p-Index From 2021 - 2026
6.732
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI DI PUSKESMAS MELATI KECAMATAN PERBAUNGAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2021 Tengku Nurhayati; Edy Marjuang Purba; Tetti Seriati Situmorang
Excellent Midwifery Journal Vol 4, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.536 KB) | DOI: 10.55541/emj.v4i2.176

Abstract

Pemberian MP-ASI terlalu dini pada masyarakat merupakan masalah yang serius. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan kepada  10 orang ibu yang memiliki bayi  di Puskesmas Melati diketahui bahwa adalah 6 orang yang memberikan MP-ASI terlalu dini (kurang dari 6 bulan) dengan alasan supaya asupan makanannya lebih banyak dan bayi lebih kenyang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi di Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2021. Jenis penelitian merupakan survey bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai bayi usia > 6 bulan. Sampel  diambil dengan metode total sampling yaitu semua ibu yang mempunyai bayi > 6 bulan di  Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai yaitu sebanyak 57 orang. Teknik analisis data menggunakan chi square. Lebih banyak ibu memberikan MP-ASI kepada bayi sebelum berusia 6 bulan yaitu sebanyak 34 orang (59,6). Ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan Pemberian MP-ASI Pada Bayi di Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2021. Pengetahuan kurang dan sikap yang negatif menjadi faktor yang dapat mendorong ibu untuk memberikan MP-ASI terlalu dini. Disarankan kepada petugas kesehatan untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang MP-ASI dan meningkatkan perannya dalam upaya pencapaian ASI eksklusif melalui penyuluhan, untuk yang dapat dilaksanakan pada acara pertemuan desa, posyandu dan konseling pada saat pemeriksaan kehamilan.
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL UNTUK MENCEGAH ANEMIA DENGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIALANG BUAH Edy Marjuang Purba; Eva Ratna Dewi; Nur Azizah; Marliani Marliani
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.844 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1229

Abstract

Prevalensi anemia di Puskesmas Sialang Buah tahun 2019 cukup tinggi >35%. Determinan yang dianggap paling penting adalah pengetahuan. Hasil Penelitian tahun 2018 diketahui bahwa lebih dari 50% ibu hamil memiliki pengetahuan kurang tentang anemia dan pencegahannya. Dilakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil tentang anemia dan pencegahannya sehingga memiliki kemandirian terpadu dalam mengatasi dan mencegah anemia. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Sialang Buah Kabupaten Serdang Bedagai. Pelaksanaan kegiatan berdasarkan hasil kerjasama dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Serdang Bedagai, Puskesmas Sialang Buah dan STIKes Mitra Husada Medan. Berdasarkan Hasil pretest lebih banyak ibu yang memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 25 orang (73,5%). Hasil post test Setelah dilakukan penyuluhan diketahui jumlah ibu yang berpengetahuan baik meningkat menjadi 24 orang (70,6%). Kegiatan ini berjalan lancar dan disambut positif oleh masyarakat. Pengetahuan ibu hami tentang anemia dan pencegahnnya mengalami peningkatan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan dan pemberdayaan ibu hamil Disarankan kepada pihak puskesmas, untuk lebih rutin melakukan penyuluhan kesehatan khusunya pencegahan anemia.
Promosi Kesehatan Untuk Meninngkatkan Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Tehnik Menyusui Dengan Kejadian Puting Susu Lecet Di Klinik Deby Cyntia Yun Tahun 2022 Eva Ratna Dewi; Lidya Natalia Br. Sinuhaji; Eka Falentina Tarigan; Markus Doddy; Simanjuntak Simanjuntak; Edy Marjuang Purba; Nur Azizah; Nursi Oktaviani; Mayla Atika Sari
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v2i2.355

