p-Index From 2021 - 2026
5.029
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis JURNAL ADMINISTRASI BISNIS IJTIHAD Jurnal Varidika Jurnal Akuntansi Bisnis Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) JECCE (Journal of Early Childhood Care and Education) JELL (Journal of English Language and Literature) STIBA-IEC Jakarta Aulad : Journal on Early Childhood JRA: Jurnal Riset Akuntansi Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal EKONOMI, KEUANGAN, INVESTASI DAN SYARIAH (EKUITAS) Indonesian Journal of Global Health research AL-ARBAH: Journal of Islamic Finance and Banking Journal La Bisecoman International Journal of Global Accounting, Management, Education, and Entrepreneurship (IJGAME2) JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU Bakti Budaya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Ilmiah Psikologi (JIPSI) Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi Majalah Cendekia Mengabdi BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah PATTIMURA Law Study Review Berkala Arkeologi Buletin Literasi Budaya Sekolah Jurnal Pendidikan Anak Gifted: Journal of Early Childhood Education As-Syirkah: Islamic Economic & Financial Journal Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Inovasi: Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

Identifikasi Kemampuan Regulasi Emosi dalam Pengasuhan Anak Usia Dini di Yogyakarta Puspitasari, Intan; Maharani, Ega Asnatasia; Tarmuji, Ali
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 3 (2022): December 2022
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v5i3.398

Abstract

Penelitian mengenai hubungan regulasi emosi orang tua  dengan berbagai variabel pada anak telah banyak dilakukan. Namun belum pernah dilakukan penelitian mengenai identifikasi kemampuan orang tua  dalam meregulasi emosi khususnya di wilayah Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat kemampuan regulasi emosi orang tua  serta strategi yang lebih sering digunakan dalam mengelola emosi dalam mengasuh anak usia dini. Subjek dari penelitian ini adalah 53 responden orang tua  yang memiliki anak berusia 2-7 tahun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala regulasi emosi pengasuhan yang dikembangkan peneliti berdasarkan lima strategi regulasi emosi J.J. Gross. Skala terdiri dari 24 aitem dengan nilai koefisien reliabilitas sebesar α=0,937. Skala disajikan menggunakan Google Form dan disebarkan melalui jejaring sosial media. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 20 untuk mengkategorisasikan tingkat regulasi emosi responden. Hasil dari penelitian ini adalah responden memiliki tingkat regulasi emosi sedang (77,4%) dan tinggi (9,4%). Strategi regulasi emosi dengan nilai selisih rerata empiric yang paling mendekati rerata hipotetik adalah strategi attentional deployment dan response modulation. Sebaran data demografi yang kurang merata merupakan salah satu keterbatasan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar memberikan rekomendasi strategi regulasi emosi pada orang tua  khususnya di lingkup Yogyakarta. Lebih lanjut lagi, rekomendasi tersebut akan diintegrasikan dalam aplikasi regulasi emosi yang dapat digunakan secara mandiri oleh orang tua  untuk mengetahui kemampuan mengelola emosinya.  
Strategi Ibu Bekerja dalam Menanamkan Kemandirian pada Anak Usia 5-6 Tahun Bui, Maria Magdalena; Puspitasari, Intan; Hastuti, Dwi; Sofyan, Iyan
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 6 No. 3 (2023): September-December 2023
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v6i3.542

Abstract

Kemandirian merupakan salah satu sikap yang perlu ditanamkan sejak dini agar anak dapat melakukan aktivitas sederhana secara mandiri sesuai kemampuannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi ibu bekerja dalam menanamkan kemandirian pada anak usia 5-6 tahun di TKK Sang Timur Yogyakarta. Jenis penelitian adalah kualitatif studi kasus, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi-terstruktur dan observasi. Subjek pada penelitian ini adalah 5 orang ibu dari anak usia 5-6 tahun di TKK Sang Timur yang aktif bekerja. Teknik analisis data menggunakan tematik analisis Braun & Clarke dibantu dengan software N-Vivo. Penelitian ini menemukan 9 strategi, 6 diantaranya merupakan hasil dari penelitian terdahulu yaitu: komunikasi, pembiasaan, pemberian tanggung jawab, perhatian dan pendampingan, support dan semangat serta pemberian reward. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi materi pada program parenting yang sudah rutin dijalankan di TKK Sang Timur khususnya berkaitan dengan strategi pengasuhan bagi orangtua yang bekerja.
Edukasi Makanan Sehat dan Bergizi untuk Siswa Sekolah Dasar Rusdiana, Nita; Hidayah, Isma Ainisa; Puspitasari, Intan; Maharani, Clarisa Xtri; Solehudin, Mohammad
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 2 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i2.702

