Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Inovasi dan Tujuan Pembelajaran di PAUD : Implementasi Kurikulum Anak Usia Dini dengan Pendekatan Montessori Salwa, Auliya Nabilah; Anjani, Haike Syehri; Nabilla, Ananda Reyva; Safitri, Safila Putri; Hasanah, Lathipah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam membantu anak-anak mengembangkan kemampuan dasar dan keterampilan yang diperlukan untuk keberhasilan dimasa depan. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan PAUD, inovasi dalam kurikulum dan pendekatan pembelajaran menjadi sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep metode pembelajaran Montessori, biografi serta sejarah seorang Maria Montessori, kelebihan dan kekurangan dari kurikulum Montessori, tujuan utama pada kurikulum Montessori, dan implementasi kurikulum Montessori dalam satuan lembaga pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian library research dengan metode studi kepustakaan. Maria Montessori, seorang dokter wanita Italia pada tahun 1870. Menurut filsafat Dr. Montessori anak-anak belajar dengan baik dalam lingkungannya yang menekankan pembelajaran berbasis kebebasan anak-anak. Tujuan kurikulum Montessori yaitu untuk membantu anak dalam mengembangkan potensi mereka secara menyeluruh baik dari secara fisik, sosial, emosional, dan intelektual nya. Suatu lembaga pendidikan perlu memberikan lingkungan belajar yang struktur namun bebas. Implementasi model pembelajaran Montessori didasarkan pada tiga area dasar keterlibatan yaitu, pendidikan praktis atau gerak motorik, materi sensorik, materi akademik.
Model Kurikulum Penddikan Anak Usia Dini di Negara Berkembang (Negara Mayoritas Muslim dan Non Muslim) Fikriah, Atsilah; Adha, Muhammad Fiqih Nur; Ryanka, Raychikal Putri; Banowati, Isna; Hasanah, Lathipah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dasar penelitian ini merujuk pada pentingnya mengembangkan model kurikulum pendidikan anak usia dini yang komprehensif untuk negara-negara berkembang, dengan fokus pada negara-negara mayoritas Muslim dan non-Muslim. Model ini dirancang untuk mengatasi segala tantangan atau pun peluang unik yang dihadapi negara-negara tersebut dalam menyediakan pendidikan berkualitas bagi anak-anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif library, yaitu Tinjauan perpustakaan yang komprehensif atas literatur yang relevan mengenai pendidikan anak usia dini, dengan fokus pada negara-negara berkembang dan pendidikan anak usia dini di negara-negara mayoritas Muslim dan non-Muslim. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan yang sensitif secara budaya dan spesifik konteks diperlukan untuk mengatasi beragam kebutuhan anak-anak di negara-negara berkembang. Model yang diusulkan mengintegrasikan unsur-unsur penting seperti pembelajaran berbasis bermain, dan partisipasi orang tua untuk memastikan pelaksanaan program pendidikan anak usia dini yang efektif. Penelitian ini memberi. memberikan kontribusi terhadap pengetahuan yang ada tentang pendidikan anak usia dini dengan mengembangkan model yang praktis dan dapat disesuaikan untuk digunakan dalam berbagai konteks budaya dan sosial ekonomi.
Pentingnya Pengajaran Kisah-kisah Nabi dalam Kurikulum TK: Membentuk Kesadaran Agama dan Moral Anak Hasanah, Lathipah; Fitri, Leni; Fadhila, Qonita Nur; Rifati, Muthi’ah; Ma’rifah, Deniz
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang nilai-nilai agama dan moral dengan mengajarkan anak usia dini cerita tentang nabi. Tujuan lainnya adalah untuk mengajarkan anak nilai-nilai moral, sila dan ajaran agama. Dalam penelitian ini, digunakan metode penelitian kepustakaan. Penelusuran pustaka merupakan langkah awal dalam menyiapkan kerangka penelitian (research design) untuk memperoleh informasi sejenis, memperdalam kajian teori, atau mempertajam metodologi. Pentingnya mengajarkan kisah para nabi sejak dini. Karena setiap cerita mengandung pesan moral dan etika yang membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang lebih baik dengan memperkuat karakter mereka, dan memiliki pemahaman agama yang lebih dalam. Ini memperkuat keimanan Anda kepada Allah dan memperluas pemahaman Anda tentang nilai-nilai agama. Dari hasil penelitian, terungkap bahwa kisah nabi mengandung pesan moral yang mempengaruhi cara hidup dan berpikir anak, memberikan contoh nilai-nilai baik yang patut ditiru oleh anak. Diantaranya adalah kesabaran, kasih sayang, kebersamaan, kesopanan, dan spiritualitas.
