p-Index From 2021 - 2026
3.314
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dimensi Interior Nirmana Jurnal Siasat Bisnis MAKNA: Jurnal Kajian Komunikasi, Bahasa dan Budaya RUANG: JURNAL LINGKUNGAN BINAAN (SPACE: JOURNAL OF THE BUILT ENVIRONMENT) Techno.Com: Jurnal Teknologi Informasi Product Design Jurnal Sosioteknologi Journal of Visual Art and Design Mozaik Humaniora ANDHARUPA Jurnal Ilmiah Arena Tekstil RITME Journal of Animation & Games Studies JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) MUDRA Jurnal Seni Budaya Panggung SOSIOHUMANIKA Naditira Widya PRODUCTUM : Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) Jurnal Desain Idea: Jurnal Desain Produk Industri Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Prosiding Seminar Nasional Pakar Visualita : Jurnal Online Desain Komunikasi Visual Jurnal Telematika Gelar : Jurnal Seni Budaya Jurnal Rupa PROSIDING: SENI, TEKNOLOGI, DAN MASYARAKAT Keluwih: Jurnal Sains dan Teknologi Atrat: Jurnal Seni Rupa Dinamika Kerajinan dan Batik : MAJALAH ILMIAH Prosiding Balai Arkeologi Jawa Barat Wimba: Jurnal Komunikasi Visual Rumoh: Journal of Architecture Jurnal Islam Nusantara Makara Human Behavior Studies in Asia Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain International Journal of Geotourism Science and Developmen Prosiding Seminar Nasional Rekayasa dan Teknologi (TAU SNAR- TEK) Hastagina: Jurnal Kriya dan Indsutri Kreatif Naditira Widya International Research Journal of Business Studies Panggung Serat Rupa: Journal of Design Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

SIMULASI TELEGRAF SEBAGAI SARANA INTERAKTIF PADA MUSEUM POS INDONESIA Lutfia, Annisa; Sachari, Agus
Product Design Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

AbstrakMuseum Pos Indonesia adalah salah satu museum di Kota Bandung dimana di dalamnya tersimpan berbagai macam benda artefak yang berhubungan dengan dunia pos, khususnya perkembangan pos di Indonesia. Pesatnya sistem informasi dan teknologi, serta banyaknya ruang publik yang lebih menarik di Kota Bandung membuat kurangnya antusiasme masyarakat untuk mengunjungi museum pos.Telegraf merupakan salah satu alat komunikasi yang sangat berpengaruh dalam sejarah perkembangan sistem pengiriman pesan. Pada sekitar tahun 1900-an hampir semua perusahaan jasa pengiriman, terutama Pos dan Giro menggunakan telegraf untuk mengirim pesan dan populer pada saat itu.Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat mengunjungi museum, diperlukan alat simulasi telegraf, yaitu sarana interaktif yang berbasis simulasi dengan mengadaptasi sistem pada telegraf dan mensinergikannya dengan teknologi yang sedang berkembang pada saat ini, sehingga dapat memberikan pengalaman dan nilai-nilai tersendiri bagi pengunjung.Kata Kunci : interaktif, museum, simulasi, telegraf AbstractMuseum Pos Indonesia (Indonesian Postal Museum) is one of the museums located in Bandung in which there are various artifacts related to the postal service, particularly those related to the development of postal service in Indonesia. The rapid developments of information system and technology, as well as the existence of more interesting public spaces in Bandung have been dampened down the public’s enthusiasm for visiting postal museum.Telegraph is one of the highly influential communication devices in the history of message delivery system development. In 1990’s, almost all of delivery service companies, particularly Postal Service and Money Transfer Service used telegraph to send message and it was a well-known device during that time.In order to generate the public’s enthusiasm for visiting the museum, a telegraph simulation tool is required, a simulation-based interactive facility by adapting the telegraph system and combining it with the currently developing technology, so that it can provide particular experience and values for the visitors.
