Claim Missing Document
Check
Articles

Kecernaan in Vitro Kulit Kacang Tanah Terfermentasi Dengan Effective Microorganism (Em-4) Dan Ragi Tempe Dalam Cairan Rumen Kambing Peranakan Etawa Hukusmu Irama; Widhi Kurniawan; Andi Murlina Tasse; Fuji Astuty Auza
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 4, No 1 (2022): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v4i1.23549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fermentasi dari bahan pakan kulit kacang tanah yang difermentasi dengan campuran EM-4 dan ragi tempe secara in vitro menggunakan cairan rumen kambing peranakan etawa. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 macam perlakuan dan masing-masing perlakuan terdiri atas 4 ulangan sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Perlakuan terdiri dari P1= Tanpa Fermentor, P2 = Fermentasi dengan 46% v/b EM4 Tanpa Ragi Tempe, P3 = Fermentasi dengan 46% v/b EM4 dan 8% b/b Ragi Tempe, P4 = Fermentasi dengan 46% v/b EM4 dan 10% b/b Ragi Tempe, P5 = Fermentasi dengan 46% v/b EM4 dan 12% b/b Ragi Tempe. Variabel yang diamati yaitu Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik, Derajat Keasaman (pH), Konsentrasi N-NH3, dan Produksi Asam Lemak Terbang ( Volatile Fatty Acid). Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi 46% EM-4 v/b dan ragi tempe 12% b/b sebagai fermentor dapat meningkatkan kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik kulit kacang tanah fermentasi  namun masih berada di bawah nilai kecernaan minimum dan kadar pH, konsentrasi N-NH3, dan produksi VFA total rumen dalam kondisi normal untuk mendukung proses fermentasi pakan yang baik dalam rumen kambing PE.
Efektivitas Penambahan Filtrat Jus Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terfermentasi sebagai Acidifier dalam Air Minum terhadap Bobot dan Panjang Usus Ayam Broiler dengan Kepadatan Kandang yang Berbeda Rini Paembonan; Andi Murlina Tasse; Fuji Astuty Auza
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 11, No 1 (2026): Agrovital Volume 11, Nomor 1, Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v11i1.7171

Abstract

Kajian tersebut memiliki tujuan dalam menganalisis pengaruh penambahan filtrat jus belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) terfermentasi untuk acidifier pada air minum dalam bobot serta panjang usus ayam broiler dengan kepadatan kandang yang berbeda. Studi tersebut telah dilakukan mulai bulan pada Laboratorium Unit Ternak Unggas Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo. Kajian ini memfungsikan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial, melalui 6 kombinasi perlakuan serta 3 ulangan. Perlakuan meliputi A1 (2,5 ml filtrat jus belimbing wuluh terfermentasi dalam 1000 ml air minum), A2 (3 ml filtrat jus belimbing wuluh terfermentasi dalam 1000 ml air minum), ( B1= kepadatan kandang 8 ekor, B2= kepadatan kandang 10 ekor, B3= kepadatan kandang 12 ekor). Hasil pendataan yang didapatkan kemudian dilakukan analisis melalui Analisys of variance (ANOVA) serta kemudian dilaksanakan pengujian dengan teori uji Duncan. Kajian tersebut menghasilkan penemuan apabila dengan adanya tambahan filtrat jus belimbing wuluh Serra kepadatan kandang yang berlainan tidak memberikan pengaruh secara jelas pada bobot relatif duodenum, jejunum, ileum dan panjang relatif jejunum. Sedangkan perlakuan yang memberikan pengaruh nyata hanya terlihat pada panjang relatif duodenum dan ileum. Rataan bobot relatif duodenum, jejunum dan ileum, yang diperoleh secara urut, yang mencapai 0,4%-0,6%, 0,8%-1,1%, 0,3%-0,5%, dan panjang relatif duodenum, jejunum, dan ileum berturut-turut sebesar 2,2%-3,6%, 4,3%-6,2%, 2,2%-3,4%. Perlakuan terbaik pada kepadatan kandang B3 sebesar 3,2 dan 3,6 ekor. Keywords : Ayam Broiler; Filtrat Belimbing Wuluh; Bobot usus; Panjang Usus
Technical Instructions for Utilizing Chicken Waste as A Bokashi Organic Fertilizer in Lepo-Lepo Village, Barug a District, Kendari City Fuji Astuty Auza; Rusli Badaruddin; Hairil Azulyatno Hadini; Natsir Sandiah; Andi Murlina Tasse; Rahim Aka
International Journal Of Community Service Vol. 2 No. 2 (2022): May 2022 (Indonesia - Malaysia)
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v2i2.92

