Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI TENTANG CARA PENYIMPANAN OBAT YANG BENAR UNTUK MENCEGAH KERUSAKAN DAN EFEK SAMPING Febrika Zebua, Nilsya; Sembiring, Fanny Rizki; Razali, Mariany; Natalia Siahaan, Desy; Dewi Hariman, Annisa; Amalia, Nurul; Ayu Lestari, Eka
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.252

Abstract

Penyimpanan obat harus disimpan dengan cara yang baik dan benar tidak dapat disimpan sembarangan karena akan menyebabkan kerusakan pada obat dan mengakibatkan efek samping pada obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai penyimpanan obat di desa Pancur Batu. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Pancur Batu dalam menyimpan obat yang ada dirumah sebagai pertolongan pertama sebelum ke fasilitas kesehatan. Pelaksanaan dalam kegiatan ini melaksanakan penyuluhan, memberikan edukasi, pemutaran vidio dan pendampingan intensif kepada peserta. Evaluasi kegiatan ini menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Penilaian yang diberikan mengenai pengetahuan obat bebas hasil posttest peserta meningkat sebanyak 40% dari rata-rata nilai pretest 40 posttestnya 80, penilaian menyimpan obat hasil posttest meningkatkan sebanyak 60 % dari rata-rata nilai pretest 30 posttest 60, penilaian manfaat menyimpan obat hasil posttest meningkat sebanyak 58% dari rata-rata nilai pretest 30 nilai posttest 88, dan cara membuang obat tidak terpakai hasil posttest meningkat sebanyak 50% dari nilai rata-rata pretest35 posttestnya 80. Hasil kegiatan pengabdiaan masyrakat kategori manfaat menyimpan obat dengan cara benar memberikan dampak positif yang bermanfaat kedepannya terhadap masyarakat pancur batu karena masyarakat dapat menerapkan penyimpanan obat dirumah dengan cara yang baik. (1) perhatikan petunjuk penyimpanan pada kemasan dimana setiap obat memiliki petunjuk penyimpanan berbeda mengenai suhu penyimpanan, kelembapan dan paparan cahaya; (2) obat disimpat dalam kemasaan asli dan tertutup rapat; (3) jauhkan dari anak-anak; (4) perhatikan suhu dan kelembaban; (5) periksa tanggal kadaluwarsa; (6) hindari menyimpan obat di mobil; (7) dan memperhatikan tanda-tanda kerusakan obat. Cara ini baik digunakan agar mutu obat tetap terjaga dan memastikan ketersediaan obat saat dibutuhkan.
Development of Fourier Transform Infrared Spectrophotometric Method for Quantification of Simvastatin, Atorvastatin, and Rosuvastatin in Marketed Tablet Preparations Nerdy, Nerdy; Zebua, Nilsya Febrika; Nadia, Syarifah; Putra, Effendy De Lux; Bakri, Tedy Kurniawan
Molekul Vol 20 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jm.2025.20.2.8635

Abstract

ABSTRACT. Marketed pharmaceutical dosage forms must be checked to ensure that the drug in distribution meets the quality requirements. The Fourier transform infrared spectrophotometric method will provide new innovations which are low cost, environmental friendly, simple, and rapid for analysis. The aim of this research was to develop a single analytical method that can be used to determine levels of three different statin derivatives (simvastatin, atorvastatin, and rosuvastatin) in tablet preparations. The method used in this study was Fourier transform infrared spectrophotometric, a very simple sample preparation stage by solvent extraction with minimal solvent extraction without potassium bromide and without pellet press. The specific wave numbers of simvastatin, atorvastatin, and rosuvastatin were determined between 4000 cm–1 to 650 cm–1. The Fourier transform infrared spectrophotometric method had been successfully developed and successfully applied to the determination of levels of simvastatin, atorvastatin, and rosuvastatin in marketed tablet preparations containing single active pharmaceutical ingredient. The specific wave numbers of simvastatin, atorvastatin, and rosuvastatin obtained was 1712.7 cm–1; 1660.5 cm–1; and 965.4 cm–1, respectively. The results obtained in the content determination based on the peak height and peak area fulfill the requirements for active pharmaceutical ingredient assay ranging from 90.00% to 110.00%. The developed method has also been validated for accuracy, precision, specificity, linearity, range, limit of detection, and limit of quantitation. Thus, this method can be a valid alternative method, cheap, green, easy, and fast in determination of the levels of simvastatin, atorvastatin, and rosuvastatin in tablet preparations. Keywords : atorvastatin, FTIR, rosuvastatin, simvastatin, tablet
Pembuatan Pelembab Bibir dari Bahan Alam Bagi Masyarakat Kelurahan Pekan Bahorok Zebua, Nilsya Febrika; Nerdy, Nerdy; Razali, Mariany; Ningrum, Siti Rahmi
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 4 No 1 (2025): Edisi Januari 2025 - Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v4i1.1567

