Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Analisis Dampak Lalu Lintas dari Pengembangan Kawasan Pantai Tiku Kabupaten Agam Prices, Afrizal Putra; Yossyafra, Yossyafra; Purnawan, Purnawan
CIVED Vol. 10 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i1.357112

Abstract

Kabupaten Agam merupakan salah satu kabupaten terbesar yang ada di provinsi Sumatera Barat. Didalam Kabupaten Agam tersebut terdapat salah satu kawasan wisata yaitu kawasan wisata Pantai Tiku yang berada di kecamatan Tanjung Mutiara. Berdasarkan tinggi dan pesatnya pengunjung di kawasan Pantai Tiku tersebut maka dilakukan pengembangan kawasan wisata pantai Tiku di Kabupaten Agam tersebut yang nantinya akan berdampak positif terhadap kepuasan pungunjung yang nantinya akan lebih besar menarik minat wisatawan berkunjung ke kawasan wisata Pantai Tiku. Selain berdampak positif pengembangan tersebut juga berdampak negatif seperti teningkatan volume lalulintas akan menimbulkan ketidakseimbangan antara jumlah lalulintas yang di bangkitkan dan kapasitas jalan di sekitar kawasan pantai Tiku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lalulintas disekitar kawasan akibat pengembangan kawasan wisata pantai Tiku. Analisis yang dilakukan meliputi analisis bangkitan dan tarikan, analisis kinerja ruas jalan, dan analisis penanganan dampak lalulintas pada kondisi lalu lintas eksisting, masa konstruksi dan operaional. Hasil penelitian menunjukkan bahw pada kondisi lalu lintas eksisting didapatkan nilai V/C Ratio pada ruas jalan raya Tiku sebesar 0,25 dengan tingkat pelayanan B, kemudian pada kondisi lalu lintas masa konstruksi memiliki nilai V/C ratio sebesar 0,28 dengan tingkat pelayanan B pada tahun 2023 dan 0,29 dengan tingkat pelayanan masih B pada tahun 2024, kemudian selanjutnya pada kondisi lalu lintas masa operasional pada ruas jalan raya Tiku memiliki nilai V/C ratio sebesar 0,30 dengan tingkat pelayanan B pada tahun 2025 dan 0,38 dengan tingkat pelayanan masih B pada tahun 2030 atau 5 tahun setelah pengembangan.
Variabel yang Mempengaruhi Pemilihan Moda Angkutan Lanjutan di Bandara Internasional Minangkabau Ismail, Ismail; Purnawan, Purnawan; Yosritzal, Yosritzal
CIVED Vol. 10 No. 1 (2023): March 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i1.363112

Abstract

Penumpang Bandara Internasional Minangkabau (BIM) meningkat setiap tahunnya pada tahun 2014 sebanyak 2.791.411 penumpang tahun 2015 naik 13,53%, tahun 2016 naik 13,6%, tahun 2017 naik 9,87% tahun 2018 naik 4.66%. Permasalahannya adalah peningkatan jumlah penumpang tidak didukung dengan peningkatan moda transportasi lanjutan dari bandara. Penelitian ini bertujuan mendapatkan model matematika pemilihan moda angkutan, proporsi pengguna moda di BIM antara mobil pribadi, kereta api, taksi konvensional, taksi online, travel dan mini bus damri serta untuk mendapatkan variabel-variabel yang paling berpengaruh pada pemilihan moda angkutan lanjutan di bandara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data preferensi penumpang dengan mengkombinasikan model logit binomial dan logit multinomial terhadap 14 variabel-variabel yang dianggap mempengaruhi pemilihan transportasi akses dari bandara dengan menggunakan perangkat lunak SPSS untuk medapatkan model logit pemilihan moda. Hasil penelitian ini menunjukkan proporsi pengguna kendaraan pribadi sebesar 0,413, proporsi pengguna kereta api 0,080, proporsi pengguna taksi konvensional 0,032, proporsi pengguna taksi online 0,273, proporsi pengguna jenis travel 0,170 dan proporsi pengguna mini bus damri 0,033. Pemilihan moda angkutan umum dari bandara sangat dipengaruhi oleh beberapa varibel yaitu jarak perjalanan, ketepatan waktu moda kendaraaan, waktu tempuh, kenyamanan, jumlah bagasi, jumlah anggota rombongan, pendapatan dan latar pendidikan.
Edukasi Penggunaan Masker dan CTPS dalam Pencegahan Covid-19 di Panti Asuhan RAI Tedju Hinga, Indriati A.; Radja Riwu, Yuliana; Aipipidely, Diana; Takaeb, Afrona E. L.; Purnawan, Purnawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 15 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v15i2.6057

