Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Citra Merek dan Terpaan Iklan terhadap Keputusan Pembelian Toyota Yaris di Kota Semarang Annisya Winarni Putri; Tandiyo Pradekso; Sri Widowati Herieningsih; Wiwid Noor Rakhmad
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.679 KB)

Abstract

Selama tujuh tahun terakhir, penjualan otomotif di Indonesia naik hampir empat kali lipatatau 286%. Para produsen mobil terus melakukan inovasi terhadap produknya. Hal ini terlihatdari semakin beraneka ragamnya merek dan jenis mobil di Indonesia. Toyota, sebagai salah satupabrik otomotif terbesar di Indonesia meluncurkan beberapa jenis mobil. Pada kategorihatchback, PT. Toyota Astra Motor mengeluarkan beberapa jenis produk yaitu Toyota Yaris.Sebagai produk yang diunggulkan di kelasnya, tentunya produsen mengharapkan angkapenjualan yang bagus dengan selalu mencapai target di setiap tahunnya. Akan tetapi, di beberapatahun Yaris tidak bisa mencapai target yang sudah ditentukan. Guna meningkatkan penjualan,Toyota memutuskan untuk meningkatkan citra merek dan beriklan.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek dan terpaan iklanterhadap keputusan pembelian Toyota Yaris di Kota Semarang. Reasoned Action Theory danStrong Theory of Advertising digunakan untuk menjelaskan pengaruh citra merek dan terpaaniklan terhadap keputusan pembelian Toyota Yaris di Kota Semarang. Populasi dalam penelitianini adalah masyarakat berusia 28 hingga 55 tahun, SES B-A yang merupakan segmentasi pasarToyota Yaris dengan teknik systematic random sampling.Analisis Regresi Logistik digunakan untuk melakukan uji hipotesis. Uji hipotesismenunjukkan nilai signifikansi variabel citra merek 0.001 dengan koefisiensi regresi 0,222 dannilai signifikansi terpaan iklan 0,035 dengan koefisiensi regresi sebesar 0,745. Kedua variabelmemiliki nilai signifikansi lebih kecil dari α (0.05) yang berarti citra merek dan terpaan iklanmemiliki pengaruh terhadap keputusan pembelian Toyota Yaris di Kota Semarang. Koefisienregresi menunjukkan arah pengaruh positif citra merek dan terpaan iklan terhadap keputusanpembelian.Citra Merek dan Terpaan iklan dapat menjelaskan probabilitas keputusan pembelianToyota Yaris sebesar 31,5%, sedangkan 68,5% keputusan pembelian dipengaruhi oleh variabellainnya. Citra merek positif mampu meningkatkan keputusan pembelian konsumen sebesar 1,249kali dan terpaan iklan yang tinggi mampu meningkatkan pembelian 2,107 kali lebih besardaripada terpaan iklan rendah.
Karya Bidang Jurnalistik Produksi Feature TOKOH Di Cakra Semarang TV Rijalul Vikry; Tandiyo Pradekso; M Bayu Widagdo; I Nyoman Winata
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.303 KB)

Abstract

Program feature adalah salah satu program kreatif yang bisa menarik perhatian dan tidak membosankan untuk ditonton. Program feature dipilih karena pengemasan informasinya yang ringan dan mudah dicerna oleh masyarakat. Dengan tema human interest program ini mengangkat kisah tentang perjalanan seorang mahasiswa penulis buku best seller, penjual sayur pengasuh anak-anak jalanan, kyai penjaga makam di pulau yang terkena abrasi, komunitas makelar bantuan sosial, belajar bahasa Inggris melalui metode penginstalan otak bawah sadar, dan mantan salesman yang menjadi pengusaha sukses yang memajukan desa tempat tinggalnya. Konsep produksi feature TOKOH ini disesuaikan dengan program TOKOH yang sudah ada di Cakra Semarang TV. Namun ada beberapa tambahan dan perubahan yang membuatnya berbeda yaitu liputan singkat profil narasumber, testimonial orang-orang terdekat narasumber, perubahan komposisi segmen, tips dan pesan yang menginspirasi dan memotivasi. Ada enam episode yang ditayangkan yaitu “Sastrawan Muda Berbakat”, “Ibu Asuh Anak Jalanan”, “Kyai Penjaga Makam”, “Komunitas Tangan Kedua”, “Belajar Bahasa Inggris Melalui Otak Bawah Sadar”, “Desa BuLe”. Posisi pekerjaan dibagi berdasarkan tugas dan tanggungjawab masing-masing yaitu sutradara, penulis naskah, koordinator talent host, penata kamera, dan penyedia alat.Setelah melalui tahapan pra produksi, produksi, dan pasca produksi, produksi feature ini ditayangkan setiap hari Senin, pukul 18.00 WIB, dari tanggal 9 Juni 2014 sampai dengan 21 Juli 2014. Program feature ini diharapkan menjadi media yang mengedukasi, menginspirasi, dan memotivasi masyarakat dalam setiap episodenya.Kata kunci: feature, human interest, tokoh, prestasi, dedikasi
Branding Komunitas Lumpia Komik Melalui Kegiatan Public Relations ( Media Managers ) Aldila Leksana Wati; Tandiyo Pradekso; Djoko Setyabudi; M Bayu Widagdo; Agus Naryoso
Interaksi Online Vol 2, No 4: Oktober 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.007 KB)