DESAIN PERALATAN MASAK DARURAT UNTUK KORBAN BENCANA BANJIR DI JAKARTA Ranandi, Daffi; Sachari, Agus
Product Design Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

AbstrakBanjir telah menjadi bencana yang sangat umum di Indonesia. Saat terjadi banjir, banyak terjadi kesulitan sumber air bersih untuk minum dan memasak. Berdasarkan permasalahan tersebut, diadakanlah penelitian mengenai teknik teknik menghasilkan air bersih dari bahan baku air banjir. Hasil penelitian tersebut diwujudkan dalam desain sebuah peralatan masak berupa panci distilasi. Panci distilasi memaksimalkan teknik distilasi air yang dilengkapi dengan sistem filter untuk menghasilkan air bersih dari bahan baku air kotor. Prinsip kerja Panci Distilasi ini serupa dengan alat masak bertekanan yang digabungkan dengan mesin pembuat espresso yang dimodifikasi.Kata Kunci : air bersih, banjir, distilasi, peralatan masak daruratAbstractFlood is a very common disaster in Indonesia. At the event of floods, a problem arise in form of insufficient supply of clean water for drinking and cooking. Based on the issues, a research is held to study techniques to produce clean water from flood’s dirty water. The result of this research take form on a Distillation Pot design, a cookingware with ability to maximize distillation technique, aided with filtration system, to produce a clean and drinkable water from flood’s dirty water. Distillation Pot working principle is basically a modifiedpressure cooker combined with espresso maker maker.
TINJAUAN DESAIN PRODUK INDONESIA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN : MAGNO, STUDIOHIJI, DAN CEHAIDEATORIUM Faizul, Kemala Montesa; Sachari, Agus
Product Design Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Fenomena munculnya berbagai produk dengan label ramah lingkungan diakibatkan munculnya kesadaran manusia akan keterbatasan yang dimiliki oleh alam pada akhirnya memunculkan banyak pergerakan pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan ditunjang dari tiga aspek, yaitu aspek ekonomi, aspek ekologi, dan aspek sosial. Untuk memberikan kontribusi yang nyata terhadap pembangunan berkelanjutan para pelaku desain membutuhkan suatu standar untuk menentukan apakah suatu produk memiliki konsep keberlanjutan atau tidak. Dengan melakukan penelitian teoritis terhadap beberapa literatur serta komparasi terhadap sampel diharapkan hasil akhinya akan tercipta sebuah parameter pengukuran berupa variabel ideal keberlanjutan untuk kemudian diperbandingkan pada tiap-tiap sampel. Pada akhirnya, hasil analisa berupa nilai-nilai keberlanjutan dirumuskan dari hasil masing-masing kekuatan sampel dan disimpulkan sebagai rekomendasi pembuatan produk berkelanjutan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di Indonesia.
PERANCANGAN PRODUK REAKTOR MIKROALGA PENGHASIL BIOFUEL UNTUK KAWASAN PESISIR Amy, Ardhyaska; Sachari, Agus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Krisis bahan bakar menjadi perdebatan karena jumlahnya yang menipis. Hal ini disebabkan karena bahan bakar yang umum dipakai sekarang bersumber dari bahan yang tidak terbarukan. Fenomena ini memunculkan ide penciptaan energi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Gagasan ini menjadi peluang bagi negara-negara yang memiliki SDA untuk menciptakan sumber energi baru tersebut. Dengan 2/3 wilayah perairan, Indonesia berpeluang untuk memaksimalkan potensi lautnya. Salah satu potensi yang paling menjanjikan adalah mikroalga. Mikroalga dapat diekstrak menjadi biodiesel dengan teknologi fotobioreaktor. Berdasarkan fakta di atas, proyek ini bertujuan mengembangkan desain fotobioreaktor tersebut. Diharapkan produk yang didesain dapat menjadi solusi permasalahan energi khususnya di Indonesia.// //
DESAIN ALAT BANTU PENGAYAAN PENDIDIKAN BACA TULIS ANAK JALANAN Hapsari, Triana; Sachari, Agus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Permasalahan anak jalanan pada dasarnya berpusat pada taraf kehidupan mereka yang dapat dikatakan rendah. Hal ini terjadi karena keluarga merekatidak memiliki pendapatan yang cukup untuk menghidupi keluarganya. Untuk mencari pekerjaan yang layak pun akan sulit karena mereka tidakmemiliki pendidikan yang cukup memadai. Dari permasalahan tersebut dapat dilihat bahwa pendidikan lah yang menjadi bekal dasar seseorang yangpada akhirnya akan digunakan untuk mencari penghasilan dengan cara bekerja. Berdasarkan fakta tersebut, dibuatlah suatu alat bantu pendidikanyang terfokus pada karakteristik anak-anak jalanan sehingga dapat membantu proses mereka belajar baca tulis dan hitung karena ketiga materi inimerupakan materi paling mendasar yang pada akhirnya akan membantu mereka mempelajari ilmu-ilmu lainnya.