Model Kurikulum Reggio Emilia dalam Membangun Pendidikan Kreatif dan Kolaboratif Hasanah, Lathipah; Maylani, Wina; Prastica, Aulia; Syaharani, Trista Afifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa model kurikulum Reggio Emilia yang diterapkan di banyak negara untuk pendidikan anak usia dini. Model kurikulum Reggio Emilia mulai dikembangkan di Italia setelah Perang Dunia 2 dan menjadi salah satu kurikulum yang menitikberatkan pada pengembangan kreativitas anak dan mendorong kolaborasi anak dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research melalui pengumpulan data dan karya tulis ilmiah. Sangatlah penting mendidik anak untuk kreatif sejak usia dini agar perkembangan otak dapat optimal. Selain itu membiasakan anak untuk dapat berkolaborasi dalam kegiatan belajar mengajar akan melatih mereka agar dapat bekerja sama dengan baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Reggio Emilia bersifat kolaboratif dalam proses pembuatan kurikulumnya karena melibatkan setiap peserta didik. Dengan dasar pemikiran bahwa anak memiliki minat, kemampuan, dan pengetahuan beragam yang dipengaruhi oleh interaksi dengan lingkungan sekitarnya; sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kreativitas anak terbangun ketika mereka mengemukakan ide mengenai apa yang ingin dipelajari dan bagaimana proses pembelajarannya. Pendekatan Reggio Emilia menekankan pada fleksibilitas, eksplorasi, dan kolaborasi dalam pembelajaran anak usia dini.
Model Kurikulum Montessori Pendidikan Anak Usia Dini di Negara Berkembang Hasanah, Lathipah; Aulia, Frida; Hanum, Sayyidah Nafisah; Hayati, Nurhaliza Triana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum PAUD merupakan suatu rencana tujuan pembelajaran anak usia dini mulai usia 0 sampai dengan 6 tahun yang bertujuan untuk mengembangkan potensi anak secara optimal. Tujuan pengembangan kurikulum adalah untuk memperbaharui kurikulum yang sudah ada menjadi kurikulum yang lengkap, tepat guna, inovatif, dan kontekstual sehingga mampu memenuhi kebutuhan output agar mampu bersaing di tingkat lokal, nasional, dan internasional. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kepustakaan yang melibatkan pengumpulan data atau karya ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian atau pengumpulan data dari sumber perpustakaan. Model pembelajaran Montessori merupakan pendekatan yang dirancang untuk mendukung perkembangan alami anak. Model pembelajaran Montessori mempersiapkan anak untuk memahami lingkungan sekitar dengan baik dengan alat inderanya. Dengan kurikulum pendampingan, anak mampu beraktivitas dengan lingkungan sekitar. Anak juga mampu mengembangkan kelebihannya dalam bidang lingkungannya. Satu hal yang paling membuat perbedaan adalah Montessori memungkinkan anak-anak memilih sendiri apa yang ingin mereka pelajari, bukan sekadar memberikan instruksi. Model pembelajaran Montessori mempersiapkan anak untuk memahami lingkungan sekitarnya dengan baik menggunakan alat inderanya.
Implementasi Prinsip Pembelajaran Model Montessori dalam Pengembangan Kurikulum PAUD Hasanah, Lathipah; Putri, Adinda Maharani Juanda; ‘Aisy, Rayi Roghadatul; Budiani, Nursalma Putri; Munjida, Siti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mengajarkan atau membimbing anak dengan penuh kasih sayang serta menyesuaikan dengan minat dan kemampuan anak. Tujuan lainnya adalah dapat menimbulkan karakter anak menjadi kreatif, cerdas, terampil dan mandiri dari metode montessori. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian dan pengembangan model Mustika. Penelitian ini menunjukkan pemecahan suatu masalah dengan teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengupas mengenai pembelajaran model pengembangan kurikulum PAUD. Pentingnya mengetahui bahwa model montessori memberikan ruang bagi pengembangan individual siswa dengan memperhatikan keunikan dan kebutuhan mereka. Model ini juga mendorong kemandirian, kreativitas, dan eksplorasi, serta memungkinkan siswa untuk belajar secara aktif dan dalam konteks yang berarti bagi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran montessori yang disajikan dengan model Mustika untuk pengenalan prinsip pembelajaran model montessori yang meliputi aspek pengetahuan dan pemahaman, model montessori layak digunakan berdasarkan hasil uji kelayakan melalui proses uji pakar/ahli. Beberapa pakar/ahli yang terlibat yaitu ahli media, ahli desain, ahli PAUD dalam hal ini untuk memvalidasi kesesuaian konten, dan guru PAUD sebagai pengguna. Selain itu, implementasi model montessori digunakan berdasarkan hasil pretest dan posttest pada tahap uji kelompok besar.
Penggunaan Real Object Dapat Meningkatkan Minat Belajar Sains Anak Usia 5-6 Tahun Hasanah, Lathipah
El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 1 No 1 (2018): El Banar : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : STAI Bani Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.837 KB) | DOI: 10.54125/elbanar.v1i1.9