Abstract

Pada awal tahun 2014 keadaan industri komik Indonesia mulai bangkit, hal ini bisa dibuktikan dengan banyaknya bermunculan judul komik lokal seperti Si Juki, Tuti and Friends, Nebi, Si Gundul, Nusantaranger dan judul komik lainnya. Hal ini menyebabkan tumbuhnya komunitas penggemar komik lokal, salah satunya adalah Lumpia Komik. Lumpia komik adalah sebuah komunitas pecinta komik yang didirikan pada bulan Maret 2014 oleh beberapa pecinta komik dan komikus yang ingin mendukung dan memajukan industri komik lokal, khususnya di kota Semarang. Masih dininya usia dari Lumpia Komik menyebabkan kurangnya awareness masyarakat terhadap komunitas ini.Tujuan dilakukannya kegiatan marketing communication ini adalah untuk menumbuhkan minat atau interest terhadap bacaan komik dan industri komik lokal Indonesia, dalam hal ini dengan cara ikut serentak menyerukan dukungan lewat Lumpia Komik.Audiens yang menjadi target primer adalah pelajar SMA dan Mahasiswa berusia 16-21 tahun yang menyukai komik dan berdomisili di Kota Semarang dan sekitarnya, target sekunder adalah adalah siswa dan siswi SMP dan masyarakat umum yang menyukai komik. Teori yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah teori persuasif, konsep brand activationdan IMC (Integrated Marketing Communication). Strategi yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah dengan menggunakan IMC dan tools yang digunakan adalah dengan PR dan brand activation.Taktik kegiatan marketing communication ini menggunakan strategi IMC yaitu pendekatan persuasif secara personal, menggunakan iklan berupa video, komunikasi dua arah dengan menggunakan sosial media, program Bikin Komik Besar, workshop Bebas Kumpul Bareng, Berbagi Komik Berarti dan lomba selfie bareng komik mini. Hasil kegiatan marketing communication ini adalah peningkatan awareness terhadap lumpia komik, 20 orang bergabung dalam komunitas Lumpia Komik dan menyusun konsep communication planning Lumpia Komik. Kata kunci : Public Relations, IMC (Integrated Marketing communication), Lumpia Komik
Hubungan Citra Merek dan Terpaan Brand Ambassador Dengan Keputusan Pembelian di Blibli Tasya Nadia; Tandiyo Pradekso
Interaksi Online Vol 9, No 4: Oktober 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing numbers of e-commerce in Indonesia makes competition in marketing activities is getting tougher. Blibli as one of the e-commerce companies in Indonesia that continues to strive to be the first choices e-commerce in the minds of Indonesian consumers. Although it has been established for 10 years, Blibli only placed the fifth position as e-commerce with the highest number of monthly visitors. In order to realize its vision, which is “to become the number one e-commerce company with the largest number of loyal customers”, Blibli continues to build a good image and appoint its newest brand ambassador, Park Seo Jun. This study aims to determine the relationship between brand image and brand ambassador exposure with purchasing decisions at Blibli. This study uses quantitative research methods with an explanatory approach. The data collection technique that used in this study is non-probability sampling with a sample size of 80 respondents. The theory used in this study is the theory of brand image according to Halbheer and Theory of Meaning Transfer. Hypothesis testing using Pearson Correlation with the help of SPSS program. The results of the hypothesis test show that the significance value between brand image (X1) and purchasing decisions in Blibli (Y) is 0.029 and the correlation coefficient value is 0.244, this value indicates that there is a positive relationship between variables. This can be interpreted that the better the brand image owned by Blibli, the higher the purchasing decision at Blibli. While the results of the hypothesis test for the brand ambassador exposure (X2) with the purchase decision at Blibli (Y) is 0.005 and the correlation coefficient value is 0.311. This shows that there is a very significant positive correlation or relationship between the brand ambassador exposure (X2) and the purchasing decision at Blibli (Y).
Karya Bidang Program Tayangan “Gitaran Sore – Sore” Pro TV Semarang sebagai Creative Dimas Muhammad; Tandiyo Pradekso; Agus Naryoso; M Bayu Widagdo
Interaksi Online Vol 3, No 1: Januari 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.94 KB)

Abstract

Televisi merupakan salah satu media masaa yang paling digemari oleh penduduk Indonesia. Namun tayangan yang digemari oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah tayangan yang menghibur tanpa mengindahkan nilai edukasi didalamnya. Disini program talkshow Gitaran Sore-Sore bertujuan untuk memberikan nilai edukasi dan nilai hiburan bagi anak muda kota Semarang.Ditayangkan di Pro tv yang merupakan tv lokal di kota Semarang, membuat Gitaran Sore-Sore menggunakan unsur proximity untuk menggapai penonton. Dikemas menjadi obrolan ringan yang menjadikan program Gitaran Sore-Sore sebagai sarana untuk menyampaikan aspirasi kalangan muda kota Semarang.Dalam proses produksi, penulis disini bertugas sebagai creative. Creative adalah orang yang bertanggung jawab untuk membuat rencana dan alur program sampai dengan proses pembuatan konten kreatif di dalam program tayangan televisi.Proses produksi dilakukan mulai tanggal 29 September 2014 hingga 13 November 2014 di Pro TV Semarang pada pukul 15:00 WIB. Berdasarkan testimoni penonton, program Gitaran Sore-Sore merupakan program talkshow yang inspiratif, membuka banyak pandangan baru bagi penonton, dan dengan penyampaian yang sesuai dengan anak muda bisa memberikan nilai edukasi pada setiap tayanganya.Kata kunci : talkshow, creative, televisi, inspiratif
Hubungan Partisipasi Pendengar dalam Event Off-Air dan Partisipasi Interaksi Pendengar melalui Social Media Online dengan Frekuensi Mendengarkan Radio 105,2 SSFM Annisa Kusumawardhani; Tandiyo Pradekso; Djoko Setyabudi; Nurrist Surayya Ulfa
Interaksi Online Vol 2, No 3: Agustus 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on AC Nielsen data, the scale cume obtained by the Radio 105.2 SSFM decreased by 2,000 listeners in October to December of 2012. It shows that the activity of a vigorous campaign conducted by the Radio 105.2 SSFM through event off-air and online social media, inversely proportional to the AC Nielsen research data results, which demonstrate the scale cume of the SSFM 105.2 radio decreased. Thus, this study aimed to finding out the correlation among audience’s participation in off-air event (X1), audience’s participation in interaction through online social media (X2), and audience's frequency of listening on the Radio 105,2 SSFM (Y).Theoretical framework are used as a basic premise in this study is the theory of classical conditioning by Ivan Pavlov and Expectancy Value Theory, and social information processing theory by Walter. Classical conditioning theory and Expectancy Value Theory helps to explain that the association established between off-air event with the radio 105.2 SSFM, can motivate audience to act towards the radio 105.2 SSFM. While the social information processing theory helps to explain that the activity of the interaction between the audience with the radio 105.2 SSFM in cyberspace, is pioneering the future of relationship commitment, namely to increase the loyalty of listeners to the radio 105.2 SSFM. The method used on this research is quantitative-survey, involving 100 respondents and non-randomly selected using accidental sampling technique. The hypothesis testing tool used is a statistical test of correlation coefficient kendall's tau-b, with the help of SPSS ver. 16 for Windows.The results of this study are : (1) there is no correlation between participation in audience’s participation in off-air event and audience's frequency of listening on the Radio 105,2 SSFM, and (2) there is a significant correlation between audience’s participation in interaction through online social media and audience's frequency of listening on the Radio 105,2 SSFM. Thus the recommendations given to the radio 105.2 SSFM which can increases the frequency of the listening on the radio 105,2 SSFM by the audience are : (1) the need to review of the use of off-air events as a tool of brand activation by the radio 105.2 SSFM, and (2) the need of a massive effort to use social media online as a tool of brand activation by the radio 105.2 SSFM.Keyword : Off-Air Event, Online Social Media, Frequency of Listening the Radio
HUBUNGAN DAYA TARIK SPONSORSHIP DUA KELINCI DAN AFILIASI KELOMPOK DENGAN MINAT BELI MUHAMMAD ABDUSSHOMAD; Tandiyo Pradekso; Sri Widowati Herieningsih
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2013
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.613 KB)

