Claim Missing Document
Check
Articles

EXAMINATION OF THE IMMUNOGLOBULIN M ANTI SALMONELLA IN DIAGNOSIS OF THYPOID FEVER I Kadek Septiawan; Sianny Herawati; I Wayan Putu Sutirta Yasa
E-Jurnal Medika Udayana vol 2 no6(2013):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.885 KB)

Abstract

Typhoid fever is an acute systemic infectious disease caused by Salmonella typhi, that can be found all over the world. According to the world health organization ( WHO ) 2003, is predicted there are about 17 million cases of typhoid fever in the entire world with incidence 600,000 cases of deaths every year. The diagnosis of typhoid fever is done clinically and by laboratory examination. Laboratory examination can be an examination of the blood test, serological test, and culture. Examination of the IgM anti Salmonella (TUBEX® test) is one of the new serological test which more quickly and accurately in diagnose typhoid fever. This examination is competitive agglutination test, semi quantitative, simple, quick and very accurate in the diagnosis acute infection of typhoid fever as it only detects the antibodies IgM Anti-Salmonella in a few minutes.
PEMERIKSAAN MIKROSKOP DAN TES DIAGNOSTIK CEPAT DALAM MENEGAKKAN DIAGNOSIS MALARIA Wijaya Kusuma; A.A. Wiradewi Lestari; Sianny Herawati; I Wayan Putu Sutirta Yasa
E-Jurnal Medika Udayana vol 3 no 2 (2014):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.6 KB)

Abstract

Malaria is an infection disease caused by plasmodium parasite that transmitted to humanbody by female anopheles mosquito bites. World Health Organization (WHO) predictedthat 3,3 billion people around the world were at risk to infected by malaria in 2006 andalmost 1 million died because of this disease. Diagnosis of malaria according to clinicalmanifestation only is not specific; therefore it is less reliable and should be s upported bylaboratory examination result. Microscopic examination of blood smear and rapiddiagnostic test are most often used to diagnose malaria. Both of this test gave big chance tomake accurate diagnostic but still have their own limitations.
GAMBARAN MIKROSKOPIS SEDIAAN HAPUSAN SERVIKS PADA PASIEN GONORRHEA DI PUSKESMAS II DENPASAR SELATAN Ni Luh Wayan Pani Ambarasari; I W P Sutirta Yasa
E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 7 (2017): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gonorrhea is the second-most sexual transmitted disease after Chlamydia infection in Europe. This infection caused by gram negative bacterial Neisseria Gonorrhoeae which usually infect the columnar epithelium of urethra, endocervix, rectum, pharynx, and conjunctiva. Transmission of the infection through genitalia organ, genitalia-anorectal, oro-genital or oro-anal, or perinatal direct infection from the mother to baby which the mother already infected. Infection in male three times more than female because case in male usually symptomatic than female which usually asymptomatic. Purpose of this research is to know the microscopic picture of gonorrhea infection in female. This microscopic picture can be used as the first diagnose to prevent the spreading N. Gonorrhea infection. This study used cross sectional design. The data was taken from patients' medical records of women with gonorrhea who have cervical smear tests at Puskesmas II Denpasar Selatan. The result of microscopic picture from 24 samples cervical swab, there was finding gram-negative diplococcal. Almost patient was in asymptomatic conditions. About 54.2% are the patients with lower education at least elementary school. Microscopic picture of the patient we can claim all of the cervical swab contain gram-negative diplococcal and 23 samples contain with gram-negative diplococcal intracellular in polymorphonuclear cells. After this study done it can be concluded that we found gram-negative diplococcal intracellular in polymorphonuclear cells from gonorrhea patients’ cervical smears. Keywords: Gonorrhea, Gram-negative diplococcal, cervix, Polymorphonuclear
TINGKAT KEPATUHAN MENGKONSUMSI OBAT ANTIRETROVIRAL DENGAN JUMLAH CD4 PADA PASIEN HIV AIDS DI KLINIK VCT RSUP SANGLAH DALAM PERIODE SEPTEMBER – NOVEMBER 2014 Ida Ayu Kemala Wasita Manuaba; I Wayan Putu Sutirta Yasa
E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 1 (2017): E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.418 KB)

