p-Index From 2021 - 2026
12.28
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research DHARMASMRTI: Jurnal Pascasarjana UNHI Unes Law Review JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu PROGRES PENDIDIKAN jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Paedagogy Widya Accarya Jurnal Bali Membangun Bali Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bivalen: Chemical Studies Journal Indonesian Gender and Society Journal Empiricism Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Education and Counseling Journal GANESHA MEDICINA International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Indonesian Journal of Instruction PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Comprehensive Science Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) Veda Jyotih: Jurnal Agama dan Sains MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Journal of Gemilang Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Journal of Gemilang Journal of Constitutional, Law and Human Rights Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

Makna dari Ukiran Bermotif ’Itiak Pulang Patang’ dalam Budaya Minangkabau Afrianti, Desi; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12240

Abstract

Ukiran bermotif ‘Itiak Pulang Patang’ merupakah salah satu motif yang mengandung unsur kearifan lokal dan mengandung sebuah makna yang kuat dan berhubungan dengan Tuhan, manusia, dan alam. Hanya saja, masih banyak orang yang belum paham tentang makna motif ini. Motif ini salah satu motif yang banyak digunakan tidak hanya di ukiran rumah gadang, songket dan sebagainya, tetapi juga pada ukiran lainnya. Tujuan dari artikel ini adalah ingin memperkenalkan lebih dalam tentang makna pada sebuah motif ‘Itiak Pulang Patang’. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan data menggunakan studi literatur. Dari penelitian berdasarkan studi literature ini ditemukan hasil bahwa makna dari ukiran bermotif ’Itiak Pulang Patang,’ di antaranya keselarasan dan keharmonisan, kehidupan bersama, ketekunan dan kerja keras, dan filosfi alam. Dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, motif Itiak Pulang Patang digunakan untuk menggambarkan hubungan sinergis, harmoni, dan nilai-nilai masyarakat yang memiliki agama Islam. Motif ini dapat ditemukan pada berbagai aspek, seperti rumah gadang, songket, museum, dan tangga.
Implementasi Tri Hita Karana (THK) pada Kearifan Lokal Lombok Maulid Adat di Desa Lendang Nangka Zahara, Laxmi; Mujiburrahman; Mahsup, Mahsup; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan; Astawa, Ida Bagus Made
MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 13 No 2 (2024): MOMENTUM NOVEMBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/momentum.v13i2.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi konsep Tri Hita Karana (THK) pada kearifan lokal masyarakat Desa Lendang Nangka melalui acara Maulid Adat sebuah tradisi penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW dan sumber mata air desa yang terdiri dari serangkaian acara termasuk di dalamnya acara selametan Otak Aik dan Pandik Keris. Ritual ini juga mencakup kegiatan keagamaan, seperti zikir dan pembacaan kitab, serta simbolis bubur yang melambangkan asal-usul manusia. Tradisi ini diikuti oleh masyarakat lokal dan sekitarnya, termasuk kelompok pertanian yang menggunakan air sebagai irigasi. Filosofi acara ini mengandung tiga konsep utama: kehendak, Nur Muhammad, dan Zat Adam, yang melambangkan hubungan antara roh dan jasad manusia serta pentingnya menjaga alam. Melalui metode pengumpulan data dengan wawancara dan angket, penelitian ini menemukan bahwa konsep Tri Hita Karana yang meliputi hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), manusia dengan sesama (Pawongan), dan manusia dengan alam (Palemahan) terintegrasi dalam kehidupan masyarakat. Tradisi ini memperkuat nilai-nilai sosial dan ekologis di Desa Lendang Nangka.
Implikasi Sorong Serah Aji Krame dalam Mempererat Hubungan Keluarga di Masyarakat Sasak Sukroyanti, Baiq Azmi; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan; Astawa, Ida Bagus Made
MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Vol 13 No 2 (2024): MOMENTUM NOVEMBER 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/momentum.v13i2.169

Abstract

This study examines the cultural significance of the Sorong Serah Aji Krame tradition, a Sasak traditional wedding ritual on Lombok Island, Indonesia. This tradition not only represents the transfer of material goods, but also serves as a mechanism to strengthen family cohesion. Through qualitative methods, including in-depth interviews and observations, this study explores how this ritual builds emotional connections, honors elders, and ensures continuity between generations in the Sasak community. The results show that Sorong Serah Aji Krame plays an important role in maintaining social harmony and family solidarity, especially amidst the challenges of modernization.
Meningkatkan Nilai Karakter Pada Siswa Sekolah Dasar dengan Melestarikan Budaya Gendang Beleq Berbasis Tri Hita Karana Fazalani, Runi; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan
NUSRA : Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/nusra.v5i1.2253