Abstract

Puting yang sakit dapat disebabkan oleh posisi menyusui yang tidak tepat, tetapi dapat juga disebabkan oleh sariawan (kandidat) atau dermatitis dan juga dengan menggunakan sabun, alkohol, krim, dll untuk mencuci puting. Berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. Kegagalan dalam proses menyusui seringkali disebabkan oleh beberapa masalah. Bagi sebagian ibu yang tidak mengetahui cara menyusui yang benar, bisa menjadi masalah saat menyusui. Masalah menyusui adalah bahwa di atas usia 25, sepertiga wanita di dunia (36%) tidak menyusui karena payudara dan puting bengkak. Kurangnya pengetahuan ibu merupakan salah satu faktor internal yang menyebabkan ibu gagal memberikan ASI eksklusif pada bayinya karena teknik menyusui yang tidak tepat sehingga menyebabkan ibu mengalami nyeri puting hingga nutrisi bayi tidak terpenuhi. Kurangnya pengetahuan ini dapat disebabkan oleh ibu yang belum pernah mendapatkan informasi tentang teknik menyusui yang benar, sehingga ibu sering mengalami puting yang sakit. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar agar ibu tidak mengalami nyeri puting. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di Puskesmas Deby Cyntia Yun dengan 20 ibu nifas yang mengevaluasi kegiatan pengabdian masyarakat dengan metode pretest dan posttest. Hampir rata-rata ibu nifas diberikan promosi kesehatan (Edukasi) tentang teknik menyusui yang benar dengan terjadinya puting susu pada anak yang sebelumnya hanya memberikan ASI sebentar karena ibu sakit, karena ibu tidak mengetahuinya. , Setelah diberikan Promosi Kesehatan (penyuluhan), hasilnya menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang teknik menyusui yang benar masih kurang. Setelah diberikan Promosi Kesehatan (penyuluhan) didapatkan hasil 40% pengetahuan ibu baik dan 55% pengetahuan ibu cukup. ) dan rasa ingin tahu ibunya sendiri. Hal ini membuktikan bahwa tenaga kesehatan membutuhkan edukasi yang luas kepada masyarakat, terutama bagi ibu hamil yang akan memiliki anak dan memberikan ASI eksklusif. Bagi masyarakat sebaiknya lebih giat lagi dalam pelayanan kesehatan, betapa pentingnya memberikan ASI eksklusif dengan benar.
Kehamilan usia remaja dan kejadian bayi berat lahir rendah di Gunungkidul Edy Marjuang Purba; Theodola Baning Rahayujati; Mohammad Hakimi
Berita Kedokteran Masyarakat (BKM) Vol 32, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.05 KB) | DOI: 10.22146/bkm.7645

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kehamilan usia remaja dengan kejadian bayi berat lahir rendah.Metode: Penelitian berbasis data kohort retrospektif puskesmas, 197 kelompok studi dari ibu hamil remaja dan 197 kelompok kontrol dari ibu hamil dewasa.Hasil: Kehamilan pada ibu usia remaja meningkatkan risiko bayi berat lahir rendah daripada ibu usia dewasa. Faktor luar yang berhubungan terdiri dari kekurangan energi kronik, anemia dan kunjungan antenatal care. Sementara tingkat pendidikan dan hipertensi tidak berhubungan.Kesimpulan: Ibu usia remaja harus intensif merawat kehamilan dengan mengukur lingkar lengan atas dan hemoglobin secara teratur untuk mencegah terjadinya kekurangan energi kronik dan anemia.
Faktor Risiko Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Daerah Urban Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Buah Tahun 2020 Edy Marjuang Purba
Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum dan Kesehatan Aisyiyah Vol. 6 No. 1 (2021): JAKIYAH VOL 6 NO. 1 Juni 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Politeknik Aisyiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35721/jakiyah.v6i1.48

