Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Guru dalam Perencanaan Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka di SD Negeri 060874 Medan Purba, Sukarman; Siallagan, Sahala; Lubis, Parlaungan
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 11 No. 2 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v11i2.69980

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers in lesson planning based on the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) at SD Negeri 060874 Medan. The Independent Curriculum emphasizes autonomy, flexibility, and the development of students’ competencies according to their potential and interests. In this context, teachers play a strategic role as designers, implementers, and developers of meaningful learning. This research employs a descriptive quantitative approach with a population of 22 teachers. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive statistics to determine teachers’ involvement in the stages of needs analysis, learning objective formulation, strategy selection, and lesson plan evaluation. The results show that the teachers’ role in lesson planning based on the Independent Curriculum is in the very good category, with an average score of 85%. Teachers demonstrate the ability to adapt lesson plans to students’ characteristics and the achievement of the Pancasila Student Profile. These findings indicate that the implementation of the Independent Curriculum at SD Negeri 060874 Medan has been effective due to teachers’ professional readiness in designing adaptive and contextual learning processes.
Penerapan Sistem Credit Point pada Manajemen Pendidikan dan Pengaruhnya Terhadap Peningkatan Disiplin Belajar Siswa Simanullang, Paska Merliana; Lubis, Lia Maharani; Darwin, Darwin; Purba, Sukarman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4298

Abstract

Banyak sekolah menghadapi tantangan dalam menegakkan tata tertib secara konsisten, termasuk rendahnya ketepatan waktu, ketidakteraturan perilaku, dan belum optimalnya sikap tanggung jawab akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam penerapan SCP dalam manajemen pendidikan, menganalisis pengaruhnya terhadap disiplin belajar siswa, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan hambatan dalam implementasinya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Objek penelitian adalah penerapan Sistem Credit Point di SMAS Katolik Budi Murni 2 Medan, sedangkan subjek penelitian mencakup kepala sekolah, wakil kepala kesiswaan, guru mata pelajaran, wali kelas, guru BK, serta 12 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SCP diterapkan melalui alur perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi yang sistematis. SCP terbukti berpengaruh positif terhadap perilaku siswa, ditunjukkan oleh berkurangnya keterlambatan, meningkatnya ketertiban selama pembelajaran, kepatuhan terhadap seragam dan etika sekolah, serta meningkatnya tanggung jawab dalam penyelesaian tugas akademik. Keberhasilan implementasi sangat ditopang oleh kepemimpinan kepala sekolah, komitmen guru, dan keterlibatan orang tua. Namun demikian, hambatan masih ditemukan pada aspek pemahaman siswa mengenai tujuan SCP, pencatatan manual yang kurang efisien, serta belum optimalnya komunikasi antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sistem Credit Point merupakan instrumen manajemen kesiswaan yang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa dan membentuk budaya sekolah yang tertib, selama diimplementasikan secara konsisten, kolaboratif, dan didukung dokumentasi yang baik.
Manajemen Pengembangan Kompetensi Pedagogik Guru melalui Komunitas Belajar (Learning Community) untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMA Santo Thomas 2 Medan Manurung, Parulian Halomoan; Siagian, Sangapan; Darwin, Darwin; Purba, Sukarman
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4375

Abstract

Kualitas pendidikan suatu bangsa secara fundamental ditentukan oleh kualitas gurunya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen pengembangan kompetensi pedagogik guru melalui komunitas belajar (learning community) dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di SMA Santo Thomas 2 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, ketua MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran), dan sepuluh guru perwakilan dari berbagai mata pelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif selama pertemuan komunitas belajar, dan analisis dokumen (seperti menit pertemuan, RPP, dan jurnal refleksi guru). Teknik analisis data menggunakan model analisis tematik dari Miles dan Huberman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen komunitas belajar yang sukses ditandai dengan: (1) perencanaan yang partisipatif dengan mengidentifikasi kebutuhan guru sebagai titik awal; (2) pengorganisasian yang fleksibel namun terstruktur, dengan kepemimpinan yang bersifat kolaboratif; (3) pelaksanaan kegiatan yang berfokus pada praktik reflektif seperti perencanaan pembelajaran bersama, observasi among teman sejawat (peer observation), dan diskusi kasus; dan (4) evaluasi yang bersifat berkelanjutan untuk mengukur dampak pada kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Dampak implementasi komunitas belajar terlihat dari peningkatan kompetensi pedagogik guru, yang tercermin dari perancangan RPP yang lebih inovatif dan berpusat pada siswa, penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi, dan kemampuan penilaian yang lebih autentik. Peningkatan ini selanjutnya berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran, yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan aktif siswa, interaksi yang lebih dinamis di kelas, dan peningkatan hasil belajar siswa pada aspek kognitif dan afektif.
Digital Leadership: Kompetensi Baru Manajer Pendidikan dalam Menghadapi Era Society 5.0 Napitu, Lambok Fransiskus; Ritonga, Boloni; Purba, Sukarman; Darwin, Darwin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4424