Abstract

Makanan sehat dan bergizi sangat penting bagi tumbuh kembang anak usia sekolah dasar. Namun, masih banyak siswa yang terbiasa mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan berisiko mengandung bahan berbahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan edukasi mengenai makanan sehat dan bergizi terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 30 siswa dari SDN Kadu Agung 1. Edukasi dilakukan menggunakan media visual, permainan edukatif, dan simulasi pemilahan makanan. Hasil analisis menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari pretest (89) ke posttest (95) dengan nilai p = 0,0485, yang menunjukkan perbedaan signifikan secara statistik. Kesimpulannya, edukasi ini efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai makanan sehat dan perlu diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
The Influence of Financial Behavior and Financial Experience on Financial Literacy among Generation Z: JEL Classification: D14, G53, I21, A20 Khasanah, Uswatun; Puspitasari, Intan; Utomo, Agus Saur
Journal La Bisecoman Vol. 6 No. 2 (2025): Journal La Bisecoman
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallabisecoman.v6i2.2137

Abstract

Financial literacy plays a crucial role in supporting sustainable development and is a fundamental need for individuals in managing their finances. Although Generation Z (Gen Z) is considered tech-savvy, this skill does not always correlate with a high level of financial literacy. The main challenge faced by Gen Z is the increasing temptation of consumerism, driven by various digital facilities such as e-commerce apps and electronic payment services, which make spending easier without proper planning. Despite their relatively high financial literacy, consumer behavior influenced by digital technology remains an obstacle. This study aims to analyze the impact of financial behavior and financial experience on the level of financial literacy among Gen Z, who play a significant role in the digital economy. This research is a quantitative study with a survey approach. The purposive sampling technique was used to select the research sample, with a sample size of 160 respondents calculated using the Hair formula. Data collection was conducted by distributing questionnaires to Gen Z respondents (born between 1995-2012) who are pursuing higher education (diploma or bachelor’s degree) at colleges or universities and reside in Purworejo Regency. The data analysis technique used is quantitative analysis with multiple linear regression analysis method using smartPLS 3.3.9 software. The research findings show that financial behavior and financial experience have a positive and significant partial impact on financial literacy among Generation Z in Purworejo. Therefore, it is important to enhance Generation Z's understanding and involvement in daily financial activities to strengthen their financial literacy.
Hubungan Pola Komunikasi Orang Tua dan Kemampuan Bahasa Anak Usia 4–5 Tahun Rulinting, Ninda; Puspitasari, Intan
Gifted: Journal of Early Childhood Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Departemen Penelitian dan Pengembangan Perkumpulan Program Studi PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/gifted.v2i1.19

Abstract

Data awal dari wawancara dengan orang tua di Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa beberapa anak masih mengalami kesulitan dalam komunikasi verbal. Pada usia 4–5 tahun, anak-anak seharusnya sudah mulai menggunakan tata bahasa yang lebih kompleks, namun sebagian dari mereka masih merasa kesulitan. Ditemukan pula bahwa banyak orang tua cenderung berkomunikasi secara satu arah, yang membatasi kemampuan anak untuk mengungkapkan pikiran dan keinginannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan pengumpulan data melalui kuesioner digital yang dibagikan melalui grup WhatsApp. Sebanyak 135 responden dari 14 kecamatan di Yogyakarta berpartisipasi dalam penelitian ini. Dengan menggunakan SPSS dan uji korelasi Pearson Product-Moment, diperoleh Nilai r hitung sebesar 0,515 (positif), dan nilai signifikansi 2-tailed sebesar 0,00 (< 0,05) menunjukkan bahwa terdapat hubungan searah atau positif antara pola komunikasi orang tua dan kemampuan bahasa lisan anak usia 4–5 tahun. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan pola komunikasi terbuka dalam mendukung perkembangan bahasa anak, khususnya di tengah tantangan pembelajaran jarak jauh.
IMPLEMENTASI METODE PENANAMAN KEDISIPLINAN OLEH GURU DI TK ABA PRINGGOKUSUMAN Wati, Dewi Eko; Wandari, Sri; Puspitasari, Intan; Rohmadheny, Prima Suci
Buletin Literasi Budaya Sekolah Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7, No. 1, Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/blbs.v7i1.6434

