Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PELATIHAN ANAKKU SEHAT DAN CERDAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA GURU PAUD HI (Holistik Intergratif) DI KECAMATAN RANTAU SELAMAT KABUPATEN ACEH TIMUR Lina, Lina; Harahap, Meliani Sukmadewi; Ahmad, Aripin; Kasad, Kasad; Emilda, Emilda; Supriyanti, Supriyanti; Helmi, Alfian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.36339

Abstract

Berantas Stunting SEAMEO-REFCON bekerja sama dengan Pemerintah Aceh Timur dan Poltekkes Kemenkes Aceh. SEMEO-REFCON telah melaksanakan sosialisasi dan pelatihan Anakku Sehat dan Cerdas bagi Master of Trainers (MoT) di Kabupaten Aceh Timur dengan menggunkan 9 modul Annakku Sehat dan Cerdas secara during yang diikuti oleh pihak Akademisi dan Pemerintah Aceh Timur dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dari perangkat daerah terkait pengembangan anak usia dini holistik-integratif dalam rangka upaya pencegahan stunting. Tujuan kegiatan pengabdian meningkatkan pengetahuan dan kemandirian guru PAUD HI dalam mengoptimalkan tumbuh kembang balita untuk pencegahan stunting di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2024. Metode: kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk pelatihan yang terdiri dari pembukaan, pretest, penyampaian materi dengan menggunakan 9 modul Annaku Sehat dan Cerdas, postest, penutupan dan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi. Peserta platihan ini guru PAUD HI dan Kader Kesehatan yang ada di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur sebanyak 21 orang. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 4 Oktober 2024 di aula UPTD Puskesmas Rantau Selamat. Hasil : Kegiatan ini terlaksana dengan baik sesuai rencana dengan hasil terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dimana hasil pretest sebanyak 21 orang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 100% dan hasil postest sebanyak 21 orang (100%) memiliki pengetahuan baik. Peserta juga melakukan microteacing dan parentring kepada orang tua anak usia dini (AUD). Pelatihan ini sangat bermanfaat maka perlu ditingkatkan dan dilaksnakan kembali terutama kepada guru -guru PAUD HI dan Kader Kesehatan yang ada di kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur.
PELATIHAN ANAKKU SEHAT DAN CERDAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA GURU PAUD HI (HOLISTIK INTERGRATIF) DI KECAMATAN RANTAU SELAMAT KABUPATEN ACEH TIMUR Lina, Lina; Harahap, Meliani Sukmadewi; Ahmad, Aripin; Kasad, Kasad; Emilda, Emilda; Supriyanti, Supriyanti; Helmi, Alfian
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36650

Abstract

Berantas Stunting SEAMEO-REFCON bekerja sama dengan Pemerintah Aceh Timur dan Poltekkes Kemenkes Aceh. SEMEO-REFCON telah melaksanakan sosialisasi dan pelatihan Anakku Sehat dan Cerdas bagi Master of Trainers (MoT) di Kabupaten Aceh Timur dengan menggunkan 9 modul Annakku Sehat dan Cerdas secara during yang diikuti oleh pihak Akademisi dan Pemerintah Aceh Timur dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dari perangkat daerah terkait pengembangan anak usia dini holistik-integratif dalam rangka upaya pencegahan stunting. Tujuan kegiatan pengabdian meningkatkan pengetahuan dan kemandirian guru PAUD HI dalam mengoptimalkan tumbuh kembang balita untuk pencegahan stunting di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur Tahun 2024. Metode: kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk pelatihan yang terdiri dari pembukaan, pretest, penyampaian materi dengan menggunakan 9 modul Annaku Sehat dan Cerdas, postest, penutupan dan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi. Peserta platihan ini guru PAUD HI dan Kader Kesehatan yang ada di Kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur sebanyak 21 orang. Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 2 sampai 4 Oktober 2024 di aula UPTD Puskesmas Rantau Selamat. Hasil : Kegiatan ini terlaksana dengan baik sesuai rencana dengan hasil terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dimana hasil pretest sebanyak 21 orang memiliki pengetahuan kurang sebanyak 100% dan hasil postest sebanyak 21 orang (100%) memiliki pengetahuan baik. Peserta juga melakukan microteacing dan parentring kepada orang tua anak usia dini (AUD). Pelatihan ini sangat bermanfaat maka perlu ditingkatkan dan dilaksnakan kembali terutama kepada guru -guru PAUD HI dan Kader Kesehatan yang ada di kecamatan Rantau Selamat Kabupaten Aceh Timur.
The Role of Islamic Religious Education in Responding to The Transformation of Adolescent Religiosity in The Digital Era Sajdah, Meilisa; Afifatun, Siti; Ali, M. Makhrus; Supriyanti, Supriyanti
Fitrah: Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53802/fitrah.v6i2.1311

