Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGGUNAAN METODE MATERNAL REFLEKTIF (MMR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK TUNARUNGU DI TK SLB PANGUDI LUHUR Lathipah Hasanah
Irfani (e-Journal) Vol. 18 No. 1 (2022): Irfani (e-Journal)
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/ir.v18i1.2375

Abstract

Children with hearing impairement have difficulty communicating because of the language limitations so they will use sign language to communicate. Reflective Maternal Method (MMR) is one of the teaching methods that are expected to develop language skills especially for children with hearing impairment so it can communicate using oral language. The main focus of the study consisted of: (1) How the children speech ability and (2) How is the procedure of using Reflective Maternal Method (MMR). The research method used literature study and field study by observing the learning process in the class of children with hearing impairement using the Reflective Maternal Method (MMR). This research involves children with age range 6-8 years in SLB Pangudi Luhur Kindergarten, Jakarta which consists of 12 people. To illustrate the situation that occurred in the subject of research, this study used a qualitative approach. Research data collected in the form of observation, interview, and documentation data. From the results of this study, it is known that the Reflective Maternal Method (MMR) have a role in developing speech skills in children with hearing impairment. Based on the results of field studies, it can be described that the use of Reflective Maternal Method (MMR) in SLB Pangudi Luhur includes the following stages: (1) Preparation, (2) Integrated Speech, (3) Week Board, (4) Conversation, (5) Visualization, (6) Visualization Processing, (7) Copy visualization, and (8) Reading speech utterance. Keywords: Reflective Maternal Method (MMR), Speech Ability, Children with Hearing Impairement
PERBANDINGAN GAGASAN KURIKULUM PAUD: STUDI LITERATUR ATAS PEMIKIRAN PARA TOKOH PENDIDIKAN Lathipah Hasanah; Anisa Nur khalifah; Raudhatul Jannah; Sofwa Nadia; Jacinda, Syahlaa Isaura
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v4i2.5905

Abstract

Latar belakang: Kurikulum berperan penting dalam mengarahkan proses pendidikan sesuai dengan tujuan dan kebutuhan peserta didik. Beragam tokoh pendidikan telah mengembangkan pendekatan kurikulum berdasarkan filosofi dan teori yang berbeda. Dalam konteks Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pemikiran mereka menjadi acuan penting untuk menciptakan pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pandangan para pemikir dalam dunia pendidikan mengenai pengembangan kurikulum bagi Pendidikan Anak Usia Dini, di antaranya Maria Montessori, Sylvia Ashton Warner, Caroline Pratt, Constance Kamii dan Rheta DeVries, Carl Bereiter, serta Siegfried Engelmann. Metode: Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi literatur, yaitu dengan mengkaji buku, artikel, serta dokumen akademis yang berkaitan. Hasil:Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan signifikan dalam pendekatan yang dikembangkan oleh para tokoh tersebut, seluruh pandangan tersebut memiliki kontribusi penting dalam pengembangan kurikulum PAUD. Variasi pendekatan ini mencerminkan kompleksitas kebutuhan anak usia dini, baik dari aspek perkembangan intelektual, sosial, emosional, maupun moral. Perbedaan pandangan tersebut tidak bersifat saling menghalangi, tetapi saling melengkapi.
REVOLUSI PEMBELAJARAN PARADIGMA BARU: UPAYA MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU-GURU PAUD DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (IKM) DI KABUPATEN BOGOR Hasanah, Lathipah; Kusumah, Fuji Hernawati; Putri, Sepiana Permana
Transformasi dan Inovasi : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpm.v5n2.p65-76