Abstract

Education with low character causes a crisis of national identity among the younger generation. The purpose of this article is an attempt to improve. The method used in the article is to conduct a literature review of various previous studies (literature review). The purpose of writing this article is to analyze various relevant theories, the literature used is research or reviews that have existed in scientific works and are published in journals. The result of this research is implementing Tri Hita Karana in schools through the implementation of Education and Training (Soft Skills and Entrepreneurship) with a cultural content and encouraging students to always explore the knowledge and skills of successful people and collaborate with people who have great intelligence, guide and invites students to have faith and act exemplary by always living cleanly and keeping the environment clean. Implementing Tri Hita Karana in schools through the provision of Education and Training (Soft Skills and Entrepreneurship) with a cultural content and encouraging students to always explore the knowledge and skills of successful people and collaborate with people who have great intelligence, guiding and inviting students to believe and act exemplary by always living cleanly and keeping the environment clean.
Development of Augmented Reality Media using Gender-Based Tri Hita Karana to Facilitate Students' Liability towards Local Culture Indrawan, I Putu Eka; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan
Jurnal Paedagogy Vol. 11 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v11i4.12945

Abstract

This study aims to develop Augmented Reality (AR) media using Gender-based Tri Hita Karana to facilitate students' liability towards local culture. This study utilized the Research and Development (R&D) approach with 48 fifth-grade students at SD Negeri 11 Denpasar as subjects. The instruments used in this research were expert validation questionnaires and student questionnaires, while the data analysis techniques include Aiken's V index for expert validation and descriptive analysis of student responses. With an average score of 0.992, the expert validation results using Aiken's V index demonstrate that this augmented reality media was quite legitimate. Furthermore, the study of the student questionnaire reveals a favorable reaction towards the enjoyment of local culture, as indicated by an average score of 3.137. This study determined that combining augmented reality (AR) technology with cultural knowledge-based learning could be a novel approach in contemporary education.
Pengembangan Modul Pembelajaran IPAS Berorientasi Tri Hita Karana Untuk Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Kelas V Sekolah Dasar Alwi, Mijahamuddin; Sutajaya, Made; Suja, I Wayan
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/023572jpgi0005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Berorietasi Tri Hita Karana untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa kelas V Sekolah Dasar.dalam kurikulum merdeka pembelajaran IPA dan IPS digabung menjadi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), dengan harapan dapat memicu anak untuk dapat mengelola lingkungan alam dan sosial dalam satu kesatuan. Jenis penelitian ini adalah Research and Developmen (R&D) dengan mengacu pada mode pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini meliputi susbjek uji validitas Ahli Tampilan dan Ahli Materi yaitu Dosen dan Guru, susbjek keefektifan modul 10 orang siswa untuk uji coba terbatas dan 25 orang siswa pada saat uji coba lapangan. Pengumpulan data menggunakan instrumen validasi untuk ahli media dan materi serta angket respon siswa untuk uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis data kualitatif. Hasil pengembangan modul menunjukkan bahwa hasi uji validitas ahli tampilan berada pada kategori “baik” dan hasil validasi berada pada kategori “Baik”. Kemudian data hasil uji coba skala kecil berada pada kategori “Baik” dengan presentase berada pada 79,4% dan data hasil uji coba lapangan berada pada kategori “ sangat Baik” dengan presentase berada pada 85,6%.  Dari hasil validasi ahli tampilan, ahli media serta angket respon siswa, maka modul pembelajaran IPAS berorietasi Tri Hita Karana untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan siswa kelas V Sekolah Dasar yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif.
Analysis of the Application of Positive Psychology Based on Tri Hita Karana in Character Education for Inclusive Students: A Literature Review I Dewa Ayu Eka Purba Dharma Tari; Ni Ketut Erawati; I Made Sutajaya; I Wayan Suja; Ida Bagus Made Astawa
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i11.2687