Abstract

ABSTRACTTITLE : RELATIONS THE ATTRACTIVENESS SPONSORSHIPDUA KELINCI TO REAL MADRID AND AFFILIATEGROUP WITH INTEREST BUYNAME : MUHAMMAD ABDUSSHOMADNIM : D2C 007 057The research was motivated by the phenomenon of competition between DuaKelinci with Garuda in the category of branded products packaging peanuts. DuaKelinci chose Real Madrid sponsorship partner to raise brand awarness and itsbrand image as a product that is close to the football world and to be able tocontinue to compete with the market leader in Indonesia packing peanuts, Garuda.The population in this study are football lovers in the city of Semarang. Becausethere is no exact number of football lovers in the city of Semarang, the authordetermines its own number of samples to be taken in this research is as much as50 samples. The sampling technique used in this study was purposive sampling.Researchers using interviews with a research instrument in the form of aquestionnaire for data collection. Based on the research, the attraction sponsorshipDua Kelinci to Real Madrid has a positive relationship with the buying interest. Itis seen from the significance value of 0.001 which indicates that the relationshipbetween variables is significant with a correlation coefficient of 0.414. Whileaffiliate groups also have a positive relationship with the buying interest, as seenfrom the significance value of 0.003 which indicates that the relationship betweenvariables is significant with a correlation coefficient of 0.403. Based on researchcompanies need to utilize other marketing programs in addition to programsponsorship Dua Kelinci to Real Madrid in order to raise interest in purchasingthe prospective consumer audience. In addition, Dua Kelinci can benefit appealbesides the attractiveness of football clubs, for example utilizing the domesticappeal of celebrity is more familiar among the people of Indonesia compared toclub football abroad.Keywords: Affiliate Group, Dua Kelinci, Packaging Peanuts, Interests Buy, RealMadrid, SponsorshipHUBUNGAN DAYA TARIK SPONSORSHIP DUA KELINCI DANAFILIASI KELOMPOK DENGAN MINAT BELISalah satu program PR adalah pemberian sponsor (sponsorship) padabeberapa kegiatan. Sponsorship atau pemberian sponsor adalah dukunganfinansial untuk suatu acara, kegiatan, subyek, lembaga, atau bahkan individu yangdianggap memang pantas untuk menerimanya. Sponsorship merupakan pemberiandukungan keuangan atau bentuk-bentuk dukungan lainnya kepada pihak penerimaagar keuangan si penerima tetap lancar dan menjadi lebih kokoh. (Jefkins:1997:170). Pemberian sponsor atau sponsorship menjadi salah satu program yangpaling banyak dipilih karena dukungan massa yang cukup kuat dalam sebuahacara ataupun kegiatan. Pensponsoran bisa jadi merupakan salah satu bentukpengiklanan ataupun menjadi bagian dari pemasaran, akan tetapi bisa jugamenjadi taktik PR. Kegiatan yang cukup banyak menerima sponsorship saat iniadalah olahraga. Hampir setiap kegiatan olahraga mendapat dukungan finansialyang cukup besar. Hal ini disebabkan semakin merakyatnya kegiatan olahragasehingga pemberian sponsor ini merupakan salah satu cara terbaik dalammenjangkau pasar konsumen secara massal. Dengan besarnya kegiatan peliputanmedia setiap kegiatan olahraga maka peliputan untuk pihak penyedia sponsor jugasemakin besar. Contoh dari kegiatan olahraga yang mendapatkan sponsorshipantara lain adalah Djarum Indonesia Open (Badminton), Djarum Indonesia SuperLeague (Sepakbola), Sampoerna Proliga (Voli), Biskuat Tiger Cup (Sepakbola),dan Pocari Sweat Futsal (Futsal).“Dua Kelinci Official Sponsor Real Madrid Presents: IndonesiaMenggiring Bola”, atau yang kemudian lebih popular disebut Dua Kelinci –Indonesia Menggiring Bola, merupakan event sponsorship awal dari Dua Kelincisebagai official launching sponsor tersebut. Tujuan program ini tentu saja sejalandengan objektif yang telah ditetapkan. Dua Kelinci ingin membentuk brandawareness serta brand image sebagai produk yang identik dengan sepakbola.Dengan menggandeng Real Madrid, diharapkan terbentuk citra di masyararakatdan diketahui secara luas bahwa Dua Kelinci adalah official sponsor klub itu.Kalau melihat data “Indonesian Consumer Profile 2008”, Kacang Garudamasih kokoh menjadi jawara, alias sebagai market leader di antara berbagaimerek kompetitornya, dengan perolehan market share sangat fantastis yaitu88,7%. Menyusul di belakangnya adalah rival abadinya, yaitu Dua Kelinci(10,1%), yang sama-sama ber-home base di Pati Jawa Tengah. Berikutnya adalahkacang merek Kaya King (0,6%), lalu merek Gajah (0,1%), Merpati (0,1%), danIyes (0,1%), serta merek-merek lainnya di bawah 0,1%. Sedangkan menurut dataTop Brand Index yang dilakukan oleh Frontier Consulting Group untuk kategorikacang bermerek (2011), Kacang Garuda menduduki peringkat pertama dengan65.6% Top Brand Index, disusul oleh Dua Kelinci 13%, Sukro 5,9 %, Katom 2,5%, Mayasi 2 %, Iyes 1,5 %, Kayaking 1,3 %, dan Gajah 1,1 %. Dalam persepektifsurvei, mind share terbentuk dari top of mind (TOM), yakni merek yang pertamakali muncul di benak konsumen saat berbicara tentang kategori tertentu.Sedangkan market share dapat diketahui dengan pendekatan last usage.Penggunaan last usage memang tidak bisa mencerminkan market share secaratepat, namun demikian ukuran yang sederhana ini mampu mengindikasikanbesarnya market share suatu produk. Sementara commitment share merupakancerminan dari keinginan konsumen untuk memilih suatu merek di masamendatang (future intention). (Marketing 02/IX/Februari 2009: 51-52) Dalamkaitannya dengan minat beli produk, daya tarik sponsorship yang dilakukan olehDua Kelinci ini bertujuan membentuk brand awareness serta brand imagesebagai produk yang identik dengan sepakbola. Dengan adanya programsponsorship itu, akan jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Indonesiaterutama