Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Flipped Classroom Model To the Reading Comprehension Seventh Grade Students at SMP Negeri 2 Siantar in A Narrative Text Siahaan, Sanggam; Simanjuntak, Yeni Lestari; Sinurat, Bloner
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1674

Abstract

This study aimed to examine the impact of the Flipped Classroom teaching model on the reading comprehension of seventh-grade students at SMP Negeri 2 Siantar. The Flipped Classroom is an innovative teaching approach where students engage with learning materials, such as videos, outside of class, allowing class time to be used for interactive activities, discussions, and deeper learning. The research focused on students' comprehension of narrative texts, comparing the performance of an experimental group (using the Flipped Classroom model) to a control group. The findings indicated a significant improvement in the reading comprehension skills of students in the experimental group. The pre-test mean score for the experimental group was 60.8, which increased to 87.8 after the intervention. This suggests that the Flipped Classroom model can positively impact students' ability to understand and analyze narrative texts. While the model offers flexibility, allowing students to learn at their own pace and revisit the material as needed, challenges such as the need for access to mobile devices and internet connectivity may hinder its effectiveness for some students. Despite these limitations, the Flipped Classroom contributed to increased student engagement, improved communication, and a more interactive learning environment. This study highlights the potential benefits of the Flipped Classroom model in enhancing students' reading comprehension and suggests further exploration of its implementation in different educational contexts.
Conflict Analysis in The Bible From Ten Narratives Siahaan, Sanggam; Sidauruk, Yanti Elizabeth; Geovani, Cristina; Nababan, Indah Dame; Sinabutar, Angelina; Gultom, Yuli Winarti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik dalam narasi Alkitab memberikan pandangan yang mendalam tentang pengalaman manusia, hubungan dengan Tuhan, dan dinamika sosial. Temuan ini menegaskan bahwa konflik bukan hanya tantangan yang harus diatasi dan dihindari, melainkan elemen penting dalam perjalanan iman dan perkembangan moral. Dengan menganalisis berbagai bentuk konflik, pembaca dapat mengambil pelajaran berharga yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, dan berusaha menanamkan nilai-nilai kebaikan, pemaafan, dan penerimaan kasih dalam interaksi sosial mereka. Pemahaman ini membuka jalan bagi pertumbuhan spiritual dan moral di tengah tantangan kehidupan.
An Analyzing The Types of Suspense in 10 Story Narratives of Sunday School Children Siahaan, Sanggam; Napitupulu, Angelica Tessalonica; Simanjuntak, Tio Lestari; Simanjuntak, Eksaulina; Fitria, Dwi; Naibaho, Layola; Lumbanraja, Bela Rosa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan suspense yang terdapat dalam teks naratif. Spoto (1991) mengatakan bahwa suspense adalah reaksi emosional penonton terhadap suatu karakter yang diakibatkan oleh penundaan atau penahanan informasi dari cerita film. Menurutnya, suspense dapat bekerja dengan melibatkan tokoh protagonis dan lawannya (hlm. 150). Diperkuat oleh Mckee (1997) yang mengatakan bahwa suspense dapat menciptakan rasa penasaran dan perhatian penonton terhadap cerita film. Suspense dapat dilakukan dengan cara menunda informasi. Menurutnya, 90% film menggunakan suspense dalam ceritanya. Hal ini dilakukan oleh penulis skenario karena suspense dapat membuat penonton berempati dengan karakter. Ia melanjutkan bahwa empati dilakukan oleh penonton dengan melakukan eksplorasi sepanjang film untuk mendapatkan informasi yang tertunda. Menurutnya, ketika penonton melakukan hal tersebut, ketegangan dalam cerita akan menimbulkan kecemasan (hlm. 351). Hal ini didukung oleh teori Cowgill (2008) yang mengatakan bahwa suspense adalah kondisi ketika penonton menaruh perhatian pada cerita film. Suspense didasari oleh ketidakpastian perasaan penonton terhadap penyelesaian karakter terhadap situasi sulit yang dihadapinya. Menurutnya, ketidakpastian antara masalah yang dihadapi karakter dengan harapan penonton terhadap penyelesaian cerita akan meningkatkan ketegangan dalam skenario. Sebagaimana hasil dari data cerita, dapat disimpulkan bahwa suspense yang paling dominan adalah suspense kecemasan 26/48% dan ketidakpastian 25/46%, dan yang paling sedikit adalah suspense kurangnya informasi hanya 3/6%. Kunci untuk menciptakan suspense menurut Cowgill adalah dengan menciptakan masalah bagi karakter. Jenis ketegangan yang paling umum di seluruh cerita ini adalah ketidakpastian dan kecemasan, dengan beberapa cerita juga mencerminkan keraguan. Ketegangan ini digunakan untuk menyoroti ketegangan emosional, pergulatan dengan keyakinan, dan tantangan yang dihadapi oleh tokoh-tokoh kunci dalam perjalanan mereka.
The Effect of Word Search Puzzle Teaching Media to the Vocabulary Mastery of Grade Seven of SMP Negeri 12 Pematang Siantar Tarigan, Emelia Febrina; Siahaan, Sanggam; Siahaan, Basar Lolo
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teka-teki pencarian kata sebagai media penguasaan kosakata siswa. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen. Variabel bebasnya adalah pengaruh penggunaan Word Search Puzzle, sedangkan variabel terikatnya adalah penguasaan kosakata. Populasinya adalah siswa kelas 7 SMP Negeri 12 P. Siantar yang berjumlah 306 orang. Purposive sampling digunakan untuk memilih dua kelas. Kelompok eksperimen adalah VII-4, sedangkan kelompok kontrol adalah VII-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing sebesar 15,73 dan 11,17. Siswa pada kelompok eksperimen menunjukkan tingkat validitas (0,79) dan reliabilitas (0,88) yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa kelompok kontrol. Selanjutnya, nilai Thitung melebihi Ttabel (2,81 > 2) pada taraf signifikansi 0,05 dengan df: 66 yang menunjukkan bahwa Word Search Puzzle berpengaruh signifikan terhadap penguasaan kosakata siswa kelas 7 SMP Negeri 12 Pematang Siantar.
Analysis Of Narrative Element (Plot): Case Study Of 5 Short Stories In English From American Literature Website Siahaan, Sanggam; Tindaon, Cinta Yulistra; Lumbanraja, Theodora Evita Bella; Budiarti, Rika
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16050