Abstract

Discipline instillation is a process of shaping attitudes and behaviors so that children can adhere to established rules, conducted routinely by educators at school. Based on observations at TK ABA Pringgokusuman, in instilling discipline in students, teachers use habituation and role-modeling methods. The habituation method is carried out by familiarizing children with disciplined activities on a regular basis, while the role-modeling method involves teachers directly demonstrating disciplined actions so that children can observe and imitate them. However, the researcher found some challenges related to discipline instillation in children, such as children arriving late, not tidying up toys after use, and not wearing school uniforms. This study aims to understand how the discipline instillation methods are implemented by teachers at TK ABA Pringgokusuman Yogyakarta. This research is qualitative with a case study approach, involving two teachers from class B and the principal as informants. Data collection methods include interviews, observations, and documentation, with data validity ensured through triangulation techniques. The researcher used Naughton and Hughes' theory for data analysis, which involves data collection, data coding, and data analysis. Regarding the implementation of discipline instillation methods by teachers at TK ABA Pringgokusuman, the results show that the application of daily routines, spontaneous activities, and the active role of teachers as role models positively influences children's discipline. These methods are effective in shaping disciplined attitudes through repeated activities and positive reinforcement, such as praise and rewards given by teachers at school. However, challenges include inconsistencies between discipline at home and school, lack of structured planning, and limited number of teachers and inadequate school facilities. To address these challenges, teachers strive for better collaboration with parents, improved planning, and enhanced school facilities to support the effectiveness of discipline instillation in children.
The Influence of Father Involvement on the Responsible Attitudes of Children Aged 5-6 Years Mardhiyyah, Inda Rabbi; Puspitasari, Intan; Muarifah, Alif; Maharani, Ega Asnatasia
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v14i2.794

Abstract

The purpose of this study was to determine whether there is an influence of father involvement on the responsible attitudes of children aged 5–6 years. Using a correlational quantitative approach, 96 fathers were randomly selected from a population of 429 fathers in Medan Tuntungan District. The instruments used were a father involvement questionnaire based on Pleck's theory (2010) and a child responsibility attitude questionnaire from Harris & Bean (2001). Data were analyzed using simple linear regression techniques, which revealed a significant relationship between father involvement and children's sense of responsibility, with a correlation coefficient (R) of 0.737 and a coefficient of determination (R²) of 0.544. This indicates that father involvement contributes 54.4% to the development of children's sense of responsibility at an early age. These findings emphasize the importance of the father's role, not only physically but also emotionally, in parenting. The researchers recommend educational programs and systematic support for fathers to better understand their role in fostering children's responsibility from an early age. Such support can contribute to more optimal social-emotional development in children.
Faktor-faktor penyebab terjadinya hipertensi: Literatur Review Handa, Ita Handayani; Ariski, Deska Ramadani; Nasution, Zulkarnain Ashar; Nursafira, Titania; Triyani, Yuli; Herlinawati, Nanda Arum; Puspitasari, Intan; Fitriani, Fitriani; Selvia, Wahyu; Anggraini, Olivia Zahwa; Retno, Dewi Madu; Safrudin, Bachtiar
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 4 (2025): September Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i4.1182