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 telah mengubah pendekatan pengobatan ke arah pencegahan untuk mengurangi faktor risiko, penekan kasus morbiditas dan mortalitas. Vaksinasi hanya salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas di masyarakat. Upaya pencegahan penularan sangat diperlukan untuk melindungi populasi yang rentan seperti panti asuhan. Kendala yang dihadapi mitra adalah penerapan cuci tangan dan penggunaan masker belum dilakukan secara benar, keterbatasan masker dan fasilitas hygiene perorangan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yaitu memberikan edukasi penggunaan masker dan cuci tangan pakai sabun (CTPS) serta penyediaan masker dan fasilitas cuci tangan di Panti Asuhan Rumah Anak Iman (RAI) Kota Kupang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan simulasi penggunaan masker dan CTPS. Peserta PKM terdiri dari 3 orang pengasuh dan 27 anak asuh yang hadir dan berpartisipasi aktif selama kegiatan. Hasil post test setelah kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan (praktek) sebesar 38% dari 62% hasil pre test pada awal kegiatan. Pada akhir kegiatan keseluruhan peserta sudah dapat mempraktekkan 7 langkah CTPS dengan benar dan mempunyai pemahaman yang benar tentang cara menggunakan dan menbersihkan masker kain agar tetap aman dan efektif digunakan. PKM ini sangat bermanfaat untuk mencegah penularan Covid-19 pada kelompok risiko serta menggerakan partisipasi masyarakat dalam upaya promosi dan preventif Covid-19. Abstract Nowdays, health service of Pandemi Covid 19 has put more attention to reducing of risk factors causing increasing of morbidity and mortality. Vaccination is only one of the efforts to increase immunity in the community. Efforts to prevent transmission are needed to protect vulnerable populations such as orphanages. Constraints faced by partners are the application of hand washing and the use of masks that have not been carried out properly, the limitations of masks and personal hygiene facilities. The purpose of community service were activities to provide education on the use of masks and hand washing with soap as well as the provision of masks and hand washing facilities at the Rumah Anak Iman (RAI) Orphanageo Kupang City. The method use was counseling and simulation of the use of masks and hand washing with soap. The activity participants consisted of 3 caregivers and 27 foster children who were present and actively participated during the activity. The post test results after the activity showed an increase in knowledge and skills (practice) by 38% from 62% of the pretest results at the beginning of the activity. At the end of the activity, all participants were able to practice the seven steps of hand washing with soap correctly and have the correct understanding of how to use and clean cloth mask to make it reusable. This activity is very useful to prevent the transmission of Covid-19 in risk groups and to mobilize community participation in the promotion and prevention of Covid-19.
Development of The Automotive Technology Vocational Education Curriculum Based on Current Needs of The Automotive Industry Hardiyanta, Rendra Ananta Prima; Hermanto, Hermanto; Kurniawan, Arief; Purnawan, Purnawan; Prakoso, Ilham Eko
Jurnal Pendidikan Vokasi Otomotif Vol. 6 No. 2 (2024): (Mei)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpvo.v6i2.73156

