p-Index From 2021 - 2026
11.422
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research DHARMASMRTI: Jurnal Pascasarjana UNHI Unes Law Review JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu PROGRES PENDIDIKAN jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Paedagogy Jurnal Bali Membangun Bali Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bivalen: Chemical Studies Journal Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Indonesian Gender and Society Journal Empiricism Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Education and Counseling Journal GANESHA MEDICINA International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Indonesian Journal of Instruction PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Comprehensive Science Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis Veda Jyotih: Jurnal Agama dan Sains MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Journal of Gemilang Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Journal of Gemilang Journal of Constitutional, Law and Human Rights
Claim Missing Document
Check
Articles

BALINISASI MASAKAN VEGETARIAN Suja, I Wayan; Retug, Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8113.008 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9142

Abstract

Kesadaran masyarakat untuk beralih kepada makanan alami, termasuk makanan vegetarian, sesungguhnya memberikan peluang bisnis bagi mereka yang bergerak dalam bidang usaha kuliner. Peluang tersebut semula hanya dimanfaatkan oleh warga keturunan dengan menyediakan masakan Cina, yang selain terasa aneh di lidah, juga tergolong mahal. Untuk itu, dipandang perlu untuk membalinisasi masakan vegetarian bekerja sama dengan mitra lokal yang bergerak dalam bidang usaha kuliner vegetarian. Dua mitra telah dilibatkan, yaitu Depot Vegetarian Bhoga Laksmi dan Depot Vegetarian Bu Krisna, yang masing-masing berlokasi di sebelah Timur dan Barat kota Singaraja, Bali. Dari wawancara dan observasi awal ditemukan bahwa kedua mitra masih perlu diberikan pemahaman berkaitan dengan seluk-beluk vegetarian dan dilatih membuat masakan vegetarian khas Bali, termasuk penggunaan bumbu-bumbu Bali (basa genep). Kegiatan IbM ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam membuat masakan vegetarian dengan nuansa Bali menggunakan bahan-bahan dan  bumbu  lokal  dan  alami. Kegiatan  dilakukan  dengan  metode  pelatihan,  yang meliputi diskusi dan praktek.  Hasil kegiatan berupa pemahaman dan kemampuan mitra untuk mengkomunikasikan makanan vegetarian semakin mantap, serta terampil membalinisasi masakan vegetarian. Masakan vegetarian yang dihasilkan dalam kegiatan IbM ini memiliki karakteristik sebagai berikut. Pertama, jenis masakannya mengikuti makanan tradisional Bali atau sudah diadaptasi dalam khasanah budaya kuliner Bali. Jenis-jenis masakan tersebut, meliputi lawar, tum, sate, urutan, be siap sitsit, be kuah, rawon, ati, syobak, plecing, dan lain-lainnya. Kedua, menurut konsumen tekstur masakan vegetarian yang dibuat sudah sangat mirip dengan masakan produk daging hewani. Ketiga, bumbu yang digunakan merupakan produk sendiri menggunakan bahan-bahan alami lokal. Penggunaan bumbu lokal tersebut (terutama basa gede/basa genep) menyebabkan masakan  vegetarian  yang dihasilkan memiliki aroma dan rasa sesuai dengan selera masyarakat Bali. Ketiga spesifikasi tersebut merupakan keunggulan masakan vegetarian khas Bali yang dihasilkan, sebagai produk usaha kreatif untuk membalinisasi masakan vegetarian. Inovasi produk dan peningkatan pelayanan kepada pelanggan telah berdampak positif terhadap penghasilan harian mereka. Semula penghasilan per hari kedua mitra masing-masing berkisar antara Rp.150 – 200 ribu, setelah pelatihan mencapai Rp. 275 – 400 ribu rupiah.
PELATIHAN PEMBUATAN MASAKAN VEGETARIAN KHAS BALI Suja, I Wayan; Sudria, Ida Bagus Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.898 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v8i1.13825

