p-Index From 2021 - 2026
12.28
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research DHARMASMRTI: Jurnal Pascasarjana UNHI Unes Law Review JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu PROGRES PENDIDIKAN jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Paedagogy Widya Accarya Jurnal Bali Membangun Bali Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bivalen: Chemical Studies Journal Indonesian Gender and Society Journal Empiricism Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Education and Counseling Journal GANESHA MEDICINA International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Indonesian Journal of Instruction PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Comprehensive Science Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) Veda Jyotih: Jurnal Agama dan Sains MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Journal of Gemilang Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Journal of Gemilang Journal of Constitutional, Law and Human Rights Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Ajaran Tri Hita Karana Dalam Membangun Karakter Siswa Ni Putu Wulan Pratami Dewi; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.4733

Abstract

Globalisasi membawa dampak positif dan negatif bagi generasi muda, dengan penurunan karakter yang terlihat pada meningkatnya tindakan kriminal, bahkan di kalangan anak-anak. Salah satu solusi untuk membangun karakter generasi muda adalah pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal, seperti Tri Hita Karana, sebuah filosofi hidup dari Bali yang mengajarkan kesejahteraan melalui hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam. Implementasi Tri Hita Karana dalam pendidikan karakter di sekolah dapat membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga memiliki moralitas dan empati. Pendidikan karakter harus mengintegrasikan ajaran ini dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler untuk membangun sikap saling menghormati, kepedulian terhadap lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip Tri Hita Karana, diharapkan generasi muda dapat menghindari pengaruh negatif globalisasi dan menciptakan kehidupan yang lebih harmonis dan penuh kebajikan. Implementasi nilai-nilai ini tidak hanya mencakup pendidikan formal, tetapi juga penguatan peran keluarga dan masyarakat dalam mendukung pembentukan karakter yang kokoh.
Exploring Students' Perceptions of Newsela Integrated to Tri Hita Karana for Enhancing Students’ Reading Comprehension Ni Made Yuniari; I Made Sutajaya; I Wayan Suja
Widya Accarya Vol. 16 No. 1 (2025): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.16.1.1616.1-13

Abstract

This study investigated how the Tri Hita Karana philosophy which placed an emphasis on harmony and balance in the relationships between people, the natural world, and the divine coexisted with Newsela, a digital learning platform. The study looked into how students felt about this integration and how it affected their motivation, engagement, and reading comprehension abilities. With 65% of students expressing satisfaction and 100% agreeing that the integration improved their learning engagement, this study, which used a mixed-methods approach, found a positive association between cultural relevance and comprehension. Furthermore, 70% of participants said they felt more confident while confronting complicated literature, and 80% said the reading materials were easier to understand. The results indicated that integrating regional cultural values into instructional materials enhanced students' overall development besides their academic performance. This study promoted an all-encompassing educational strategy that combined technology with conventional values, emphasizing the possibility of creative curriculum that connected with students' cultural identities and improved their educational experiences in general. To further understand the mechanics of this integration in various educational situations, future research directions are suggested.
Menjaga warisan leluhur: Keindahan tradisi Mapeed dalam Upacara Dewa Yadnya di Desa Jagapati I Wayan Suja; Kadek Mahayanti; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.25

Abstract

The Mapeed tradition in Jagapati Village, an annual tradition that upholds religious values and preserves Mapeed's cultural heritage, is the subject of this qualitative research. The study was conducted in Jagapati Village, Abiansemal District, Badung Regency, Bali. The research subjects were individuals from Jagapati Village involved in the Mapeed ceremony, especially traditional leaders, priests, and women who have a role in the ceremony. Informants were selected through purposive sampling based on their role, knowledge, and involvement in the tradition. Data collection techniques used in this study were observation and interviews. Data was analyzed using descriptive-qualitative analysis methods, namely data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The Mapeed tradition in Jagapati Village is a form of respect for ancestors and God, reflecting the religious, aesthetic, and socio-cultural values of Balinese society. The preservation of this tradition requires collective awareness from all parties to keep it relevant in the modern era.
Menjaga warisan leluhur: Keindahan tradisi Mapeed dalam Upacara Dewa Yadnya di Desa Jagapati I Wayan Suja; Kadek Mahayanti; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.25