Abstract

This research aims to: 1) Analyze the competencies needed by the current automotive industry in the Automotive Industry, 2) Analyze the implications of the automotive industry's needs for the automotive technology vocational education curriculum, and 3) Analyze the supporting and inhibiting factors of the partnership program for the automotive technology vocational education study program. The subjects of this research were 5 practitioners consisting of: Service Manager, Instructor, Service Advisor, and Mechanic from the Business and Industrial World (DUDI) in the automotive sector in the Special Region of Yogyakarta. This research is a qualitative descriptive study. Data collection techniques in this research used observation, documentation and interview methods. The research instrument was validated through expert judgment. The data analysis technique uses qualitative descriptive analysis with the triangulation method to obtain data validity. The research results show that: 1) the competencies required by the current automotive industry for undergraduate graduates include technical competency and managerial competency; 2) The need for technical and managerial competency demands that curriculum study materials be adapted to industry needs; 3) Supporting factors for the partnership program include: complete industrial facilities and infrastructure and adequate human resources (HR). The inhibiting factors for the partnership program are: the absence of an MoU between agencies and difficulties in preparing schedules.
Pengaruh metode kooperatif tgt dan nht terhadap prestasi dan kepuasan pembelajaran kelistrikan otomotif di Smk Purnawan, Purnawan; Soenarto, Soenarto
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 5 No. 1 (2015): Februari
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.937 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v5i1.6062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran kooperatif tipe TGT dan pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap prestasi belajar dan kepuasan pembelajaran kelistrikan otomotif siswa, dan (2) membandingkan keefektifan metode pembelajaran kooperatif tipe TGT dan tipe NHT terhadap prestasi belajar dan kepuasan pembelajaran kelistrikan otomotif siswa SMK. Penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain pretest-posttest with nonequivalent group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Ma'arif 1 Nanggulan Kulon Progo. Sampel dipilih sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik simple random sampling. Kelompok eksperimen 1 diberi perlakuan TGT dan kelompok eksperimen 2 diberi perlakuan NHT. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan kuisioner. Tes digunakan untuk mengetahui prestasi belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Kuisioner digunakan untuk mengetahui kepuasan belajar siswa sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan uji t. Hasil penelitian menunjukan: (1) metode pembelajaran kooperatif tipe TGT dan NHT efektif ditinjau dari prestasi belajar dan kepuasan pembelajaran siswa SMK, dan (2) metode pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih efektif dibanding metode pembelajaran kooperatif tipe NHT terhadap prestasi belajar dan kepuasan pembelajaran kelistrikan otomotif siswa SMK. Kata Kunci: metode pembelajaran kooperatif tipe TGT, metode pembelajaran kooperatif tipe NHT, prestasi belajar, kepuasan pembelajaran THE EFFECT OF THE COOPERATIVE METHOD OF TGT AND NHT ON THE LEARNING ACHIEVEMENT AND SATISFACTION IN AUTOMOTIVE ELECTRICITY OF THE SMK Abstract This study aims to: (1) investigate the effects of the application of the cooperative learning method of the Teams Games Tournament (TGT) type and that of the Numbered Head Together (NHT) type on the students' learning achievement and satisfaction in automotive electricity, and (2) compare the effectiveness of cooperative learning methods of the TGT type and that of the NHT type of learning achievement and learning satisfaction of automotive electrical vocational students. This was a quasi-experimental study employing the pretest-posttest-with-nonequivalent-group design. The research population comprised all Grade XI students of SMK Ma'arif 1 Nanggulan, Kulon Progo. The sample, consisting of two classes, was established by means of the simple random sampling technique. Experimental Group 1 received a treatment of the cooperative learning of the TGT type and Experimental Group 2 received a treatment of the cooperative learning of the NHT type. The data were collected through tests and questionnaires. The tests were administered to assess the students' learning achievement before and after the treatment. The questionnaires were administered to investigate their learning satisfaction before and after the treatment. The data were analyzed by means of the t-test. The results of the study showed that: (1) TGT cooperative learning method and types of NHT effective in terms of learning achievement and learning satisfaction of vocational students, and (2) TGT cooperative learning methods is more effective than NHT cooperative learning methods to learning achievement and learning satisfaction of automotive electrical vocational students.
Edupreneurship implementation through teaching factory on mechanical engineering competence Kuat, Tri; Purnawan, Purnawan
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol. 12 No. 3 (2022): November
Publisher : ADGVI & Graduate School of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpv.v12i3.51536

Abstract

This study aims to (1) Describe how the edupreneurship implementation through Teaching Factory (TEFA) on the mechanical engineering expertise competence at SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo; (2) Describe the factors supporting the successful implementation of edupreneurship through teaching factory on the mechanical engineering expertise competence at SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo; and (3) Describes the contribution of the edupreneurship implementation through the teaching factory in fostering an entrepreneurial spirit in mechanical engineering students at SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo. This qualitative research used a descriptive approach. The data were collected by interview, observation, and documentation. The informants comprised principals, vice-principals of curriculum, heads of engineering expertise programs, productive teachers, and students. The data analysis technique employed interactive analysis techniques, starting from data collection and then the data were reduced; after being reduced, the data were presented, and the last was verification. The data validity was then tested by triangulation of sources. The findings in this study revealed that (1) In terms of planning, organizing, implementing, and monitoring/evaluating, the edupreneurship implementation through teaching factory on the mechanical engineering expertise competence at SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo has been going very well by producing medical device products, especially patient beds that were produced and have been marketed to PKU Muhammadiyah Hospital in Central Java; (2) The factors driving the success of edupreneurship through technology factory comprised: quality educator resources, adequate infrastructure both in quantity and quality, standard operating procedures according to industry standards, quality products, and a well-established product marketing network; and (3) The edupreneurship implementation through the teaching factory contributes to fostering an entrepreneurial spirit by directly involving students in planning, production, and marketing.
The Sub-Criteria for Evacuation-Based Pedestrian Route Design Parameters Agenta, Veiga Mustika; Rifwan, Fitra; Yosritzal, Yosritzal; Purnawan, Purnawan; Yossyafra, Yossyafra
invotek Vol 23 No 3 (2023): INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/invotek.v23i3.1128

