p-Index From 2021 - 2026
10.816
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Prosiding Seminar Nasional MIPA Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Wahana Matematika dan Sains Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Educational Research and Evaluation International Journal of Community Service Learning WIDYA LAKSANA Journal of Education Action Research DHARMASMRTI: Jurnal Pascasarjana UNHI Unes Law Review JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Jurnal Pendidikan Multikultural Indonesia Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Widya Aksara: Jurnal Agmaa Hindu PROGRES PENDIDIKAN jurnal ilmu keolahragaan Jurnal Paedagogy Jurnal Bali Membangun Bali Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Bivalen: Chemical Studies Journal Indonesian Gender and Society Journal Empiricism Journal NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Education and Counseling Journal GANESHA MEDICINA International Journal of Applied Science and Sustainable Development (IJASSD) Indonesian Journal of Instruction PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Comprehensive Science Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an Ndrumi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Yavana Bhasha: Journal of English Language Education Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu International Journal of Educational and Life Sciences (IJELS) Veda Jyotih: Jurnal Agama dan Sains MOMENTUM : Jurnal Sosial dan Keagamaan Journal of Gemilang Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Claim Missing Document
Check
Articles

Physical fitness of elementary children through Balinese traditional games based on the tri hita karana philosophy I Kadek Happy Kardiawan; I Made Sutajaya; I Wayan Suja; Wahjoedi Wahjoedi; I Ketut Iwan Swadesi
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2023): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v12i1.21402

Abstract

Physical education, sports, and health (PJOK) is a subject that educates students through physical activity to improve student’s fitness and healthy lifestyles. The physical activity that can be carried out can be traditional games from each region which contain noble cultural values of the region and nation. Traditional Balinese games are games that educate students about the harmonization of life following the philosophy of Tri Hita Karana, namely harmonious relations with fellow human beings, environmental preservation, and devotion to God Almighty
META-SYNTHESIS: TRI HITA KARANA A PHILOSOPHY OF HARNESS AND LIFE HARMONY Ida Ermiana; I Made Sutajaya; I Wayan Suja; Asri Fauzi
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v4i2.348

Abstract

Harmony in the life of the state, society and family really needs to be nurtured and preserved from an early age. Harmony is not only in religion, but in all things in life. Considering that the Indonesian state consists of many religions (six religions and belief systems), many islands, many customs, many languages and many tribes in it. Harmony is a peaceful and peaceful life in living a social life of mutual tolerance between people with one another, both of the same religion or different religions, so as to create harmony in life. The purpose of this study is to describe the implementation of Tri Hita Kirana in the world of work, education and socio-cultural society. Meta-synthesis as a qualitative systematic review method with a meta-aggregation approach is the method of choice for this research. There are ten Tri Hita Karana articles reviewed. Tri Hita Karana as a philosophy of view of life that can be used as a philosophical foundation for living in harmony, creating a harmonious relationship with God, harmonious human-human relations, and human-human relations with the universe. If harmony has been created starting from the smallest scope, namely family, society and country, then tolerance and harmony in life will create happiness on earth. Tri Hita Karana can be implemented in the world of work, education and socio-cultural.
Implementasi Tri Hita Karana dalam Penyelenggaraan Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi Bagi Dokter dan Bidan di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan dan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Bali Sinta Javani; I Made Sutajaya; Wayan Suja
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department of Health Polytechnic, Ministry of Health, Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2426