Abstract

Pergeseran paradigma global dari Revolusi Industri 4.0 menuju era Society 5.0 menuntut transformasi fundamental dalam tata kelola pendidikan. Jika era sebelumnya berfokus pada otomatisasi mesin, Society 5.0 menekankan pada integrasi teknologi yang berpusat pada manusia (human-centered). Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya kesenjangan kompetensi manajerial, di mana banyak pemimpin sekolah memahami kepemimpinan digital secara sempit sebatas kecakapan teknis (tech-savvy) dan pengadaan infrastruktur, tanpa visi humanis. Artikel ini bertujuan untuk mendekonstruksi pemahaman lama tersebut dan menawarkan kerangka kerja kompetensi baru yang adaptif. Metode yang digunakan adalah studi konseptual kritis dengan menganalisis berbagai dokumen kebijakan dan artikel jurnal bereputasi. Hasil pembahasan merumuskan model kompetensi yang mencakup tiga pilar utama: (1) Data-Driven Empathy (pemanfaatan analitik data untuk dukungan psikologis siswa), (2) Ethical Stewardship (pengawalan etika dan privasi data), dan (3) Agile Collaboration (kolaborasi tangkas dalam ekosistem hybrid). Artikel ini menyimpulkan bahwa manajer pendidikan masa depan harus bertransformasi dari administrator birokrasi menjadi digital humanist yang mampu menggunakan teknologi untuk memanusiakan ekosistem pendidikan. Implikasi praktis penelitian ini merekomendasikan revisi standar kompetensi kepala sekolah dengan memasukkan indikator kematangan budaya digital dan penerapan strategi inklusif Low-Tech, High-Impact.
Model Kepemimpinan Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Semangat Kerja dan Kinerja Guru Sihotang, Lindawati; Mardhani, Lies Eka; Purba, Sukarman; Darwin, Darwin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4425

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah menjadi pondasi utama dalam membentuk kemajuan sekolah dasar, di mana pemimpin ini tidak hanya mengelola rutinitas administratif tetapi juga membangun lingkungan belajar yang mendukung guru untuk berkembang. Penelitian ini bertujuan merumuskan model kepemimpinan kepala sekolah yang integratif untuk meningkatkan semangat kerja dan kinerja guru sekolah dasar. Berangkat dari urgensi peran kepala sekolah sebagai penggerak ekosistem pembelajaran, studi ini menyoroti keterbatasan pendekatan kepemimpinan tunggal dalam menghadapi kompleksitas konteks pendidikan dasar. Penelitian dilakukan melalui kajian pustaka konseptual dengan menelaah 42 sumber ilmiah terpilih periode 2015–2025 yang relevan dengan kepemimpinan sekolah, motivasi guru, dan dinamika pembelajaran di SD. Analisis tematik menghasilkan sintesis tiga gaya kepemimpinan—transformasional, transaksional, dan situasional—yang kemudian dirumuskan dalam model ISL-TMP (Integrated School Leadership for Teacher Morale and Performance). Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan sebagai penggerak motivasi, kepemimpinan transaksional memastikan struktur dan akuntabilitas, sementara kepemimpinan situasional menyediakan fleksibilitas adaptif sesuai tingkat kesiapan guru. Integrasi ketiganya menciptakan lingkungan kerja yang inspiratif, terstruktur, dan responsif, yang secara simultan meningkatkan semangat kerja dan kinerja guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model ISL-TMP menawarkan kerangka holistik yang relevan diterapkan dalam kepemimpinan sekolah dasar di Indonesia.
V-LAMOT: A Cognitive-Load Optimized Virtual Lab for Three-Phase Motor Control Isnaini, Muhammad; Purba, Sukarman; Dewy, Mega Silfia; Solihin, Muhammad Dani; Silitonga, Agnes Irene
Journal of Educational Technology and Learning Creativity Vol. 4 No. 1 (2026): June
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jetlc.v4i1.2766