Abstract

Indonesia, surrounded by three major tectonic plates—the Indo-Australian plate, the Pacific plate, and the Eurasian plate—faces a relatively high disaster risk. The city of Padang in West Sumatra, located on the western side of Sumatra Island and in proximity to tectonic plates, is particularly susceptible to earthquakes and tsunamis. To mitigate disaster risk, Padang requires evacuation-focused road infrastructure, including pedestrian paths. This study aims to assess the validity of sub-criteria parameters for creating pedestrian evacuation routes in Padang. It employs quantitative descriptive research methods, utilizing Aiken's V and Cronbach Alpha. The study involved distributing validation forms to five experts, comprising two Civil Engineering lecturers and three members of Padang City's BPBD (Regional Disaster Management Agency) specializing in Planning and Preparedness. The participants' responses, recorded through the forms, served as data for analyzing and identifying sub-criteria for evacuation-oriented pedestrian route design parameters. The study's findings reveal that one sub-criteria—Safety Fence from the Amenities parameter with a value of V = 0.7—is invalid.
Studi Perbandingan Prioritas Penanganan Jalan Provinsi di Sumatera Barat Antonius, Toni; Purnawan, Purnawan; Yosritzal, Yosritzal
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 13 No. 1 (2017)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.13.1.43-54.2017

Abstract

Visi Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat adalah  mewujudkan prasarana jalan handal guna memacu daya saing ekonomi kerakyatan dan ekonomi skala besar. Tujuannya untuk pemerataan pembangunan di segala bidang. Dibutuhkan jalan yang stabil dan selalu mendapat penanganan. Keterbatasan dana diperlukan skala prioritas.. Tujuan penelitian menentukan urutan proritas penanganan jalan dengan metoda AHP, AMK, Metoda Bina Marga dan dilaksanakan Dinas serta membandingkan hasil urutan prioritas dengan metoda. Metoda AHP menggunakan pembobotan (weighting) hasil persepsi responden dan penilaian (scoring) dengan liniear models menghasilkan  prioritas utama dalam  pemeliharaan rutin adalah ruas Air Balam – Air Bangis (034), pemeliharaan berkala ruas Baso – Batusangkar (036), penanganan peningkatan Payakumbuh – Suliki – Koto Tinggi (069.2) dan  pembangunan adalah ruas Pasar Baru – Alahan Panjang (073). Metoda AMK menggunakan pembobotan dan penilaian dari responden menghasilkan penanganan rutin pada ruas Air Balam – Air Bangis (034), penanganan berkala pada ruas Simpang Koto Baru – Tj. Simalidu (011), penanganan peningkatan pada ruas Pangkalan - Sialang – Gelugur (076) dan penanganan pembangunan pada ruas Abai Sangir – Sungai Dareh (056.3). Metoda Bina Marga menggunakan volume Lalu Lintas Harian (LHR) sebagai input utama menghasilkan penanganan rutin pada ruas Surian – Simpang Pd. Aro (014.2), berkala pada ruas Jl. Veteran (Payakumbuh) (069.1), peningkatan pada ruas Simpang Duku Pariaman (075) dan pprioritas utama dalam penanganan pembangunan adalah ruas Pasar Baru – Alahan Panjang (073). Yang dilaksanakn Dinas penanganan pembangunan pada ruas jalan Alahan Panjang – Pasar Baru (073), ruas jalan Alahan Panjang – Kiliran Jao (082) dan ruas jalan Guguak Cino – Sawahlunto (038) dan penanganan peningkatan diprioritaskan pada ruas jalan Payakumbuh-Suliki-Koto-Tinggi (069.2).Kata kunci : prioritas, perbandingan, AHP, AMK, bina marga
Kajian Kelayakan dan Resiko Investasi Bus Trans Padang Agustiawan, Herri; Purnawan, Purnawan; Putri, Elsa Eka
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 13 No. 2 (2017)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.13.2.67-78.2017