Abstract

The aim of this research is to conduct an analysis in the form of a case study of 5 short English stories from the American Literature Website. This research employs a qualitative approach, aiming to provide a rich description and insightful explanation and unfold through the collection of plot data, the classification of the plot data, the detailed description and elucidation, and the formulation of conclusions drawn from the insights gained from plot of stories. The research results show that among the five English short stories analyzed, four (80%) exhibit normal progressive plots, while one (20%) presents a distinctive deviation from this norm. Stories 1, 3, and 5 are crafted with normal progressive plots, ensuring a coherent sequence including exposition, trigger action, escalating action, climax, descending action, final action, resolution, and closing. Story 5 also uses a normal progressive plot, only it does not contain descending action, final action, and closing. In contrast, story 2 presents a divergent progressive plot, creating disjointed sequences and unnecessary repetition that may lead to confusion for readers who do not engage with the text attentively.
The Translation Shift in The Translation of The English Recount Text Into Indonesian at SMP Swasta Ben’s Group Buntu Bayu Hatonduhan Manurung, Novita Gresiana; Siahaan, Sanggam; Purba, Christian Neni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16865

Abstract

This research was intended to find out types of translation shift in category shift according to J.Catford  of students in translating recount text from English into Indonesia at SMP Swasta Ben's Group Buntu Bayu Hatonduhan. Therefore, the researcher formulated a question as the problem. As follows: “What are the translation shift used in translating recount text from English into Indonesian?" The researcher was used qualitative design. The researcher used grade eight students of SMP Swasta Ben's Group Buntu Bayu Hatonduhan as the population and used 25 students as the sample. The instrument of the research of this research was test recount text. The data were collected by analyzed the result of students’ translation and correction. The research finding showed that students were types of translation shift in translating recount text from English into Indonesia. From the results of students' translations in the first recount text, it was found that the highest number of types of translation shifts found in the results of students' translations was unit shifts of 135 data from 25 students. The second highest types of translation shifts were structure shifts of 75 data from 25 students. And the third highest was class shifts of 62 data from 25 students, and the last was intra-system shifts of 28 data from 25 students. Then from the results of students' translations in the second recount text, the first highest was class shifts of 153 data from 25 students, the second highest was structure shifts of 67 data from 25 students, the third highest was unit shifts of 55 data from 25 students, and the last was intra-system shifts of 26 data from 25 students. It can be concluded from both recount texts translated by students from English to Indonesian, that all contained types of translation shifts (category shifts), namely structure shifts, class shifts, unit shifts, and intra-system shifts.
Involvement of Faculty in Research and Community Extension Mobo, Froilan Delute; Siahaan, Sanggam; Saadoon, Abather; Panigrahi, Rashmi Ranjan
Jurnal Mamangan Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Ilmu Sosial Mamangan Accredited 3 (SK Dirjen Ristek Dikti No. 158/E/KPT/
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i1.6447