Abstract

Pelatihan Pelayanan KB adalah salah satu upaya dalam rangka mencukupi kebutuhan provider pelayanan KB yang memiliki standar kompetensi, perlu dilakukan pelatihan kontrasepsi bagi dokter dan bidan di fasilitas pelayanan kesehatan. Karakteristik Pelatihan ini, adalah tipe pelatihan klinis yang pelaksanaannya cukup panjang metode blended learning yang memerlukan pendekatan yang sesuai dalam proses pengendaliannya. Tri Hita Karana adalah falsafah berkearifan lokal yang dapat digunakan sebagai pendekatan dalam pelatihan yang mengedepankan kebahagiaan yang diciptakan berdasarkan keharmonisan terkait hubungan antara manusia dengan Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa), keharmonisan hubungan antara sesama umat manusia, dan keharmonisan hubungan antara umat manusia dengan lingkungannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, denganjenis fenomenologi dimana data yang berbentuk kata, kalimat, narasi, gerak tubuh, ekspresi wajah, bagan, gambar dan foto yang diperoleh dari penyelenggaraan pelatihan pelayanan KB dengan melibatkan 15 orang responden. Penelitian ini menggambarkan pendekan Tri Hita Karana sebagai falsafah berkearifan lokal yang dapat digunakan sebagai proses pengendalian pelatihan, baik dari aspek persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yang mewujudkan kepuasanan penyelenggaraan pelatihan disetiap komponennya.
E-LKPD Kimia Berbasis STEM dengan Muatan Etnosains untuk Meningkatkan Model Mental Kimia pada Materi Laju Reaksi Ni Made Ary Suparwati; I Wayan Suja; I Nyoman Tika
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v7i1.60208

Abstract

Pembelajaran kimia bermuara pada kemampuan peserta didik untuk membangun model mental tentang konsep-konsep kimia yang dipelajarinya, yang bermanfaat untuk menjelaskan atau memprediksi fenomena kimia dan memecahkan permasalahan yang dihadapinya. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan e-LKPD Kimia berbasis STEM dengan muatan etnosains yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan model mental kimia peserta didik. Penelitian pengembangan ini dilakukan menggunakan model 4D yang dibatasi hanya menggunakan tiga tahapan yaitu define, design dan develop. Teknik pengumpulan data mengacu pada tahap model pengembangan 4D meliputi penyebaran angket pada tahap define, studi pustaka dan analisis dokumen pada tahap design, dan tes tulis pada tahap develop. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan menyajikan N-gain skor ternormalisasi yang diperoleh dari data pretest dan posttest. Rerata skor N-gain model mental kimia siswa kelas XI IPA sebesar 0,76, termasuk kategori tinggi. Model mental ilmiah atau model konseptual di kelas XI IPA mengalami kenaikan sebesar 56,18% dari 21,76% menjadi 77,94%. Proporsi nilai model mental kimia peserta didik lebih dari 75%. Hasil tersebut menunjukkan e-LKPD berbasis STEM dengan muatan etnosains tergolong valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan model mental kimia peserta didik. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam meningkatkan model mental kimia. Kata Kunci: E-LKPD Kimia, STEM, etnosains, model mental kimia
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BUDAYA HUMANIS BERBASIS TRI HITA KARANA TERHADAP PEMROGRAMAN KOMPUTER (IMPLEMENTATION OF TRI HITA KARANA BASED HUMANIST CULTURE LEARNING TO COMPUTER PROGRAMMING) Christian Tonyjanto; I Made Sutajaya; I Wayan Suja
Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 13 No 3 (2022): Widya Genitri: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/widyagenitri.v13i3.525

Abstract

Pada tanggal 2 Maret 2020 Indonesia telah terdeteksi masuknya Covid-19. Penyakit ini disebabkan oleh koronavirus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV-2), dimana saat dinyatakan menjadi situasi pandemi, banyak sekali terjadi perubahan bahkan hingga saat ini perubahan dalam proses pembelajaran masih terjadi. Untuk itu diperlukan penambahan cara belajar dalam proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang harus ditambahkan adalah dengan menambahkan pembelajaran budaya humanis dalam proses pembelajaran pemrograman komputer. setelah melalui 2 tahun pemulihan ini, proses pembelajaran pemrograman komputer mengalami perubahan dan juga diperlukan sekali motivasi belajar yang tinggi. Terkadang pada proses pembelajaran yang dilakukan membuat para pengajar menghadapi tantangan yang cukup tinggi, dalam menyampaikan materi yang hendak dicapai saat diakhir pembelajaran. Dengan ditambahkan pembelajaran humanis berbasis Tri Hita Karana, yang dikembangkan sesuai dengan pengajarnya sendiri. Adapun konsep Tri Hita Karana yang disampaikan adalah untuk mencapai kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan. Dimana dalam proses pembelajaran yang disampaikan tetap mengutamakan proses yang dinamakan keharmonisan. Bagaimana keharmonisan bisa dicapai adalah dengan membuat kedamaian yang dilakukan Bersama dengan menyelaraskan antara manusia dan lingkungan. Untuk itu diperlukan sekali bahwa dalam keharmonisan.
IMPLEMENTASI MEDITASI CAHAYA BERBASIS TRI HITA KARANA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI PAUD SAI PREMA KUMARA DENPASAR Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi; I Made Sutawijaya; I Wayan Suja; Ni Komang Cindy Pratiwi Himawanti
Widya Genitri : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu Vol 13 No 3 (2022): Widya Genitri: Jurnal Ilmiah Pendidikan, Agama dan Kebudayaan Hindu
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/widyagenitri.v13i3.529