Abstract

Kegiatan P2M ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan anak-anak Panti Asuhan Narayan Seva dalam membuat masakan vegetarian dengan nuansa Bali menggunakan bahan-bahan lokal dan alami.  Kegiatan dilakukan dengan metode pelatihan, yang meliputi diskusi dan praktek.  Hasil kegiatan berupa pemahaman tentang masakan vegetaian dan dampaknya, serta terampil membalinisasi masakan vegetarian.  Masakan vegetarian yang dihasilkan memiliki karakteristik berikut. Pertama, jenis masakannya mengikuti masakan tradisional Bali atau sudah diadaptasi dalam khasanah kuliner Bali.  Jenis-jenis masakan tersebut, meliputi lawar, tum, sate, urutan, hati, dan syobak.  Kedua, tekstur masakan vegetarian yang dibuat sangat mirip dengan masakan produk daging hewani.  Ketiga, bumbu yang digunakan merupakan produk sendiri menggunakan bahan-bahan alami lokal. Penggunaan bumbu lokal tersebut menyebabkan masakan vegetarian yang dihasilkan memiliki aroma dan rasa sesuai dengan selera masyarakat Bali.  Ketiga spesifikasi tersebut merupakan keunggulan masakan vegetarian khas Bali yang dihasilkan, sebagai produk usaha kreatif untuk membalinisasi masakan vegetarian.
PENGARUH MODEL PBL DENGAN INTEGRASI TRI HITA KARANA MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORATIF PADA PEMBELAJARAN IPS SD Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Suja
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 6 No. 2 (2025): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of the PBL model with Tri Hita Karana integration in improving collaborative skills in elementary school students' social studies learning. This research method is an experimental study with a quasi-experimental research type, data collection methods with collaborative skills questionnaires. The population of the study were all sixth grade students of the Kelusa cluster. The research sample was taken by simple random sampling, namely SD N 1 Kelusa experimental group and SDN 2 Kelusa control group. The results of the study obtained an average of 81.5, a mean value of 81, and a mode of 78. While the control class data averaged 59, a middle value of 59, and a mode of 50 and the results of the t-test obtained a significance value of 0.001 which means that there is an effect of the PBL model with Tri Hita Karana integration (THK) on the collaborative skills of elementary school students in social studies learning. The conclusion is that there is a significant effect of the PBL model with integrated Balinese local wisdom Tri Hita Karana on collaborative skills in elementary school social studies learning. Suggestions for further research include conducting research using the PBL model to measure other aspects of skills in accordance with the demands of the 21st century, such as communication skills, critical thinking, and inserting local wisdom from the surrounding area as a form of cultural responsiveness.
THE INTEGRATION OF BALINESE WISDOM “TRI HITA KARANA” IN PRIMARY STUDENTS’ ENGLISH STORYTELLING PERFORMANCES IN DENPASAR I Putu Yoga Laksana; I Made Sutajaya; I Wayan Suja; Antari, Wahyu
Yavana Bhasha : Journal of English Language Education Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8, Issue 1 (2025)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/yb.v8i1.4469

Abstract

In an era of globalization, preserving local cultural values while developing English proficiency presents a significant challenge, particularly in culturally rich regions like Bali, Indonesia. This study explores an innovative approach to addressing this challenge by integrating the Balinese philosophy of Tri Hita Karana (THK) into English language storytelling performances of primary school students in Denpasar. Through qualitative analysis of 40 students’ storytelling performances and in-depth interviews with six competition winners, this research reveals the profound potential of culturally responsive language education. The findings demonstrate that young learners can effectively internalize and creatively express traditional values through a foreign language medium, seamlessly incorporating concepts of parhyangan (human-divine relationship), pawongan (human-human relationship), and palemahan (human-nature relationship) into their narratives. Notably, students displayed a sophisticated ability to apply these ancient principles to contemporary issues, challenging assumptions about the dichotomy between global language acquisition and local cultural preservation. The study uncovers a synergistic model where English becomes a tool for cultural expression and evolution, rather than a threat to traditional values. This approach not only enhances language skills but also deepens cultural understanding and fosters a strong sense of identity. By bridging the gap between global communication needs and local wisdom, this research opens new avenues for developing culturally responsive English language teaching methodologies. The integration of THK in English storytelling performances emerges as a promising model for nurturing linguistic competence, cultural awareness, and creative expression, potentially revolutionizing language education in culturally diverse, non-native English speaking contexts.
STUDENTS’ PERCEPTIONS OF THE INTEGRATION OF TRI HITA KARANA VALUES IN DESCRIPTIVE WRITING Ni Made Wersi Murtini; I Made Sutajaya; I Wayan Suja
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v15i1.10545