Abstract

Curriculum is a key component in the development of education and the learning process in schools. The curriculum is designed to facilitate and improve the quality of learning at every level of education. However, several issues have arisen from the implementation of the Merdeka (Independent) Curriculum, including teachers not yet understanding the curriculum, which is now increasingly being implemented by early childhood education institutions (PAUD), never having received training or socialization about its implementation, and difficulties in achieving learning objectives in the classroom. The purpose of this community service activity is to enhance the competencies of PAUD teachers to enable them to develop teaching modules that align with students' needs and potential, optimize play activities as a learning method, and apply deeper assessments. The method used is action research, which consists of several steps: planning, observing, acting, and reflecting. Based on the results of the teacher satisfaction questionnaire, it can be seen that the five core materials provided (a) new learning paradigms, (b) the preparation of unit-level curricula, (c) learning outcomes, (d) assessments and learning, and (e) projects to strengthen the Pancasila student profile were well understood. Meanwhile, the results of pre-tests and post-tests also showed a significant increase in knowledge competencies, with participants scoring 25% in the pre-test and 77% in the post-test.Thus, this shows that the community service activity for implementing the Merdeka Curriculum in Bogor Regency significantly improved the competencies of PAUD teachers.
STRATEGI GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DI PAUD Hasanah, Lathipah; Ramadhany, Lasya Cheryl; Safitri, Azwa Eka; Nabilah, Vivi; Abdullah, Syaima
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5142

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kurikulum ini menekankan pembelajaran berpusat pada anak, serta memberi fleksibilitas bagi guru untuk merancang kegiatan belajar sesuai karakteristik anak dan konteks lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai literatur seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah terkait strategi guru dan implementasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sentral dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif melalui penyesuaian perangkat ajar, pembelajaran berbasis proyek yang mengacu pada Profil Pelajar Pancasila, serta pendekatan kontekstual dan fleksibel. Keberhasilan implementasi kurikulum juga didukung oleh Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang disusun secara terstruktur, meliputi visi dan misi, tujuan pembelajaran, struktur kurikulum, kalender pendidikan, silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Komponen tersebut disusun berdasarkan prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efisiensi, dan efektivitas. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi guru yang tepat, dengan dukungan KSP yang terarah, dapat mengoptimalkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di PAUD untuk membentuk karakter dan kecakapan hidup anak sejak dini.
STRATEGI GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM MERDEKA DI PAUD Hasanah, Lathipah; Ramadhany, Lasya Cheryl; Safitri, Azwa Eka; Nabilah, Vivi; Abdullah, Syaima
Pelangi: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 7 No 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v7i2.5142

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kurikulum ini menekankan pembelajaran berpusat pada anak, serta memberi fleksibilitas bagi guru untuk merancang kegiatan belajar sesuai karakteristik anak dan konteks lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan mengkaji berbagai literatur seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah terkait strategi guru dan implementasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sentral dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif melalui penyesuaian perangkat ajar, pembelajaran berbasis proyek yang mengacu pada Profil Pelajar Pancasila, serta pendekatan kontekstual dan fleksibel. Keberhasilan implementasi kurikulum juga didukung oleh Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang disusun secara terstruktur, meliputi visi dan misi, tujuan pembelajaran, struktur kurikulum, kalender pendidikan, silabus, dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Komponen tersebut disusun berdasarkan prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efisiensi, dan efektivitas. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi guru yang tepat, dengan dukungan KSP yang terarah, dapat mengoptimalkan pelaksanaan Kurikulum Merdeka di PAUD untuk membentuk karakter dan kecakapan hidup anak sejak dini.
KEMAMPUAN PENGENALAN GEOMETRI MELALUI KEGIATAN BERMAIN BALOK ANAK USIA 5-6 TAHUN Hasanah, Lathipah; Agung, Shinta
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v1i2.12873

Abstract

The purpose of this research is to improve the ability of introduction of geometry in the 5 to 6 year old children  through blocks playing activities. The subject of this research is children in grade B, RA Al-Watoniyah 16 Rawa Terate Cakung, East Jakarta. The method uses classroom action research. This research uses qualitative and quantitative approach according to Kemmis model which consists of four stages: planning, action, observation and reflection. The average score obtained in pre intervention is  35.90%. Based on these results, interventions must be taken through blocks playing activities. After doing intervention in cycle I, the results obtain an average score of 61.52%. Then intervention in cycle II obtains an average score of 80.97%. Based on the results of research that has been implemented, blocks playing activities can improve the ability children to introduction geometry effectively. Furthermore, this activity also can improve the moral, cognitive, social emotional, language and motor development.
IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) PADA PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI TAMAN KANAK-KANAK Hasanah, Lathipah
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v5i2.36944