Abstract

Purpose of the study: This study aims to design and validate V-LAMOT, a web-based virtual laboratory for three-phase motor starting simulation. The system is intended to address limitations of physical laboratories by providing an accessible and safe environment while maintaining conceptual accuracy and supporting the development of practical motor control skills. Methodology: The study adopted the Systems Development Life Cycle (SDLC) to develop the V-LAMOT platform using HTML5, CSS, JavaScript, and state-machine modeling. The design was guided by Cognitive Load Theory principles. Data were obtained through expert validation instruments and the System Usability Scale (SUS), and analyzed using Shapiro–Wilk tests, one-sample t-tests, Cohen’s d, and Pearson correlation with 30 students. Main Findings: Expert validation indicated high feasibility, with conceptual accuracy reaching a mean score of 4.50/5. SUS evaluation produced an overall score of 78.83 (“Good”), with learnability scoring highest at 82.00. All usability measures were significantly above the benchmark (p < 0.001) with large effect sizes (d > 0.8). A strong correlation between usability and learnability (r = 0.823) suggested effective cognitive load reduction. Novelty/Originality of this study: This study presents an integrated virtual laboratory that combines state-machine modeling with Cognitive Load Theory-based interface design for three-phase motor control. Unlike conventional simulations, V-LAMOT integrates multiple motor starting methods in one environment and empirically links usability, learnability, and cognitive load reduction, advancing virtual laboratory development through systematic integration of technical accuracy and pedagogical principles.
V-LAMOT: A Cognitive-Load Optimized Virtual Lab for Three-Phase Motor Control Isnaini, Muhammad; Purba, Sukarman; Dewy, Mega Silfia; Solihin, Muhammad Dani; Silitonga, Agnes Irene
Journal of Educational Technology and Learning Creativity Vol. 4 No. 1 (2026): June
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jetlc.v4i1.2766

Abstract

Purpose of the study: This study aims to design and validate V-LAMOT, a web-based virtual laboratory for three-phase motor starting simulation. The system is intended to address limitations of physical laboratories by providing an accessible and safe environment while maintaining conceptual accuracy and supporting the development of practical motor control skills. Methodology: The study adopted the Systems Development Life Cycle (SDLC) to develop the V-LAMOT platform using HTML5, CSS, JavaScript, and state-machine modeling. The design was guided by Cognitive Load Theory principles. Data were obtained through expert validation instruments and the System Usability Scale (SUS), and analyzed using Shapiro–Wilk tests, one-sample t-tests, Cohen’s d, and Pearson correlation with 30 students. Main Findings: Expert validation indicated high feasibility, with conceptual accuracy reaching a mean score of 4.50/5. SUS evaluation produced an overall score of 78.83 (“Good”), with learnability scoring highest at 82.00. All usability measures were significantly above the benchmark (p < 0.001) with large effect sizes (d > 0.8). A strong correlation between usability and learnability (r = 0.823) suggested effective cognitive load reduction. Novelty/Originality of this study: This study presents an integrated virtual laboratory that combines state-machine modeling with Cognitive Load Theory-based interface design for three-phase motor control. Unlike conventional simulations, V-LAMOT integrates multiple motor starting methods in one environment and empirically links usability, learnability, and cognitive load reduction, advancing virtual laboratory development through systematic integration of technical accuracy and pedagogical principles.
Korelasi Keaktifan Berorganisasi, Kepemimpinan Diri dan Prestasi Akademik Mahasiswa: Faktor Penunjang Akreditasi Perguruan Tinggi Purba, Enricho Fiktorando; Dewi, Rosmala; Purba, Saut; Purba, Sukarman
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.81597