Abstract

Anak usia dini dapat distimulasi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, dengan hal-hal yang sederhana dan humanis, berbasis Tri Hita Karana. Metode humanis tersebut adalah meditasi cahaya, seperti yang telah diterapkan oleh PAUD Sai Prema Kumara Denpasar. Dalam keseharian siswa terbiasa diajak habituasi meditasi cahaya sebelum stimulasi pembelajaran dimulai. Meditasi cahaya mampu membangkitkan rasa tenang, nyaman, bahagia, dihargai dan bersemangat pada diri siswa, sehingga memicu siswa untuk semangat belajar di sepanjang hari. Meditasi cahaya ini, secara langsung membentuk karakter siswa melalui berbagai kegiatan kontekstual yang melibatkan siswa seperti melepaskan burung, bercocok tanam jagung, mengadakan bazzar, berbagi ke Panti Asuhan, melakukan pameran karya tulis serta rutin melakukan kegiatan persembahyangan bersama. Keseluruhan kegiatan tersebut telah memenuhi tahapan pembentukan karakter pada anak yaitu; 1) Knowing the good; mengetahui kebajikan, 2) Feeling the good; merasakan kebajikan and 3) Active the good; melaksanakan kebajikan. Dengan kaidah kebertahapan, kesinambungan dan momentum, motivasi intrinsik serta pembimbing, yang pada akhirnya berimbas pada pembentukan Karakter humanis pada siswa yang terjewantahkan ke dalam delapan belas (18) karakter nasional diantaranya religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab.
ETHNOSCIENCE-BASED SCIENCE TEACHING AND LEARNING TO IMPROVE STUDENTS' COGNITIVE LEARNING OUTCOMES: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Tjokorda Gde Putra Wirama; I Wayan Suja; I Nyoman Tika
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 4 No. 2 (2023): August 2023
Publisher : Lembaga Pengembangan Pembelajaran Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v4i2.2897

Abstract

This study addresses students’ low cognitive learning outcomes in natural science subjects caused by several factors, one of which is the students’ inadequacy to analyze and communicate different scientific topics. Ethnoscience-based science teaching and learning, with its direct observation, is therefore viewed as a suitable approach to address the problem as it engages students to identify scientific problems, explain phenomena scientifically, and draw conclusions. The goal of this study is to analyze the importance of the role of ethnoscience-based science teaching and learning in improving students' cognitive learning outcomes. The systematic literature review is selected as the research method. The process of data collection is done through collecting data from many different sources; they are articles and scientific journals indexed by Scopus and accredited journals sinta 1 and 2. The study findings indicate that the ethnoscience-based science teaching and learning improve students' creative and critical thinking skills, and thus increasing the students’ cognitive learning outcomes.
STUDENTS’ PERCEPTION OF THE TRI HITA KARANA CONCEPT IN TOURISM EDUCATION Ni Putu Dian Utami Dewi; I Made Sutajaya; Wayan Suja
Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55115/cultoure.v4i2.3692