Abstract

This research aims to describe the implementation of the Pancasila Student Profile (P5) strengthening project in the driving school program. This research uses qualitative methods with a case study type. The data collection techniques used were interviews, observations, and documentation. In this study, researchers interviewed five driving school principals and 10 teachers at driving schools. Researchers also observed the implementation of the Pancasila Student Profile strengthening project activities in five driving schools. The five driving schools that were the data sources for this research are: Marsudirini Kindergarten, Amanah Bangsa Kindergarten, Assuryaniyah Islamic Kindergarten, Prima Sakinah Kindergarten, and An Nur Islamic Kindergarten. The results of this study indicate that the implementation of the Pancasila Student Profile (P5) strengthening project in the driving school program emphasizes the importance of holistic competency development. Six competency dimensions include (a) having faith and piety in God Almighty and having noble character, (b) global diversity, (c) mutual cooperation, (d) independence, (e) critical reasoning, and (6) creativity. Meanwhile, the process of internalizing the Pancasila Student Profile character in the project approach carried out by teachers in the driving school program goes through several stages related to teacher skills in: (a) acquiring knowledge, (b) improving skills, (c) developing dispositions, (4) developing feelings, (5) stimulating social-emotional abilities, and (6) fostering children's character.
Gagasan Kurikulum PAUD Menurut Perspektif Ahli Hasanah, Lathipah; Putri, Luthfiah Maharani; Haris, Ananda Noorbana; Juninda, Puja Putri; Najiah, Faridhotun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15188

Abstract

Tujuan peneliti ini adalah untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang berbagai gagasan dan pendekatan yang diusulkan oleh para ahli dalam pengembangan kurikulum PAUD. Ini dapat mencakup berbagai teori, model, dan strategi yang telah diusulkan oleh para pakar di bidang tersebut. Tujuan lainnya adalah untuk mengembangkan model atau kerangka kerja yang dapat digunakan sebagai pedoman bagi pengembang kurikulum PAUD dalam merancang kurikulum yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Peneliti dapat melakukan studi literatur secara komprehensif untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai artikel, buku, jurnal, dan publikasi lainnya yang membahas tentang gagasan kurikulum PAUD dari para ahli. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami berbagai pandangan dan pemikiran yang ada di bidang tersebut. Pentingnya Kurikulum PAUD adalah seperangkat rencana dan pengaturan, mengenai bahan ajar serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran PAUD. Kurikulum PAUD tidak hanya menyangkut sisi akademik tetapi juga psikologis dan medis karena siswa paud adalah anak dibawah lima tahun, aspek perkembangan anak dibagi dalam beberapa tahap yaitu 0-2 tahun 2- 4 tahun dan 4-5 tahun sehingga kurikulumnya harus disesuaikan dengan perkembangan anak. Standar kompetensi merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh anak didik dalam suatu bidang pengembangan. Kesimpulan dari jurnal yang kelompok kami diskusikan yaitu membahas kurikulum kurikulum yang sesuai dengan para ahli, bahwa kurikulum PAUD haruslah didasarkan pada pemahaman mendalam tentang anak-anak sebagai individu yang aktif dalam proses belajar mereka. Mereka menekankan pentingnya lingkungan yang mendukung, materi pembelajaran yang relevan, serta peran guru sebagai pengamat dan fasilitator. Selain itu, mereka memperhatikan perlunya ada pendekatan, yang mengakui perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak-anak.
Ragam Model Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini Hasanah, Lathipah; Alfilail, Safira Nur; Rahmawati, Ria; Khairunnisa, Ananda; Munawaroh, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.15234

