Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Menumbuhkan Minat Baca, Keterampilan Literasi, dan Kreativitas Siswa melalui Implementasi Pohon Literasi: Developing the Reading Interest, Literacy Skills, and Creativity among Students through Literacy Tree Working Wall Pratiwi, Alifiah; Suryadi, Ray; Khartha, Aqzhariady; Reskiawan, Bimas; Sultan, Sultan; Nurcahaya, Nurcahaya; Amriani, Rina
DARMADIKSANI Vol 5 No 4 (2025): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i4.8309

Abstract

Pohon Literasi adalah inovasi pendidikan yang dirancang untuk meningkatkan minat baca, keterampilan literasi, dan kreativitas siswa melalui visualisasi bacaan dalam bentuk pohon yang interaktif. Konsep ini menggabungkan elemen visual dan interaktif untuk memotivasi siswa dalam kegiatan membaca dan menulis. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 1 Puuroda selama empat bulan untuk mengevaluasi dampak implementasi Pohon Literasi terhadap keterampilan membaca dan menulis siswa. Metode kegiatan melibatkan pengenalan Pohon Literasi sebagai alat bantu visual yang memungkinkan siswa untuk menambahkan daun atau buah pada pohon sebagai representasi kemajuan bacaan mereka. Data dikumpulkan melalui observasi dan umpan balik guru untuk menilai keterlibatan siswa serta dampak terhadap motivasi dan keterampilan literasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Pohon Literasi efektif dalam meningkatkan minat baca dan keterampilan literasi siswa dengan menciptakan rasa pencapaian dan motivasi tambahan melalui visualisasi progres bacaan. Selain itu, aktivitas kreatif yang terkait dengan menghias pohon memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendorong ekspresi kreatif. Meskipun ada tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan waktu, solusi praktis seperti pemanfaatan bahan yang tersedia dan teknologi digital dapat membantu mengatasi hambatan tersebut. Dengan perencanaan yang matang dan dukungan komunitas pendidikan, Pohon Literasi dapat menjadi alat yang berharga dalam meningkatkan literasi dan kreativitas siswa secara menyeluruh.
Enhancing Women's Entrepreneurial Competencies through Intensive English Training Integrated with the DreamBuilder LMS Khartha, Aqzhariady; Alfian, Heri; Bohang, Muthmainnah Bahri A.; Suryadi, Ray; Pratiwi, Alifiah; Dakka, Litha Nesidekawati; Marhamah, Marhamah
Indonesian Journal of Community Services Vol 7, No 2 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.7.2.247-254