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi anemia pada ibu hamil di Puskesmas Sialang Buah cukup tinggi pada tahun 2019 (41,9%), tahun 2018 yaitu (40,7%), tahun 2017 (40,5%) dan tahun 2016 (32,3%). Prevalensi anemia pada ibu hamil di daerah urban masih cukup tinggi (35,4%). Urgensi penelitian ini adalah perlunya diketahui faktor risiko anemia ibu hamil sehingga dapat dikendalikan dan diatasi yang selanjutnya berdampak pada menurunnya angka anemia pada ibu hamil. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian anemia pada ibu hamil di daerah urban Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Buah tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah observational analitik yang dilakukan untuk mengetahui determinan prevalensi anemia pada ibu hamil di daerah urban Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Buah tahun 2020. Sampel penelitian adalah semua ibu hamil dari daerah urban (58 orang). Kadar Hb darah diperiksa menggunakan Stik/Hb Meter di Puskesmas Sialang Buah. Ibu hamil dinyatakan anemia apabila kadar Hb darah < 11gr/dl. Data yang dikumpulkan kemudian dilakukan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian: Hasil analilisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan konsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil di daeral urban di Wilayah kerja Puskesmas Sialang Buah Tahun 2020. Tidak ada hubungan antara kehamilan remaja, pendidikan, status ekonomi dan kunjungan ANC dengan Fe dengan anemia pada ibu hamil di daeral urban di Wilayah kerja Puskesmas Sialang Buah Tahun 2020. Simpulan: Bagi Pihak Puskesmas, perlu melakukan penanganan dan tindak lanjut segera bagi ibu hamil yang terjaring anemia sehingga kejadian anemia tidak semakin parah. Bagi pihak Puskesmas juga diharapkan untuk tetap melaksanakan penyuluhan berkala untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia dan monitoring konsumsi tablet Fe. Kata kunci: Anemia, Pengetahuan, Konsumsi tablet Fe, Urban
THE EFFECT OF BABY MASSAGE ON BABY GROWTH IN HUTA HOLBUNG VILLAGE, ANGKOLA MUARATAIS DISTRICT, DISTRICT SOUTH TAPANULI Lidya Natalia Br Sinuhaji; Edy Marjuang Purba; Romauli Silalahi
International Journal of Midwifery Research Vol. 2 No. 1 (2022): International Journal of Midwifery Research
Publisher : Department of Midwifery, Faculty of Nursing and Midwifery, Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/ijmr.v2i1.28

Abstract

Data from the Central Statistics Agency for North Sumatra Province (2020), the live birth rate is 292,875 babies, seeing the high number of live births in babies it is very important to provide a stimulus during the golden age so that there is no developmental delay. The purpose of this study was to determine the effect of baby massage on infant growth in Huta Holbung Village, Angkola Muaratais District, South Tapanuli Regency. This type of research is Pre Experimental Designs with one group pretest-posttest design. The study was conducted in Huta Holbung Village, carried out from March to June 2021. The population was all infants aged 1-12 months in Huta Holbung Village with a sample of 30 infants, of which 15 were the intervention group and 15 were the control group. Using purposive sampling technique. Data analysis used bivariate analysis with independent statistical test T-test. The average baby weight in the experimental group before the massage was done was 4560 grams and the average after the massage was 5350 grams, which means an increase in body weight of 17.32%, while in the control group the average weight at the beginning of the study was 4556 grams and the average body weight at the end of the study was 5170 grams, which means an increase in body weight of 13.48%. The test results obtained t count 6.221, (p = 0.000), t table 1.753 with a significance of 5%. Because t count is greater than t table (6,221 > 1,753). There is a significant effect of baby massage on the growth of infants aged 0-3 months in Huta Holbung Village, Angkola Muaratis District, South Tapanuli Regency in 2021.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK LENGKAPAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI DESA PUJI MULIO KEC. SUNGGAL KAB. DELI SERDANG TAHUN 2021 seh malem; Edy Marjuang Purba; Eva Ratna Dewi; Ribur Sinaga; Magdalena Barus; Rumondang Sitorus
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.198

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 memperlihatkan bahwa data cakupan Antenatal Care di Indonesia selama periode 3 tahun terakhir, pada tahun 2010-2013 yaitu tahun 2010 sebesar 92,7% dan tahun 2013 sebesar 95,4%. Berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan di Desa Puj Mulio pada bulan Februari diketahui bahwa 6 dari 10 ibu hamil  tidak melakukan kunjungan antenatal care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaklengkapan kunjungan antenatal care pada ibu hamil trimester pertama sampai trimester ketiga.. Jenis penelitian merupakan survey bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang hamil  yang melakukan kunjungan antenatal care di Desa Puji Mulio Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang pada Juni 2021. Sampel dalam peneltian ini adalah sebanyak 30 orang. Dari hasil penelitian bahwa dari 30 responden mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 17 responden (56,7%), berpengetahuan kurang sebanyak 11 responden (36,7%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 2 responden (6,6%). Ada hubungan penghasilan keluarga, pekerjaan, pendidikan, pengetahuan dengan ketidaklengkapan kunjungan ANC. dengan hasil uji statistik diperoleh p-value<0,05. Tidak ada hubungan paritas dengan ketidaklengkapan kunjungan ANC dengan hasil uji statistik diperoleh hasil p-value>0,05. Disarankanbagi tenaga kesehatan  yang ada dapat memberikan informasi dan penyuluhan tentang kunjungan ANC  pada ibu hamil supaya ibu hamil datang untuk melakukan pemeriksaan keadaan ibu hamil dan janin supaya dapat mencapai target penurunan  angka kematian ibu dan anak. Kata kunci : ketidaklengkapan, kunjungan ANC, pengetahuan 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA RUPTURE PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI KLINIK BERSALIN BERTUAH KOTA MEDAN TAHUN 2022 Anna Waris Nainggolan; Edy Marjuang Purba; Lidya Natalia Sinuhaji; Ridesman .
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 2 (2022): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i2.208

