Claim Missing Document
Check
Articles

Meningkatkan Minat Belajar Seni Tari Pada Siswa Laki Laki Melalui Model Pembelajaran Motivasi ARCS(Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) Anjani, Helena Lidya; Yetti, Elindra; Cahyadi, Ojang
Jurnal Pendidikan Tari Vol 3 No 1 (2022): Teknologi Digital dalam Pembelajaran Tari dan Penciptaan Tari
Publisher : Program Studi Pendidikan Tari FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPT.317

Abstract

In the learning process, interest is the main thing that must be owned by each individual, without interest students cannot follow learning properly so that it affects student achievement. The importance of interest in learning in the field of dance because art is a cultural heritage that needs to be preserved and developed. This study aims to increase interest in learning to dance in male students in class VIIF of SMPN 134 Jakarta through the application of the ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) motivational learning model. This study uses Classroom Action Research (CAR) with Kurt Lewin's model, using qualitative descriptive data analysis and quantitative statistical analysis. Data collection techniques in the form of observation, questionnaires, interviews and documentation. The study was conducted in two cycles on 17 male students. The results showed an increase in interest in learning by obtaining a pre-cycle score of 70.00%, cycle I 76.94% and cycle II 85.82%. For further research, other learning models can be applied to increase male students' interest in learning so that learning is more interesting, fun and varied to lock students' enthusiasm for learning in dance classes.
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER TARI UNTUK PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA NUSANTARA DI SEKOLAH INDONESIA SINGAPURA M. Rafli Akbar; Elindra Yetti; Ojang Cahyadi
Jurnal Pendidikan Tari Vol 5 No 1 (2024): Pendidikan Tari untuk Mengembangkan Kreativitas, Kepekaan Estetika, dan Etika
Publisher : Program Studi Pendidikan Tari FBS UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPT.516

Abstract

The aim of this research is to describe dance extracurricular activities to strengthen Indonesian cultural identity in Singapore Indonesian Schools. The theory used is the behaviorist theory explained by Gage and Berliner, namely that learning is a change in behavior caused by the interaction between stimulus and response. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data was collected through observation, interviews and documentation. The results of this research are a description of the implementation of dance extracurricular activities at the Singapore Indonesian School, which includes the implementation of exercises and performances as a form of promoting Indonesian culture. This activity succeeded in strengthening Indonesian cultural identity among students through learning traditional dance and participating in Indonesian dance performances.
Kekerasan Verbal Orang Tua Pada Anak Usia Dini Sartika, Dewi; Dhieni, Nurbiana; Yetti, Elindra
Jurnal Pelita PAUD Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v9i1.3897

Abstract

Kekerasan verbal orang tua pada anak usia dini masih kerap terjadi. Orang tua perlu menyadari bahwa penggunaan agresi verbal dalam mendidik anak tidak dibenarkan karena berakibat menghambat perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hasil temuan jurnal yang terkait dengan penyebab, bentuk, dampak dan upaya pencegahan kekerasan verbal anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi literatur dengan menggunakan buku dan penelitian terdahulu sebagai sumber data primer maupun sekunder. Hasil dari penelusuran literatur didapatkan bahwa penyebab kekerasan verbal adalah tekanan sosial, pola asuh yang keras, ingin mendisiplinkan anak, rendahnya pemahaman, bahkan stress yang dialami orang tua selama pandemi Covid-19. Selanjutnya, bentuk kekerasan verbal yang sering dialami anak adalah seperti adanya ancaman, ejekan, bentakan, merendahkan, menuduh, mengisolasi, bahkan mengeksploitasi anak. Kekerasan verbal sangat mempengaruhi perkembangan sosial emosional dan kognitif anak. Anak cenderung tertutup, merasa rendah diri, merasa bersalah, kesulitan meregulasi emosi, depresi, timbul keinginan untuk bunuh diri, kerusakan otak seperti gangguan memori dan masalah akademik. Untuk itu diperlukan upaya dalam mencegah kekerasan verbal sedini mungkin yakni adanya pola komunikasi dengan bahasa yang positif dan metode disiplin positif sebagai dasar mendisiplinkan anak tanpa kekerasan.
Analisis Pengaruh Kegiatan Tari terhadap Kemampuan Literasi Budaya Anak Usia 5-6 Tahun Azhara, Azka; Yetti, Elindra; Hartati, Sofia
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.781

