further, with 12 students or 75% achieving reading comprehension and 4 students, or 25%, still struggling. By Cycle II, Meeting 2, there was a significant improvement, with 14 students, or 87% demonstrating reading comprehension skills, while only 2 students, or 13%, remained below the expected level. Based on these findings, it can be concluded that using the Teams Game Tournament (TGT) model effectively improves reading comprehension skills in grade IV students at SDN 4 Suwawa, Bone Bolango Regency. ABSTRAKMasalah yang disajikan pada penelitian ini adalah “Apakah penggunaan Model Teams Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman menggunakan Model Teams Game Tournament (TGT) pada siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal bahwa dari 16 siswa yang mampu dalam membaca pemahaman hanya 2 siswa atau 13%. Pada siklus I pertemuan 1 berjumlah 4 siswa atau dengan persentase 25 % siswa yang mampu membaca pemahaman dan terdapat 12 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 75 %. Pada siklus I pertemuan 2 siswa yang mampu membaca pemahaman berjumlah 8 siswa dengan persentase 50 % dan terdapat 8 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 50 %. Pada siklus II pertemuan 1 yang mampu membaca pemahaman meningkat menjadi 12 siswa dengan persentase 75 % dan terdapat 4 siswa yang belum mampu membaca pemahaman dengan persentase 25 %. Pada siklus II petemuan 2 mengalami peningkatan yang signifikan yaitu siswa yang mampu membaca pemahaman berjumlah 14 siswa dengan persentase 87% dan terdapat 2 siswa dengan persentase 13% yang belum mampu membaca pemahaman. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa menggunakan model Teams Game Tournament (TGT) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 4 Suwawa Kabupaten Bone Bolango meningkat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN MELALUI MEDIA DESAIN GRAFIS PADA SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR Buhohang, Sayekti; Pulukadang, Wiwy T.; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Husain, Rustam I.
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v5i2.6130

Abstract

This study aims to improve the essay writing skills of second-grade students at SDN 9 Kaidipang, North Bolaang Mongondow Regency, through the implementation of graphic design-based learning media. The problem addressed in this study is the low level of students' writing skills, as indicated by their inability to meet the learning indicators of the Indonesian language subject. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. Data collection techniques included observation, written tests, and documentation of student work. The results showed a progressive improvement in students' writing abilities across the cycles. In the first cycle, only 3 out of 11 students (27%) met the success criteria in the first meeting, increasing to 5 students (45%) in the second meeting. In the second cycle, 7 students (64%) achieved the criteria in the first meeting, and 9 students (82%) in the second meeting. These findings demonstrate that the use of graphic design media can significantly enhance students' essay writing abilities. Therefore, this medium is considered effective and appropriate as an alternative strategy for teaching Indonesian language at the elementary level to promote literacy skills in an engaging and meaningful way. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa kelas II SDN 9 Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, melalui penerapan media pembelajaran berbasis desain grafis. Permasalahan yang diangkat adalah rendahnya keterampilan menulis karangan siswa, yang ditunjukkan oleh kurangnya pencapaian indikator pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes tertulis, dan dokumentasi hasil kerja siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa dari siklus ke siklus. Pada siklus I pertemuan pertama, hanya 3 dari 11 siswa (27%) yang mencapai kriteria ketuntasan, meningkat menjadi 5 siswa (45%) pada pertemuan kedua. Pada siklus II pertemuan pertama meningkat menjadi 7 siswa (64%), dan pada pertemuan kedua mencapai 9 siswa (82%). Hasil ini membuktikan bahwa penggunaan media desain grafis secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan siswa. Dengan demikian, media ini layak digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa secara aktif dan menyenangkan.