Jurnal Tingkat Sarjana Senirupa dan Desain No.1 | 1 AKUARIUM LAUT COMPACT UNTUK PEMBELAJARAN EKOSISTEM PERAIRAN BAGI ANAK-ANAK Rama, Aldy Rizqi Kasatia; Sachari, Agus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki banyak potensi. Namun pengembangan potensi kelautan di Indonesia masih kurang. Hal ini dikarenakan kurangnya porsi pendidikan akan kelautan. Pemerintah sudah mengupayakan penambahan porsi materi kelautan pada Sekolah Dasar agar menanamkan ketertarikan kepada kelautan sejak dini. Untuk anak, produk penunjang dan pengalaman langsung amat penting karena anak belajar sesuatu yang nyata(Piaget,1958), disisi tempat tersebut terlalu luas karena anak belajar dari sesuatu yang umum lal yang khusus . Karena itu dibutuhkan produk yang memberikan pengalaman lewat sebuah pengembangan produk ekosistem buatan yang merangkum bagian ekosistem laut dan memberikan pengalaman interaksi langsung kepada elemen didalamnya.
PERANGKAT PENDUKUNG PEMBAYARAN ANGKUTAN UMUM KOTA BANDUNG DENGAN SISTEM INTEGRASI PERANGKAT PENDUKUNG PEMBAYARAN ANGKUTAN KOTA BANDUNG Fauzi, Muhammad; Sachari, Agus
Product Design Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Transportasi umum di kota Bandung semakin hari semakin ditinggalkan oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh semakin mudahnya masyarakat mendapatkan kendaraan pribadi. Selain itu, pertimbangan lain seperti kemudahan, kecepatan, dan biaya transportasi menjadi faktor penting bagi masyarakat untuk lebih memilih kendaraan pribadi. Dengan begitu, transportasi umum – salah satunya angkot – semakin sulit memperoleh penumpang sehingga banyak angkot yang mengabaikan keamanan, kenyamanan, dan tarif perjalanan, serta waktu yang dimiliki penumpang karena iuran wajib pada pemilik angkot untuk membayar cicilan kendaraan angkot tetap harus terpenuhi. Jika dilihat secara umum dan khusus, masalah utamanya adalah pada biaya transportasi umum khususnya angkot yang mahal karena manajemen perputaran uang pada angkot yang kurang baik sehingga harga tersebut dirasa tidak sesuai dengan pelayanan yang didapatkan. Perpaduan perangkat pendukung angkutan umum dengan sistem integrasi yang memperhatikan aspek ergonomi yang sesuai dengan antropometri masyarakat kota Bandung menjadi alternatif pemecah masalah agar sistem pembayaran angkutan umum lebih efektif dan efisien.
Eksplorasi Material Berbasis Permainan Sebagai Pendekatan Berkreasi -, Andry; Sachari, Agus
PANGGUNG Vol 25, No 3 (2015): Ekspresi, Makna dan Fungsi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v25i3.25

Abstract

Eksplorasi material selama ini lebih dikenal sebagai sebuah pendekatan pedagogis dibandingkan sebagai sebuah pendekatan berkreasi. Penitik-beratan perhatian pada upaya untuk mendapatkan nilai kebaruan dalam berkreasi memunculkan pertanyaan ‘mengapa pendekatan ini tidak digunakan di dunia usaha kerajinan? Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tersebut, yaitu mengetahui apakah eksplorasi material dapat digunakan sebagai pendekatan berkreasi. Metode penelitian yang digunakan adalah fenomenologi melalui pengamatan pada eksperimentasi dengan menggunakan bonggol jagung sebagai bahan baku. Uji penerapan dilakukan pada masyarakat yang tidak memiliki latar belakang pendidikan seni rupa dan desain, yakni karyawan gedung dan petugas administrasi di lingkungan perguruan tinggi ITENAS, Bandung. Hasil eksperimentasi  menunjukkan bahwa pada dasarnya eksplorasi material sebagai pendekatan berkreasi dapat diaplikasikan. Pada uji coba tersebut digunakan konsep permainan sebagai gagasan agar ekplorasi material yang selama ini dikenal sebagai pendekatan pedagogis, dapat digunakan oleh masyarakat sebagai sebuah pendekatan berkreasi. Kata kunci : eksplorasi material, konsep permainan, kebaruan.