pendukung tim Real Madrid. Efek dari program ini akan mempengaruhiminat beli produk Dua Kelinci, terlebih pendukung Real Madrid. Mereka akanberanggapan bahwa membeli produk Dua Kelinci secara tidak langsung akanmembantu keuangan klub Real Madrid. Mereka yang bukan pendukung RealMadrid juga akan bangga dengan program ini karena ada perusahaan Indonesiayang mampu menjadi sponsor resmi salah satu klub terbesar di Dunia danberujung kepada perubahan pandangan, sikap maupun perilaku terhadap DuaKelinci. Mereka yang pada awalnya apatis, bisa jadi akan berminat membeliproduk ini setelah menjadi sponsor resmi Real Madrid. Sedangkan kaitan afiliasikelompok dengan minat beli, bahwa minat beli produk dipengaruhi banyak hal.Baik dari faktor internal maupun eksternal konsumen. Dari faktor eksternal salahsatunya adalah afiliasi mereka terhadap sebuah kelompok tertentu. Perilaku darikelompok itu dapat merubah pendapat maupun perilaku dari mereka yangberafiliasi terhadapnya. Jadi, dengan Real Madrid menerima sponsor dari DuaKelinci, hal itu akan mempengaruhi minat beli produk bagi mereka yangberafiliasi dengan Real Madrid.Untuk menumbuhkan minat beli dan akhirnya melakukan keputusanpembelian pada diri konsumen tidaklah mudah. Banyak faktor yangmempengaruhinya, baik faktor internal atau dari dalam diri konsumen maupunpengaruh eksternal yaitu rangsangan yang dilakukan perusahaan. Dalam aktivitaspemasaran, komunikasi merupakan bagian yang penting dan sentral. Keberhasilanpemasaran sangat bergantung pada keberhasilan komunikasi itu sendiri didalamnya. Melalui kegiatan komunikasi pemasarannya untuk mendapatkanpelanggan baru maupun mempertahankan pelanggan lama, PT Dua Kelincimelakukan terobosan besar dengan menjadi sponsor resmi klub sepakbolaSpanyol, Real Madrid. Survey Top Brand dari tahun 2009 hingga 2011 padakategori kacang bermerek, Top Brand Index (TBI) Dua Kelinci naik turun padatiap tahunnya. Pada saat ini, TBI tahun 2011 menurun dibandingkan dengan tahun2010. Hal ini dapat dilihat pada gambar 1-1.Tabel 1.1Top Brand Index (TBI) Dua Kelinci Tahun 2009-2011Survey 2009 Survey 2010 Survey 201117,9 % 26,0 % 13,0 %Berdasarkan survey Top Brand diatas dapat dilihat bahwa TBI DuaKelinci naik turun. Jika dilihat pada tahun 2011 TBI mengalami penurunandibandingkan tahun 2010, sebelum Dua Kelinci menjadi sponsor resmi RealMadrid. TBI berdasarkan parameter, yaitu merek yang paling diingat (top ofmind), merek yang terakhir dibeli atau dikonsumsi (last used), serta merek yangakan dipilih lagi di masa mendatang (future intention). Hal tersebut menunjukkanbahwa index merek menurun di mata konsumen.Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan PT Dua Kelinci denganmenjadi sponsor resmi Real Madrid belum mampu membuat Top Brand merekamengalahkan market leader kacang bermerek selama ini yakni Kacang Garuda.Justru ketika mereka menjadi sponsor resmi Real Madrid, Top Brand merekamenurun drastis dibandingkan sebelum menjadi sponsor Real Madrid.Salah satu yang dapat mempengaruhi dalam menumbuhkan minat belikonsumen adalah faktor sosial seperti kelompok kecil, keluarga, peran, dan statussosial dari konsumen. Faktor-faktor ini sangat mempengaruhi tanggapankonsumen. Oleh kerena itu, pemasar harus benar-benar memperhitungkannyauntuk menyusun strategi pemasaran. Perilaku seseorang dipengaruhi banyakkelompok kecil. Afiliasi mereka dalam kelompok itu dapat mempengaruhi pilihanproduk dan merek yang akan dipilih olehnya. Dari uraian tersebut maka pokokpermasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah adakah hubungandaya tarik sponsorship Dua Kelinci ke Real Madrid dan afiliasi kelompok denganminat beli produk?Pada beberapa penelitian sebelumnya, aspek yang diteliti masih seputardaya tarik celebrity endorser atau daya tarik iklan dan kelompok acuan yangdihubungkan dengan minat beli konsumen. Dalam penelitian ini lebih membahaspada daya tarik sponsorship dan afiliasi kelompok dengan minat beli produk. Duavariabel dalam penelitian ini yakni daya tarik sponsorship dan afiliasi kelompokacuan menjadi pembeda dengan variabel-variabel dalam penelitian sebelum ini.Sedangkan variabel minat beli tergolong umum dimasukkan dalam penelitiansebelum ini. Teori yang dipakai dalam penelitian ini sama dengan penelitiansebelumnya yang berjudul Hubungan Daya Tarik Iklan Animasi dan Sikap Merekdengan Minat Beli Produk Molto Ultra yakni teori Integrasi Informasi.Perbedaannya terletak pada alasan penggunaan teori tersebut. Dalam penelitian initeori tersebut digunakan untuk mengetahui bagaimana daya tarik sponsorshipyang merupakan informasi berpotensi untuk mempengaruhi sikap seseorang dandigabungkan dengan afiliasi terhadap suatu pengaruh yang besar bagi komunikan.Sedangkan pada penelitian sebelumnya adalah informasi dari daya tarik iklan danpandangan positif terhadap suatu merek berpotensi mempengaruhi sikapseseorang.Teori yang menjelaskan keterkaitan aspek daya tarik sponsorship danminat beli adalah Teori Integrasi Informasi (Information Integration Theory).Teori ini merupakan teori tentang pengorganisasian informasi yang dikemukakanoleh Martin Feishbein. Teori ini berasumsi bahwa organisasi mengakumulasikandan mengorganisasikan informasi yang diperolehnya tentang sekelompok orang,objek, situasi atau ide-ide untuk membentuk sikap yang sesuai dengan konsepyang terbentuk dari hasil penerimaan informasi tersebut. (Littlejohn, 2002:234-240).Sedangkan teori yang berkaitan dengan afiliasi dengan minat beli adalahcognitive learning theory. Teori ini menjelaskan situasi dalam mana konsumenhendak memecahkan suatu masalah atau memenuhi kebutuhan menuntuk merekamembentu sikap (entah positif atau negatif) terhadap produk berdasarkaninformasi yang diperoleh, dipadu dengan pengetahuan dan keyakinan mereka.Pada umumnya, semakin banyak informasi yang diperoleh, semakin besarkemungkinan seseorang membentuk sikap. Namun, konsumen tidak selalumencari semua informasi yang berhubungan dengan produk. konsumen biasanyahanya memperhatikan informasi yang disukai atau dipahaminya. Konsekuensinya,para pemasar tidak perlu menjelaskan semua informasi yang terkait denganproduk, cukup memilih beberapa informasi kunci yang membedakan produknyadari produk pesaing. (Simamora. 