Abstract

This study explored students’ perception toward the implementation of Tri Hita Karana (THK) in descriptive paragraph writing activity in English Language Education Study Program Unmas Denpasar. This qualitative study aims to find out students’ perception of the application of THK in descriptive writing class. This study employed qualitative method involving 30 students of English Language Education Study Program. The data were collected through semi-structure interview. The analysis was focused on related themes with the students’ perceptions of the integration of THK values in descriptive paragraph writing. The result of the research indicated that in general the students see it positively to the integration of THK with descriptive writing activity. They feel that the values of THK improved the quality of their descriptive writing by writing more meaningful content which is culturally more relevant. Students also noted that these values help them express their idea more creatively and deeply connected with the writing topic. This finding showed that integrating the values of local culture like THK in English learning could enhance students’ descriptive writing skill and culture understanding. This approach makes the students learning process more interesting and contextually meaningful for students.
INTEGRASI NILAI TRI HITA KARANA DALAM PEMBELAJARAN READING DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA Dewa Gede Agung Gana Kumara; I Made Sutajaya; I Wayan Suja
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v15i1.10685

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pembelajaran membaca di SD Negeri 2 Bedulu dan dampaknya terhadap pembangunan karakter siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Tri Hita Karana, Parahyangan yzitu hubungan dengan Tuhan), Pawongan yaitu hubungan dengan sesama, dan Palemahan yaitu hubungan dengan lingkungan diintegrasikan dalam pembelajaran melalui teks bacaan bermuatan moral, diskusi kelompok, dan refleksi individu. Siswa menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek karakter, seperti rasa hormat (90%), kerja sama (85%), dan kepedulian terhadap lingkungan (80%). Sebagian besar siswa merasa pembelajaran ini relevan dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, meskipun tantangan seperti keterbatasan bahan ajar dan kesulitan menghubungkan nilai-nilai dengan tindakan nyata tetap ada. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai budaya lokal untuk menciptakan siswa yang cerdas secara intelektual dan berbudi pekerti luhur. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan kurikulum berbasis budaya di Indonesia.
Optimalisasi Peran Kepala Sekolah Manajemen Sekolah Berbasis Tri Hita Karana Sebagai Upaya Meningkatkan Struktur Manajemen Sekolah Ni Made Meliyawati; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89886

Abstract

Upaya dalam membangun hubungan yang harmonis antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat yang masih menjadi tantangan, ditambah dengan isu disiplin siswa serta kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekolah yang perlu segera diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kepala sekolah dalam menerapkan manajemen sekolah berbasis Tri Hita Karana (THK) guna meningkatkan struktur manajemen sekolah dan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, yang memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam penerapan nilai-nilai THK dalam pengelolaan sekolah. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah SD. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan THK di sekolah ini berdampak positif pada peningkatan komunikasi antar warga sekolah, hubungan yang lebih harmonis antara kepala sekolah, guru, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar. Selain itu, nilai-nilai spiritual dalam bentuk kegiatan keagamaan berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa dan membentuk karakter yang lebih baik. Namun, tantangan masih muncul terkait pemahaman yang belum merata tentang nilai-nilai THK di kalangan staf sekolah. Penerapan program penghijauan dan pengelolaan lingkungan juga memperlihatkan hasil yang baik dalam menciptakan suasana belajar yang sehat dan mendukung kualitas pendidikan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan manajemen sekolah berbasis kearifan lokal, yang dapat dijadikan model untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bali maupun di luar Bali.
Optimalisasi Pendidikan Karakter Berbasis Tri Hita Karana Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Ni Made Ari Saputri; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89888