Abstract

The aim of this study is to evaluate the role of positive psychology, grounded in the concept of Tri Hita Karana (THK), in developing character education for inclusive students. Research that combines positive psychology with the Tri Hita Karana concept is still scarce, making this study significant in contributing to knowledge on both concepts. In conducting this literature review, a substantial number of documents were examined, including prominent Sinta articles, books, and other relevant materials. The findings reveal that:(1)Positive psychology based on the Parahyangan concept can help students become more religious and grateful; (2)Positive psychology rooted in the Pawongan concept can encourage students to be more tolerant, appreciate one another, care for their surroundings, and communicate effectively; (3) Positive psychology aligned with the Palemahan concept can foster greater environmental awareness among students.In conclusion, the Tri Hita Karana concept and the application of positive psychology are crucial for the character development of inclusive students.
Harmonization of Parahyangan, Pawongan, and Pabelasan in the Pamalle Ritual: A Study of the Local Wisdom of the Sumbanese Community Cordia, Grassiana Misseri; I Made Sutajaya; I Wayan Suja; Ida Bagus Made Astawa
International Journal of Educational and Life Sciences Vol. 2 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijels.v2i11.2690

Abstract

The aim of this article is to investigate how the philosophy of Tri Hita Karana (THK) is applied to the "Pindah Adat" tradition, also known as "Pamalle" in Sumba culture. THK actually originates from Balinese Hindu culture and emphasizes balance in three dimensions: balance in the relationship between humans and God (Parahyangan), balance in the relationship between people (Pawongan), and balance with the environment (Palemahan). In this article, the "Pamalle" tradition is explained as the custom of a woman moving to the man's family. This custom reflects the values of THK through spiritual, social, and environmental aspects. The traditional ritual has a spiritual aspect, which includes prayers and offerings to ancestors (Marapu) as a form of respect and request for blessings and protection. The Pamalle tradition teaches us that we can foster a sense of belonging and shared responsibility by involving all members of the community in decision-making. Ultimately, this will strengthen social ties and keep the community united. The Palemahan principle of Pamalle not only preserves the local ecosystem but also teaches the importance of a healthy relationship between humans and the environment. This tradition is a value system that continues to evolve and change over time, but its core remains the same, never changing. This study shows that the Pamalle tradition offers a new perspective on sustainable development based on local wisdom, applicable to everyone.
Penegakan Hukum Pidana Terhadap Penyelundupan Satwa yang Dilindungi Suja, I Wayan; Ayu Sadnyini, Ida
UNES Law Review Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The government protects animals that need to be safeguarded. Which in this situation means that people are not permitted to perform acts that are contrary to the norms established by the government, in this case with regard to protected animals. Article 1 point 1 of Law No. 5 of 1990 concerning Conservation of Natural Resources states that animals that develop and dwell on land, in the air, or in water and have various natural characteristics are considered separate creatures, including those that are managed by people or that are found in the wild. The formulation in this study is as follows how is the legal regulation of animal smuggling and how are criminal sanctions against animal smuggling. The method used is a method of normative legal research. It is expected that the government and the people of Indonesia, in particular, to be willing to participate in protecting and eradicating people in terms of hunting protected wild animals, where it aims to keep rare animals around us sustainable
AKTUALISASI NILAI PAWONGAN DALAM AJARAN TRI HITA KARANA PADA PENGEMBANGAN KOMUNITAS BELAJAR PROFESIONAL BAGI GURU Affandi, Lalu Hamdian; Sutajaya, I Made; Suja, I Wayan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i1.650