Abstract

 Tripadvisor menganugerahkan Bali sebagai empat besar destinasi terpopuler bagi wisatawan di seluruh dunia selama tiga tahun berturut-turut pada tahun 2021-2023. Pengakuan tersebut diyakini sebagai akumulasi dari konsep Tri Hita Karana yang terdiri dari Parahyangan, Pawongan dan Pabelasan yang telah diadopsi dalam industri pariwisata di Bali. Mahasiswa Pariwisata Budaya STAHN Mpu Kuturan Singaraja mendapatkan dua mata kuliah Tri Hita Karana Pariwisata dan Pariwisata Berkelanjutan yang hampir mirip dari segi isinya. Kemudian, penting untuk mengetahui persepsi siswa mengenai konsep Tri Hita Karana dalam pembelajarannya yang nantinya diterapkan di dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (mixed method) dengan model eksplanatori sekuensial. Sampel penelitian adalah 54 mahasiswa dari 120 mahasiswa Prodi Pariwisata Budaya dan Keagamaan semester V dan VI STAHN Mpu Kuturan Singaraja. Hasil penelitian menunjukkan nilai Mean sebesar 4,47 yang berarti Mahasiswa Pariwisata Budaya STAHN Mpu Kuturan Singaraja menunjukkan sikap positif terhadap konsep Tri Hita Karana dalam Pendidikan Pariwisata. Sebagian besar mahasiswa menyatakan bahwa mata kuliah Tri Hita Karana Pariwisata sangat bermanfaat bagi mereka untuk menjadi bekal merka di dunia pariwisata dan mereka berharap Pariwisata Bali berlandaskan Tri Hita Karana karena sesuai dengan filsafat agama dan budaya Bali sehingga tercapai tujuan bersama keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia dan alam.Kata kunci: Persepsi siswa, konsep Tri Hita Karana, pendidikan pariwisata.
Model Pembelajaran POE Termodifikasi: Pengaruhnya terhadap Motivasi Belajar IPA dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Fatimah Millenia Fauziah; Anak Agung Istri Agung Rai Sudiatmika; I Wayan Suja
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.4841

Abstract

This research aims to describe and explain simultaneously whether there are differences in science learning motivation and critical thinking skills of students who learn using different learning models. The experimental class is with modified POE, while the control class is with a conventional learning model. This type of research is a quasi-experimental research design with a nonequivalent pretest-posttest control group design. The data obtained were analyzed descriptively and the hypothesis was tested using MANCOVA. The research results showed that simultaneously there were significant differences in science learning motivation and students' critical thinking skills between the experimental and control classes in terms of the results of the analysis of the students' achievements. The modified POE learning model is better at increasing students' science learning motivation and thinking skills compared to 5M learning.
MEMBENTUK KARAKTER SISWA DI SEKOLAH DASAR DENGAN MENERAPKAN KONSEP TRI HITA KARANA Nyoman Ayu Putri Lestari; I Made Sutajaya; I Wayan Suja
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2389