Abstract

Increasing the population of chickens nationally and regionally will increase the waste generated. If the waste is not managed properly, it has the potential to cause environmental pollution, especially from manure that is produced by livestock every day. Livestock rearing produces a lot of waste/manure which is abundant and has not been used properly by the community. Chicken is one of the animals or livestock whose livestock manure contains nutrients and organic matter which is quite high and has the potential to produce organic fertilizer which is needed for the maintenance of soil fertility. Organic fertilizers produced from the fermentation of organic materials such as compost and manure using the help of effective microorganism technology (EM4) are known as bokashi. The purpose of this activity is to provide guidance and counseling in managing and utilizing chicken manure waste as organic bokashi fertilizer as well as providing economic benefits and benefits to farmers/breeders. The activity approach method is carried out by (1) lectures and discussions about the prospects and benefits obtained from chicken manure processing technology, (2) demonstrations in providing in-depth understanding and introduction of ingredients used in the manufacture of organic bokashi fertilizer, (3) the practice of making organic bokashi fertilizer using EM4 technology. The counseling material presented received a positive response and the participants were quite enthusiastic, considering that so far, the manufacture of fertilizers has been carried out without a touch of technology. It was concluded that the practice of making organic bokashi fertilizer in addition to increasing livestock production can also increase the income of farmers from the sale of organic bokashi fertilizer.
- Strategi Pengembangan Sapi Perah LEISA Berkelanjutan di Kabupaten Kolaka Timur Nur Santy Asminaya; Fuji Astuti Auza; Dian Agustina; Musram Abadi; Andi Murlina Tasse; Fahri Akbar
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.12142

Abstract

This study aims to formulate a strategy for sustainable dairy cattle development using the LEISA (Low External Input Sustainable Agriculture) production approach in East Kolaka Regency, Southeast Sulawesi. The study was conducted in Lalolae and Ladongi Districts, which were purposively selected as dairy cattle development areas. Primary data were collected through interviews, observation, and documentation, while secondary data were obtained from relevant institutions. Data analysis used the IFE, EFE, IE, SWOT, and QSPM matrices. The results showed that the IFE (3.54) and EFE (3.70) values were in a strong internal position and a supportive external environment, placing the dairy cattle business in Quadrant I of the IE matrix. This position reflects a "growing and building" condition, thus requiring an intensive development strategy. The SWOT analysis produced several alternative strategies, while the QSPM results indicated that increasing production capacity and strengthening farmer institutions were the main priorities. Sustainable LEISA-based dairy cattle development in East Kolaka Regency can be achieved through optimizing local production resources, empowering institutions, and increasing collaboration between farmers, the government, and the private sector. It is concluded that the dairy farming sector in this region has high potential to be developed within an intensive and growth-oriented development framework.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aang Baitul Mizan Abda Abda Achmad, Diska Bintayani Afyudi, Bobby Aldri Frinaldi Amiluddin Indi Amiludin Indi Ananda, Siti Hadrayanti Arjuna, Deni AS Aku, AS Asma Bio Kimestri Asma Bio Kimestri Asmawati Asmawati Asnawar, Asnawar Asnia wati Asri Puspita Wardhani Astriana Napirah Damhuri Damhuri Dedem Sutopo Dedu, La Ode Arfan Deki Zulkarnain Diah Reni Asih Dian Agustina Dian Agustina Elvanuddin Elvanuddin Fadli Ma’mun Pancar Fahri Akbar Fanny Yulia Irawan Firman Nasiu Firman Nasiu Firman Nasiu Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrianingsih Fitrinaingsih, Fitrinaingsih Fuji Astuti Auza Fuji Astuty Auza Gandri, La Gerhana, Gerhana H. Hafid Hamdan Has Hamdan Has Harapin Hafid H. Hery Supratman Hukusmu Irama I Nengah Riko Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ildayani Indi, Amiludin Indra Muhamad Irma Irma Isnaeni, Purnaning Dhian Israwati Israwati Jabuddin, La Ode Kimestry, Asma Bio Kundarita, Kundarita Kuswati Kuswati La Malesi La Ode Arsad Sani La Ode Muhamad Munadi La Ode Nafiu Lili Darlian Lukman Yunus, Lukman M. Aslan, La Ode Manginsi, Wa Ode Jumiarni Mardianto Mardianto Mardin, Mardin Marni Marni Marnitasari, Marnitasari Mashudi Mashudi Melki Marsaban Muh. Rusdin Muhamad Azwar Syah Muhammad Amrullah Pagala Muhammad Idrus Muhammad Iksan Munira Munira Munirwan Zani, Munirwan Musram Abadi Napirah, A. Natsir Sandiah Nur Asni Nur Santy Asminaya Nuraenih Nuraenih Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurhinaya, I Purnaning Dhian Isnaeni Purnaning Dhian Isnaeni Putu Nara Kusuma Prasanjaya Rachmita Dewi S. Toba Rahmad Fani Ramadhan Rini Paembonan Rusli Badaruddin Safitri Safitri Sakti, Abdul Salido, W. L. Salomina Sambolinggi Salomina sambolinggi, Salomina Samsuddin Samsuddin Sari Sari Sarno Sarno Sensu, La Setiawati, Indra Rahayu Siti Hadrayanti Ananda Siti Kholifah Sitti Isyqzamiyah Surahmanto Surya Cipta Ramadhan Kete Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin Syamsuddin TAKDIR SAILI Toba, R. D. S. Toba, Rachmita Dewi S. Vidya Batara W. Kurniawan Wa Laili Salido Wijaya, Andarias Julias Yamin Yaddi