Abstract

This research abstract analyzes the role of Islamic Religious Education in responding to the transformation of religiousness among adolescents in the digital age through a case study at SMAN 1 Kota Bumi Lampung. The objectives of this study are to (1) identify the forms of transformation in adolescent religiosity, (2) analyze the role of Islamic religious education teachers in responding to these changes, and (3) reveal the challenges and opportunities in fostering contextual, moderate religiosity rooted in Islamic values. The research used a qualitative method with a case study approach, involving twelve informants from Islamic Religious Education teachers, deputy principals, and students. The results showed that adolescent religiosity underwent a transformation through changes in religious authority sources and more fluctuating worship practices. Islamic Religious Education teachers played an important role in facilitating critical reflection and mediating between normative Islamic teachings and digital reality. This study is expected to contribute to the development of Islamic Religious Education learning strategies that are relevant to the digital development of adolescents.
Effectiveness of Nursing Care Management Using Digital Education in Improving Dietary Adherence among Patients with Diabetes Mellitus Supriyanti, Supriyanti; Afnina, Afnina; Siti Syafiqah Shada; Elfida, Elfida; Eva Sulistiany
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (JIM-ID) Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisplin Indonesia (JIM-ID), December 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease that requires long-term management, particularly with regard to dietary regulation. Dietary adherence remains one of the major challenges among patients with DM, as it is influenced by multiple factors, including knowledge, motivation, and continuous support from health care professionals. Advances in digital technology have created new opportunities for delivering health education in a more flexible and sustainable manner. This study aimed to analyze the effectiveness of nursing care management supported by digital education on dietary adherence among patients with Diabetes Mellitus in Langsa City, Aceh Province. This study employed a quasi-experimental design using a pretest–posttest approach with a control group. A total of 60 patients with type 2 Diabetes Mellitus were recruited and assigned to either an intervention group or a control group. The intervention consisted of digital education delivered through WhatsApp and visual educational materials over a 14-day period. Dietary adherence was assessed using the Summary of Diabetes Self-Care Activities (SDSCA) questionnaire. The results demonstrated a statistically significant improvement in dietary adherence scores in the intervention group compared with the control group (p < 0.05). These findings indicate that digital education integrated into nursing care management is effective in improving dietary adherence among patients with Diabetes Mellitus. Therefore, digital education may serve as an alternative strategy in nursing practice to support the sustainable management of Diabetes Mellitus.
Capacity Building of Principals and Islamic Education Teachers on SPMI Implementation in North Lampung Supriyanti, Supriyanti; Supriadi Wijaya; Siti Rukayat; Sri Setiyoningsih; Adil Muhammad Toyib
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v6i2.8407

Abstract

This mentoring program aimed to enhance principals’ and teachers’ understanding and practical skills in implementing the Internal Quality Assurance System (SPMI) in Islamic Religious Education (PAI) learning, thereby fostering a quality culture grounded in Islamic values. The program was motivated by the low level of SPMI understanding and implementation in schools in North Lampung Regency, where PAI learning had largely been administrative and had not sufficiently addressed students’ character and value development. The activity was designed as a participatory, mentoring-based community service program involving 10 school principals and 25 PAI teachers from six public secondary schools, and was conducted over three months. The mentoring was implemented through four stages: socialization of SPMI and the PPEPP cycle, technical training on quality-based learning documents, field mentoring during classroom implementation, and monitoring and evaluation. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding of SPMI and the PPEPP cycle. Teachers were able to develop value-based learning documents, apply reflective learning strategies, and implement character-oriented evaluation, while principals demonstrated stronger leadership as drivers of school quality culture. This mentoring also strengthened collaboration among principals, teachers, and supervisors in implementing an integrative and contextual SPMI. In the long term, this program contributes to the development of a sustainable quality assurance system for Islamic education. It offers a replicable mentoring model for other regions with similar educational contexts
Mentoring the Development of PAI Quality Assurance Modules Based on Local Wisdom at STAI Ibnurusyd Kotabumi Safroni, Azmi; Suraji, Suraji; Rupiah, Rupiah; Fitriyani, Rika; Supriyanti, Supriyanti
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 6 No. 2 (2025): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v6i2.8618