Abstract

The academic world is full of scientific surprises because education is changing so rapidly because of its alignment with various sectoral fields. One of the requirements to be called a lecturer is to be involved in three fields: teaching, research, and involvement in community outreach; and has been published in peer-reviewed reputable journals indexed in Scopus, Web of Science, ISI, and other high-impact databases. The purpose of this research was to analyze Most of the universities experienced difficulties requiring their faculty to be actively involved in research and community outreach, and several factors influenced their willingness to pursue such initiatives. The type of research method used is a qualitative research method, which will identify how to motivate lecturer involvement in research and community service. The results showed that the majority of respondents or 85.7% preferred the reward system to encourage faculty involvement in research and community outreach, while the remaining 24 respondents preferred awards, which could range from other collaborations with research with other universities and colleges in the Philippines. Figure 2 shows that the majority of respondents prefer the formation of open research working groups with a total of 50 respondents, 100%, which means strengthening research collaboration will strengthen faculty motivation to engage in research, development, and counseling.
Implementation of Cooperative Learning Model “Think Pair And Share" on English Learning Outcomes Situmeang, Siska Anggita; Nababan, Irene Adryani; Siahaan, Sanggam; Sinurat, Ony Maretta; Sirait, Cantika May Maria; Siahaan, Kevin William Andri
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9 No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2474

Abstract

Group Teaching Activities Help Promote Active Learning Classroom teaching and learning activities can aid teaching, but the ability to teach through small group collaborative activities primarily facilitates active, active teaching activities. This study aims to determine the difference between students' English learning outcomes using the Expository method and students' English learning outcomes using the Think Pair Share (TPS) collaboration model. Samples were taken as many as 50 students from 2 groups, namely the experimental group and the control group. The research method used by the author is experimental. The sample collection technique used is a simple random sample collection technique. Hopefully the purpose of this research can be useful for students, teachers, schools, and especially researchers. The data analysis technique used is at a significant level = 0.05 tcount = 2.893 and ttable = 2.0252 It can be concluded that the number of students who apply "Think Pair Share" (TPS) is more than the number of students who learn through Exposure Learning.
PENATAAN RUANG POJOK BACA (RPB) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI BACA TULIS DI ERA KURIKULUM MERDEKA BAGI SISWA SD NEGERI 091464 PARAPAT Siahaan, Sanggam; Siahaan, Basar Lolo; Situmeang, Siska Anggita; Siahaan, Fine Eirene; Sianturi, Junisari; Simanjuntak, Naomi; Gaol, Daniel Binsah Lumban; Manalu, Bintoro Duma Erwanda B; Sihombing, Santa R
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.33089

Abstract

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan Penataan Ruang Pojok Baca (RPB) Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Baca Tulis Di Era Kurikulum Merdeka Bagi Siswa SD Negeri 091464 Parapat. Pelaksanaan kegiatan PKM melibatkan Tim pengabdi dan Mahasiswa Sejumlah 8 orang secara bergotong royong bersama-sama dengan para guru. Dekorasi dinding ruang pojok baca disusun sesuai dengan desain yang telah dibuat. Dekorasi ruang pojok baca dibuat agar pembaca merasa betah dan kerasan berada di ruang tersebut. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik lebih termotivasi dan nyaman untuk membaca. Berdasarkan hasil pembahasan diatas dapat disimpulkna hasil pengabdian kepada masyarakat ini sebagai berikut : (1) kegiatan pengabdia masyarakat berupa peningkatan literasi siswa melalui program baca di sekolah. Kemudian (2) manfaat program ini dapat meningkatkan literasi siswa di Di berbagai sekolah dapat dilihat dari hasil evaluassi akhir mereka. Selain itu, dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menyimpulkna sebuah cerita dari suatu buku. (3) pengembangan dari pojok baca ini seperti membuat resume dapat membuat siswa lebih meningkatkan keterampilan mereka dalam menulis resume dan dapat meningkatkan keterampilan literasi siswa.pemanfaatan pojok baca yang nyaman, kreatif dan lebih bergaya simpel dan menarik minat dari siswa dalam berliterasi.
Pendampingan dan Penyusunan Soal HOTS di SMP Muhammadyah 55 Kandangan Pamatang Bandar SImanungkalit, Rick Hunter; Simarmata, Gayus; Sianipar, Herlina H; Angin, Renita Br Perangin; Manurung, Rosben; Siahaan, Basar Lolo; Siahaan, Sanggam
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1450