Abstract

Program ini memperkenalkan pelatihan Bahasa Inggris intensif yang diintegrasikan dengan DreamBuilder Learning Management System (LMS) untuk meningkatkan keterampilan komunikasi bisnis dan kompetensi kewirausahaan bagi pengusaha perempuan. Pelatihan ini menggabungkan pembelajaran bahasa yang terarah dengan konten kewirausahaan melalui workshop interaktif, latihan peran, dan pembelajaran mandiri. Hasil evaluasi melalui pre-test, post-test, dan survei peserta menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 35,4% dalam kemahiran berbahasa Inggris, khususnya pada kosa kata bisnis, komunikasi tertulis, dan presentasi lisan. Peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam memahami materi DreamBuilder serta dalam menggunakan Bahasa Inggris pada interaksi bisnis. Program ini menegaskan pentingnya integrasi antara pendidikan bahasa dan platform pembelajaran digital untuk mengatasi hambatan bahasa serta memberdayakan perempuan agar mampu bersaing secara efektif dalam lingkungan bisnis global.This program introduced an intensive English training initiative integrated with the DreamBuilder Learning Management System (LMS) to enhance the business communication skills and entrepreneurial competencies of women entrepreneurs. The training combined targeted language instruction with entrepreneurship-focused content through interactive workshops, role-playing, and self-directed learning. Evaluation through pre- and post-tests and participant surveys showed an average improvement of 35.4% in English proficiency, particularly in business vocabulary, written communication, and oral presentation. Participants also reported increased confidence in understanding DreamBuilder materials and using English in business interactions. The program underscores the importance of integrating language education with digital learning platforms to overcome language barriers and empower women to compete effectively in the global business environment.
Learning-Oriented Assessment (LOA) in Indonesian EFL Classrooms From Kurikulum 2013 to Merdeka suryadi, ray; Sunra, La; Dollah, Syarifuddin
Jurnal Sustainable Vol. 8 No. 2 (2025): Transforming Education: Digital Integration, Strategic Assessment, and Sustaina
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/z4fn7925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Learning-Oriented Assessment (LOA) dalam pengajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) pada transisi Kurikulum 2013 (K-13) menuju Kurikulum Merdeka di Indonesia. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana filosofi penilaian dalam pendidikan Indonesia telah bergeser dan bagaimana prinsip-prinsip LOA diterapkan oleh para guru EFL di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif dengan melibatkan guru EFL dari tiga SMP negeri di Kolaka yang aktif menerapkan Kurikulum Merdeka. Metode pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran filosofi penilaian yang signifikan dari penilaian sumatif dan berbasis hasil di K-13 menuju penilaian formatif, diagnostik, dan autentik di Kurikulum Merdeka. Meskipun para guru memahami prinsip dasar LOA, implementasi yang konsisten masih terbatas, terutama dalam aspek penilaian sebagai pembelajaran (assessment as learning). Penggunaan CEFR (Common European Framework of Reference) dalam penilaian juga teridentifikasi, meskipun penerapannya belum optimal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perubahan positif dalam praktik penilaian, masih ada tantangan besar dalam pelaksanaan LOA secara menyeluruh dan integrasi penuh dengan CEFR dalam konteks pendidikan EFL di Indonesia.
Program Pelatihan Bahasa Inggris melalui Word the Day di SMAN 21 Makassar Suryadi, Ray; Abuhaer, Herawati; Sakkir, Geminastiti; Abdullah, Abdullah; Dollah, Syarifuddin
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 4 No 4 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v4i4.1838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan English Day bertajuk Word the Day yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa di SMAN 21 Makassar. Program pelatihan ini fokus pada peningkatan keterampilan berbicara, mendengarkan, penguasaan kosakata, dan pemahaman struktur bahasa. Pelatihan dilaksanakan selama dua minggu, dengan kombinasi antara pelajaran teoretis dan latihan praktis untuk memastikan siswa dapat mengintegrasikan bahasa Inggris dalam pembelajaran yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar sehari-hari. Hasil dari pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa Inggris siswa, terutama pada keterampilan berbicara dan mendengarkan. Selain itu, penggunaan bahasa Inggris dalam pengajaran mata pelajaran juga meningkat, dengan siswa menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menggunakan bahasa Inggris dalam pelajaran mereka. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan profesional berkelanjutan dalam akuisisi bahasa bagi siswa, terutama bagi mereka yang belajar mata pelajaran non-bahasa Inggris seperti sains dan ekonomi. Dengan menyediakan pelatihan berbasis praktik, program English Day Word the Day tidak hanya meningkatkan keterampilan bahasa, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan pembelajaran yang lebih komunikatif dan interaktif di dalam kelas.
Utilization of Wordwall Gamification Application to Improve Students' Cognitive Creativity and Critical Thinking in English Lessons Abin, Rais; Sultan; La Ode Muhammad Idrus Hamid B.; Ray Suryadi; Kevin Hendrawan
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 13 No. 2 (2025): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v13i2.8029

Abstract

In the digital era, interactive learning aligned with Generation Z's characteristics is crucial. Based on constructivist theory, gamification through Wordwall offers innovative ways to enhance student engagement, creativity, and critical thinking. Yet, English instruction for eighth-grade students at SMP Negeri 2 Samaturu remains traditional, limiting cognitive creativity and critical thinking development. This research analyzes Wordwall's impact on these skills among 25 randomly selected eighth-grade students. A quantitative pre-experimental one-group pretest-posttest design was implemented over eight weeks (three sessions weekly). Instruments included writing tests for cognitive creativity, speaking tests for critical thinking, and observation checklists for engagement. SPSS one-sample t-test analysis showed significant gains. Cognitive creativity reached a mean of 80.12 (t=5.28 > t-table 2.06, p<0.05, Cohen's d=1.06—large effect). Critical thinking averaged 81.64 (t=6.18 > 2.06, p<0.05, d=1.24—large effect), confirming Wordwall's substantial influence. The intervention fostered 21st-century skills effectively. Limitations encompass the pre-experimental design and small single-school sample. Recommendations urge Wordwall integration in junior high curricula; future studies should adopt randomized controlled trials with larger, diverse cohorts. Keywords: Wordwall, gamification, cognitive creativity, critical thinking, English learning.
Diversifikasi Olahan Kulit Ikan Bolu menjadi Snack Sehat Lokal Bernilai Ekonomi Tinggi Ray Suryadi; Abuhaer, Herawati; Sakkir, Geminastiti; Abdullah; Dollah, Syarifuddin
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i2.93