Abstract

Aktualisasi nilai pawongan mencakup semua ranah kehidupan, termasuk pengembangan kompetensi guru melalui komunitas belajar professional. Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktualisasi nilai pawongan sebagai fondasi sekaligus orientasi pengembangan komunitas belajar professional. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian kepustakaan yang dilakukan dengan menyeleksi, menganalisis, dan mensintesis hasil penelitian yang telah diterbitkan secara online pada jurnal-jurnal ilmiah yang ada. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan pendekatan tematik. Kajian ini menemukan adanya koherensi antara nilai-nilai pawongan dengan prinsip dan komponen pengembangan komunitas belajar professional bagi guru. Nilai cinta kasih teraktualisasi dalam prinsip kepedulian dan sikap saling percaya. Nilai pengembangan kapasitas berfikir teraktualisasi dalam prinsip inisiatif dan keberanian mengambil resiko, pemecahan masalah, dan pemberian umpan balik. Nilai hormat muncul dalam prinsip penghormatan terhadap martabat dan keragaman manusia. Nilai pengakuan terhadap keragaman mengejawantah dalam prinsip pengakuan serta keterbukaan dan komitmen terhadap tanggung jawab bersama. Nilai komplementasi peran dan status diwujudkan dalam prinsip pengakuan social, komitmen pada visi bersama, serta kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Nilai-nilai cakra yadnya menjadi penopang penting aktualisasi dari semua prinsip di atas.Kajian ini membuka peluang bagi penelitian lebih lanjut untuk menguji temuan penelitian kepustakaan ini berdasarkan data empiris.
Co-Authors A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Adiwijaya, Pande Agus Afrianti, Desi Agus Wijaksono Ahzan, Sukainil Anak Agung Istri Brahmani Prita Dewi Anak Agung Sri Yoni Antari, Wahyu Asri Fauzi Ayu Sadnyini, Ida B. Arnyana, I. Bagus Putu Arnyana, Ida Christian Tonyjanto CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Defa, Defa Desak Putu Reza Maylita Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewi, Komang Melina Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Diantari, Putu Eka Sukma Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Eka Junaidi Fatimah Millenia Fauziah Fazalani, Runi Febriella Happy Agata Febriella Happy Agata Fitri Aulia Frieda Nurlita Gede Jody Wikranta Kunde Gregorius Sebo Bito Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Hawali, Rebeka Filda I Dewa Ketut Sastrawidana I Gde Raju Sathya Murti I Gusti Ayu Karla Komala Dewi I Gusti Lanang Wiratma I Gusti Ngurah Bayu Sucitra I Gusti Ngurah Bayu Sucitra, I Gusti Ngurah Bayu I Kadek Ardyawan Putra I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Lasia I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Sutajaya I Made Sutawijaya I Made Wirta I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Retug I Putu Eka Indrawan I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Priyasana I Putu Yoga Laksana I Wayan Ade Yantika I Wayan Karyasa I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Muderawan I Wayan Mudianta I Wayan Redhana I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata I. K. Sudiana Ida Bagus Made Astawa Ida Bagus Putu Arnyana Ida Ermiana Irma Mulyani Julhidayat Muhsam Kadek Ayu Astiti Kadek Idha Suarmayanti Kadek Mahayanti Ketut Suma Komala Dewi, I Gusti Ayu Karla Komang Melina Dewi Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kunde, Gede Jody Wikranta Lalu Hamdian Affandi laxmi zahara Lestari, Ayu Putu Intan Yulia Luh Made Dwi Wedayanthi LUH MADE DWI WEDAYANTHI Luh Nitra Aryani Luh Putu Ratna Sundari Made Astawa, Ida Bagus Made Budiawan Made Kurnia Widiastuti Giri Made Sutajaya Mahsup, Mahsup Marthen Reda Boro Mijahamuddin Alwi Mulyani, Irma Nasar, Ismail Nengah Kadek Selamet Ni Komang Astri Mahyuni Ni Komang Cindy Pratiwi Himawanti Ni Luh Yuni Ari Pratiwi Ni Made Ari Saputri Ni Made Ary Suparwati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Diantari Pratiyaksi Ni Made Meliyawati Ni Made Putri Dwi Apriliani Ni Made Wersi Murtini Ni Made Wiratini Ni Made Yuniari Ni Putu Dian Utami Dewi Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Ellys Sucitha Dewi Ni Putu Feni Sukmawati Ni Putu Winni Widiastuti Ni Putu Wulan Pratami Dewi Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi Ni Wayan Sumartini Ntelok, I. F. Numertayasa, I Wayan Nurlita, Frieda Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Retug Pande Agus Adiwijaya Pangga, Dwi Pascalian Hadi Pradana Pratiwi, Ni Luh Yuni Ari Putu Dinda Kusuma Ariyesi Putu Eka Krisnayani Putu Eka Sukma Diantari Putu Krisna Dewi Qonita Awliya Hanif Reda Boro, Marthen Rosmayuni, Anak Agung Ayu Putri Rosmita, I Gusti Ayu Agung Mas Rufi'i S. Haryani S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Sinta Javani Sofia Idawati Lubis Suardana, I. N. Suardiati Putri, Ni Sugiantara, I Putu EKa Sukroyanti, Baiq Azmi Supriani, Ni Made Sutaja, I Made Sutajaya, Made Suwadarma, K W Syamsiar, Syamsiar Tjokorda Gde Putra Wirama Wadi, Hairil Wahjoedi Wayan Eka Swarjawa, I Wulan Pratami Dewi, Ni Putu Yoni, Anak Agung Sri