Abstract

Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) merupakan kumpulan gejala yang timbul akibat menurunnya sistem imun tubuh diakibatkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya hubungan antara kepatuhan mengkonsumsi obat antiretroviral dengan jumlah CD4. Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dengan Analytical Cross Sectional yang memanfaatkan data rekam medis maupun wawancara langsung pada pasien HIV AIDS di Klinik VCT RSUP Sanglah (September 2014 – November 2014) Tingkat kepatuhan diukur dengan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS). Data yang terkumpul kemudian dilakukan analisis menggunakan korelasi Pearson, analisis uji T-berpasangan, serta melakukan uji One Way Anova. Data kemudian dianggap signifikan apabila nilai p < 0,05. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan secara statistik terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi kuat (r = 0,601) antara tingkat kepatuhan dengan jumlah CD4 pada pasien HIV AIDS di klinik VCT RSUP Sanglah dalam periode September – November 2014 (p<0,05). Hasil uji t-berpasangan secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kepatuhan mengkonsumsi obat terhadap jumlah CD4 Awal dengan jumlah CD4 Akhir dengan hubungan korelasi kuat (r = 0,64) pada pasien HIV AIDS di Klinik VCT RSUP Sanglah dalam periode September 2014 – November 2014 (p<0,05). Hasil uji One Way Anova menunjukkan secara statistik terdapat perbedaan hasil rerata Jumlah CD4 yang signifikan (p<0,05) antar ketiga kelompok subjek penelitian (kelompok patuh, kepatuhan sedang dan tidak patuh).
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN HIPERKOLESTEROLEMIA PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA Calvin Jonathan; I Wayan Putu Sutirta Yasa
E-Jurnal Medika Udayana Vol 9 No 1 (2020): Vol 9 No 01(2020): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.488 KB)

Abstract

Prevalensi obesitas dan hiperkolesterolemia semakin meningkat diseluruh dunia baik di negara maju maupun negara berkembang. Obesitas dan hiperkolesterolemia merupakan faktor risiko terjadinya komplikasi sindrom metabolik, hipertensi, dan penyakit jantung koroner yang hingga saat ini menjadi salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan obesitas dengan hiperkolesterolemia. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik cross-sectional terhadap 80 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang termasuk kategori obesitas dan tidak obesitas yang menjalani pemeriksaan kadar kolesterol total dengan menggunakan alat digital yang dijadikan sebagai data primer. Data diolah menggunakan SPSS 21, dimana crosstabulation dilakukan berdasarkan status obesitas dan status kolesterolemia. Dari hasil uji Pearson Chi-Square, didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara status obesitas dengan hiperkolesterolemia pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (nilai p = 0,218). Melihat hasil yang ada, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dalam jangkauan yang lebih luas, sehingga data demografi yang ada semakin luas dan akurat. Kata kunci : Obesitas, hiperkolesterolemia
GAMBARAN KARAKTERISTIK PASIEN ACUTE MYELOID LEUKEMIA DI RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2018 I Made Bagus Cahya Wibawa; A. A. Ngurah Subawa; I Wayan Putu Sutirta Yasa; Ni Nyoman Mahartini
E-Jurnal Medika Udayana Vol 10 No 6 (2021): Vol 10 No 06(2021): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MU.2021.V10.i6.P08

Abstract

Acute Myeloid Leukemia (AML) merupakan salah satu keganasan hematologi dengan jumlah penderita terbanyak di dunia. Insiden AML meningkat setiap tahunnya secara global. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik pasien AML di Bagian Penyakit Dalam RSUP Sanglah Denpasar tahun 2018. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif menggunakan studi potong lintang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret - September 2019. Sampel penelitian ini sebanyak 34 rekam medik pasien AML yang dirawat inap di RSUP Sanglah tahun 2018. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel untuk mendapatkan karakteristik pasien AML berdasarkan usia, keluhan utama, jenis kelamin, kadar hemoglobin, jumlah leukosit, jumlah trombosit, persentase blast, dan diagnosis berdasarkan FAB. Hasil penelitian menunjukkan frekuensi tertinggi pasien AML diperoleh pada kelompok usia 41-60 tahun (35,29%) dan didominasi jenis kelamin laki-laki (58,82%). Keluhan utama tersering yang dialami adalah badan lemah (55,88%). Berdasarkan hasil pemeriksaan darah lengkap, kebanyakan pasien AML ditemukan mengalami anemia sedang dengan kadar hemoglobin 8-10 g/dL (58,82%), jumlah leukosit >50.000/mm3 atau hiperleukositosis (47,06%), dan trombositopenia grade IV dengan jumlah trombosit <25.000/mm3 (38,24%). Berdasarkan pemeriksaan sumsum tulang, frekuensi terbanyak ditemukan pada pasien AML dengan persentase sel blast 30-39% (38,24%) dan tipe AML M4 atau Acute Myelomonocytic Leukemia (44,12%). Hasil penelitian ini berguna untuk penelitian lanjutan karena dapat memberi gambaran tentang karakteristik pasien AML di RSUP Sanglah Bali tahun 2018. Perlu dilaksanakan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui hubungan antar variabel. Kata Kunci: Acute Myeloid Leukemia, Gambaran Karakteristik
TINGGINYA KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) DAN TRIGLISERIDA PADA KEJADIAN DIABETIC FOOT ULCER (DFU) DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT SANGLAH PERIODE JANUARI-DESEMBER 2014 Ni Kadek Nita Utami; A.A. Ngurah Subawa; I W.P. Sutirta Yasa
E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 2 (2017): E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.045 KB)

