Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Penggunaan Alat Parafrase Online Quillbot Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Skripsi Muhammad Yusnan; Suardin; Tarno; Farisatma; Acoci; Amalia Rezki
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quillbot menawarkan berbagai manfaat yang dapat membantu mahasiswa dalam menyusun skripsi yang lebih baik dan berkualitas. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan gambaran nyata penggunaan alat parafrase online quillbot sebagai upaya peningkatan kualitas skripsi. Metode pengabdian pelatihan penggunaan alat parafrase online Quillbot dimulai dengan tahap perencanaan yang matang. Pada tahap ini, dilakukan identifikasi kebutuhan mahasiswa dalam menyusun skripsi, serta penentuan target peserta pelatihan. Survei awal dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menggunakan teknologi penulisan. Hasil pengabdian dalam pelatihan penggunaan alat parafrase online Quillbot menunjukkan bahwa upaya tersebut efektif dalam meningkatkan kualitas skripsi mahasiswa. Para mahasiswa dapat memanfaatkan Quillbot untuk menghasilkan tulisan yang lebih jelas dan orisinal dengan mengubah struktur kalimat dan memperkaya penggunaan kosakata. Dengan demikian, penggunaan alat ini tidak hanya membantu dalam menghindari plagiarisme, tetapi juga meningkatkan kemampuan para mahasiswa dalam menyampaikan ide secara efektif dalam karya ilmiah Mahasiswa. Selain itu, penggunaan Quillbot juga membantu mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan dalam memahami dan merestrukturisasi teks yang kompleks.
Pelatihan Pengelolaan Referensi Karya Ilmiah Berbasis Mendeley dalam Praktik Wacana Akademik Mahasiswa ITK Buton Arsad; Muammar; Masri; Muslim; Muhammad Yusnan
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2024): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan referensi yang sistematis merupakan keterampilan penting dalam penulisan karya ilmiah, namun masih menjadi kendala bagi mahasiswa Institut Teknologi dan Kelautan (ITK) Buton. Minimnya pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak manajemen referensi seperti Mendeley menghambat efektivitas sitasi dan penyusunan daftar pustaka. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dalam mengelola referensi akademik. Pelatihan dilaksanakan pada 8 Agustus 2024 dengan pendekatan partisipatif yang mencakup pemaparan teori, praktik langsung, dan sesi pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 26 mahasiswa dari jurusan Akuakultur, Bioteknologi, dan Perikanan Tangkap. Materi pelatihan meliputi instalasi dan konfigurasi Mendeley, pengelolaan pustaka digital, serta penerapan sitasi otomatis dalam penulisan ilmiah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan mahasiswa dalam mengelola referensi. Mayoritas peserta dapat menerapkan Mendeley secara mandiri untuk menyusun daftar pustaka dan sitasi yang sesuai dengan standar akademik. Dampaknya, mahasiswa lebih siap dalam menyusun karya ilmiah secara sistematis dan efisien. Kesimpulannya, pelatihan ini berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan akademik mahasiswa ITK Buton. Keberlanjutan program serupa disarankan untuk memperkuat budaya akademik berbasis teknologi referensi.
Kreativitas Mahasiswa: Pembuatan Pohon Pojok Baca di Sekolah Dasar Muhammad Yusnan; Wa Ode Zamriana; Rasti Lapudu; Nuraeni; Novi Lestari
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i1.7426

Abstract

Minat baca siswa sekolah dasar masih tergolong rendah, terutama karena keterbatasan media dan ruang baca yang menarik. Untuk mengatasi hal ini, mahasiswa melaksanakan program kreativitas dengan membuat Pohon Pojok Baca di SD Negeri 2 Wameo sebagai bentuk pengabdian dan praktik nyata pembelajaran kreatif. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca siswa melalui pendekatan visual yang menarik dan interaktif. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, perancangan desain, pengumpulan bahan daur ulang, serta proses pembuatan dan penempatan pohon baca di dalam kelas. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme siswa yang tinggi dalam membaca buku yang ditempatkan pada Pohon Pojok Baca, serta meningkatnya interaksi siswa dengan buku-buku bacaan di luar jam pelajaran. Guru pun menyambut baik inovasi ini sebagai media pembelajaran tambahan yang inspiratif. Kesimpulannya, kegiatan ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa dalam menciptakan media literasi sederhana dan ramah anak dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan budaya literasi di sekolah dasar. Program serupa layak dikembangkan di sekolah-sekolah lain dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masing-masing sekolah.
Edukasi Pola Hidup Sehat dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular Komunitas Lansia Gawise; Tarno; Muhammad Yusnan
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/termasyhur.v3i2.7791