Abstract

Background: Hypertension is a common degenerative disease in the elderly and is frequently found in both developing and developed countries, and is a leading cause of death from cardiovascular disease. This condition increases the risk of heart, brain, kidney, and other complications. Undetected and prolonged high blood pressure without proper treatment can lead to coronary heart disease, kidney failure, or stroke. Purpose: To strengthen understanding of the importance of a holistic approach in managing hypertension in the elderly group, both through medical interventions and lifestyle changes supported by a positive social environment. Method: This literature review was conducted using PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar. Based on the selection process, eight articles met the criteria, including eight articles from Google Scholar. These articles were then systematically analyzed. Results: A total of 10,000 articles were retrieved from Google Scholar and selected based on the year and inclusion criteria. This resulted in eight articles for use in the author's literature review. Conclusion: Hypertension can affect not only the elderly but also younger people. Therefore, several factors are needed to prevent hypertension in both young and old.   Keywords: Degenerative Blood Pressure; Hypertension.   Pendahuluan: Hipertensi adalah penyakit degeneratif yang umum pada lansia dan sering ditemui dinegara berkembang dan maju sebagai penyebab utama kematian akibat penyakit kardiovaskuler. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal, dan komplikasi lainnya. Peningkatan tekanan darah yang tidak terdeteksi sedini mungkin dan berlangsung lama jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat menyebabkan penyakit jantung koroner, gagal ginjal, atau stroke di otak. Tujuan: Untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendekatan holistik dalam menangani hipertensi pada kelompok usia lanjut, baik melalui intervensi medis maupun perubahan gaya hidup yang didukung oleh lingkungan sosial yang positif. Metode: Penelitian literature review dengan pengumpulan data dilakukan melalui PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Berdasarkan proses seleksi yang telah dilakukan, diperoleh 8 artikel yang memenuhi kriteria, terdiri atas 8 artikel dari Google Scholar. Selanjutnya, analisis terhadap artikel-artikel tersebut dilakukan secara sistematis. Hasil: Artikel yang di dapatkan pada sumber google shcholer sebanyak 10.000 dan di seleksi berdasarkan tahun dan sesuai kriteria inklusi yang di tentukan, sehingga di dapatkan sebanyak 8 artikel yang akan di gunakan untuk literature riview penulis. Simpulan: Hipertensi tidak hanya dapat menyerang pada orang dengan usia lansia, namun juga dapat menyerang orang dengan usia muda. Sehingga diperlukan beberapa faktor-faktor untuk mencegah terjadinya hipertensi di usia muda dan usia tua.   Kata Kunci: Degeneratif Tekanan darah; Hipertensi.
Quiet Quitting sebagai Strategi Resistensi: Pengalaman Pekerja Fresh Graduate di Yogyakarta Nathania D.P, Salsabilla; Sujibto, B.J.; Puspitasari, Intan
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 18, No 2 (2024)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jsu.v18i2.40051

Abstract

The phenomenon of quiet quitting has been recognized as a growing trend in the workplace, particularly among recent graduates post-COVID-19 pandemic. It reflects a deliberate strategy by young workers to resist excessive workloads and address organizational neglect of work-life balance. This study employs a qualitative approach, focusing on five informants who are recent university graduates working in Yogyakarta's informal sector. In-depth interviews were conducted to understand their experiences and strategies in practicing quiet quitting. The findings reveal that quiet quitting emerges as a coping mechanism against exploitative work demands, involving strategies such as rejecting additional tasks outside working hours, clearly separating work from personal life, and negotiating a balance between professional obligations and personal well-being. These practices indicate resistance to exploitative workplace norms and highlight a broader effort to establish sustainable work-life dynamics. The study underscores quiet quitting as a covert resistance strategy that is intricately tied to maintaining well-being and balance.AbstrakFenomena quiet quitting telah menjadi tren yang semakin berkembang di dunia kerja, terutama di kalangan fresh graduate pasca-pandemi COVID-19. Praktik ini menunjukkan adanya strategi yang disengaja oleh pekerja muda untuk menolak beban kerja berlebihan serta kurangnya perhatian organisasi terhadap keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan lima informan yang merupakan lulusan perguruan tinggi di Yogyakarta dan bekerja di sektor informal. Wawancara mendalam dilakukan untuk memahami pengalaman mereka dan strategi yang diterapkan dalam praktik quiet quitting. Temuan penelitian menunjukkan bahwa quiet quitting muncul sebagai mekanisme penyesuaian terhadap tuntutan kerja yang eksploitatif, dengan strategi seperti menolak tugas tambahan di luar jam kerja, memisahkan secara tegas kehidupan pribadi dari pekerjaan, serta menegosiasikan keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kesejahteraan pribadi. Praktik ini menunjukkan adanya bentuk resistensi terhadap norma kerja yang eksploitatif sekaligus menekankan perlunya upaya lebih luas untuk menciptakan dinamika kerja yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa quiet quitting merupakan strategi resistensi terselubung yang terkait erat dengan upaya menjaga kesejahteraan dan keseimbangan hidup.
HUBUNGAN ANTARA STRESS PEKERJAAN DENGAN REGULASI EMOSI IBU PEKERJA DALAM PENGASUHAN ANAK USIA DINI Suharti, Suharti; Puspitasari, Intan
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 2 (2023): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v7i1.4400