IDENTIFIKASI MOTIF LOKAL SARUNG MAJALAYA GENERASI PERTAMA Oktaviani, Endah; Sachari, Agus; Setiawan, Pindi
Arena Tekstil Vol 31, No 2 (2016)
Publisher : Arena Tekstil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.447 KB)

Abstract

Majalaya merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung yang dikenal sebagai sentra pertenunan di Jawa Barat sejak akhir tahun 1920. Industriawan tekstil pribumi Majalaya mengalami proses peralihan teknologi tekstil yang sangat cepat, yang membawa industri tekstil Majalaya menjadi penyedia 40% produk tekstil Nasional pada tahun 1960. Salah satu produk utama industri tekstil Majalaya adalah sarung poleng, yang sempat populer di seluruh Indonesia serta beberapa negara Asia. Namun, para perintis industri tekstil generasi pertama tidak mampu bertahan dari penetrasi pasar sehingga sarung poleng menjadi terlupakan. Dengan menggunakan metode sosio-historis, penelitian ini bertujuan untuk menelusuri jejak sejarah generasi pertama industri tekstil Majalaya, and mencoba mengidentifikasi motif-motif lokal yang muncul di kalangan produsen sarung pada tahun 1930-1970. Hasil penelitian berupa visualisasi enam nama motif lokal sarung poleng Majalaya yakni: poleng camat, poleng haji, poleng totog, poleng bolegbag, poleng taliktik, poleng namicalung. Motif poleng merupakan aplikasi dari motif desain struktur yang termasuk kedalam kategori garis dan kotak-kotak.Kata kunci : majalaya, motif lokal, sarung, poleng
Keterlibatan Simbol Tradisi sebagai Stimulus bagi Anak-anak dalam Proses Mempelajari Budaya Bali Julianto, I Nyoman Larry; Sachari, Agus
SOSIOHUMANIKA Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : ASPENSI in Bandung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RESUME: Memahami simbol tradisi (aksara Bali), sebagai bagian dari budaya Bali, sangatlah penting, karena ketika pengetahuan budaya Bali semakin memudar, maka bayangan “kehancuran” budaya Bali semakin dekat. Masalahnya adalah adanya kesulitan “memindahkan” pengetahuan budaya Bali kepada generasi sekarang melalui sebuah media. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsep pemanfaatan keterlibatan dari simbol tradisi sebagai elemen proses komunikasi, melalui sebuah “video game”. Fungsi “video game” dalam konsep ini adalah sebagai media kreatif yang mampu memberikan stimulus dalam upaya untuk meningkatkan minat siswa SD (Sekolah Dasar) dalam mempelajari budaya Bali. Melalui metode penelitian kualitatif dengan pendekatan wacana dalam eksperimen penelitian ini diperoleh karakteristik sebuah konsep “video game” yang mampu memberikan motivasi secara implisit kepada anak-anak dalam proses menikmati media komunikasi visual. Dari hasil penelitian ini dapat dinyatakan bahwa dengan terwujudnya sebuah konsep, logika narasi, dan strategi visual sebuah “video game” yang mampu mengubah jalan pikiran anak-anak, mengakibatkan terjadinya respon dari stimulus yang dihasilkan pada visualisasi konsep “video game”. Adapun tolok ukur keberhasilan dari konsep yang divisualisasikan kedalam “video game” tersebut, yakni terbukti anak-anak berupaya untuk berinteraksi langsung dengan para pelaku budaya yang sebenarnya, setelah mereka menikmati situasi dan kondisi berinteraksi dalam beberapa waktu dengan “video game” yang diberi judul “Belajar Budaya Bali”.KATA KUNCI: Simbol Tradisi; Video Game; Stimulus; Anak-anak; Budaya Bali. ABSTRACT: “The Involvement of Tradition Symbol as Stimulus for Children in the Process of Learning Balinese Culture”. Understanding symbol of tradition (Balinese script) as part of Balinese culture is very important, because when knowledge of Balinese culture faded, then shadow of “destruction” of Balinese culture is getting closer. The problem is difficulty of “transferring” knowledge of Balinese culture to the current generation through a medium. This research aims to find the concept of utilization of the involvement of tradition symbol as element of communication process, through a video game. The function of video game, in this concept, is a creative medium that is capable of providing the stimulus in an effort to increase the interest of Elementary School students to learn the Balinese culture. Through qualitative research method with discourse approach in experiment of this research, obtained the characteristics of a video game concept that could motivate children implicitly in the process of enjoying the visual communication media. From the result of this research, it can be stated that with the realization of a concept, the logic narration, and visual strategy of a video game that is able to change the state of mind of children, resulted in a response from the stimulus which is generated on the visualization of video games concept. The benchmark of success of the concept, which is visualized into a video game, is that children attempted to interact directly with the real cultural actors, after they enjoy situation and condition interact in some time with a video game entitled “Learning Balinese Culture”. KEY WORD: Symbol of Tradition; Video Game; Stimulus; Children; Balinese Culture.  About the Authors: I Nyoman Larry Julianto adalah Dosen di Program Studi Desain Komunikasi Visual ISI (Institut Seni Indonesia), Jalan Nusa Indah, Denpasar 80235, Bali, Indonesia. Dr. Agus Sachari adalah Dosen di Program Studi Desain Produk ITB (Institut Teknologi Bandung), Jalan Ganesha No.10 Tamansari, Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Alamat emel penulis: larry_smartdesign@ymail.comHow to cite this article? Julianto, I Nyoman Larry & Agus Sachari. (2016). “Keterlibatan Simbol Tradisi sebagai Stimulus bagi Anak-anak dalam Proses Mempelajari Budaya Bali” in SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan, Vol.9(2) November, pp.249-268. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press and UPI Bandung, ISSN 1979-0112. Chronicle of the article: Accepted (January 30, 2016); Revised (July 30, 2016); and Published (November 30, 2016).