Abstract

Desa Lambusango di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, memiliki jumlah lansia yang cukup signifikan dengan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kondisi ini menyebabkan rendahnya pengetahuan mengenai pola hidup sehat dan pencegahan penyakit tidak menular. Faktor risiko seperti pola makan tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, dan minimnya pemeriksaan kesehatan berkala memperbesar potensi terjadinya hipertensi, diabetes, dan penyakit degeneratif lain. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman lansia mengenai pola hidup sehat, serta mendorong perubahan perilaku nyata melalui pendekatan edukasi berbasis komunitas. Metode: Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama tiga bulan (Juni-Agustus 2025) melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Edukasi dilakukan selama enam kali pertemuan dengan metode partisipatif berupa ceramah interaktif, demo masak sehat, senam lansia, pemeriksaan kesehatan, serta diskusi reflektif. Efektivitas kegiatan diukur melalui pre-test dan post-test, disertai observasi perubahan perilaku. Hasil Kegiatan: Rata-rata skor pengetahuan lansia meningkat ±30 poin (58%), dengan temuan bahwa lebih dari 75% peserta membawa bekal makanan sehat, 79% mengikuti senam rutin, serta meningkatnya kebiasaan pemeriksaan kesehatan mandiri. Selain itu, terbentuk Kelompok Lansia Sehat Mandiri (KLSM) sebagai wadah berkelanjutan untuk mendukung gaya hidup sehat. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku lansia dalam mencegah penyakit tidak menular.
Sosialisasi Penguatan Budaya Sekolah melalui Kegiatan Observasi Pendidikan Muhammad Yusnan; Farisatma; Karim
Termasyhur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): TERMASYHUR: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah merancang dan melaksanakan sosialisasi penguatan budaya sekolah melalui kegiatan observasi pendidikan yang melibatkan kelompok mahasiswa sebagai fasilitator. Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kondisi nyata budaya sekolah serta menyusun program sosialisasi yang kontekstual dan berbasis kebutuhan sekolah mitra. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan observasi, analisis dan perancangan materi, pelaksanaan sosialisasi melalui workshop dan diskusi, serta evaluasi dan refleksi. Observasi dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara singkat, dan dokumentasi untuk memperoleh data faktual mengenai kedisiplinan, interaksi sosial, kebiasaan belajar, dan nilai karakter di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan teridentifikasinya kondisi nyata budaya sekolah secara komprehensif serta tersusunnya materi sosialisasi berbasis data lapangan yang relevan dan aplikatif. Pelaksanaan sosialisasi meningkatkan kesadaran dan komitmen warga sekolah dalam memperkuat nilai-nilai budaya positif. Kegiatan ini juga berdampak pada peningkatan kompetensi profesional, sosial, dan pedagogik mahasiswa dalam praktik pendidikan. Kesimpulannya, program rancang sosialisasi berbasis observasi pendidikan efektif dalam mendukung penguatan budaya sekolah sekaligus mengembangkan kapasitas mahasiswa secara berkelanjutan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA SEKOLAH DASAR Wa Ode Jesika Salsabila; Manan Manan; Muhammad Yusnan
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v1i3.3230