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan bentuk tersering dari DM yang memiliki karakteristik yaitu terjadinya gangguan pada sekresi insulin dan insulin resisten. Komplikasi tersering dari DM adalah diabetic foot ulcer (DFU) yang ditandai dengan munculnya ulkus pada ekstremitas bawah yang dapat berujung pada amputasi apabila tidak tertangani dengan baik. Penderita DFU biasanya memiliki kadar kolesterol yang tidak terkendali dalam jangka waktu yang lama, yang dapat menyebabkan kerusakan endotel pada sistem vaskuler. LDL dan trigliserida merupakan substansi organik yang berperan dalam metabolic factor dan vascular changes terbentuknya gangren pada pasien DFU. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingginya LDL dan trigliserida pada kejadian DFU di RSUP Sanglah periode Januari-Desember 2014. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan design study cross sectional dengan mengambil data rekam medis penderita DM tipe 2, kemudian data yang telah dikumpulkan tersebut dianalisis dengan program SPSS. Sebanyak 160 data subyek dianalisis dalam penelitian ini. dengan uji chi square didapatkan hasil yang signifikan pada kadar LDL dan trigliserida dengan nilai p 0,001 dan 0,011. Dapat disimpulkan bahwa tingginya  kadar LDL dan trigliserida memiliki hubungan pada kejadian DFU di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah periode Januari-Desember 2014
GAMBARAN HEPATOTOKSISITAS (ALT/AST) PENGGUNAAN OBAT ANTI TUBERKULOSIS LINI PERTAMA DALAM PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU RAWAT INAP DI RSUP SANGLAH DENPASAR TAHUN 2014 I Gede Juliarta; Ni Kadek Mulyantari; I Wayan Putu Sutirta Yasa
E-Jurnal Medika Udayana Vol 7 No 10 (2018): Vol 7 No 10 (2018): E-Jurnal Medika Udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.878 KB)