Abstract

The Mapeed tradition in Jagapati Village, an annual tradition that upholds religious values and preserves Mapeed's cultural heritage, is the subject of this qualitative research. The study was conducted in Jagapati Village, Abiansemal District, Badung Regency, Bali. The research subjects were individuals from Jagapati Village involved in the Mapeed ceremony, especially traditional leaders, priests, and women who have a role in the ceremony. Informants were selected through purposive sampling based on their role, knowledge, and involvement in the tradition. Data collection techniques used in this study were observation and interviews. Data was analyzed using descriptive-qualitative analysis methods, namely data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. The Mapeed tradition in Jagapati Village is a form of respect for ancestors and God, reflecting the religious, aesthetic, and socio-cultural values of Balinese society. The preservation of this tradition requires collective awareness from all parties to keep it relevant in the modern era.
Analisis peran modul ajar Kurikulum merdeka dalam penerapan profil Pancasila terhadap pembentukan karakter siswa SMP terkait Tri Hita Karana Ni Made Diantari Pratiyaksi; I Wayan Suja; Ni Made Diantari Pratiyaksi; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.23

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran modul ajar Kurikulum Merdeka dalam mendukung implementasi Profil Pelajar Pancasila (PPP) dan nilai-nilai konsep Tri Hita Karana (THK) di SMP Negeri 2 Negara. Modul ajar dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek (P5), yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti beriman, bertaqwa, berkebhinekaan global, gotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Nilai-nilai THK yaitu Parahyangan (hubungan manusia dengan Tuhan), Pawongan (hubungan manusia dengan manusia), dan Palemahan (hubungan manusia dengan lingkungan), diadaptasi untuk memperkuat karakter siswa dengan dimensi PPP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kuesioner kepada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai THK dalam modul ajar Kurikulum Merdeka telah membantu siswa mengembangkan sikap religius, tolerannsi, gotong royong, mandiri, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Namun, tantangan tetap ditemukan seperti keberagaman karakter siswa, jumlah siswa yang besar, serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menyimpuulkan bahwa kolaborasi antarar nilai-nilai THK dan dimensi PPP dalam Kurikulum Merdeka mampu membentuk karakter siswa yang holistik, meskipun memerlukan pendekatan inovatif untuk menghadapi kendala implementasi.
Analisis peran modul ajar Kurikulum merdeka dalam penerapan profil Pancasila terhadap pembentukan karakter siswa SMP terkait Tri Hita Karana Ni Made Diantari Pratiyaksi; I Wayan Suja; Ni Made Diantari Pratiyaksi; I Wayan Suja; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.23

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran modul ajar Kurikulum Merdeka dalam mendukung implementasi Profil Pelajar Pancasila (PPP) dan nilai-nilai konsep Tri Hita Karana (THK) di SMP Negeri 2 Negara. Modul ajar dirancang untuk mendukung pembelajaran berbasis proyek (P5), yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter seperti beriman, bertaqwa, berkebhinekaan global, gotong-royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Nilai-nilai THK yaitu Parahyangan (hubungan manusia dengan Tuhan), Pawongan (hubungan manusia dengan manusia), dan Palemahan (hubungan manusia dengan lingkungan), diadaptasi untuk memperkuat karakter siswa dengan dimensi PPP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan kuesioner kepada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai THK dalam modul ajar Kurikulum Merdeka telah membantu siswa mengembangkan sikap religius, tolerannsi, gotong royong, mandiri, inovatif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Namun, tantangan tetap ditemukan seperti keberagaman karakter siswa, jumlah siswa yang besar, serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini menyimpuulkan bahwa kolaborasi antarar nilai-nilai THK dan dimensi PPP dalam Kurikulum Merdeka mampu membentuk karakter siswa yang holistik, meskipun memerlukan pendekatan inovatif untuk menghadapi kendala implementasi.
Implementasi ajaran Tri Hita Karana dalam Pendidikan anak-anak di Desa Panglipuran Bali Febriella Happy Agata; Ida Bagus Putu Arnyana; Febriella Happy Agata; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Suja
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i12.2024.24

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi ajaran Tri Hita Karana dalam pendidikan anak-anak Hindu di Desa Panglipuran, Bali. Penelitian ini difokuskan pada anak-anak Desa Panglipuran, Bali. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data memakai analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menemukan ajaran Tri Hita Karana tercermin dalam pemujaan Anak - Anak terhadap Tri Murti, gotong royong, dan perlindungan alam di bidang Parhyangan, Pawongan, dan Palemahan. (2) Ajaran Tri Hita Karana diimplementasikan di Parhyangan melalui ngayah, Pawongan melalui organisasi (sekaa), dan Palemahan melalui bakti sosial. Penerapan ajaran Tri Hita Karana dalam pendidikan anak-anak Hindu di Desa Panglipuran Bali meliputi cita-cita Tattwa, Susila maupun Upacara sebagai cita-cita pendidikan.
Tri Hita Karana-Based School Leadership for Shaping Elementary School Graduate Profiles Putu Eka Krisnayani; Ida Bagus Putu Arnyana; I Wayan Suja
Jurnal Paedagogy Vol. 13 No. 3 (2026): July
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v13i3.20484