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran karena sebagian besar siswa kurang memperhatikan penjelasan yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model Contextual Teaching and Learning pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Kaobula. Metode penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, desain penelitian ini mengandung empat komponen yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, subjek dalam penelitian sebanyak 12 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prasiklus terdapat nilai rata-rata sebesar 66,25 dengan bobot skor 795 yang berasal dari jumlah skor ulangan harian. Nilai rata-rata hasil belajar menggunakan model Contextual Teaching and Learning pada siklus I terdapat peninggkatan sebesar 69,16 dengan bobot skor 830 namun pada siklus I ini belum tercapai KKM yang diterapkan dikelas yaitu sebesar ≥70. Sehingga, peneliti melakukan tindak lanjut pembelajaran pada siklus 2 dengan nilai rata-rata mencapai 80,84 dengan bobot skor sebesar 970. Hal ini, telah tercapai KKM yang diterapkan dikelas. Sehingga model Contextual Teaching and Learning sangat baik diterapkan pada pembelajaran di Sekolah Dasar
IMPROVING INDONESIAN LEARNING OUTCOMES USING THE AUDIOLINGUA METHOD IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Muhammad Yusnan; Rimayasi; Karim Karim; Risman Iye
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v2i1.3313

Abstract

Learning outcomes can be interpreted as learning consequences in the form of information, mastery, or skills, and attitudes acquired by students during academic lessons and expressed in numbers. The purpose of this study was to find out how the Application of Fun Learning Methods in Improving Student Learning Outcomes in Class IV Indonesian Language at Wameo 2 Public Elementary School. This research was conducted through the process of planning, implementing, observing and evaluating. The subjects in this study were 15 grade 3 students of School Students Country 2 Wameo The results of this study indicate that the pre-cycle has not shown learning outcomes, after using the Audiolingua method in Cycle I and Cycle II there is an increase in Indonesian learning outcomes using the Audiolingua method
Meningkatkan Keterampilan Menulis Menggunakan Media Cerita Bergambar dalam Pelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III SD Negeri 3 Katobengke Mira Mira; Muhammad Yusnan; Irman Matje
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninkatkan keterampilan menulis siswa menggunkan media cerita bergambar mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas II SD Negeri 3 Katobengke. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya pengatahuan siswa tentang membaca nyaring serta penggunaan media yang belum maksimal pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas III SD Negeri 3 Katobengke pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Jumlah siswa di kelas III yaitu 25 siswa diantaranya 10 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi, tes, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada pra siklus, siklus I dan siklus II dengan KKM Bahasa Indonesia 70% yaitu: hasil penelitian pada pra siklus siswa yang mencapai nilai KKM ada 10 orang siswa (40%). Selanjutnya pada siklus I siswa yang mencapau nilai KKM ada 15 orang siswa (60%). Pada siklus II siswa yang mencapai nilai KKM ada 11 orang siswa (84%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dusimpulkan bahwa pengunaan media cerita bergambar dapat meningkatkan kemampuan membaca nyaring siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SD Negeri 3 Katobengke. Guru disarankan dapat menggunakan media cerita bergambar untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Social and Technological Transformation: A Literature Review on Learning Challenges in Elementary Schools Fitra Imawarti; Sulastri; Mildayanti; Wa Ode Adelina; Wa Ode Siti Elma Sari; Aulia Nur Afifa Samiun; Muhammad Yusnan
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

he purpose of this study is to explore and understand the challenges faced in learning in primary schools in line with the ongoing social and technological transformation. This study uses a literature review method to explore the challenges of learning in primary schools in the context of social and technological transformation. This method involves collecting, assessing, and synthesizing relevant literature to gain a comprehensive understanding of the topic under study. By conducting a literature review, this study aims to identify patterns, findings, and gaps in the existing literature and provide valuable insights into the challenges and solutions in technology-based and social learning. The results of the study indicate that practical strategies and evidence-based recommendations to help educators overcome these challenges, such as inclusive approaches to reducing the digital divide and learning methodologies that utilize technology effectively. Thus, the results of this study are expected to provide comprehensive guidance to improve the quality of education in primary schools, as well as suggest policy and practice measures that can help education systems adapt to social and technological changes. The findings of the study will cover the impact of the digital divide, such as differences in access to technological devices and the internet between students, and how this affects equity in learning.
Use of Greeting Words in Indonesian Sentences among Junior High School Students Muhammad Yusnan
Jurnal Wawasan Sarjana Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Wawasan Sarjana
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/juwara.v3i3.6301