Abstract

Tri Hita Karana berperan penting dalam pengembangan pendidikan karakter siswa sekolah dasar. Namun kenyataannya, implementasi di lapangan belum terlaksana secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendidikan karakter berbasis Tri Hita Karana terhadap hasil belajar dan pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest control group. Penelitian ini melibatkan dua kelompok siswa kelas V yang dipilih secara acak. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berbasis Tri Hita Karana, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pendekatan konvensional. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa tes. Kemudian, metode analisis data yang digunakan berupa uji statistik (uji-t) dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Tri Hita Karana meningkatkan rata-rata hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika, IPA, dan bahasa Indonesia secara signifikan. Selain itu, skor rata-rata karakter siswa dalam aspek kedisiplinan, empati, dan tanggung jawab meningkat dari 3,2 menjadi 4,5. Filosofi Tri Hita Karana, yang menekankan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam, terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang holistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal seperti Tri Hita Karana dapat menjadi solusi dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus membentuk karakter siswa yang lebih baik. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai budaya lokal di sekolah dasar.
Peningkatan Manajemen Mutu Sekolah Melalui Pendekatan Kepemimpinan Berbasis Tri Hita Karana I Kadek Ardyawan Putra; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89894

Abstract

Kurang optimalnya pelibatan seluruh pemangku kepentingan dalam perencanaan dan evaluasi program sekolah, serta belum terintegrasinya nilai-nilai budaya lokal dalam praktik kepemimpinan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan berbasis Tri Hita Karana (THK) dalam meningkatkan manajemen mutu sekolah di SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan komite sekolah, serta studi dokumentasi terhadap dokumen-dokumen terkait manajemen sekolah. Analisis data dilakukan secara induktif dengan langkah-langkah pengorganisasian data, pengodean, dan interpretasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi THK berhasil memperkuat hubungan antar pemangku kepentingan sekolah, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam program lingkungan, dan mendukung kegiatan keagamaan yang memperkaya nilai spiritual di sekolah. Namun, tantangan seperti keterbatasan anggaran dan kesulitan dalam mengintegrasikan nilai THK dalam pembelajaran perlu diatasi dengan dukungan kebijakan dan pelatihan bagi guru. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model kepemimpinan berbasis budaya lokal yang dapat diterapkan di sekolah lain di Indonesia, sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan secara holistik dan berkelanjutan.
Kontribusi Nilai-Nilai Tri Hita Karana terhadap Penguatan Karakter dan Literasi Budaya Siswa I Wayan Wirjanata; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 2 (2025): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i2.89900