Abstract

This study aims to analyze Tri Hita Karana-based school leadership as a conceptual foundation for shaping elementary school graduate profiles. The study employed a qualitative library research approach by examining educational policy documents, scientific journal articles, books, and other relevant academic publications related to Tri Hita Karana, school leadership, character education, local wisdom-based education, and elementary school graduate profiles. Data were collected through the identification, screening, classification, and synthesis of relevant literature. The data were analyzed using content analysis and thematic analysis, while source triangulation and relevance checking were employed to enhance the credibility of the findings. The results indicate that the three core principles of Tri Hita Karana—Parhyangan, Pawongan, and Palemahan—are closely aligned with the dimensions of elementary school graduate profiles. *Parhyangan* strengthens faith, moral awareness, and ethical behavior; *Pawongan* promotes citizenship, collaboration, communication, empathy, and social responsibility; whereas Palemahan fosters ecological awareness, healthy lifestyles, independence, creativity, and critical thinking. The findings further suggest that leadership grounded in Tri Hita Karana provides a conceptual framework for school principals and teachers to integrate local wisdom into school culture, classroom instruction, co-curricular programs, and students’ daily character development. Overall, this study demonstrates that Tri Hita Karana-based school leadership can serve as a strategic bridge between national graduate competency standards and local wisdom-based education, contributing to the development of elementary school graduates who are academically competent, spiritually grounded, socially responsible, and environmentally conscious.
Study Documents of Ethnobeauty Chemistry Knowledge In Lontar Indrani Sastra I Wayan Suja; I Ketut Sudiana; I Putu Priyasana
Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpki.v9i2.104141