Abstract

Penelitian ini mengkaji ragam model pembelajaran dalam konteks pendidikan anak usia dini. Melalui analisis terhadap berbagai model yang telah dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pendekatan-pendekatan yang efektif dalam proses pembelajaran anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan melibatkan tinjauan literatur terhadap berbagai model, serta analisis komprehensif terhadap keunggulan, tantangan, dan implikasi praktis dari masing-masing model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap model memiliki kelebihan uniknya sendiri dalam mempromosikan perkembangan holistik anak usia dini. Penelitian ini juga mengidentifikasi strategi integrasi model pembelajaran sebagai pendekatan yang potensial untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup rekomendasi bagi praktisi pendidikan untuk mempertimbangkan keberagaman model pembelajaran dalam merancang program pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan anak secara menyeluruh.
Merancang Pembelajaran dengan Menerapkan Metode-Metode Pembelajaran Kreatif dan Bermakna untuk Anak Hasanah, Lathipah; Zahir, Pelangi Nur Ilahi; Handyanti, Destyana Lyra; A’yuna, Hasna Qurrota; Anggraini, Selvi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang kreatif dan bermakna dapat meningkatkan motivasi belajar, partisipasi siswa, dan pemahaman konsep siswa. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran guru dan pendidik tentang pentingnya merancang pembelajaran dengan cara yang kreatif dan bermakna serta responsif terhadap perkembangan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Artikel ini mengupas tentang konsep dan penerapan metode pembelajaran yang menumbuhkan kreativitas siswa sekaligus memastikan bahwa pembelajaran mempunyai makna yang mendalam. Pendekatan ini menggabungkan unsur-unsur seperti proyek berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, dan teknologi pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang merangsang imajinasi dan pemecahan masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa tetapi juga memperkuat pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Dengan menggunakan metode pembelajaran yang kreatif dan bermakna, pendidik dapat membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Co-Authors Abdullah, Syaima Adha, Muhammad Fiqih Nur Agung, Shinta Aisyah Amalia Khoirul Amini Aisyah Amalia Khoirul Amini, Alfilail, Safira Nur Alfina Fatwa Khasanah Alifia Sekar Kinasih Alya Shafira Anggraini, Selvi Anisa Nur khalifah Anisa Rizqi Rahmatillah Anjani, Haike Syehri Atania Karima Aulia, Frida Auriza, Nasywa A’yuna, Hasna Qurrota Baiq Sabilla Berliana Banowati, Isna Budiani, Nursalma Putri Catur Wulandari Dede Rina Utariah Dina Sopariah Fadhila, Qonita Nur Falliza Aristy Intan Farida Azzahrah Anwar Fariha Maula Fathul Habib Sholeh Fauziah, Nabila Zahra Febriyanti, Uzi Fauziyah Fikriah, Atsilah Fina Hayati Fitri Laelatul Mar'ah Fitri, Leni Fuji Hernawati Kusumah Fulkiya Hidayah Gazanovva Berlian Handyanti, Destyana Lyra Hanum, Sayyidah Nafisah Haris, Ananda Noorbana Hasanah, Fathiyah Hayati, Nurhaliza Triana Ika Nurul Amalia Jacinda, Syahlaa Isaura Juninda, Puja Putri Khairunnisa, Ananda Kotrun Nada Laili Shodiqoh Lia Humairoh Lusi Dwi Shakira Marisah Tasha Sabrina Maylani, Wina Ma’rifah, Deniz Munjida, Siti Muthia Ambar Wulan Nabila Khairunnisa Nabilah, Vivi Nabilla, Ananda Reyva Nadine Bong Naila Fakhira Nailul Azizah Najiah, Faridhotun Nasywa Tuffahaty Nur Hikmah Nur Husna Nurhasanah, Aini Nurul Asyifa Julia Nurul Bahi Nurul Bahi Nurul Izzati Nurul Saputri Nurvianti Nurvianti Prastica, Aulia Putri Fauziah Putri, Adinda Maharani Juanda Putri, Luthfiah Maharani Putri, Sepiana Permana Qonitatul Wahidah Rachman, Syahnas Alya Ragita Cahyantika Ramadhany, Lasya Cheryl Ratu Nur Aisyah Sri Winarti Raudhatul Jannah Refa Firasyan Nada Ria Rahmawati Rifati, Muthi’ah Riza Dwi Puspa Rizkah Khodijah Ryanka, Raychikal Putri Safitri, Azwa Eka Safitri, Safila Putri Salsabila, Nazua Salwa, Auliya Nabilah Sekar Prameswari Shafa Fitriyani Shinta Amalia Hediyanti Siti Alfina Nazmi Siti Munawaroh Siti Nurul Kholisoh Siti Salwa Siti Salwa Sofwa Nadia Syaharani, Trista Afifah Syahrani, Suci Thalita Julia Tussadiyah, Halimah Wirdatunnabilah Zahir, Pelangi Nur Ilahi ‘Aisy, Rayi Roghadatul