Co-Authors Abdul Rahmat Abdullah, Fatra Yuliana Afriani Putri Timbowo Agista Ariyani Saripudi Alamri, Sri Fidya Alfareza Thaib Amain, Putri Jahwana Amaliya Ladju Amin Otoni Harefa Andi Marshanawiah Anton Kaharu Asludin, Nur Indriani Ayu Bouato, Nur Fratiwi Buhohang, Sayekti Cakranegara, Pandu Adi Candra Cuga Damulawan, Afriani Devitasari Darwis, Friskawaty Datuela, Nadia Amalia Deyana Manapo Ditya Ibrahim Djafar, Siti Rahmatiah Djamil, Fatmah Djibu, Rusdin Dumbela, Suci Rahmawati Dunggio, Regita F. Eato, Meisti Fani Emmy Tirta Aviqi Fadilla, Dwi Badriyatul Fauzia, Nailah Fidyawati Monoarfa Fidyawati Monoarfa Framesti, Tiyas Ayu Gobel, Arifah Azhara Gobel, Jovita Putri H. IBRAHIM, NATALIYA Hakim, Inda Rahmawati Halik, Sintiya Hamida Ombili Hamzah B Uno Hasan, Trianita Hasim, Evi Hijayah, Nur Husain, Fauzia Putri Meylan Ibrahim, Yuniar Marhamah S. Ida Ayu Putu Sri Widnyani Idrus, Nur Asma Ifana Lumayo Ismail, Reska Putri ISMAWATI, KOMANG Kadir, Alfin Vitariyani T. Kadoli, Nurnaningsih I KADU, DWI NOVITA Karim, Amna Kilo, Nurcahayani Usman Korompot, Zulfan Lasimpala, Ainsa Lasulika, Nurwahidah Riana Lia, Dina Mei Litami Cahyani Maida Lumayo, Ifana MAHMUD, PUTRI MAHMUD, SRI NOVITA Mardatilla, Sri Marzuki, Kartini Meylan Saleh MIFTAHUL JANNAH Mimy Astuty Pulukadang Moh. Dehiyo, Sofiyanti Mohamad Zubaidi Mohamad, Natalia Mokoagow, Sri Nora Aulia Monoarfa , Fidyawati Monoarfa, Fidyawati Monoarfa, Wiwy Triyanty Muhammad Ibrahim Muhammad Zubaidi Mulyawan Safwandy Nugraha Mumammad Sarlin Mutala, Mutiara P. Mutiara Damayanti Doloan Nanda, Ni Luh Ray Satya Nanue, Nur’ayin U. Ngabito, Siti Nur Rahayu K. Ni Nyoman Dewi Asih Ni Putu Ayu Lestari Niken Ayu, Niken Ningrum, Crika Fuji Widya Novianty Djafri Novita Abdullatief Nur Anisa Ali Nur Bahagia Nur Sakinah Aries Nuraini Nurchalis Mokoagow Nurhuda Kumeri Nurul Azmi Nusi, Sutriyanti A. Pahrun, Ratnarti Patamani, Tri Yulianti Podungge, Pratiwi Poha, Cici Andri Yani Poiyo, Gita Triputri Danial Pratiwi, Ni Putu Citra Pulukadang, Wiwy T. Pulukadang, Wiwy Trianty Pulukadang, Wiwy Triyanti Pulukadang, Wiwy Triyanty Pulukandang, Wiwy Triyanty PUPUNG PUSPA ARDINI Puspita Lamalundu RAHMA MODEONG, LUSIANA Rahman, Fatma Rahmat Putra Lasena Ratnarti Pahrun Regina Anggraini Darise Regita Halid RENALDY BULANGO, MOHAMAD Riski Nabius Rouf, Mardiana Farida Rustam I. Husain Salma Halidu Saripa Topaju Simbala, Alivia Adenia Siti Hadija Ngadi Sitti Rahmatia Y. Hilumalo Sri Amelia Thalib Srisusanty Srisusanty SUGIANTI, NI KADEK Sukri Katili Sukri Katili Sunarti Rauf supriadin supriadin Sutasi Manggopa Sutriyanti A. Nusi T. PULUKADANG, WIWY Thalib, Sri Amelia Tolinggi, Yolanda TRIANTY PULUKADANG, WIWY Tue, Aprinanda K. Ul'Fah Hernaeny Umama, Niawati Umar, Nurfatima Usman, Fadilah S Usman, Zuliyaningsi WAYAN RUSMINI, NI Widiyastuti, Vita Wiwy Triyanti Pulukadang Wiwy Triyanty Pulukadang Wiwy Triyanty Pulukadang Yanti S. Lihu Yenti Juniarti Yolanda Yolanda Yusuf, Ismiawati U. Zenab S Yantu