Abstract

This study aims to identify the diverse traditional beauty care knowledge documented in the Lontar Indrani Sastra and to describe the efficacy of its herbal ingredients based on their phytochemical profiles. Utilizing a qualitative approach with a document analysis design, data were collected through a literature review of the original manuscripts and copies of the Lontar Indrani Sastra, phytochemical literature, and scientific journals sourced from the Gedong Kirtya Singaraja Lontar Library and various digital databases. The collected data were analyzed descriptively. The findings reveal four dimensions of ethnobeauty chemical knowledge within the manuscript: factual, conceptual, procedural, and metacognitive knowledge. Furthermore, the investigated herbal ingredients specifically those utilized for skin care were identified to contain vitamins, flavonoids, alkaloids, polyphenols, glycosides, terpenoids, steroids, and fatty acids. These secondary metabolites act as active antioxidant, anti-inflammatory, antibacterial, antifungal, and natural moisturizing agents. The implications of these findings offer a foundational framework for public education regarding the chemical efficacy of traditional formulations. Concurrently, they support the development of a natural cosmetics industry that is safe, eco-friendly, and aligned with the Sustainable Development Goals (SDGs).
  Model Mental Mahasiswa Tahun Pertama Jurusan Kimia Terkait Pokok Bahasan Reaksi Redoks Putu Dinda Kusuma Ariyesi; I Wayan Suja; Ketut Sudiana
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/dq3gbc23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil model mental mahasiswa tahun pertama di Jurusan Kimia pada pokok bahasan reaksi reduksi-oksidasi (redoks) serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab munculnya model mental tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan desain eksplanatori sekuensial. Subjek penelitian terdiri atas 37 mahasiswa yang tersebar di Program Studi S1 Pendidikan Kimia, S1 Kimia, dan D4 Kimia Terapan. Data dikumpulkan dengan tes model mental dua tingkat (two-tier test) dan diperdalam melalui wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil model mental mahasiswa didominasi oleh model mental alternatif sebesar 88%, yang terdiri atas kategori benar sebagian (partially correct) sebanyak 59% dan miskonsepsi khusus (specific misconceptions) sebanyak 29%; hanya 12% tergolong model mental ilmiah (scientifically correct). Faktor internal penyebab munculnya model mental ilmiah adalah mahasiswa memiliki penalaran yang benar berkaitan dengan tiga level kimia dan interkoneksinya. Faktor eksternalnya adalah pembelajaran kimia yang diterimanya ketika SMA sudah mencakup level makroskopis, submikroskopis, dan simbolik secara utuh.  Faktor internal penyebab munculnya model mental alternatif meliputi mahasiswa kekurangan informasi terkait masalah yang dihadapi, ketidakmampuan menerapkan konsep untuk memecahkan masalah yang dihadapi, kesalahan penalaran, dan kurangnya perhatian terhadap proses pada level submikroskopis, sementara faktor eksternal berupa informasi yang didapatkan selama SMA tidak utuh.
Co-Authors A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Adiwijaya, Pande Agus Afrianti, Desi Agus Wijaksono Ahzan, Sukainil Anak Agung Istri Brahmani Prita Dewi Anak Agung Sri Yoni Antari, Wahyu Asri Fauzi Ayu Sadnyini, Ida B. Arnyana, I. Bagus Putu Arnyana, Ida Christian Tonyjanto CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Defa, Defa Desak Putu Reza Maylita Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewi, Komang Melina Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Diantari, Putu Eka Sukma Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Eka Junaidi Fatimah Millenia Fauziah Fazalani, Runi Febriella Happy Agata Febriella Happy Agata Fitri Aulia Frieda Nurlita Gede Jody Wikranta Kunde Gregorius Sebo Bito Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Hawali, Rebeka Filda I Dewa Ketut Sastrawidana I Gde Raju Sathya Murti I Gusti Ayu Karla Komala Dewi I Gusti Lanang Wiratma I Gusti Ngurah Bayu Sucitra I Gusti Ngurah Bayu Sucitra, I Gusti Ngurah Bayu I Kadek Ardyawan Putra I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Lasia I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Sutajaya I Made Sutawijaya I Made Wirta I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Retug I Putu Eka Indrawan I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Priyasana I Putu Yoga Laksana I Wayan Ade Yantika I Wayan Karyasa I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Muderawan I Wayan Mudianta I Wayan Redhana I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata I. K. Sudiana Ida Bagus Made Astawa Ida Bagus Putu Arnyana Ida Ermiana Irma Mulyani Julhidayat Muhsam Kadek Ayu Astiti Kadek Idha Suarmayanti Kadek Mahayanti Ketut Suma Komala Dewi, I Gusti Ayu Karla Komang Melina Dewi Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kunde, Gede Jody Wikranta Lalu Hamdian Affandi laxmi zahara Lestari, Ayu Putu Intan Yulia LUH MADE DWI WEDAYANTHI Luh Made Dwi Wedayanthi Luh Nitra Aryani Luh Putu Ratna Sundari Made Astawa, Ida Bagus Made Budiawan Made Kurnia Widiastuti Giri Made Sutajaya Mahsup, Mahsup Marthen Reda Boro Mijahamuddin Alwi Mulyani, Irma Nasar, Ismail Nengah Kadek Selamet Ni Komang Astri Mahyuni Ni Komang Cindy Pratiwi Himawanti Ni Luh Yuni Ari Pratiwi Ni Made Ari Saputri Ni Made Ary Suparwati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Meliyawati Ni Made Putri Dwi Apriliani Ni Made Wersi Murtini Ni Made Wiratini Ni Made Yuniari Ni Putu Dian Utami Dewi Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Ellys Sucitha Dewi Ni Putu Feni Sukmawati Ni Putu Winni Widiastuti Ni Putu Wulan Pratami Dewi Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi Ni Wayan Sumartini Ntelok, I. F. Numertayasa, I Wayan Nurlita, Frieda Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Retug Pande Agus Adiwijaya Pangga, Dwi Pascalian Hadi Pradana Pratiwi, Ni Luh Yuni Ari Putu Dinda Kusuma Ariyesi Putu Eka Krisnayani Putu Eka Sukma Diantari Putu Krisna Dewi Qonita Awliya Hanif Reda Boro, Marthen Rosmayuni, Anak Agung Ayu Putri Rosmita, I Gusti Ayu Agung Mas Rufi'i S. Haryani S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Sinta Javani Sofia Idawati Lubis Suardana, I. N. Suardiati Putri, Ni Sugiantara, I Putu EKa Sukroyanti, Baiq Azmi Supriani, Ni Made Sutaja, I Made Sutajaya, Made Suwadarma, K W Syamsiar, Syamsiar Tjokorda Gde Putra Wirama Wadi, Hairil Wahjoedi Wayan Eka Swarjawa, I Wulan Pratami Dewi, Ni Putu Yoni, Anak Agung Sri