Abstract

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan ini bertujuan untuk mengembangkan produk inovatif berbahan dasar kulit ikan bolu yang diolah menjadi camilan renyah bernilai ekonomi tinggi bernama KRIBOLU (Kripik Kulit Ikan Bolu). Latar belakang kegiatan ini berangkat dari masih rendahnya pemanfaatan limbah ikan, khususnya kulit ikan bolu yang memiliki potensi dijadikan produk pangan fungsional kaya protein dan kolagen. Melalui program ini, dilakukan serangkaian tahap pelaksanaan yang meliputi persiapan bahan, produksi, pengemasan, hingga pemasaran produk kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kewirausahaan melalui praktik langsung (experiential learning), pengujian kualitas produk, analisis penerimaan konsumen, dan penilaian indikator keberhasilan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa KRIBOLU diterima dengan baik oleh konsumen berdasarkan indikator kualitas rasa, kerenyahan, keunikan bahan baku, hingga desain kemasan. Seluruh indikator keberhasilan berada pada kategori baik–sangat baik, yang menandakan bahwa KRIBOLU memiliki peluang besar dikembangkan menjadi produk usaha berkelanjutan. Selain menghasilkan produk inovatif, program ini juga meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam manajemen usaha, inovasi produk, branding, dan pemasaran. Dengan demikian, PKM Kewirausahaan ini berhasil mencapai tujuan pengembangan produk kreatif sekaligus memberikan kontribusi terhadap pemanfaatan sumber daya lokal serta peluang ekonomi di sektor perikanan.
The Role of Artificial Intelligence in Learning English for Business material: Challenges and Ethical Considerations: English Syamsinar; Marwah Juwita Yusuf; Kapriani; Indrayani Simpuruh; Ray Suryadi; Khaerati; Muh. Amir
JOEY: Journal of English Ibrahimy Vol. 5 No. 1 (2026): JOEY:Journal of English Ibrahimy
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/joey.2026.v5i1.94-107

Abstract

This study investigated the role of AI tools in English for Business learning, identifies the challenges students face when using these tools, and proposes ethical considerations for their academic use. The researcher employed a descriptive qualitative research design and used purposive sampling to select the participants. The participants consisted of 104 students from STIE Tri Dharma Nusantara. The additional participants were four English lecturers, who discussed the challenges of students’ use of AI from their perspectives and offered consideration for ethical AI use in academic contexts. Data were collected through classroom observations, questionnaires, and semi-structured interviews with 6 students. The findings revealed that AI tools play four major roles in English for Business learning: facilitating effective and efficient learning processes, enhancing business communication competencies, serving as references and models, and acting as catalysts for learning rather than substitutes for educators. Survey results indicate moderate to high levels of AI usage among students. However, several challenges were identified, including unnatural or overly general language output, limited contextual and cultural understanding, reduced critical thinking, increased risk of plagiarism, diminished learning motivation, and lower self-confidence. Lecturers highlighted issues related to the similarity of students’ work and the difficulty in assessing genuine understanding. In response, this study emphasizes the importance of ethical AI integration through effective prompt design and positioning AI as a supportive learning assistant grounded in students’ prior knowledge.
Co-Authors Abdullah Abdullah Abdullah Abin, Rais Abuhaer, Herawati Agus Nasir Alifiah Pratiwi Amriani, Rina Anandha Permatasari Aninsih, Putri Aqli Assaad Aqzhariady Khartha Ashar, Aisyah Astiantih , Susi Astiantih, Susi Ayu Andira Bernat Julfikli Kalawawo Bimas Reskiawan Bohang, Muthmainnah Bahri A. Dian Armiati Ehsan Namaziandost eko putra, eko Fadillah Ramdani Firdayana Firdayana Fitri Fitriani Geminastiti Sakkir Hafifah, Nurul Halil, Nur Ihsan Hariadi Syam Hariadi Syam Hariadi Syam, Hariadi Hendra Hendrawan, Kevin Heri Alfian Hodairiyah, Hodairiyah Indrayani Simpuruh Jamilah, Radhiyatul Kadaruddin, Kadaruddin Kamaruddin, Firdayana Kapriani Kapriani, Kapriani Karimuddin, Karimuddin karman karman Kevin Hendrawan khaerati La Ode Hasnuddin S. Sagala La Ode Muhammad Idrus Hamid B Litha Nesidekawati Dakka Mala, Mala Marhamah Marhamah Marinda, Aulia Bela Marlianti, Rosyana Marwah Juwita Yusuf Misbahuddin Misbahuddin Muh. Amir Naing, Ince Rezky Netty Huzniati Andas Netty Huzniati Andas, Netty Huzniati Nur Alim Nur Wulandari Nurcahaya, Nurcahaya Nurhaifa, Nurhaifa nurkinan, nurkinan Nurrahman, Jihat Pratiwi, Alifiah Putri, Ade Yustika Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahedin Suwo RAIS ABIN Ramadhani, Asti Raslan Riadi Reskiawan, Bimas - Riska Riska Rohima Nur Aziza Al Hakim Sajad Shafiee Saputra, I Gede Purwana Edi Sekar Sari Serly, Serly sultan Sultan Sultan Sultan Sultan Sunra, La Syahria, Nur Syamsinar Syamsinar Syarifuddin Dollah Uspayanti, Rezky Wahyuniar Wahyuniar Yawan, Hendri Yuni Cahyani Awe Zakaria