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan pelembab bibir berbahan alami sebagai alternatif perawatan bibir yang aman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung pembuatan pelembab bibir. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Pekan Bahorok, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, dengan peserta sebanyak 20 orang yang dibagi dalam dua kelompok. Proses pembuatan pelembab bibir dilakukan menggunakan bahan alami seperti shea butter, beeswax, olive oil, dan cocoa butter. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta kuesioner untuk menilai kepuasan terhadap kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat pelembab bibir dari 70% menjadi 90%, bahan alami yang dapat digunakan mencapai 100%, dan pemahaman tentang penyebab bibir pecah-pecah meningkat menjadi 80%. Selain itu, 90% peserta memahami bahwa pelembab bibir dapat digunakan pada bagian tubuh lainnya. Hasil kuesioner evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa puas dengan pelatihan, dengan 90% menyatakan bahwa media yang digunakan menarik dan materi mudah dipahami. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan masyarakat mengenai pembuatan dan manfaat pelembab bibir berbahan alami serta pentingnya menjaga kesehatan bibir.
THE UTILIZATION OF CORN COB´S CRACKER AS ANTICIPATION OF HARVEST FAILURE FOR ECONOMIC IMPROVEMENT FOR FARMER IN NARIGUNUNG 1 VILLAGE, KARO REGENCY Putra, Effendy De Lux; Yuliasmi, Sri; Prasetyo, Bayu Eko; Zebua, Nilsya Febrika
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2018): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.428 KB) | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v3i2.4123

Abstract

Narigunung 1 village is one of the villages located in Tiganderket District, Karo Regency, and North Sumatra Province. The community in this village consists of 150 heads of households whereby 90% earn a living by farming. The community manages various kinds of horticulture plants, especially vegetables and fruits, i.e. corn. The Geographic Village, which is located near to (± 8 km) the bottom of Sinabung mount, causes people often get crop failures, since the hot wind released from the Sinabung mount. Especially at the dry season, since the village is far from the source of water, therefore only relies on rain drops both for daily needs and for their agricultural lands. Failure of this harvest can reduce the economic welfare level of the community in the village. This community service activity was carried out, with the aim to stimulate the farmers and the community in Narigunung 1 village to make cracker businesses as a means of improving community welfare. The activity was carried out in the form of lectures, discussions, practice of making crackers from corn cobs, dissemination of food additives that were good for health, and the distribution of modules. After this service activity, the community in Narigunung 1 has been able to make crackers by utilizing corn cob which increases the economic value of the corn cob, using a grinding machine as a transfer knowledge of science and technology in the community and gain comprehensive knowledge about additional ingredients that are good for health.
PEMANFAATAN BAHAN ALAM DALAM SEDIAAN LOTION SEBAGAI PELEMBAB KULIT DENGAN MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Sudewi, Sudewi; Zebua, Nilsya Febrika; Dahra, Aminatun; Pasaribu, Indah
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 6, No 2 (2024): APRIL: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v6i2.21917