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara stress pekerjaan dan regulasi emosi pada ibu pekerja dalam pengasuhan anak usia dini. Populasi dalam penelitian ini adalah 73 ibu bekerja dengan waktu kurang lebih 7 jam yang memiliki anak usia dini di lingkungan Yayasan Insan Mulia Semesta. Teknik penelitian ini adalah teknik simple random sampling sehingga didapat sample sejumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner jenis skala likert yaitu Skala yang digunakan adalah Skala Regulasi Emosi dan Skala Stress Bekerja. Skala Regulasi Emosi terdiri dari 26 aitem berdasarkan aspek pengaturan emosi, pengendalian emosi, dan penguasaan situasi sesuai teori Gross (2007) dengan koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,916. Sedangkan Skala Stress Pekerjaan terdiri dari 29 aitem berdasarkan aspek fisiologi, psikolgis, dan perilaku dengan koefisien Cronbach Alpha sebesar 0,918. Dalam melakukan uji korelasi dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis Pearson Correlation Product Moment. Hasil dari penelitian ini adalah tidak ditemukan hubungan antara stress pekerjaan dan regulasi emosi pada ibu bekerja dalam pengasuhan anak usia dini. Hal ini berarti stres pekerjaan bukan menjadi satu-satunya faktor adanya hubungan dengan regulasi emosi.
Co-Authors A, Salsabilla Auliazaki A, Tiara Nebrisca Valonika Adilia, Fatin Aditya Revianur Agus Saur Utomo Alfiani, Lili Ali Tarmuji Alif Muarifah Alvi Khumairoh Andi Putranto Anggraini, Olivia Zahwa Anniez Rachmawati Musslifah Arif Firmansyah Ariski, Deska Ramadani Arrozain, M. Dziyaul F. ASRIYADI, FITROH Budiyanto Budiyanto Bui, Maria Magdalena Cendikia Succesy, Betah Dwi Hastuti DWI YULIANTI Endah Pri Ariningsih Esti Margiyanti Utami Fairuzi, Sabilatussilmi Falah, Jalu Naufal Faqih Purnomosidi Fitriani Fitriani Handa, Ita Handayani Hartelina Hasan, Muhammad Yuda Hastian, Putri Welis Hayatun, Hayatun Herlinawati, Nanda Arum Hery Widijanto Hidayah, Isma Ainisa Ina Kuswanti Irene Rini Demi Pangestuti Iyan Sofyan, Iyan Jinan Lam’a, Fairuz Kahraman, Özlem Gözün Kamila , Arfah Khasanah, Ramadhani Uswatun Khoiroh, Ihda Umul Kholik, Wildan Abdul khusnul khotimah Latupeirissa, Julianus Edwin Lestari, Shifa Lestari, Susetya Diah Lindawati Kartika M. Bachtiar Safrudin Maharani, Clarisa Xtri Maharani, Ega Asnatasia Maharani, Ega Asnatasia Makruf, Syahdara Anisa Mardhiyyah, Inda Rabbi Maulida Lutfia Aminin Muflihah, Ulfatul Muhaedi, Muhammad Mufid Muhammad Hidayat Nadila Faiza Nancy Silvana Haliwela Nasution, Zulkarnain Ashar Nathania D.P, Salsabilla Nita Rusdiana S.Farm., M.Sc, Apt Nunung Nurhasanah Nurmaisya Al Ghonia Nursafira, Titania Oktavia, Syifa Prasaja, Mahendra Galih Pratiwi, Anatasya Ristu Prima Suci Rohmadheny Punuindoong, Anneke Y. Purwanti, Arni Putri, Riska Anisa Putri, Viana Lifianty Raharjanti, Amalia Putri Ramdaniah, Delia Nur Rendi Shafira, Dhafa Retno, Dewi Madu Retno, Diana Puspita Retnowati, May Shinta Riana Mashar Rulinting, Ninda Runanto, Dedi Saputri, Aprilia Ayu Saswati, Risna Selvia, Wahyu Sofwan Noerwidi, Sofwan Solehudin, Mohammad Sri Suartini Sugeng Wahyudi, Sugeng Suharti Sujibto, B J Sulistyo, Mohammad Yudi Sulvina, Sulvina SUMAMPOUW, HARRY J. Susi Widjajani Sutarya, Ikhsan Ali Syifa, Reza Nabilla Titin Ekowati Tri Puspita Ningrum Wahyuni, Khusnul Wandari, Sri Wati, Dewi Eko Wati, Dewi Eko Welvinanda, Adzahrra Wijaya, Candrika Ilham Wijayanti Wijayanti Yuli Triyani, Yuli Zein, Yasmin Shafitri