Co-Authors A. Erwan Suryanegara A. Erwan Suryanegara A.A. Ketut Agung Cahyawan W Acep Iwan Saidi Achmad Haldani Achmad Haldani Destiarmand Achmad Haldani Destiarmand Achmad Syarif Adhi Nugraha Adhi Nugraha Adhitama, Gregorius Prasetyo Agung EBW Agung Eko Budi Waspada Agung Eko Budi Waspodo Agung Eko Budi Waspodo Agung Eko Budiwaspada Agustianto, Merdy Ahmad Haldani Destiarman Al Hazmi Indrapasca Yoga Aldy Rizqi Kasatia Rama Alfian Candra Ayuswantana Alvanov Zpalanzani Andar Bagus Sriwarno Andry - Andry -, Andry Andryanto Rikrik Kusmara Annisa Lutfia Ardhyaska Amy Ariani . Arianti Ayu Puspita Arianti Ayu Puspita Ayu Puspita Arini Arumsari Astrid Kusumowidagdo Azhar Natsir Ahdiyat Azhar Natsir Ahdiyat Budi Isdianto Busratul Mukmin Sjahroeddin Cama Juli Rianingrum Cicilia Larasati Rembulan D, Achmad Haldani Daffi Ranandi Desy Nurcahyanti desy nurcahyanti Desy Nurcahyanti Dhika Yuan Yurisma Diah Natarina Diah Natarina Dian Widiawati Dicky Rezaldy Munaf EBW, Agung Endah Oktaviani Fajar Ciptandi Fakhruddin, Dimas Fakhruddin, Dimas Firman Hawari Firman Hawari Fred Soritua Manurung Fred Soritua Rudiyanto G. PRASETYO ADHITAMA Gregorius Prasetyo Adhitama Hendhy Nansha I Nyoman Larry Julianto Imam Santosa Imam Santosa Indah Septi Intan Rizky Mutiaz Ira Adriati Irfansyah Irfansyah Kahfiati Kahdar Kahfiati Kahdar Kahfiati Kahdar Kemala Montesa Faizul Komarudin Kudiya, Komarudin Mansoor, Alvanov Z. Meirina Triharini Mohamad Zaini Alif Muhammad Ihsan DRSAS Mustikasari, Hany Muthi'ah, Waridah Muthi?ah, Waridah Naomi Haswanto Natarina, Diah Nisa Putri Rachmadani Noor Hasyim Nurcahyanti, Desy Oktaviani, Endah Pindi Setiawan Pindi Setiawan Pindi Setiawan Pindi Setiawan Pindi Setiawan Pribadi Widodo Pribadi Widodo Prizilla, Aquamila Bulan Rachman, Ariani Rachmi Kumala Widyasari Rahmatsyam Lakoro Rahmatsyam Lakoro Rahmatsyam Lakoro Rahmatsyam Lakoro Robby Firmansyah Ronald Marthen Pieter Kolibu S Suciati Sadah, Khozinatus Santoso, Sandi Setiawan Sabana Setiawan Sabana Setiawan Sabana Setiawan Sabana Setiawan Sabana Setiawan Sabana Setiawan Sabana Suciati Suciati Suciati Suciati Triana Hapsari Wantoro, A M Waridah Muthi'ah Waridah Muthiah Waridah Muthiah Waridah Muthi’ah Waridah Muthi’ah Wenny Anggraini Natalia Y. Martinus Pasaribu Yan Yan Sunarya Yan Yan Sunarya Yannes Martinus Pasaribu Yusita Kusumarini