Abstract

Prestasi mahasiswa berdampak terhadap akreditasi perguruan tinggi. Prestasi mahasiswa diepengaruhi oleh beberapa faktor termasuk keaktifan berorganiasi dan kepemimpinan diri. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan menguji apakah keaktifan berorganisasi, kepemimpinan diri berhubungan positif dengan prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dengan menyebarkan angket google form online.. Kemudian, data diolah secara deskriptif kuantitatif untuk melihat kecendrungan hasil setiap variabel. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa keaktifan berorganisasi, kepemimpinan diri, prestasi akademik masuk kategori yang tinggi. Selanjutnya, hasil analisis korelasi menemukan bahwa keaktifan berorganisasi memiliki hubungan positif dengan kepemimpinan diri pada kategori sedang (0,052); keaktifan berorganisasi memiliki hubungan positif dengan prestasi akademik pada kategori sedang (0,046). Namun berbeda dengan kepemimpinan diri yang memiliki hubungan negatif dengan prestasi akademik yang sempurna (-1). Hal ini terjadi banyak faktor lain yang memengaruhi prestasi akademik. Meskipun demikian, hasil wawancara dengan beberapa partisipan justru menyatakan sebaliknya bahwa kepemimpinan diri berdampak positif terhadap prestasi akademik mereka.
Co-Authors Affandi, Marwan Agnes Irene Silitonga Aldi, Kelvin Rizki Ambarita, Hamonangan Ana Rahmi Arbi Azizi Lubis, Reza Ardhi, Achmad Az Zahrawaani Arif Rahman Asyhadi, M Agil Ayuvi, Maulana Bakti Dwi Waluyo Barus, Zulkarnain Barus, Zulkarnain Batubara, Yosia Belferik Manullang Darwin Darwin Doni, Rahma Eka Daryanto, Eka Eka Dodi Suryanto Eliawati, Titim Erika Revida Erita Astrid Fadilah, Aria Fahlepi, Mhd Reza Faisal, Eko Firmah, M. Refi Halim, Riski Harahap, Haritsah Hammamah Harahap, Kamila Harahap, Khairunnisa Hutabarat, Silvy Margaret Hutabarat, Sylvia Margareth Ibnu Hajar Ismanda, Sigit Maulana Jalaluddin Jalaluddin Khairul Anwar Lubis, Lia Maharani Lubis, Parlaungan Lubis, Rizka Wanda Fiana Maghdalena, Emma Juwita Manurung, Farida Win Sari Manurung, Parulian Halomoan Mardhani, Lies Eka Masyitah Masyitah Mega Silfia Dewy, Mega Silfia Muchsin Harahap Muhammad Ashari Muhammad Dani Solihin Muhammad Isnaini Napitu, Lambok Fransiskus Nasution, Fathul Mulki Pangaribua, Wanapri Pangaribuan, Wanapri Panjaitan, Jonathan Mangoloi Basta Prayuda, Roman Purba , Saut Purba, Enricho Fiktorando Puspita Sari Rahman S, Muhammad Aulia Rambey, Joni Syafrin Restu Restu Ritonga, Boloni Rosmala Dewi Rosnelli, Rosnelli Rosnelly, Rosnelly S, Dewi Susanty Sahala Siallagan Sahat Siagian Salman, Budi Saragi, Lambok Pamancar Saragih, Anggi Daniel Anjuan Pablo SAUT PURBA SIAGIAN, SANGAPAN Siahaan, Roy Ananda Putra Sianturi, Febrina Sihotang, Lindawati Silaen, Maria Simanullang, Paska Merliana Sinaga, Angelina Amanda Singarimbun, Edu Revaldo Siti Mayang Sari Sitompul, Betty Sugesti, Tutik Sulastri Sitakar, Niken Susanty S, Dewi Syaputri, Kartika Tamba, Putri Maharani Tambunan, Irwan RS Tarigan, M. Hilmi Irawan Ukur, Sada Wahyudi, M. Dian Warningsih, Sri Waruwu Sari, Winning Amintas Kartika Waruwu, Winning Amintas Kartika Wau, Yasaratodo Wildansyah lubis, Wildansyah Zainuddin, Zainuddin Zandroto, Weni Zandroto, Weni Ayu Sunita Zulkhairiansah, Zulkhairiansah Zulkifli Matondang Zuraida Lubis