Abstract

Hepatotoksisitas merupakan keadaan dimana sel-sel hati mengalami kerusakan karena zat-zat kimia yang bersifat toksik. Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) dalam pengobatan Tuberkulosis (TB) paru menjadi salah satu penyebab tersering hepatotoksisitas. Dalam tes fungsi hati, indikator yang sering digunakan untuk menilai derajat hepatotoksisitas adalah kadar SGPT/SGOT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hepatotoksisitas (SGPT/SGOT) penggunaan OAT di RSUP Sanglah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif potong lintang. Sampel yang digunakan adalah pasien TB paru yang dirawat inap di RSUP Sanglah pada Januari 2014 sampai Desember 2014. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah data rekam medik. Hasil penelitian ini yaitu dari 71 sampel penelitian didapat prevalensi hepatotoksisitas sebesar 22,5% dengan mayoritas jenis kelamin laki-laki (56,25%). Angka kejadian tertinggi pada kelompok umur 41-60 tahun (68,75%), 4). Berdasarkan kadar ALT, mayoritas derajat ringan, sedangkan berdasarkan AST, mayoritas derajat sedang. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagian besar sampel yang positif mengalami hepatotoksisitas OAT termasuk dalam kategori ringan. Kata kunci: tuberkulosis paru, hepatotoksisitas OAT, kadar SGPT/SGOT
KARAKTERISTIK HASIL UJI BAKTERI TAHAN ASAM (BTA) PADA PASIEN YANG DICURIGAI MENDERITA TUBERKULOSIS (TB) DI RSU SURYA HUSADHA TAHUN 2013 Intan Astariani; I Wayan Putu Sutirta Yasa; A.A. Wiradewi Lestari
E-Jurnal Medika Udayana vol 4 no 12(2015):e-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CHARACTERISTIC OF TEST RESULT OF ACID-FAST BACILLUS (AFB) SMEAR AMONG PATIENTS WHOSUSPECT WITH TUBERCULOSIS IN SURYA HUSADHA HOSPITAL 2013Lung Tuberculosis is a chronic infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis and still become the world problem until today. Indonesia placed the fifth rank as the country with tuberculosis and the prevalence was 285 cases in 100.000 people with the mortality rate 27 death in 100.000 people. To reduce the cases of tuberculosis, the best prevention and appropriate treatment become very important. The diagnosis of tuberculosis must define precisely, so it needs an accurate diagnostic method.Acid-fast bacillus (AFB) smeartest become the primary method to define tuberculosis diagnostic in developing country, but it has limitation in specificity and sensitivity. The aim of this research is to know the prevalence of test result of AFB smear among patients who suspect with tuberculosis in Surya Husadha Hospital 2013 and the characteristic of the patients. This research using cross sectional non-experimental method with secondary data from Laboratory of Surya Husadha Hospital. The sample was all the test result of acid-fast bacillus smear among patients who were tested in the Laboratory in 2013. Total of sample was 287. The result of this research was from 287 patients who had acid-fast bacillus smear in Laboratory of Surya Husadha Hospital in 2013, the patients who collected their sputum completely was 257 patients (89.55%) and non-completely sputum was 30 patients (10.45%). From the complete sputum, the positive result which is shows the prevalence of suspect tuberculosis was 31 patients (12.06%), negative result was 219 patients (81.21%), and the sample who needed retest was 7 patients (2.72%).
PERBEDAAN KADAR GLUKOSA KONSENTRAT TROMBOSIT PADA PENYIMPANAN HARI I, III, V DI UNIT DONOR DARAH PMI PROVINSI BALI / RSUP SANGLAH DENPASAR Luh Putu Sukma Diyanti; Sianny Herawati; I Wayan Putu Sutirta Yasa
E-Jurnal Medika Udayana Vol 6 No 3 (2017): E-jurnal medika udayana
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.727 KB)