Abstract

Masih ditemukan tantangan dalam menginternalisasi nilai-nilai ini di lingkungan sekolah, terutama dalam menghadapi arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang cenderung menggeser budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Tri Hita Karana dalam pendidikan untuk memperkuat karakter dan literasi budaya siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dan kegiatan ekstrakurikuler terkait. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai ini berkontribusi signifikan terhadap penguatan karakter siswa, meningkatkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan. Penerapan nilai parahyangan membantu siswa mengembangkan kesadaran spiritual, pawongan memperkuat keterampilan sosial dan kerja sama, sedangkan palemahan meningkatkan kesadaran ekologis melalui program penghijauan dan pengelolaan sampah. Meskipun penerapan nilai-nilai ini menunjukkan hasil positif, tantangan yang dihadapi termasuk keterbatasan waktu dan kurangnya pelatihan bagi guru. Implikasi penelitian ini memberikan wawasan yang signifikan bagi dunia pendidikan, terutama dalam upaya memperkuat karakter dan literasi budaya siswa melalui internalisasi nilai-nilai Tri Hita Karana.
Co-Authors A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Adiwijaya, Pande Agus Afrianti, Desi Agus Wijaksono Ahzan, Sukainil Anak Agung Istri Brahmani Prita Dewi Anak Agung Sri Yoni Antari, Wahyu Aryani, Luh Nitra Asri Fauzi Ayu Sadnyini, Ida B. Arnyana, I. Bagus Putu Arnyana, Ida Christian Tonyjanto CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Defa, Defa Desak Putu Reza Maylita Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewi, Komang Melina Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Diantari, Putu Eka Sukma Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Eka Junaidi Fatimah Millenia Fauziah Fazalani, Runi Fitri Aulia Frieda Nurlita Gede Jody Wikranta Kunde Gregorius Sebo Bito Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Hawali, Rebeka Filda I Dewa Ketut Sastrawidana I Gde Raju Sathya Murti I Gusti Ayu Karla Komala Dewi I Gusti Ngurah Bayu Sucitra I Gusti Ngurah Bayu Sucitra, I Gusti Ngurah Bayu I Kadek Ardyawan Putra I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Lasia I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Sutajaya I Made Sutawijaya I Made Wirta I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Retug I Putu Eka Indrawan I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Yoga Laksana I Wayan Ade Yantika I Wayan Karyasa I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Muderawan I Wayan Mudianta I Wayan Redhana I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata I. K. Sudiana Ida Bagus Made Astawa Ida Bagus Putu Arnyana Ida Ermiana Irma Mulyani Julhidayat Muhsam Kadek Ayu Astiti Kadek Ayu Astiti Kadek Idha Suarmayanti Ketut Suma Komala Dewi, I Gusti Ayu Karla Komang Melina Dewi Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kunde, Gede Jody Wikranta Lalu Hamdian Affandi laxmi zahara Lestari, Ayu Putu Intan Yulia LUH MADE DWI WEDAYANTHI Luh Nitra Aryani Luh Putu Ratna Sundari Made Astawa, Ida Bagus Made Budiawan Made Kurnia Widiastuti Giri Made Sutajaya Mahsup, Mahsup Marthen Reda Boro Mijahamuddin Alwi Mujiburrahman Mulyani, Irma Nasar, Ismail Nasar, Ismail Nengah Kadek Selamet Ni Komang Astri Mahyuni Ni Komang Cindy Pratiwi Himawanti Ni Luh Yuni Ari Pratiwi Ni Made Ari Saputri Ni Made Ary Suparwati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Meliyawati Ni Made Putri Dwi Apriliani Ni Made Wersi Murtini Ni Made Wiratini Ni Putu Dian Utami Dewi Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Ellys Sucitha Dewi Ni Putu Feni Sukmawati Ni Putu Winni Widiastuti Ni Putu Wulan Pratami Dewi Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi Ni Wayan Sumartini Ntelok, I. F. Numertayasa, I Wayan Nurlita, Frieda Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Retug Pangga, Dwi Pascalian Hadi Pradana Poerwati, Christiani Endah Pratiwi, Ni Luh Yuni Ari Putu Eka Sukma Diantari Putu Krisna Dewi Reda Boro, Marthen Rosmayuni, Anak Agung Ayu Putri Rosmita, I Gusti Ayu Agung Mas S. Haryani S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Saraswati, Luh Putu Ananda Saraswati, Regina Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Sinta Javani Sofia Idawati Lubis Suardana, I. N. Suardiati Putri, Ni Sugiantara, I Putu EKa Sukroyanti, Baiq Azmi Supriani, Ni Made Sutaja, I Made Sutajaya, Made Suwadarma, K W Syamsiar, Syamsiar Tjokorda Gde Putra Wirama Wadi, Hairil Wahjoedi Wayan Eka Swarjawa, I Wisnu, I Komang Wisnu Budi Wijaya Wulan Pratami Dewi, Ni Putu Yoni, Anak Agung Sri