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran menggunakan media realia yang dapat meningkatkan minat belajar sains.Tekhnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data melalui catatan lapangan, lembar observasi, catatan wawancara, dan catatan dokumentasi. Analisis data kuantitatif digunakan untuk mengetahui persentase peningkatan minat belajar sains anak setelah tindakan dengan menggunakan media realia. Berdasarkan data kuantitatif tersebut, diperkuat dengan temuan data kualitatif bahwa penggunaan media realia dapat meningkatkan minat belajar sains anak.
Strategi Pengajaran Inovatif Untuk Anak Usia Dini dalam Memanfaatkan Ragam Metode Pembelajaran di PAUD Rachman, Syahnas Alya; Salsabila, Nazua; Syahrani, Suci; Febriyanti, Uzi Fauziyah; Hasanah, Lathipah
NANAEKE: Indonesian Journal on Early Childhood Education Vol 7 No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Early Childhood Islamic Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/nananeke.v7i1.46954

Abstract

This research aims to identify innovative teaching strategies that can holistically improve children's learning and development processes and explore the effectiveness of various learning methods in early childhood education. The method used in this research is library research, namely collecting data or scientific writing aimed at research objects or library data collection which is carried out to solve a problem that is basically focused on a critical and in-depth study of relevant library materials. Data were analyzed using descriptive analysis. The main research results include the effectiveness of innovative teaching strategies in utilizing various learning methods in early childhood education, such as increasing interest in learning, children's cognitive, social, and emotional development, and parental involvement in the learning process. Conclusion Innovative teaching strategies that utilize a variety of learning methods have a positive impact on early childhood education. This method can increase children's involvement and understanding effectively.
Integrating Pancasila and Islamic Values in Early Childhood Character Education via the Pancasila Student Profile Project Hasanah, Fathiyah; Hasanah, Lathipah; Fauziah, Nabila Zahra; Hikmah, Nur; Auriza, Nasywa
Al-Mudarris Vol 8 No 2 (2025): Al-Mudarris
Publisher : Jurusan Tarbiyah,IAIN PALANGKARAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/mdr.v8i2.10056

Abstract

This study examines the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in early childhood education as a holistic strategy for character development from an early age, using a literature study with a qualitative descriptive approach. The findings reveal that early childhood is a golden period for establishing the foundations of character, during which children learn through play, exploration, and imitation. The six dimensions of P5—faith and piety to God Almighty, independence, cooperation, global diversity, critical thinking, and creativity—align with the developmental needs of young children and harmoniously integrate with the spiritual values instilled in early childhood learning activities. The integration of thematic projects such as “I Love the Earth” and “My Imagination” not only cultivates responsibility, empathy, and independence in contextual ways but also provides space for simple faith-based practices such as praying before learning, expressing gratitude for God’s creation, sharing with peers, and helping one another. Through meaningful projects that combine direct experience, reflection, and social interaction, Pancasila values become internalized alongside values of faith and devotion, creating learning experiences that are more humanistic, civilized, and aligned with children’s moral development. Thus, integrating P5 into early childhood education contributes theoretically to strengthening character education models grounded in national and religious values, while also offering a practical strategy for nurturing Indonesian learners who are faithful, virtuous, and capable of living harmoniously within diversity.
Implementation Strategy for Project Based Learning Based on Islamic Values in Early Childhood Education TUSSADIYAH, HALIMAH; putri fauziah; Wirdatunnabilah; Hasanah, Lathipah
Al-Mudarris Vol 8 No 2 (2025): Al-Mudarris
Publisher : Jurusan Tarbiyah,IAIN PALANGKARAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/mdr.v8i2.10071