Abstract

Saat ini literasi budaya menjadi sangat penting dikenalkan karena untuk memperkenalkan budaya khususnya kepada anak usia dini. Melalui kegiatan tari yang diberikan oleh sekolah, menjadi salah satu usaha agar anak usia dini dapat melestarikan budaya Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh dalam kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya pada anak usia dini. Anak-anak yang mengikuti kegiatan tari memiliki kemampuan literasi budaya yang lebih baik dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengikuti kegiatan tari. Ini terbukti dari dari hasil analisis data dengan menggunakan paired sample test didapat hasil nilai 0,00 < 0,05. Dengan begitu, maka terdapat pengaruh antara kegiatan tari dengan kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh Media Video Tutorial Bermain Musik Tradisional Manggarai terhadap Kemampuan Literasi Budaya Anak Naur, Angela Yuliani; Yetti, Elindra; Pujiastuti, Sri Indah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.783

Abstract

Literasi budaya merupakan kemampuan untuk memahami serta memaknai budaya. Literasi budaya membantu anak memahami warisan budaya mereka. Ini memperkuat rasa identitas dan kebanggaan terhadap budaya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video tutorial bermain musik tradisional Manggarai terhadap kemampuan literasi budaya anak. Penelitian ini mengacu pada jenis penelitian kuantitatif eksperimen Desain One Group Pre-test-Post-test. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen, observasi serta dokumentasi. Subyek penelitian yaitu 20 orang anak usia 5-6 tahun di TK Bunga Mawar Santa Elisabeth. Analisis data melalui uji normalitas dan uji t paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor literasi budaya pre-test sebesar 30,25, sedangkan skor literasi budaya post-test sebesar 50,2. nilai p-value < 0,001  nilai signifikansi 0,05, (0,001< 0,005)  ditolak dan terima , sehingga dapat disimpulkan bahwa video tutorial bermain musik tradisional Manggarai memiliki pengaruh terhadap kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun.
Pengaruh Latar Belakang PAUD terhadap Adaptasi Sekolah Siswa Kelas 1 Pasca COVID-19 Nur Wahyuningsih, Annisa; Dhieni, Nurbiana; Yetti, Elindra
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v5i2.892

Abstract

Adaptasi merupakan permasalahan serius yang dihadapi terutama pada minggu-minggu awal masuk sekolah. Siswa yang mengalami kesulitan beradaptasi cenderung menghadapi masalah dalam hubungan akademik dan sosial di tahap pendidikan selanjutnya. Keberhasilan adaptasi siswa di sekolah dipengaruhi oleh peran pendidikan keluarga dan pengalaman pendidikan anak usia dini sebelum masuk SD dan juga karakteristik siswa salah satunya gender. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh latar belakang PAUD dan gender terhadap kemampuan adaptasi siswa kelas satu SD. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif ex-post facto. Sampel penelitian 116 siswa dari 40 sekolah dasar di Kabupaten Klaten.  Pengambilan data menggunakan instrumen kuesioner yang diisi oleh guru kelas satu sekolah dasar. Data kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis ANOVA 2-Jalan. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai signifikansi gender 0,010, latar belakang PAUD <0,001 dan interaksi gender*latar belakang PAUD 0,027, seluruh hasil tersebut menunjukkan < 0,05 sehingga menyatakan terdapat perbedaan antara latar belakang PAUD dan gender terhadap kemampuan adaptasi sekolah siswa kelas satu sekolah dasar. Implikasi penelitian diharapkan guru dapat lebih mengenal adaptasi sekolah siswa, menerapkan pendekatan pembelajaran sesuai kebutuhan siswa, serta dapat mengikuti pelatihan tentang strategi adaptasi siswa dalam masa transisi ke sekolah dasar, sehingga dapat lebih efektif dalam membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan baru.
Fostering Creative Thinking in Early Childhood: An Analysis of Developmental Stimulation Nurjanah, Novita Eka; Yetti, Elindra; Sumantri, Mohamad Syarif
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v12i2.75177

Abstract

Creative thinking skills in early childhood refer to the ability to generate new ideas, creative solutions, and view problems from different perspectives. These skills form an essential foundation for the development of a child's potential in the future. However, in practice, the development of creative thinking skills in early childhood is not adequately facilitated. This is primarily due to the lack of stimulation from the surrounding environment, leading children to become passive and less motivated to engage in creative thinking. This study aims to analyze and describe the level of creative thinking skills in 5–6-year-old children. The research method used is a survey of 147 children, with data collected through questionnaires completed by class teachers. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques and presented in graphical form. The results show that, on average, the creative thinking skills of early childhood children in Surakarta are at the "beginning to develop" stage. These findings suggest the need for more systematic and developmentally appropriate stimulation to optimize the creative thinking potential of young children. The implications of this study provide a foundation for designing interventions and educational programs that support the development of creative thinking skills in early childhood.
KESENIAN RANDAI MINANGKABAU DITINJAU DARI SEGI ESTETIKA TARI Yetti, Elindra
Acintya Vol. 2 No. 1 (2010)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2850.695 KB) | DOI: 10.33153/acy.v2i1.113