Abstract

Ability to understand the use of greeting words in sentences in class VII students at State Junior High School 7 Baubau. The aim of this research is to describe the use of spoken words in Indonesian sentences among junior high school students. This research was conducted using quantitative descriptive methods. Quantitative research emphasizes analysis on numerical data (numbers) which are processed using statistical methods. Descriptive research is creating systematic, factual and accurate descriptions, images or paintings regarding the facts being investigated. The results of this research show that the ability to understand the use of greetings in Indonesian sentences in class VII students at State Junior High School 7 Baubau is classically in the very capable category. This can be proven by the student achievement percentage of 85.71%. Students' ability to understand the use of greetings in each aspect can be concluded as follows: 1) The ability to understand the use of greetings in the personal pronoun aspect is 95.23%, in the very capable category; 2) The ability to understand the use of greetings in the aspect of kinship terms is 90.47% in the very capable category; 3) The ability to understand the use of greetings for aspects of personal names is 61.90% in the quite capable category.
Co-Authors Abal, Dian Nita Abdul Kahar Syarifuddin Abdul Rahim Acoci Acoci Acoci Acoci Acoci Agusalim Agusalim Agusalim Agusalim Agusalim, Agusalim Aldi Aldi Amalia Rezki Anin Asnidar Anisa Rizkayati Arsad Asdin Asdin Asriani Abbas Asrita Aulia Nur Afifa Samiun Azaluddin Bayu Lestari Diana Safila Eka Rosmitha Sari Fahril Ramadhani Farisatma Farisatma Farisatma Fatma Wati Firasti Firasti Firta Ayu Cahyani Fitra Imawarti Gawise Gawise Gawise Hasim Hijrawatil Aswat Hizwan Nawawi Ibanga, Isaac John Inang Cahayani Indriani Indriani Irfan Rabbi Irman Matje Irman Matje Irman Matje Irwan Isaac John Ibanga Jufri Jufri Agus Kamasiah Kamasiah Kamasiah Kamasiah Kamasiah Karim Karim Karim Karim Karim Karim Karim Krisnawati Krisnawati Krisnawati La Ode Aras La Ode Asrianto La Ode Fajrul Islam Sabti La Ode Sahrin Djalia Madi Manan Manan Maria Theresia Yunita Maria Ulfa Marsanda Marsanda Mashendra Masri Maudin Melisa Melisa Mildayanti Mira Mira Muammar Muhamad Nur Intan Ode Muhamad Nur Intan Ode Muhammad Ferdin Munirah Munirah Munirah Murniati Muslim Muslim Muslim Mutiara Mutiara Nasria Nining Fitrianti Novi Lestari Nur Fazila Nuraeni Nurismi Hani Usnawati Rachman Saleh Rasti Lapudu Rifky Rifky Rimayasi, Rimayasi Riniati, Wa Ode Risky Mullah Muhammad Risman Iye Risman Iye Rumiati Rusli Rusli Saada Omar Safar Safar Safira Safira Saidna Zulfiqar Bin-Tahir, Saidna Zulfiqar Sandra Elfira Alhasan Sandri Sandri Sherly Sherly Sigit Mubarakh Rahman Sindi Cahyani Suardin Suardin Suhairee Berngacha Sukatin, Sukatin Sulasri Sulastri Sumiaty Suryanti Syamsiarna Nappu, Syamsiarna Tarno Tarno Tarno Teti Susliyanti Tuty Purwaningsih Wa Canda Rumbati Wa Nengsih Wa Ode Adelina Wa Ode Citra Verawati Wa Ode Delsi Mecriyani Wa Ode Jesika Salsabila Wa Ode Nurfita Sari Wa Ode Nurfita Sari Wa Ode Rifati Wa Ode Siti Elma Sari Wa Ode Sitti Herlina Wa Ode Zamriana Wa Widiya Wanda Triatni Hisda Waode Annurisda Waode Riniati Wulandari Wulandari Yeni Setiani Yussy Maulidian Auril Putri Al’Imran Zubair Zubair