Abstract

Flavonoid, steroid, dan triterpenoid yang terdapat pada buah pedada (Sonneratia caseolaris (L.) Engl.) baik untuk kulit. Dengan konsentrasi tertentu, buah pedada memiliki kandungan antioksidan, mampu memberikan efek positif, dan tidak mengiritasi kulit. Buah pedada (Sonneratia caseolaris (L.) Engl.) mengandung antioksidan dalam bentuk pekat yang dapat memberikan efek menguntungkan pada tubuh. Kebaruan penelitian karena meneliti tentang pemanfaatan bahan alam sediaan Lotion sebagai pelembab kulit dengan menggunakan spektrofotometri UV-VIS. Tujuan dari penelitian untuk memastikan apakah Lotion untuk kulit dapat dibuat dari ekstrak etanol buah pedada. Metode yang digunakan yaitu eksperimental dengan bahan uji buah pedada sebagai sediaan Lotion pada variasi konsentrasi 1,5%, 2%, 2,5% dan basis Lotion. Pemeriksaan dilakukan berupa skrining, uji homogenitas, uji pH, uji penentuan tipe emulsi, uji stabilitas sediaan, uji iritasi, uji efektivitas kelembaban, uji kesukaan dan uji aktivitas antioksidan dengan menggunakan DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dari buah pedada, (Sonneratia caseolaris (L.) Engl)., dapat dibuat menjadi pelembab kulit jenis emulsi O/W yang stabil, homogen, tidak mengiritasi kulit, homogen, tidak berubah warna, dan stabil. Sediaan terbaik dan terpopuler adalah Lotion (F3) dengan konsentrasi 2,5% yang mempunyai efektivitas kelembaban 84,66%. Sediaan Lotion 1,5% ekstrak etanol buah pedada mempunyai nilai IC50 sebesar 131,24 ppm untuk uji antioksidan, sedangkan sediaan Lotion 2% mempunyai nilai IC50 sebesar 110,05 dengan kategori “sedang”. Kesimpulan bahwa uji antioksidan ekstrak etanol buah pedada mempunyai nilai IC50 sebesar 53,38 ppm dengan kategori kuat. mempunyai nilai IC50 sebesar 92,05, sedangkan sediaan blanko termasuk kategori “tidak aktif” mempunyai nilai IC50 sebesar 645,20 ppm.
PENYULUHAN CUCI TANGAN DAN PEMBERIAN OBAT CACING PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN 068008 KECAMATAN MEDAN TUNTUNGAN Lubis, Salmah Handayani; Nadia, Syarifah; Zebua, Nilsya Febrika; Febrianti, Yessi; Julianti, Ika; Dacci, Kanne; Anggraini, Dea; Suryaningsih, Evi; Siahaan, Ririyen Dessy N
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi cacing ditularkan melalui tanah Soil Transmitted Helminths (STH) termasuk salah satu infeksi yang paling umum di seluruh dunia dengan perkiraan 1,5 miliar orang yang terinfeksi atau 24% dari populasi dunia. Penyakit ini ditularkan dari tangan kotor, kuku, dan jarang cuci tangan yang menyebabkan terselipnya terlur cacing yang dapat masuk ketubuh manusia. Pengabdian Masyarakat dilakukan dengan memberikan penyuluhan di SDN 068008 dengan jumlah sasaran 50 murid. Pemberian Edukasi kepada pada anak-anak menjaga kebersihan tangan dengan cara 6 langkah cuci tangan yang benar dan selalu menggunakan alas kaki serta membiasakan hidup bersih. Penyuluhan dilakukan agar dapat mencegah terinfeksi cacing yang membuat anak-anak menjadi lemah, penurunan imun dan stanting akibat nutrisi diserapnya oleh cacing
Test of Burn Wounds Healing Effects of Collagen From Snakehead Fish (Channa striata) Bone in The Preparation of Cream on Male White Rats (Rattus norvegicus) Hasri, Najwa Miladi; Zebua, Nilsya; Sudewi
Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research Vol. 3 No. 1 (2020): Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/idjpcr.v3i1.3977

Abstract

Abstract. The use of snakehead fish (Channa striata) collagen in cream is an alternative toreduce fish wastes. It has been proved that snakehead fish (Channa striata) contain collagen.This research aims to study the burn wound healing effectivity of bone’s collagen fromsnakehead fish (Channa striata) that is formulated into a cream. This study used theexperimental method with the bone of snakehead fish (Channa striata) as a sample. This studyconsisted of 4 (four) such as isolation of collagen from snakehead fish's (Channa striata) bone,characterization of collagen by analyzing moisture, ash, protein, fat and functional groupanalysis with FTIR, formulation, and evaluations of cream such as organoleptic test,homogeneity test, pH measurement, stability test, and irritation test, and burn wound healingtest in male white rats (Rattus norvegicus) and the result is analyzed using SPSS 22.0 Free trialand One Way ANOVA and Post-Hoc Tukey HSD. The results showed that fish collagen couldbe isolated from snakehead fish (Channa striata) and the yield obtained is 33.3%. The results ofcollagen characterization and evaluation test met the collagen standard requirements. Results ofthe burn wound healing test on male white rats (Rattus norvegicus) showed that K1 burn woundrecovered on day 21, K2 on day 12, K3 on day 15, K4 on day 18, and K5 on day 18.Measurement of burn wound diameter on day 21 showed K1 = 1.20 cm, K2 = 0.15 cm, K3 =0.10 cm, K4 = 0.45 cm, K5 = 0.40 cm. The results of the statistical analysis of burn wounddiameter showed a significant difference p = 0,000 (p <0.05) between each group. K3 showedthe reduction in the burn wound diameter is faster and the smallest, it can be concluded that theoptimal dose of snakehead fish bone’s collagen cream is a concentration of 3%.
Dry Suspension Formulation of Ethanol Extract from Wuluh Starfruit (Averrhoa bilimbi L.) with Arenga Gum as Suspending Agent Zebua, Nilsya Febrika; Syafitri, Yuni; Sudewi; Novriansyah, Reza
Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research Vol. 5 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/idjpcr.v5i1.6910