Abstract

Randai is an art unification of movement, vocal. literature, and theater: Chairul Harun. in Pustaka Msata Budaya qfRandai Minangkabau, describes that Randai has existed through a long historical joumey sine:twentieth century. Randai more develops in the area of Darek. It is an area in central West Sumatera thatbecames a center af Minangkabau culture development. Randai represents a dance of people in gmup moving toforrn a circle, dancing while singing and doing applause and mainly presenting a story. As one of the dance cultures that becomes an icon afMinangkabau society, this research would like to convey theaesthetic substantion adhered in Randai. The aesthetic aspects that would be studied include the aspects of harmony, purity and clearance, as well as unity aspect. This article is supposed to give an idea of study which can complete the aesthetic aspects of Randai as a cultural product.Key wards: Randai, aesthetic, harmony, pure, unity
Exploring Science Literacy for Early Childhood: Eksplorasi Literasi Sains untuk Anak Usia Dini Rizki Febriandani; Yetti, Elindra; Utami, Ade Dwi
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1118

Abstract

Abstract Science literacy in early childhood is an essential competency that must be cultivated from an early age to address the challenges of the 21st century. This article aims to answer key questions regarding the concept of science literacy in early childhood. The study employs a Literature Review method, analyzing 30 relevant scholarly articles published within the last decade. The findings indicate that science literacy in early childhood encompasses the ability to understand basic scientific concepts, think critically, and apply this knowledge in daily life. Effective strategies for developing science literacy include storytelling with fiction and non-fiction books, simple experiments, observation, and the use of interactive media supported by technology. Furthermore, science literacy is influenced by several supporting factors, such as the active role of teachers, the integration of technology in learning, and a conducive learning environment for exploration. This article concludes that fostering optimal science literacy in early childhood not only enhances scientific thinking skills but also prepares children to navigate the advancements in science and technology in the future. Keywords: Scientific Literacy; Early Childhood; Science Literacy Abstrak Literasi sains pada anak usia dini merupakan kompetensi esensial yang perlu ditanamkan sejak dini untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan utama terkait konsep literasi sains pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode Literature Review dengan menganalisis 30 artikel ilmiah yang relevan dalam 10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi sains pada anak usia dini mencakup kemampuan untuk memahami konsep-konsep dasar sains, berpikir kritis, dan menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa strategi yang efektif untuk mengembangkan literasi sains meliputi penggunaan metode bercerita dengan buku fiksi dan non-fiksi, eksperimen sederhana, observasi, serta pemanfaatan media interaktif berbasis teknologi. Selain itu, literasi sains dipengaruhi oleh beberapa faktor pendukung, seperti peran aktif guru, keterlibatan teknologi dalam pembelajaran, dan lingkungan belajar yang kondusif untuk eksplorasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa pengembangan literasi sains yang optimal pada anak usia dini tidak hanya meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah, tetapi juga mempersiapkan anak untuk menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan. Kata kunci: Literasi Sains; Literasi Sains; Anak Usia Dini
The Effect of Home Literacy on Preschoolers' Early Reading Skills: Pengaruh Literasi Rumah terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Anak Prasekolah Kusumawardhani, Trully; Dhieni, Nurbiana; Yetti, Elindra
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14 No 1 Periode Desember - Februari
Publisher : Pendidikan Guru PAUD Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v14i1.1119