Abstract

This study aims to explain the strategy for implementing the project-based learning model (PjBL) in early childhood education (ECE) in the context which is oriented towards Islamic values. PjBL allows children to actively participate through challenging projects and close to everyday life, thus encouraging critical thinking, collaboration, communication, and creativity skills from an early age. At the same time, PjBL can be a vehicle for instilling manners, morals, social responsibility, and gratitude for Allah's creation through authentic and meaningful learning experiences. This study uses a literature study method by examining articles, scientific journals, and documents related to the implementation of PjBL in ECE. The results of the study show that PjBL can be effectively implemented through targeted project planning, strengthening the role of teachers as facilitators as well as role models, and active involvement of children at each stage of the project (planning, implementation, reflection, and follow-up). These findings are expected to provide insight for ECE educators to improve the quality of active, holistic, and worship-worthy learning, so that children grow up to be creative people with faith and noble character.
Co-Authors Abdullah, Syaima Adha, Muhammad Fiqih Nur Agung, Shinta Aisyah Amalia Khoirul Amini Aisyah Amalia Khoirul Amini, Alfilail, Safira Nur Alfina Fatwa Khasanah Alifia Sekar Kinasih Alya Shafira Anggraini, Selvi Anisa Nur khalifah Anisa Rizqi Rahmatillah Anjani, Haike Syehri Atania Karima Aulia, Frida Auriza, Nasywa A’yuna, Hasna Qurrota Baiq Sabilla Berliana Banowati, Isna Budiani, Nursalma Putri Catur Wulandari Dede Rina Utariah Dina Sopariah Fadhila, Qonita Nur Falliza Aristy Intan Farida Azzahrah Anwar Fariha Maula Fathul Habib Sholeh Fauziah, Nabila Zahra Febriyanti, Uzi Fauziyah Fikriah, Atsilah Fina Hayati Fitri Laelatul Mar'ah Fitri, Leni Fuji Hernawati Kusumah Fulkiya Hidayah Gazanovva Berlian Handyanti, Destyana Lyra Hanum, Sayyidah Nafisah Haris, Ananda Noorbana Hasanah, Fathiyah Hayati, Nurhaliza Triana Ika Nurul Amalia Jacinda, Syahlaa Isaura Juninda, Puja Putri Khairunnisa, Ananda Kotrun Nada Laili Shodiqoh Lia Humairoh Lusi Dwi Shakira Marisah Tasha Sabrina Maylani, Wina Ma’rifah, Deniz Munjida, Siti Muthia Ambar Wulan Nabila Khairunnisa Nabilah, Vivi Nabilla, Ananda Reyva Nadine Bong Naila Fakhira Nailul Azizah Najiah, Faridhotun Nasywa Tuffahaty Nur Hikmah Nur Husna Nurhasanah, Aini Nurul Asyifa Julia Nurul Bahi Nurul Bahi Nurul Izzati Nurul Saputri Nurvianti Nurvianti Prastica, Aulia Putri Fauziah Putri, Adinda Maharani Juanda Putri, Luthfiah Maharani Putri, Sepiana Permana Qonitatul Wahidah Rachman, Syahnas Alya Ragita Cahyantika Ramadhany, Lasya Cheryl Ratu Nur Aisyah Sri Winarti Raudhatul Jannah Refa Firasyan Nada Ria Rahmawati Rifati, Muthi’ah Riza Dwi Puspa Rizkah Khodijah Ryanka, Raychikal Putri Safitri, Azwa Eka Safitri, Safila Putri Salsabila, Nazua Salwa, Auliya Nabilah Sekar Prameswari Shafa Fitriyani Shinta Amalia Hediyanti Siti Alfina Nazmi Siti Munawaroh Siti Nurul Kholisoh Siti Salwa Siti Salwa Sofwa Nadia Syaharani, Trista Afifah Syahrani, Suci Thalita Julia Tussadiyah, Halimah Wirdatunnabilah Zahir, Pelangi Nur Ilahi ‘Aisy, Rayi Roghadatul