2004:185).Dalam penelitian ini dapat dirumuskan hipotesis sebagai berikut: Dayatarik Sponsorship (X1) mempunyai hubungan positif dengan minat beli (Y).Artinya semakin kuat daya tarik sponsorship Dua Kelinci ke Real Madrid, makaakan semakin tinggi minat beli produk. Serta afiliasi Kelompok (X2) mempunyaihubungan positif dengan minat beli (Y). Artinya semakin kuat afiliasi, maka akansemakin tinggi minat beli produk.Karena tak ada ada jumlah pasti pecinta sepakbola di kota Semarang makapenulis menentukan sendiri jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian iniadalah sebanyak 50 sampel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalampenelitian ini adalah purposive sampling. Peneliti menggunakan metodewawancara dengan instrument penelitian berupa kuesioner untuk pengambilandata. Berdasarkan hasil penelitian, daya tarik sponsorship Dua Kelinci ke RealMadrid mempunyai hubungan positif dengan minat beli. Hal tersebut terlihat darinilai signifikansinya yaitu sebesar 0,001 yang menunjukkan bahwa hubunganantar variabel sangat signifikan dengan koefisien korelasinya sebesar 0,414.Sedangkan afiliasi kelompok juga memiliki hubungan positif dengan minat beli,hal ini terlihat dari nilai signifikansinya yaitu sebesar 0,003 yang menunjukkanbahwa hubungan antar variabel sangat signifikan dengan koefisien korelasinyasebesar 0,403. Berdasarkan penelitian perusahaan harus memanfaatkan programpemasaran yang lain selain program sponsorship Dua Kelinci ke Real Madridguna memunculkan minat beli pada khalayak calon konsumen. Selain itu jugaDua Kelinci dapat memanfaatkan daya tarik selain daya tarik dari klub sepakbola,misalnya memanfaatkan daya tarik selebriti dalam negeri yang lebih familiar dikalangan masyarakat Indonesia dibandingkan dengan klub sepakbola luar negeriDAFTAR PUSTAKABukuAltsiel, Tom dan Jean Grow. 2006. Advertising Strategy: Creativity tacticsfrom the outside/in. New Delhi: Sage Publication India.As’ad, Moh, 1998. Psikologi Industri. Yogyakarta: Liberty.Assael, Henry. 1998. Consumer Behaviour and Marketing Action. 6thEdition. Boston: Wadsworth IncChaplin, JP. 2002. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: Rajawali Press.Ferrinadewi, Erna. 2008. Merek & Psikologi Konsumen Implikasi PadaStrategi Pemasaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.Jefkins, Frank. 1997. Periklanan. Jakarta : ErlanggaKartajaya, Hermawan. 2003. Marketing In Venus. Jakarta: PT GramediaPustakaKasali, Rhenald. 1995. Manajemen Periklanan, Konsep dan Aplikasinya diIndonesia. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.Kitchen, Philip J. 1998. Marketing Communications: Principles andPractice. London: Cengage Learning EMEAKriyantono, Rachmat. 2006. Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta:Kencana Prenada Media GroupKoswara, Endang. Teori-teori Kepribadian. Jakarta: Refika AditamaKotler, Philip. 2002. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Prehallinda.Laksana, Fajar. 2008. Manajemen Pemasaran:Pendekatan Praktis.Yogyakarta: Graha IlmuLittlejohn, Stephen W. 2002. Theories of Human Communications. NewYork: Wadsworth.Percy, Larry dan Rossiter, J.R. 1997. Advertising Communication andPromotion Management. New York: McGraw HillPrasetijo, Dra. Ristiyanti dan MBA Prof. John J.O.I Ihalauw, Ph.D. 2004.Perilaku Konsumen. Yogyakarta: penerbit ANDISchiffman, Leon G dan Leslie Lazar Kanuk. 2004. Perilaku Konsumen.Edisi Ke-7. Jakarta: PT Indeks.Shimp, Terrence A. 2003. Periklanan Promosi Dan Aspek TambahanKomunikasi Terpadu. Edisi ke-5. Jakarta : Erlangga.Simamora, Bilson. 2000. Panduan Riset Perilaku Konsumen. Jakarta: PTGramedia Pustaka Utama.Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi. 2011. Metode Penelitian Survai.Jakarta: Penerbit Pustaka LP3ES IndonesiaSugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D.Bandung: AlfabetaSutisna, 2003. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. Bandung:PT Remaja RosdakaryaTjiptono, Fandy. 2005. Brand Managemet & Strategi. Yogyakarta: ANDI.Tjiptono, Fandy dan Santoso Singgih. 2001, Riset Pemasaran: Konsepdan. Aplikasi dengan SPSS. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.WebsiteAnonim, 2009. Top Brand Index 2009. (http://www.topbrandaward.com/top-brand-survey/survey-result/top-brand-result-2009,diakses tanggal 12 Februari 2012)Anonim, 2010. Top Brand Index 2010. (http://www.topbrandaward.com/top-brand-survey/survey-result/top-brand-result-2010,diakses tanggal 12 Februari 2012)Anonim, 2011. Top Brand Index 2011. (http://www.topbrandaward.com/top-brand-survey/survey-result/top-brand-result-2011,diakses tanggal 12 Februari 2012)Bigman, Dan, 2011, Most Valuable Soccer,(http://www.forbes.com/2011/04/20/most-valuable-soccer, diaksestanggal 7 Januari 2013)Dua Kelinci, 2012, About Us, (http://www.dk-peanuts.com/in/aboutus.html, diakses tanggal 9 Desember 2012)Dua Kelinci, 2012, Dua Kelinci as Official Partner Real Madrid inIndonesia, (http://id.dk-peanuts.com/en/about-us/news/dua-kelincias-official-partner-for-real-madrid-in-indonesia.html, diaksestanggal 12 Februari 2012)
“Pembingkaian Metrotvnews.com dan Sindonews.com Mengenai Mundurnya Hary Tanoesoedibjo Dari Partai Nasional Demokrat” Reza Rahardian Pratama; Dr Sunarto; Adi Nugroho; Tandiyo Pradekso
Interaksi Online Vol 2, No 3: Agustus 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.494 KB)