Abstract

Stored platelets undergo a series of shape and functional modifications, which are commonly referred to as platelet storage lesions (PSLs). One of theparameters testedwereglucose. This study is to determinethe difference in averageglucose levelsof plateletconcentratesonthestorageI,III, V in  Unit Donor Darah PMI Privinsi Bali/ RSUP Sanglah Denpasar werepreparedJune-August 2014. The design isobservational analytic study. Samples weretaken usingsampling techniquesconsecutive sampling. Samplestested byClinical ChemistryEquipment(ROCHE, Cobas6000). From 18samples, obtained an averageglucose level on day I is 457.50 ± 37.57 g/dL. The averageglucose level on dayIII is 461.91±43.55 g/dLand the averageglucose levels on dayV is 460.91±40.56 g/dL. Data were analyzed usingOne WayANOVAshowedsignificantvalues(p-value) is 0.943, which means p>0.05. It showsthatH0 is acceptedthatthere is nodifference in averageglucose levelsof plateletconcentratesonthestorage on day I, III, and  V. Need futher research about factor affecting not significant differences from glucose level of platelet concentrate during storage
Co-Authors Adhitya, Putu Gde Surya Agung Nova Mahendra Agung Wiwiek Indrayani Airin Que Ali Djamhuri Amaral, Meriana Barreto Anak Agung Gede Sudewa Djelantik Anak Agung Ngurah Subawa Anak Agung Wiradewi Lestari Anak Agung Wiradewi Lestari, Anak Agung Anom Suardika Astini, Dewa Ayu Agung Alit Suka Bagus Komang Satriyasa Bastianus Alfian Juatmadja Benny Supono Calvin Jonathan Cokorda Agung Wahyu Purnamasidhi Cokorda Istri Dewiyani Pemayun D.P.G. Jananuraga Maharddhika Desak Gde Diah Dharma Santhi Dewa Ayu Putu Rasmika Dewi Dewi, Ni Kadek Ari Kusuma Dharayani, Luh Anandita Dharma Santhi, Desak Gde Diah Dina Sophia Margina Divasta, I G Mahapraja Fatqur Rochman Feliciano Pinto, Feliciano Ferbian Milas Siswanto Gde Ary Putra Kamajaya Gede Agus Eka Tirta Putra Gede Agus Suwiryawan Gusti Ngurah Sutapa Hamsu Kadriyan Haneetha Yogarajah I A Putri Wirawati I Dewa Made Sukrama I Gde Raka Widiana I Gde Suranaya Pandit I Gede Juliarta I Gede Widhiantara I Gst Agung Dwi Mahasurya I Gusti Agung Dyah Ambarawati I Gusti Agung Ngurah Radhitya Wijaya Radhitya Wijaya I Gusti Kamasan Arijana I Gusti Made Aman I Kadek Arya Candra I Kadek Septiawan I Ketut Agus Somia I Ketut Suastika I Ketut Suwiyoga I Made Ady Wirawan I Made Bagus Cahya Wibawa I Made Bakta I Made Dwikayana I Made Jawi I Made Oka Adi Parwata I Made Sudarmaja I Made Tomik Nurya Wardana I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Nyoman Wande I Nyoman Wande I W. Sudarsa I Wayan Gede Artawan Eka Putra I Wayan Niryana I Wayan Rosiana I Wayan Sumardika I Wayan Wita I. B. T. Wibawa Manuaba, I. B. T. Wibawa I. B. Tjakra Wibawa Manuaba I. K. Widiana, I. K. I.A.A. Widhiartini I.B.GDE ANANTA MAHESVARA IBN Dwipayana Manuaba Ida Ayu Kemala Wasita Manuaba Ida Bagus Made Suryatika Ida Bagus Ngurah Ida Bagus Putra Manuaba Ida Bagus Verry Kusumaningrat Ida Bagus Wayan Kardika Ida Kurniawati, Ida IGA Ayu Ratih Pradnyadewi Ignatius Ferdi Yuatmadja Indah Pramita Indradewa, Rhian Indrayani, Pande Kadek Putri Rahayu Intan Astariani Kamayoga, I Dewa Gede Alit Karta Sawenda Ketut Siki Kawiyana Ketut Suega Ketut Suryana Ketut Tuti Parwati Merati Ketut Widyani Astuti Lesmana, Cokorda Agung Bagus Jaya Luh Putu Sukma Diyanti Made Ayu Widyaningsih Made Dyah Khrisnadewi MADE RATNA SARASWATI . Manuaba, Ida Bagus Tjakra Wibawa Melania Antonia Barreto Cerqueira Michael Christian Widjaja Milaviwanda, Luh Komang Ayu N. K. Niti Susila, N. K. Naw, Sin War Ni Gusti Ayu Putu Lestari Santika Dewi Ni Kadek Mulyantari Ni Kadek Nita Utami Ni Ketut Susilawati Ni Ketut Susilawati Ni Luh Candra Mas Ayuni Ni Luh Wayan Pani Ambarasari Ni Made Dharma Laksmi Ni Made Linawati Ni Nyoman Mahartini Ni Nyoman Mahartini Ni Nyoman Mahartini Ni Putu Sriwidyani Ni Putu Widya Nandasari Ni Wayan Ari Anindita Sari Ocktaviana Saputri, Legis Pande Ayu Naya Kasih Permatananda Pande Komang Gede Bayu Wikrama Permatasari, Anak Agung Ayu Putri Poniman, S. Prabasari, Pande Visca Gayatri pradnya wibawa, komang budhi Pratiwi, Cokorda Agung Pujawan, I Made Naris Purnamawati, Susy Puspa Negara, Anak Agung Gede Angga Putu Angga Wiradana Putu Astawa Putu Budhiastra Putu Diani Wirayanti Raka-Sudewi A. A. Romdhoni, Achmad Chusnu Rudi Wisaksana S. Herawati, S. Sagung Novita Widyaningrat Santosa, I Gusti Ngurah Putra Eka Sianny Herawati Sri Maliawan Sri Wahyuni Suryawisesa, Ida Bagus Made Swari, Kadek Gyna Yadnya Thaha .. Tirtha Yasa, I Nyoman Wawan Tjokorda Gde Agung Suwardewa Tjokorda Gede Oka Tri Pramartha, I Nyoman Valari, Putu Kavita Krisnina Wayan Suardana Widiyanti, I Gusti Ayu Wijaya Kusuma Yasa, I Nyoman Wawan Tirtha Yayang Christian Yenny Kandarini