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah Guru-Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Pematang Bandar yang berada di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Permasalahan yang dihadapi adalah: (1) aspek pengetahuan yaitu pihak guru belum banyak mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai penyusunan soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS), (2) aspek praktek yaitu guru yang ada di SMP Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Pematang Bandar belum mempunyai banyak pengalaman pelatihan keterampilan dalam menyusun soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS). Solusi yang ditawarkan oleh tim pengusul pengabdian yaitu (1) memberikan pengenalan materi tentang pengetahuan yang berhubungan pengembangan soal-soal berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS), (2) mengadakan pelatihan pada guru-guru SMP Swasta Muhammadiyah 55 Kandangan Pematang Bandar terkait dengan cara membuat soal-soal dengan tingkatan berfikir Higher Order Thinking Skill (HOTS). Metode pelaksanaan yaitu menggunakan pendekatan partisipatoris dengan melibatkan guru-guru yang ada pada sekolah mitra. Pendekatan yang dilakukan berupa observasi, diskusi, dan tanya jawab dengan kolompok mitra, merumuskan masalah dan memberikan solusi dari permasalahan. Hasil yang dicapai kegiatan ini yaitu (1) guru memperoleh pengetahuan baru mengenai pembelajaran abad 21, (2) guru mampu membendakan antara soal dengan berbagai kualifikasi yaitu LOTS, Middle HOTS, dan HOTS, (3) guru mampu membuat soal dengan berbagai tingkatan berdasarkan kriteria soal. Target capaian jenis luaran yang diharapkan yaitu adanya (1) publikasi ilmiah di jurnal/prosiding, (2) publikasi di media masa (cetak/elektronik), (3) peningkatan pengetahuan
Co-Authors Abather Saadoon Aldri Frinaldi Angin, Renita Br Perangin Anita Sitanggang Anita Sitanggang Apriani Sijabat Basar Lolo Siahaan Basar Lolo Siahaan Basar Lolo Siahaan Berkat Situmorang Bernieke A.R Damanik Bernieke Anggita Ristia Damanik Bertaria Sohnata Hutauruk Budiarti, Rika Cantika May Maria Sirait Carolina Carolina Desmantha Purba Deswita Fitriani Samosir Dewi Kartika Dian Winda Tamba Dwi Angeli Pardede Edwina Letare Esra Delima Hutabarat Fine Eirene Siahaan Fitri May Danthi Saragih Fitria, Dwi Froilan Delute Mobo Gaol, Daniel Binsah Lumban Gayus Simarmata Gayus Simarmata, Gayus Geovani, Cristina Gultom, Yuli Winarti Gurning, Yuliska Herlina H Sianipar Herna Febrianty Sianipar Herna Febrianty Sianipar Hutahaean, Rossa Ito Irene Adryani Adryani Nababan Joint Tondang Juni Mariana Simanungkalit Kesmi Veronika Simanjuntak Kevin William Andri Siahaan Laura Leontina Manalu Limsardo Panjaitan Lumbanraja, Bela Rosa Lumbanraja, Theodora Evita Bella Manalu, Bintoro Duma Erwanda B Manurung, Novita Gresiana Manurung, Rosben Marbun, Elisa Maria Kristin Silaen Mariana, Igna Megawati Br Situmorang Melati Manurung Melda Veby Ristella Munthe Miranda Kristin Lumban Tungkup Miranda Sinaga Mobo, Froilan Delute Mungkap Mangapul Siahaan Nababan, Indah Dame Naibaho, Layola Napitupulu, Angelica Tessalonica Nicholas Simbolon Nopaulina Sinaga Novra Melisa P. Hutabarat Novry Yohanna Damanik Ony Maretta Sinurat Panigrahi, Rashmi Ranjan Panjaitan, Anita Partohap S. R Sihombing, Partohap S. R Partohap Sihombing Pintor Marihot Sitanggang Purba, Christian Neni Purba, Rudiarman Rachel Yolanda Sitepu Rajamin Keposan Lingga Rashmi Ranjan Panigrahi Renita Br Perangin Angin Ribka Angelita Siadari Rick Hunter SImanungkalit Rick Hunter Simanungkalit, Rick Hunter Rika Sinaga Rimtahi Bahtra V. Marbun Rosben Manurung Rumapea, Elina Lulu Saadoon, Abather Santa R. Sihombing Sara Stefani Malau Sarah Priscilla Silitonga Shinta Dwiana Sirait Siahaan, Basar Lolo Siahaan, Fine Eirene Siahaan, Kevin William Andri Siahaan, Theresia Monika Sianipar, Herlina H Sianturi, Junisari Sibagariang, Susy Alestriani Sidabutar, Ropinus Sidauruk, Yanti Elizabeth Sihombing, Santa R Silaban, Gabriella SILALAHI, TIODORA FERMISKA Simanjuntak, Eksaulina Simanjuntak, Naomi Simanjuntak, Tio Lestari Simanjuntak, Yeni Lestari Sinabutar, Angelina Sinaga, Asima Rohana Sinaga, Christa Voni Roulina Sinurat, Bloner Sinurat, Ony Maretta Sirait, Cantika May Maria Sirait, Eka Uchi Siska Anggita Situmeang Sitinjak, Rismawati Apriani Tarigan, Emelia Febrina Tindaon, Cinta Yulistra Trinita Ivana Rumapea Ummi Kalsum Siahaan Veronika Febriyanti Siahaan Widya Ambarita Yena Jorena Sembiring Yeyen Nopriyanti Br. Butar-Butar