Abstract

Media Online memiliki banyak kelebihan dalam menyampaikan beritakepada khalayak, salah satunya adalah aktualitas berita yang jauh melampauikecepatan media konvensional seperti surat kabar. Pemberitaan media onlinedipengaruhi oleh ideologi dan ekonomi politik media yang terlihat dari framingberita yang dilakukan oleh media. Hal tersebut tidak lain juga disebabkan olehfaktor kepemilikan media itu sendiri. Terkadang isi berita menjadi timpang danjauh dari netralitas yang seharusnya menjadi dasar sebuah media menyampaikansebuah berita. Bahkan dewasa ini acap kali media seperti di setir kepentinganpemiliknya untuk kepentingan politik dan pencitraan pemilik media tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran sampai sejauh manapengaruh ideologi dan politik ekonomi di media terhadap upaya mendekatiobjektivitas dan posisi netral sebuah pemberitaan. Penelitian ini menggunakanparadigma konstruksionis dengan pendekatan kualitatif. Analisa framingdilakukan dengan model analisis Pan dan Kosicki. Hasil penelitian inimenunjukan bahwa framing yang dilakukan sindonews.com terhadap beritamundurnya Hary Tanoesoedibjo dari Partai Nasional Demokrat sangat berpihakpada kepentingan pemilik media. Sementara framing yang dilakukan olehmetrotvnews.com masih menunjukan usaha media untuk melakukan pendekatanpada objektivitas pemberitaan.Kata kunci: Framing, media online, ideologi media, ekonomi politik media.
HUBUNGAN INTENSITAS MENONTON ACARA KOMEDI YKS DAN INTERAKSI DALAM PEER GROUP DENGAN PERILAKU AGRESIF PADA ANAK Lucia Eka Pravitasari; Tandiyo Pradekso; Turnomo Rahardjo; Djoko Setyabudi
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.282 KB)