Abstract

Rupture perineum adalah robekan perineum yang terjadi pada saat bayi lahir baik secara spontan maupun dengan menggunakan alat atau tindakan. Robekan perineum umumnya terjadi pada garis tengah dan bisa menjadi luas apabila kepala janin terlahir lebih cepat. Persalinan adalah suatu proses pengeluaran hasiln konsepsi (janin dan uri), yang dapat hidup ke dunia luar, dari rahim melalui jalan lahir atau dengan jalan lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab ruptur perineum pada ibu bersalin berdasarkan faktor secara spontan, berat bayi lahir, paritas, dan lama persalinan kala II. Jenis Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin, yang berjumlah 43 orang dengan teknik pengambilan sampel Sampling jenuh. Teknik analisis data menggunakan chi-square. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bahwa seluruh responden mengalami rupture perineum berdasarkan berat bayi lahir, paritas, lama persalinan kala II dengan nilai α = 0,05 (95%), maka didapatkan ρ < α (0,000 < 0,05) berarti Ho di tolak. Ada hubungan antara terjadinya rupture perineum pada ibu bersalin berdasarkan berat bayi lahir, paritas dan lama persalinan kala II di Klinik Bersalin Bertuah Kota Medan Tahun 2022
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETIDAKTERATURAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2022 Juniara Fetriani; Edy Marjuang Purba; Zurkaidah Zurkaidah; Rahmawati Rahmawati
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 2 (2022): EDISI OKTOBER
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i2.219

Abstract

Antenatal care merupakan kegiatan pengawasan wanita hamil untuk menyiapkan ibu hamil sebaik-baiknya baik fisik maupun mental, serta menyelamatkan ibu dan bayi dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas. Hasil wawancara peneliti dengan 8 orang ibu hamil di Puskesmas Kebayakan, terdapat 2 orang ibu hamil tidak pernah melakukan pemeriksaan kehamilan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketidakteraturan kunjungan antenatal  care di Puskesmas Kebayakan Kabupaten  Aceh Tengah Tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Jumlah populasi diperoleh adalah sebanyak 226 orang  yang tinggal di Puskesmas Kebayakan  Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2022. Sampel adalah sebanyak 73 orang. Analisa biavariat dilakukan dengan uji statistic menggunakan chi-square, untuk melihat adanya hubungan antara variable independen dan variable dependen dengan derajat kemaknaan α =0,05. Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan ketidakteraturan kunjungan Antenatal Care di  Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2022. Tidak ada hubungan antara umur ibu dan paritas dengan ketidakteraturan kunjungan Antenatal. Disarankan kepada petugas  Puskesmas Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah untuk meningkatkan kegiatan penyuluhan supaya pengetahuan ibu hamil mengenai antenatal care meningkat dan kunjungan antenatal care dapat dilakukan dengan teratur mulai dari trimester 1 sampai trimester 3. Disarankan kepada ibu hamil untuk lebih proaktif mencari informasi tentang kesehatan kehamilannya.
Hubungan Karakteristik Keluarga dengan Status Gizi (BB/TB) Anak Usia 6-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Titi Papan Kota Medan Erni Rukmana; Rasita Purba; Latifah Rahman Nurfazriah; Edy Marjuang Purba; Muhammad Edwin Fransiari
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 13 No 2 (2023): Maret 2023
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v13i2.840