Abstract

Kemacetan adalah masalah utama dalam transportasi perkotaan, termasuk di Kota Padang. Untuk menanggulangi masalah tersebut, sejak tahun 2007 pemerintah telah merencanakan untuk mengadakan Bus Rapid Transit (BRT), dan pada tanggal 14 Februari 2014, bus Trans Padang secara resmi dioperasikan. Untuk mengelola bus secara maksimal, mengingat pertumbuhan kota padang yang cukup pesat, pemerintah harus bekerja sama dengan pihak swasta agar dapat mengakomodir semua demand dan tetap menciptakan sarana transportasi yang nyaman, aman, dan efisien. Studi analisa kelayakan investasi bus Trans Padang ini ditujukan untuk mengetahui kelayakan investasi tersebut dari aspek finansial serta analisis resiko dalam investasi bus. Dari hasil analisis didapat bahwa skenario terbaik dalam pengelolaan bus Trans Padang adalah dengan kondisi seperti yang telah berjalan saat ini, dimana bus, kantor dan halte merupakan bantuan dari pemerintah, Biaya Operasional Kendaraan (BOK) tidak mengalami perubahan dan pendapatan berdasarkan hasil permodelan. Apabila investasi dilakukan dari awal oleh investor, dengan memperhitungkan biaya pembelian bus, halte, dan kantor, dengan demand yang ada saat ini maka investasi dikatakan tidak layak secara finansial. Masih terdapat 2 dari 6 skenario yang dikategorikan tidak layak secara finansial. Untuk analisis resiko, bus trans padang ini memiliki probablitas resiko sebesar 0.42 apabila diambil alih oleh investor. Sebuah investasi yang cukup beresiko.
Persepsi Owner Terhadap Kompetensi Manajemen Kontraktor Jalan di Sumatera Barat Repadi, Evita Kartikaratu; Yosritzal, Yosritzal; Purnawan, Purnawan
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 13 No. 2 (2017)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.13.2.91-100.2017