Abstract

Kemudahan dalam mengakses televisi ini tidak diimbangi dengan muatan acara yang sesuai dengan usia anak. Beberapa acara TV seringkali meyajikan acara yang melenceng dari konten seharusnya, misalnya saja acara komedi yang mengandung kekerasan di dalamnya. Tindak kekerasan tidak hanya terjadi di kalangan orang dewasa saja, namun juga terjadi di usia anak-anak. Hal yang mengkhawatirkan adalah anak-anak tidak hanya menjadi korban kekerasan saja, namun juga menjadi pelaku tindak kekerasan. Data pada 2012 mencatat, bahwa terdapat 3.332 kasus kekerasan yang terjadi pada anak yang dilaporkan ke KPAI. Kasus-kasus kekerasan yang terjadi dan dilakukan oleh anak menimbulkan banyak pertanyaan seputar hal-hal apa saja yang membuat anak mampu melakukan tindak agresivitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas menonton acara komedi YKS dan interaksi dalam peer group dengan perilaku agresif pada anak. Jumlah populasi sebanyak 2594 orang, yang merupakan anak-anak usia 7 – 15 tahun di Kelurahan Jomblang, Semarang. Sedangkan jumlah sampel yang diambil adalah sebesar 96 orang dengan menggunakan multistage sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan konkordansi Kendall dengan bantuan program SPSS 20.Perhitungan statistik menunjukkan nilai pada Exact sig. menunjukkan angka 0.000, dengan demikian nilai probabilitas adalah 0.000. Karena nilai probabilitas 0.000 < 0.50 maka keputusan yang diambil adalah H0 ditolak. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa intensitas menonton acara komedi YKS dan interaksi dalam peer group berhubungan dengan perilaku agresif pada anak. Dari hasil uji statistik tersebut dapat diketahui bahwa ada hubungan antara kedua variabel bebas dengan variabel terikat.Bagi pihak media harus mampu menyajikan program acara sesuai dengan jam tayangnya dan sesuai dengan konten aslinya. Kemudian, bagi peneliti selanjutnya diharapkan penelitiannya dilakukan dengan menggunakan variabel-variabel lain. Key Words: Intensitas menonton, Interaksi  peer group, dan Perilaku agresif
Produksi Program Acara Berita Feature “Di Balik Nama” di Cakra Semarang TV ( Camera Person ) Ibrahim Muhammad Ramadhan; I Nyoman Winata; Tandiyo Pradekso; M Bayu Widagdo
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.207 KB)