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah potensi penerapan konsep Tri Hita Karana dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar. Dengan metode literatur review, penelitian ini mengungkap bahwa konsep Tri Hita Karana, yang mencakup Parahyangan (hubungan dengan Tuhan), Pawongan (hubungan dengan sesama manusia), dan Palemahan (hubungan dengan alam), memiliki peran signifikan dalam membentuk karakter siswa. Parahyangan membantu dalam pembentukan nilai moral dan etika, Pawongan berkontribusi pada kemampuan sosial siswa, dan Palemahan meningkatkan kesadaran lingkungan. Integrasi ketiganya menciptakan pendekatan pendidikan karakter yang holistik dan berkelanjutan. Hasil penelitian ini memberikan pandangan yang mendalam tentang bagaimana pendidikan karakter berbasis Tri Hita Karana dapat membantu menciptakan individu yang lebih seimbang, peduli terhadap lingkungan, dan berperan sebagai warga yang beretika dan bertanggung jawab dalam masyarakat, dengan implikasi yang positif pada perkembangan pribadi dan kemajuan sosial.
Co-Authors A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Adiwijaya, Pande Agus Afrianti, Desi Agus Wijaksono Ahzan, Sukainil Anak Agung Sri Yoni Antari, Wahyu Aryani, Luh Nitra Asri Fauzi Ayu Sadnyini, Ida B. Arnyana, I. Bagus Putu Arnyana, Ida Christian Tonyjanto CHRISTIANI ENDAH POERWATI . Cordia, Grassiana Misseri Defa, Defa Desak Putu Reza Maylita Dewa Gede Agung Gana Kumara Dewi, Anak Agung Istri Brahmani Prita Dewi, Komang Melina Dharma Tari, I Dewa Ayu Eka Purba Diantari, Putu Eka Sukma Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Dr. Ida Bagus Nyoman Sudria,M.Sc . Eka Junaidi Fatimah Millenia Fauziah Fazalani, Runi Fitri Aulia Frieda Nurlita Gede Jody Wikranta Kunde Gregorius Sebo Bito Handayani, Baiq Vina Harefa, Darmawan Hawali, Rebeka Filda I Dewa Ketut Sastrawidana I Gde Raju Sathya Murti I Gusti Ayu Karla Komala Dewi I Gusti Ngurah Bayu Sucitra I Gusti Ngurah Bayu Sucitra, I Gusti Ngurah Bayu I Kadek Ardyawan Putra I Ketut Iwan Swadesi I Ketut Lasia I Komang Wisnu Budi Wijaya I Made Sutajaya I Made Sutawijaya I Made Wirta I Nyoman Adi Susrawan I Nyoman Retug I Putu Eka Indrawan I PUTU PASEK SURYAWAN I Putu Yoga Laksana I Wayan Ade Yantika I Wayan Karyasa I Wayan Kertih I Wayan Lasmawan I Wayan Muderawan I Wayan Mudianta I Wayan Redhana I Wayan Widyastama I Wayan Wirjanata I. K. Sudiana Ida Bagus Made Astawa Ida Bagus Putu Arnyana Ida Ermiana Irma Mulyani Julhidayat Muhsam Kadek Ayu Astiti Kadek Ayu Astiti Kadek Idha Suarmayanti Ketut Suma Komala Dewi, I Gusti Ayu Karla Komang Melina Dewi Komang Wiratama, Gst. Ngurah Kunde, Gede Jody Wikranta Lalu Hamdian Affandi laxmi zahara Lestari, Ayu Putu Intan Yulia LUH MADE DWI WEDAYANTHI Luh Nitra Aryani Luh Putu Ratna Sundari Made Astawa, Ida Bagus Made Budiawan Made Kurnia Widiastuti Giri Made Sutajaya Mahsup, Mahsup Marthen Reda Boro Mijahamuddin Alwi Mujiburrahman Mulyani, Irma Nasar, Ismail Nasar, Ismail Nengah Kadek Selamet Ni Komang Astri Mahyuni Ni Komang Cindy Pratiwi Himawanti Ni Luh Yuni Ari Pratiwi Ni Made Ari Saputri Ni Made Ary Suparwati Ni Made Ayu Suryaningsih Ni Made Meliyawati Ni Made Putri Dwi Apriliani Ni Made Wersi Murtini Ni Made Wiratini Ni Putu Dian Utami Dewi Ni Putu Dwi Sucita Dartini Ni Putu Ellys Sucitha Dewi Ni Putu Feni Sukmawati Ni Wayan Sri Prabawati Kusuma Dewi Ni Wayan Sumartini Ntelok, I. F. Numertayasa, I Wayan Nurlita, Frieda Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Retug Pangga, Dwi Pascalian Hadi Pradana Poerwati, Christiani Endah Pratiwi, Ni Luh Yuni Ari Putu Eka Sukma Diantari Putu Krisna Dewi Reda Boro, Marthen Rosmayuni, Anak Agung Ayu Putri Rosmita, I Gusti Ayu Agung Mas S. Haryani S.Pd. I Kd. Happy Kardiawan . S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sepnita Lestari Yanti, Ni Putu Sinta Javani Sofia Idawati Lubis Suardana, I. N. Suardiati Putri, Ni Sugiantara, I Putu EKa Sukroyanti, Baiq Azmi Supriani, Ni Made Sutaja, I Made Sutajaya, Made Suwadarma, K W Syamsiar, Syamsiar Tjokorda Gde Putra Wirama Wadi, Hairil Wahjoedi Wayan Eka Swarjawa, I Widiastuti, Ni Putu Winni Wisnu, I Komang Wisnu Budi Wijaya Wulan Pratami Dewi, Ni Putu Yoni, Anak Agung Sri