Abstract

Dalam menunjang keberhasilan pembangunan infrastruktur, maka diperlukan  kerja sama yang baik antara owner, kontraktor dan konsultan yang harus didukung dengan penerapan sistem manajemen proyek. Beberapa penyebab keterlambatan penyelesaian proyek pada Dinas Prasarana Jalan, Tataruang dan Permukiman Prov. Sumbar berhubungan dengan penerapan sistem manajemen proyek yang masih rendah, Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja manajemen proyek kontraktor jalan untuk paket non kecil di Prov. Sumatera Barat, mengetahui  persepsi owner terhadap penyedia jasa konstruksi dan memberikan gambaran mengenai  kinerja manajemen proyek  yang perlu ditingkatkan kinerjanya oleh kontraktor nonkecil jalan di Prov. Sumatera Barat. Dari penelitian ini teridentifikasi terdapat 9 faktor yang mempengaruhi kompetensi manajemen kontraktor jalan, Melalui metode CSI diketahui  nilai Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 69% yang terletak pada rentang nilai antara 65% < CSI ≤ 80%) yaitu level ke IV (Puas) sehingga Owner merasa puas terhadap kompetensi manajemen kontraktor paket nonkecil yang bekerjasama dengan Dinas Prasarana Jalan, Tataruang dan Permukiman Provinsi Sumatera Barat, Dengan Metode Requirement Satisfacton Analysis yaitu metode kuadran dan gap analysis diketahui terdapat 3 faktor yang menjadi fokus dalam perbaikan yaitu  faktor  sistem manajemen pelaksanaan jalan, faktor administrasi dan dokumentasi dan faktor sumber daya. Faktor administrasi dan dokumentasi adalah  faktor yang memiliki Gap (selisih nilai)  kebutuhan dan kepuasan yang paling besar sehingga menjadi faktor yang paling prioritas untuk ditingkatkan kinerjanya karena sangat berpengaruh terhadap kinerja kompetensi manajemen kontraktor jalan untuk paket nonkecil di Provinsi Sumatera Barat.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aam Hamdani, Aam Adhy Kurnia Triatmaja Agenta, Veiga Mustika Agus Setiawan Agustiawan, Herri Ahmad Hanafi Al Ayyubi, Muhammad Aldri Frinaldi Amay Suherman Ananta, Rendra Angge Dhevi Warisaura, Angge Dhevi Ani Purwanti Antonius, Toni Arief Kurniawan Aris Wahyu Murdiyanto Asep H. Sasmita, Asep H. Azizah, Rifka Noor Azzahra, Icha Bayu Martanto Adji, Bayu Martanto Budi Santosa Budi Santosa Budiastuti, Pramudita Bukman Lian, Bukman Busnia, Adib Isra Mudrah Casnan Casnan, Casnan Catur Iswahyudi Charlie, Demetrius Cyrilla Indri Parwati Darmawan, Bambang Darmawan, Fajar A. Dedi Rohendi Diana Aipipidely Dion Awfa Djoko Sutrisno Dwi Sukmawati, Paramita Dwi Wicaksono, Kunto Edhy Susatya, Edhy Edhy Sutanta (Jurusan Teknik Informatika IST AKPRIND Yogyakarta) Elsa Eka Putri Febrian, Viky Fernandez, Aurelius Listone Fewana, Detri Firmansyah Sulistiyono, Firmansyah Fitra Rifwan Fitri Nur Mahmudah Fitria, Laili Ghalib, Kenny Gilang Purnama, Gilang Gusti, Feby R Hadi Prasetyo Suseno Hakim, Ananda Rizky Hanissa Okitasari, Hanissa Hardiyanta, Rendra Ananta Prima Hariyanto, Satriawan Dini Haryadi - Haryadi Hayadi, Haryadi Hermanto Hermanto Ibrahim, fakhri Ida Hamidah Ikhwali, Muhammad Faisi Ilham Fahmi, Ilham Imami, Ahmad Daudsyah Ismail Ismail Istiqomah Shariati Zamani Ito Ismanto, Ito Jaja Kustija, Jaja Kamin Sumardi Karyadi, Ade khair, ghalib abul Khalis K Adiranti, Khalis K Khoirul Anwar Kinanti, Rafifa Zahra Kristina, Putri Cicilia Larutama, Wiku Maharis, Ikhsan Juliansyah Mizwar, Nur M.S. Muhamad Ramdan, Muhamad Mukhidin - Muklis Muklis Mumu Komaro Nandya RJ Hafsah, Nandya RJ Naufal Rizqan Ramadhan, Naufal Rizqan Nidia Lestari Noviandani, Pradika Novrianty, Irma Nugraha, Agri Triya Nur Novilina Arifianingsih Nurcahyo, Raden Wisnu Nursyirwan Effendi, Nursyirwan Nydia Putri, Meta Oktaviani oktaviani Panjaitan, Nahesson Hotmarama Phyu, Pan Ei Poetra, Andhika Dwiantara Prabowo, Fajar Yulianto Prakoso, Ilham Eko Pramastiko, Damar Aji Prayogo, Wisnu Prices, Afrizal Putra Prima, Rendra Ananta Priono, Agus I. Puspita, Yerrsy Cherya Putra, Nopolion Eka Rachmat Mulyana Radja Riwu, Yuliana Rahmat, Syukriadi Rajendra, Shafa Nandana Arva Ratna Wati Repadi, Evita Kartikaratu Ricky C. Putra, Ricky C. Riddo Fatra, Riddo Riski, Ananda Rival, Muhammad Rokhana Dwi Bekti, Rokhana Dwi Rosid, Ibnu Abdul Salam, Haipan Sasmita, Asep Hadian Sasmita, Dessi Septiariva, Iva Yenis Setiya Budi, Agus Setyaningrum, Agnes Sisilia Endah Lestari, Sisilia Endah Soenarto Soenarto Sri Sunarsih Sudaryono Sudaryono Sukandar, Aan Sumirat, Uum Suparni Setyowati Rahayu Suryawan, I Wayan Koko Susumaningsih, Endang Syaeful Ahmad, Syaeful Syah, Igar U Takaeb, Afrona E. L. Tedju Hinga, Indriati A. Tengku Riza Zarzani N Tri Kuat, Tri Ulana Masitoh, Ulana Uli Karo-Karo, Uli Utama, Made Andy Wira Valensi Kautsar, Valensi Wardaya Wardaya Wati, Zuly Nelriska Yadi Mulyadi Yayat Yayat Yosritzal, Yosritzal Yossyafra Yossyafra Yulandi, Wiki Yundari, Yundari