Abstract

This community service program aimed to improve lecturers’ competence in developing a local wisdom-based Islamic Religious Education (PAI) quality assurance module at STAI Ibnurusyd Kotabumi. The program employed a participatory mentoring approach involving 10 participants, consisting of PAI lecturers, the Quality Assurance Institute (LPM), study program leaders, and a local community representative. Activities were conducted through socialization, training, workshops, intensive mentoring, and evaluation, with data collected using participant observation, interviews, and document analysis, and analyzed qualitatively. The main problem addressed was the existing quality assurance module, which was normative, culturally non-contextual, and lacked operational quality indicators. The results showed an increase in lecturers’ conceptual understanding of local wisdom-based quality assurance, reflected in the successful formulation of contextual quality indicators integrating values of cooperation, deliberation, politeness, and religiosity. The main output of the program was a locally developed, wisdom-based PAI quality assurance module, validated by LPM. Practically, the module serves as an institutional reference for planning, implementing, and evaluating PAI learning, strengthens lecturers’ professionalism, and supports the development of a culturally responsive quality culture in Islamic higher education, particularly in the socio-cultural context of North Lampung.
Digitalization Training for Early Childhood Education Teachers' Learning Media through the Smart Media Program in North Lampung (Video, Animation, Educational Games) Fath, Dahlawi; Hasanah, Sri; Sholihin , Ahmad; Westika, Rika; Supriyanti, Supriyanti
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 7 No. 1 (2026): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v7i1.8627

Abstract

The Smart Media Program in North Lampung was implemented to address low digital literacy and limited use of technology-based learning media among early childhood education (PAUD) teachers. This program aims to improve teachers' digital competence in developing educational videos, simple animations, and child-friendly educational games that align with the characteristics of early childhood learning. The program involved 25 PAUD teachers from institutions under the Harapan Umi Foundation and was implemented over six days through stages of socialization, training, workshops, mentoring, and evaluation. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. The service results showed that teachers produced 42 digital learning products, including 18 educational videos, 14 simple animations, and 10 interactive educational games, which were directly implemented in classroom learning. The program improved teachers' technical skills, creativity, and confidence while fostering a more engaging, interactive learning environment. Improved focus, participation, and enthusiasm were observed in children, along with strengthened collaboration between teachers. These findings indicate that the Smart Media Program effectively improves the digital literacy and professional competence of PAUD teachers and offers a sustainable model for early childhood teacher development.
PENGARUH PEMBELAJARAN PAI DAN KEDISIPLINAN BERIBADAH TERHADAP KARAKTER ISLAMI SISWA Supriyanti, Supriyanti
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v1i1.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran PAI dan kedisiplinan beribadah terhadap karakter Islami siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa SD Negeri 105337 Pantai Labu Pekan sebanyak 157 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 60 siswa. Instrumen pengumpulan data adalah bentuk tes pilihan berganda, yaitu Pretest & Posttest, dan angket bentuk skala. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, adanya pengaruh pembelajaran PAI terhadap karakter Islami siswa. Sehubungan dengan itu, terdapat pengaruh antara pre-test dan post-test pembelajaran PAI terhadap karakter Islami siswa adalah 57%. Kedua, adanya pengaruh kedisiplinan beribadah terhadap karakter Islami siswa. Sehubungan dengan itu, terdapat pengaruh antara pre-test dan post-test kedisiplinan beribadah terhadap karakter Islami siswa adalah 40%. Ketiga, adanya pengaruh pembelajaran PAI dan kedisiplinan beribadah terhadap karakter Islami siswa. Sehubungan dengan itu, terdapat pengaruh antara pre-test dan post-test pembelajaran PAI dan kedisiplinan beribadah terhadap karakter Islami siswa adalah 21%.