Abstract

The nutritional status of children under five is an indicator of healthy growth in the community. Indicators of nutritional status of body weight according to height are to identify the poor, malnourished, good, and obese nutritional status. Nutritional status is influenced by individual and family characteristics. The purpose of this study to analyzed the relationship between family characteristics and the nutritional status of children aged 6-24 months in the working area of the Titi Papan Public Health Center, Medan City. This research method used a cross-sectional design and was carried out from June to July 2022. The sampling technique used random sampling as many as 98 children aged 6-24 months. The independent variables of this study were age, birth weight, birth length, family size, and family income. The dependent variable of this study was nutritional status based on weight according to height. Spearman test was used to determine the correlation between the independent and dependent variables. The results of the study were significant relationship of nutritional status between birth weight (p=0.04) and family size (p=0.02). The size of the family related to the growth and development of children, so it was the important information for publicity that there was relationship between family characteristics and nutritional status. Therefore, birth weight related to children nutritional status based on index of weight for height.
Co-Authors Anna Waris Nainggolan Aritonang, Ribur Cristianna Simanjuntak Dalimunthe, Tetty Dermawan Dermawan Desi Yolanda Ginting Desyandri Desyandri Dewi, Eva Ratna Dewi, Eva Ratna Diah Retno Wahyuningrum Diana Wulan Eka Falentina Tarigan Eka Purnama Sari Eka Purnama Sari, Eka Purnama Eka Purnamasari Emilia, Esi Eris Junaeti Erni Rukmana Eva Ratna dewi Eva Ratna Dewi Fau, Yentiria Febriana Sari, Febriana Fitri Jelita Fransiari, M.Edwin Friza N. S Situmorang ginting, laurena Hardi Firmansyah Haryana, Nila Reswari Hendrik Edison Siahaineinia Herni Maulina Azhar Hidayati, Fitni Hondro, Surya Meistin Kristianti Imarina Tarigan Imarina Tarigan Iqra Manisah Jasica Pratini Jelita, Fitri Juliana Juliana Juniara Fetriani Kanaya Yori Damanik Kurnia, Oni Latifah Rahman Nurfazriah Laurena Ginting Lidya Natalia Br Sinuhaji Lusiatun Lusiatun Lusiatun, Lusiatun Magdalena Barus magdalena Barus Manullang, Rasmi Manurung, Herna Rinayanti Mariatun Mariatun Markus Doddy Marliani Marliani Marliani Marliani Marlina Lamawati Simbolon Martaulina Sinaga Mayla Atika Sari Melpa Agripa S Mohammad Hakimi Muhammmad Edwin Fransiari Nadeak, Yasrida Ndraha, Destin Murni Yanti Nila Reswari Haryana Nismala Dewi Nova Marianti Purba Nur Azizah Nur Azizah Lubis Nur Fatimah Sam Pohan Nurhayati, Tengku Nursi Oktaviani Oni Kurnia Painem, Painem Parningotan Simanjuntak Pasaribu, Karl Fritzs Pasaribu, Veronika Sinar Open Pratiwi, Caca Purba, Rasita Putri, Kalasta Ayunda Rahmawati Rahmawati Rasita Purba Rasmi Manullang Ridesman Ridesman Rismalia Tarigan Rismalia Tarigan Risnawati Tanjung Risti Rosmiati Romauli Silalahi Rukmana , Erni Rumondang Sitorus Saut Purba SAUT PURBA seh malem Sembiring, Mediana Siadari, Yemima Silalahi, Romauli Simamora, Cike Grenada Sriningsih Simamora, Lasria Simanjuntak Simanjuntak Simanullang, Ester SINAGA, ROSMANI Sinaga, Siti Nurmawan Sinuhaji, Lidya Natalia Sinuhaji, Lidya Natalia Br Sitanggang, Tressy Siti Nurmawan Sinaga Situmorang, Friza N. S situmorang, tetti seriati Tengku Nurhayati tetti seriati situmorang Theodola Baning Rahayujati Turipah Turipah Utami Nurhafsari Putri Yasrida Nadeak Yatty Destani Sandy Yemima Siadari Zurkaidah Zurkaidah