Abstract

Televisi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi sekaligus menghibur bagi masyarakat. Dari beberapa stasiun TV lokal yang ada di Semarang, belum ada tayangan news feature bertemakan sejarah lokal yang pembahasannya berangkat dari sebuah nama.“Di Balik Nama” sebagai sebuah program news feature hadir sebagai alternatif tayangan yang mengangkat tema tentang sejarah dibalik nama-nama kawasan atau tempat, kuliner, dan tradisi yang ada di kota Semarang dan sekitarnya.Pada program “Di Balik Nama”, produser bertugas untuk menentukan tema, membuat rencana kerja, membuat anggaran produksi, hingga membuat agenda wawancara kepada narasumber. Program director bertugas untuk menentukan packaging program acara, membuat shotlist liputan, hingga pengarahan liputan di lapangan. Camera person bertugas untuk mengambil gambar atau melakukan liputan lapangan. Sedangkan editor bertugas melakukan penyuntingan gambar dan grafis hingga program acara siap untuk ditayangkan.Setelah melalui tahapan praproduksi, proses produksi, dan pascaproduksi, karya bidang ini ditayangkan di Cakra Semarang TV setiap hari Jumat pukul 19.00 WIB mulai tanggal 17 April sampai dengan 24 Juli 2015. Melalui tayangan ini diharapkan masyarakat mendapatkan tayangan yang informatif mengenai sejarah lokal dari nama-nama kawasan atau tempat, kuliner, dan tradisi yang ada di kota Semarang dan sekitarnya.
Co-Authors Achmad Habibie Taufiqqur Rahman Adi Nugroho Adinda Sekar Cinantya Aditia Nurul Huda Aditya Iman Hamidi Adityo Cahyo Aji Afif Hazly Hasibuan Agraha Dwita Sulistyajati Agus Naryoso Ahda Hanif Fauzi Ahmad Fauzi Ahmad Fikar Harakan Aike Ingget Pratiwi Aisah Putri Sajidah, Aisah Putri Ajeng Rengganis, Sekar Albert Rivai Sinaga Aldi Atwinda Jauhar Aldiansyah, Duvit Aldila Leksana Wati Alexandra Parahita Bening Kesumaputri Alif Ibrahim Alya Anwar, Rizqika Alyssa Jasmine Aurelia Rahmiqatrunnada Amrina Rida Hapsari Ananda Erfan Musthafa Andrea Oktavia, Helga Anggi Pramesthi Kusumarasri Anggia Anggraini Anjar Mukti Yuni Pamungkas, Anjar Mukti Annisa Aulia Mahari Annisa Kusumawardhani Annisya Winarni Putri Aprida Mulya, Resti Ardelia Fitriani, Neysa Ardini Koesfarmasiana, Ardini Arfika Pertiwi Putri Arif Nurochman Arinda Putri Oktaviani Aryatama Wibawa, Michael Asep Virgo Asri Aulia Rachmawati Asri Nugraheningtyas Astrid Damayanti Asty Setiandini Atika Nabila Atina Primaningtyas Aulia Nur Awang Asmoro Ayu Puspitasari, Ramadhiana Ayu Saraswati Ayu Sri Purnama, Ayu Sri Azzahira Putri Zakaria, Grandhis Badri Ilham Ramadhan Bagoes Praswanda, Yusrizal Banun Diyah Ardani Bareta Hendy Pamungkas Bayu Widagdo, Muhammad Bella Yunita Binarso Budiono Budiono Bisma Alief Charisma Rahma Dinasih Chintya Dyah Meidyasari Daffa Satriowibowo Daniel Dwi Listantyo Dara Pramitha Darda Putranto, Addakhil Deansa Putri Deni Arifiin Destima Nursylva Anggraningrum Devi Pranasningtias Indriani Dhira Widya Prasya, Dhira Dhiyah Puspita Sari Dhyah Shanti Nur Kartika Dimas Muhammad Distian Jobi Ridwan Diyan Hafdinovianti Ayu Kinasih Djoko Setiabudi Djoko Setyabudi Donik Agus Setiyanto DONNA RADITA MERITSEBA DR Sunarto Dwi Mulya Ningsih Dwi Purbaningrum Eggie Nurmahabbi Eka Ardianto Farasila, Iraisa Farisa Dian Utami Fariz Dewanto Fatma Izzatussayidati Febri Ariyadi Febriana Handayani Febriandani, Anisa Fitriyani, Putri Frida Asih Pratiwi Galuh Perwitasari Ghaliyah Julya Almira Ghana Pratama, Albert Ghela Rakhma Islamey Ghita Kriska Dwi Ananda Gilang Wicaksono Hajar Azizatun Niswah Hamidah, Nadiya Handi Aditia Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hardiyanto, Muhamad Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hendrikus Setya Pradhana Henny Novita Rumono Hilda Maisyarah I Nyoman Winata I Nyoman Winata Ibrahim Muhammad Ramadhan Ichsan Wahyu Pratama Imam Muttaqin Indah Puspawardhani Indra Septia BW Infra Ranisetya Intan Mashitasari Ira Astri Rasika Jaya Pramono Adi Jimmy Fachrurrozy Jody Suryamar Yudha Joyo Nur Suyanto Gono Kanaya Az Zahrah Karunia Yusuf, Kevin Kembang Soca Paranggani Khairani, Indah Khairunnisya Sholikhah Kinanati Bunga Wulansari Krisna Adryanto Lintang Jati Rahina Lintang Ratri Rahmiaji LISTIANTO HINDRA PRAMONO Lizzatul Farhatiningsih Lucia Eka Pravitasari Luh Rani Wijayanti M Bayu Widagdo Maharani Easter Mahendra Zulkifli Manggala Hadi Prawira Marcia Julifar Ardianto Marsha Fildzaishma Marshanda Putri, Tyara Martia Mutiara Tasuki Marwah Gayatri Purnado Maya Lestari Melinda Wita Satryani Meriza Lestari Meta Detiana Putri Mohammad Akbar Rizal Hamidi Much Yulianto Much. Yulianto Muchamad Yulianto Muchammad Bayu widagdo MUHAMMAD ABDUSSHOMAD Muhammad Bayu Widagdo Muhammad Bayu widagdo Muhammad Fadhel Raditya Muhammad Rofiuddin Muhamy Akbar Iedani Muliawati, Ditha N S Ulfa Naafisa Maulida Pratama Nabila Rezki, Anisa Nadia Dwi Agustina Nadia Hutaminingtyas Nanik Sudaryningtyas, Nanik Naura Kamila Prasetyanti Nicho Putera Gustantyo Nidya Aldila Nikita Putri Mahardhika Nikolas Prima Ginting Ninda Nadya Nur Akbar Noni Meisavitri Novi Rosmaningrum NS Ulfa Nungki Dwi Widyastuti Nur Dyah Kusumawardhani Putri Nur Shafira, Hana Nurist Surayya Ulfa Nurist Surraya ulfa Nurist Surrayya Nuriyatul Lailiyah Nurrist Suraya Ulfa Nurrist Surayya Ulfa Nurul Avita Sari Nurwijayanti Otto Fauzie Haloho Pipin F.P. Lestari Prabowo Nurwidagdyo Pranamya Dewati Prescilla Roesalya Primada Qurrota Ayun Pungkas Dwitanto Purwoko, Agus R. Sigit Pandhu Kusumawardana Radika Oktavianti, Dina Raihan Triaffandra Ramadhan, Maulana Ramadhinda, Azzahra Randyani Rarasati Raymond Soelistiono Filemon Raynaldo Faulana Pamungkas Reichan Anantyo, Muhamad Resty Widyanty Revana Meylani Rhola Bachtiar Raharjo Rifki Nur Pratiwi Rifqah Nailah Rijalul Vikry Rizka Amalia Rizka Arsianti Rizky Amalya Hadiningtyas Rizqi Ganis Ashari Rohedy Ayucandra Rohmat Pambudi Roli Harni Purba, Juita Rony Kristanto Setiawan Rosita Kemala Sari Rosyada Setijawan, Amrina Rumi Aulia Rahmanisa S Rouli Manalu Safira Nurin Aghnia Santa Cicilia Sinabariba Septian Aldo Pradita Septiana Hadiwinoto, Jessica Septiana Wulandari Suparyo Setyabudi, Gunawan Shafira Inas Nurina Shahnaz Natasha Anya Sigit Haryadi Sofi Kumala Fatma Sofianisa Rahmawati Sri Budi Lestari Sri Widowati Sri Widowati Herieningsih Sri Widowati Herieningsih Sunarto Sunarto Tan Faizal Rachman Tasya Nadia Taufik Indra Ramadhan Taufik Reza Ardianto Taufik Suprihatini Taufik Suprihatini Teresia Kinta Wuryandini Theresia Dita Anggraini Thriyani Rahmania Titan Armaya Tiur Agata, Elisa Tjen Jocelyn Ivana Tri Muriati Harahap, Anggi Tri Utami Triangga Ardiyanto Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Uci Andriani Veriska, Veriska Vicho Whisnurangga Vinny Avilla Barus Wahyu Aji Hernawan, Dhimas Wahyu Kuncoro Aji, Danar Wahyu Nur R, Efrilia Wahyu Widiyaningrum Widya Andhika Aji Wina Natasya Saragih Wiwid Noor Rakhmad Yanu Angga Andaru, Yanu Yanuar Luqman Yoga Yuniadi Yohanes Rico Ananda Putra, Yohanes Yuan Stephanie Yuliantika Hapsari Yunita Indriyaswari Yusriana, Amida YUSUF AKBAR, MUHAMMAD Zainul Asngadah Fatmawati Zelda Elsa Khabibah Zulfikar Mufti