Abstract

Wuluh starfruit (Averrhoa bilimbi L.) has a sour taste and high water content which makes the fruit easily damaged and has a short shelf life. It is necessary to process wuluh starfruit in order to obtain a product that has a longer shelf life and tastes better without reducing its benefits. The purpose of this study was to determine the wuluh starfruit in the form of ethanol extract can be formulated into a dry suspension dosage form with arenga gum as a suspension which at a certain concentration can be an optimal suspending agent. Based on the results showed that the ethanol extract of wuluh starfruit (Averrhoa bilimbi L.) could be formulated into a dry suspension. The preparation with 0.5% arenga gum as a suspending agent is the best preparation which has a moisture content of 0.46%, stationary angle of 26.48º, flow time of 4.77 seconds, compressibility index of 18%, particle size distribution 152.133μm, viscosity 106.00 cP, pH 4.16 and sedimentation volume 0.55. Data were analyzed using SPSS 26.0 using one-way analysis of variance (ANOVA) test and post hoc Multiple Comprasions Tukey HSD test.
Co-Authors Abdi Wira Septama Afni Saufa Yarda Alizha Aisyah Anggraeini, Dea Anggraini, Dea Anna Juniar Ari Usman Ari Usman, Ari Asih, Fivi Nur Aulia Milda Ayu Lestari, Eka BAKRI, TEDY KURNIAWAN CHRISTICA ILSANNA SURBAKTI Dacci, Kanne Dachi, Kanne dafitri salsabila Dahra, Aminatun Dea Anggraini Dessy Natalia Siahaan Desy Natalia Siahaan Desyandri Desyandri Dewi Hariman, Annisa Effendy De Lux Putra, Effendy De Lux Elviana Elviana, Elviana Ernawaty Ginting Ernawaty Ginting Eva Sartika Dasopang Faisal Yusuf Fanny Rizki Sembiring Febrianti, Yessi Fekbri Yanti Fujiko, Muflihah Hafizurrahman Hafizurrahman Hasri, Najwa Miladi Hidayat, Supran Ika Julianti Tambunan Ika Julianti Tambunan Ira Nofriani JIHAN SAFIRA Julianti, Ika Kanne Dachi Khalisa Khalisa Khoiriyah Khairul Linda Margata Lubis, Salmah Handayani Masrina Prihatini Meutia Indriana Mey Linda Hasibuan Mierza, Vriezka Muflihah Fujiko Muflihah Fujiko Muflihah Fujiko Muflihah Fujiko Muharni Saputri Nadia, Syarifah Nerdy, Nerdy Nia Zulkarnain Ningrum, Siti Rahmi Novriansyah, Reza Nurmala Sari Nurmala Sari Nurul Amalia Nurul Anggraini Nurul karima NURUL KARIMAH Nurul Karimah Panjaitan, M Ridho Pangestu Pasaribu, Indah Peri Aisyah Zubaidi Prasetyo, Bayu Eko Pravil Mistryanto Tambunan Puji Lestari Putri Addina Putri, Ghera Fakhira Qalbiah Nurmilad B Rahma Yulia Rahma Yulia Rahma Yulia Rahmi Ningrum, Siti Razali, Mariany Rina Ridara Riska Julia Safriana Risma Yeni Rosniwaty Br. Bangun Said Haikal Alfajar salmah handayani Lubis Salman Salman Saputri, Muharni Saputri, Muharni Shadiq Suwailim Shelva Filiana Sari Shofian Syarifuddin Siahaan, Ririyen Dessy N Siti Aisyah Siti Arum Widiyanti Siti Arum Widiyanti siti muliani julianty Siti Rahmi Ningrum Siti Raudah Siti Salmiyah Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sudewi Sulika Hati Sumardi Sumardi . Sumardi Sumardi Supomo Supran Hidayat Supran Hidayat Supran Hidayat Supran Hidayat Suprianto Suprianto Suryaningsih, Evi Syafitri, Yuni Syarifah Nadia Syarifah Nadia syarifah nadia maulina Tandra Alexandro Tari Putri Utami Rizki Tari Putri Utami Rizki Tedy Kurniawan Bakri Tedy Kurniawan Bakri Ulpah, Ulpah Virda Widya Pratiwi Vivi Sofia Vonna Aulianshah Vriezka Mierza Yangie Dwi Marga Pinanga Yanti , Fekbri Yessi Febriani Yuliasmi, Sri Zebua, Nilsya Febrika Zebua