Abstract

Abstract Early reading and writing skills, or known as early literacy, is crucial for supporting successful reading and writing during school age. Early literacy is closely related to home literacy, as the two influence each other. However, early reading skills remains low in Indonesia. Therefore, the aim of this study is to determine how home literacy affects the early reading skills of preschool children., both with or without controlling for parental age, occupation, and education. The method used in this study is a quantitative descriptive method using a multiple regression model approach. The samples in this study consist of preschool children and their parents from Little Bee Moslem Kindergarten and Al Kayyisah Kindergarten. Sampling was determined using multistage random sampling. The results of this study show that, with or without controlling for parents' age, parents' occupation, and parents' education, home literacy affects preschool children's early reading skills. All effects were equally influential, except for the impact of constraints on reading with children and the parents' occupation. Keywords: Early Reading; Home Literacy; Preschool Children Abstrak Kemampuan membaca permulaan merupakan kemampuan penting untuk menunjang keberhasilan membaca dan menulis di usia sekolah. Kemampuan membaca permulaan erat hubungannya dengan literasi rumah, karena keduanya saling memengaruhi. Namun kenyataannya, di Indonesia masih rendah kemampuan membaca permulaannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui, bagaimana pengaruh literasi rumah terhadap kemampuan membaca permulaan anak prasekolah. Baik dengan atau tanpa mengontrol usia orang tua, pekerjaan orang tua, maupun pendidikan orang tua. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan model multiple regression. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 dengan rincian 48 anak prasekolah dan 38 orang tua anak prasekolah TK Little Bee Moslem, TK Al Kayyisah. Penentuan sampel dengan menggunakan multistage random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan maupun tanpa mengontrol usia orang tua, pekerjaan orang tua, dan pendidikan orang tua, literasi rumah memengaruhi kemampuan membaca awal anak prasekolah. Semua pengaruhnya sama kecuali pengaruh kendala dalam kegiatan membaca bersama anak dan pekerjaan orang tua. Kata kunci: Anak Prasekolah; Literasi Rumah; Membaca Permulaan
Co-Authors Ade Dwi Utami Aini, Wafda Ambarwati, Rania Anjani, Helena Lidya Annisa Nur Wahyuningsih Aris Ciptaningtyas Asep Supena Asep Supena. Astermis Biduri Muham, Mia Ayu Niza Machfauzia Azhara, Azka B. Kristiono Soewardjo CH, Myrnawati Cici Ratna Sari Dede Hikmah Dede, Dede Hikmah DEDEN HAERUDIN Dewi Hannie H. P DEWI SARTIKA Dewi Sartika Dian Herdiati Diana Putri Amalia. M Dina Christina, Dina Dinny Devy Triana Edy Edy Evridawati, Beryana Farny Sutriany Jafar Fasli Jalal Fridani, Lara Hapidin, Hapidin Hapsah Rahayu Hestilia Oktama Yurita Ida Bagus Ketut Sudiasa INDAH JUNIASIH, INDAH Insani, Asri Iva Sarifah Ivana, Esa Aura Juih, L. Julius Juriana Juriana Kartika Mutiara Sari KHAIRIAH, ICHA KRISTIANA MARYANI, KRISTIANA Lidia Anjelina Dey Putri Luki Mei Aprida, Astita M. Rafli Akbar Masud, Sitti Habiba Mohamad Syarif Sumantri Mukarromah, Mukarromah Mulya Sari Mulyati Mulyati MYRNAWATI CRIE HANDINI Myrnawati Crie Handini Myrnawati Myrnawati Natalina Purba Naur, Angela Yuliani Nila Mayang Sari Novita Eka Nurjanah, Novita Eka Novitasari, Yesi Nur Wahyuningsih, Annisa Nurbiana Dhieni Nursilah Nursilah Nurul Istiqomah Ojang Cahyadi Panjaitan, Nur Qomariah Pramitasari, Muktia Pratiwi, Stefi Winda Prihanita Kusuma Wardani Putri Asih Julianti Putri Fatmawati Arinal Hasanah Putri Rahmatika Rahmi Tasty Rosandi Raudhatul Janah Reni Tiar Linda Purba Rizki Febriandani Rizki Taufik Rakhman Rizky Taufik Rakhman Roebianto, Adiyo Rohita Romi Nursyam Sabila Nur Masturah Safrina, Rien Sarajar, Michelle Selly Oktarini Shabrina Dwi Hany Shalma, Indah Reina Shinta Fierda Kus Edwin Siregar, Nofi Marlina Siti Alsyamsari Abriyanti Siti Fatonah Soffianningrum, Imbarsari Sofia Hartati Sri Indah Pujiastuti Sri Wulan Sri Wulan Sri Wulan, Sri Stefi Winda Pratiwi Sumadi, Tjipto Syarah, Erie Siti Syarfina Syarfina Tjipto Sumadi Trully Kusumawardhani, Trully Veithzal Rivai Zainal Widiarti Widiarti Wuryani, Wuryani Yetti Supriyati Yetti Supriyati Yohana, Berthanica Youmi Ayu Prima Sihaloho Yufiarti Yuliani Nurani Zarina Akbar